Skandal World Cup 2026! Wasit Terbaik Afrika Tak Boleh Masuk AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM – Ribuan warga Somalia menyambut kepulangan wasit terbaik Afrika, Omar Artan, setelah ia gagal bertugas di Piala Dunia 2026 akibat ditolak masuk ke Amerika Serikat.
Di Mogadishu, para penggemar sepak bola membawa foto Artan dan memberikan dukungan sebagai bentuk solidaritas terhadap sosok yang dianggap sebagai kebanggaan nasional.
Omar Artan sebenarnya akan mencatat sejarah sebagai wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan di Piala Dunia.
Wasit berusia 33 tahun itu masuk dalam daftar resmi FIFA dan merupakan peraih penghargaan Wasit Terbaik Afrika 2025.
Namun setibanya di Bandara Internasional Miami, ia ditolak masuk oleh otoritas perbatasan Amerika Serikat dan akhirnya dicoret dari turnamen.
Keputusan tersebut memicu kemarahan di Somalia. Banyak warga menilai Artan telah menjadi korban kebijakan pembatasan perjalanan yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap sejumlah negara, termasuk Somalia.
Para suporter menyebut momen bersejarah bagi sepak bola Somalia telah direnggut begitu saja.
Menurut keterangan otoritas Amerika Serikat, Artan ditolak masuk karena alasan pemeriksaan keamanan atau “vetting concerns”.
Namun rincian resmi mengenai alasan tersebut tidak diungkapkan secara terbuka.
Beberapa pejabat AS kemudian menyebut adanya dugaan keterkaitan dengan individu yang masuk daftar pengawasan keamanan, meski Artan membantah tuduhan tersebut.
Kasus ini menuai kritik internasional. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana seorang ofisial yang telah mendapat akreditasi FIFA dan visa resmi masih dapat ditolak masuk ke negara tuan rumah Piala Dunia.
FIFA sendiri menyatakan keputusan imigrasi sepenuhnya berada di tangan pemerintah negara penyelenggara.
Meski kecewa, Omar Artan memilih menunjukkan sikap tenang. Dalam pernyataannya, ia mengaku tetap fokus pada kariernya sebagai wasit dan berharap rekan-rekannya yang bertugas di Piala Dunia dapat menjalankan tugas dengan baik.
Ia juga mengajak generasi muda Somalia untuk tidak menyerah mengejar mimpi mereka.
Bagi masyarakat Somalia, Artan tetap dianggap pahlawan. Meski gagal tampil di Piala Dunia, pencapaiannya sebagai wasit terbaik Afrika dan keberhasilannya menembus level tertinggi sepak bola dunia telah menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di negaranya.
https://www.viory.video/en/videos/a3100_10062026/he-could-have-made-history-somalis-greet-artan-slam-trump-after-top-african-ref-denied-access-for-world-cup
Program: SUPERSKOR Update
Editor Video: Ni’amu Shoim Assari Alfani
Uploader: Tri Hantoro