Ramai Seruan “Boikot” Bank Mandiri: Netizen Gunting-Bakar Kartu Imbas Blokir Rekening Botok AMPB

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Bank Mandiri kini tengah menjadi sorotan warganet.

Pemicunya, pemblokiran rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono alias Botok.

Rekening tersebut berisi dana pribadi dan donasi masyarakat senilai Rp80,9 juta untuk aksi di depan Gedung DPR Jakarta.

Kejadian ini terungkap saat Supriyono mendampingi warga Pati menyampaikan aspirasi, Jumat (21/8) lalu.

Publik pun ramai-ramai menyerukan boikot terhadap Bank Mandiri di media sosial.

Sejumlah netizen di platform X mengaku akan menarik seluruh dana mereka dari bank pelat merah itu.

Beberapa lainnya tampak menggunting kartu bank dan buku tabungan sebagai bentuk kekecewaan tindakan pemblokiran.

“Nilai saham Bank Mandiri langsung anjlok, mereka salah ambil keputusan, memblokir rekening nasabah secara sepihak,” tulis akun X @MilahPass.

Ada pula yang mempertanyakan dasar hukum pemblokiran rekening donasi tersebut.

Warganet menilai tindakan itu mengancam kebebasan berpendapat dan menggalang aksi.

Bahkan ada pengguna yang memilih langsung menutup rekening secara permanen.

Menanggapi hal ini, Bank Mandiri melalui akun resminya menyampaikan permintaan maaf.

Bank Mandiri menyebut pemblokiran dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum.

Sementara itu, pihak kepolisian meluruskan istilah pemblokiran dengan menegaskan bahwa tindakan bank merupakan penundaan transaksi.

“Perlu kami luruskan kepada warga masyarakat, selama pelaksanaan penundaan transaksi, rekening yang berada di dalam tabungan tersebut itu tidak disita,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Pihak DPR RI juga mengaku akan meminta penjelasan dari perbankan mengenai pemblokiran tersebut.

“Kami nanti konfirmasi ke perbankan kenapa sampai melakukan pemblokiran,” kata Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, pada Senin (24/8/2026).

Meski pihak bank sudah meminta maaf, gelombang kekecewaan netizen belum juga mereda hingga saat ini.

(Tribun-Video.com)

Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman