Rafael Struick dan harapan untuk kembali mengenakan emblem Garuda di dada bersama timnas Indonesia

Bayangin ada pemain yang jadi andalan timnas selama mengejar mimpi masuk piala dunia.

Dia sering main jadi inti, mengemban tugas di ujung depan.

Tapi saat ruang ganti berpindah tangan, dia gak lagi dapat tempat.

Di tambah lagi performanya perlahan turun kelas.

Tapi karena satu momen ini, aroma comeback itu terasa tak lagi mustahil.

Ini tentang Rafael Struick. Sang pangeran yang seakan hilang dari radar Timnas Indonesia.

Sudah setahun empat bulan dia absen dari Timnas sejak Juni tahun kemarin.

Hadirnya John Herdman bikin kesempatannya makin tertutup. Di tambah performa menurun sejak memutuskan pindah ke liga lokal.

Bukannya gacor karena label timnas dan tempaan sepak bola eropa, musim lalu di Dewa United, performanya malah terjun bebas.

Main 21 laga dan keliatan kayak beda orang sama Rafael yang kita kenal dulu.

Wajar posisinya langsung kegusur.

Tapi masuk musim ini, dia perlahan bangkit. Meski baru cetak satu gol dan assist, dia selalu jadi andalan.

Menit mainnya naik drastis jadi rata-rata 72 menit per laga. Fisiknya perlahan siap tempur lagi.

Jelang Matchday November dan Piala Asia, sikapnya berkelas. Tanpa nuntut, dia murni fokus 100 persen di klub. Dan berharap dapat lirikan dari pelatih timnas.

Menurut kalian gimana, apakah perlu diberikan kesempatan lagi untuk pemain dengan 23 caps timnas senior ini.

#bolasenpai #football #sepakbola #beritabola #infobola #shortsyoutube #updatebola #footballshort #shortsvideo #infosepakbola #beritasepakbola #faktabola #faktasepakbola