Luo Ning tidak sengaja dibunuh oleh A Fujun | Song of the Moon【INDO SUB】EP35 | iQIYI Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 35] Untuk apa kamu memanggil Zither? Bukan aku yang memanggil Zither ini. Apakah mungkin ia mengira aku sudah menjadi Ratu Siluman? Kamu tidak akan menjadi Ratu Siluman. Luo Ning. Arak ikatan suci yang kamu minum tadi, dibuat dari air mata Phoenix. Ia akan membuatmu melupakan

Semua orang dan hal yang kamu cintai. Apa katamu? Melupakan semua orang dan hal yang dicintai? Bukankah aku akan melupakan… Tidak. Tidak. Jangan memaksakan diri. Kamu akan segera melupakan He Na. Peri kecil selalu bersikap egois. Tidak. Tidak mungkin akan menikahi orang asing yang tidak dikenal, bukan? Tidak. Tidak.

He Na seharusnya akan segera datang kemari. Tai Lao ini benar-benar. Pemikirannya ini sudah bisa kutebak dalam sekejap. Jadi, aku meletakkan pakaian yang sudah disabotase di sebuah tempat yang bagus. Hanya menunggu kakak membawa para anggota Kediaman Peri untuk masuk ke perangkap. Tidak. Fu. Bukan He Na. Kamu jangan melakukan kejahatan lagi. Luo Ning.

Lupakan He Na. Kita mulai dari awal. Fu. Fu. Tidak. Peri kecil Luo Ning. Meski sudah terlambat sehari, tapi ingin mengucapkan selamat ulang tahun padamu. Bagaimana jika aku menjadi kakakmu? Aku genap berusia seribu tahun hari ini. ♫ Mengambang di lautan awan, melihat bulan di dalam air ♫ Jenderal Istana Air

Berusia berapa tahun ini? Aku hampir seribu tahun. Hampir seribu tahun? ♫ Menunggu dengan diam, telapak tangan membulat ♫ Berarti belum. Panggil aku ‘Kakak’. Kakak. ♫ Masih kuingat saat pertama kita bertemu ♫ Fu. Kamu terlihat jelek saat memakai ini. Entah kelak kamu menemukan caranya atau tidak,

♫ Mata yang tidak mengenal angin dan hujan ♫ tapi berjanjilah satu hal padaku. Jangan terlalu lama untuk datang menjengukku. ♫ Lindungi pedang panjang di langit ♫ Fu. Aku tidak ingin lupa. Aku tahu kamu sangat jahat. ♫ Sulit untuk menghancurkan sisa-sisa cinta ♫ Aku tahu kamu melakukan banyak hal jahat.

♫ Sudah memutuskan untuk menggila selama sisa hidup ♫ Tapi, aku tetap tidak ingin melupakanmu. ♫ Aku tak punya pilihan ♫ Fu. ♫ Kenapa kehidupan ribuan tahun ♫ ♫ Jauh sekali dariku ♫ ♫ Apa kamu bisa meminjamkan tangan, menghangatkan kehidupan ♫ Tidak. Kamu sudah beranggapan – perasaanku padamu adalah tulus. – Tidak.

♫ Untuk beberapa malam penuh kegelisahan ♫ Sejak awal… Fu. semua perasaanku padamu termasuk dalam rencanamu, bukan? ♫ Berapa banyak sumpah dan kebohongan yang terjalin menjadi kepompong ♫ Bahkan kamu juga mengeluhkan ♫ Mimpi telah sirna ♫ aku adalah makhluk aneh yang tidak bisa hidup tanpa air?

♫ Siapa yang ingin mematahkan pohon willow dan pergi ke langit, memeluk bulan ♫ Mulai hari ini, aku tidak ingin bertemu denganmu lagi. ♫ Sisa bunga di cermin menjaga bulan di dalam air ♫ Tidak, Fu. ♫ Kehilangan waktu singkat saat menikmati dunia ♫ ♫ Sulit melupakan pandangan pertama ♫ Tidak.

♫ Saat berbalik, ternyata sudah berlalu ribuan tahun ♫ Aku tidak bisa mengingatnya lagi. Sepertinya aku ingat, ♫ Saat berbalik, ternyata sudah berlalu ribuan tahun ♫ ada seorang pria dengan senyum jahat tapi juga indah, ♫ Katanya sulit memilih persahabatan atau cinta ♫ kehilangan akal sehatnya. Aku ingin dia kembali normal. ♫ Tetap berutang ♫

Aku menikahi He Na demi dirinya. Aku ingin meniadakan kutukan itu. ♫ Aku merindukan masa lalu ♫ Tapi, siapa pemuda itu? ♫ Tak kurang sedikit pun ♫ – Kenapa tidak bisa kuingat? – Luo Ning. Luo Ning. ♫ Berapa banyak sumpah dan kebohongan yang terjalin menjadi kepompong ♫ Siapa pria itu? Siapa dia?

♫ Mimpi telah sirna ♫ Aku tidak ingin melupakannya. Tapi, aku tidak bisa mengingatnya lagi. ♫ Siapa yang ingin mematahkan pohon willow dan pergi ke langit, memeluk bulan ♫ Siapa dia? Siapa dia? Luo Ning. ♫ Hidup ini singkat dan tidak berarti ♫ ♫ Mengobarkan bara dalam hati ♫ Luo Ning.

♫ Mengorbankan diri hanya demi mendengar, tidak pernah berubah ♫ Luo Ning! Luo Ning! Luo Ning. Luo Ning, cepat bangun. Luo Ning! Bagaimana? Lapor, Jenderal Fu. Peri baik-baik saja. Baik-baik saja? Dia belum siuman sejak meminum air mata Phoenix. Kamu bilang dia baik-baik saja. Peri memang baik-baik saja dan sedang hamil tiga bulan. Maksudmu,

Luo Ning hamil? Tiga bulan? Bukankah saat kami bersama kala itu? Luo Ning. Luo Ning. Apakah kamu mendengarnya? Kita sudah punya anak. Liu Shao. Liu Shao. Luo Ge. Mengapa tidak mengajakku mencari Luo Ning? Bagaimana aku bisa tenang berdiam diri di Kediaman Peri? Luo Ning membawa mutiara Liuli pemberianku. Aku mencoba untuk merasakannya.

Sepertinya dia tidak ada di sekitar. Tapi ada di arah Timur Laut. Setidaknya ratusan mil. Tempat itu adalah… Danau Batu Es. Danau Batu Es? Benar. Liu Shao! Bukankah itu tempat menemukan Zither? Tempat itu sangat merugikan Klan Miaoyin. Mengapa Fu bisa ada di sana? Luo Ning. Kamu sudah siuman? Siapa kamu? [Kebahagiaan] Kamu bilang,

Siapa namamu? Namaku Fu. Tampangmu lumayan. Tapi kakakku masih kurang sedikit dibanding kakakku. Tampangmu lumayan tampan. Tapi, kakakku masih kurang sedikit dibanding kakakku. Hanya sedikit lebih kurus. Hanya terlalu kurus saja. Aku akan makan lebih banyak. Kamu tidak terlihat seperti orang baik. Tapi, cukup menarik. Bagus jika peri kecil merasa tertarik. Oh iya.

Mengapa aku bisa ada di sini? Aku jelas-jelas ingat aku sedang menikah dengan He Na. Saat melakukan upacara, dia mendadak ada urusan dan pergi. Lalu… Lalu, apa yang terjadi? Kakakku mendadak ada urusan, jadi menyuruhku membawamu kemari. Kakakmu? Kamu adalah adik He Na? Benar. Aneh sekali. Hal besar apa yang lebih penting dari pernikahan kami?

Apakah kamu ingin menikahi He Na demi meniadakan kutukan puluhan ribu tahun? Benar. Kutukan puluhan ribu tahun itu sudah mencelakai banyak orang Klan Air. Juga mencelakai… Siapa itu? Mencelakai… Tidak bisa kuingat. Mencelakaiku. Membuatku melakukan banyak hal jahat. Membuatmu sedih. Kamu tidak ingin aku bertindak jahat. Apa yang kamu katakan? Aku tidak mengenalmu sama sekali.

Tidak ada kaitannya denganku jika kamu berbuat jahat atau tidak. Sungguh tidak kenal? Lalu, mengapa kamu tidak mengusirku setelah berada di ruanganmu selama ini? Ini bukan Kediaman Peri. Bukan ruanganku juga. Apakah tidak mirip? Memang sangat mirip. Tapi, rasanya ada yang salah. Sepertinya kurang sesuatu. Coba kupikirkan apa yang kurang? Sudah kuingat. Ini dia.

Boneka ini dibuat memakai bajuku. Menandakan semuanya – berasal darimu. – Kamu… Jangan memberikan boneka jelek ini padaku. Jika tidak, ia… Ia akan merusak Fengshui di seluruh paviliun ini. Kamu mengingat boneka jelek ini? Tentu saja ingat. Sudah kusimpan dengan baik ♫ Ingin mendekat namun tidak terlihat jelas ♫ sebelum menikah. Boneka ini sangat jelek.

♫ Siapa yang menurunkan hujan ini ♫ Kenapa aku membawanya saat akan menikah? Sungguh aneh jika dikatakan. Jika tidak membawanya, ♫ Ingin menghindar namun bertemu denganmu ♫ sepertinya ada yang kurang di hatiku. ♫ Tidak bisa mengendalikan perasaan, aku selalu ada di sisi ♫ ♫ Langit penuh bintang memanggil cahaya fajar ♫

♫ Berharap masalah di hatimu menjadi jelas ♫ Kamu… Kamu berani tidak sopan padaku? Kakakku dan He Na tidak akan mengampunimu. ♫ Menginginkan pelukan yang erat ♫ Meski mereka akan menghukumku dengan berat, ♫ Bolehkah tidak hanya mendengarkan? ♫ aku juga tidak ingin menyerah lagi. Ada apa denganmu?

♫ Melintasi takdir yang ada di dunia ♫ Jelas-jelas kamu yang menindasku tadi. Mengapa kamu… ♫ Membuka kenangan dan mendapatkan sosokmu sebagai gantinya ♫ Tidak apa-apa. Hanya sedikit tidak nyaman. ♫ Merayakan reinkarnasi dan pasang surut di dunia ♫ Mengapa kamu terluka? Kelihatannya, luka bakar ini berasal dari dalam tubuh.

♫ Menunggu balasan seumur hidup tanpa penyesalan ♫ Sakit tidak? Tidak sakit. Kamu jangan takut. ♫ Mengejar tempat perjanjian untukmu ♫ Aku tidak takut. Tapi, sepertinya aku bisa mengobati luka ini. ♫ Aku bersedia terluka sekali lagi ♫ ♫ Mabuk, kapan perpisahan akan datang ♫ ♫ Jangan biarkan peramal membahas akhir kisah kita ♫

Ternyata memang berguna. Oh iya. Siapa namamu? Namaku Fu. Fu. Aku merasa sepertinya pernah melakukan ini untukmu sebelumnya. Benar. Benarkah? Tapi, kenapa tidak bisa kuingat? Apakah kita sungguh saling kenal? Bukan hanya kenal. Kita adalah pasangan yang sebenarnya. Jadi, kamu tidak boleh menikahi kakakku. Aku akan memohon pada kakakku dan kakakmu.

Memohon pada semua anggota Kediaman Peri agar mereka menyetujui pernikahan kita. Asalkan bisa bersama denganmu, aku bersedia mengorbankan apa pun. Di masa depan, kita akan memiliki anak yang menggemaskan. Mereka tidak punya alasan untuk menolak kita. Tapi, aku sungguh tidak punya kesan atas semua yang kamu katakan ini. F… F… Fu.

Apa pun yang kamu katakan, harus kutanyakan pada kakakku dulu apa yang sudah terjadi. Jika sungguh seperti ucapanmu, ♫ Langit penuh bintang memanggil cahaya fajar ♫ kita begitu saling mencintai, seharusnya aku tidak akan melupakanmu tanpa alasan, bukan? ♫ Berharap masalah di hatimu menjadi jelas ♫ Aku melakukan banyak kesalahan, membuatmu lupa padaku tanpa sengaja.

♫ Menginginkan pelukan yang erat ♫ Aku akan minta maaf pada kakakmu. ♫ Bolehkah tidak hanya mendengarkan? ♫ Kelak, kamu tidak akan membenciku lagi. Kamu akan kembali menyukaiku. ♫ Melintasi takdir yang ada di dunia ♫ Kembali bersedia untuk bersama denganku, benar, tidak? ♫ Membuka kenangan dan mendapatkan sosokmu sebagai gantinya ♫

Apakah aku akan menyukaimu dan bersedia bersama denganmu? ♫ Merayakan reinkarnasi dan pasang surut di dunia ♫ Pasti akan. Tuan Fu. ♫ Menunggu balasan seumur hidup tanpa penyesalan ♫ ♫ Mengejar tempat perjanjian untukmu ♫ Luo Ning. Aku ada urusan dan harus keluar. ♫ Aku bersedia terluka sekali lagi ♫

Kamu tunggu aku di sini. Kamu… ♫ Mabuk, kapan perpisahan akan datang ♫ Maksudmu, meninggalkanku di sini dan melarangku keluar? Saat aku kembali nanti, ♫ Jangan biarkan peramal membahas akhir kisah kita ♫ aku akan segera membawamu keluar. Aku akan membawamu ke mana pun kamu mau. Tapi, jika aku tidak bisa kembali,

Kakakmu akan membawamu keluar. Kakakku? Kamu ingin mencari kakakku? Bukankah kamu mengatakan, sudah melakukan banyak kesalahan tadi? Apakah kakakku akan membunuhmu? Mungkin saja. Tapi, kamu juga sudah tidak ingat lagi. Seharusnya tidak akan bersedih. Mutiara Liuli ini ♫ Ingin mendekat namun tidak terlihat jelas ♫ aku ekstrak setelah menyalin banyak kitab selama bertahun-tahun. Katanya,

♫ Siapa yang menurunkan hujan ini ♫ ini bisa menangkal petaka. Kamu bawa saja. Kembali dengan selamat. ♫ Ingin menghindar namun bertemu denganmu ♫ ♫ Tidak bisa mengendalikan perasaan, aku selalu ada di sisi ♫ Kembali dengan selamat. ♫ Gunung dan lautan berubah menjadi tetesan hujan ♫ Aku akan menunggumu di sini.

Sudah kamu katakan berkali-kali siapa namamu. ♫ Menemani kerinduan dan berjalan ribuan mil ♫ Tapi, aku masih saja tidak ingat. Namamu… ♫ Ingin bertanya, ke mana ramalan itu pergi ♫ Kamu… ♫ Isyarat yang terpendam menghilang demi siapa? ♫ Bernama… Bernama… ♫ Melintasi takdir yang ada di dunia ♫

♫ Membuka kenangan dan mendapatkan sosokmu sebagai gantinya ♫ Namaku Fu. ♫ Merayakan reinkarnasi dan pasang surut di dunia ♫ ♫ Menunggu balasan seumur hidup tanpa penyesalan ♫ ♫ Mengejar tempat perjanjian untukmu ♫ Fu. ♫ Aku bersedia terluka sekali lagi ♫ Fu. ♫ Mabuk, kapan perpisahan akan datang ♫

♫ Jangan biarkan peramal membahas akhir kisah kita ♫ Fu. Fu. [Fu] Jika begini, maka tidak akan lupa lagi. Fu. [Fu] Tuan Fu. Bagaimana keadaan tempat terbengkalai? Seperti harapanmu. Sudah ada yang terjebak dalam perangkap di sana. Benar. Jika ingin mengejarku, membutuhkan sedikit pengorbanan. Siapa yang terjebak? Hanya Tuan Siluman Baju Putih. Kakakku? Bukankah seharusnya

Luo Ge dan Wanwu ikut bersamanya? Sebaliknya, demi mengalihkan mereka, dia pergi sendiri. Mungkin takut orang Kediaman Peri akan mengancam nyawamu jika ke sana. Tempat itu sangat berbahaya. Dengan kemampuan kakakku, di dalam sana seharusnya tidak masalah, ‘kan? Luo Ge dan anggota Kediaman Peri mungkin akan diarahkan untuk mengejar Luo Ning.

Tapi, bisa menolong kakakmu atau tidak, itu tidak pasti. Ada Luo Ge di sana, aku tidak bisa ikut campur dalam hal ini. Apa itu? Perangkap spiritual. Tuan Siluman sudah terjebak tadi. Awalnya aku ingin menolong. Tapi, begitu mendekatinya energi spiritual akan kacau. Sulit mengeluarkan sihir. Perangkap ini mungkin disiapkan Tuan Fu untuk kita. Ge.

Bukankah kamu bilang Ning tidak ada di sini? He Na terperangkap oleh jebakan adiknya. Itu adalah urusan antar saudara. Kita tidak perlu membahayakan diri demi dia. Dewa. He Na adalah temanku. Dia sedang kesulitan, aku tidak boleh tinggal diam. Shang Yurong. Pernikahan batal saat ini. Ada banyak urusan yang harus diurus

Di Kediaman dan Istana Air. Kamu pergi saja dulu. Biarkan Dewa menemaniku di sini. Baik. Kalian harus hati-hati. Baik. Luo Ge. Luo Ge. Maaf. He Na. Bukankah sudah pernah kuingatkan jangan melindungi Fu lagi? Kamu malah sengaja menyembunyikan jejaknya. Beberapa hari ini, aku mengurus pernikahan, tidak memperhatikannya sehingga dia punya peluang. Luo Ge.

Aku akan berusaha menemukan Luo Ning. Bukan ‘berusaha’ yang kuinginkan, melainkan ‘harus’. Suhu di tempat ini sangat aneh. Membuat energi spiritual kacau. Ini adalah pusat dari tempat terbengkalai. Tidak disangka, Fu merekrut mantan anggota Siluman Elang dan mengurungku di sini. Luo Ge. Aku akan memakai elemen air untuk mencegah uap ini. Kamu terobos kepungan siluman

Dan segera pergi dari sini. Saat aku dan Liu Shao dikejar oleh Ao Hen kala itu, kamu yang selalu melindungi kami. Baik. Tuan Peri Luo Ge ada di sini, aku tidak percaya tidak bisa menembus perangkap ini. Kita harus bagaimana? Kepung mereka. Suhu di tempat ini menguntungkan kita. Semakin lama waktunya, mereka akan semakin lemah.

Mereka pasti akan keluar. Berhenti. Fu hormat pada Dewa. Tuan Fu. Kamu selalu keras kepala dan tidak tahu aturan. Sekarang membuat kakakmu dan Luo Ge ikut terseret masuk. Kamu malah menjadi bersikap sopan. Apa lagi rencanamu? Dewa juga termasuk senior Luo Ning. Wajar jika aku bersikap sopan, bukan? Luo Ning? Jangan mengungkit Luo Ning.

Kenapa menyeretnya masuk dan menghancurkan pernikahannya? Semua ini adalah salahku. Setelah mengeluarkan kakakku nanti, aku akan pergi ke Kediaman Peri untuk meminta maaf. Meminta maaf? He Na yang memperistri Luo Ning membuat sebuah lelucon besar. Hanya dengan meminta maaf, sudah bisa dianggap bertanggung jawab? Meski He Na, Tuan Siluman

Yang berlutut dan minta maaf di Kediaman Peri, Tuan Peri Luo Ge belum tentu akan menerimanya. Bahkan tidak mampu mengurus saudara sendiri. Menurutku, He Na tidak bisa menjadi Tuan Siluman lagi. Kesalahan yang kubuat sendiri, meski harus mengambil nyawaku, aku akan menerimanya. Tapi, jangan merendahkan kakakku. Sudah merampas pasangan kakakmu,

Tapi malah masih bersandiwara di sini. Dewa. Kamu keterlaluan. Aku belum mengerahkan semua tenagaku. Bagaimana bisa begini? Pemuda, ingin melawanku? Kamu masih terlalu muda. Luo Ning. Luo Ning. Suara Zither dari mana ini? Zither Penghancur Tulang. Luo Ning pasti ada di sekitar sini. Tuan Fu membuat pembatas di sini. Di mana pintu masuknya? Roda Mian,

Bawa aku menuju pintu masuk batasan. Kamu mengerti musik, Zither ini akan kuberikan untukmu. Anggap sebagai hadiah ulang tahunmu. Apakah Zither ini punya nama? Zither ini terbuat dari kayu perasaan. Nama lain kayu ini adalah ‘Penghancur Tulang’. Jadi, Zither ini bernama ‘Zither Penghancur Tulang’. Hal yang diminati oleh perasaan adalah yang paling menyakitkan. Jika bertemu,

Entah itu keberuntungan atau kesialan. Jika bertemu, berarti keberuntungan. Bagaimana jika akhirnya tidak baik? Asalkan adalah pilihan sendiri, entah akhirnya baik atau buruk, aku tidak akan menyesal. Batasannya menghilang? Yaoling. Zeshui. Aku… Liu Shao. Aku bukan Zeshui. Aku adalah Luo Ning. Aku juga bukan Dewa Yaoling. Kelihatannya Roda Mian dan Zither

Memanggil ingatan Zeshui dan Yaoling. Tempat ini… Coba lihat. Bukankah sama persis dengan ruanganku? Dia yang… Itu… Dia… Tuan Fu? Benar. Tempat ini seharusnya dibuat olehnya. Sepertinya dipersiapkan untukku. Tapi, entah kenapa, begitu dia pergi, aku langsung melupakan tampangnya. Saat dia ada di sisiku, aku juga selalu tidak ingat namanya. Aku… Kamu tidak mengenalnya lagi?

Gunakan elemen airmu untuk menghadang aura jahat. Aku akan memakai Pedang Bulan untuk menerobos kepungan. Baik. Kamu bilang, dia dan kakakku, sudah datang kemari? Kakakmu dan He Na dipancing kemari oleh Tuan Fu. Aku takut dia menyusun perangkap. Fu memasang perangkap? Apakah dia akan berbuat jahat lagi? Lagi? Mengapa aku memakai kata ‘lagi’?

Sebenarnya berapa banyak yang sudah terjadi di antara kami? Kenapa aku tidak bisa ingat apa pun? Dewa. Fu. Dewa. Dewa. Fu. Kakak. Dewa. Ge. Ge. Tidak boleh melepaskannya. Aku tidak berniat melukainya. Dia bisa bertindak seperti ini, pasti karena dirasuki aura jahat. Bisa mencelakai tiga alam dan warga kapan saja. Kamu asal bicara. Omong kosong!

Tidak disangka, dia bisa melawan aura jahatku. Ge. Lihat itu. Aura jahat. Fu. Ikut pulang denganku dahulu. Awalnya aku tidak ingin berbuat seperti ini. Kalian yang memaksaku. Fu! Luo Ning. Luo Ning. Luo Ning. Luo Ning. Tidak masalah. Kakak akan menyelamatkanku. Luo Ning. Luo Ning. Luo Ning! Luo Ning. Luo Ning. Kakak, jangan. Jangan membunuhnya.

Tidak perlu melakukan pengobatan yang sia-sia juga. [Fu] Fu. Dengan begini, aku tidak akan lupa lagi. Tidak. Luo Ning. Kamu seharusnya melupakanku sejak awal. Jika kamu melupakanku lebih awal, maka hal seperti hari ini tidak akan terjadi. Aku yang bersalah padamu. Luo Ning. Luo Ning. Luo Ning. Fu. Aku sungguh tidak bisa mengingatmu lagi.

Tapi, aku sungguh ingin mengingat, sebenarnya apa yang sudah terjadi di antara kita. Kita.. Banyak yang terjadi di antara kita. Ada banyak. Keterampilan tanganmu ini tidak seberapa. Tapi, hal ini dilakukan dengan menarik. Pergi dari sini saja. Bagaimana jika aku tidak kembali? Jika kamu tidak kembali, sepertinya aku juga tidak bisa apa-apa. Jangan asal bicara.

Aku menyuruhmu jangan berkelahi. ♫ Di hari hujan, tak berasap ♫ Apakah kamu mengeluhkan aku adalah makhluk aneh ♫ Terbentuk lingkaran ♫ yang tidak bisa hidup tanpa air? Kamu bukan makhluk aneh. ♫ Kedua sisi lingkaran terasa dingin ♫ ♫ Malam tanpa tidur ♫ Meski kamu bukan orang baik,

♫ Tak ada bayangan bulan, orang-orang menghilang ♫ tapi pasti bukan makhluk jahat. ♫ Hanya ditemani bayanganku ♫ Kutukan ini ♫ Janjimu yang kupegang ♫ sudah lama mengekang klanku. Aku akan mengatasinya dengan cara apa pun. Tidak boleh memakai cara menyimpang. ♫ Musim semi berganti dalam hitungan bulan ♫ Baik.

♫ Sementara hati tidak berubah ♫ Aku akan menurutimu. Tidak memakai cara menyimpang. Bagaimana? ♫ Langit dan awan yang menghiasi ♫ Tapi, aku masih ingat, ♫ Mengalami perubahan ♫ aku selalu ♫ Perahu di sisi danau itu ♫ ingin… ♫ Berlalu di hadapanku ♫ Luo Ning. meniadakan kutukan demi seseorang.

♫ Sisa hidup tidak bisa melawan momen seketika ♫ Apakah orang ini ♫ Kukirimkan rinduku ke awan ♫ adalah kamu? Aku orangnya. Itu adalah aku. ♫ Berharap muncul wajahmu di langit ♫ Tapi, kamu tidak perlu melakukan apa pun. Aku sungguh hanya berharap kamu baik-baik saja.

♫ Kamu letakkan salju di sisi telingamu, tak terdengar suaraku ♫ Sepuluh ribu tahun. ♫ Setelah bunga berguguran, kita akan saling melepas rindu ♫ Hukuman selama sepuluh ribu tahun sudah cukup lama. ♫ Hal-hal di dunia ini selalu berubah, itu yang kupahami sebelumnya ♫ ♫ Kesedihan di wajahku setelah kehilanganmu ♫

♫ Hari ketika bunga jatuh di halaman, hari ketika kita bertemu ♫ Aku sebagai Zeshui puluhan ribu tahun lalu, ♫ Perasaanku saat pertama kali bertemu kamu ♫ sebagai Luo Ning puluhan ribu setelahnya, bersedia menggunakan status sebagai Ratu Siluman ♫ Hari saat aku melepasmu ♫ untuk memaafkan ♫ Ke gurun tak dikenal ♫ semua anggota

♫ Laut dan langit bergemuruh ♫ Klan Air. Juga memaafkan ♫ Pemandangan setelah berpisah ♫ Raja Siluman puluhan ribu tahun lalu. ♫ Diam tanpa kata ♫ ♫ Diam ribuan tahun ♫ Dan juga… ♫ Hari-hari milik siapa ♫ Luo Ning. Fu yang sekarang. Luo Ning. Kakak. Lepaskan dia. Kakak. Aku mohon padamu.

♫ Kukirimkan rinduku ke awan ♫ Luo Ning. Luo Ning! Luo Ning! ♫ Melihat kembali kehidupan masa lalumu, nostalgia yang masih melekat ♫ Luo Ning. ♫ Kamu letakkan salju di sisi telingamu, tak terdengar suaraku ♫ ♫ Setelah bunga berguguran, kita akan saling melepas rindu ♫

♫ Hal-hal di dunia ini selalu berubah, itu yang kupahami sebelumnya ♫ Kita sudah bisa keluar. ♫ Menghabiskan sisa waktu bersama, menatap wajahmu yang indah ♫ Benarkah? Benar. Bagus sekali. Mungkinkah sungguh benar bahwa kutukan selama puluhan ribu tahun sudah ditiadakan. ♫ Hari ketika bunga jatuh di halaman, hari ketika kita bertemu ♫

♫ Hari-hari berlalu dengan cepat ♫ ♫ Hari-hari milik siapa ♫ Luo Ning.