Pan Xiaochen salah mengira Wang Jun adalah gay | Hello My Love | EP2 | iQIYI Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Apakah kalian menyadari sesuatu? Seiring bertambahnya usia, kamu akan semakin menjaga kesehatan tubuh. Untuk apa kalian menganggukkan kepala? Siapa yang peduli dengan kesehatan dan masih datang ke bar? Aku sangat peduli dengan kesehatanku. Dulu aku memang suka minum. Minumnya juga banyak. Sekarang sudah berbeda, aku sudah mementingkan kesehatan.

Minum dengan rasa takut. Saat kamu tidak minum, ada yang menasihatimu. Kamu tidak boleh minum sedikit. Kamu harus minum yang banyak. Minum hingga muntah. Aku bilang, memangnya kenapa? Dia bilang, coba kamu pikir. Jika minum hingga muntah, bukankah tidak akan terserap lagi, sangat sehat, bukan? [Hello My Love] [Episode 2] [Ruang Periksa VIP]

Dokter, apakah minum ini akan berguna jika haidku tidak teratur? Berguna. Lagi pula, haid tidak teratur juga bukan masalah besar. Terapkan saja pola hidup yang sehat. Jangan suka marah. Apa mungkin aku sudah mau menopause? Menopause apa? Berapa umurmu? Rambutmu masih hitam. Aku mengecat rambutku. Lihat sini. Sini juga. Semua hasil cat? Bukan, dengarkan nasihatku.

Jika memang hidupmu begitu penuh dengan kecemasan, sebaiknya kamu segera mencari pacar. Begitu hidupmu berwarna, semuanya akan berbeda. Dokter, sebenarnya aku tidak sakit. Aku hanya ingin mengobrol dengan Anda. Jadi, akhirnya aku baru mengerti bahwa penyakit terbesar seseorang adalah selalu merasa dirinya sakit. Jadi, semuanya dengarkan aku. Jangan menyimpan segalanya dalam hati.

Makanlah yang ingin dimakan. Minumlah yang ingin diminum. Kesehatan dan kebahagiaanlah yang terpenting. Aku ingin bertanya. Apakah Anda pernah memeriksa orang ini saat siang? Apa yang kamu lakukan? Dia sakit apa? Ini privasi pasien. Ini bukan privasi, aku adalah pacarnya. – Aku akan tunjukkan pada Anda foto kami berdua. – Siapa kamu? Apakah kamu gila?

Aku sungguh pacarnya. Dokter, dia sakit apa? Selanjutnya. Ini papan ketik. Jika kamu terus korek, papan ketikku akan botak. Kamu masih mau periksa atau tidak? Kamu… Orang-orang gila seperti apa yang datang hari ini. Panggil sekuriti. Sekuriti! Kebetulan, hari ini bar kami sedang ada acara. Semua orang boleh mengambil satu lotre keberuntungan.

Yang mendapat simbol bir, bisa minum gratis hari ini. Terima kasih semuanya. Jadi, apakah kita sudah bisa bicara baik-baik sekarang? Kak Fan, sepertinya aku tetap ingin mengatakan sesuatu… Kamu ikut denganku sebentar. Kenapa kamu ada di mana-mana? Apa yang sebenarnya kamu inginkan? Aku tidak semenjengkelkan itu, ‘kan?

Menurutmu, jika aku tiba-tiba muncul di acara makan malammu, apa aku menyebalkan? Kamu tidak menyebalkan. Cukup, tidak perlu bicara lagi. Aku ingin bertanya padamu, bagaimana kamu bisa menemukanku? Kurir. Kamu seharusnya sudah menerima sebuah kalung, ‘kan? Permisi. Ini kalung yang ditinggal seorang wanita. Dia tinggal di kamar 11259 semalam.

Apakah kamu bisa mengembalikan kalung ini padanya? Baiklah. Tidak ada masalah. Terima kasih. Jika kamu bisa seberusaha itu dalam melakukan pekerjaan yang benar, bukankah sekarang kamu sudah bisa menjadi orang yang sukses? Jadi, apakah kamu bersedia menjadi pacar orang yang sukses? Aku bersedia menjadi apa? Pacar. Kedatanganku kali ini untuk menanyakan hal ini.

Apakah kamu bersedia? Begini saja. Bagaimana kalau aku menjadi kakakmu saja? Boleh juga. Panggilan kakak yang seperti kamu memperlakukan orang biasa. Panggilan orang asing. Jangan ikuti aku. Jangan ikut! Kak Fan, aku benar ingin berbincang denganmu tentang pacarku. Dia… Jangan bicara tentang hubungan pada malam hari. Itu tidak rasional. Ikut aku masuk.

Aku benar-benar ingin berbincang denganmu. Aku yakin aku tidak pernah melihat pria di sampingnya itu. Lagi… Lagi pula, aku… Aku juga tidak tahu dia berteman dengan seorang pelatih kebugaran. [Kalau begitu, kamu harus waspada] [Aku merasa hubungan dia dengan pria itu tidak biasa] [Mereka berbicara tentang putus atau semacamnya] [Saling merangkul dan memegang bokong]

[Jika mereka memang berteman baik,] [kamu pasti sudah mengenalnya] [Jangan-jangan kamu terlalu mendesaknya sampai dia berganti arah?] Omong kosong apa yang kamu katakan? Palingan aku… Kamu juga tahu, hanya menasihatinya untuk terus berkembang. Dia tidak mungkin melakukan tindakan tidak berprinsip seperti ini. [Kenapa tidak mungkin?] [Banyak wanita di sekelilingku] [juga mengalami hal yang sama]

[Sebaiknya kamu lebih perhatikan] Halo, ada kegiatan bar. Undian gratis. Halo, Anda boleh mengambil undiannya juga. Apa artinya ini? Ini berarti akan terjadi suatu perubahan. Ini juga berarti Anda tidak mendapat hadiahnya. Halo. Tidak perlu. Terima kasih. Ambil satu saja. Ini gratis. Anda mungkin memiliki kesempatan untuk minum gratis. Bendera pelangi? Halo,

Apa arti dari bendera pelangi ini? Apa yang dia tertawakan? Apa arti dari bendera pelangi? Apa arti dari bendera pelangi? Kamu sudah mengikutiku dari tadi. Jika kamu terus mengikutiku, aku akan melapor polisi. Aku sudah mencarimu sejak pulang dari Prancis. Aku tidak tahu harus pergi ke mana sekarang. Maksudmu, kamu ingin pulang bersamaku? Jika boleh.

Tidak boleh. Dari mana kamu datang, di sanalah kamu harus pulang. Jika tidak ada tempat tinggal, bisa menginap di hotel. Uangku sudah habis untuk beli tiket pesawat. Cari orang tuamu. Orang tuaku? Jika orang tuaku tahu bahwa aku pulang demi seorang perempuan, mereka pasti… Perempuan? Maksudmu aku? Kenapa kamu tidak bisa menerimaku?

Ini adalah pertama kalinya aku ingin menjalani hubungan dengan serius. Karena aku tidak mungkin bisa menjadi yang terakhir untukmu. ♫Burung sedang bernyanyi♫ ♫Aku juga ikut bersenandung♫ ♫Aku berpikir betapa menyenangkannya hari ini♫ ♫Aku melihat anak-anak sedang bermain♫ ♫Mereka memiliki masa depan yang cerah♫ [Kalau begitu, kamu harus waspada] ♫Aku berpikir betapa menyenangkannya hari ini♫

[Aku merasa hubungan dia dengan pria itu tidak biasa] [Mereka berbicara tentang putus atau semacamnya] [Saling merangkul dan memegang bokong] ♫Aku rasa cahaya matahari seperti menyapu kulitku♫ [Jika mereka memang berteman baik,] [kamu pasti sudah mengenalnya] [Jangan-jangan kamu terlalu mendesaknya] [sampai dia berganti arah?] ♫Cahaya matahari begitu menyenangkan hatiku♫ ♫Bunga yang dipetik dari tanah♫

Direktur Zhang. Mohon maaf, aku ada sedikit urusan sekarang. Aku akan menghubungi Anda nanti, bagaimana? Baik. Sampai jumpa. Bukankah dia adalah klienmu yang penting itu? Kenapa kamu mengakhiri panggilannya? Sekarang tidak ada yang lebih penting daripada kamu. Aku hampir lupa. Aku membawa pulang hamster yang sakit dari rumah sakit. Aku akan pergi memeriksanya. Tunggu sebentar.

Duduk dulu. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu. Biasanya teman-temanmu lebih banyak yang pria atau wanita? Lebih banyak pria. Teman yang aku kenal saat bermain game. Teman sekolah dulu. Lebih banyak pria. Bukan. Semuanya pria. Tidak ada wanita. Berapa banyak wanita yang biasanya kamu hubungi? Kamu, ibuku, resepsionis rumah sakit. Tidak ada lagi.

Tidak ada lagi? Tidak ada. Hanya sebanyak itu saja? Resepsionis rumah sakit itu sudah ada pacar. Selain itu, hubungan dia dengan pacarnya lumayan bagus. Mungkin ada kucing betina, anjing betina dan hamster betina atau sejenisnya. Aku… Aku bertemu denganmu saat di rumah sakit kemarin, ‘kan? Kamu bilang kamu pergi berobat. Berobat apa? Bokongku sakit.

Bokongmu sakit? Mungkin belakangan ini cara dudukku saat bekerja tidak benar. Jadi, otot pinggulku terluka. Otot pinggulmu terluka? Iya. Kalau sudah tidak ada urusan, aku akan pergi memeriksa hamster dulu. Sayangku, apakah kamu sudah baikan? Cukup bersemangat juga. Minumnya juga banyak. [Kirimkan alamat klub kebugaran itu padaku] Coba tebak apa yang kakak berikan pada…

Kak Fan, aku benar-benar ingin berbincang denganmu. [Ada apa?] Masalah hubunganmu lagi? [Dia selingkuh] Siapa? Orang yang sudah hampir 40 tahun itu? Jangan mengejek dia. Dia baru 35 tahun. [Namun, mungkin saja dia juga bohong] [kalau umurnya 35 tahun] Xiaoxiao, jangan menangis lagi. Aku sarankan kamu tinggalkan saja pria itu.

Masih ada banyak pria di luar sana. Namun, aku masih sayang pada dia. Dia begitu baik padaku. [Kalau begitu, kamu harus mengambil inisiatif] [Walaupun aku tidak setuju kamu berbuat demikian,] [tapi segala sesuatu harus kita perjuangkan] Dan juga, siapa wanita itu? Benar juga. Siapa wanita itu? ♫Kamu tahu aku tidak bisa menyangkal♫

♫kalau aku tidak pernah merasakan cinta seperti ini sebelumnya♫ Beberapa tahun belakangan ini, konsep berlibur sebenarnya sudah banyak berubah. Dari berwisata hingga bepergian santai, liburan yang dirancang secara personal ini memang sedang terkenal. Benar, ‘kan? Qing Mu, tolong putarkan animasinya. Semuanya boleh perhatikan layar kami. Yang diputar sekarang adalah proyek terbaru kami,

Video animasi 3D dari Vila Feng Yu. Teknologi dan modernisasi, adalah simbol dari proyek kami, Vila Feng Yu. Lebih mencerminkan kenyamanan saat liburan. Hari ini aku mengundang kalian semua tidak hanya untuk menunjukkan ini. Rumah contoh sudah mulai dibangun. Jika ada kesempatan, aku akan mengundang Anda semua untuk menikmatinya. Halo, Li Tian.

Apakah kita bisa bertemu hari ini? Baiklah. Aku akan menunggumu di kafe bawah rumah kalian. Baik. Sampai ketemu. Aku akan tiba sekitar 10 menit lagi. [Arc Light Design] Jika kamu sudah sampai, tunggu aku sebentar. Iya. Sampai jumpa. Hei, kamu bekerja di sini? – Aku ke sini juga untuk… – Sudah cukup.

Jam berapa kamu pulang kerja? Aku akan mentraktirmu makan. Hebat juga anak kecil seperti kalian. Hanya dalam beberapa hari, kamu sudah mengetahui jadwalku dengan jelas. Kamu sudah salah paham. Sebenarnya aku ke sini untuk… Kamu berdiri di sini saja. Jangan bergerak. Mundur. Mundur lagi. Mundur lebih jauh lagi. ♫Saat cahaya misterius menyinarimu♫

♫Aku akan terbang menuju bulan♫ ♫Setelah kabut hilang♫ Halo. [Halo, di mana kamu?] ♫menutupi langit biru♫ Aku pergi bekerja. Itu… sampo di rumah sudah habis. Tolong belikan dua botol saat kamu pulang nanti. ♫Demi siapa aku bersikap lemah lembut dan gelisah?♫ Baiklah. ♫Berkeliaran sendiri di taman bermain♫ ♫Diriku merasa bimbang♫ Halo, Nona.

Silakan tunjukkan kartu anggota Anda. Aku melihat pria tadi masuk saja tanpa menunjukkan kartu anggotanya. Kenapa kamu membiarkan dia masuk? Dia datang mencari seseorang. Dia teman dari pelatih kebugaran kami. Teman dari pelatih kebugaran? Aku ingin melihat-lihat dulu lingkungannya. Aku mungkin akan bergabung. Bawalah aku berkeliling. Baiklah. Silakan ikut denganku.

Nona, Anda pertama kali datang ke sini? Sebelah sini. Kamu sudah bekerja keras demi penelitian kita, ya. Penelitian apa? Oh, benar. Kamu ambil dulu ini. Aku akan berikan yang lainnya nanti. Ini sama sekali bukan seperti dirimu. Biasanya kamu sangat gesit. Kenapa sekarang ditunda begitu lama? Sekarang aku sibuk. Sibuk apa? Bukan urusanmu. Baiklah.

Kalau begitu, aku harus meminta guru untuk ganti orang. Aku sedang menyelidiki seorang wanita. Memangnya tidak boleh? Seorang wanita? Pacarmu selingkuh? [Qi Lei] Halo. [Xiaoxiao,] [apakah kamu ada waktu hari ini?] Aku ada kelas nanti. [Baiklah] [Kalau begitu, aku besok akan membawamu untuk pergi makan enak] [Ayo kita makan ke restoran Thailand itu. Bagaimana?]

Boleh. Sampai jumpa besok. Dia sudah selingkuh. Kamu masih ingin pergi mencarinya? Dia hanya tergoda untuk sementara. Jangan bilang kamu menyelidiki wanita itu untuk merebutnya kembali? Tidak boleh? Kebetulan, setelah kamu merebutnya kembali, boleh sekalian menyelidiki perusahaan mereka juga. Belakangan ini, banyak masalah yang terjadi padam makanan anjing perusahaan mereka.

Sebanyak 80 persen, mereka pasti menambahkan zat aditif terlarang ke dalamnya. Kebetulan juga, hal itu bisa dijadikan masalah penelitian kita. Kak. Li Tian, duduklah. Terima kasih. Bagaimana kabarmu belakangan ini? Kapan kamu berencana untuk kembali bekerja? Aku… belum pasti. Jangan belum pasti. Sekarang aku sangat memerlukanmu. Proyek Vila Feng Yu ini adalah karyamu sejak awal.

Bukankah sangat disayangkan jika kamu menyerah sekarang? Karena Lin Zhen? Li Tian, kakak sangat mengkhawatirkanmu. Apakah kamu ingat apa yang aku katakan padamu? Bekerja adalah bekerja. Hidup adalah hidup. Kak, aku sudah tahu. Aku masih ada urusan. Aku pergi dulu. Li Tian. Kak, sepertinya aku akan istirahat dalam jangka waktu yang panjang.

Jika kamu ingin memecatku, aku tidak akan menyeluh. [Mohon maaf] [Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi] Silakan ikut denganku. Fasilitas di klub kebugaran kami sangat lengkap. Semua alat yang digunakan bermerek internasional. Ini adalah mesin pelatihan. Mereka memiliki fungsi perhitungan waktu secara otomatis. Nona? Ini untuk melatih kekuatan.

Ini adalah olahraga anaerobik yang sangat efektif. Ini mesin untuk melatih otot kaki. Selanjutnya kita tiba di area angkat berat. Barbel yang tersedia dari berat dua kilo hingga 45 kilo dalam jumlah banyak. Sangat efisien saat sedang ramai. Oke. Lebih tegak lagi. Jadi, tidak perlu menunggu. Nona? Nona. Lebih tungging lagi. Benar.

Seperti ini sudah benar. Rasakan itu. Aku terlalu capek. Pertahankan kecepatannya. Tegak. Aku tidak biasa latihan. Tarik lebih kuat lagi. Benar. Nona? Lebih kuat lagi. Kami ada kelas pilates dan kelas yoga yang cocok untuk wanita di sebelah sana. Bagaimana kalau aku memandu Anda untuk melihatnya? Tidak. Tidak perlu. Aku lihat dulu barbel kalian.

Bagus juga barbel kalian. Benar sekali. Sangat kokoh, ya. Sudah bisa, ‘kan? Pertama kali memang seperti ini. Sangat bagus. Kapan aku bisa memesanmu lagi? Kapan saja boleh. Datanglah saat kamu ada waktu. Oke. Baiklah. Kamu mau mandi bersama? Boleh. Ayo. Nona, apakah Anda ingin khusus melatih kekuatan? Iya. Apa target Anda?

Sampai bisa memukul orang hingga mati. Bagaimana latihan hari ini? Bagus. Benarkah? Kamu harus sering datang jika ada waktu. Bagus juga. Kamu harus berusaha. Tubuhmu kokoh sekali. Aku akan melatihmu jika kamu mau. Boleh. Nona, itu ruang ganti pria. Pria yang baru masuk tadi, apakah dia datang untuk olahraga? Bukan.

Dia hanya sering datang belakangan ini. Sering datang belakangan ini. Permisi, aku telepon sebentar. [Wang Jun] [Halo?] Tegakkan punggungmu. Tunggingkan bokongmu. Dia menyembunyikannya dengan baik. Halo. Halo, Kak Qi Lei. Apa yang kamu lakukan besok sampai tidak bisa bertemu? Itu… belakangan ini ada rapat, jadi sedikit sibuk.

Kalau begitu, apakah kamu besok bisa menjemputku ke sekolah? Boleh. Kamu itu pacar tersayangku. Sampai jumpa besok. Sampai jumpa. [Kak Fan,] [aku ingin tanya] [Apakah kamu ada kamera tersembunyi?] Aku sama sekali tidak pernah menggunakan benda seperti ini. Untuk apa kamu memerlukan kamera ini? Tidak apa-apa. Kalau begitu, aku tidak akan mengganggumu lagi. Segeralah istirahat.

Sampai jumpa. Kak Fan, aku datang untuk mengambil data yang diperlukan tim pengontrol kualitas. Kamu pulanglah dulu. Aku sendiri yang akan mengantarnya besok. Baiklah. [Proposal Proyek Vila Feng Yu] Halo, Kak Xiaochen. [Apakah kamu ada kamera tersembunyi?] Tidak ada. Jadi, bagaimana cara kalian jika ingin mengetahui rahasia pacar kalian? Langsung melihatnya. Xiaochen,

Apakah kamu melihat ponselku? Tidak ada. Aku sudah mencarinya sepanjang hari. Itu… Hari ini aku malas untuk masak. Kamu pergi panaskan sup dan beri makan anakmu. Sup sudah dipanaskan. Cepatlah minum. Tolong tambahkan es di dalamnya. Bukankah menjadi dingin jika ditambahkan es? Aku ingin makan yang dingin untuk menenangkan diri. [Yang Wanqing] Permainan? Kenapa?

Kalau kamu menambahkan es terlalu banyak, tolong panaskan lagi. Aku sudah tenang. Aku sudah menemukan ponselmu. Baiklah. Letakkan saja di kamar tidur. Keluarlah untuk minum sup. Pergilah. Aku akan menggantikannya lain kali. Kalau begitu, hati-hati bawa mobil. Apakah kamu melupakan sesuatu? Lain kali saja. Bukankah kamu buru-buru ada rapat?

Kalau begitu, kamu harus ganti lain kali, ya. Pak, tolong ikuti mobil di depan. Halo, Direktur Lin. Ada yang ingin aku sampaikan. Li Tian ambil cuti. [Untuk apa kamu memberitahuku kalau dia cuti?] [Dia itu bawahanmu] Begini. Orang-orang di kantor berkata bahwa kalian berdua sangat dekat. Namun, tenang saja. Aku sudah menegur mereka.

Aku bilang Direktur Lin sudah menikah dan memiliki anak. Bagaimana mungkin dia melakukan hal seperti ini? Benar, ‘kan? [Benar] Kalau begitu, mohon bantuannya. Karena tenggat waktu proyekku sangat mepet, jadi aku tidak boleh kekurangan orang. Kalau begitu, sampai di sini dulu. Direktur Lin, mohon tanda tangan di sini. Direktur Zhang. Tang.

Apakah bosmu ada di sini? Aku ingin mengantarkan sebuah dokumen. Dia ada di dalam. Aku bisa membantumu memberikannya padanya. Tidak perlu. Aku bisa sendiri. Li Tian, semua orang di perusahaan sudah tahu masalah kita berdua. Bukankah kamu sudah berjanji tidak akan memberi tahu siapa pun? Datanglah bekerja dulu. Tenangkan dia dulu baru kita bicarakan.

Kenapa kamu malah menangis? Ini bukan masalah besar. Bukankah aku sudah menyetujui proyek kalian? Aku sudah membantumu. Apa maksudmu? Apakah kamu ingin uang? Berapa? Sebutkan saja. Aku datang untuk mengantar dokumen. Kamu sudah mendengarnya dari tadi. Mendengar apa? Tidak ada. [Ceritalah padaku jika ada masalah. Tenang saja. Aku akan selalu menjadi sandaranmu yang kuat] Sayang,

Jangan bandel, ya. Hari ini aku cukup sibuk. Aku akan menggantikannya. Direktur Qi. Direktur Qi, nona itu ada di ruang VIP. Sebenarnya seperti ini juga bagus. Kamu sudah datang? Bukankah aku sudah berjanji akan menemanimu hari ini? Aku harus menepati janji. Bagaimana? Bagus, tidak? Jika kamu yang pakai, akan tetap bagus. Boleh juga.

Kartuku sudah tidak ada uang. Bisa bantu aku isi ulang? Tentu saja. Baik sekali suami Anda. Dia yang selalu bayar setiap kali Anda datang. Kami sudah menikah begitu lama. Dia sudah sepantasnya membayar uang kecil seperti ini. Sayang, kartumu… Halo. [Apakah kamu ada waktu sekarang? Apa yang sedang kamu lakukan?] Aku di rumah sakit.

Sebentar lagi ada operasi. Ada apa? Ada apa? Aku merindukanmu. Tidak boleh? Aku tidak melakukan kesalahan, ‘kan? Kamu tidak ada salah. Aku yang salah. Apakah Anda sudah reservasi? Sudah. Atas nama Nona Pan. Silakan ikut denganku. Terima kasih. [Aku berpikir seperti ini] [Kita sudah lama] [tidak makan malam bersama, ‘kan?]

[Aku akan reservasi di sebuah restoran] [Kita akan menikmati] [makan malam yang romantis malam ini] [Anggap saja untuk menebus penyesalan ulang tahun pernikahan kita yang ketujuh] Bagaimana menurutmu? Boleh. Aku benar-benar tidak membuat kesalahan, ‘kan? Benaran tidak ada. Baiklah, kalau begitu. Aku akan menunggumu pulang kerja nanti. Sampai jumpa. [Wang Jun] Silakan duduk.

[Ada pasien darurat. Operasinya sedikit rumit. Bagaimana jika ganti besok malam?] Nona, apakah makanan sudah bisa dihidangkan? Boleh tunggu sebentar? Iya. Tunggu sebentar. Terima kasih. Janjianku batal. Kamu… Apakah kita pernah bertemu? Lihatlah aku. Aku bahkan sudah berpakaian dengan rapi. Bodoh, ‘kan? Apakah kamu juga sendirian? Sebenarnya aku tidak sendirian. Janjianmu juga dibatalkan? Kalau begitu,

Bagaimana jika kita bergabung saja? Boleh. Xiaoxiao. Kamu pasti tidak makan seharian ini, ‘kan? Ayo. Aku bawa untuk makan enak. Kita bisa sambil makan dan sambil mengobrol. Mengobrol tentang apa? Tentang istrimu? Sebenarnya bukan seperti yang kamu pikirkan. Jadi, seperti apa? Awalnya aku kira kamu selingkuh dan mencari cara untuk merebutmu kembali.

Ternyata kamu sudah menikah dan akulah pihak ketiganya. Xiaoxiao, aku datang untuk memberitahumu bahwa aku akan bercerai. Sebenarnya hubungan kami berdua tidak baik. Qi Lei, aku itu polos, bukan bodoh. Aku berpikir alasan apa yang akan kamu berikan setelah seharian tidak bertemu denganku. Kamu bisa bilang kalau wanita itu kakakmu.

Atau cincin pernikahan itu hanya dipakai untuk main-main. Begitu banyak cara untuk menjelaskan, kenapa kamu tidak mengarang satu alasan untukku? Ini anting yang kamu berikan untukku. Apakah kamu punya anak? Tidak ada. Kalau begitu, jangan ada anak lagi. Xiaoxiao! Xiaoxiao! Xiaoxiao! ♫Saat cahaya misterius menyinarimu♫ ♫Aku akan terbang menuju bulan♫

Lagi pula, aku tidak akan menyalahkannya. Aku akan menyalahkan diriku sendiri. Kamu adalah orang pertama yang menyalahkan gagalnya sebuah hubungan pada diri sendiri. Kalau begitu, kamu pasti sudah salah paham dengan para pria ini. Kebanyakan pria tidak pandai mengungkapkan. Walaupun hatinya berpikir demikian, belum tentu mereka akan menyampaikannya. Namanya juga pria.

Mereka tidak boleh menunjukkan kelemahan dalam keadaan apa pun. Bagaimana jika kamu bercerita tentang dirimu? Apa hobimu? Hobi? Olahraga, mendengar musik, dan bermain gim. Bermain gim? Pria yang aku kenal sejak kecil, tidak ada satu pun yang tidak bermain gim. Apa asyiknya bermain gim? Asyik atau tidak sebuah gim, kuncinya tergantung pada

Rekan yang bermain gim bersamamu. Jika orangnya benar, apa pun akan menjadi asyik. Kalau begitu, ceritakan tentang rekanmu. Di antara rekanmu, apakah ada seseorang yang lebih istimewa? Seistimewa apa pun orang itu, tidak akan seistimewa kamu. Jangan salah paham. Maksudku bisa bertemu dengan orang yang sama-sama ditinggal di tempat seperti ini dan asyik diajak mengobrol,

Itu sudah cukup istimewa. Oh, ya. Akan ada konser seorang penyanyi daerah di Bar Jianghu minggu depan. Aku ada tiket lebih. Kamu mau pergi bersama? Terima kasih. Namun, tidak dulu. Apa kamu sudah selesai makan? Aku sudah kenyang. Aku sudah membayarnya. Senang bertemu denganmu hari ini. Aku pergi dulu, ya. Sampai jumpa.

Aku sudah menunggumu dari tadi. Menungguku lapor polisi? Aku menunggumu pulang. Aku ingin menunjukkanmu sebuah sulap. Tutup matamu. Apakah kamu tindakanmu ini sangat romantis? Iya. Namun, aku sudah sering melihatnya. Aku tidak tahu siapa yang melakukan ini padamu. Namun, aku yakin mereka tidak setulus aku. Aku bersumpah. Hari ini nyamuk lumayan banyak.

Sudah saatnya kamu pulang. Bisa gawat jika kamu digigit nyamuk di sekujur tubuhmu. Kalau begitu, apakah aku boleh… Tinggal saja di wisma. Murah dan terjangkau. Permenmu… Pulanglah. Apa yang harus diisi di kandungan lemak ketiga ini? Xiaoxiao! Xiaoxiao! Aku masih sangat marah. Bagaimana ini? Kamu sudah menghukumnya. Kamu sudah mengeluarkan Tendangan Memutuskan Keturunanmu itu.

Lagi pula, dia juga tidak berbuat apa-apa padamu. Apanya tidak ada? Apakah aku harus berbuat apa-apa padanya baru bisa disebut apa-apa? Dengar, kalau dia ingin menipu uangku, dia sudah berhasil mengambil setengah dari seluruh uangku. Dia memang tidak menipuku untuk tidur dengannya, tapi dia menipu perasaanku. Selain itu,

Bagaimana jika ada gadis lain yang tertipu juga? Bagaimana? Jadi, apa maumu? Kamu mau dia bangkrut? Menghancurkan perusahaannya? Benar juga katamu. Kirimkan semua data tentang Makanan Anjing Gemi padaku. Semakin lengkap, semakin bagus. Kamu sudah pulang? Operasinya sudah selesai? Sudah. Sudah makan malam? Sudah. Nak, ibu sudah pulang. Kita membesarkan anak ini sejak pertama kali

Kita bertemu. Dalam sekejap mata, ia sudah tumbuh begitu besar. Jika waktu itu kamu mendengar saranku untuk memelihara anjing, sekarang akan semakin besar. Berapa lama seekor anjing bisa hidup? Waktu memelihara kura-kura lebih lama. Mudah dipelihara juga. Mungkin saja ia akan menemani kita seumur hidup. Mudah dipelihara jika tidak dengan segenap hati juga percuma.

Lihat saja, ia sudah jarang bergerak karena sakit. Biar aku beri makan. Aku saja. Aku lebih berhati-hati daripada kamu dalam hal ini. Nak, kamu sudah lapar? Jika kamu tidak berbicara, kamu memang sedikit terlihat seperti Nobita. Aku tidak sebodoh dia. Kamu tidak hanya sebodoh dia. Kamu juga seimut dengan dia. Kamu hari ini batal menemuiku.

Kamu harus menebusnya dengan membuatkanku makanan lain hari. Mengerti? Jika aku bisa memasak, maka aku akan membuat makanan di rumah setiap hari. Kamu hanya tidak mau belajar. Jangan banyak alasan. Aku sudah mengisi air mandi untukmu. Airnya masih panas. Segeralah pergi mandi. Jangan duduk terus kalau bokongmu masih sakit. Berdiri dan bergerak sedikit, mengerti?

[Li Tian] Halo. [Kak Fan,] [aku benar-benar sudah tidak tahan lagi] Ada apa denganmu? [Aku rasa aku sudah tidak kuat lagi] Jangan panik. Di mana kamu? Aku akan segera menemuimu. [Carilah alasan dan katakan kamu tidak bisa makan malam bersama] [Aku akan pergi menepati janji untukmu] [Jadi, kita ada kesempatan untuk berdua saja]

[Kamu memang hebat] Aku masih berpikir apakah mau bermain gim. Akunmu memiliki begitu banyak pakaian dewa. Ajarilah aku. [Nomor tidak dikenal] Halo. Kamu sibuk juga, ya. Jika ada waktu, uruslah bokongmu. Kesehatan adalah yang utama. Iya, aku tahu. Aku juga ingin menjadi lebih sehat. Aku masih memikirkan apa yang dikatakan dokter.

Menurutku, di antara 10 dokter, ada delapan yang berbicara berdasarkan perasaan. Karena dia melihatmu begitu sedih, makanya dia hanya menyampaikan sesuai dengan kondisimu. Aku beri tahu, ya. Saat aku kecil, ada dokter yang mengatakan kalau aku autis. Lihatlah aku sekarang. Aku akan merasa tersiksa jika tidak berbicara.

Aku sudah menemui banyak dokter. Semua mengatakan hal yang sama. Saudaraku, santai saja. Aku rasa satu-satunya cara untuk mengobati penyakitmu adalah olahraga. Mau buat kartu kebugaran di tempatku? Aku akan memberi diskon 20%. Olahraga tidak bisa menyelesaikan masalahku. Apakah kamu sudah menonton film yang aku minta? Maksudmu film

Di mana suami tidak berani minta putus dengan istrinya dan meminta orang lain untuk menggoda istrinya itu? Apakah kamu ingin mencobanya? Apakah kamu serius? Setelah berhasil, aku akan memberikan akun gim-ku padamu. Akun yang banyak pakaian dewa itu? Sebenarnya aku tidak terlalu suka bermain gim. Ini semua hanya pelarian. Ini pacarku?

Kamu rela meninggalkan pacarmu yang begitu cantik? Apa yang dokter sampaikan padamu? Fisikmu tidak apa-apa. Biasakan untuk melatih otot pinggul dan otot kakimu. Ini semua akibat dari tekanan mental. Apakah kamu banyak tekanan hidup akhir-akhir ini? Akhir-akhir ini sedikit. Tekanan pekerjaan? Itu tidak ada. Apakah pasanganmu sumber dari tekananmu?

Kita sesama pria. Jadi, aku akan katakan dengan jujur. Selesaikan masalah pada sumbernya. Jika sumber tekananmu tidak disingkirkan, masalahmu ini tidak akan selesai. Apa maksud Anda, Dokter? Aku… Apakah aku perlu mempraktikkannya padamu? Pikirkanlah sendiri. [Hello My Love]