Mr. Bodyguard | EP11 【INDO SUB】Cerita menegangkan! | iQIYI Indonesia

Mr. Bodyguard Episode 11 Lin Yi! Cepat panggilkan ambulans! Baik, aku panggilkan. Direktur, bertahanlah sebentar. Terlalu lama jika menunggu ambulans. Jangan tinggalkan aku, Ayah! Apa? Energi dalam tubuhku bisa… …menolong orang? Kau hanya… …menekan titik di ibu jari… …melakukan jurus sutra hati… …energi akan berpindah ke tubuh mereka. Energi mereka bisa… …menstabilkan kerja jantungnya.

Benar! Cara itu. Tidak tahu apa bisa menolong Paman Chu. Xiao Yi, apa yang kau lakukan? Jangan banyak bertanya. Harus segera ditolong. Hei. Aku dengar di perusahaan… …ada berita yang ramai. Ada apa? Kau tidak sadar? Direktur sudah berhari-hari tidak masuk kerja. Betul juga. Aku dengar, direktur sekarang sedang jatuh sakit.

Sama sekali tidak bisa bangun dari tempat tidur. Apa benar? Aku dengar… …direktur terinfeksi penyakit aneh dan… …terbaring di tempat tidur. Iya. Pantas saja dia sudah berhari-hari tidak masuk. Iya. Jangan-jangan sudah meninggal. Baik. Begitu saja dulu. Aku akan menghubungimu lagi. Terima kasih. Halo. Reporter Zhang. Apa kabar? Iya. Kalau ada informasi lebih lanjut…

…akan kami umumkan serentak… …lewat pembicara perusahaan kami. Tenang saja. Anda pasti akan mendapatkan informasinya. Baik. Sekian dulu. Terima kasih. Sampai berjumpa lagi. Terima kasih. Sampai jumpa. Halo. Direktur Wang! Lama tidak bertemu, direktur Wang! Ya? Mau menjenguk? Ini… …sementara belum bisa. Iya. Karena direktur… …masih dalam perawatan dokter. Jadi sementara tidak diijinkan untuk dijenguk.

Mohon maklum. Tentu. Saat sudah bisa menjenguk pasti aku beritahu Anda. Tenang saja. Terima kasih, direktur Wang. Mati kau! – A Meng! – Nona! Jangan! Xiao Shu, Xiao Shu! Bangun! Aku mimpi buruk, takut sekali. Jangan takut. Ayo sini, aku lindungi kau. Oh. Xiao Shu. Kalau kau begitu aku jadi tidak nyaman.

Apa yang kau lakukan. Tidak apa, lama-lama juga terbiasa. Sedang apa kau di sini? Aku khawatir pembunuhnya datang mencarimu. Makanya aku sembunyi di sini… …melindungimu dalam jarak dekat. Oh, melindungiku dalam jarak dekat. Iya. Apa yang kau maksud? Dasar brengsek kau! Pergi kau! Pergi! Turun sana! Turun! Dasar brengsek! Pergi! Pergi sejauh mungkin!

Laju Cahaya seberapa cepat, secepat itu kau perginya. Pergi sejauh mungkin! Pokoknya aku tidak mau bertemu denganmu! Cepat pergi! Kenapa aku tidur di sini? Jangan-jangan aku tidur sambil berjalan. Bukannya minta aku menemanimu tidur? Kenapa pintunya terkunci? Kak Yi. Beberapa hari ini kau tidak datang ke kampus. Ada apa?

Oh, tidak. Kebetulan ada urusan di rumah. Aku kira kau… …bersembunyi karena gosip. Hah? Aku bercanda! Tapi Kak Yi, kau keren! Kapan-kapan ajari aku cara-cara… …menggoda perempuan juga! Lihat. Hebat sekali! Bisa naik sepeda pacaran… …dengan Tang Yun si bunga kampus. Level dewa! Itu bukan seperti yang kau bayangkan. Hari itu kebetulan… …dia butuh bantuan.

Aku juga kebetulan ada perlu dengannya. Kalau tidak percaya kau bisa tanyakan sendiri padanya. Aku juga ingin sekali naik sepeda dengannya. Sepeda. Untukmu. Kak Yi, kau mau ke mana? Beli sesuatu. Beli sesuatu? Aku juga mau ikut! [AP NILAI ENERGI, MP KEKUATAN MUTASI, ATK KEKUATAN SERANG.] Kenapa tubuhku akhir-akhir ini…

Apakah rentang waktu efek obatnya semakin singkat? Yun Yun! Sudah, sudah. Cepat ke kelas. Sisanya biar Ibu yang mengurusnya. Tidak apa-apa. Kelasku hari ini tidak sepagi ini. Bisa lebih lama di sini. Kau juga bisa istirahat lebih lama. Baiklah. Senyumnya lebar sekali. Sepertinya biaya perlindungan sudah disiapkan. Mau apa kau? Apa lagi? Bayar!

Tapi bulan ini aku sudah bayar! Tapi aku tidak terima! Baik. Kami akan bayar. Tapi bisa beri aku waktu… …beberapa hari lagi tidak? Beberapa hari lagi? Kalau kau mau bayar bunganya… …bisa aku pertimbangkan. Masih ditambah bunga? Tentu saja! Kalau tidak bagaimana aku lapor ke atasan? Ibu, jangan hiraukan dia.

Kami sudah bayar apa yang harus dibayar. Kalau kau masih mau cari masalah… …aku akan panggil polisi [terdengar seperti peluk]. Peluk? Bunga kampus Universitas Song Shan berani juga. Kalau kau mau, peluk saja. Lu She! Kak Ming! Lu She, kau bisa kasih waktu berapa hari? Bukan, Kak Ming. Kau tahu kita juga…

…mengandalkan ini untuk makan. Kau ingin mempermalukanku? Baiklah. Aku tidak akan mempermalukanmu. Lain kali aku datang, uangnya harus sudah siap! Kak Ming. Sudah tidak apa-apa. Terima kasih. Kedepannya kalau butuh bantuan… …bisa bilang padaku. Tidak perlu. Aku dan Ibu akan cari jalan keluar sendiri. Kau pulang saja. Baiklah. Aku pergi dulu. Sampai jumpa lagi, bibi.

Sampai jumpa. Kau kenapa tidak mau… …biarkan temanmu membantu? Bu, dia bukan orang baik. Tidak ada niat baik. Apa yang kau maksud bukan orang baik? Dia sudah berniat baik bantu kita. Tidak boleh bicara seperti itu. Memangnya Ibu tidak bisa lihat… …kalau dia ingin berteman denganku? Ya sudah. Coba kau pikir…

…kita harus cari uang sebesar itu dari mana? Belum biaya pengobatan Ayahmu. Apa tidak perlu dipikirkan? Kalau begitu aku berhenti sekolah. Kau jelas-jelas tahu kita tidak ada uang… …kenapa masih mau aku… …belajar di kampus terkenal? Ibu sesusah ini… …semua juga demi kebaikanmu. Demi kebaikanku? Sebenarnya demi kebaikanku… …atau mau aku dengan anak orang kaya?

Kenapa kau bicara seperti itu pada Ibu? Kau. Halo, kawan. Apa kabar? Terjadi sesuatu? Tidak. Ini untukmu. Kemarin lihat bel… …sepedamu sudah berkarat. Tadi kebetulan lewat tokonya jadi sekalian beli. Ini untukmu. Tidak perlu. Ini bukan demi kau. Tapi demi keamanan orang lain di jalan. Ambil saja. Iya, ambil saja. Ini niat baiknya Kak Yi.

Tapi aku tetap menyarankanmu… …ganti sepeda baru biar lebih aman. Iya, yang baru bisa lebih cepat. Kalian orang kaya tidak mengerti. Mau punya berapa sepeda bisa langsung beli. Kalau mau buang tinggal buang. Kalian tahu tidak sebuah sepeda… …berapa harganya? Bisa untuk makan berapa kali? Menurutku… …tergantung saat itu perutku seberapa lapar. Bagaimana ini?

Kak Ming. Bagaimana aktingku tadi? Perlu lebih mendesak tidak? Kalau terlalu mendesak bisa jadi masalah. Begini sudah cukup. Tapi Kak Ming. Demi Tang Yun itu… …serepot ini… …apakah ada untungnya? Kau tidak perlu ikut campur urusanku. Baik. Aku pergi dulu. Oh ya. Jangan bilang ke kakakku… …kalau aku minta bantuanmu. Baik, Kak Ming. Masalah ini…

…adalah rahasia antara kita. Tidak akan ada orang ketiga atau keempat yang tahu. Orang ketiga dan keempat lapor. Aku tidak tahu apa pun. Kak Ming, aku tidak melihatmu. Aku sama sekali tidak melihatmu. Kak Yi. Lain kali yang seperti ini… …jangan mengajakku. Tidak perlu. Muncul di saat yang tepat dan… …lokasi yang tepat.

Itulah kunci pahlawan menolong wanita cantik. Harus kukatakan bahwa… …kelakuan kalian benar-benar bikin malu. Xiao Bo. Harus bagaimana menurutmu? Kak Yi, menurutku… …mereka sudah introspeksi diri. Kupikir ada sedikit kesalahpahaman. Ini tidak ada hubungannya denganku. Aku…aku pergi dulu. Kak Ming, kau mau ke mana? Tidak mungkin. Matahari telah terbit dari barat.

Masa Kak Ming takut dengan kak Yi. Dasar brengsek! Siapa kalian? Mau cari mati? Jangan tanya. Nanti kau takut. Aku bisa takut? Lihat bagaimana aku menghabisimu. [Hadiah permintaan maaf.] Pria harus tanggung jawab atas perbuatannya. Cepat akui kesalahanmu. Maafkan aku yang tidak tahu diri. Bibi dan kakak tolong… …maafkan aku. Aku bersumpah…

…tidak akan datang mengganggu lagi. Kalau aku mengganggu lagi… …rambutku akan jadi berbentuk M. Selamanya tidak punya pacar. Mohon maafkan aku. Kenapa kau kemari? Aku sekarang tidak mau melihatmu. Kau anggap saja aku tidak ada. Aku hanya mau memberitahumu… …kalau aku paham suasana hatimu sekarang. Sebenarnya aku anak yatim piatu.

Sejak lahir tidak pernah bertemu orang tuaku. Kalau aku tidak dibawa pulang sama si tua. Mungkin aku sudah mati kelaparan. Sebenarnya terkadang aku juga penasaran… …orang tua kandungku… …seperti apa. Selama ini… …Paman Chu membiarkanmu… …tumbuh besar di lingkungan yang sangat baik. Perusahaan besar yang dia bangun… …ada banyak yang berharap mendapatkannya.

Kau sebagai anak Chu Pengzhan… …kalau tidak maju melindunginya… …lalu siapa yang akan melindunginya? Walaupun Ibumu sudah tidak ada… …tapi kau masih punya Ayah yang harus dilindungi. Kondisi Paman Chu sekarang… …semakin sedikit yang tahu semakin bagus. Kau boleh sedih, boleh menghindar. Tapi jangan biarkan kita menunggu terlalu lama. Dia sedang menghiburku?

Tidak perlu kau beritahu. Tidak perlu kau beritahu. Catatan kasih sayang Xiao Shu. Selama kau tidak datang sekolah… …sudah kurangkumkan semua inti pelajaran untukmu. Xiao Shu. Terima kasih. Tidak perlu berterima kasih di antara kita. Bagus sekali kau bisa kembali ke kampus. Xiao Shu, aku sudah putuskan. Aku tidak boleh putus harapan.

Sebelum Ayahku sadar kembali… …aku tidak akan menyerah. Aku akan kuat menanggung semuanya untuk dia. Aku juga akan cari tahu… …siapa yang melukainya. A Meng begitu tegar. Aku harus berada di sisinya… …bantu menyemangatinya. Aku harus membuat dia melupakan kesedihannya. Mengurangi bebannya. Xiao Shu, kau tidak apa-apa? Kenapa menangis? Aku terlalu terharu.

A Meng. Tidak peduli apapun kondisinya… …aku pasti akan menemanimu terus. Sudahlah, Xiao Shu. Mereka semua melihat kita. Jangan peluk-peluk lagi. Baik. Sikapku tadi pagi padanya tidak baik. Apa dia akan mengabaikanku? Teman, Lin Yi ada? Siapa? Aku tidak kenal. Semarah itu? Jangan-jangan dia juga benci dengan Lin Yi.

Itu bukannya Tang Yun si bunga kampus? Iya benar. Apa dia datang mencari Lin Yi? Itu bukannya Tang Yun? Iya, buat apa dia ke sini? Kau kenapa di sini? Jadi mereka benar pacaran? Cepat! Cepat foto! Itu… Ibuku mau aku berterima kasih padamu karena… …sudah bantu mengusir preman. Kalau akhir pekan ini kau ada waktu…

…aku mau mengundangmu makan di rumahku. Baik. Nanti aku akan datang tepat waktu. Tapi sekarang… …kau mau temani aku makan dulu tidak? Hah? Makan siang! Kau tidak lapar? Aku… Sudah. Jangan buat badanmu sakit. Ayo! Apa? Dia serius ke kelas cari Kakak Perisai? Kau anggap saja aku tidak ada. Aku hanya mau memberitahumu…

…kalau aku paham suasana hatimu sekarang. Kau boleh sedih, boleh menghindar. Tapi jangan biarkan kami menunggu terlalu lama. Pintar sekali bicaranya. Aku kira kau benar bisa diandalkan. Iya benar. Sudah seperti ini… …masih bisa santai dan… …menggoda perempuan. Dia sebenarnya peduli atau tidak denganmu? Eh! Memangnya aku salah? Coba aku lihat mereka dimana.

Xiao Shu, jangan iseng! Sudah terkirim, kau terlambat. Coba kau tebak siapa yang kirim. Kakak Perisai bilang… …dia lagi makan di kantin sekolah. Hari ini aku yang traktir. Sikapku tadi pagi padamu tidak baik. Anggap saja ini permintaan maafku. Lain kali saja. Kali ini aku yang mengajakmu ke sini. Biar aku traktir.

Lagipula selama ini aku tidak ada kesempatan… …pakai kartu makanku. Sayang kalau tidak dipakai. Terima kasih. Terima kasih. Ayo. Di sana ada tempat. Bagaimana toko Ibumu? Ramai? Iya. Ada menu baru tidak? Gurita. Gurita? Aku suka gurita. Lain kali aku ajak Kang Xiaobo. Terlalu jauh, aku tidak kedengaran. Sudahlah, ayo kita pergi.

Mana bisa, kita tukar tempat! Halo Ibu, kenapa? Yun Yun. Nanti aku mau ajak Ayahmu… …ke rumah sakit. Tokonya akan tutup awal. Rumah sakit? Ayah kenapa? Tidak apa-apa. Hasil rontgen kemarin sudah keluar… …dokter mau jelaskan pada kami. [Aku terus memperhatikanmu.] Baiklah. [Jangan berpikir macam-macam.] Iya. Sampai nanti. Iya. Sampai nanti. Benar-benar penasaran, ya.

Tapi biarkan sajalah. Kau kenal dekat dengan mereka? Mereka? Teman sekelas mana mungkin tidak kenal dekat. Paman kenapa? Tidak enak badan? Kecelakaan saat kerja. Sekarang masih terbaring, tidak bisa bergerak. Kecelakaan saat kerja? Parah? Rencananya akan operasi pertengahan tahun nanti. Kalau operasinya berhasil… …akan pulih. Kak Ming salah makan obat? Sejak kemarin Kak Ming…

…bertemu dengan Lin Yi… …kita tidak pernah hidup tenang. Hei. Jangan-jangan Kak Ming telah bertemu saingannya. Rasa kesal ini harus dilampiaskan… …pada seseorang. Dia sudah datang. Orang yang bisa jadi pelampiasan. Han Bin. Sekarang suasana hatiku sangat buruk. Saatnya orang payah sepertimu… …bermanfaat. Biarkan kami lampiaskan emosi kami. Ayo! Puas!

Kau tinggal di sini saja seumur hidup . Dimana ini? Kenapa aku bisa di sini? Teman? [Cuplikan episode berikutnya.] Lomba Raja Pemberani? Apa sebenarnya itu? Xiao Xiao. Kau yakin mau ikut? Lomba Raja Pemberani Universitas Song? Aku mau ikut lomba Raja Pemberani. Bagaimana daftarnya? Sejak aku lahir… …belum pernah semangat seperti ini.

Soal tes Raja Pemberani… …semua dibuat oleh kepala sekolah. Hanya akan diketahui saat lomba berlangsung. Kenapa bisa, orang-orang ini? Kenapa kepala sekolah… …memaksaku untuk ikut? Biasanya kalau dia tidak datang sekolah beberapa hari… …berarti dia sakit parah. Kau harus bertahan sampai akhir. Baik? Ayah, sakit sekali. Xiao Hu.