Mr. Bodyguard | EP4 【INDO SUB】Penyelamatan Segera | iQIYI Indonesia
[Diadaptasi dari novel “Mr. Bodyguard”] Mr. Bodyguard [Episode 4] [Lima menit sebelum Chu Mengyao mendapat bahaya.] Sandera di tangan kami. Siapa yang akan dihabisi? Wanita galak seperti kau… …pasti kehidupan seksnya tidak bahagia. Siapa yang kehidupan seksnya tidak bahagia? Kau saja yang kehidupan seksnya tidak bahagia! Pacarku disebut ‘Raja Elang’. [Ada apa memanggilku?]
Shuangwaiwai saja memintanya jadi bintang iklan. Kehidupan seksku sangat bahagia! Nama pacar wakil ketua Song ‘Raja Elang’? Jangan ditanya, sangat menyeramkan! Baik. Jangan sampai dikalahkan. Harus bisa membalas. Baik. Ya, inspektur. Ada di sebelahku. Inspektur memanggilmu. Inspektur. Song Lingshan. Dengarkan baik-baik. Putri Chu Pengzhan dan cucu perempuan Tuan Chen… …ada di dalam. Urus dengan baik.
Tidak boleh ada kesalahan. Terutama emosimu. Tahanlah. Jangan memprovokasi perampok. Baik, aku mengerti. [Oh, ponselku.] Selanjutnya bagaimana wakil ketua? Semua tetap di posisi. Kita akan lihat situasi berikutnya. Apakah negosiator sudah tiba? Em… Berikan aku peta dari gedung ini… …dan seluruh informasi terkait. Baik. Kau, berdiri. Cantik juga kau. Aku memanggilmu, nona cantik.
Aku sebenarnya tidak cantik. Pahaku lumayan besar. Brengsek. Sudah berdiri saja! Aku saja yang jadi sandera kalian. Payah sekali hanya bisa mengganggu seorang gadis. Betul bukan? Tidak kusangka di saat seperti ini… …Lin Yi terlihat seperti pria sejati. Apa dia tidak takut mati? Meski digaji jumlah besar oleh Ayah… …tapi hidup lebih penting dari uang.
Kalau Zhong Pinliang pasti… …gemetar saja tidak sempat. Memangnya aku memanggilmu? Kau kira kau siapa? Orang kampung. Kakak… …kau tidak bisa bicara seperti itu. Tidak boleh menilai orang dari fisik. Kau mana boleh… Nona! Kenapa ada suara tembakan? Ayo pergi! Lin Yi! Gawat. Sialan. Jika mereka berani menyakiti sandera… …akan kuhabisi mereka. Ketua Tim. Iya.
Arahkan beberapa orang untuk masuk lewat ventilasi. Penembak, siaga. Baik. Target sudah masuk. Menunggu penampilan terakhir. Aku tahu. Semua dalam kendali waktu. Jangan gagalkan rencana ini. Anda tenang saja. Semua dalam kendaliku. Jadi… Misi akan dimulai dalam waktu 30 detik. Mangsa bersiap masuk. Pemirsa. Baru saja terdengar suara tembakan dari dalam Bank Song Shan.
Saat ini saya berada di depan Bank Song Shan… …di Kota Song Shan. Kami belum mendapat informasi lebih jelas… …terkait dengan apa yang terjadi di dalam. Kami akan terus melaporkan situasi. [Lima menit yang lalu.] Lin Yi. Jangan takut. Aku baik-baik saja. Hanya sedikit sakit. Bukankah kau tertembak? Mengapa bisa berdiri? Ya, terasa sangat sakit.
Aku seharusnya terbaring. Kau keluar banyak darah. Sial, baju kesayanganku. – Lin Yi. – A Meng. Apa ada yang salah dengan Lin Yi? Dia mengkhawatirkan bajunya. Untung aku mengatur posisi dengan baik. Peluru tertahan di tangan… …sebelum menembus perut. Harusnya tidak melukai organ dalam. Ternyata berlatih jurus Xuan Yuan ada manfaatnya.
Aku bisa saja menghindari peluru ini. Tapi jika aku menghindar… …Chu Mengyao pasti akan tertembak. Sialan! Kau pantas mendapatkannya! Ingin menjadi pahlawan? Baik. Akan aku kabulkan. Nanti akan kami jadikan kau sebagai perisai. Bawa mereka berdua keluar. Ayo, berdiri! Pura-pura mati? Cepat berdiri! Cepat! Jalan. A Meng. Buat apa bergandengan? Pacaran? Berjongkok!
Aku curiga. Ada yang coba mencari cara. Lapor. Perampok meminta polisi untuk mundur 100 meter… …dan tidak mengikuti setelah masuk mobil… …atau sandera akan disakiti. Ketua Tim. Warga adalah prioritas. Ikuti kata mereka. Penembak tunggu arahan selanjutnya. Baik. Permisi, permisi. Mereka sudah mundur, bos. Baiklah. Kau berani mengambil foto diam-diam? Ada lagi yang berlagak pahlawan.
Dengan foto ini kau pikir… …dapat menjadi bukti untuk polisi? Aku… Akan aku bunuh dia, bos. Sebagai pelajaran. Siapa yang melempariku dengan ponsel? Aku akan menemukan pelakunya. Bukankah itu ponselku? Tapi a…aku. Sudah tidak mau hidup? Aku akan temukan pelakunya. Cepat katakan siapa! Sudah cukup, bos. Waktunya tidak cukup. Kita harus segera keluar dari sini.
Jangan menggagalkan rencana awal. Xiao Liang, jalan! Pria yang tertembak itu telah menyelamatkanku. Kakak, ayo pergi. Kau, jalan! Cepat! Tenang, tenang. Ayo. A Meng. Pelan-pelan. Cepat! Dasar si tua. Aku sudah yakin dia tidak setenang itu. Misi ini tidak mudah. Perampok telah keluar. Ayo, bergerak cepat! Nona! Kau kenal dengan sandera itu?
Dia Chu Mengyao, putri Chu Pengzhan. Apa? Bagaimana… …bagaimana bisa putrinya tertangkap. Apa yang kita lakukan sekarang? Tunggu dulu. Aku hubungi inspektur dulu. Ponsel. Tapi ini ponsel terakhirku. Lapor, saya Song Lingsan. Perampok sekarang sedang bersiap pergi. Salah satu orang disandera adalah… …putri Chu Pengzhan. Apa? Sial! Penembak sudah 90 persen… …siap menembak… …para perampok.
Berarti ada resiko sepuluh persen. Jika ada kesalahan siapa yang tanggung jawab? Kau? Jangan bertindak gegabah. Lakukan dulu apa yang mereka mau. Mengerti? Baik. Biarkan mereka pergi! Nona! Tampak pewaris perusahaan Pengzhan Grup… …dibawa sebagai sandera. Keadaan sekarang sangat berbahaya. Tuan tenang dulu. Polisi akan mengurus masalah ini. Lapor. Tim dua Zhou Xiaohang…
…melihat van bernomor A74110… …berwarna abu-abu. Menunggu perintah. Ikuti mereka. Jangan sampai ketahuan. Sepintar apa pun kalian… …tidak akan tahu aku menaruh orang… …di setiap persimpangan. Saya belajar cara ini dari ketua Yang. Lapor, wakil ketua Song. Sun Xiaxia dari tim tiga. Kami melihat van abu-abu A74110. Dimana kalian melihatnya?
Di jalan Zhong Huan. Menunggu perintah. Lapor. Wang Shangjie dari tim empat. Kami melihat van abu-abu A74110. Lapor. Kami tim lima. Kami melihat van abu-abu A74110. Lapor. Kami tim enam. Kami melihat van abu-abu A74110. Wakil ketua Song, beri perintah. Ikuti mereka semua! Gawat, jatuh ke perangkap mereka. Mereka profesional. Mengapa aku meremehkan mereka?
Bila Ketua Yang di sini… …hal ini pasti tidak terjadi. Jangan sampai aku yang menangkap kalian. Cepat turun! Kau, turun! Berdiri! Sial sekali kalian bertemu denganku. Aku ingin bertanya pada kalian. Silakan. Aku tanya… …kenapa memilih dia jadi sandera? Karena tujuan awal kami… …adalah menculiknya. Merampok bank bukan misi kalian? Apa yang kalian lakukan?
Mengapa merampok bank… …jika ingin menculik dia? Cepat katakan. Kami tidak tahu. Kami melakukannya karena dibayar. Benar. Kenapa kalian mau menculikku? Kalian tahu siapa aku? Kami tidak tahu siapa kau. Kami hanya diberikan foto. Siapa yang menyuruh kalian? Sudah kubilang tidak tahu. Kami ditelepon… …lalu diberikan sebuah foto. Benar. Aku mengerti. Mengerti apa?
Mereka belum bilang siapa. Jangan biarkan mereka pergi dulu. Tidak akan ada jawabannya. Pergi kalian! Hei, Lin Yi! Mengapa kau biarkan mereka pergi? Setidaknya kita bawa mereka ke kantor polisi. Tolong bantu aku. Ada apa? Aku tidak suka berurusan dengan polisi. Lin Yi! Lin Yi! Kau kenapa? Jangan menakutiku! Lin Yi! Apa yang kau lakukan?
Melakukannya seperti Perang Iba. Hasilnya nihil! Apa yang sebenarnya terjadi? Aku juga sedang menyelidikinya. Pasti terjadi kesalahan. Brengsek! Aku minta kalian kendalikan situasi beberapa jam… …agar yang lain dapat mengancam Ayahnya. Tapi kalian mengacaukannya. Jika kita ketahuan terlibat… Tenang. Mereka hanya melakukan sesuai bayaran… …tanpa tahu identitas kita. Kita tidak akan ketahuan jika mereka tertangkap.
Lakukan tindakan pengamanan! Singkirkan yang di ujung! Apa kau mengerti? Mengerti. Kita tidak bisa di sini terus, bos. Cepat atau lambat akan ditemukan polisi. Sudah cukup! Cukup! Kau tidak lihat aku sedang menunggu kabar dari bos? Ini Guai, bos. Kalian menggagalkan rencana. Bukan begitu. Kami tidak menyangka jadi seperti ini. Tidak tahu dari mana munculnya…
…seorang yang lihai bertarung. Dalam sekejap mengalahkan kami. Ini salah kalian yang tidak mampu. Saya tahu bos tidak akan meninggalkan kami. Kita telah bekerja sama berkali-kali. Bos ternyata seorang wanita. Benar. Sebelah sini! Tadi bukan bos. Apa kita salah? Aku dengar jika bos muncul sebagai wanita… …pasti ada yang celaka. Sial. Kita ditipu.
Pokoknya selama kita berhasil melewati ini. Uang ini cukup untuk seumur hidup. Aku ikut saja. Awalnya bekerja sama, tapi pembagian tidak adil. Guai Tou membunuh Ma Liu… …lalu Guai Tou dibunuh Kakak Ji. Lalu membawa hasil curian. Salah, salah. Seharusnya… …Guai Tou ingin membunuh Ma Liu… …tapi dibunuh oleh Kakak Ji. A Meng! Shu Shu!
Kau mengejutkanku. Aku pikir tidak akan melihatmu lagi. Xiao Shu, sudah cukup. Jangan bicara sembarangan. Aku baik-baik saja di sini, kan? Maaf. Aku tidak bicara sembarangan. Apa kau terluka? Apa mereka menyakitimu? Tidak apa-apa. Tenang saja. Dokter bilang aku hanya terkejut. Tapi Paman Fu memintaku tetap di sini. Kata Paman Fu, Lin Yi yang menyelamatkanmu.
Apakah benar? Apa yang sebenarnya terjadi? Dia… Apakah itu seperti main film aksi polisi? Ternyata si penguntit bisa sehebat itu. Lalu kau masih mau mengusirnya? Dia sudah menyelamatkan kita berdua. Kakak… …kau tidak bisa bicara begitu. Tidak boleh menilai orang dari fisik. Kau mana boleh… Lin Yi! Mana ada orang sebodoh itu di dunia ini?
Menghalangi peluru dengan tubuhnya. Kalau begitu harusnya kau memanggil dia… …si penyelamat? Lin Yi! Jangan takut. Aku tidak apa-apa. Hanya sakit sedikit. Sial. Ini baju kesayanganku. Dia adalah perisai. Panggil dia ‘perisai’ saja. Kakak Perisai. Lalu dia. Dimana dia? Di ruang operasi. Pelurunya sedang diambil. Nona Chu, maaf mengganggu sebentar. Tentang kejadian hari ini…
…pihak polisi ingin minta keterangan. Aku Song. Aku tahu siapa kau. Xiao Song, sudah lama tidak jumpa. Kakakmu apa kabar? Bukan urusanmu. Silakan istirahat di kamar 507. Baik. Jika bisa mulai operasi… …tolong beritahu dokter. Baik. Nanti akan saya beritahu. Terima kasih. Anak ini. Melindungi nona dengan nyawanya. Aku sangat berterima kasih.
Tanyakan orang yang keluar masuk kamar ini. Terutama Lin Yi dan Chu Mengyao. Hei, tunggu. Ada apa? Anda siapa? Saya dokter. Wanita atau pria? Gawat, lupa ganti sepatu. Sepertinya tidak ada aturan… …dokter pria tidak bisa memakai sepatu tinggi. Sial sekali kau bertemu denganku. Aku ini pembunuh berperingkat tertinggi… …di seluruh dunia.
Kalian yang bukan bagian dari rencana… …seharusnya mati. Kalian merusak rencanaku. Yang terpenting lagi… …kalian hidup akan merusak reputasiku. Mati kalian. Apa yang terjadi? Xiao Yi, kau baik-baik saja? Permainan selesai. Semua tikus kecil… …sudah kuhabisi. Xiao Yi! Aku di sini. Pelankan suaramu. Penembak sedang melihat dari luar. Kau bisa mendekat. Segera ambil boneka itu.
Peluru datang sebelum bunyi tembakan. Jaraknya minimal 1500 meter. Peluru sebesar ini sepertinya… …dia takut aku memakai rompi anti peluru… …sehingga tidak bisa membunuhku. Dia berencana menembakku di sini. Dia sudah berniat. Sepertinya dia termasuk dalam penembak terbaik. Tapi selama perampokan di bank… …mengapa rencana itu bisa gagal? Kita harus lebih berhati-hati. Sepertinya aku…
…harus melaporkan ini ke polisi. Ini sangat berbahaya. Tunggu, Paman Fu. Jangan beritahu mereka dulu. Kenapa? Ada sesuatu lagi. Jadi maksudmu… …dia telah ditembak… …tapi masih bisa bertarung… …melawan perampok sendiri? Nona Chu. Nona Chu. Dia sangat kuat. Maksudku… …dia ahli dalam bertarung. Ah, Kakak Perisai kembali. Kenapa tempat tidurnya kosong? Dimana pasiennya?
Baru saja dikirim ke kamar jenazah. Apa? Bagaimana bisa? Pendarahan sangat banyak. Mustahil dapat hidup. Saya lihat keadaan dulu. Kakak Perisai mati? Bagaimana ini bisa terjadi? Kakak Perisai bagaimana pun… …bukan orang yang mudah mati. Xiao Shu, aku tidak ingin di sini. Aku ingin pulang. Dokter. Bagaimana kondisinya sekarang? Anda keluarga Tuan Lin Yi?
Aku rekannya. Sekarang dia… Tidak mati. Tapi. Tapi apa? Lukanya sangat dalam. Tapi beruntung dia masih selamat. Tentu saja karena keahlianku yang tinggi. Tapi. [Tapi apa lagi??] [Kenapa harus yoyo??] Wah, luar biasa! [Aku tidak tahu mengapa penulis memintaku melakukan ini.] Ada trik seperti itu. Aku baik-baik saja. [Apa artinya melakukan ini?]
Luka ini tidak seberapa. Kau membuatku kagum sekali. Lukanya begitu dalam… …tapi kau masih bisa bergerak seperti ini. Hebat sekali! Main yoyo masih mudah. Aku juga bisa menari limbo. Kau bisa limbo? Aku suka melihat orang menari limbo. Ayo, menarilah! Cukup, Li Fu! Bagus jika kau baik-baik saja. Terima kasih telah melindungi Meng ‘er.
Terima kasih. Paman Chu. Ini sudah tugasku. Sudah seharusnya aku lakukan. Xiao Yi, jika kau ada permintaan… …aku akan mengabulkannya. Sungguh? Kalau begitu… Katakan saja! Bisa traktir aku makan daging t-bone? Apa? Daging biasa juga boleh. Baiklah, daging t-bone. Daging t-bone. Bukankah kau akan membereskan masalah ini? Sudah aku bereskan. Bodoh!
Chu Pengzhan baru saja pergi ke rumah sakit… …untuk menjemput pria aneh itu. Polisi juga datang ke sana meminta keterangan. Kau masih tidak paham juga? [Cuplikan episode berikutnya.] Sakit! Kau mau apa dariku! Berikan aku celana dalammu. Dasar mesum! Kakak Perisai, sudah belum, aku lapar. Kau pagi-pagi sudah melakukan hal salah. Sampai begitu berkeringat. Bos.
Tangkap bos pabrik yang bangkrut. Menolong warga juga tanggung jawab kita. Baik, Ketua Yang.