I’ve Fallen for You | EP12【INDO SUB】 Tekad untuk Pergi| iQIYI Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] I’ve Fallen for You Episode 12 [Penginapan Baifang] Kamu lihat sudah saat seperti ini, mengapa mereka belum kembali? Kita cepat pergi. Eh, kamu sudah mendengar? Hakim daerah telah menangkap pelaku yang menaruh racun di sumur. Apa? Begitu cepat tertangkap? Tentu. Kabarnya adalah dua orang perampok

Tadi malam ingin diam-diam masuk ke rumah Tuan untuk mencelakai dia. Celaka! Ada bahaya! Cepat pergi! Aku sarankan kamu lebih baik cepat lepaskan kami. Aku adalah inspeksi yang diangkat oleh Tuan Pimpinan Kota, jika terjadi apa-apa Pimpinan Kota tidak akan memaafkan kamu! Jika melepaskanmu apakah aku akan baik-baik saja? Kamu! Mengapa kamu melakukan ini?

Apa tujuanmu yang sebenarnya? Kamu sudah hampir mati. Apa tujuan ku? Kamu tidak perlu mengetahuinya. Tunggu kamu sampai di alam baka, tanyalah kepada Raja neraka. Lepaskan mereka! Eh? Pemiliknya sudah datang. Aku menyarankan kalian lebih baik letakkan senjata dengan begitu tidak akan terlalu kesusahan. Nyalimu sungguh tidak kecil! Disini satu orang inspeksi,

Aku dan Zhao Cuo adalah anak dari Pejabat Kantor Pemerintah Selatan dan Utara, kamu ingin membunuh kami, apakah karena merasa umurmu terlalu panjang? Yang dikatakan Muka Adil benar orang sepertimu akan mati karena terlalu banyak berbicara. Aku menyarankan lebih baik kamu lebih mempentingkan situasi sakarang ini. Jangan dibujuk saja tidak mendengarkan, tetapi menerimanya dengan paksa.

Membunuh kalian memanglah targetku. Jika kalian sudah datang, maka tidak akan membiarkan kalian pergi. Untuk Pejabat Kantor Pemerintahan Selatan dan Utara aku hanya mengkambinghitamkan kematian kalian pada virus penyakit dan perampok. Begini, mereka juga tidak bisa melakukan apa-apa terhadapku. Oh ya, aku pasti akan melakukannya dengan seksama agar tidak ketahuan.

Jika begitu maka lihat apakah kamu memiliki kemampuan itu! Bai, bawa mereka pergi dulu, aku akan menyusul. Tidak bisa. Cepat lari. Pergi. Zhao Cuo! Zhao Cuo! Ayo, hati-hati. Zhao Cuo! Zhao Cuo, kamu bagaimana? Tidak apa-apa, hanya muntah darah saja. Sekarang ada pertanyaan yang sangat serius yang ingin kutanyakan kepadamu. Kelak masih memiliki banyak waktu,

Kita kabur dulu! Tidak bisa, tidak ada waktu lagi. Jika aku sudah meninggal, apakah kamu akan menikahi Bai Yifei? Zhao Cuo! Benar juga, dia tidak memiliki kekautan dan ketampanan sepertiku. Benar, dia tidak sebaik dirimu. Kamu lihat, kamu lihat. [Politik harus ketat dan bersih.] Aku sudah menyarankanmu. Untuk apa? Bunuh mereka! Zhao Cuo!

[Kantor Pemerintahan Kabupaten Baifang] Berani sekali! Orang yang berada di bawah! Kamu… Itu… Jinxin, kasus hari ini serahkan kepadamu untuk mengintrogasinya. Kamu yang membawakannya. Baik, Tuan besar. Hakim daerah Qin, bukan. Kamu bukan Qin Fang yang sebenarnya. Orang yang dibunuh olehmu dan disembunyikan pada patung dewa Taoyuan adalah Qin Fang yang sebenarnya. Bagaimana kamu mengetahuinya?

Saat pertama kali aku pergi ke Vihara, sudah merasa ada yang janggal, Jelas-jelas Vihara tersebut begitu ramai, tapi aula dan patung dewa begitu kusam. Begitu ditanyakan langsung diketahui bahwa kamu memerintahkan tidak boleh memperbaharui patung dewa. Hari itu aku mencium bau busuk mayat di aula tapi tidak menemukan mayatnya. Terdapat ruang di dalam patung,

Aku pikir alasan kamu tidak memperbolehkan memperbaharui patung dewa yaitu karena kamu menyimpan mayat di dalam patung dewa. Tadi malam aku diam-diam masuk ke dalam ruang rahasiamu, bahkan melihat papan nama Qin Fang. Mayat di dalam patung dewa itu adalah Qin Fang bukan? Kamu menyamar sebagai Qin Fang menjadi Hakim daerah di Kabupaten Baifang. Katakanlah.

Siapa identitasmu yang sebenarnya. Awalnya aku pikir rahasia ini akan terus terpendam. Tapi penyembah tua itu dia tidak mendengarkan perkataanku, bersikeras ingin memperbaharui patung dewa. Jadi kamu membunuh penyembah dan mengkambinghitamkan kepada tukang semen? Jika kalian telah menebaknya, maka aku akan menceritakan sebuah kisah kepada kalian. Aku memang bukanlah Qin Fang.

Qin Fang sebenarnya adalah Tuanku, dan aku hanyalah muridnya. Nama asliku adalah Liu Qi. Saat itu Qin Fang lulus ujian, dan diutus ke Kabupaten Baifang untuk menjadi Hakim daerah. Dia membawaku bersama dengan Nyonya, tapi Tuan tidak mengetahui bahwa aku dan Nyonya… Aku dan Nyonya sebenarnya adalah teman masa kecil, sejak kecil tumbuh dewasa bersama.

Dikarenakan latar belakang keluarga tidak bisa hidup bersama. Aku demi bisa lebih banyak bertemu dirinya, maka bersedia berada di sisinya melayani dia. Hari sudah malam, Liu Qi carilah tempat untuk bermalam. Baik, Tuan besar. [Vihara Taoyuan] Bagaimana jika kita berdua kabur saja? Aku sudah tidak tahan menjalani kehidupan seperti ini lagi. Kita cari suatu tempat,

Tempat dimana tidak ada orang yang mengenali kita, menjalani kehidupan kita sendiri, bagaimana? Baik. Demi menghilangkan bukti, aku menyimpan mayat Tuan di dalam patung dewa yang terletak pada aula Vihara. Setelah aku memikirkan dengan baik, aku memutuskan untuk menyembah Vihara ini dengan tiada henti. Aku bahkan merekrut perawat penyembah patung dewa,

Aku juga mendirikan papan namanya dan menyembahnya. Jadi kamu menggunakan identitasnya datang ke Kabupaten Baifang dan diangkat menjadi Hakim Daerah? Benar. Aku bersumpah akan menjadi pejabat yang baik, banyak membuat kebajikan sebagai pengurangan hukuman atas tindakan kejahatanku. Tapi kamu tidak habis pikir penyembah yang kamu cari tidak memberi tahumu memperbaharui patung dewa, menemukan rahasiamu.

Setelah penyembah menemukan mayat di dalam patung dewa, lalu menebak aku adalah pelakunya datang berargumen denganku. Aku…aku…. aku…juga tidak memiliki cara… Aku terpaksa. Aku hanya bisa membunuhnya! Lalu…lalu mengkambinghitamkan kepada tukang semen. Tapi ini adalah masalah lama. Mengapa kamu membuat virus menyakit pada Kabupaten Baifang? Aku tidak mengerti bagaimana kamu bisa menemukan kejanggalan pada sumur.

Karena aku menemukan akar Biluo yang tersisa di samping sumur, lalu dikaitkan dengan beberapa guci air besar yang ada pada kediamanmu. Barulah mengaitkan kedua hal ini menjadi satu. Awalnya aku hanya menebak kamu meracuni air sumur seakan-akan ada yang menyebarkan virus buatan, agar kamu bisa memblokir Kabupaten Baifang dan memudahkan kamu membunuh

Orang-orang yang ingin kamu bunuh. Lalu kamu menyuruh rumah medis membagikan obat herbal, pada obat herbal tersebut ditambahkan bubuk akar Biluo, dengan begini mengkambinghitamkan kepada Tabib di rumah medis. Tapi bagaimanapun rencanamu begitu ketat, juga akan menunjukkan celah. Sumur memiliki kemampuan untuk memberishkan air dengan sendirinya, demi mempertahankan racun akar Biluo pada air sumur,

Kamu harus menambahkan akar Biluo ke dalam sumur selang beberapa saat. Maka aku baru bisa menemukan akar Biluo yang tersisa di samping sumur. Pada saat bersamaan, demi diri sendiri tidak keracunan, kamu menyediakan jumlah air bersih yang sangat banyak pada kediamanmu. Petunjuk inilah yang membuatku mengaitkan seluruh kejadian dengan dirimu. Aku yang sudah meremehkan kalian.

Jadi kami sengaja menyebarkan informasi bahwa ada yang menaruh racun pada sumur air di desa untuk menarik perhatianmu. Lalu menyuruh Zhao Cuo dan Bai Yifei menunggu di sini agar aku bersama Jinxin mencari bukti di dalam kamarmu. Tak disangka ternyata dapat menemukan akar Biluo yang merupakan bukti konkrit. Tapi selain ini

Aku masih ada satu pertanyaan. Kamu jelas-jelas telah mengelabui semuanya menjadi Qin Fang, mengapa kamu masih ingin mengambil resiko untuk membunuh orang lagi? Tentu untuk membunuh orang-orang yang pantas mati. Siapa orang yang pantas mati? Aku tidak akan mengatakannya. Apa yang tidak akan mengatakannya? Kamu bukalah matamu dan melihat dengan baik situasi sekarang seperti apa?

Kamu bukanlah pejabat lagi. Kamu adalah seorang pelaku kejahatan! Katakanlah semuanya dengan jujur. Apa juga yang akan terjadi jika dikatakan semua? Orang di balik ini apakah orang berbaju hitam? Akar Biluo yang ada di tanganmu apakah diberikan oleh orang berbaju hitam? Kamu hanya Hakim daerah tidak akan bisa mendapatkkan benda seperti ini.

Aku menyarankan kalian lebih baik jangan menyelidiki hingga terlalu mendalam. Hari ini orang berbaju hitam itu telah kabur. Kalian anggap saja tidak pernah bertemu dengan dia. Kalian sungguh tidak mengetahui kekuatan seperti apa yang sedang kalian hadapi. Jika begitu mengapa kamu ingin membunuh orang untuk mereka? Kamu bisa terus menjadi Qin Fang bukan?

Mereka tetap saja menemukanku. Mereka mengetahui bahwa kamu menyamar menjadi Qin Fang, dan mengancammu dengan ini? Jika benar, bagaimana? Sudah sampai titik ini mengapa kamu tidak mengatakan semua kejadiannya? Beritahu kami identitas asli dari orang berbaju hitam itu, agar kami menemukan kebenarannya, maka kamu dapat mengganti hukumanmu dengan kontribusi. Baik. Aku katakan. Hakim daerah Qin!

Hakim daerah Qin! Hakim daerah Qin, kamu bertahanlah! Aku akan segera memanggil tabib untukmu. Cepat kejar! Hakim daerah Qin, kamu bertahanlah! Aku akan memanggil tabib untukmu. Kalian…kalian lebih baik menyerah saja. Kalian tidak akan menang melawan mereka. Ha…Hakim daerah Qin. Sudah tertangkap? Bagaimana? Apakah penyakit Tuan muda sudah lebih baik? Luka dalamnya sangat berat,

Butuh perawatan yang cukup lama. Jika begitu dia kapan akan sadar? Aku baru menggunakan akupuntur untuk mengobati lukanya, lalu membuka beberapa resep untuk perawatan, seharusnya tidak lama lagi akan bangun. Baiklah jika begitu. Nona Xuewei, kamu cepat berikan resep kepadaku, aku akan mengambil obat. Tidak perlu merepotkan Nona Sanqi, aku saja yang melakukannya. Jika begitu…

Jika begitu apa lagi yang bisa aku bantu? Tidak perlu. Mulai sekarang, kehidupan Zhao Cuo, aku yang akan merawatnya sendiri. Aku akan menemani di sisinya setiap saat, untuk menghindari dia terluka lagi. Apa maksud dari perkataanmu ini? Sanqi tidak akan mencelakai Zhao Cuo. Aku tidak memiliki maksud ini. Jangan bicara lagi. [Aula Quandui] Tunggu.

Aku sedikit bingung. Kamu biar aku menalarkannya dulu. Jadi kamu adalah istri yang dipinang secara resmi oleh Zhao Cuo, Duan Xuewei, teman masa kecilnya? Lalu keluar dari rumah selama delapan tahun, sekarang dia telah kembali, malahan kamu yang harus merestui mereka, dan harus pergi dari kediaman Zhao? Bukan.

Eh, bukankah kamu sangat handal dalam memutuskan kasus, tidak seperti orang bodoh. Bukan, itu adalah suamimu. Duan Xuewei juga mengapa merebut suami orang dengan terang-terangan begitu. Yang penting aku melakukan ini pasti ada alasannya. Nona Xuewei baik terhadapku dan aku juga menganggapnya sebagai teman. Oh, kamu sungguh hebat. Ini juga bisa dianggap sebagai teman?

Tapi benar juga. Aku sekarang akhirnya bisa mengerti mengapa dia marah kepadamu. Duan Xuewei lah mencintai Zhao Cuo, mencintai sampai begitu mendalam. Tapi akhirnya Zhao Cuo demi menolongmu sekarang sedang dalam keadaan tidak sadarkan diri. Aku lihat, temanmu ini akan segera menjadi musuh. Jika begitu harus bagaimana? Hm… Jika dia sebaik yang kamu katakan,

Dan kamu juga tulus ingin berteman dengannya, paling tidak kamu berbicara dengannya. Jika tidak bisa, maka minta maaf saja. Aduh, kalian ini… wanita sungguh merepotkan. Benar. Tuan Muda He, Tuan Muda He, aku lihat kamu akan menyamar hingga kapan. Eh? Mengapa kamu bisa datang? Tuan Muda He, jika kamu menjabat sebagai inspeksi,

Kasus Kabupaten Baifang telah diselesaikan, mengapa masih ikut kemari? Apa maksudnya ini? Aku sebagai inspeksi tentu harus melakukan inspeksi ke seluruh penjuru daerah. Ini juga kebetulan inspeksi ke Provinsi Selatan. Tapi aku melihat sekarang ini di Provinsi Selatan ada Nona Jinxin pasti tidak ada kasus yang tidak adil. Tapi, Provinsi Utara sangat bermasalah.

Apa maksud dari perkataanmu ini? Maksudnya seperti yang dikatakan. Aku berencana inspeksi ke Provinsi Utara, bersiaplah dan menunggu. Orang ini sungguh menyebalkan. Tapi juga tidak bisa menahannya di Provinsi Selatan setiap hari berhubungan dengan Nona Jinxi, maka aku yang berkorban saja. Jika Tuan telah berbicara, maka aku tidak akan berani membangkang. Kita berangkatlah.

Pergi ke kediaman Bai mu…. Provinsi Utara untuk inspeksi. Ayo. Mu…mu…mu…mundur. Jangan bersuara! Jangan bersuara! Aduh, beberapa rakyat nakal ini berdiri di depan Kantor pemerintahan pasti tidak memiliki niat baik. [Kantor Pemerintahan Provinsi Selatan] Akhir-akhir ini aku tidak melakukan kesalahan dalam kasus. Tuan! Tuan! Memukul oranng tidak memukul wajah! Memukul orang tidak memukul wajah!

Telur busukmu waktu itu melempariku hingga sekarang kipasku masih bau. Tuan, aku memberikan telur ayam kepada Anda. Memberikan telur ayam? Benar. Saudara aku dari Kabupaten Baifang. Aduh, dengar kabar dari saudaraku. Tuan, Anda sangat adil dan pintar. Anda telah melindungi nyawa penduduk desa dari Kabupaten Baifang. Aku mewakili semuanya untuk berterima kasih kepadamu.

Aduh, Tuan yang maha adil, terima kasih. Aduh, berterima kasih saja, untuk apa memberikan telur ayam? Apakah telur ayam kampung? Asli… Asli… Tuan, disini. Cepat, cepat, cepat. Tuan Besar, Tuan Besar, Tuan Besar. Tuan Besar Zhao, Anda sungguh berani seperti dewa, Andalah dewa pelindung di hati penduduk Provinsi Selatan ini. Terima kasih. Benar,

Tuan besar kita menyelesaikan kasus bagaikan dewa, kasus Provinsi Selatan kelak akan mengandalkan Anda. Kalian tidak memarahiku adalah pejabat brengsek lagi? Tidak marah lagi, tidak marah lagi, tidak marah lagi. Tuan, Anda telah menyelesaikan begitu banyak kasus, bagaimana mungkin masih memarahi kamu pejabat brengsek. Barang ini… Terima kasih. Menantu, kamu sungguh adalah keberuntunganku. [Kediaman Bai]

Mari, mari, mari. Semuanya letakkan di sini. Benar, benar, benar. Letakkan di sana saja. Yang dibelakang ikuti saja. Di sini, di sini. Tuan Muda He, ada apa kamu di sini? Pindah rumah. Tidak terlihat seperti itu? Pergi, pergi, pergi, jangan menghalangi jalan. Aku tahu kamu sedang pindah rumah. Tapi ini adalah rumahku!

Yang di belakang, lanjutkan. Mengapa kamu pindah kemari? Eh? Bukankah kamu menyuruhku datang ke Provinsi Utara untuk inspeksi? Jika begitu aku akan tinggal selama sepuluh hari hingga setengah bulan bukan? Bukankah kamu bisa tinggal di penginapan? Aku He Ruoyao tidak memiliki kelebihan apa-apa, hanya sangat bersih sebagai pejabat. Jika bisa berhemat maka akan berhemat. Eh,

Itu, itu, kursi kayu mahogani, pelan sedikit, sangat mahal. Kamu pikir saja, jika aku tinggal di penginapan, sehari harus menghabiskan satu dua Tael. Banyak sekali rakyat biasa yang pendapatannya tidak sampai jumlah seperti itu. Benar. Mari, mari, mari. Di sini, di sini, di sini. Letak di dalam saja. Tunggu, kamu ingin pindah ke… [Pavilyun Qiyu]

Kamarmu. Mengapa? Luas. Bisa mmenulis, menggambar, bermain kecapi. Benar, bagus sekali. Kamu bahkan mengatakannya dengan begitu masuk akal? Jika bisa menahan ini, apa lagi yang tidak bisa ditahan? Aku tidak akan menerimanya. Pindah keluar! Aduh! Tuan. Anda pindah rumah mengapa tidak memberitahu aku? Apakah Anda puas dengan kamar anakku? Sangat bagus. Aduh, Yifei,

Mengapa masih diam di sini? Cepat menyuruh pembantu untuk mengosongkan kamarmu agar Tuan pindah masuk ke dalam. Tuan, aku biasanya tidak suka membicarakan orang dari belakang, tapi Zhao Quandui pejabat tidak berguna itu selalu menangani kasus yang tidak memiliki kejelasan. Tidak seperti aku, segala catatan kasus Anda dapat melihatnya.

Baik, jika begitu kita bicarakan dengan baik malam nanti. Baik, Tuan, silakan. Baik. Eh, Tuan Besar, baju ini bagus juga. Beli dimana? Nona Xuewei tidak tahu apakah Sanqi… Nona Jinxin ada urusan apa? Aku datang untuk minta maaf denganmu. Maaf. Aku telah membohongimu sebelumnya mengakibatkan Tuan Besar salah paham terhadapmu.

Dan kasus Kabupaten Baifang kali ini, akulah yang mengakibatkan Zhao Cuo terluka. Tidak apa-apa, tidak perlu minta maaf. Tadi perkataanku yang tidak bagus. Jika tidak ada urusan lain aku akan masak obat untuk Zhao Cuo dulu. Ada urusan. Aku berharap kamu bisa memaafkanku. Aku tidak ingin kehilangan teman sepertimu. Baik. Tapi di kampung halaman kami,

Orang yang menghianati teman tidak cukup hanya mengucapkannya saja. Harus menusuk diri sendiri sekali. Begini, kamu menusuk dirimu sekali, kita tetaplah teman baik. Bagaimana? Kamu tidak apa-apa jika munafik, tapi juga bodoh. Beberapa tahun ini Zhao Cuo tidak berada di sisiku, bisa menyukai wanita yang tidak berkelas sepertimu. Aku hampir saja tidak menyukai dia lagi.

Nona Xuewei, kamu…kamu sedang mengatakan apa? Mengatakan kamu bodoh. Tapi kamu tenang saja. Aku tidak akan melepaskan dia. Semakin kamu menyukainya, aku juga semakin menyukainya. Aku tidak menyukai Zhao Cuo. Orang yang disukai Zhao Cuo adalah kamu. Aku dan dia… Kamu sungguh menganggapku sebagai orang suci? Polos hingga bisa percaya semua perkataan yang kamu lontarkan?

He Jinxin, sejak pertama kali aku bertemu denganmu, aku sudah tahu apa hubungan kamu dengan dia. Tapi awalnya aku hanya mengira dia kesepian, mencarimu sebagai penggantiku saja. Tapi dia ternyata merasa bimbang di antara aku dan kamu. Kamu malah menjadi lawan. Sepertinya, aku dulu terlalu meremehkanmu. Tapi, aku juga ingin melihat

Apakah kamu pantas menjadi lawanku atau tidak. Oh, ya, aku lupa memberitahumu. Sebenarnya saat pertama kali bertemu denganmu, aku sangat membencimu. Jadi kelak baik sahabat ataupun teman baik, ku mohon kepadamu, jangan mengatakannya lagi. Sungguh menakutkan. Wajahmu kenapa? Perlihatkan kepadaku. Kamu lepaskan, perlihatkan kepadaku. Apakah kamu bisa menutupi selamanya? Cepat! Bukan,

Kamu pergi untuk minta maaf! Wanita ini juga terlalu kejam! Salahku. Aku seharusnya tidak menyuruhmu pergi minta maaf. Ini bagaimana bisa menyalahkanmu. Kamu juga baik hati. Jika begitu kamu berencana bagaimana? Pindah dari kediaman Zhao. Pergi dari Zhao Cuo. Kamu sudah memikirkannya pergi dari Zhao Cuo? Hubungan kalian aku mencintaimu, kamu mencintainya, dia mencintainya ini

Aku juga tidak mengerti hubungannya. Begini, aku bantu kamu mengulur waktu Duan Xuewei, kamu pergi bertemu dia saja. Zhao Cuo, kamu janganlah begitu tenang. Kamu begini aku sungguh tidak terbiasa. Aku selalu mengatakan kamu menjahatiku, tapi setiap kali saat aku berada dalam bahaya, kamulah yang terus melindungiku. Mulai sekarang pembawa sialmu tidak akan merepotkanmu lagi.

Maaf. Kamu pernah mengatakan, jadi teman yang paling penting adalah kesetiaan. Kali ini akulah yang duluan mengingkarinya.