Only Kiss Without Love | EP12|【INDO SUB】iQiyi Indonesia

Only Kiss Without Love Episode 12 Tina. Hari ini terima kasih. Jika bukan karena kamu berkata baik untuk Tong Yan di hadapa Direktur Wu. Lagunya mungkin akan sia-sia. Kamu yang sia-sia. Jangan pura-pura lagiorang baik. Bukankah kamu tidak kenal Tong Yan? Sekarang mulai berkata demi dia. Artis seperti kamu ini aku sudah banyak melihatnya.

Mengikat orang supaya terkenal ya? Aku kasih tahu kamu. Orang lain aku tidak peduli. Jika berani menyentuh Tong Yan. Aku akan robek muka kamu. Apakah ini namanya gagal otak? Paman Tom. Tuan He. Ini ponsel dari tuan muda kedua buat kamu. Anda tadi keluar buat beli ponsel? Ini perintah tuan muda kedua.

Tuan muda kedua juga berkata, suruh kamu 24 harus aktif. Jika begini, lain kali terjadi sesuatu dengan Zhiya, bisa hubungi kamu langsung. Ini namanya bukan kasih aku ponsel. Dia itu kasih aku kalung eletrik anjing 24 jam. Suruh aku menjadi Haozi yang lain ya? Tuan muda kedua kali ini benar berterima kasih padamu. Terima kasih.

He He. Supir sudah pulang. Kamu ikut keluar dengan aku. Aku bilang Direktur Xiao. Aku baru saja selesai kerja. Kamu kasih aku pekerjaan lagi, ini tidak cocok bukan? Aku tadi minum bir, tidak bisa nyetir. Kalau begitu kamu mau ke mana? Aku mau ke rumah Tong Tong. Ke rumah Tong Tong?

Malam begini ke rumah Tong Tong buat apa? Ponsel Tong Tong tidak aktif. Ada yang ingin kukatakan padanya. Kalau begitu… Dia…dia bisa saja besok akan akfitkan ponselnya. Begitu malam pergi ke sana… Begitu malam ke rumah wanita juga tidak pantas. Betul tidak? Jangan pergi, jangan pergi. Kalau begitu aku bisa tunggu dia di bawah.

Tunggu sampai dia keluar. Bagaimama… Bagaimana… Bagaimana kalau aku panggil dia. Kamu ke tempat kerja tunggu dia. Kamu hari ini begitu semangat. Aku ini juga demi kakak aku bukan? Kamu antar aku pergi. Kamu. Itu adalah tempat kerja kakak sepupu aku. Kamu tunggu dia di depan. Aku sekarang pergi jemput dia. Sangat cepat. Itu… Tuan.

Maaf. Kami sudah mau tutup. Tuan. Tidak perlu cari lagi. Anda tunggu sebentar. Kenapa kamu bisa cari sampai sini? He He yang kasih tau aku. Masuklah. Begitu malam kamu suruh He He mencariku, ada perlu apa? Kenapa ponsel kamu mati? Baterai habis. Memang ada yang ingin kukatakan. Jika kedepannya kamu membelakangi aku

Bertemu dengan Xiao Junjiang, aku akan potong gaji kamu. Kenapa? Tidak kenapa. Aku hanya merasa sekarang aku mesti tambahkan ini pada kontrak. Kamu ini sangat membosankan. Kamu suruh aku keluar hanya ingin bicara hal ini. Menurut aku sangat membuang waktu. Sikap aku pagi tadi tidak baik. Maaf. Kamu sedang minta maaf padaku?

Sikap aku tidak baik, memang salah aku. Tapi kamu juga tidak semestinya di depan calon suami kamu, bantu cowok lain berbicara, bukan? Meski kita pasangan paslu. Kamu setidaknya harus membatasi mental kamu. Aku tidak peduli. Kali ini mulai dipotong dari gaji kamu. Kenapa aku dengar perkataan kamu, sepertinya kamu sedang cemburu? Tidak. Tidak kah? Tidak.

Cemburu ya cemburu saja. Bukan apa-apa. Aku bilang tidak. Sudahlah, kamu tidak. Kamu sedang selidiki Hairui? Juga bukan selidiki. Hanya saja periska dokumen mereka. Bukankan dulu mereka juga ingin ambil ahli perusahaan? Hanya saja waktu itu aku wawancarai Direktur Jiang dan bertanya padanya. Dia tampaknya kurang cocok dengan persyaratan kalian,

Sehingga ambil ahli perusahaan tidak berhasil. Belakangan ini lihat yang ambil ahli Hairui ini memang hal yang ketika kakek aku menjabat sebagai direktur. Waktu itu, Fengshang punya ambisi terhadap Hairui. Tapi pada akhirnya, setelah Direktur Jiang dari Hairui bersikeras ambil ahli perusahaan. Semua karyawan tidak boleh diganti. Persyaratan ini akan buat Fengshang

Mengalami kerugian 3 kali lipat. Sehingga pada akhirnya projek ini tetap saja gagal. Direktur Jiang sangat perhatian. Tapi aku dengar perkembangan mereka sekarang bukan terlalu lancar. Kemudian dengar dia memindahkan aset dia sendiri ke perusahaan untuk selamatkan perusahaan. Hanya saja… Ketika menghadapi kesulitan, tidak ada yang membantu. Sekarang mau dipertahankan mungkin akan sulit.

Jadi aku berpikir jika kalian ambil ahli sekarang, bukankah sangat menguntungkan? Aku merasa dulu aku sepertinya terlalu meremehkan kamu. Kamu baru merasakannya. Bagaimanapun juga Aku juga wartawan senior di dunia keuangan. Sebenarnya saat masuk ruangan ini, aku ingin mengatakan satu hal padamu. Hal apa? Bukan, kamu mau apa? Malam-malam begitu tidak cocok.

Tidak, hal ini belum aku pikirkan. Tidak bisa. Jangan… Jangan begini. Ternyata ini adalah selera seorang wartawan senior. Apa ini? Baju aku… Baju aku ini seharga 5000 Yuan. Hanya saja didiskon. Yang tertulis diatas adalah dolar. Dolar tahu tidak? Kakak Jianguo. Direktur Liu. Kasih hadiah kecil buat kamu. Semua yang ini berjumlah 1 juta Yuan.

Semuanya seharusnya kamu dapatkan. Direktur Liu. Anda terlalu sungkan. Kakak Jianguo. Kita berdua tidak perlu begitu sungkan. Siapa? Siapa? Berhenti! Di mana? Cepat. Cepat. Cepat datang selamatkan aku. Berhenti! Berhenti! Jangan lari! Berhenti! Cepat. Kakak, naik. Cepat jalan, cepat…jalan… Cepat. Kakak, ada apa ini? Jangan tanyakan lagi. Nenek siluman kasih tugas baru. Cepat…

Ada apa ini? Aku semalam lupa isi baterai. Cepat… Berhenti. Berhenti… Berhenti. Berhenti…Jalan… Mereka mengejar kita… Cepat…Jalan… Cepat… Tunggu, kendaraan tidak dikunci. Kunci apa, ayo… Kakak. Kelihatannya Tong Tong di hatimu sangat penting. Bisa buat kamu meminta untuk bertemu dengan pembeli perusahaan Will. Bukankah ini sesuai dengan harap kamu? Aku sudah kemari. Ayo. Jangan buru-buru.

Aku juga undang tamu penting, belum tiba. Siapa? Sudah tiba. Halo, Xiao. Kamu suruh dia kemari buat apa? Tong Tong adalah calon istri kamu. Calon istri direktur perusahaan Fengshang. Bertemu dengan pembeli perusahaan Will, lebih harus tunjukkan ketulusan kita. Tong Tong. Xiao. Penampilan kamu hari ini Benar-benar sangat segar.

Makin lama makin ada gaya calon istri Baiyu. Makan bersama dua bos, tidak boleh memalukan. Setuju bertemu dengan pembeli Will, kenapa tidak kasih tahu aku? Hanya makan saja. Ayo. Nanti duduk yang tenang di sini. Jangan berkata apapun. Aku bisa bantu kamu bahas soal kontrak kerja sama. Jangan meremehkan aku. Keberadaan Tong Tong,

Sudah mewakili ketulusan Fengshang. Ini kata Xiao. Sudah lewat 3 menit dari waktu yang dijanjikan. Aku benci kerja sama dengan orang yang tidak tepat waktu. Mungkin saja macet di jalan. Tunggu dulu. Sudah mau sampai. Mitra yang memenuhi syarat, seharusnya persiapkan semuanya sebelum negosiasi. Jika hanya karena macet dan tidak tepat waktu.

Ini membuktikan bahwa kemampuan dia kurang dalam mengatasi hal darurat. Orang seperti ini, tidak layak bekerja dengan aku. Aku tidak mau tunggu lagi. Tunggu sebentar lagi. Lagi pula juga sudah kemari. Mungkin saja sudah tiba. Lama tidak bertemu. Kalian kenal? Hathaway? Kenapa kamu di sini? Baiyu, aku kembali. Hathaway, kamu pilih kasih.

Di mata kamu hanya ada Baiyu malah lupa teman lamamu. Lama tidak bertemu. Tong Tong, di sini tidak ada urusan kamu. Kamu pulang dulu. Aku baru saja tiba langsung pergi. Tidak bisa. Aku masih belum berkenalan dengan Tong Tong. Kamu adalah Tong Tong ya? Pernah dengar Baiyu menceritakan kamu. Namaku Hathaway,

Adalah calon istri Baiyu yang sebenarnya. Kamu tidak keberatan kan? Aku dan Junjiang, Baiyu sejak kecil dewasa bersama. Pasangan sejak kecil, hubungan baik sejak kecil. Senang berkenalan dengan kamu, Halo. Baiyu. Di mana sopan santun kamu? Tong Tong, sini. Kamu adalah pembeli perusahaan Will? Baru saja duduk langsung bahas kerjaan. Sangat merusak suasana. Betul.

Yang ambil ahli perusahaan Will adalah investasi perusahaan kecil di bawah perusahaan Kai kami. Beberapa waktu lalu, Aku dengar perusahaan Will yang kalian beli bermasalah. Jadi minta izin dan khusus kembali untuk membantu kamu. Kita semua sudah lama tidak bertemu. Aku sarankan. Kita minum dulu. Tunggu. Gelas pertama ini, aku bersulang untuk Tong Tong.

Terima kasih di saat aku tidak ada, bantu aku menjaga Baiyu. Soal gosip dulu, untung ada kamu. Biaya kontrak pasangan, jika yang dikasih Baiyu kurang. Kamu bisa kasih tahu aku. Aku akan menggantikan untukmu. Sudahlah. Kita mau bahas urusan kerjaan. Kamu di sini kurang cocok. Pulang dulu saja. Baik. Tidak mengganggu lagi. Kalian makan saja.

Kamu tidak perlu antar. Dia bisa pergi sendiri. Benar kata Direktur Xiao. Aku bisa pergi sendiri. Kalian makan dulu. Antarkan saja. Tong Tong. Tong Tong. Maaf. Maaf apa? Jika aku tahu pembelinya adalah Hathaway. Aku hari ini tidak akan undang kamu ke sini. Aku dan Xiao Baiyu hanya kontrak pasangan saja.

Kamu juga sudah tahu dari awal. Keluarga Kai dan keluarga Xiao adalah perkawinan keluarga. Kakek yang memutuskannya sejak awal. Rahasia ini semua orang Xiao sudah tahu. Kelihatannya, aku sendiri yang sedang akting dengan Xiao Baiyu. Sangat memalukan. Kamu jangan berkata begitu. Kamu benar sudah banyak membantu Baiyu. Tapi kali ini Baiyu mengalami masalah,

Sepertinya hanya Hathaway yang bisa bantu dia atasi. Meski kakek betapa memanjakannya. Soal perkawinan keluarga, semua sudah diputuskan sejak awal. Yang penting masalahnya terselesaikan. Yang penting masalahnya terselesaikan. Orang aslinya telah kembali. Aku juga tidak perlu akting lagi. Berhasil mundur. Akhirnya sisa kita berdua. Kita sudah lama tidak makan berduaan seperti sekarang. Mari, cepat cicipin.

Aku khusus memesan hidangan laut buat kamu Jangan akting lagi. Aku tahu pertemua ini, kamu dan Xiao Junjiang yang merencakannya. Jika kamu ingin langsung keintinya, kalau begitu aku tidak berbelit-belit lagi. Jika perusahaan Fengshang kalian tertarik dengan perusahaan Will. Aku bisa menandatangani kontrak transfer segera. Syaratnya, umumkan pertunangan kita. Kamu jangan melihat aku seperti itu.

Aku sudah menunggu kamu 3 tahun. Waktu kita sangat berharga. Jika kamu tidak bersedia menunggu. Tidak perlu tunggu. Aku kasih kamu waktu 3 hari. Aku tahu emosi kami. Hal yang aku, Hathaway putuskan. Tidak ada kata jika. Hati-hati. Terima kasih. Yin Haoxi. Kenapa kamu di sini? Pertanyaan ini seharusnya aku yang tanyakan padamu. Tuan Xiao.

Tengah malam antar pacar adik pulang. Ini bukan tindakan yang seharusnya dilakukan oleh saudara, kan? Aku pikir, ada hal yang Baiyu tidak akan mundur selangkah pun. Soal keluarga Xiao kami, tidak perlu repotkan dokter Yin. Sudah pulang. Tong Tong. Xiao Baiyu yang antar kamu pulang ya? Bukan. Kakak, Kakak. Kamu pergi dulu, kamu pergi dulu.

Kamu cepat pergi… Kakak. Lindungi Kakak bersama-sama. Bro, Bro. Sudahlah. Kami ada urusan kerjaan. Kamu di sini kurang cocok. Pergi dulu. Kakak. Kakak, kamu pergi dulu, kamu pergi dulu. Biar aku saja. Kamu pergi dulu. Kamu pergi dulu. Kita berdua bareng saja. Kenapa kamu yang pergi dulu? Tong Tong kamu punya penyakit ya?

Beraninya kamu pukul bintang artis? Ayah… Di rumah ini apa tidak ada yang mengurusinya? Kenapa begini? Ini… Ini ada yang tidak beres. Tong Yan, apakah kamu buat dia marah? Apa kaitannya dengan aku? Aku buat dia marah? Datang-datang langsung berantas rambut aku. Tunggu aku terkenal, Aku akan suruh puluhan ribu fans balas dendam aku.

Semuanya satu keluarga, buat apa balas dendam? Cepat. Pergi ke kamar kakak kamu lihat apa yang terjadi. Tidak. Kamu lihat dia ini. Aku ke sana bukankah bisa mati? Kamu cepat. Ayo, anak pintar. Cepat kemari, cepat kemari. Cepat kemari, cepat kemari. Pintar. Cepat… Sini, makan. Pergilah. Cepat… Kenapa dia? Kakak. Pergi! Baik. Kakak.

Aku tiba-tiba ingat sebuah lagu. Aku nyanyikan untukmu. Biar kamu senang. Nama lagunya adalah “Pasangan sejak kecil”. Pasangan sejak kecil. Pasangan sejak kecil. Aku dan kamu pasangan sejak kecil. Adalah pasangan sejak kecil. Pasangan sejak kecil. Kita berdua… Tidak suka ya. Aku masih ada cadangan. “Hubungan baik sejak kecil.” Kamu pasti suka.

Hubungan baik sejak kecil. Hubungan baik sejak kecil. Aku dan kamu berhubungan baik. Semuanya teman baik. Hubungan baik sejak kecil. Hubungan baik sejak kecil. Kita berdua… Jangan pukul muka. Artis terkenal. Sengaja ya. Pasangan sejak kecil ya? Hubungan baik sejak kecil ya? Begitu banyak peribahasa dalam mandarin.

Kenapa tidak tulis “Burung terbang ke arah yang berbeda”? Kamu jangan nyanyi lagi. Baiklah. Indra kamu yang begitu rumit Juga tidak bisa menutupi IQ polos kamu. Lagu seperti ini bisa dituliskan? Pergi! Pergi! Pergi…! Jangan tulis lagi.