Only Kiss Without Love | EP8|【INDO SUB】iQiyi Indonesia
Only Kiss Without Love Episode 8 Baik, terima kasih. Bagaimana situasinya sekarang? Penawaran sudah berakhir. Objek penawaran dibeli oleh perusahaan lain. Selesai, sudah berakhir. Gara-gara aku. Aku sudah mencelakai kalian, Sampai tidak bisa menyelesaikan tugas akuisisi. Kali ini kecelakaan. Kamu juga jangan menyalahkan diri sendiri. Kali ini bukan kecelakaan. Aku harus menemukan pelakunya. Tiffina
Nona Tong memang berbakat. Aku kira kamu yang begitu lemah tidak bisa bertahan sama sekali. Angin dingin di pegunungan Alpen. Sungguh akan bikin aku mati. Tidak semudah itu. Benar. Aku lupa. Semangat hidup rumput liar selalu kuat. Baru saja selamat dari kematian, sebaiknya menghemat tenaga dan beristirahat. Ini rumah sakit. Jangan berteriak keras.
Kagum , aku sungguh mengagumimu. Kamu hampir membunuh aku dan Xiao Baiyu. Sampai akuisisi Fengshang gagal. Kamu sekarang masih bisa begitu tenang. Bagaimana kamu melakukannya? Kamu, kamu bilang apa, aku tidak mengerti. Tidak bisa memahaminya? Kalau begitu aku jelaskan kepada kamu. Aku, begitu kembali ke Tiongkok, semua yang kamu lakukan kepadaku, akan diberitakan keluar.
Aku mau lihat, Akankah Perusahaan Fengshang, bekerja sama dengan yang merugikan bisnisnya. Aku juga ingin melihat Tuan besar Xiao, bagaimana menghadapi orang yang menyebabkan cucu kesayangannya terluka. Xiao Baiyu terluka gara-gara kamu. Tidak ada hubungannya dengan aku. Benar. Kamu benar tentang itu. Xiao Baiyu memang terluka saat menyelamatkanku. Tapi, Orang harus memiliki hati nurani.
Jadi orang harus welas. Kejahatan, akan dibalas kejahatan. Habislah kamu. Sembarangan! Tong Tong, kamu Kamu mengambil karier sendiri, untuk bercanda? Lihatlah dirimu, lihatlah itu. Lihatlah koran-koran ini. Dan apa yang tertulis di majalah?! Kamu bacakan untukku, kamu lihatlah! Kamu seorang reporter. Berkencan atas nama perjalanan bisnis. Wawancara tidak selesai, malah menjadi tokoh dalam berita.
Kepala Redaksi redaksi. Anda jangan marah. Tong Tong, dia juga tidak terlalu beruntung. Walaupun laporan penawaran sudah hancur, Tetapi laporan KTT Pengusaha, dia masih disambut dengan baik. Kamu masih berani memohon untuk dia. Lihatlah dirimu sendiri. Xiao Baiyu menempatkan situs kita di belakang, dimarahi sampai sistem berhenti. Setelah ini bagaimana untuk pemeliharaannya?
Apakah masalah server sistem juga salah aku? Apa yang baru saja kamu katakan? Sini, sini, lebih keras. Sampai kedengaran di telingaku. Sini, sini. Katakan padaku. Yang kencang! Kalian berdua. Renungkan di sini. Sebelum habis, aku ingin mendengar hasil introspektif kalian. Kalau tidak ada hasil yang baik, pergi saja. Tiffina ini ternyata adalah orang jahat.
Dendam ini harus aku balas. Kakak, Kamu tidak berpikir kita seperti ini sekarang, apakah seperti berkabung dengan 10 tahun lalu? Kak Hua. Semua orang katakan situasinya sering berganti-gantian. Tapi situasi kita berdua, kenapa tidak bisa membaik? Siswa no 4. Tong Tong. Sini, sini, sini. Salam, guru. Adik kecil. Kamu ada pertunjukan bakat khusus apa
Bisa jadi wakil siswa luar biasa dari Olimpiade? Ada. Aku, Aku menyiapkan pertunjukan sulap. Silakan mulai pertunjukan kamu. Pertunjukan aku adalah mengubah orang hidup. Siswa, Kamu juga tersingkir karena program bakat. Bukan. Guru itu menganggap nama aku terlalu kuno. Takut orang di luar negeri pikir, kita masih hidup sebelum reformasi ekonomi.
Halo, nama aku Tong Tong. Halo, Niu Honghua( bunga merah). Memang kuno. Jadi, Kamu dan tuan kaya itu sama sekali tidak, menulis puisi cinta di atas salju? Selalu merasa bukan orang dari dunia yang sama. Sayang sekali. Tong Tong, seorang pria mencari kamu. Reporter Tong. Xiao. Kenapa kamu ke sini? Bisakah keluar bersamaku untuk minum?
Baiklah. Ini teman baik aku, Niu.. Dina. Senang bertemu denganmu, Dina. Senang bertemu denganmu. Kami pergi dulu. Ayo. Sup pir mereka benar-benar sempurna. Setiap datang dengan rekanku akan memesannya. Kamu sungguh tidak mau coba? Melihat nafsu makanmu begitu baik. Aku lega. Apa yang bisa aku lakukan? Paling-paling, aku diomelin oleh penyihir tua itu.
Xiao Baiyu, bagaimana keadaannya sekarang? Telah pergi ke rumah sakit untuk diperiksa. Tidak ada yang serius. Masih perlu istirahat selama beberapa hari lagi. Baguslah kalau begitu. Untungnya, kali ini ada dia. Sebenarnya, masih ada yang mau ditanyakan. Apa? Menurut pekerja di lapangan salju, Ketika menemukan Baiyu. Ada seorang pria di sebelahnya.
Apakah kamu tahu siapa pria itu? Pria? Aku tidak tahu. Mencari pria itu untuk apa? Tidak apa-apa. Karena pihak lain menyelamatkan Baiyu. Aku harus berterima kasih padanya. Sebenarnya, menurut aku. Mungkin dia suka berbuat baik tanpa tinggalkan nama. Bagaimanapun, aku pikir orang baik ini, akan selalu ada karma baiknya. Tidak perlu terlalu dipikirkan.
Nyonya bos, mau bayar. Akhir- akhir ini kamu terkenal. Terkenal? Nona di gedung kantor kami berapa hari ini, keluar masuk, mengatakan masalah kalian ini. Bisakah tidak tahu? Hal-hal baik tidak keluar. Hal-hal buruk melewati ribuan mil. Banyak gosip. Sekelompok gosip menyebalkan. Dengar kalian telah terluka dalam hal ini. Tidak apa-apa? Bukan masalah besar, masih baik.
Apakah semua baik-baik saja? Orang baik selalu akan dibantu langit. Ok, baiklah. Baguslah kalau tidak apa-apa. Nyonya Bos. Ini putramu. Sangat tampan. Masih muda. Ya. Sayang sekali sudah tidak ada. Maaf, nyonya bos. Tidak apa-apa. Aku masih ada urusan di dapur. Aku sibuk dulu. Ayo, aku antar kamu kembali ke kantor. Baik. Direktur Xiao.
Orang kami sudah ke resor ski untuk menyelidiki. Papan salju yang anda gunakan saat itu, karena jatuh di daerah liar, jadi tidak bisa ditemukan. Tetapi dari para pekerja diketahui, ketika kamu ditemukan, ada seorang pria misterius di sebelah Anda. Siapa itu? Menurut deskripsi mereka. Kami mencari orang untuk membuat potretnya. Anda lihat.
Bantu aku temukan orang ini. Baik. Ada tamu di luar mencari Anda. Dia bilang marganya Tong. Kakak ipar. Rumahmu paling bergaya yang pernah aku lihat. Suka? Kalau suka, Aku menyambut kamu untuk sering main ke sini. Kakak ipar. Kamu ingin kakakku sering main ke sini? Coba katakan. Kamu dan kakakku sudah berkembang sampai mana?
Menurut kamu harus sampai mana? Aku kira, menurut pengalaman kalian yang telah melewati banyak hal setidaknya sudah ciuman belum?. Kakak ipar. Meskipun Tong Tong adalah kakak kandungku. Tapi sebagai adik yang terkasih, masih harus mengingatkan kamu. Berhati-hatilah saat memasuki pasar. Apakah kamu tahu sesuatu? Aku mana bisa tahu apa.
Karena aku tumbuh bersama Tong Tong sejak kecil. Dia ada apa, aku tidak tahu? Kamu dengarkan. Dia bermain ponsel di toilet, pintu tidak ditutup. Aku akan percaya semuanya sudah berakhir. Akhir minggu berbaring di sofa, sambil makan makanan ringan sambil kentut. Aku sudah terbiasa dengannya. Kakak ipar. Selama kamu ingin tahu.
Aku bisa memberitahumu apa saja. Aku masih punya sesuatu. Ingin kamu bantu. Direktur Wang. Anda jangan marah. Bai Yu, dia terluka. Masih perlu istirahat. Kamu bilang, bisakah hal ini membuat orang tidak marah? Untuk kencan, kerja tertunda. Penawaran ini gagal. Kamu bilang, sekarang bagaimana? Bahkan rapat pemegang saham pun tidak ikut. Baiklah. Aku melihat Fengshang.
Cepat atau lambat akan hancur ditangannya. Direktur Xiao, laporan untuk Anda. Nona Tong normal dalam dua hari ini. Pagi ini, aku masih bersama Pak Da Xiao. Bertemu sendirian. Haruskah aku pergi menemuinya? Kamu yang mencariku duluan. Bukan aku yang mau menemuimu. Tuan muda kedua. Nona Tong tiba. Biarkan dia ke sini. Baik. Masuk.
Apa yang kamu pegang di tangan kamu? Hadiah untukmu. Terima kasih telah menyelamatkan aku di Swiss. Hadiah yang kamu berikan padaku. Apa itu? Lihatlah. Aku tahu, terhadap hadiah yang kamu berikan, tidak banyak berharap. Apa ini? Kenapa? Aku kasih tahu kamu. Hadiah ini walaupun tidak terlalu mahal. Tetapi ini sangat praktis. Ini disebut celana gips.
Bukankah kakimu digips? Aku lama menemukannya di internet. Kamu biasa berpakaian seperti ini, tidak nyaman. Celana ini sangat praktis dan nyaman. Lihat, Buka saja. Robek menjadi beberapa bagian. Lalu, kamu berbaring di sana. Masukkan kaki kamu. Aku akan menekannya ke dalam. Lihat, setelah ditekan jadi tertutup. Sangat praktis. Kamu tidak mengenakan celana ini saat ini.
Kapan kamu memakainya? Lihat. Sini, sini, aku kasih kamu coba. Aku kasih kamu coba. Cobalah Tidak. Cobalah. Mati pun aku tidak akan memakai barang ini. Cobalah, sungguh. Aku tidak akan pernah memakainya. Kamu percaya padaku, ini sangat bagus. Maaf. Aku akan menerima hadiah terlebih dahulu. Jangan memakainya hari ini. Kemudian, kamu ingat untuk memakainya besok.
Itu, kamu hari ini cari aku ada apa? Kamu sudah lihat beritanya. Sudah. Jadi kamu tidak berpikir, apa yang harus kamu lakukan? Aku pikir begini. Aku pikir itu adalah reporter, dan warganet yang menulis sembarangan. Jangan terlalu dipedulikan. Jangan masukkan di hati. Tapi aku peduli. Tapi apa yang mereka katakan tidak ada salahnya.
Kakimu terluka karena menyelamatkanku. Dan akuisisi Fengshang, benar-benar tertunda karena hal ini. Jadi biarkan mereka mengumpat beberapa patah kata. Bagaimanapun, aku mampu menahannya. Jadi kamu tidak punya rencana sama sekali. Tindakan apa yang kamu lakukan atas kesalahanmu? Aku membuat kesalahan? Karena kesalahanmu, sehingga aku menderita kerugian besar. Namun mengingat kemampuan finansialmu.
Tidak ada cara untuk mengganti rugi. Dan sekarang, kamu masih tunangan aku. Jadi di minggu depan, aku ingin kamu membayar dengan tenagamu. Datang ke rumahku untuk mengurus makananku, sampai aku sembuh. Apa? Tetapi aku masih harus ke kantor untuk bekerja. Karena kamu, aku sekarang juga tidak bisa bekerja. Bisakah aku menjadi sepertimu?
Kamu adalah bos besar, aku adalah karyawan kecil. Aku tidak peduli. Lalu aku harus membiarkan Will, untuk menghitung kesalahan kamu, kerugian terjadi pada aku, dan kompensasi mental. Ada lagi biaya pengobatan. Baik, baik, baik. Bagaimana kamu bisa seperti ini? Kamu kasih aku waktu sehari. Aku akan cari cara untuk membereskan penyihir tua itu.
Aku menunggumu lusa di waktu ini. Kakak. Kamu sudah menghela napas setengah hari. Apa yang kamu lakukan? Bisakah kamu berhenti? Kalau aku bilang kepada penyihir tua itu, aku melakukan operasi pembesaran payudara. Minta cuti 1 minggu, bisakah dia? Abaikan. Dadamu itu, Kenapa tidak setengah tahun? Aku bilang serius. Aku juga serius. Enyahlah.
Kamu cuti seminggu buat apa? Xiao Baiyu, kan kakinya terluka. Dia ingin, Ingin ingin harus aku yang merawatnya. Kenapa aku merasa belum menikah, sudah ada perasaan jadi istri dan ibu yang baik. Bukan istri dan ibu yang baik. Hanya terpaksa. Tong Tong, seorang pria tampan mencarimu. Sini, sebelah sini. Ada masalah cari aku kapan saja.
Terima kasih. Sama-sama. Apa yang kamu lakukan di sini? Ternyata memang mimpi. Tidak sakit sama sekali. Kakak. Kamu mencubitku. Bagaimana mau sakit? Ini bukan mimpi. Kakak. Ini, kenapa? Kakak. Adikku. Pria gemuk dengan kacamata. Lelah aku. Aku lelah. Pria gendut, jangan makan lagi. Sini. Menari dengan kakakmu. Gemuk sampai seperti ini. Mengapa kamu mencari aku?
Kakak. Aku ada yang sangat sangat sangat penting ingin memohon padamu. Jika masalah ini kamu dapat membantu aku. Apapun itu aku janji akan penuhi. Ada niat jahat tersembunyi. Pasti tidak ada hal baik. Katakan. Xiao Baiyu memberitahuku. Jika aku membantunya bertemu kamu sebagai pria, dia akan membiarkan aku jadi model Fengshang. Kamu cari,
Kamu cari mati? Kamu masih ingin mengkhianati aku? Aku tidak melakukannya. Aku bilang akan pertimbangkan. Kamu berani mempertimbangkan Kamu berani mempertimbangkan Aku kasih tahu kamu. Jika kamu berani menjual aku ke Xiao Baiyu. Aku akan potong gulungan domba di kepalamu kamu percaya tidak. Baik, baik. Aku mengerti. Aku akan pergi dulu. Aku pergi dulu. Enyahlah.
Tidak makan dan minum langsung pergi. Kenapa langsung pergi? Aku belum berbicara dengannya. Kemudian hari akan ada kesempatan, baiklah. Lalu teman baikku. Kapan bantu aku ketemu Tong Tong lagi? Apa untungnya? Urusan cuti kamu. Aku akan membereskan dengan penyihir tua itu. Sepakat. Halo. Halo, apakah kamu Tong Tong? Aku tidak membeli asuransi.
Aku tidak mampu beli asuransi. Tidak dapat memindahkan orang, tidak ada uang. Mohon kamu membiarkan aku pergi. Jangan panggil telepon ini lagi. Tapi aku tidak bisa melepaskan adikmu. Adikku? Apa maksudmu? Aku kasih tahu kamu. Tong Yan sekarang ada di tangan kami. Kami menculiknya. Penculikan!? Mengapa kamu menculik Tong Yan? Tidak mengapa.
Hanya karena dia adalah bintang rock. Bukan, kalian… Kalian membuat kesalahan. Dia superstar internasional apa? Dia adalah seorang penyanyi yang tak ternama. Bahkan tetangga sebelah tidak mengenalinya. Kamu pikir kami buta. Sangat tampan dan berbakat. Popularitas dan kekuatan dalam satu. Berbakat, bersinar, dan cerdas. Penyanyi humoris bagaimana bukan idola. Kamu sudahlah. Jangan bicara omong kosong.
Adikmu ada di tangan kami sekarang. Setelah setengah jam, Kamu datang sendiri ke hutan Taman Chengnan. Apa yang ingin kalian lakukan? Kamu berbuat apa pada Tong Yan? Bawa uang ke sini. Masalah yang bisa selesai dengan uang bukan masalah. Hanya kamu sendiri yang boleh datang. Jika kamu berani memberi tahu polisi, atau telepon siapa saja.
Kami segera, memotong satu jarinya. Jangan! Jangan, jangan! Jangan gegabah! Jangan potong jarinya. Berapa yang kamu inginkan? Aku akan menyiapkannya. Yang aku mau tidak banyak. 400.000 4…, tidak Aku tidak punya 400.000. Aku dengar kamu adalah wanita cantik. Jika kamu cantik seperti peri, kami bisa pertimbangkan untuk kasih diskon. Kakak, jangan percaya mereka.
Mereka semua adalah binatang. Mereka akan memperkosa kamu. Tong.., Tongyan! Tong Yan, kamu baik-baik saja? Tidak perlu omong kosong. Setelah setengah jam di hutan Taman Chengnan. Jika kamu tidak datang, Kamu tunggu untuk mengambil jari adikmu, diformalinkan. Jangan..jangan. Halo. Halo. Aku seorang jenius. Nomor yang Anda panggil tidak aktif. Bagaimana ini? Bagaimana? Penculikan Tong Yan.
Silakan ambil uang kertas Anda. Hati manusia susah ditebak. Jangan biarkan harta dirampok, juga diperkosa. Tidak benar. Aku sekarang seorang pria. Takut apa? Abang. Kamukah? Ikut aku. Tunggu sebentar. Untukmu. Adikku tidak bernilai 400.000. Aku juga tidak. Inilah harganya. Lepaskan adikku. Adikmu? Orang yang kami cari adalah Anda. Ini sudah semua. Hanya ini saja.
Aku tidak punya 400.000 sekarang. Aku akan memberimu sisanya. Ikut aku. Kasih tahu kamu, abang. Penculikan juga ada aturan. Tidak pernah dengar ada beli satu gratis satu.