Only Kiss Without Love | EP7|【INDO SUB】iQiyi Indonesia
Only Kiss Without Love Episode 7 Ide ini bagus. Kita 1 tim berdua. Aku dan Tiffina 1 tim. Baiyu, kamu dan Tong Tong 1 tim. Tidak perlu. Kemampuan dia terlalu rendah. Kalian berdua 1 tim. Aku sendiri juga bisa menang. Baiyu, kamu sangat tidak menghargai Tong Tong. Dia hanya seorang gadis. Tiffina,
Hanya meluncur salju saja. Kamu tidak usah berlebihan. Yang penting senang kalau keluar main-main. Baiklah, Nona Tong. Nanti kita ketemu di kaki gunung. Kamu jangan mengecewakanku. Aku makan lagi. Semangat. Baik. Semangat, semangat. Kamu diam saja di jalur salju, tidak boleh pergi ke tempat lain. Datang ke Swiss tanpa main ski, bukannya itu membosankan?
Baik, aku tidak takut. Nona Tong, Xiao Baiyu bukan seorang pria yang gampang bergaul. Dengan latar belakang Xiao Baiyu, pasangannya pasti orang yang bisa membantu keluarganya. Dan keluarga Kai siling adalah yang dia butuhkan. Kamu tidak boleh singkirkan rintangannya. Kamu tidak boleh bantu dia lawan musuhnya. Kamu bukan sekutunya, apalagi menjadi ketergantungan dia.
Kamu tidak punya apa-apa yang bisa jadi taruhan. Mending cepat tinggalkan pertaruhan ini. Aku sama sekali tidak pernah berpikir ikut dalam pertaruhan kelas atas seperti kalian. Apalagi menjadi taruhan orang lain. Aku juga tidak ingin tahu transaksi kalian. Kamu kalah. Besok adalah tawaran akuisisi perusahaan Will. Bagaimana persiapan kamu?
Ini seharusnya bukan urusan yang harus dipahami oleh departemen hubungan masyarakat kalian. Aku mengingatkan kamu sebagai pemegang saham. Akuisisi perusahaan Will adalah rencana paling penting Fengshang tahun ini. Jika kamu gagal, kamu akan sulit jelaskan ke dewan direksi. Kamu tidak usah banyak berpikir soal itu. Kalau soal keluarga Kai Siling membantu Fengshang
Buka cabang di Inggris, apakah perlu bantuan aku? Apa yang akan kamu lakukan? Melepaskan Tong Tong dan ikuti perintah atau tetap jadi Pangerannya Cinderella? Hari ini kamu mau menemani Tiffina bermain ski, pastinya kamu sudah tahu syarat yang sudah ditentukan keluarga Kai Siling? Di mana Tiffina? Seharusnya bersama Cinderella. Aku tidak mengerti,
Kenapa kamu masih bisa akting? Aku benar-benar tidak mengerti, Apa kemampuan kamu sampai bisa jadi calon istri palsu Xiao Baiyu. Aku tidak mengerti maksud kamu. Di sini cuma kita berdua. Kita tidak usah terus berbelit-belit seperti ini. Kamu dan Xiao Baiyu sama sekali tidak ada rasa cinta. Yang ada paling selembar surat kontrak hukum.
Lupa kasih tahu kamu, kakakku Hathaway adalah calon istri Xiao Baiyu yang asli. Hanya dia yang bisa sama Xiao Baiyu di meja taruhan untuk berjuang bersama. Aku tidak peduli siapa suka siapa. Aku mau pergi. Walaupun kamu cuma pengganti, tapi aku mau mengingatkan kamu. Jangan incar sesuatu yang sama sekali tidak bisa kamu dapatkan.
Kegagalan terbesar dalam hidup adalah tidak bisa melihat diri sendiri dengan jelas. Ternyata saat turun salju begitu sunyi. Jatuh dengan suara yang kecil. Sama seperti hatiku, pecah tanpa suara. Mengapa matanya perih? Salju Juli Mungkin karena salju terlalu putih. Terlalu terang. Membakar mataku. Jatuh di tanah Atau kebenaran yang tidak pernah aku perhitungkan, Dunia Pelupa
Menusuk hatiku. Masa lalu menghilang Kenapa aku merasa sedikit pengkhianatan? Trem berbunyi Apakah aku benar-benar jatuh cinta sama dia tanpa sadar? Tidak tahu buru-buru Ternyata masih menantikan ketulusan dia untukku Bolak-balik beberapa kali dan kesayangan. Kamu ada di mana? Salju Juli Dasar Xiao Baiyu. Terlambat untuk bernyanyi Tong Tong, kamu di mana?
Kesadaran diri dingin dan hangat Kamu tidak boleh terjadi sesuatu. Tunggu aku. Aku pasti akan menemukan kamu. Di kehidupan ini Aku ada di jalan Jejak kaki meninggalkan harapan yang tinggi Menitip ke bintang-bintang di langit Menjadi kuat bersamamu Tolong! Tolong! Dia bilang yang dia butuh adalah orang yang bisa bantu keluarga dia.
Dan keluarga Kai Siling kami adalah persis apa yang dia butuhkan. Kamu tidak boleh singkirkan rintangannya. Kamu tidak boleh bantu dia lawan musuhnya. Kamu bukan sekutunya, apalagi menjadi ketergantungan dia. Tong Tong. Tong Tong. Tong Tong, bangun. Tong Tong, Tong Tong! Tong Tong! Cepat bangun, bangun! Tong Tong. Tong Tong, jangan takut. Jangan takut.
Jangan takut, ada aku di sini. Bangun. Ada aku di sini, ada aku di sini. Jangan takut. Tong Tong, bagaimana keadaanmu? Xiao Baiyu. Xiao Baiyu, apakah aku sudah mati? Nyawamu selama 2 bulan ini milik aku. Aku tidak izinkan kamu mati. Jangan takut, ada aku di sini. Kaki, kaki tidak bisa bergerak. Kaki. Kaki.
Jangan takut, ada aku di sini. Sepertinya aku tidak bisa jalan. Tunggu kakimu membaik, aku segera bawa kamu pergi. Aku ingin tanya sama kamu. Bukannya kamu bilang masalah kontrak tidak boleh kasih tahu orang lain? Kamu… kenapa kamu kasih tahu Tiffina? Kamu ingat. Tidak peduli apa yang dikatakan, dilakukan orang lain.
Kamu cukup percaya sama aku, percaya kata-kata yang sudah aku bilang ke kamu. Apakah kamu mengerti? Tidak bisa begini terus. Aku luncur sambil gendong kamu. Kenapa Xiao Baiyu begitu lama masih belum balik? Apakah terjadi sesuatu? Tergantung kamu melakukan apa ke Tong Tong. Aku melakukan sesuatu ke Tong Tong?
Aku tidak suka nada bicara kamu dengan aku. Bukannya begitu? Kalau sifat Xiao Baiyu, tidak peduli Tong Tong ada di mana, dia pasti tidak akan menyerah kalau tidak ketemu dia. Apalagi di lapangan salju yang besar ini. Kalau terjadi kecelakaan, juga tidak bisa buat apa-apa. Apa maksudmu? Datang ke lapangan salju ini adalah ide kamu.
Sekarang kamu lempar batu sembunyi tangan. Aku kasih tahu kamu, aku tidak punya alasan untuk celakai Xiao Baiyu. Tiffina, santai saja. Aku hanya bercanda denganmu. Kalau mereka belum kembali sebelum malam, aku akan suruh orang untuk cari mereka. Lelucon kamu tidak lucu. Xiao Baiyu, kamu cepat bangun. Apakah sudah ketemu? Terima kasih. Sampai jumpa.
Masih belum ketemu? Belum. Kalau terjadi sesuatu pada Baiyu, kamu jangan pikir untuk menghindar. Ibu, aku tidak ingin pergi. Di dalam ada kakek dan abang kamu. Di sinilah rumahmu. Kamu bisa tinggal bersama kami? Ibu. Seterusnya kamu jangan cari aku lagi. Kamu hiduplah dengan baik bersama keluarga kamu. Ibu, aku tidak mau. Ibu, jangan pergi.
Jangan pergi! Jangan tinggalkan aku! Aku tidak akan meninggalkanmu. Bangun. Bangun. Anak, bangun. Bangun. Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu baik-baik saja? Anak, bangun. Baiyu. Anak, Bangun. Xiao Baiyu. Baiyu. Xiao Baiyu. Cepat, cepat. Cepat. Cepatlah. Jangan sentuh dia. Baiyu. Baiyu. Baiyu. Dokter, apakah cedera adikku parah? Adik kamu harus segera operasi.
Apakah di sampingnya ada perempuan saat kamu ketemu dia? Tidak ada, ada seorang laki-laki. Dia tadi masih di sana. Laki-laki? Ya. Aku minta maaf. Xiao, Xiao Tong Tong. Kenapa kamu ada di sini? Kamu pergi ke mana semalam? Aku, aku, aku, aku, aku semalam sama Xiao Baiyu main ski. Kemudian saat main ski, dia…
Dia jatuh, cedera. Setelah jatuh cedera, aku cari bantuan ke mana-mana. Saat cari bantuan aku jalan terus, jalan, jalan… jalan sampai sekarang baru sampai sini. Kemudian aku dengar dia diantar ke sini. Dia, apa dia baik sekarang? Tenang saja. Baiyu sudah tertolong. Sekarang sedang diperiksa dokter. Baguslah, beruntung sekali.