Only Kiss Without Love | EP6|【INDO SUB】iQiyi Indonesia
Only Kiss Without Love Episode 6 Penantian kata perpisahan Memanjakan pendulum Aku tidak sabar tibanya hari esok Keinginan akan sebuah ucapan selamat malam Jantung tiba-tiba mekar Malam belum pernah bersenang di saat susah tidur Saat aku bangun besok, kamu masih di sana Sudah bangun? Tadi ketiduran. Kenapa aku di kamar kamu?
Lebih tepatnya, ini adalah kamar kita. Kamarku mana? Kamu tidak ada kamar. Tidak ada? Eh… Kamu begitu kaya, tidak usah begitu kali? Dua orang dinas, kamu pesan satu kamar. Tidak cocok kali. Meskipun ini dinas, tapi secara pribadi kamu tunanganku. Kalau kita pesan dua kamar akan ada yang cari masalah. Oke.
Aku tidur di ruang tamu saja. Tunggu. Tidur di sini. Di mana? Di sini. Di atas lantai? Ada masalah? Aku… Apakah kamu sa… Ada sofa di luar, kenapa kamu suruh aku tidur di lantai? Ini juga pekerjaanmu. Ini pekerjaan apa? Aku tidur sendirian, tidak terbiasa. Lalu, kamu di rumah bagaimana? Bagaimana kalau di rumah?
Tidur dengan Tom? Jangan pikir sembarangan. Itu… Kalau kamu bersikeras suruh aku tidur di lantai juga boleh. Tapi aku ada syarat. Kalau kamu tahu aku melakukan sesuatu kesalahan kepada kamu bisakah kamu tidak perhitungan? Baiklah. Kalau begitu kamu bilang dulu. Kamu melakukan kesalahan apa? Kalau begitu kita janji. Tidak. Kamu sumpah saja.
Sumpah juga tidak bisa. Itu… Mending kita tanda tangan kontrak. Hanya bisa janji. Cap. Bilang saja. Masalah ini… Eh… Itu… Itu… Yang mana? Ada suatu hari kamu paksa aku pergi ke rumah kamu. Lalu aku pergi ke rumahmu. Pergi ke rumahmu dan lihat ada aquarium ikan yang sangat sangat unik. Kemudian jatuh ke tanah.
Aku takut. Aku takut ikan mas kecil itu kalau diganti lingkungannya dia tidak cocok. Jadi aku beli barang yang sama persis di online. Kemudian kamu kasih barang sama persis itu kepada pasangan York. Will. Segera minta kembali alat arak sama York. Bilang Museum negara mau koleksi. Bangun. Bangun. Jam berapa sekarang?
Aku hanya tidur beberapa menit. Aku tidur sebentar lagi. Sakit kepala, ada perbedaan waktu. Siap-siap. Ikut aku kerja. Bukannya bilang hari ini tidak kerja? Yang semalam itu belum aku selesaikan. Laporan KTT hari ini harus kirim ke nenek tua. Nanti aku akan lanjut tulis. Tulis di jalan. Orang jahat… Orang jahat… Sini indah sekali. Ya.
Mirip gulali tidak? Oh ya, Bukannya kamu bilang hari ini ada kerjaan? Temani aku adalah bagian dari pekerjaan kamu. Kamu mau foto tidak? Aku bantu kamu foto. Sini bagus. Bawa pulang jadi kenangan. Tidak perlu. Rasa fanatik wanita sangat mengerikan. Kamu tidak mengerti. Momen wanita merupakan kehidupan yang paling butuh dikelola.
Sama-sama air yang membeku di udara. Di mata kalian para wanita, salju domestik seperti jelaga yang jatuh dari langit. Tidak ada yang hargai. Tapi salju di Swiss seperti bubuk berlian. Jernih berkilau. Benda yang sangat bagus. Jadi kamu tidak fanatik? Kamu lihat sepatumu. Merek terkenal Italia. Kamu lihat sweater di dalam lagi.
Itu juga edisi terbatas dari desainer Prancis. Kamu lihat lagi dasi yang biasa kamu pakai. Will sudah bilang sama aku. Itu semua desainer desain khusus untuk kamu. Ini hanya untuk jaminan kualitas hidupku. Tidak bisa mengodaku. Aku tahu tidak ada yang bisa menarik perhatian kalian. Sensasi kelas kaya sudah mentok.
Tidak seperti aku yang miskin ini. Ingin bernyanyi saat lihat pemandangan indah. Apa yang ingin kamu nyanyikan? Biarkan saja. Tidak bisa menahan. Oke, jangan nyanyi lagi. Ayo kita pergi. Tidak berhenti… Tidur di ruangan yang sama mendengkur tidak apa-apa. Kalau batuk pilek lagi, aku takut beberapa hari ini aku tidak bisa tidur. Kapan aku mendengkur?
Aku hanya sedikit gesek gigi. Tentu harus terima kasih padamu hari ini bawa aku ke tempat yang bagus. Maaf, kerjaan. Dua hari ini Zhiya bagaimana? Aku baru saja memeriksanya. Semuanya normal. Bagaimana kabarmu di sana? Aku dengar dia juga pergi. Memang ada sedikit masalah. Tapi sudah beres semua. Will bilang, dinas kamu ini sangat penting.
Jangan kayak waktu kecil, dijebak. Sesuai IQ kamu jangan khawatirkan aku. Oke, sampai jumpa di China. Sampai jumpa di China. Kamu pasti tidak sangka aku di tempat yang sangat indah. Pemandangan bagus, tangan agak kurang. Kalau kamu tahu berapa banyak derita yang kualami dua hari ini pasti menyesal saat ini menghina aku seperti ini.
Kamu bukannya dinas? Kenapa? Perjalanan ini tidak mulus? Intinya adalah uang tidak jatuh dari langit. Aku mending menikmati keindahan di depan mata ini. Malam ini aku ada urusan penting. Ingat. Kalau bukan pesan dari aku untuk kasih tahu kamu, jangan kembali ke kamar. Apa yang terjadi? Tidak ada waktu untuk jelaskan ke kamu.
Kenapa langsung berubah begitu saja? Kepribadian tidak stabil. Lama tidak jumpa, calon kakak ipar. Kamu masih sama seperti dulu. Suka membuat kejutan Aku hanya suka bantu kakakku jaga mangsanya. Di pasar saham blue chip selalu bisa menjadi barang populer. Bagaimana hasil surveinya? Tidak melanggar aturan. Nilai bagus. Tapi komisaris kecil di saham ini terlalu mengganggu.
Jadi komisaris besar memutuskan untuk terima semua. Aku punya kontrak dengannya. Kontrak dua bulan tiba akan pisah secara otomatis. Nanti rumor tentang aku di situs akan hilang otomatis. Umumkan tunangan dengan kakakku, efeknya juga sama. Oh ya. Sebelum aku datang, Kakak sudah meyakinkan para tetua keluarga bantu keluarga Xiao perlancar hubungan.
Buka cabang pertama Fengshang di Inggris. Bagaimana menurutmu? Kita sudah lama tidak bertemu. Jangan bicara tentang bisnis. Ayo, bersulang. Maaf. kamar termurah di hotel ini satu malam berapa? 547 Franc Swiss. 547 Franc Swiss? Lima, enam. 3600 Yuan, kantor pasti tidak kasih rembes. Langsung usir aku dengan satu kalimat. Suruh aku tinggal di mana?
Jangan-jangan tidak kasih aku kembali. Tidak tahu sini sama sekali. Negara luar, aku ingin pesan kamar. Oke. Maaf. Kartu kredit kamu tidak bisa dipakai lagi. Tidak bisa dipakai? Bulan ini tidak beli apa-apa kok? Kenapa lewat limit lagi? Tong Tong. Apa yang kamu lakukan di sini? Xiao. Kemarin, dengar staf pick-up bilang kamu hilang.
Aku khawatir terjadi sesuatu. Tunggu kalian di bandara untuk waktu yang lama. Sebut bencana lho. Aku juga pikir perjalanan ke Swiss kali ini menambah banyak kesan. Kamu pertama kali datang ke Swiss. Pekerjaan terlalu banyak. Tidak ada waktu untuk keluar jalan-jalan. Besok aku mau main ski di kota kecil St. Moritz.
Ada dua Olimpiade Musim Dingin diadakan di sana. Apakah kamu tertarik untuk pergi bersamaku? Kita pergi bersama? Besok ya, tidak deh. Xiao Baiyu, dia masih ada kerjaan. Aku harus temani dia hadir. Aku tahu. Itu adalah forum untuk beberapa pengusaha Swiss. Sangat membosankan. Aku juga bolos. Berencana untuk santai-santai sehari.
Sebenarnya minta cuti sehari tidak apa-apa. Kalau kamu ke Swiss, kamu tidak main ski. Pasti menyesal. Kalau tidak, aku bantu kamu bilang sama Baiyu. Begitu ya. Oke deh. Aku ikut denganmu. Tapi aku bilang sendiri saja sama Xiao Baiyu. Baik. Besok pagi jam 9. Aku tunggu kamu di pintu hotel. Oke.
Aku harus kembali ke hotel sekarang. Oke, aku antar kamu. Selamat mengenang Santa Claus. Selamat mengenang Santa Claus. Selamat mengenang Santa Claus. Selamat mengenang Santa Claus. Ada apa ini? Tong Tong, kamu jangan marah ya. Hari ini hari mengenang Santa Claus ini tradisi penganut Katolik di Swiss. Setiap 5 November,
Mereka semua akan cosplay seperti Santa Claus atau seperti uskup parade di jalan. Ciuman tadi adalah ucapan dari Santa Claus. Artinya di tahun barumu akan menerima karunia Tuhan. Aku mengerti, aku pergi dulu. Selamat mengenang Santa Claus. Selamat mengenang Santa Claus. Selamat mengenang Santa Claus. Aku benar-benar harus kembali. Kamu… Tunggu sebentar. Kamu lihat,
Nanti uskup akan tampil di panggung. Kalau kita pergi saat ini sangat tidak sopan. Xiao. Kalau aku sekarang jadi manusia transformasi, itu juga sangat tidak sopan. Jennifer Tidak, aku Linda. Ingat kita pernah bertemu di puncak dulu? Aku ingat itu. Aku senang melihatmu lagi. Aku juga. Maaf, aku pamit dulu. Tong Tong. Tong Tong.
Selamat mengenang Santa Claus. Kemarin kenapa pulang begitu larut? Kemarin kan tunggu terlalu lama. Aku bosan terus pergi ke bar duduk sebentar. Aku bukannya suruh kamu tunggu aku di lobi hotel? Siapa suruh kamu keluar sembarangan? Sudahlah. Hari ini aku akan keluar bertemu teman yang sangat penting. Aku… Aku harusnya pergi bersamamu.
Tapi akhir-akhir ini mungkin aku tidur di lantai. Masuk angin. Terus sekarang seluruh tubuh sakit, benar. Aku merasa kalau aku tidur sebentar lagi mungkin bisa baikan. Tidak apa-apa. Pekerjaan hari ini memang tidak butuh kamu pergi. Kamu istirahat di hotel saja. Nanti aku suruh orang ke kamar jaga kamu. Tidak perlu, tidak perlu.
Tidak perlu, tidak perlu. Nanti aku minum obat saja. Aku akan tidur, aku akan baik-baik saja. Kalau ada orang lain di sana Aku masih merasa sangat tidak nyaman. Baik. Kalau kamu masalah, telepon aku di saat itu juga. Hari ini harus sembuh. Tender besok aku masih butuh kamu ikut denganku. Kamu tenang saja.
Aku… Aku tidur sebentar pasti sembuh. Jangan khawatir. Benaran pergi. Asyik, pergi main ski. Maaf. Aku terlambat. Pagi, Tong Tong. Kenapa tidak naik? Naik bus. Semalam kamu kenapa tiba-tiba menghilang? Semalam pulang masih ada urusan. Siapa wanita ini? Kelihatannya tidak asing. Apa semalam Xiao Baiyu tidak kasih aku kembali ke kamar karena dia. Aneh.
Kenapa aku merasa takut? Aku tunangan Xiao Baiyu. Yang harusnya merasa bersalah itu kamu. Tong Tong. Ini Tiffina. Nona kedua dari keluarga Kesling. Arsitek terkenal. Tumbuh bersama aku dan Baiyu sejak kecil. Termasuk teman dari kecil. Waktu kecil kami belum bisa pikir. Sering kerjain dia lagi. Betul kan? Baiyu. Iya. Kesling yang kamu bilang ini
Apakah itu perusahaan konstruksi besar di Inggris? Di Inggris, keluarga Kesling hanya ada satu. Tiffina, dia Tong Tong. Reporter yang datang ikut KTT bersama Baiyu. Reporter yang berkinerja bagus seperti Nona Tong pasti sangat tahu keluarga Kesling kami kan? Aku juga tidak asing dengan kamu. Kamu buat gosip palsu di Kantor Baiyu.
Sekarang orang sebidang pada membicarakannya. Karyawan media zaman sekarang sangat tidak profesional. Suka manipulasi kehidupan pribadi orang lain terutama kehidupan pribadi diri sendiri. Nona Tong sebenarnya bisa main tidak? Kamu lihat orang macam apa ini? Tampaknya saraf motorik Nona Tong tidak selincah saraf otak. Terima kasih. Tapi aku bisa pengertian, kami dari kecil hingga dewasa
Pasti ke sini setiap tahun untuk main ski. Seperti keterampilan alami. Kayak kamu main dengan profesional. Bersulang kepada pemain profesional. Tadi ada motor lewat. Aku tidak hati-hati kamu tahu kan? Bukan berarti level aku biasa. Aku tentu percaya Nona Tong bisa main. Meski olahraga ini dipromosikan ke rakyat Tiongkok kelas bawah sepuluh tahun saja.
Tapi Nona Tong memang langka. Berbakat Ski. Tidak bisa dibilang berbakat. Intinya masih bisa. Bagus. Meluncur di jalan salju tidak seru. Mari kita pergi ke salju liar.