Only Kiss Without Love | EP1|【INDO SUB】iQiyi Indonesia

Only Kiss Without Love Episode 1 Terkadang aku bisa mempercayai semuanya… Apaan ini? Kalian kenapa selalu sikat gigi di ruang tamu? Makanan ini sudah dingin, cepatan. Tongtong. Kamu hari ini bukannya ada wawancara yang penting? Pergilah. Xiaofen… Xiaofen… Kalian bisa mengemudi tidak? Depan kan lampu kuning! Kamu pergi urus dulu.

Satu jam lagi mau rapat, jangan telat. Oke, Direktur Xiao. Pernah belajar mengemudi tidak? SIM kamu tes di Lanxiang bukan? Kamu yang mengendarainya ya? Kenapa mengendarai mobil seperti itu? Kamu lihat kamu tabrak motor aku jadi seperti apa? Motor ini kubawa bertahun-tahun, tidak pernah ditabrak. Kamu bisa tidak? Nona, jalan persimpangan memang harus perlambat kecepatan.

Lagi pula kamu yang mengejar di belakang kami, jadi kamu harus tanggung jawab sepenuhnya. Aku bertanggung jawab sepenuhnya? Kamu canda? Kami hari ini sedang buru-buru, tidak minta pertanggungjawaban kamu. Kita pakai asuransi masing-masing saja. Kamu jangan harap bisa pergi, aku kasih tahu kamu. Kamu rusakkan itu, kamu harus perbaiki. Mau mengelak ya? Siapa yang mengelak?

Sudahlah, jangan buang waktu sama pecundang ini. Beri dia uang suruh pergi saja. Oke, Direktur Xiao. Masih ada satu orang lagi ya. Kalian keluar semuanya! Tabrak motorku jadi seperti ini, masih mau bersembunyi? Direktur Xiao. Tidak mau keluar aku akan panggil polisi ya. Oke. Kalian terus di dalam mobil saja, tinggal seumur hidup.

Kamu anggap aku pemeras? Sial. Keluar tidak cek kalender ramalan dulu. Gawat, gawat. Aku bukan takut ada rabies. Tapi aku ada penyakit keturunan. Asalkan ciuman dengan mamalia, dalam tiga menit akan berubah menjadi lawan jenis. Penyakit ini, ayah aku ada. Adik aku ada. Aku ada. Tapi di dunia ini mungkin hanya ibuku yang tahu.

Tapi seterusnya, apa yang harus aku lakukan? Li… Li… CCTV lift nomor 2 tidak ada gambar. Apakah terjadi sesuatu? Apa yang kamu lakukan? Obat. Apa yang kamu mau? Obat aku. Tolong aku. Tolong aku. Eh, kakak. Ini bukan jebakan kan? Apakah kamu baik-baik saja? Tolong aku. Kamu jangan menakuti aku. Di mana? Dimana?

Demi bisa selesaikan wawancara ini dengan lancar. Aku harus mengorbankannya. Kakak, jangan salahkan aku. Anggap saja kamu beruntung. Oya, itu cowok lho. Direktur Xiao. Direktur Xiao. Direktur Xiao, Direktur Xiao, Anda baik-baik saja kan? Bawa aku ke kantor. Aku bisa, Tong Tong. Direktur Xiao, perlu antar kamu ke rumah sakit tidak?

Tidak usah, kamu kembali dulu saja. Masalah hari ini jangan ceritakan ke siapa pun. Oke, Direktur Xiao. Dibatalkan? Nona We’ier, kamu jangan bercanda sama aku. Kamu membatalkan secara dadakan, majalah kami akan kosong. Reporter Tong, Direktur Xiao biasanya sangat merendah. Jarang tampil dipublik. Dulu aku janjikan mau terima wawancara kamu

Karena kamu telah mencari aku berkali-kali. Tapi hari ini Direktur Xiao benar-benar ada rapat penting yang harus diadakan. Dan kamu telat dua menit dari waktu yang dijanjikan. Masih ada satu orang lagi ya. Kalian keluar semuanya! Wawancaranya lain kali saja ya. Aku minta maaf atas keterlambatan ini. Aku menghabiskan banyak waktu di jalan.

Tetapi boleh tidak tunggu Direktur Xiao selesaikan rapat. Aku baru minta maaf kepadanya secara pribadi, oke? Maaf Direktur Xiao. Hari ini aku telat 2 menit, Anda masih bersedia menerima wawancara aku. Sebelum mulai, aku ingin bertanya pada Reporter Tong dulu. Majalah bagian aset perusahaan di periode sebelumnya kamu mewawancarai industri komunikasi besar Gao Yan.

Kalimatnya membahas jaringan internet modern adalah tantangan besar bagi komunikasi tradisional. Dan menulis beberapa prediksi dia terhadap perkembangan industri komunikasi. Kenapa kamu tidak tanya langsung padanya apa rencana pengembangan perusahaan Gao? Bukankah ini lebih jelas bagi pembaca? Aku bisa bertanya begitu kepada Manajer Gao karena jika aku tanya langsung rencana pengembangan masa depan kepada mereka.

Dia tidak akan kasih tahu aku karena ini melibatkan rahasia perusahaan. Aku hanya perlu tahu mana yang paling bagus bagi Manajer Gao untuk sektor ini dan langkah apa yang paling diminati dia. Maka aku akan tahu secara otomatis. Apakah semua reporter suka memainkan permainan kata ini. Juga tidak semua yang diwawancarai

Punya IQ dan EQ setinggi Direktur Xiao. Bisa melihat masalah sebenarnya. Kayak pertanyaan yang akan kutanyakan selanjutnya. Baru-baru ini ada isu Mal Fengshang ambassador. Jadi kalian akan memilih dari idol yang mayoritas atau memilih orang baru? Reporter Tong benar-benar licik sekali. Akhirnya tetap mengarahkan topik ke arah Fengshang.

Biji kopi madu hitam ditandai dengan rasa manisnya. Keasaman yang lembut, bulat dan penuh, Sajak bertahan lama. Terima kasih, terima kasih Direktur Xiao. Gelang Reporter Tong sangat unik. Seharusnya tidak akan sama dengan orang lain kan? Apakah Nona Tong lancar di perjalanan ke Fengshang? Ada terjadi kecelakaan di tengah jalan atau di lift?

Hm… Direktur Xiao, kamu lepaskan dulu. Kita lanjut wawancara saja. Kamu kasih tahu aku dulu. Kamu lepaskan aku. Rapat! Sakit… Sakit… Geli… Geli… Jangan gerak, jangan gerak. Geli banget, geli… Geli banget, geli… Tunggu sebentar, tunggu sebentar. Aku geli. Beres. Kamu bukannya suruh aku membalut kamu? Aku kan takut Penyihir tua He Pandi itu

Sengaja mencari masalah aku. Wawancara telah gagal. Dia pasti hukum aku sampai mati. Eh, aku… Aku hanya mau tipu dengan cara kecelakaan. Kamu kenapa perban aku sampai profesional begitu? Aku pun hampir percaya. Penyakit profesional, penyakit profesional. Sudah biasa dengan perban anjing besar. Ayo ngaku, apa yang terjadi?

Kenapa mau tipu pakai cara ini kepada Kepala Redaksi kamu? Karena aku ada ayah yang bergenetika yang kuat. Aku hampir saja menunjukkan transformasi spesies manusia di depan orang yang aku wawancarai. Maksud kamu, kamu mencium orang yang kamu wawancarai? Tidak. Bohong. Benar. Bohong. Bagaimana kamu bisa transformasi tanpa berciuman? Ayo ngaku, siapa dia?

Orang yang kamu wawancarai antara anak perusahaan petroleum atau konstruksi. Siapa orangnya? Sudah pernah menikah belum? Ada beberapa anak? Tong, kamu itu ayah kandung aku bukan? Aku bilang tidak ya tidak. hanya ada seekor anjing lari ke arah sini, genit, dapat aku langsung cium. Aku kan tidak ada cara lain makanya cari kamu. Pantas.

Anak perusahaan petroleum dan konstruksi bisa suka kamu? Dengan kondisi kamu ini? Bos, Direktur Xiao datang. Katanya Haozi akhir-akhir ini emosian. Direktur Xiao? Hari ini, aku bertemu banyak yang bermarga Xiao. Bukan Xiao Baiyu kan? Kamu juga kenal Direktur Xiao? Sudah, sudah, benaran Xiao Baiyu. Kasih dia masuk. Jangan, jangan, jangan.

Tidak boleh kasih dia ke sini. Oke, oke. Kamu suruh Direktur Xiao tunggu di luar sebentar, aku akan segera ke sana. Baik oke. Jangan bilang aku di sini. Dia kenapa datang? Ayah, jangan, jangan. Oke, kamu coba lihat kamu ini. Tutup-tutupan. Direktur Xiao. Tuan Tong, maaf terganggu. Baru-baru ini, Haozi agak emosian.

Anjing jantan pada musim ini, energinya akan lebih kuat. Tuangkan secangkir teh untuk Direktur Xiao. Tidak apa-apa, tidak perlu. Aku baru-baru ini merasa Haozi akan selalu lari sembarangan. Berteriak sembarangan. Seperti lagi mencari seseorang. Siang ini aku bawa dia ke tempat kamu. Minta Anda bantu cek. Sebenarnya Musim, perubahan cuaca akan berdampak pada anjing.

Nanti aku kasih resep obat untuk kamu bawa pulang. Kasih makan aja, nanti akan baikan. Baik. Kamu duduk sebentar ya. Aku kasih resep obat untuk kamu. Baik, oke. Haozi. Haozi. Haozi, kamu sedang main apa? Gigit keluar biar aku lihat. Gigit aku keluar? Tidak usah. – Haozi. – Direktur Xiao. Direktur Xiao.

Resep obatnya sudah siap. Kamu ikut aku ambil di depan. Oke, terima kasih. Baiklah Ayo Haozi. Gagal mewawancarai Xiao Baiyu. Kaki diperban kayak bacang oleh Tong. Pulang akan dikomentar He Pandi. Hidupku yang kasihan ini. Motor aku mana? Aku parkir di sini kok. Xiaofen. Xiaofen. Xiaofen. Xiaofenku… Apa yang terjadi padamu? Xiaofen… Xiaofen… Xiaofen… Xiaofen…

Xiaofen, apa yang terjadi padamu? Siapa yang melakukan ini terhadapmu? Siapa yang melakukan ini terhadapmu? Siapa? Siapa? Siapa? Hari ini ditabrak oleh direktur. Aku tidak bisa apa-apa. Kalau aku tidak urus mobil kamu, Direktur akan urus aku. Ditabrak oleh direktur? Direktur kalian namanya Xiao Baiyu? Aduh… Gawat. Jatuh tertimpa tangga… Tong Tong!

Kamu jangan lupa margamu apa. Kamu kira kamu kirim ke momen bilang kamu terluka kamu sudah boleh tidak kerja? Jangan ingin membodohi aku dengan masalah ini. Aku kasih tahu kamu. Siang ini Xiao Junjiang, manajer PR dari Mal Fengshang. Kakak Xiao Baiyu. Dia hari ini di Perancis mengumumkan bahwa menandatangani THEONE, merek internasional lini pertama.

Kakak ini lebih populer daripada adiknya. Banyak media yang memantau dia. Wawancara pengusaha yang kamu lakukan kali ini harus wawancarai kakak-adik keluarga Xiao sekaligus. Kepala Redaksi… Kenapa harus sekaligus? Karena aku merasa… Aku merasa aku dan Xiao Baiyu suasananya agak kurang bagus sekarang, aku bisa tidak… Ini adalah semua bahan kakak-adik keluarga Xiao.

Tidak selesai sebelum majalah berikutnya dicetak. Bawa barangnya dan pergi saja. Tidak bisa, Kepala Redaksi, aku benar-benar… Kepala Redaksi, atau kamu… Pasti kehidupan seksualnya tidak seimbang. Kerja sama perusahaan Yi untuk memasuki Fengshang. Dia pasti takut kita kontrak dengan Ouchen duluan jadi siang ini ke Prancis lebih awal untuk mengumumkan pesan ini.

Sekarang media sedang memberitakan berita dia. Aku sudah tahu semua ini. Tadi Ouchen, merek kompetitor perusahaan Yi sudah putus bekerja sama dengan kita. Satu hal lagi. Tuan Xiao pertama juga bertemu dengan Nona Hathaway di Prancis. Xiao Junjiang pergi menemui Hathaway? Ya. Tetapi isi percakapan belum diketahui. Baiklah, aku tahu.

Masalah penambahan saham kamu terapkan segera. Oke, Direktur Xiao. Aku tidak tahan lagi! Ada apa? ada apa? Aku tidak tahan lagi! Jangan panik, jangan panik. Napas dalam-dalam, napas dalam-dalam. Keluar! Semuanya keluar! Ada apa? ada apa? Ada apa ini? Menglu. Aku lagi mimpi tampil di stadion jutaan orang. Kamu langsung membangunkan aku. Coba kamu jelaskan,

Kamu artinya membunuh artis bukan? Itu kan kamu dan Tong membuat dia kesal. Cepat minta maaf. Aku masih mengantuk, aku harus pergi tidur lagi. Berhenti. Tong Tong. Masalah ini kamu jelaskan kepada kami kan? Kejadiaan dadakan seperti ini murni dan sepenuhnya adalah kecelakaan. Aku dan Xiao Baiyu tidak ada hubungan. Iya, kamu lihat.

Aku dengar gosip ini sudah tahu itu palsu. Tong Tong sudah menjelaskan ini adalah kecelakaan. Sudah tidak apa-apa. Ayo makan. Makan, makan. Jelaskan, kamu kapan mulai pacaran dengan Xiao Baiyu? Bu, aku sudah bilang aku tidak pacaran dengannya. Kami tidak ada hubungan. Bohong. Xiao Baiyu jarang terima wawancara media.

Kenapa terima wawancara dari kamu yang tidak terkenal? Rupanya kalian berdua dari awal sudah jadian. Tong Yan, kenapa berbicara seperti itu dengan kakakmu? Kakakmu dan Direktur Xiao adalah hubungan pacaran yang normal. Tunggu. Kapan kamu tahu masalah ini? Apaan ini? Aku tidak ada hubungan dengan dia. Jangan mengacaukan suasana, oke? Kalau bukan pacar

Kenapa kamu bersembunyi darinya di toko hewan? Kamu kan takut dia tahu kamu transformasi? Tong, jangan bicara lagi. Aku dan Xiao Baiyu hanya ciuman dua kali saja. Tidak melakukan hal lain lagi. Apa? Ciuman dua kali? Hm… Ciuman dua kali saja? Ya. Aku seberapa polos? Aku polos kayak seperti para perintis muda yang ketuaan.

Aku jamin tidak melakukan apa-apa. Sangat polos. Kalau kamu benar-benar ada sesuatu dengannya, Kamu segera menikah saja. Kamu bodoh ya? Orang bodoh seperti kamu, tunggu orang lain sadar, kamu tidak ada kesempatan lagi. Tidak ada kesempatan. Ngomong sepatah dua kata dong. Aku benci berita palsu secara alami. Karena ada orang seperti kalian

Makanya aku yang berbakat jadi superstar ada bakat tapi tidak diperhatikan. Tidak ada hubungannya dengan dia. Mending makan dikit aja dulu. Lagi jelek, seluruhnya juga jelek. Masuk. Direktur Xiao. Apakah pemegang saham memanfaatkan ini untuk mencegah penambahan saham perusahaan? Bukan hanya ini saja, Ada dua merek yang sedang bernegosiasi

Juga bilang akan putus kerja sama dengan Fengshang. Mungkin karena berita gosip hari ini. Bagaimana dengan departemen PR? Sudah tahu alasannya apa belum? Foto dikirim ke beberapa media besar secara anonim pada saat yang sama. Belum tahu siapa yang buat. Namun lokasi pemotretan semuanya dalam Fengshang. Hipotesis awal harusnya dilakukan oleh staf internal perusahaan.

Aku sedang cek mereka satu per satu. Baiklah, aku tahu. Kamu keluar dulu. Laporkan kepada aku setiap ada perkembangan. Ya. Hubungan Tong Tong dan Xiao Baiyu, aku mana tahu? Sudah bilang berapa kali sama kamu? Kesal banget. Masalah Tong Tong tanya resepsionis, jangan tanya aku. Salah sambung, salah sambung. Aku sini bukan 114.

Bukan semua telepon ada. Tong Tong telah mengundurkan diri tolong jangan telepon ke sini lagi, oke? Salah kamu, salah kamu. Aku dengar kamu mengundurkan diri? Tidak kok, Kepala Redaksi. Aku kan ada di sini. Telepon suruh kamu pergi ke kantor juga tidak boleh? Harus aku ke sini undang secara pribadi ya?

Tadi Anda yang telepon aku ya. Aku… Atur wawancara untuk kamu, tidak kamu lakukan malah buat gosip dengan orang yang diwawancarai. Semua bagian editorial tidak bisa bekerja normal. Mulai sekarang kamu tidak perlu ikut rapat atau pekerjaan apa pun di bagian editorial lagi. Diberhentikan dan tidak digaji sampai kamu selesaikan wawancara dengan kakak adik Xiao.

Jangan dong, Kepala Redaksi… Boleh tidak diberhentikan tanpa potong gaji? Halo, Kepala Redaksi. Kepala Redaksi. Aku pasti akan selesaikan wawancara dengan kakak adik Xiao. Selesaikan dengan baik. Artinya kalian tidak jadian. Tidak diam-diam melakukan hal yang tak terbayangkan. Dia itu sangat menyebalkan. Aku mana mungkin bisa jadian sama dia? Iya dong. Aku sudah bilang

Pandangan Xiao Baiyu tidak mungkin sejelek itu.