【FULL】Flavour It’s Yours EP14【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
Flavour It’s Yours Episode 14 Bagaimana ini kak Miya? Sudah beberapa kali mencari di sekitar bar, kak Dao tidak ada. Bar kita sudah beberapa hari ini tidak buka, aku sudah berkali-kali menghubungi kak Dao, tidak diangkat. Semua orang bilang Bos membawa pergi semua uang. Dia tidak mungkin melakukan hal semacam ini.
Sekarang dia tinggal di mana? Dia tinggal di dalam bar. Biasanya selain membeli barang, hampir tidak pernah meninggalkan bar. Apakah akhir-akhir ini dia berkata-kata aneh, bertingkah aneh, dan sebagainya? Tidak ada hal seperti itu. Tetapi akhir-akhir ini dia sering mendengarkan lagu lawas, seperti sedang mengenang sesuatu. Kak Miya… Aku tahu, kututup dulu.
Bagaimana kamu tahu aku di sini? Menebak. Aku mengira kamu akan begini seumur hidup, tidak ingin bertemu denganku. Aku juga mengira begitu. Miya, terima kasih. Harusnya aku yang berterima kasih padamu. Berterima kasih padaku? Melihatmu, hatiku menjadi lebih tenang. Kenapa? Tidak apa-apa. Teman kerja menghiburku. Menghiburmu? Identitas pengevaluasi arak Lu Weixun dipertanyakan,
Semua hal yang berhubungan dengannya sudah dikorek habis. Sebelumnya perihal aku menggunakan akun pribadi dan menulis artikel tentang dia pun juga sudah diekspos keluar. Kantor majalah juga terkena imbasnya. Tidak mendapatkan ganti rugi. Kepala redaksi sangat kesal. Dia memerintahkanku menghapus semuanya. Menghapus semua ini, rasanya seperti menghapus semua hasil kerja kerasku selama ini.
Kalian berdua adalah wartawan? Wartawan yang tidak bisa mendapatkan berita. Tadi kudengar kalian menyebut-nyebut Lu Weixun? Benar. Dua hari lalu aku mendengar tamu menyinggungnya, mereka bilang Kilang Anggur Mawar bukan kilang anggur pertamanya. Maaf, semua hal tentang identitas Lu Weixun, aku yang memberitahukannya pada wartawan. Aku juga sudah menduganya. Sudah menduganya?
Yang tersebar di internet semuanya menuduh Mu Chunfeng. Mu Chunfeng sejak awal sudah tahu tentang masalah ini. Kalaupun dia ingin membukanya, tidak mungkin sampai sekarang baru dibuka. Belum lagi, saat aku dan Mu Chunfeng membicarakan masalah ini, semuanya mengarah ke bar milikmu. Lalu kenapa yakin pasti aku yang melakukannya? Karena Buzui. Benar-benar tidak menyalahkanku?
Sejak awal memang aku yang melakukan semua ini, sekarang aku sedang menanggung akibatnya. Kamu tahu hal yang tidak kuakui hanyalah masalah balas dendammu ini. Masalah ini, aku tidak butuh pengakuan dari siapa pun. Kenapa kamu dan He Buzui tidak membicarakan semua ini dengan terbuka? Bagaimana mungkin? Masih mau diteruskan? Tidak tahu. Yang kutahu,
Sekarang hanya aku sendiri yang tersisa. Sudah bertahun-tahun berlalu, semua ini masih belum bisa kulupakan. Miya, aku tidak rela, aku tidak bisa melupakannya, aku hanya menginginkan sebuah akhir. Apakah salah? Baik. Tidak salah kamu menginginkan hasil, kita tidak bisa menuduh orang baik, tetapi juga tidak akan melepaskan orang jahat. Hanya saja, jaga dirimu baik-baik. Nanke,
Jangan takut. Ayo lanjutkan. Banyak orang, banyak hal, banyak topik. Di saat mencintai, dilukai, disakiti, begitu sudah lupa, sudah tenang, sudah sembuh. Memulai lagi, tetapi luka itu masih membekas. Mengejar, melindungi, terbawa perasaan. Di saat kehilangan, menyerah, menghilang, apakah bisa mencari kembali jati diri dengan tenang. Cinta hanyalah sebuah pertunjukan.
Banyak orang, banyak hal, banyak topik. Di saat mencintai, dilukai, disakiti, begitu sudah lupa, sudah tenang, sudah sembuh. Memulai lagi, tetapi luka itu masih membekas. Mengejar, melindungi, terbawa perasaan. Di saat kehilangan, menyerah, menghilang, apakah bisa mencari kembali jati diri dengan tenang. Kenapa kamu dan He Buzui tidak membicarakan semua ini dengan terbuka? Bagaimana mungkin?
Masih mau diteruskan? Aku tidak rela, aku tidak bisa melupakannya, aku hanya menginginkan sebuah akhir. Halo, Buzui. Kakak ipar! Kakak ipar… kakak ipar, tolong aku. Pergi! Kakak ipar, ada orang yang ingin berbuat jahat kepada kakakku. Katakan. Kalau saya tidak bisa mengembalikan uangnya, mereka akan menangkap kakakku sebagai gantinya. Kuberitahu kamu, sebaiknya kamu berbicara jujur.
Aku bersumpah, semua kata yang kukatakan benar apa adanya. Berutang kepada siapa? Aku berutang pinjaman berbunga tinggi dengan rentenir. Apa hubungannya dengan kakakmu? Jika dia tidak menangkapku, dia akan menangkap kakakku sebagai gantinya. Kakakmu tahu masalah ini? Dia masih belum mengetahuinya, jadi sekarang dia berada dalam bahaya. Mereka bilang akan menangkapnya hari ini juga.
Bawa aku ke rentenir itu. Ayo. Masih membawa satu orang lagi ke sini. Untuk apa? Untuk membantumu melunasi utang? Tidak punya uang. Tidak punya uang? Untuk apa kalian datang? Bercanda denganku? Kamu juga seharusnya memberi tahu aku dari mana utang ini berasal. Dari mana asalnya? Utang judi. Siapa pemilik kasinonya? Dia. Aku. Kasinoku, kenapa?
Jadi, dia kalah di kasinomu, kemudian meminjam uang denganmu karena kehabisan uang. Jika tidak bisa bayar, kamu ambil kakaknya sebagai ganti ruginya. Jadi kamu datang kemari hanya untuk omong kosong? Kamu bayar tidak? Tidak akan. Teman-teman, cepat. Usir dia keluar, tahan dia di sini. Tahan! Tahan aku sini! Kamu jago berkelahi juga. Surat utang.
Tidak ada di sini. Surat utang! Ada, ada, ada. Kaka ipar, tadi kamu benar-benar hebat. Tadi cepat sekali, aku sampai tidak bisa melihatnya dengan jelas. Tunggu, kamu dulu pasti pernah berlatih kan? Surat utang. Ini, aku akan merobeknya nanti. Anggap saja kamu berutang padaku. Tunggu, kakak ipar, masalah di antara kita berdua ini,
Jika kakakku tahu… Jangan mencari kakakmu lagi. Tunggu… Cari aku jika ada masalah. Kakak ipar… Sudah lama menunggu? Tidak, aku baru saja sampai. Kenapa? Tidak apa-apa. Kakak Miya, kali ini kamu mencariku karena… Karena Yi Beidao. Ada beberapa hal aku mengira kamu harus tahu. Orang yang bertemu lagi denganmu ini, bukan Yi Beidao yang sebenarnya.
Namanya Yi Nanke, adik kembarnya Yi Beidao. Adik kembar? Bagaimana mungkin? Aku tidak pernah mendengarnya. Semasa SMA… Semasa SMA mereka berdua menggunakan identitas yang sama. Mengapa? Ayah mereka menghilang, keluarganya tidak sanggup membayar biaya sekolah untuk dua orang. Dan Yi Nanke menganggap semua ini karena ayahmu. A… Ayahku? Tidak mungkin. Kamu ingat sesuatu? Yi Beidao…
Yi Nanke… Buzui, Siapa ini? Marga Yi… Hi… Hilang? Asisten pabrik anggur ayahku, paman yang menghilang itu… Ternyata seperti ini… Apakah yang kutemui tahun itu, adalah dua orang? Lalu bagaimana dengan Yi Beidao? seniorku, ke mana dia pergi? Dia meninggal tujuh tahun lalu. Meninggal? Apa yang terjadi tahun itu,
Faktanya tidak seperti yang dikatakan Yi Nanke. Benar kan? Buzui, aku ingin kamu berbicara dengan Yi Beidao. Kamu dan dia adalah dua orang sangat dicintai Yi Beidao. Yi Beidao pasti tidak ingin melihat kalian berdua seperti ini. Dia membenciku, dia bahkan ingin aku hilang. Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi setidaknya kamu tahu
Apa yang terjadi di tahun itu. Sudah pulang ya. Ayah. Kenapa kamu tidak bersemangat? Lelah ya? Pekerjaan sangat melelahkan. Ayo, ayo, makan apel, Sini apel ini baru ayah kupas. Buka mulut. Akhir-akhir ini kamu semakin kurus. Benarkah? Sini, makan sepotong lagi. Malam ini mau makan apa? Ayah buatkan untukmu. Ayah, kamu tahu…
Iga babi asam manis? Baiklah, kalau begitu kita makan iga babi asam manis. Pegang ini, ayah pergi beli iga dulu. Sebentar lagi akan kembali. Oke. Kamu istirahat sebentar. Apa yang sebenarnya terjadi tahun itu? Bai Jing. Pekerjaan kamu di Binhai sudah berakhir, sudah saatnya kembali ke kantor pusat WSA. Aku tidak ingin kembali.
Malam ini jarang-jarang ada gerhana bulan, kamu temani aku melihatnya ya. Aku akan minta izin libur 2 hari kepada Patrick, beres kan? Beberapa hari ini aku sibuk, tidak ada waktu untuk menemanimu. Bagaimana dengan He Buzui? Kenapa dengan dia? Bukannya dia asistenmu? Suruh saja dia yang mengerjakannya, beres kan? Semua ini harus kutangani sendiri.
Xun, aku ini tunanganmu, kamu harus menemaniku. – Belum lagi… – Bai Jing, kamu jangan egois. Kamu mau apa? Masalah mendesak. Aku akan minta paman Ma mengantarmu. Begitu sampai di Prancis, titip salam buat Patrick. Aku tidak perlu dia mengantarku. Enak kan? Enak. Buzui, bagaimana pekerjaanmu akhir-akhir ini? Baik. Buzui, kamu lihat, penyakitmu sudah sembuh,
Hari-hari kita menjadi lebih baik. Bagus, sangat bagus. Ayah, foto lama yang digantung di ruang tamu kita, paman yang berdiri di sebelahmu itu, siapa dia? Yi ya, Paman Yi kamu. Kuberitahu kamu, paman Yi kamu itu bisa mengerjakan apa pun, sudah banyak membantu ayah. Kalau begitu, ke mana dia pergi? Ke mana dia?
Membuat Arak Bunga Pir, resep arak menghilang, dia pun menghilang. Arak pembawa sial! Ini adalah arak pembawa sial, kamu mengerti? Ayah, kita tidak bahas ini lagi, kita makan ya. Ayah, kamu menutup pabrik arak, apakah karena resep araknya hilang? Buzui, Kuberitahu kamu, sebaik apa pun arak itu, masih lebih penting orang, mengerti?
Buzui di rumah ya. Paman Cui. Aku mencarimu untuk bermain tenis. Bukannya main besok malam? Diganti jadi malam ini, besok ada gerhana bulan total, aku harus menemani putriku melepaskan lentera. Melepaskan lentera saat gerhana bulan total? Adat apa ini? Melepaskan lentera saat gerhana bulan total bisa mengabulkan harapan.
He, cepat habiskan makananmu, kutunggu kamu di depan pintu. Oke, oke, oke. Cepat ya. Aku segera keluar, segera keluar. Cepatlah. Paman Ma, sudah kubilang Anda tidak perlu mengantarku, aku bisa ke sana sendiri. Ini adalah perintah Direktur Lu, aku harus memastikan kamu masuk ke bandara. Terlebih lagi, bukannya ini berarti dia peduli denganmu? Berikan padaku.
Pena. Di sini, di sini, di sini. Cukup. Ini adalah yang terakhir sesuai kontrak. Sudah lunas. Sudah lunas. Kamu ini hebat juga, sedang dalam kondisi sulit, masih membantunya membayar utang. Gentleman. Tidak kuduga bisnis seperti milik kalian ini, juga suka memperhatikan berita tentangku ya. Aku bukan mengetahuinya dari berita. Apakah kamu tahu? Ketika dia kemari,
Dengan galak menyuruh aku mengembalikan uangnya. Menurutmu apa aku bisa mengembalikannya? Mimpi ya? Dia sedang mengumpulkan uang untukku. Benar. Memangnya aku bisa mengembalikannya? Coba kamu tebak apa yang terjadi, masih ingin berkelahi denganku. Mana mungkin kutampar wajahnya… Kalian berkelahi? Khawatir ya? Hanya bercanda, aku langsung mengusirnya keluar. Memangnya aku bisa memukul wanita? Mau… Mau jalan?
Hati-hati ya. Sudah pulang ya. Aku sudah menyiram anggreknya, ikan juga sudah diberi makan. Dokumen yang kamu berikan padaku juga sudah kubereskan, kuletakkan diatas mejamu. Ada perkejaan apalagi hari ini, serahkan aja padaku. Akhir-akhir ini sudah bekerja keras. Kamu minum-minum? Proses gerhana bulan kali ini pada tanggal 30 September, akan dimulai sekitar
Pukul 18:51 waktu Beijing. 19:48 cahaya bulan mulai bersinar, pada waktu ini bulan akan mulai memasuki wilayah bayangan bumi. Yang terjadi di hadapan para penonton saat ini, pertama-tama adalah pemandangan gerhana bulan sebagian. Ayo, kubawa kamu ke suatu tempat. Mau ke mana? Tempat yang bagus. He Buzui. Ini adalah… Kongming Lantern.
Bagaimana kamu bisa mendapatkan benda ini? Tadi di jalan ada fans yang memaksa memberikannya padaku. Aku tahu pasti bukan kamu sendiri yang membelinya. Tidak baik menolak kebaikan orang, sudahlah. Kudengar, gerhana bulan total bisa mengabulkan harapan, aku juga tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Cobalah kalau begitu. Apakah kamu membawa korek api? Gawat,
Aku lupa membawanya. Tuan Lu, melepaskan lentera perlu mancis, ada sedikit pengetahuan umum tidak sih? Aku beli mancis dulu, kamu tunggu aku di sini. Aku saja yang pergi. Tidak perlu, kamu latinya lambat, bagaimana jika terlambat? Baiklah, hati-hati di jalan ya. Bos, Tolong ambilkan mancis untukku. Baik. Tunggu dulu, ganti dengan korek api saja.
Mancis dan korek api bukannya sama saja ya? Karena aku ingin melepaskan lentera dan membuat permintaan, kurasa korek api lebih taat. Baiklah, kalau begitu kamu tunggu sebentar ya. Sekarang jarang ada yang membeli korek api, aku harus mencarinya untukmu dulu. Maaf merepotkan Anda. Tidak apa-apa. Nona, kamu beruntung, tokoku ini adalah toko lama.
Beberapa tahun lalu meyimpan stok korek api. Kucarikan untukmu ya. Bos, orang ini adalah… Yi, Sudah beberapa tahun berlalu, dia dulunya karyawan di tokoku. Anak muda yang baik, tetapi entah kenapa tiba-tiba menghilang. Nona, kamu kenal dia? Kalau begitu, apa kamu masih berhubungan dengan Yi? Bagaimana kabarnya sekarang? Aku tidak bisa menghubunginya lagi.
Tetapi aku percaya dia pasti dapat hidup dengan bahagia. Bagus kalau begitu, kondisi keluarga Yi memang tidak baik, masih ada adik laki-laki yang selalu membuatnya khawatir, benar-benar membuat orang khawatir. Sudah ketemu. Nona, paman lihat kamu berdoa dengan sangat sungguh-sungguh. pasti ada rintangan yang tidak bisa dilewati. Tidak ada yang tak bisa dilewati,
Jika sudah hilang, jangan dipikirkan lagi. Korek api ini, kuberikan padamu. Terima kasih paman. Jika ada kabar tentang Yi, jangan lupa beritahu aku. Baiklah. Ke mana saja kamu? Telepon tidak diangkat, lama sekali baru kembali. Maaf ya, aku bertemu teman di jalan, kemudian berbincang-bincang sebentar. Salahku, salahku. Biarkan aku yang menyalakannya. Sudah berakhir,
Bulan sudah muncul. Sejak bertemu denganku, sepertinya kamu sering ketiban sial. Benar juga, tidak banyak hal-hal yang baik. Aku juga mengagumi bakatmu. Bakatku? Contohnya, dapat membuat orang melalui keputusasaan dalam hidup dengan mudah, dan pada saat dia sangat putus asa, sadar sebenarnya tidak serumit itu. Mungkin masih ada cara, membuat masalah terburuk menjadi lebih mudah.
Mungkin ini adalah bakatmu. Kamu pada dasarnya sangat baik, jangan hanya karena maksud jahat siapa pun, membuatmu berubah. Jangan hanya karena siapa pun, masalah apa pun, sampai menyangkal bahwa dirimu berharga. Maksudmu, aku sangat baik? Lu Weixun, Terima kasih kamu menolongku malam itu, mari, aku bersulang untukmu. Bersulang. Bersulang. Pahit sekali ya.
Indra pengecapmu sudah kembali? Indra pengecapku mulai hilang sejak hari aku menyelamatkanmu. Apa yang terjadi? Aku bahkan tidak tahu indra pengecapku sudah kembali. Suasana hati yang kurang baik bisa menghambat indra pengecap. Ternyata seperti ini. Maaf ya, membuat indra pengecapmu menderita bersamaku. Dia seharusnya sudah terbiasa. Ayo, mari kita nyalakan lenteranya.
Semoga kita dapat segera menemukan cara memulihkan indra pengecap kita. Masih mau mencoba ya? Jika tidak dicoba, bagaimana mau tahu faktanya? Usaha keras kita selama ini, bukannya jadi sia-sia? Bagaimana kalau mencoba lain… Cara lain apa lagi? Apa yang terpikirkan olehmu? Aku tidak memikirkan apa pun. Sungguh? Sepertinya,
Malam itu sebelum pertandingan kedua dengan Mu Chunfeng, kita pasti telah minum anggur yang spesial, berpengaruh pada indra pengecap. Saat itu indra pengecap bertukar sekitar… tanggal 23, pukul 10:30 malam. Sejak saat itu, indra pengecap kita kembali untuk waktu yang lama, sampai… Sampai tanggal 27 sekitar pukul 11 malam. Aku ingat.
Di Bar milik Yi Beidao. Tidak mungkin memang karena alasan fisik kan? Aku teringat kata-kata dokter padaku dulu, indra pengecap hilang mungkin karena tubuh kekurangan zat tertentu, atau mungkin juga karena alasan psikologis. Nama ilmiahnya, disebut Kehilangan Pengecapan Histeris karena kondisi mental. Kalau begitu, bisa disimpulkan bahwa belakangan ini pasti
Ada sejenis arak yang mempengaruhi indra pengecapku. Masih ada. Lu Weixun, ini yang kamu sebut kerja keras? Meningkatkan sensitivitas indra pengecap dengan cara memproduksi dopamin dan hormon? Halo, Tuan Mu, mohon maaf, saya tidak bisa menyewakan rumah ini untuk Anda lagi. Aku boleh tahu apa alasannya? Seseorang bersedia menyewanya dengan harga dua kali lipat.
Tetapi tindakan Anda ini menyalahi kontrak. Seperti ini, penyewa itu bersedia sesuai dengan isi kontrak untuk membayar ganti rugi dua kali lipat kepada Anda. Terus bagaimana? Aku punya alasan yang mengharuskanku tetap tinggal di sini. Tuan Mu… Begini saja, kita bertiga bertemu untuk membicarakannya. Aku juga ingin tahu apa alasan dia rela membayar setinggi itu
Untuk menyewa rumah ini. Langsung ke intinya saja, aku ingin menyewa rumah ini demi mencegah tunanganku dibawa pergi oleh wanita jahat. Nona Bai, sebaiknya hargai siapa yang menyewanya lebih dulu. Belum lagi, jika kamu ingin mencegah tunanganmu dibawa pergi, bukannya lebih baik langsung tinggal di kamar tunanganmu? Apa maksudmu berebut rumah ini denganku?
Tunanganku dan wanita jahat itu kebetulan tinggal di seberang rumah ini. Aku harus mengawasi mereka. Mereka sudah tinggal bersama? Aku harus mengawasi mereka dari sini. Mengawasi? Nona, kamu juga cukup lapang dada. Singkatnya, aku harus tinggal di sini. Bagaimana ini? Aku juga punya alasan untuk tinggal di rumah ini. Mengapa? Kebetulan sekali,
Tunanganmu adalah saingan terbesarku. Aku juga ingin mengamatinya dari sini. Siapa kamu? Mu Chunfeng. Aku ingat, orang yang dikalahkan tunanganku. Kamu punya niat buruk terhadap tunanganku, aku lagi tidak bisa membiarkanmu tinggal di sini. Tuan rumah, kuberi kamu uang sewa tiga kali lipat, usir dia dari sini. Tiga kali lipat?
Harga sewa tiga kali lipat, aku juga sanggup membayarnya, tetapi Nona Bai sudah salah paham, Aku tidak berniat buruk terhadap Lu Weixun. Aku tinggal di sini hanya untuk melihat-lihat apa yang membuatnya berkembang begitu cepat. Apa masih perlu dilihat? Tentu saja itu adalah bakat. Aku tidak beranggapan seperti itu.
Itu karena kamu tidak rela kalah kan. Aku pikir, wanita yang menurutmu jahat itulah yang membuatnya lebih kuat. Tidak mungkin. Dari pengamatanku baru-baru ini… Pengamatanmu tidak objektif. Lalu bagaimana aku harus mengamatinya? Aku akan mengajarimu. Boleh. Kalau begitu, kamu pindah ke sini dan anggap saja kita menyewa bersama jika kamu tidak keberatan. Aku tidak keberatan.
Baik, sewa bersama ya sewa bersama. Aku dan Nona Bai sudah sepakat, kita akan sewa bersama. Ya, sewa bersama. Sewa bersama? Kamu jangan banyak omong kosong, cepat keluarkan kontraknya, tentukan aturannya. Ma… masi h tiga kali lipat? Baiklah. Hubungan anak-anak muda jaman sekarang, benar-benar rumit! Yang tinggal di sebrang bukan orang biasa.
Jangan sampai kamu demam, Fokus utama pekerjaan kita nanti adalah cara mengembalikannya. Lupakan saja, aku sudah sangat lelah. Kamu yang bilang untuk mulai mengembalikannya, kenapa sekarang mengingkari janji? Tidak bisa. Aku hanya sekedar ingin mencium… Lupakan saja, kukatakan pun kamu juga tidak mengerti. Ci… cium apa? Aku sudah mendengarnya. Masih ada.
Hanya tersisa Margaret dan Bloody Mary. Hanya ada satu cara terakhir, aku pergi mencari Yi Beidao untuk meracik dua gelas anggur. Tidak bisa. Jika aku tidak pergi, kamu juga tidak boleh pergi.