【FULL】Flavour It’s Yours EP2【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Satu hari yang lalu Cepat coba dulu masakan buatanku. Pasti level Michelin. Anakku. Kamu benar-benar sudah sembuh? Pada awalnya, aku juga tidak berani percaya. Aku kira itu perasaanku saja. Tapi setelah beberapa hari ini, melewati pengalaman makan sembarangan, aku sadar, aku benar-benar sudah sembuh. Pengecapanku sudah kembali. Bagus sekali.

Sampai bangkrut pun, ayahmu tidak bisa menyembuhkan penyakitmu. Tiba-tiba kamu…tiba-tiba sudah sembuh. Mungkin Tuhan terharu melihat ketulusan ayahmu. Dia tidak tega melihat putriku, hidup tanpa pengecepan, hanya tahu bekerja keras untuk mendapatkan uang. Ayah, pasti karena aku adalah orang yang baik. Beberapa tahun ini, aku selalu membela kebenaran, bekerja keras untuk menghukum kejahatan.

Minum sampai tidak… Apa yang kamu katakan? Aku bilang…aku bilang… aku akhirnya bisa minum banyak yang enak. Hal ini juga sudah dipastikan. Ayo, makan lebih banyak Sedang apa kamu? Ambil barangku, harus kembali padaku. Apakah kamu masih termasuk manusia? Kenapa begini? Kamu kira kamu anjing? Aku ingin pergi vaksin rabies. Sangat menjijikkan. Jangan berperasaan.

Wanita galak, jelek dan tidak seksi sepertimu, aku sama sekali tidak tertarik, oke? Kamu benar-benar perampok. Kamu…kamu masih tertawa. Kenapa ada orang seperti kamu? Kenapa kamu masih bisa tertawa? Siapa yang izinkan kamu makan sembarangan dengan pengecapanku? Apa maksudnya pengecapanmu? Apakah ada tertulis namamu? Aku akan makan yang kusukai, akan minum yang kusukai,

Ini adalah kebebasanku. Kamu tidak bisa mengaturnya. Untungnya sudah kembali. Jangan-jangan kamu mengira, ciuman bisa menukar pengecapan? Sudah parah penyakitmu. Jangan kecanduan dengan ciumanku. Kamu pernah berharap bisa menyentuhku lagi. Kamu pukul aku? Kamu… Kukembalikan 2 tamparan. Kita impas. Pokoknya, begitu ketemu dia, aku akan sial. Dia adalah perampok. Perampok? Dia mencuri pengecapanku. Pengecapanku?

Jadi, bagaimana dia mencuri pengecapanmu? Melihat reaksimu, jika tidak tahu, aku kira dia cium paksa kamu. Dia benar-benar menciummu secara paksa? Bajingan! Kenapa dia melakukan hal semacam ini? Kenapa seleranya buruk sekali? Lu Weixun, dasar bajingan ini. Aku benar-benar salah menilainya. Aku akan pergi cari dia. Tolong tangkap poin utamanya. Dia menciumku secara paksa.

Tapi pengecapanku hilang. Lu Weixun menciummu secara paksa, lalu pengecapanmu hilang. Pengecapanku kembali. Guru Lu. Aku ingin beri selamat atas keberhasilan pertunjukanmu, tapi nomormu tidak bisa dihubungi. Berhasil? Kenapa aku pasti berhasil? Kamu adalah legenda dalam industri pengevaluasi arak. Tidak ada yang bisa melawanmu. Meskipun aku tidak pergi ke lokasi acara,

Juga tahu pertunjukan itu pasti sangat menarik. Ucapan selamatmu terlalu resmi. Artikel pertamamu… terkenal dalam majalah kami. Anda seperti keluarga kami. Meminta pengumpulan artikel? Awalnya tidak ingin ganggu kamu, tapi artikel ini diminta cepat oleh pelanggan. Kepala redaksi juga tidak berdaya. Mana? Pabrik arak Monnas. Maaf. Artikel ini, mungkin harus diundurkan dua hari lagi.

Tidak masalah. Anda bukan tipe orang yang suka menunda pengumpulan. Aku rasa kali ini kamu memang bertemu kesulitan. Aku jelaskan kepada kepala redaksi. Terima kasih. Aku nantikan karya barumu. Sekarang akan langsung lawan dia? Jika kamu memenangkan pertandingan berikutnya, Pabrik arak Mawar dari keluarga Lu adalah milikmu. Bagaimana jika dia tidak menerima pertandingan ini?

Tenang saja. Aku ada caranya. Bisakah aku tanya kenapa? Anda adalah ayahnya, Kenapa ingin menciptakan kesulitan untuk putramu? Alasannya sangat sederhana. Karena aku adalah ayahnya. Karena dia adalah pewaris satu-satunya industri keluarga Lu. Kamu tidak perlu datang lagi. Kamu terlambat. Apakah bisnismu sudah selesai? Katakan! Sampai detik terakhir, ibuku masih sedang tanya kamu. Kehilangan? Benar.

Kamu kehilangan apa? Pengecapan. Dompet. Kamu dicuri atau dirampok? Dicuri. Apakah kamu masih ingat, dicuri di mana? Tempat parkir di Rumah Sakit Dagang. Sekitar jam 12 siang. Apakah masih ingat muka pencurinya? Ingat. Bawa aku pergi cek monitor. Akan kutunjukkan. Dia bilang, gadis ini yang curi dompet dia? Dia mencuri dompetmu? Benar.

Dia yang mencuri dompetku. Tapi aku lihat beberapa kali, gadis ini tidak pegang dompet. Tidak perlu dilihat lagi. Videonya sudah kamu lihat. Gadis itu tidak mencuri dompetmu. Dompetku dicuri. Satu-satunya orang yang berhubungan denganku adalah dia. Apakah dicuri atau tidak, cukup panggil dia kemari, dan konfrontasikan langsung. Kalian sebelumnya kenal kan? Apa hubungan kalian?

Tidak kenal. Hubungan mencuri dan dicuri. Kuberitahukan, mengajukan laporan palsu termasuk mengganggu tugas resmi. Jika parah, akan ditahan lebih dari 5 hingga 10 hari, dan dikenakan denda. Coba kamu pikirkan baik-baik. Dia mencuri dompetmu atau tidak. Dia yang mencurinya. Sudah datang. Sudah datang, sudah datang. Minggir, minggir. Tuan Lu, Tuan Lu, Tuan Lu.

Jangan berdesakan, jangan berdesakan. Mundur, mari-mari, mundur, mundur. Semuanya, jangan berdesakan. Jangan berdesakan, jangan berdesakan. Mundur. Mundur. Akhirnya pulang kerja. Senang. Kelompok orang itu gila sekali. Kamu kenapa? Apakah kelompok wartawan itu, lulus dari universitas seni bela diri? Tadi aku kira tidak bisa menghentikannya. Seharusnya kamu keseleo. Aku sudah menyiapkan salep untuk luka memar. Ambillah.

Yongyong. Tetap kamu yang bisa diandalkan. Tentu saja. Pak Polisi, dia adalah He Buzui yang ingin kalian cari. He Buzui, ada yang bilang kamu mencuri. Ikutlah dengan kami. Mencuri? Aku? Tidak mungkin. Apakah ada kesalahpahaman? Ada atau tidak, akan jelas jika ke kantor polisi. Kalian tangkap orang harus ada bukti. Iya, apakah ada bukti?

Apakah ini kamu? Orang baik tidak takut ketemu hantu. Ayolah. Tas aku tolong dibawa pulang ya. Sudah kembali ya. Mari, duduklah. Sudah kuduga itu kamu. Katakanlah. Kali ini ingin mengeluarkan trik apa lagi? Jangan ribut. Daftar dulu. Kamu mencuri barangnya? Mencuri? Apa yang bisa aku curi darinya? Meskipun hidupku susah,

Aku juga tidak mungkin melakukan hal seperti itu. Jangan-jangan yang dia katakan adalah pengecapan? Sudah teringat? Bukan aku yang mencurinya. Dia kembali sendiri. Lagi pula, bagaimana kamu membuktikan bahwa itu adalah punyamu? Ngomong apa? Apa yang sedang kalian katakan? Kalian kira tempat apa ini? Apakah ini tempat kalian bertengkar dan bergosip? Barang apa yang hilang?

Cepat jelaskan padaku! Pak polisi, seperti ini ceritanya. Pengecapan dia ada di tempatku. Iya, iya, iya. Adalah ketulusan hati. Hatiku… ada di tempatnya. Kalian hebat juga. Pasangan bertengkar tapi malah datang ke tempatku. Pak polisi, Anda salah paham. Salah paham apa? He Buzui dan Lu Weixun ya kan? Nama saja sudah terkesan pasangan. Masih berbohong!

Apakah kalian tahu, termasuk apa tindakan kalian ini? Ini dinamakan mengajukan laporan palsu. Secara serius menghambat pengoperasian normal organisasi keamanan publik. Kuberitahukan, sekarang aku berhak mengurung kalian selama 3 hari. Semua salahmu. Sudahlah, sudahlah. Masih belum selesai? Benar-benar tidak ingin pergi dari sini? Dua pilihan. Pertama, dikurung selama 3 hari. Kedua, isi formulir.

Segera pergi dari sini! Bagaimana kamu membuktikan indra pengecapku berfungsi, karena tertukar dengan indra pengecapmu, dan bukan karena alasan lain? Hotpot keju, ayam goreng, sayap panggang, snack pedas, keripik kentang, mie instan. Semua ini makananmu kan? Atas dasar apa kamu bilang itu makananku? Karena aku tidak pernah makan junk food yang ditambah pengawet dan pewarna.

Benar. Semua itu dimakan olehku. Itu juga dimakan dengan mulutku. Apa hubungannya denganmu? Karena kamu sudah berada di dalam otakku. Ternyata kamu sedang menyatakan cinta padaku? Maaf ya. Aku sudah punya seseorang yang kusukai. Aku tidak tertarik padamu. Aku hanya peduli dengan pengecapanku. Meskipun dia itu milikmu, tapi dia datang sendiri.

Apa yang bisa aku lakukan? Pengecapan kita, tidak tahu tertukar karena masalah apa. Jika dilihat dari kondisi saat ini, sentuhan singkat bibir kita… dapat menukar pengecapan kita kembali dalam waktu singkat. Bagaimana menukarkannya secara total, untuk sementara belum tahu caranya. Jadi, aku ingin mempekerjakanmu untuk menjaganya beberapa saat. Saat aku membutuhkannya,

Kita tukarkan kembali untuk sementara. Dasar gila! Katakan saja. Berapa biaya untuk beli siklus revolusimu. Siklus revolusi? Kamu cukup profesional dalam menggunakan kata-kata. Kuberitahukan, jika memberikanku sebanyak ini, aku akan bekerja sama denganmu. Baik. Harga ini. Aku akan buat kontrak malam ini. Kita tanda tangan besok. Baik. Yang tidak tanda tangan, dia adalah anak anjing.

Maju dong! Dasar bodoh! Maju! Maju! Maju! Grup, grup, grup. Yongyong. Nyonya besar, akhirnya kamu pulang juga. Apakah kamu tahu, aku sangat khawatir padamu? Hari ini kamu dibawa pergi oleh polisi, terus ketua pengawal datang bilang, tidak boleh menerima orang yang ada catatan kriminal. Sepertinya otaknya sudah rusak. Jadi, aku langsung berdebat dengannya saat itu.

Jika He Buzui pergi, aku juga akan pergi. Jika He Buzui tetap tinggal, aku baru akan tinggal. Boleh juga, sobat. Bagus. Tapi pekerjaan, kamu lanjut saja. Kerjaan ini capek dan tidak menghasilkan uang. Sudah lama aku tidak ingin kerja. Capek dan tidak menghasilkan uang? Apa maksudmu? Sudah kalah. Jangan main lagi.

Soal bonus, apa yang dia katakan? Bonus? Mungkin… tidak ada lagi. Tapi katanya, dia akan transfer… gaji yang tersisa bulan ini ke rekeningmu. Dia termasuk masih punya hati nurani. Tidak masalah. Ada aku. Aku dukung kamu. Hanya mengandalkan sedikit gajimu itu, apa gunanya? Atau… kita pergi jual darah saja? Jual darah? Ide apa ini?

Apa kamu gila? Bukankah sudah sepakat lusa? Sudah kubilang, akan dilunasi hari itu juga. Buka pintunya! Sudah dibuka. Apa yang ingin kamu lakukan? Sedang apa kamu? Ada apa? Tanda tangan kontrak. Kenapa kamu tahu aku tinggal di sini? Kemarin di kantor polisi, bukankah kamu sudah tulis semuanya? Kebetulan aku tidak bisa melupakan semua yang kulihat.

Cepat dibaca. Aku buru-buru. Kamu serius? Kamu tinggal sendiri ya? Ayahku ke pasar. Cepat lihat kontraknya. Jika tidak bermasalah, cepat tanda tangan. Pihak pertama Lu Weixun, Pihak kedua He Buzui. Pihak pertama berhakmengubah pekerjaan dan tanggung jawab Pihak kedua, sesuai dengan kinerja dan kemampuan Pihak kedua. Kenapa kamu tidak bilang,

Pihak Pertama berhak untuk memperbudak Pihak kedua? Sudah kutulis. Di halaman ketiga. Jika diperlukan, Pihak Pertama akan menjalankan sistem kerja 24 jam, Tiba begitu dipanggil, tidak membedakan pagi atau malam. Apakah kamu tahu, ada hukum di negara kita yang disebut Hukum Perburuhan? Tahu. Melebihi jam kerja normal akan dihitung per jam.

Setiap lebih dari satu jam, dua kali lipat. Jadi, kapan kasih uangnya? Bayar perbulan, bayar di pertengahan bulan. Enam ribu yuan per bulan. Enam ribu yuan per bulan. Kalau begitu, aku harus diperbudak olehmu selama… 333 bulan, yaitu 28 tahun. 28 tahun? Kenapa kamu tunda begitu lama? Setelah 28 tahun, aku berumur 53 tahun.

Secara medis, fungsi tubuh manusia akan secara cepat menurun, setelah usia 53 tahun. Jika saat itu terjadi pertukaran pengecapan, pengecapan juga akan berkurang seiring melemahkan tubuh. Pengecapan biasa… tidak bermanfaat sama sekali bagiku. Ada atau tidak ada, tidak berpengaruh. Tapi sebelumnya, aku harus melakukan rencana terburuk. Jika pengecapan kita tidak bisa ditukar kembali,

Aku harus memastikan hidup dan karierku, tidak terpengaruh sama sekali. Kalau begitu, bukankah hidupku akan berantakan? Nona He. Menurutku, mempekerjakan kamu selama 28 tahun, risiko yang aku tanggung sepertinya lebih besar. Tapi jika pengecapan kita bisa ditukar kembali… sebelum jangka waktunya, kontrak ini bisa diputuskan kapan saja. Aku tidak perlu melihatmu lagi.

Kamu juga bisa secepatnya mendapatkan… uang ini. He Buzui. Tenang. Harus tenang. Jadi orang harus punya pendirian. Tidak boleh melupakan diri demi uang. Tapi jika menerima pekerjaan ini, kebetulan dapat menutupi biaya kredit perbulan. Hal terburuk hanya dicium saja. Anggap saja digigit anjing. Tentu saja. Uang ini bukan jumlah kecil.

Jika kamu tidak mau, aku tidak paksa. Aku tidak mesti ada kamu. Sudah setuju? Tidak. Tidak mungkin. Kak De. Ada apa datang kemari? Jangan, jangan. Tidak sanggup kuterima. Aku bukan kakakmu. Anda adalah nenek saya. Sekarang kalian yang berhutang uang, adalah kakek dan nenek saya. Ponsel saja sudah dinonaktifkan.

Bukankah aku harus datang langsung untuk beri salam? Kak De. Anda diberkahi. Mari, mari, mari. Kita katakan baik-baik setelah duduk. Saya lap dulu untuk Anda. Silakan. Istirahat dulu. Saya seduh teh untuk Anda. Pergilah! Tidak. Balik mukamu! Balik mukamu! Nona He. Anda sudah sukses ya. Sudah menandatangani kontrak besar. Kalau begitu, hutang sedikit ini

Apakah bisa… Aku mengerti. Kak De, kita katakan baik-baik. Tidak ingin diberikan? Kak De, baik-baik saja? Kenapa masih melongo? Cepat hancurkan! Untuk apa lihat aku? Semuanya! Jangan, jangan, jangan! Jangan dihancurkan! Hentikan! Apa yang sedang kalian lakukan? Tidak, tidak, tidak. Sedang apa kamu? Anak muda. Pahami aturannya. Hutang harus dibayar, itu adalah peraturan.

Tidak ada urusanmu. Cepat pergi dari sini. Lanjutkan! Dia hutang berapa? Apa maksudmu? Dengar maksudmu, kamu ingin bantu bayar? Berapa? Uang pinjaman ditambah bunga, tidak sedikit. Aku bayarkan. Ingin jadi pahlawan? Berkelahi dan mengancam tidak bisa menyelesaikan masalah. Kita lakukan yang nyata saja. Tanda tangan kontrak 3 pihak. Jika bisa diselesaikan dengan uang,

Siapa yang ingin melakukan itu? Aku sudah mengatakannya dengan jelas. Uangnya tidak boleh kurang satu sen pun. Bukti hutangmu itu, pinjaman tambah bunga, hanya segitu. Jika lebih banyak, itu sudah melanggar hukum. Apa maksudmu? Paling banyak hanya bisa dibayar sebanyak itu. Bayar setiap 3 bulan. Selesai pembayaran dalam 1 tahun. Kamu sedang tawar-menawar denganku? Tawar-menawar.

Dia tidak sanggup panggil pengacara, tapi aku bisa. Jangan terlalu serakah. Ini tidak baik. Dan, kamu bersusah payah cari dia setiap bulan untuk bayar utang, meskipun kamu hancurkan semua halaman rumahnya, dia juga tidak sanggup… melunasi hutangnya dalam setahun. Baiklah, baiklah, baiklah. Sobat. Aku lihat, kamu adalah orang yang gampang bicara. Aku terima angka ini.

Tapi, aku masih ada satu syarat. Masih ada syarat? Syarat pembayaranku adalah… dia harus kerja untukku. “Aku melewati planet yang bernama kamu” Kita mau ke mana? Pabrik arak Monnas. “Matamu jernih dan transparan” “Kapan baru bisa mencerminkan hatiku” “Siang dan malam, planet terbalik” “Pertanda ledakan cinta” “Berlari mengikuti jalur alam semesta”

“Dapat menemukanmu di dalam mimpi” Direktur Lu. Paman Ma. Lama tidak bertemu. Lama tidak bertemu. Nona ini… Asistenku. Hai, Paman Ma. Aku adalah He Buzui. He Buzui? Minum tanpa mabuk. Nama yang bagus. Karena aku tidak mabuk meskipun minum banyak. Sadar diri. Kita adalah orang yang hidup dengan mengandalkan arak. Jangan meremehkan orang.

Kalian ingin istirahat dulu atau langsung ke gudang arak saja. Baik. Silakan sebelah sini. Mari. Sini suhu AC terlalu rendah. Kamu bukan datang liburan. Ini adalah suhu yang dibutuhkan untuk menyimpan anggur. Cepat ikuti. Silakan. Hati-hati melangkah. Ini adalah produk nomor 92. Total ada 18 tong. Setiap tong sudah kusiapkan segelas sample,

Untuk dicicipi oleh Tuan Lu. Terima kasih, Paman Ma. Sisanya, serahkan saja pada kami. Baik. Aku keluar dulu. Kemari! Apa yang ingin kamu lakukan? Menukar pengecepan. Sekarang? Di sini? Omong kosong. Waktu kerja Aku harap Nona He bisa profesional saat kerja. Tunggu. Aku sudah menyesalinya. Aku ingin membatalkan kontrak. Kamu tidak melihat

Pasal peringatan halaman terakhir kontrak? Pasal peringatan apa? Jika melanggar kontrak, ganti rugi 2 kali lipat. Apa? Kamu… Aroma buah hitam dari blackberry dan raspberry mengandung nafas segar dari tumbuh-tumbuhan. Lebih jauh ke dalam… adalah rasa pahit dari cokelat dan kopi. Tunggu. Ini… Apa yang sedang dia lakukan? Segelas demi segelas. Kapan bisa selesai? Rusak.

Rusak semuanya. Tuan Lu. Bagaimana? Kosongkan semua tong nomor 92. Buang semuanya. Buang semuanya? Benar. Semua brett. Tidak. Jika itu hanya brett, tidak. Ini… Tong kali ini berasal dari mana? Bukankah waktu itu kamu bilang Waktu itu pembuat arak bilang ingin pakai tong kayu ek yang setengah lama. Maka bisa mengurangi efek tong terhadap anggur.

Jadi, tong kali ini dibeli dari Pabrik arak Gaoling. Bagaimana kebersihannya? Sudah dibersihkan sebelum dikirim kemari. Saat itu, sisa kayu dari tong nomor 92, dan tong nomor 93, ada sedikit rasa asam cuka. Jadi tidak mengeluarkan ekstrak asli, langsung dimasukkan ke dalam tong. Buang semua anggur. Tong kosong diangkut ke ruang terbuka,

Lakukan desinfektan dengan alkohol berkekuatan tinggi. Harus selesai hari ini. Baik. Terlalu boros jika dibuang semuanya. Paman Ma. Apa itu…bre… Apa itu? Brett adalah ragi anggur. Ada sedikit aroma binatang. Kamu bisa membayangkannya sebagai aroma kandang kuda. Penambahan sedikit… dapat meningkatkan rasa dan aroma anggur. Tapi jika berlebihan, maka akan dinilai sebagai anggur yang bermasalah.

Kekuasaan pengevaluasi arak begitu besar? Dia bilang buang, kalian langsung buang? Pengevaluasi arak yang lain mungkin tidak begitu. Tapi Tuan Lu ada kekuasaan untuk itu. Begitu banyak arak, kamu ingin buang semuanya? Semua hasilnya rusak, maka tidak boleh disebut sebagai arak. Juga tidak perlu dibuang semuanya. Arak ini memang tidak terlalu enak, tapi tidak beracun.

Apakah kamu tahu, buat arak perlu menghabiskan berapa banyak tenaga kerja, sumber daya dan uang? Sayang sekali jika semuanya dibuang. Anggur adalah hadiah dari alam. Rasa anggur bisa sederhana, tapi tidak boleh tidak menyenangkan. Jika hanya demi keegoisan sendiri, dan menjual anggur seperti ini, itu baru dinamakan bersalah atas sinar matahari, cuaca,

Dan kerja keras ragi. Menghancurkan produk rusak, baru termasuk penghormatan terhadap produk yang baik. Tak kusangka, Lu Weixun yang sombong, tidak terlalu menyebalkan saat rajin kerja. Ibu, apa yang kamu minum? Ini adalah sesuatu yang membuat orang bahagia, dan juga membuat orang sedih. Air ajaib? Benar. Air ajaib. Ibu harap setelah dewasa nanti,

Kamu bisa mempromosikan air ajaib kita ke dunia. Aku bisa. Aku percaya padamu. Xun. Mana ayah? Ayah segera tiba. Jangan tidur dulu, tunggu dia. Xun. Kamu adalah anak yang berbakat. Kelak lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan. Sayang sekali, ibu tidak bisa menemanimu lagi. Ibu! Ibu! Ibu! Bangun! Ibu! Ibu! Bangun! Ibu! Ibu!