【FULL】Lovely Swords Girl Eps 12【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Lovely Swords Girl Episode 12 Jujur atau tantangan Tubuhmu sudah lebih baik kah? Jauh lebih baik. Awalnya aku ingin pulang dengan santai, tapi ibu mengabariku mendesak kita untuk pulang. Apa ada masalah di kerajaan? Malahan merupakan masalah besar bagi Keluarga Gong. Apa? Lagi-lagi ada masalah? Ibu mendesakku untuk pulang, dan menyelesaikan masalah turun temurun.

Urusan keluarga. Keturunan. Apa hubungannya denganku? Kamu… Jangan lagi kamu memiliki pemikiran yang tidak realistis. Meskipun kamu pulang ke Ayah mertuamu tetaplah jaga hubungan kita. Masalah “keintiman” kita, ayah mertua memberi jawaban surat pada ibu. Mereka berdua berdiskusi untuk secepatnya menyelesaikan masalah ini. Tidak relevan. “masalah keintiman”. Baiklah,

Berdiskusi dengan siapa maka dengan berhubungan saja dengan dia. Bagaimana bisa kamu berkata sembarangan seperti ini? Kamu ini manusia macam apa. Kamu ini menganggapku sebagai hewan peliharaan ya? Kalau kamu adalah hewan ternak maka aku ini apa? Terserah kamu saja! Bagaimana bisa kamu menjadi tidak masuk akal seperti ini.

Memfitnah dengan amarah, kacau dan tidak masuk akal. Kamu tidak perlu berkata empat kata-empat kata. Satu kata pun tidak ada yang kumengerti. Jangan berkata-kata sesuatu yang rumit dan tidak berguna. Menganggap kami orang peliharaan, dapat mengerti semua omong kosong. Kamu wanita begitu kasar. Apa yang salah dengan wanita? Aku menikah denganmu sudah begitu lama,

Lalu hari ini kamu baru tahu sifat buruk ku? Kamu sudah lupa ingatan. Maka itu kamu bisa melihatnya dengan lebih detil. Kembali mengenali diriku dari awal. Seumur hidup manusia bertumbuh, jangan hanya memikirkan masalah “keintiman”. Masalah empat kata, satu kata pun aku tidak dapat membandingkannya. Jangan lagi menjadi teman sepanjang hari yang berkata-kata tanpa berkomunikasi.

Sudah terlambat untuk disesali. Kamu seorang wanita, minum air saja tanpa pertimbangan. Setidaknya kamu harus minum menggunakan gelas. Berdasarkan peraturanmu yang rusak itu, cepat atau lambat orang akan mati kehausan. Tidak bisa. Apanya yang tidak bisa nona? Tidak apa-apa… Barusan ada seekor lalat, hendak menggigit orang.

Masih ada 10 mil untuk dapat sampai ke rumah Keluarga Gong, mari kita berangkat. Akhirnya sebentar lagi sampai rumah. Itu… Kenapa aku tiba-tiba mabuk perjalanan. Tapi kita sebentar lagi akan sampai rumah, kalian berangkat duluan saja. Aku sendiri perlahan… Jalan perlahan. Nona, anda kenapa? Sebelumnya kamu mengendarai keledai juga tidak mabuk.

Ini bukan masalah jenisnya, tapi karena ketinggian nya berbeda. Oh, jika kalian tidak percaya, biarkan Yuanhan menemaniku saja. Kita pergi begitu lama, harus membeli sedikit oleh-oleh untuk orang rumah, makanan ringan atau yang lainnya. Benarkan Yuanhan? Pemikiran kakak ipar benar juga. Baiklah. Aku dan Yuanxia berangkat lebih dulu. Segeralah kembali setelah kalian berbelanja.

Kalau begitu mari kita berangkat. Ibu mertua. Ini… kenapa begitu sungkan. Cepat bangun biar ibu lihat. Nak… Ini benar-benar bagus. Ibu, ananda sudah menggila selama dua tahun. Gagal berbakti, juga sudah melibatkan keluarga, membebani orang tua. Mohon maaf sedalam-dalamnya. Mengapa dengan ibu mertuamu ini sekarang begitu sungkan. Duduklah duduk. Mari mengobrol dengan ibu.

Berbicara soal ini, penyakitmu itu adalah natural, bukan buatan. Dua tahun ini tidak bisa menyembuhkan penyakitmu. Ayahmu dan akulah yang sangat menyesal. Ibu. Tidak apa-apa. Ibu gembira. Dalam hati masih ada kekhawatiran. Masalah dalam perjalanan ini, kakak kedua menuliskan surat pada ibu dan bercerita, perubahan kamu ini adalah perubahan besar.

Hati You’er ini tidak dapat menerimanya dengan cepat. Tapi bisa dimengerti. Ibu, Ananda mengerti. Segala sesuatu hal sebelum kamu lupa ingatan, aku sudah memberitahu semua orang di sini. Kamu tenang saja. Bertindak biasa saja. Terima kasih banyak ibu. Ananda selama dua tahun ini mengalami kegilaan, sekarang sudah kembali. Saya akan memikul semua tanggung jawab,

Untuk menebus penyesalan selama dua tahun ini. Kelelahan karena perjalanan. Cepat kembali ke keintimanmu dan beristirahatlah. Nanti ibu akan menengokmu. Ibu. Satu saja. Berikan aku satu potong saja bu. -Pergilah kamu.- -Ibu.

-Jangan makan lagi, kamu masih memakannya.- -Satu potong saja.- Hanya satu potong. Kalau kamu makan lagi kamu akan benar-benar berubah jadi anak gemuk. Hanya satu potong saja bu. Satu potong. Hanya satu potong. Satu potong. Dua potong ya…

Menurutmu kamu ini bodoh atau tidak? Kamu ini anak bodoh. Anakku ini, sudah kembali normal. Atau gila dan bodoh seperti sebelumnya, lebih bahagia dan lebih baik? Kepulangan kali ini, aku dan dia akan benar-benar menjadi pasangan suami istri yang sah. Semua orang tahu. Kakak ipar akan segera menjadi pasangan yang sah. Semua orang siapa?

Mengapa aku harus tahu? Sekarang ini, aku bahkan tidak tahu dia itu siapa. Saat kembali nanti bagaimana caranya aku dapat hidup bahagia. Jika kakak ipar ingin menanyakan secara detil, tidak perlu saling menderita. Nanti kalian akan hidup bersama seumur hidup. Hal ini kamu dengan Si Bodoh… Bukan… Dengan dia si muka dingin

Katakan pada kakakmu Si Bodoh itu. Yuer ayo pergi. Lari kesana. Cepat lari kesana. Tuan muda, tunggu aku tuan muda. Tuan muda. Disana, disini disini, itu… Itu. Disana ada ikan, disini. Tuan muda, tuan muda… Ada ikan. Jangan pergi. Aku mau melempar itu. lempar itu, lempar. Itu, yang paling jauh.

-Tuan muda.- -Disini. Tuan muda. Tuan muda aku disini. Disini disini. Aku menangkapmu. Tuan muda kenapa? Kamu jangan mengikutiku. Kami sudah kembali. Nyonya muda kembali, nyonya muda kembali. Aku bawakan kalian oleh-oleh. Kemari, berikan.

Yang tidak datang juga dapat oleh-oleh. Terima kasih. Nyonya muda kami sangat merindukanmu. Benar sekali, ketika anda tidak di rumah, seluruh istana jadi tidak menarik. Nyonya muda, anda jangan pergi lagi. Nyonya muda, kita sudah lama tidak bermain bersama. Benar sekali. Benar-benar loyalitas, aku tidak memboroskan kebaikan hati kepada kalian. Kalian sedang apa? Tuan muda…

Kami sedang mengingat-ingat. Setelah mengingat-ingat, kembalilah pada tugas kalian masing-masing. Bising sekali di tengah hari seperti ini. Orang lain akan berfikir ada sesuatu yang terjadi di Keluarga Gong. Sudah tidak bertemu dalam waktu lama, kakak ipar ingin bergembira sebentar. Kalian telah menerima kebaikan hati dan hadiah dari kakak ipar,

-sekarang ayo cepat kembali ke kesibukan kalian masing-masing.-Baiklah. Ada sesuatu yang ingin aku ucapkan padamu. Jika ada sesuatu cepat katakan, jika ingin kentut lepaskan saja. Kamu… Nona, apa karena Tuan muda tidak diberi hadiah dari kita sehingga dia marah? Aku bisa memberikan milikku untuknya. Tidak usah pedulikan dia, si muka dingin.

Tidak mengerti baik dan buruk, Gunung Changbai, tidak mengerti keromantisan. Hati yang hangat pun dapat disiramnya menjadi dingin. Semua orang di dunia harus mengikuti kedinginan hatinya. Kamu pikir, kemampuan mendengarku tidak dapat mendengar makasud dari kata-katamu? Kamu ini sebenarnya mau bicara apa? Bergumam seperti para perempuan. Bicaralah. Tuan hanya boleh berbicara, tidak boleh main fisik.

Barusan itu ruang publik. Untuk melindungi martabat, tidak dapat berkata apa-apa. Kamu sudah menikah dan masuk ke Keluarga Gong, harus mematuhi 4 aturan moral wanita, Sebagai seorang istri. Aturan moral untuk seorang pria aku malah sangat memahaminya, untuk seorang wanita dari awal aku tidak pernah mempelajarinya. Tidak perlu menggunakan cara ini untuk menakutiku, mengkritikku, memintaku,

Aku adalah aku. Dua duit perak pada karangan bunga aku melihatnya sendiri semuanya telah terbakar. Aku tidak peduli. Aku tidak memintamu untuk mengabdi. Pandai dalam pengetahuan etis, prinsip yang menjadi permintaan para senior seharusnya kamu tahu kan. Meratap bersama sekumpulan orang bawahan, berpelukan menjadi satu kumpulan, apalagi selanjutnya? mengangkat tong apanya?

Dari awal aku tidak pernah menganggap mereka orang bawahan. Semuanya adalah teman yang dibesarkan dan dipelihara oleh ayah dan ibu. haruskah dibesar-besarkan seperti ini? Awalnya kamu tidak memiliki dasar seperti ini. Pembangkang macam apa ini? Mengesampingkan hal yang penting dan menjelaskan hal yang lain. Aku tidak mengerti. Jika tidak mengerti kamu pergi saja baca kamus.

Kamu dengan prinsip umum kata-kata yang rumit itu saja, pergi menjalani hari-hari. Tidak perlu mendesakku untuk merubah kata-kata yang buruk dan merobek mahkota bunga. Sekarang aku hanya mempersilahkanmu seorang yang terpelajar ini, seorang tuan muda yang sangat tinggi derajatnya, memberikan kami orang biasa sebuah penjelasan yang rasional dan sempurna. Menjelaskan apa. Kamu berpura-pura.

Masih harus berpura-pura kah? Berpura-pura apa. Sangat ingin aku mengucapkannya ya? Baiklah. Belalang kecil ini siapa yang membuatnya? Kamu yang membuatnya. Anak dari seorang paman sedang menangis, karena kamu ingin meredakannya maka kamu membuat ini. Tidak mungkin kamu lupa kan? Benda ini. hanya ada 4 orang yang tahu. Aku, ayahku,

Ibuku yang sudah meninggal, dan kamu. Kamu lah yang aku ajari. Bukankah kamu bilang kamu ini lupa ingatan, semuanya tidak ada yang kamu ingat kan? Bagaimana bisa? Aku sebenarnya tidak yakin, kenapa aku membuat benda ini. Ternyata kamu yang mengajariku. Baiklah, kamu sudah mengetahuinya kan. Aku beritahu padamu. Arti seorang istri adalah,

Bukti benda kecil ini, sudah dapat menjelaskan bahwa aku tidak hilang ingatan. Kali pertama untuk menguasai Sembilan lubang, dimulai dari yang paling belakang. Ini adalah rumus dari Keluarga Gong. Setelah aku mendapatkan penyakit, Rumus dari Keluarga Gong tidak pernah lupa. Terbukti telah menjadi kemampuan teknis. Ketika sudah menguasai kemampuan teknis, tidak akan mungkin dilupakan.

Seseorang jika sudah menguasai bagaimana cara menunggang kuda dan memanah. bahkan jika dia sedang marah atau bodoh, meskipun tidak ingat pada diri sendiri. Jika sudah ingat, maka berubah menjadi sebuah naluri. Tidak mungkin lupa. Jadi, mainan kecil ini, aku dapat membuatnya. Kemampuan teknisnya dapat diingat. Kamu lupa orang yang mengajarimu kah?

Kamu dilahirkan di Keluarga Klan Dokter. Seharusnya kamu lebih mengerti tentang hal ini dibanding aku kan. Aku tidak ingin mendengarkan bualan prinsipmu itu. Juga termasuk prinsip Keluarga Gong. Sekarang aku ingin kamu melihatku. Secara serius, berbicara dari hati. Tidak benar. Tatapan matanya benar-benar kosong. Tidak ada apapun. Kalimat terakhir yang kutanyakan padamu,

Kamu benar-banar tidak kenal aku lagi? Aku mendapatkan penyakit selama dua tahun ini, sebagian besar urusan aku tidak ingat. Secara natural juga termasuk memposisikan dirimu. Tidak kusangka ternyata aku benar-benar salah. Akulah yang membuat masalah. Kamu tidak lupa ingatan. Yuanxiu. Tidak peduli kamu seberapa keras apapun berpura-pura. Aku yakin, tidak peduli jika ingatanmu dimasuki air.

Aku tetap akan membuatnya mendidih dan terbakar. Ayo makan. Xiuer baru saja sembuh dari penyakit kritis. Kamu harus makan agak banyak. Ini adalah berkah dari langit. Ayahmu, ketika naik ke istana, berkata pada kaisar. Kaisar adalah seorang yang garis mukanya bahagia. Bibimu, Ratu Zhenfei mengirimkan kita banyak sekali barang. Tapi omong-omong,

Yang paling bahagia adalah ayahmu dan aku. Menurutmu kita ini Keluarga Gong. Melewati begitu banyak kesulitan. Satu keluarga bersama-sama, berkumpul bersama, makan dengan harmonis. Hati ini sangat gembira. Benar sekali istriku. Youer, sangat suka sekali makan makanan Keluarga Gong. Benarkan? Tidak perlu terburu-buru. Kamu suka makan apa,

Ibu akan bilang pada orang dapur untuk membuatkannya lagi untukmu. Ibu, ini saja sudah cukup. Hanya saja, sudah lama sekali tidak makan makanan rumah. Enak sekali. Jangan terburu-buru ya. Kedepannya setiap kali waktu makan pasti ada makanan. Caramu makan… Seperti mau memakan sumpit dan mangkuknya juga. Melihat kakak ipar makan, jadi menambah nafsu makan.

Kalau begitu kamu juga makan, ayo makan. Istriku, Caramu makan ini masih harus sangat diperhatikan. Makanpun tidak bisa berhenti, mulutmu masih ingin mengaturku. Betul sekali, bisakah kamu kurangi bicaramu? Bisa makan adalah suatu kebahagiaan. Coba kamu lihat, Bukankah ibumu begitu, benar kan Tuan? Betul, betul… Youer ini, baru saja kembali,

Memang sudah seharusnya makan agak banyak untuk memperbaiki tubuh. Lalu, dalam waktu yang cepat harus memberikanku bayi yang gemuk. Lagipula bukan anak seekor kera. Ini juga terlalu cepat kan. Terlalu cepat bagaimana? Selagi muda, tubuh sehat dan kuat benar tidak? Satu tahun melahirkan 1 anak. Tiga tahun menggendong 2 anak.

Kalian berdua tidak perlu melihatku begitu. Cepat carikan aku menantu dan melahirkan anak. Benar sekali katamu itu, betul. Ayo makan, Tuan lihat apa? Di pengadilan sana, ada pangeran keenam yang ragu. Delapan pangeran yang mati memiliki hubungan dengan pangeran ke-13. Dua orang memiliki dendam. Pertikaian semakin sengit.

Dunia persilatan akhir-akhir ini malah tidak ada masalah besar. Hanya ada sebuah pesan. Cheng Huaqing mungkin bukan Pendekar Bayangan. Berita ini masih dalam tahap verifikasi. Hal ini sebelumnya, kalian melapor padaku tepat waktu. Kali ini, sebenarnya aku duduk disini dan menyuruh kalian berdua kemari. Kami tidak bermaksud. Hanya saja… Katakan saja. Kondisi ini,

Sebetulnya kami sudah pernah melaporkannya pada pangeran pertama. Karena Tuan Muda Pertama sudah sembuh dari sakitnya, ini… Berdasarkan aturan sebelumnya. Kami… Kedepannya setelah kami lapor pada Tuan Muda Pertama, kami akan melapor pada Tuan Muda Kedua. Selanjutnya, kalian tidak perlu melapor padaku, semuanya sama seperti dua tahun lalu. Baik. Baik. Pergilah. Kedua tanda damai ini,

Adalah pemberian Ratu pada Tuan Muda Kedua dan Tuan Muda Ketiga. Giok Lantian ini adalah hadiah Kaisar untuk Tuan Muda Pertama. Bakat sastra dan seni bela diri Tuan Muda Pertama dari Keluarga Gong paling. Orang dengan kemampuan luar biasa, dan dapat bersaing. Kakak besar telah kembali. Tapi aku tahu.

Hanya perlakuanmu padaku yang tidak akan berubah. Di dunia ini. Hanya kamu, yang tidak mengacuhkanku hanya karena kakak besar. Karena dimatamu, aku ini hanya seorang Tuan Muda. Sudah cukup bising atau belum? Apa? Aku tidak berkata satu kalimat pun. Apa yang terpikir dalam hatiku, apa kamu dapat mendengarnya? Istriku, aku menasihati isi otakmu.

Jangan lagi memirkan cerita fantasi. Sesuatu yang dapat mendatangkan masalah pada diri sendiri. Otakku bertumbuh dalam kepalaku, Aku suka berpikir apa terserah aku. Kemauan hatimu yang seharusnya kamu turuti adalah, jangan menghalangi orang lain. Hanya bisa merendahkan. Apa yang dilihat? Dalam dua jam hanya melihat 3 halaman buku.

Yang kamu lihat itu apakah hati serigala dan paru-paru anjing? Aku ini sekarang sangat ingin membedah otakmu. Membedah hatimu, melihat hatimu yang sesungguhnya. Apakah juga hilang bersama ingatanmu. Semuanya sudah mati. Kamu ini lagi-lagi sangat berisik. Bagaimana aku bisa melihat ssampai kedalam. Lagipula, Aku sarankan kamu lebih banyak membaca “firman wanita”, “pelatihan mental”,

“cara cepat mematrun” banyak belajar tentang bagaimana mengurus rumah dan menjaga keharmonisan. Paling tidak, saat kamu makan, jangan mengeluarkan suara seperti sedang bermain musik. Jangan berlaku kasar seperti tikus kota. Aku tidak sopan aku kasar. Aku melihatmu sedang berpura-pura, kamu memperkatakan sesuatu yang tidak masuk akal.

Kamu ini satu dua tiga empat lima enam tujuh delapan. Aku tidak ingin bertengkar denganmu di tengah malam seperti ini. Merusak identitas dan martabat. Aku tidak tahu kalau kamu sebegini tidak pedulinya. Emosi seperti petir. Sebelum menjadi gila, lebih baik kamu merawat penampilanmu. Tunggu setelah kamu sadar, baru kita bicarakan lagi.

Sekarang lebih baik urus hati dan matamu, setelah bersih baru kita bicara lagi. Yuanxiu ku. Tidak seharusnya seperti ini. Meskipun sebelumnya kamu adalah seorang yang bodoh. Setiap pori-pori yang ada di tubuhmu, setiap nafasmu, dan setiap gerakanmu semuanya asli. Hatimu ada di sisiku. Begitu membuka mata aku dapat melihatnya, tanganku pun dapat menggapainya.

Kamu yang sekarang, sudah normal, sudah sempurna. Tapi, walalupun kita dalam satu ruangan yang sama tapi seperti dipisahkan jara jutaan mil. Yuanxiu. Apa kamu ini masih kamu? Harus bertahan seperti ini sampai kapan? Aku harus mencari cara. Memberikanmu satu paket ingatan cinta. Supaya kamu dapat menemukan kembali dirimu. Berani melawan. Semalam kamu pergi kemana?

Tentu saja ke tempat dimana orang tidak dapat menemukanku, baru bisa tidur dengan tenang. Kecantikan dan keindahan, Ibu baru saja memberi tahu barang apa saja yang ingin dibeli, Kamu langsung saja beli. Mohon maaf, ini adalah jalan-jalan. Lagipula bukan hasil reinkarnasi dari babi lapar kan. Apakah sedikit menikmati akan menyebabkan kematian? Dalam tugas ini,

Aku berterima kasih kakak ipar mau mengajakku. Aku takut Ibu, ingin membuat kakak dan kakak ipar lebih dekat lagi. Itu sudah jatuh tapi kamu ambil kembali. Memangnya kenapa? Ini kan baru saja dibeli. Bukannya dulu kamu paling suka ini kan? Jual Tanghulu dingin.

-Pak, berikan aku lima tusuk- -Mau kah Nona?- Yang ditambah gula dan asam ya. Baiklah. Yuanhan untukmu. Tiga tusuk saja sudah cukup. Tiga tusuk, baiklah.

-Kembaliannya ambil saja.- -Terima kasih.- Tanghulu dingin. Membelinya begini banyak apa kamu bisa menghabiskannya? Anggap saja aku tidak dapat menghabiskannya, juga tidak sebanding dengan orang yang ada di Keluarga Gong. Karena kita sudah selesai berbelanja,

Tidak perlu membuang waktu lagi, segera kembali ke istana. Kamu pikir barang ini, semuanya dibeli karena aku? Bukankah ini karena kamu, bukankah dulu kamu sangat suka? Seorang suami, mengapa suka pada makanan yang disukai wanita? Kamu setiap hari ekspresimu begitu frustrasi. Tidak makan ini dan tidak mau itu. Kamu pikir jika kamu hanya minum embun,

Yang lain tidak dimakan kamu pikir kamu ini makhluk halus? Kesana kemari seperti ini bukankah semuanya demi kamu? Jika kamu ingin berbekanja maka berbelanjalah. Malah jika kamu mau beli saja semua toko ini. Beli saja satu jalanan ini. Aku juga tidak akan bilang tidak. Serahkan belanjaannya padaku. Kamu pergilah, aku masih ada urusan.

Sekarang akan kembali ke rumah. Coba kamu lihat. Kincir angin kecil terkena angin dan berputar. Awalnya aku berpikir, dengan melakukan ini bisa mengembalikan ingatannya. Aku benar-benar melakukan hal yang tidak penting. Kakak ipar memiliki perasaan seperti ini, kakak pasti mengerti. Apakah kakakmu dari awal sudah begini? Beginilah yang seharusnya sifat yang kakak miliki.

Dia berkata akan merubah lalu berubah. Aku tidak memiliki kemampuan ini. Lalu aku harus bagaimana? Setelah kakak ipar datang dan menikah. Semua tentang kakak, aku telah melihatnya dengan mataku. Mulai dari pilihan yang secara tidak sengaja. Dari keinginannya untuk lari dari yang seharusnya diterima. Sampai bermain dengan riang di tengah malam. Kebiasaannya untuk saling menunggu.

Gembira, memuaskan. Semuanya ini bisa dilewati. Lalu kenapa tidak bisa mulai dari awal? Sekarang dia setiap hari berada di sisiku. Juga masih bisa memanggilku istri. Tapi sekarang kami bersama, dengan pandangan yang berbeda. Perasaan getaran yang dulu, rasa penuh kebahagiaan. Semacam kepuasan. Berkata tidak jika tidak. Aku sekarang melihat wajahnya. Tidak ada yang dapat dimengerti.

Kakak yang dulu, benar-benar tidak mengerti. Kakak yang sekarang, butuh waktu untuk dapat mengerti. Kita jarang berkumpul. Club bermain kecil kita sekarang lanjut dibuka. Itu, permainan jujur berani, persiapannya bagaimana? Nyonya muda, persiapannya cukup baik. Aku sudah menulis sebanyak 2 halaman tisue. Menghapus dan mengubahnya, mengubah dan menghapus.

Pantas saja toilet di timur tidak ada tisue. Bicara apa kalian? Nyonya muda, Kemarin kami masih berlatih Cukup loyal. Sebentar lagi tunggu si Muka Dingin itu datang. Lalu kita mulai. Baiklah. Datang, sudah datang. Kamu sudah datang. Ayo kita main jujur berani. Bukankah kamu sangat suka bermain permainan.

Kemarin malam kamu mendesak, pagi ini juga mendesak, dan meninggalkan catatan. Hanya untuk mengajakku bermain permainan. Untuk menghargaimu kan? Semuanya sedang menunggu. Aku tidak santai sepertimu. Aku banyak sekali urusan yang harus dikerjakan. Aku pergi dulu. Pagi-pagi sudah ramai. Mengobrol dan minum teh tidak mengajakku. Kakak tertua dan kakak ipar sangat bersemangat. Adik kedua,

Dua tahun ini, kamu mengurus istana, benar-benar metodis. Kalian sekarang bubar saja dulu. Kalian sudah mempersiapkannya begitu lama. Juga tidak menghargai orang lain. Tidak bisa, lanjutkan. Dia sendiri depresi, dingin, arogan dan egois. Bisa membuat seluruh orang di dunia tidak dapat tertawa. Aku tidak. Yelai ayo pergi. Nyonya muda tidak perlu marah, jangan marah.

Kemari, makanlah dulu biji bunga matahari. Ayo kita lanjutkan. Dalam hidup seseorang. Siapa yang tidak pernah berbuat bodoh? Awalnya berpikir, untuk membuat suasana yang lebih baik. Membantunya melihat keberanian dari orang lain. Dan menerima sedikit rangsangan. Begitu melihat wajahnya yang seperti menahan sakit perut. Aku langsung kaget. Bola mataku hampir lepas. Janganlah nona. Sulit sekali.

Apakah sulit untuk berlaku jujur? Coba lihat Si Gendut. Jika satu dia bilang satu, berkata dua jika dua. Jika suka ya suka. Begitu memikirkan dirinya yang dulu. Aku merasa tidak sempat mengucapkan selamat tinggal. Juga tidak tahu bagaimana sekarang keadaan Si Gendut. Di Gerbang Kota Hantu itu terlalu menyenangkan. Semuanya bulat.

Dan juga banyak sekali yang gemuk dan lucu. Dan lagi tarian yang sangat gembira. Ada makanan. Rasanya sangat lezat sampai ingin menangis. Benar. Selain bisa menjadi gemuk, Benar-benar bisa tertawa setiap menit sampai meneteskan air mata. Begitu Si Gendut memanggilku, langsung merasa lebih penting dari hal lainnya. Orang seperti Si Gendut yang tulus dan jujur.

Sudah tidak banyak. Menyingkirlah kamu. Jika tidak, aku tidak akan segan-segan padamu. Nona besar, anda bisa saja memukulku. Tapi anda tidak bisa mengganggu Ketua Sekte yang sedang bertapa. Kamu menyingkir atau tidak? Bibi kecil, Ketua Ren dan Ketua Yi. Kalian dengarkanlah. Aku sedang berlatih. Prosesnya sangat menyakitkan. Kalian tidak perlu khawatir. Tidak perlu mengganggu.

Baiklah Ketua Sekte. Ketua Sekte kami yang terkuat dan terpandai seluruh dunia. Kenapa kau lakukan itu? Kamu tidak perlu menangis. Bisa membuat Kepala Sekte merasa tidak baik. Sebaiknya kita tetap berjaga. Kenapa makanannya tidak dimakan? Ketua Sekte sedang menutup pintu dan berlatih. Tidak ada nafsu makan. Berapa lama dia sudah tidak makan?

Ketua Sekte sudah menutup pintu dan berlatih selama 7 hari. Apa dia sedang berdiet? Apakah kita harus melakukan ini? Nona Besar juga tidak akan menghentikanmu. Aku akan mencari Yu Shengyou sekarang, dan membawanya padamu. Aku berjanji kamu tidak perlu melakukannya. Masih berpikir bahwa kemampuan Kungfumu yang paling bagus di dunia. Bahkan tidak dapat mengalahkan Yuer.

Jelas-jelas aku ini seorang pria. Tidak membuli wanita. Apa dia seperti laki-laki. Hanya bertanya padamu satu hal. Apa kamu bersedia membantuku? Tidak mau. Yuer. Yuer, lepaskan. Apa aku harus mengubah postur? -Aku hanya bisa postur ini- -Kamu-

Coba kamu pikirkan. Aku ini karena ingin Kakak tertuamu lebih baik. Untuk memastikan penyakit hilang ingatan nya benar-benar sembuh. Semua orang juga sudah tahu bagaimana caranya menangani dia. Aku hanya berlaku jujur. Jika kamu membantuku, kedepannya akan ada balas budi untukmu. Baiklah aku bantu… Sekarang tolong perintahkan dia untuk melepaskanku. Aku pikir dulu.

Aku ingin kakakmu mengakui bahwa dia tidak lupa ingatan. Kita pasti tidak dapat melakukannya. Tetapi keluarga kalian memiliki koneksi yang baik kan. Bagaimana caranya untuk dapat meminjam gelar kerajaan. Memancingnya, dan membiarkannya menunjukkan kelemahannya secara tidak sengaja. Tanpa pasti lalu terpancing. Setelah saatnya tiba, pasti akan ketahuan. Kakakku,

Dari kecil hanya menerima nilai dan kesukaan dari Keluarga Gong. Sekarang kamu lepaskan aku dulu, biarkan aku berpikir dengan baik. -Kamu berpikir saja dulu baru berdiskusi lagi- -Kau- Pada saat kakak sakit. Ratu Zhenfei memberikannya Pill Timun Salju.

Tidak tahu jika menggunakan Pill Timun Salju. Untuk mengetesnya apakah dia ingat. Aku menjijikan. Tidak menjijikan. Cinta aku. Mari minum, bersulang. Tidak cinta. Suka padaku. Cinta aku. Tuan muda. Kakak… Nyonya muda bilang dia sedang tidak enak hati.

Jadi mengundang semua untuk menemani makan, minum, bermain, dan mengobrol. Cinta aku. Nyonya muda mengganti pakaiannya dengan pakaian yang belum di cuci. Ada tempat tidur yang belum dirakit dan kaus kaki yang belum dijahit. Itu… Oh ya, bulan bersinar begitu indah. Ayo kita semua pergi melihatnya. Pergilah semuanya. Pergilah. Istriku. Aku hilang ingatan.

Aku tahu kamu sulit melewati ini semua. Tapi aku pun kesulitan. Kita bersama-sama berjuang. Mari atasi bersama. Mari ubah bersama. Jangan mencobaiku lagi. Jangan mendesakku lagi ya? Kenapa kalimatmu yang terakhir itu aku tidak suka mendengarnya? Apa maksudmu aku mendesakmu? Jelas-jelas kamu lah yang mendesakku kamu tahu? Lihatlah dirimu sekarang.

Dari bagian mana yang mirip dengan Nyonya Muda Keluarga Gong? Apanya yang tidak mirip? Inilah aku. Aku setuhnya. Aku yang sebenarnya. Jika kamu suka pada seseorang, apapun yang dia lakukan entah itu bersendawa, buang angin, menyumpah, atau apapun itu. Kamu akan menganggapnya lucu. Jika kamu tidak suka padanya. Anggap saja aku tahu segalanya.

Kamu pun tidak akan menganggapku dimatamu. Kapan aku berbicara kata-kata seperti ini? Kapan aku berkata aku tidak suka kamu? Kamu tidak pernah bilang. Tapi semuanya sangat jelas, tertulis diwajahmu. Menikam hatiku. Kau ini sialan. Kembalikan padaku. Kembalikan Yuanxiu yang dulu padaku. Lagi-lagi tidak menyukaiku, lagi-lagi bertengkar, lagi-lagi benci. Hari-hari ini benar-benar sulit dilewati.

Yang kamu katakan itu sekarang semuanya karena pengaruh alkohol, kemarahan dan tidak masuk akal. Tunggu sampai kamu sadar baru kita bicara lagi. Apa yang tidak sadar itu hanya aku seorang? Tapi karena aku peduli, sehingga harus bertengkar denganmu. Karena aku suka padamu, sehingga aku sengaja melempar emosi. Hanya untuk lebih mengerti kamu,

Sehingga aku berpura-pura seperti tidak terjadi sesuatu. Apa itu keromantisan? Aku juga pertama kalinya menjalin hubungan. Hanya satu kalimat lupa ingatan, apakah dapat membuat semua kenangan terhapus? Ada beberapa kata yang tidak kamu katakan, bagaimana orang lain bisa mengetahuinya? Tuan Besar. Kebetulan hari ini seluruh anggota keluarga berkumpul. Aku akan mengumumkan sesuatu.

Luo Gongong akan keluar dari istana dan memberikan proklamasi. Memerintahkan kita semua untuk datang masuk ke istana. Malam ini semuanya dipersiapkan. Kenakan pakaian yang paling indah. Tetapi Ayah, Ibu, Adik kedua, adik ketiga. Aku masih ada satu hal yang ingin ku ajarkan pada semua. Besok sesampai di istana, Kaisar atau Permaisuri,

Kemungkinan besar akan bertanya tentang pemulihan suamiku. Apakah masih ingat masalah sakit selama 2 tahun ini. Aku dan suamiku lebih baik menjawab apa? Xiuer benar-benar lupa ingatan. Masalah ini, Kaisar dan Permaisuri sudah mengetahuinya. Ditakutkan tidak semudah itu, kemarin aku tidak sengaja mendapat surat dan satu kotak obat. Harus mengetahui satu hal.

Suamiku bukan satu-satunya orang yang mengingat 2 tahun lalu, dan Guru Pencerahan. Dan juga harus mengembalikan obat Pill Timun Salju Ratu Zhenfei. Ada saksi hidup, kamu masih mau mengelak dengan cara apa lagi? Ada apa lagi? Ini tidak benar. Jika kamu benar-benar lupa ingatan, bagaimana bisa kamu mengingat perkataan Guru Pencerah?

Lalu ada juga Pill Timun Salju. Jika ada masalah, tunggu sampai kembali ke keintiman baru dibicarakan. Tidak bisa, bicarakan sekarang saja. Kamu ini sangat licik. Menjebak orang. Sulit diatur. Masalah ini bisa kecil bisa besar. Masalah Ratu Zhenfei apakah dia akan mengetes Xiuer? Kaisar suka sekali pada Xiuer. Kalau begitu alasan untuk besok di istana,

Kita harus benar-benar mendiskusikannya. Tapi ini merupakan tindakan kriminal terhadap Kaisar. Tapi ini sangat amat penting, ya kan? Benar. Aku malah ingin bertanya pada istriku. Besok masuk istana, jika ditanya, kamu akan menjawab apa? Ini perlakuan kriminal terhadap kaisar. Aku tidak sama seperti kebanyakan orang. Aku akan menjawab sejujurnya.

Kalau begitu kamu besok tidak perlu masuk ke istana. Tapi ini bukan wewenang mu. Ada dalam peraturan. Tetapi mengijinkan kita semua untuk masuk ke istana. Kamu bukan lagi bagian dari Keluarga Gong. Aku sudah menulis petisi, terimalah. Ini… Xiuer. Anak pertama, apa kamu ini sudah gila? Apa yang kamu perbuat? Kalian berdua sedang melihat apa?

Cepat hentikan kakakmu. Kakak sudahlah. Aku sudah lupa ingatan. Tapi Nona Yu tidak pernah percaya. Terus membuli dan mendesak. Jika begitu, kamu tidak perlu tinggal lagi. Kakak ipar, ini tidak dapat diterima. Nona Yu. Baiklah. Aku sangat suka panggilan ini. Kamu dan aku tidak pernah menikah dari awal. Tuan Gong, Madam Gong.

Aku menulis surat ini untuk mencoba. Surat cerai sudah di tangan dan tidak dapat ditarik kembali. Aku pergi. Youer… Youer… Aku bicara padamu. Itu hanya dongeng yang dibuat Xiuer. Kamu jangan menyimpannya dalam hati. Ibu bantu marahi dia ya? Kalian berdua perhatikan kakak ipar. Kakak ipar jangan terlalu menuruti kata hati.

Bukankah kamu bilang itu hanya sebuah tes? Kenapa harus pergi? Kenapa kamu tidak mengejarnya. Apa kamu juga mau marah pada ibu? Harus pergi. Youer… Kacang yang ku ukir untukmu, belum sempat ku warnai. Ini untukmu. Ini adalah ide mu. Bagaimana aku tahu. Hanya sebuah surat kan. Wanita itu sudah cukup mengacau. Bolehkah membungkusnya dan mengembalinkannya.

Kami semua khawatir. Kakak pertama dan kakak ipar akan menyelesaikannya, menggunakan cara mereka sendiri. Youer ini, sebenarnya suka sekali membuat masalah. Tetapi dia baik dan bertanggung jawab. Yang bisa menyakitinya bukan pukulan dari orang luar. Tetapi sikap dingin dan perpisahan dari orang yang dicintainya. Begitu dia menikah dan masuk dalam keluarga kita, awalnya kamu bodoh.

Baginya, kamu yang sekarang, adalah benar-benar orang yang tidak dia kenal. Bagaimana caranya kamu mengharapkan dia bisa bersama dengan kamu? Dan apa mungkin kamu hidup sendirian? Nona, Kita sudah berjalan seharian. Bagaimana bisa anda tidak berbicara satu patah kata pun. Nona, kamu jangan seperti ini. Jika kamu begini aku bisa sakit hati.

Lyu Xiaowu juga akan sakit hati. Tuan muda pertama. Tuan muda pertama juga akan sakit hati. Tuan muda pertama.