【FULL】My Sassy Princess [EP17]【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [My Sassy Princess] [Episode 17] Setelah melepas jabatan baru merasa aman. Semuanya hanya teori belaka. Bagus. Pria dan wanita harus bersama baru disebut menikah, melepas jabatan untuk keamanan. Semuanya hanya teori belaka. Ceritanya bagus sekali. Benar tidak, Tuan Shen? Tuan Putri. Seharian ini, aku sudah mendengarmu menyebut Tuan Shen 16 kali.
Kamu menyiksa diri begini, bukankah semakin sakit hati? Perasaan dalam mimpi, kenapa dikatakan palsu? Orang dalam mimpi ini, apakah aku tidak bisa termasuk di dalamnya? Pasangan kekasih yang berpisah, Niu Lang dan Zhinv tidak bisa hidup berdampingan. Musim semi berlalu, bunga sudah gugur. Siapa yang akan mengasihi gadis cantik ini? Menyedihkan dan disayangkan. Tuan.
Ada surat. Apakah Nona Nuan Xiang yang mengirimnya? Benar. Berhenti! Minggir. Jangan kabur! Ra… Raja tak berperasaan. Tangkap dia. Baik. ♫ Menyatukan hati dengan kerinduan, berpancar seperti bintang dan bulan♫ ♫ Garis cahaya di malam hari sangat terang ♫ ♫ Janji segenap hati, bersumpah untuk bersatu ♫ ♫ Tidak boleh berpisah dalam hidup ini ♫
♫ Masuk dalam mimpi baru bisa memasuki hati ♫ ♫ Setiap kerinduan menyeret pemikiran yang tidak boleh dikatakan♫ ♫ Bisa diketahui, hatimu seperti hatiku ♫ ♫ Mulai saat ini dua hati saling mengasihi, tidak lagi kesepian di dunia ♫ ♫ Bertahun-tahun berlalu. Memberikan kehidupan ini untukmu ♫
♫ Membaca semua keromantisan di buku namun yang dirasakan tidak banyak ♫ ♫ Usia berjalan lambat, berjanji untuk hidup bersama ♫ ♫ Jangan menanyakan jalan pulang, hanya ingin bersamamu selama sisa hidup ♫ ♫ Perjanjian seumur hidup, tidak mengecewakan masa tua seperti keinginanmu ♫ ♫ Semua seperti keinginanmu, akhirnya bisa terwujud ♫
♫ Setiap hari hanya mendoakan hidup seseorang aman sentosa ♫ ♫ Bergandengan tangan melewati kehidupan di dunia ♫ ♫ Menyatukan hati dengan kerinduan, berpancar seperti bintang dan bulan♫ ♫ Garis cahaya di malam hari sangat terang ♫ ♫ Janji segenap hati, bersumpah untuk bersatu ♫ ♫ Tidak boleh berpisah dalam hidup ini ♫
♫ Masuk dalam mimpi baru bisa memasuki hati ♫ ♫ Setiap kerinduan menyeret pemikiran yang tidak boleh dikatakan♫ ♫ Bisa diketahui, hatimu seperti hatiku ♫ ♫ Mulai saat ini dua hati saling mengasihi, tidak lagi kesepian di dunia ♫ [Aula Selatan] Ini. Balikkan. Ini sudah gosong. Wangi sekali. Dengan begini bisa enak. Oleskan sedikit lagi.
Sedikit lagi. – Wangi. – Benar. Oleskan dengan rata. Saudaraku. Cepat sedikit. Baik. Oles sedikit lagi, lebih rata. – Apa tidak cukup? – Wangi sekali. Balik dengan cepat. Bukan seperti itu. Mari. – Tuan. – Tuan. Mari. Tambahkan arangnya. Baik. Benar. Taburkan bubuk jinten. Wangi. Tuan. Tuan. Ada surat lagi.
Sudah berapa hari berturut-turut surat ini dikirim? Menjawab Tuan, sudah… Sudah tujuh hari. Tuan. Arak yang bagus. Kamu, ambilkan dua botol arak lagi. Ini. Tuan. Bukankah dua arak ini baru dibawa kemari? Belum diminum, kenapa… Dua arak ini sudah terpakai. Pergilah. Baik, Tuan. Wangi. Tabur sedikit. Paha kambing panggang. Aku tidak mau. Lihat, ingatanku ini.
Kamu vegetarian, tidak makan daging. Tuan. Minum dua gelas denganmu. Lagu ini terlalu sedih. Ganti lagu lain. Sudahlah. Lagu bersemangat seperti apa pun, juga tidak bisa mengalahkan rasa sedih orang yang mendengarnya. Tidak akan kuganti. Bergandengan tangan, hingga hari tua. Lagu yang bagus sekali. Namun akhir dari lagu ini, mengisahkan tentang perpisahan karena maut.
Tidak bisa bertemu lagi. Janji keabadian menjadi tidak berarti. Apa kamu tidak tahu? Kamu ini, baik dalam segala hal. Hanya saja sangat mengganggu. Saat harus maju selangkah, kamu malah mundur. Saat harus mempertahankan, kamu malah tinggal diam. Benar-benar aneh sekali. Kamu juga tidak berbeda jauh. Senar mudah putus, namun perasaan cinta,
Tidak bisa putus begitu saja. Sebaliknya, kamu ini terlalu menekan diri. Jika suatu hari, mendadak lepas kendali, saat mau melupakannya nanti, juga tidak akan bisa lupa. Kamu akan terus teringat, menyesal karena terlambat. Ada beberapa hal, jika kamu lakukan sekarang, juga masih sempat. Ayo pergi. Setelah melewati malam ini, maka akan berakhir. [Kediaman Marquis Dingbei]
♫ Menyatukan hati dengan kerinduan, berpancar seperti bintang dan bulan♫ ♫ Garis cahaya di malam hari sangat terang ♫ ♫ Janji segenap hati, bersumpah untuk bersatu ♫ ♫ Tidak boleh berpisah dalam hidup ini ♫ ♫ Masuk dalam mimpi baru bisa memasuki hati ♫ ♫ Setiap kerinduan menyeret pemikiran yang tidak boleh dikatakan♫
♫ Bisa diketahui, hatimu seperti hatiku ♫ ♫ Mulai saat ini dua hati saling mengasihi, tidak lagi kesepian di dunia ♫ Aku berharap, bisa memimpikan ini setiap malam. ♫ Bertahun-tahun berlalu. Memberikan kehidupan ini untukmu ♫ Memelukmu selamanya, tidak melepaskanmu. ♫ Membaca semua keromantisan di buku namun yang dirasakan tidak banyak ♫
Lagi pula, perjalanan ini masih sangat panjang. ♫ Usia berjalan lambat, berjanji untuk hidup bersama ♫ Kelebihanku, bisa Tuan Shen pahami perlahan-lahan. ♫ Jangan menanyakan jalan pulang, hanya ingin bersamamu selama sisa hidup ♫ Banyak orang beropini, sebelum sampai Ibu Kota Ye, kamu sudah akan jadi milikku.
♫ Perjanjian seumur hidup, tidak mengecewakan masa tua seperti keinginanmu ♫ Apakah kamu sungguh tidak ingin ♫ Semua seperti keinginanmu, akhirnya bisa terwujud ♫ meninggalkan kekacauan ini bersamaku dan menjalani hidup denganku? ♫ Setiap hari hanya mendoakan hidup seseorang aman sentosa ♫ Asalkan kamu mengatakannya, ♫ Bergandengan tangan melewati kehidupan di dunia ♫
Tidak peduli hal apa pun itu, aku bersedia melakukannya untukmu. Kamu tidak tahu, aku juga bisa melindungimu. Tapi, aku tidak rela kamu menghadapi bahaya sendirian. Jika ada aku yang menemani, kamu tidak akan sendirian dan kesepian. [Shen Yan] [Apa itu kamu?] ♫ Bertahun-tahun berlalu. Memberikan kehidupan ini untukmu ♫ Tuan Marqius Dingbei
Yang mengunci jendela ini? Aku yang menyuruh orang menguncinya. ♫ Membaca semua keromantisan di buku namun yang dirasakan tidak banyak ♫ Kamu ingin aku bagaimana? Masuk. ♫ Usia berjalan lambat, berjanji untuk hidup bersama ♫ ♫ Jangan menanyakan jalan pulang, hanya ingin bersamamu selama sisa hidup ♫ Shen Yan.
♫ Perjanjian seumur hidup, tidak mengecewakan masa tua seperti keinginanmu ♫ Pendampingan yang aku mau, tidak bisa kamu berikan. Kenapa harus menyia-nyiakan waktu dan saling mengalah? ♫ Semua seperti keinginanmu, akhirnya bisa terwujud ♫ ♫ Setiap hari hanya mendoakan hidup seseorang aman sentosa ♫ [Jangan saling melupakan] ♫ Bergandengan tangan melewati kehidupan di dunia ♫
♫ Bergandengan tangan melewati kehidupan di dunia ♫ Tuan menerobos istana di malam hari, tindakan sebesar ini, apakah ada urusan penting? Aku menyesal. Baik, besok pagi, kutunggu Tuan Shen di depan Aula. Ketua Penjaga Sisik Emas, Shen Yan, berhasil menyelidiki kasus korupsi Lu Lianshan. Berdasarkan perintah Kaisar dan Istana Dong, akan diangkat menjadi
Komandan Penjaga Sisik Emas. Satu lagi. Putri Anhe akan segera menikah dan pergi ke Yi Gu. Khusus memerintahkan Shen Yan menjadi pengiring pengantin, segera berangkat ke Jiangzhou dan mengawal dengan baik Putri Anhe untuk masuk ke Yi Gu. Shen Yan. Menerima titah. Pejabat Shen, terus membantuku dan Kaisar mengurus masalah. Pasti sudah banyak kesulitan.
Sekarang ini, kamu kembali dari Utara, bertepatan dengan hari pernikahan Putri Anhe. Dalam momen penting ini, aku sengaja meminta izin dari Ayahanda agar tugas sebagai pengiring pengantin dan Komandan, diserahkan kepadamu. Apakah Pejabat Shen mengerti maksud dari hal ini? Saya pasti tidak akan mengecewakan. Berdirilah. Terima kasih, Yang Mulia. Pejabat Shen.
Pria sukses tidak perlu mencemaskan pernikahan. Setelah kamu mengantarkan Putri Anhe, ini juga termasuk sudah mengabulkan keinginanmuu. Yi Gu ini kejam dan liar. Aku berada di dalam istana, jadi kurang leluasa. Dalam perjalanan kali ini, Pejabat Shen akan menjadi mataku. Semua hal yang dilihat dan didengar harus diperhatikan, melaporkannya padaku. Saya laksanakan. Pergilah. Kakak.
Kakak Liu Ling. Kakak. Siapa yang kamu gambar? Siapa kamu? Siapa yang menyuruhmu masuk? Namaku Run. Ibuku menyuruhku untuk mengantarkan kue yang baru dibuat untuk dicicipi olehmu. Siapa Ibumu? Dia bekerja di dapur. Para Kakak memanggilnya Ibu Wang. Kenapa dia mau mengantar kue untukku? Kata Ibu, Kakak adalah orang baik.
Tapi, orang di sini jahat padamu. Mereka merasa tidak senang. Tidak suka dikomentari, bahkan tidak mau memberi kue pada Kakak. Kakak akan menikah dan pergi ke tempat yang sangat jauh. Tidak bisa makan kue yang ada di rumah lagi kelak. Jadi, sengaja berpesan padaku agar mengantarkannya untuk Kakak. Gawat. Ibu tidak mengizinkanku
Mengatakan ini pada orang lain. Jika tidak, aku bisa dipukul. Kakak tidak akan memberi tahu orang lain, ‘kan? Tenang saja. Aku tidak akan memberi tahu orang lain. Sampaikan terima kasihku pada Ibumu. Pergilah. Kakak. Ibu bilang, kue harus dimakan selagi panas baru empuk. Ini sangat enak. Mau makan tidak? Kemari. Enak tidak? Run.
Apakah kamu pernah pergi ke pasar? Ibu pernah menyuruhku untuk membeli jarum, benang dan piring. Tapi, tidak pernah berkeliling. Kakak beri tahu padamu. Barang di pasar, lebih enak seratus kali lipat dibandingkan kue di kediaman. Aku bawa kamu ke pasar untuk makan enak, bagaimana? Baik. Ayo. Mari. Ayo, jalan. Tuan, silakan dibawa.
– Bos, hitung semuanya. – Harganya tidak bisa dikurangi lagi. Run. Ling Bi, cepat kejar dia. Run. Run, cepat kembali. Nona. Mari lihat tusuk konde ini. Juga ada gelang dan kalung. Semuanya ada. Aksesoris kami semuanya bagus. Silakan Anda melihatnya. Kamu datang. Shen Yan. Aku sangat rindu padamu. Aku tahu, kamu adalah khayalanku.
Bagus juga jika ini khayalan. Jika ini khayalanku, maka apa pun yang kukatakan, kamu akan setuju. Akan tersenyum padaku. Belikan gelang ini untukku, maka aku akan kawin lari denganmu, bagaimana? Tidak boleh. ♫ Menyatukan hati dengan kerinduan, berpancar seperti bintang dan bulan♫ ♫ Garis cahaya di malam hari sangat terang ♫
♫ Janji segenap hati, bersumpah untuk bersatu ♫ ♫ Tidak boleh berpisah dalam hidup ini ♫ ♫ Masuk dalam mimpi baru bisa memasuki hati ♫ ♫ Setiap kerinduan menyeret pemikiran yang tidak boleh dikatakan♫ ♫ Bisa diketahui, hatimu seperti hatiku ♫ ♫ Mulai saat ini dua hati saling mengasihi, tidak lagi kesepian di dunia ♫
♫ Bertahun-tahun berlalu. Memberikan kehidupan ini untukmu ♫ ♫ Membaca semua keromantisan di buku namun yang dirasakan tidak banyak ♫ ♫ Usia berjalan lambat, berjanji untuk hidup bersama ♫ ♫ Jangan menanyakan jalan pulang, hanya ingin bersamamu selama sisa hidup ♫ ♫ Perjanjian seumur hidup, tidak mengecewakan masa tua seperti keinginanmu ♫
♫ Semua seperti keinginanmu, akhirnya bisa terwujud ♫ ♫ Setiap hari hanya mendoakan hidup seseorang aman sentosa ♫ ♫ Bergandengan tangan melewati kehidupan di dunia ♫ Tuan Muda sungguh beruntung. Itu… Gelangnya dua tael. Tuan Muda? Semuanya minggir. Jangan lihat dia ini seorang wanita, tapi dia ini jahat. Melakukan perampokan. Mundur. Penampilanmu ini
Seperti Nona dari keluarga kaya. Kenapa merampok? Aku mau tinggal di sini. Tinggal di sini? Apakah perlu menyediakan makanan dan minuman enak, juga selimut hangat untuk kalian? Boleh. Apa yang kamu pikirkan? Tempat apa ini? Apa ini penginapan? Ini penjara. Tempat para kriminal. Aku ini Tuan Putri. Tuan Putri? Apakah Tuan Putri akan merampok?
Siapa yang kamu bohongi? Kamu masuk saja. Apa yang kamu tertawakan? Kamu tidak mau kawin lari denganku, tapi tidak perlu masuk ke penjara hanya demi uang dua tael, bukan? Tuan Shen. Apa kamu tidak membawa uang? Pertanyaan ini, seharusnya kamu tanyakan sebelum belanja. Shen Yan. Untuk apa kamu datang ke Jiangzhou? Demi kamu.
Kamu kabur dari sisiku. Aku datang untuk menangkapmu. Benarkah? Tapi, jika kamu pergi seperti ini, Keluarga Shen akan ikut terseret. Kedatanganku kali ini, memang untuk membawamu pergi. Tapi, bukan kawin lari yang sederhana. Kamu punya rencana? Coba katakan padaku. [Tuan harus ingat,] [hal ini tidak boleh] [diketahui oleh Ling.] [Jika dia merasa cemas,]
[urusan akan jadi sulit dilakukan.] Shen Yan. Apa yang sedang kamu pikirkan? Kamu percaya padaku tidak? Jika kamu percaya, maka jangan tanya apa pun. Kamu hanya perlu tahu, aku akan memperistrimu. Lalu, aku tanya padamu. Apa kamu masih bersedia menikahiku? Shen Yan. Apakah kamu mencintaiku? Aku tidak mengerti apa itu cinta.
Tapi, yang aku tahu adalah, kamu adalah satu-satunya orang di dunia ini yang membuatku cemas dan tahu harus bagaimana. Aku ingin memperistrimu. Aku bersedia melepas segalanya untuk mendampingi dan hidup denganmu. Menurutmu, apakah ini cinta? Apa yang kamu tertawakan? Saat Raja tak berperasaan berbicara romantis, terdengar cukup menarik. Kalian sudah buta, ya?
Berani membawa Tuan Putri ke tempat ini! Jika Raja mengetahui ini, kepala kalian tidak cukup untuk tebusan. Benar, kata Nona benar. Salah bawahan. – Tuan Putri baik-baik saja? – Sudah 30 tahun, masih jadi penangkap kriminal. Tidak apa-apa. Maaf, sudah menyinggung Tuan Putri. Pantas dihukum mati. Masih tidak dilepas? – Lepas. – Cepat sedikit! Berbalik.
♫ Waktu berlalu dengan cepat ♫ Pertanyaan yang aku tanyakan, ♫ Kadang tersenyum, kadang menghela napas ♫ belum kamu jawab. ♫ Kelihatannya tidak ada yang dikhawatirkan ♫ Hatiku sudah diberikan padamu sejak awal. ♫ Namun sulit kabur dari takdir ini ♫ Meski kamu membawaku ke neraka, aku juga akan percaya padamu
♫ Berapa banyak cuaca baik ♫ dan mengikutimu. Lalu, menikahi denganmu. ♫ Namun memohon agar hatimu bahagia ♫ ♫ Meski ke ujung dunia, juga tidak boleh berpisah ♫ Hanya saja… Hanya saja apa? ♫ Itu adalah satu-satunya keyakinanku ♫ Hanya saja, jika aku bertanya seperti ini padamu lain kali, kamu harus bilang cinta.
♫ Jangan memikirkan selamanya, hanya ingin mendapatkan satu hari ♫ ♫ Berharap kamu ada di sana, tidak ada yang ditakutkan dalam kehidupan ini♫ ♫ Senyuman di sudut mata. Mendapat beberapa patah kata rindu ♫ ♫ Maksud hati sudah dimengerti ♫ ♫ Jangan memikirkan selamanya, hanya ingin mendapatkan satu hari ♫
♫ Meski dibatasi gunung dan lautan, tetap berlari ke arahmu ♫ Cinta. ♫ Tidak perlu bicara, juga tidak perlu penjelasan♫ ♫ Aku mengerti apa yang belum kamu katakan itu ♫ Jangan khawatir. Aku ikut masuk denganmu. Ada beberapa hal yang harus aku jelaskan pada Raja Guangping. Apa yang perlu kamu bahas dengannya? Kamu. Jika memang
Adalah pengiring pengantin yang dipilih Kaisar, maka tinggal saja di sini terlebih dulu. Persiapkan kamar untuk Tuan Shen. Baik. Permaisuri mohon tunggu. Raja. Saya datang kemari hari ini, karena ingin bertransaksi dengan Raja. Transaksi apa? Mulai hari ini, masalah Putri Anhe bukan urusan Raja lagi. Mohon Raja bisa paham. Shen Yan, kamu lancang! Apa syaratnya?
Syaratnya adalah ketentraman Kediaman Raja Guangping. Ketentraman Kediaman Raja Guangping milikku, sejak kapan perlu dijamin olehmu yang seorang pengiring pengantin? Kediaman Marquis Dingbei dan Kediaman Guangping tidak berhubungan selama sepuluh tahun lebih. Tuan Marquis keracunan. Kepengurusan Kediaman Marquis baru bisa jatuh ke tangan Tuan Muda Shao. Lalu, dia mengundang Raja untuk berbincang di kediaman.
Kesempatan datang dengan sangat kebetulan. Bisa dipastikan masalah meracuni ini, sudah diketahui Raja dan Permaisuri sejak awal. Masih ada lagi. Permaisuri Guangping terdahulu, Zhang Yun, mati melompat ke danau. Semua warga Jiangzhou mengatakan, Liu Ling yang memaksanya. Tapi, ada satu hal yang tidak saya mengerti. Coba katakan. Warga Jiangzhou mengatakan, Liu Ling
Membuat Ibunya mati saat usia 5 tahun. Menusuk Ayah kandung di usia tujuh tahun. Namun, apakah benar anak perempuan yang tidak tahu apa pun, punya kemampuan seperti ini? Meski dia adalah reinkarnasi dari pembawa petaka, dalam keluarga bangsawan, aib keluarga seperti ini, bagaimana mungkin tersebar luas di masyarakat? Raja membiarkan Liu Ling
Menjadi target semua orang, mengecoh semuanya seperti ini. Jika dikatakan tidak ada niat lain di balik ini, saya tentu saja tidak akan percaya. Tuan Shen. Kamu menggunakan keamanan Kediaman Guangping sebagai ancaman, bicara dengan meyakinkan, apakah kamu punya bukti? Tidak ada bukti kuat. Tapi, jika Raja tidak ingin menyetujui, saya pasti akan berusaha semaksimal mungkin
Untuk menggali semua rahasia di Kediaman Guangping ini hingga tuntas. Shen Yan. Terima kasih. Aku tidak ingin berada di sini lagi satu detik pun. Kita pergi, bagaimana? Tidak boleh. Berdasarkan aturan, pada hari pernikahan, harus berangkat dari Kediaman Raja. Kamu kembali ke kamar dan tunggu aku sebentar. Aku tahu kamu mengkhawatirkanku,
Pasti melakukan perjalanan seharian untuk kemari. Aku akan menyuruh Ling Bi memasak makanan untuk menyambutmu, bagaimana? Raja. Lihat, Ling bahkan belum menikah. Sikap seperti apa ini? Ling’er. Jalan yang kamu pilih ini, bukan jalan yang mudah. Apakah kamu sudah memutuskan? Ya. Mari, pelan sedikit. Sudah. Ling Bi. Aku cantik tidak? Cantik seperti Dewi.
Menurutku, wanita dalam lukisan bahkan tidak secantik Tuan Putri. Tapi, Ling Bi masih tidak mengerti satu hal. Jika Tuan Putri sangat tidak menyukai Tuoba Lie, kenapa begitu berusaha untuk berdandan? Ini bukan untuk dilihat olehnya. Aku, berdandan untuk Shen Yan. Jika dia tidak menepati janji untuk memperistriku, maka wanita secantik ini
Akan menjadi pengantin orang lain. Tuan Putri. Sudah saatnya berangkat. Ya. [Shen] Tunggu sebentar! Tunggu sebentar! Berhenti. Qin Ning? Siapa yang datang? Aku adalah Tuan Putri Wuyou. Merupakan sahabat Tuan Putri. Datang untuk mengantar kepergiannya. Ling’er. Lelah tidak? Biasa saja. Baik. Kalian bicara saja. Mengapa kamu kemari? Kakak Chang Ming yang menyuruhku datang.
Masalah pernikahan ini, memang adalah utangku padamu. Dia meminta bantuanku dan Hong Lang. Tentu saja aku setuju. Shen Yan? Dia menyuruhmu membantu apa? Aku tidak bisa mengatakannya. Kamu akan tahu kelak. Dalam perjalanan ini, kamu hanya perlu melakukan satu hal. Ingat satu kata. Tunda. Kapan mengatakannya pada Qin Ning? Tidak memberitahuku.
Apa yang dikatakannya pada Qin Ning? Shen Yan! Pengiring pengantin! Tuan Shen! Pengiring pengantin! Kenapa dia mengabaikanku? Aku sudah memanggil berkali-kali. Dia bahkan tidak melihatku satu kali pun. Menurutmu, kenapa dia… Dia mengatakan apa pun pada Qin Ning, tapi tidak memberitahuku. Ling Bi. Ini terlalu berat. Lelah sekali. Berhenti! Berhenti! Tuan Putri. Ling’er. Ada apa?
Keretanya berguncang. Badanku pegal semua. Ingin istirahat di sini. Benar. Perjalanan jauh. Kali ini, sudah menyulitkanmu. Ini pertama kalinya aku keluar dari perbatasan. Pemandangan di sini bagus. Ingin berhenti lebih lama di sini. Di sini? Banyak tempat di luar perbatasan yang lebih indah dari ini. Aku akan menemanimu menikmatinya nanti. Tuoba Lie.
Aku akan menjadi istrimu, permintaan kecil seperti ini bahkan tidak kamu setujui? Setuju. Tidak disangka, sulit sekali memetik bunga liar di sini. Jangan mengkritiknya. Terima kasih Putra Mahkota Tuoba. Suka tidak? Cukup harum. Sungguh harum. Menurutku, pemandangan di sini cukup indah. Yang lebih indah dari pemandangan, adalah kamu, Ling. Tuan Putri macam apa itu?
Belum setengah hari sudah mau istirahat. Meski aku menunggang kambing, juga tidak selambat ini. Kamu kebanyakan minum lagi, ya? Kita baru keluar dari perbatasan Negara Wei. Lebih baik hati-hati dalam berbicara. Hati-hati apanya? Nanti, saat gadis Negara Wei ini jatuh ke tanganku, mereka akan tahu rasa. Sudah, jangan berisik lagi. Aku beri tahu pada kalian.
Benda ini dinamakan sutra. Dipintal menggunakan benang yang dimuntahkan oleh ulat. Yang benar saja. Benda yang dimuntahkan ulat, apa bisa dikenakan? Mengapa tidak bisa? – Coba periksa. – Aku beri tahu padamu. Benda ini sangat mahal. Jika benda ini dipakai di badan seseorang, lembut dan licin. Saat dielus, bahkan lebih halus dari wajah istri kalian.
Sedang apa? Tidak apa-apa. Coba lihat. Orang Negara Wei sungguh licik. Berniat menggunakan benda ini untuk menghilangkan semangat juang prajurit Yi Gu. Bawa korek api kemari. Jenderal. Tidak boleh. Benda ini adalah hadiah pernikahan Tuan Putri Negara Wei. Jika dibakar, orang Negara Wei… Diam, minggir! Bagus. Putra Mahkota. Ada apa? Jenderal Mu membakar
Hadiah pernikahan Tuan Putri. Aku ada sedikit urusan, akan segera kembali. Cepat padamkan apinya. Baik, cepat. Apa maksudmu ini? Ini adalah hari pernikahanku. Kamu mau memberiku masalah? Bukan aku, tapi mereka. Bukan kamu apanya? Kamu… Tuan Putri. Qin Ning mengatakan, ingin aku sengaja menunda dalam perjalanan. Apakah ini idemu? Benar. Rencana Tuan Shen
Boleh diberi tahu pada Qin Ning, tapi tidak diberi tahu padaku. Hari itu, Tuan Putri pernah berkata, sudah menyerahkan hati padaku sejak awal. Meski aku akan membawamu ke neraka, kamu akan percaya dan menemaniku. Ada apa? Sudah mulai mengingkarinya? Aku hanya penasaran, jadi bertanya. Penasaran atau sedang cemburu tanpa alasan? Cemburu. Biar aku periksa.