【FULL】Hotel Trainees EP8【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Hotel trainee Season 1] [Episode 8] Kuberi contoh padamu. Misalnya seperti orang-orang di hotel kita ini, orang biasa seperti kami, jika mau berteman siapa yang berani berteman denganmu? Karena kalian memang tidak pantas. Benar, karena kamu mahal. Kalau dalam jenis lobster, kamu itu termasuk Lobster Boston, mengerti?
Jadi, kamu punya ide apa? Sangat gampang, masak sayur yang disukai orang biasa. Masakan rumahan? Di rumah saja sudah makan sampai bosan, kalau masih mau makan itu pergi saja ke rumah liburan di pinggir kota. Kenapa harus ke ZAD? Salah… Bukan masakan rumahan, tapi masakan khas sederhana. Mengenai hal ini, aku sudah menelitinya dengan teliti.
Alasan mengapa sebagian orang tidak suka makan di tempat berkelas tinggi. Yang pertama, semua orang pergi makan untuk merasa rileks, tapi, jika pergi ke restoran berkelas tinggi, mereka harus berpakaian rapi. Kan awalnya cuman mau makan, kamu masih menyuruhku memakai pakaian rapi dan berdandan, kenapa harus membuatku begitu repot? Yang kedua, karena terlalu mahal.
Sebagian besar tamu hotel resort seperti kita ini adalah grup wisata bapak-bapak dan ibu-ibu. Biaya kamarnya termasuk dalam biaya grup wisata, jadi mereka tidak dapat merasakan itu mahal atau tidak. Tapi jika kamu ingin membuat mereka menghabiskan uang ratusan ribu atau bahkan jutaan hanya untuk sekali makan, dan porsinya hanya sedikit seperti ini,
Aku rasa mereka akan lebih memilih untuk tidak makan dan menahan lapar. Yang kamu katakan itu masuk akal juga. Tentu saja, karena aku adalah orang yang ingin menjadi Kunci Emas di masa depan, jadi aku sudah mengamati hal ini dengan teliti. Kamu sudah bilang begitu panjang, jadi bagaimana penyelesaiannya? Sekarang ini musim apa? Musim panas.
Juga disebut sebagai musim apa? Musim bir, BBQ dan lobster udang. Benarkah? Apa ada sebutan seperti ini? Astaga, tentu saja ada, kamu benar-benar tidak pernah mendengar keinginan rakyat biasa. Jadi, lebih baik kita ambil kesempatan ini untuk mengadakan acara pesta lobster. Bukankah benda itu tidak higienis? Itu tergantung bahannya, bagus atau tidak.
Hotel kita yang begitu berkelas tinggi ini ditambah dengan seekor lobster sama seperti Xie Fanyu yang memegang pedang di sampingnya, sangat keren dan luar biasa. Begitu membuat orang tertarik. Ditambah dengan kamu juga sama. Membuat sebuah acara dengan lobster, dan meluncurkan pesta yang menggunakan berbagai cara memasak lobster sebagai temanya, waktu acaranya selama seminggu.
Bagaimana? Usulanku ini, bukankah sangat cocok? Hotel tidak pernah melakukan hal ini, kita tidak bisa mengambil risiko. Pesan Nanren Wei saja. Apa? Itu adalah sebuah rumah makan lobster, namanya Nanren Wei. Dulu aku sering pergi makan. Kapan-kapan aku akan ajak kamu ke sana, kamu pasti akan mengerti. Kamu suka makan lobster? Tentu saja.
Lingkungan tempat itu bagus? Mewah, nikmat, pemandangan danau. Baiklah kalau begitu. Tampan. Kamu adalah wanitaku. Astaga. Kamu hanya berpakaian seperti itu? Kenapa kamu berpakaian seperti ini? Bro, apa kamu salah ke tempat shooting? Atau kamu ingin menghadiri pesta pernikahan keluarga raja? Apa ada masalah? Tidak… Boston memanglah Boston,
Sama sekali tidak punya pengetahuan umum tentang kehidupan. Ayo kita pergi. Ayo. Aku mengikutimu. [Rumah Makan Lobster Nanren Wei] Kamu cepat sedikit! Pelan sedikit! Di sini… [Rumah Makan Lobster Nanren Wei] Sudah sampai… Nanren Wei? Mana mewahnya? – Mewah… – Mana pemandangan danaunya? Pemandangan danaunya di depan. Aku pergi dulu. Jangan pergi…
Kenapa kamu tidak punya sedikit antusias atau sedikitpun penantian terhadap makanan enak? Hai, aku mau antri untuk dua orang. [Nomor 506] 506? Astaga, orangnya banyak sekali. Sekarang sudah sampai nomor berapa? 176. Kumohon, boleh bantu kami sekali saja? Biarkan kami masuk dulu. Begitu banyak orang sedang antri. Punyaku ini 506… Berapa lama lagi?
Sekarang masih nomor 176, punya kita 506… – Minggir…Harga 10 kali lipat, ruangan termahal. – 506 dikurang 176. Sekarang juga. Silahkan… Di dalam. Mari… Mari, ke dalam. Cepat! Mari, silahkan kemari. [Rumah Makan Lobster Nanren Wei] Ayo… Mari… Penuhkan minumannya. – Aku sudah tuang. – Ayo minum. Main tebak jari.
– Mari. – Yang kalah harus minum. Mari… – 15. – 10. – 20. – 20. Suasananya memang seperti ini. Sudahlah, aku kalah. Mari minum… Maaf. Baju ini pasti sangat mahal, kan? Ini tidak akan menyebabkan gastroenteritis, kan? Ini bukan… Ini bukan hasil yang kuinginkan. Manja. Hasil apa yang kamu inginkan? Kamu tidak mengerti.
Lobster yang Anda pesan sudah datang. Silahkan makan. Mari. Lobsterku… – Silahkan makan. – Terima kasih, Bos… Lihatlah. Wangi sekali. Cepat makan. Aku bukan datang untuk makan. Jadi kenapa kamu datang? Maksudku, aku bukan hanya datang untuk makan saja. Jadi sebenarnya kenapa kamu datang? Aku… [Kamu adalah wanitaku.] Gila… Aku sudah gila… Mau kemana?
– Aku… – Buka mulutmu. Jika dilihat, malam ini termasuk sebuah kejutan yang menyenangkan. Kejutan yang menyenangkan… Tidak… Tidak termasuk. Kenapa tidak termasuk? Apa maksudmu? Aku sudah makan lobster ini, lumayan enak. Tapi, aku masih ada hal yang lebih penting. Hal apa… – Ayo. – Bukan, kita sudah makan lobster dengan enak,
Kenapa ke tempat ini lagi? Di kepalamu penuh dengan lobster, aku masih ada hal yang lebih penting lagi hari ini. Ada hal apa lagi? Direktur Xie, Anda sudah datang. Hal yang Anda minta tolong saya lakukan, sudah saya kerjakan. Silahkan kemari. Bagaimana? Kelihatannya sangat enak. Hari ini kubawa kamu untuk merasakan sedikit yang lebih istimewa.
Mari, cobalah. Kamu kenapa? Apa perutmu terasa tidak enak lagi? Mungkin karena lobster tadi yang terlalu pedas. Maaf, aku lupa. Perutmu sudah terbiasa dengan makanan yang baik, terlalu pedas sedikit perutmu tidak bisa menahannya. Begini saja, kalau tidak kita pergi saja sekarang. Kita pergi cari dokter, sayang sekali makanan ini belum dimakan. Tidak boleh.
Makan malam ini sangat penting. Kenapa? Tidak apa, itu, aku permisi sebentar. Aku akan segera kembali. Baik. Sudah sampai sini, aku pasti bisa. Semangat. Kamu, makanannya cukup tidak? Cukup… Aku hanya takut menyia-nyiakannya saja. Kamu tidak apa-apa, kan? Tidak apa. Ngomong-ngomong, tadi kamu mau bilang apa padaku? Aku… Yue Ran, aku ingin bilang kamu adalah…
Kamu… Kamu kenapa? Aku… Kamu… Aku… Kamu… Aku… Kamu tidak apa-apa, kan? Kamu tidak apa-apa kan, Direktur Xie? – Ayo, cepat kita pergi. – Tunggu aku. Nona cantik. Rambutmu sangat cantik. Kalau sedang berfoto boleh dilepaskan sedikit, akan kelihatan lebih cantik. Tidak. Anda jangan salah paham. Aku hanya ingin membantu merapikan rambutmu, boleh? Bagus sekali.
Apa aku boleh membantumu mengambil foto? Baiklah. Bagus, dagunya dinaikkan sedikit. Bagus. Mari, ganti pose yang lain. Senyum… Baik, bagus sekali. Cahayanya sangat cantik, orangnya lebih cantik lagi. Terima kasih. Lumayan bagus juga. Maaf, Pak. Perutku sedang sakit hari ini. Maaf. Maaf, Pak. Aku tidak bisa menahannya. Maaf, Pak. Maaf, Pak.
Direktur Xie, kamu tidak apa-apa, kan? – Perlukah aku mengantarmu ke klinik? – Apanya Direktur Xie, aku itu David. David apaan. Tidak perlu. Cepat bereskan dia. Baik. Kena berapa, Pak? – 40. – 40, ya. Pergi kencan? Bagaimana? Takut? Tidak, hanya ingin memperingatimu sesuatu. Apa? Dilarang berpacaran, adalah peraturan yang kamu umumkan sendiri.
Apa kamu sudah melupakannya? Terima kasih, Pak. Sama-sama. Apa tadi itu David? Bukan. Malam ini, aku adalah David. Di… Direktur Xie, kamu baik-baik saja? Akan kuantar kamu ke klinik, aku akan beli obat untukmu. – Pelan sedikit… – Tidak perlu. [Xie Liting] Benar-benar harus makan? Masuk. Direktur Xie, ini rancangan proposal lobster.
Apa yang kamu lakukan? Rancangan proposal lobster dan pesta lobster apaan, lain kali siapa yang berani mengungkit tentang lobster lagi akan langsung kupecat. Kamu ini kenapa begitu tidak masuk akal. Kemarin kita membahasnya dengan baik, rancangan proposal lobster itu… Itu… Lobster, kemarin kamu sudah setuju dan kamu juga sudah makan gitu banyak. Tidak enak,
Sama sekali tidak enak. Sama sekali tidak pantas dengan ZAD kita. Tidak peduli enak atau tidak, juga tidak peduli aku bisa dipromosikan atau tidak, pesta ini tetap harus diadakan. Berdasarkan apa? Bau sekali. Mulutku ini sangat lebar, kalau tidak ada makanan enak yang bisa menyumbat mulutku, aku tidak tahu
Omong kosong apa yang akan aku katakan di luar sana. Apa yang ingin kamu lakukan? Aku mau dipromosi. Itu penghargaan dari pertandingan yang adil, kamu mau mengancamku? Kamu menyalahkan posisi publik untuk memanfaatkanku setiap hari. Ini semua kupelajari darimu. Kamu mempelajari ini dari David, kan? Direktur Xie, Anda mencariku? Mia. Kita…
Ayo kita adakan pesta lobster, menugaskan departemen konsumsi dan Yue Ran sebagai direktur jenderalnya. Benarkah, Direktur Xie? Sungguh terima kasih. Kalau begitu saya pamit dulu. Maksud Anda, lobster pedas? Benar, lobster pedas. Aku sudah pernah mencobanya, sangat enak, luar biasa sedap, sangat cocok dengan kualifikasi ZAD yang kembali pada alam… Bagus sekali kalau begitu.
Kamu juga suka lobster pedas? Siapa yang tidak suka lobster pedas? Anda harus segera melaksanakannya. Begitu disukai? Tentu saja. Direktur Xie, Anda mencariku hanya karena masalah ini? Oh iya, mengenai peraturan hotel yang dilarang untuk berpacaran ini, bagaimana pendapatmu? Ini… Menurutku tentu saja lebih baik jika diperbolehkan berpacaran di hotel. Anda juga tahu keadaan
Hotel kita, sebagian besar adalah karyawan dari daerah lain, apalagi komunikasi antara hotel dengan pihak luar juga lebih sedikit, banyak karyawan yang mengundurkan diri karena hal ini. Jika hotel memperbolehkan untuk berpacaran, bisa mempertahankan kedua orang yang berpacaran ini. Kalau begitu begini saja, tolong kamu buat kuesioner mengenai berpacaran antara karyawan hotel,
Semua orang harus mengisinya. Baiklah. Aku sungguh kesulitan. Sayang, kamu tidak tahu kamu itu seberapa cantik. Cepat. Cepat lihatlah. Benda yang cantik memang harus dipakai oleh orang yang cantik. Mari. Kalau kedua tas ini adalah milikmu, kamu akan pilih yang mana? I… Ini. Kamu punya selera yang bagus. Aku hanya seorang pelayan hotel.
Aku tidak memperbolehkanmu untuk merendahkan diri sendiri. Percayalah padaku. Berdasarkan pengalamanku yang sudah menata orang terkenal bertahun-tahun ini, wajahmu sungguh sangat berkelas tinggi. Sekarang ditambah dengan tas ini lagi, benar-benar tidak kalah dari artis manapun yang sedang terkenal saat ini. Jika memakai pakaian simpananku lagi, pasti akan sangat mempesona. Bagus, pose ini saja. Tahan. Selembar.
– Sekali lagi. – Bagus. Lebih seksi sedikit… Pandangan matanya, tajam sedikit. Baiklah, ganti pose. Bagus. Mari… Sedikit lagi. Benar. Cantik, sungguh sangat bagus. Ganti lagi. Baiklah, bagus. Tulang selangkanya sangat cantik… [Pesta Lobster Pertama ZAD] [Direkomendasikan oleh Manajer Umum ZAD] Besar sekali? Pasti bisa. Halo, silahkan makan. Lobster ini sungguh sangat diminati.
Apanya yang sangat diminati? Ini namanya luar biasa diminati. Tidak disangka karena lobster-lobster ini, – para tamu juga bersedia mencoba – Tuan. – menu lainnya. – Ini bir Anda. Bahkan penjualan bir juga sangat tinggi, aku rasa persediaan birnya sudah mau habis. Tetap saja selera Direktur Xie yang lebih bagus, hingga mengeluarkan ide seperti ini.
Astaga. Coba lihat wajahmu, sudah seperti tanah pertanian yang kering. Mari, cepat pakai ini. Aku benar-benar lelah hingga hampir mati, melelahkan sekali. Biarkan aku tarik nafas dulu. Pesta lobster sungguh sangat melelahkan. Yue Ran, bukankah ini adalah idemu? Benar. Kan aku mau lebih cepat dipromosikan. Lebih cepat mencapai impianku untuk mendapatkan Kunci Emas. Jadi, Tuhan,
Kamu harus memberkati agar pesta lobster ini selesai dengan lancar. Jangan membahas lobster lagi. Kalian sudah menerima kuesioner mengenai perihal berpacaran antara karyawan ini? Sudah. [Kuesioner Hotel Resort Pemandian Air Panas ZAD] Aku lumayan mendukungnya, tapi aku rasa ada jebakan di dalamnya. Aku juga merasa begitu.
Direktur Xie, dia mana mungkin orang yang demokratis seperti ini, pasti ada masalah. Yue Ran, bagaimana menurutmu? Apa yang bisa kupikirkan, tentu saja tidak mendukungnya. Keputusan yang dibuat oleh orang seperti Direktur Xie yang begitu bijaksana dan kuat, ini pasti adalah sebuah jebakan. Kalau begitu, berarti tidak boleh berpacaran? Luo Fei, apa maksudmu?
Apa kamu sudah punya target baru? Tidak. Tidak? Kalau tidak mengapa kamu begitu mempedulikan hal ini, benar tidak? Jia Jia, kamu jangan bicara sembarangan. Apakah orang yang mengidap amnesia selama 24 jam itu? – Apa…? – Jangan bicara sembarangan. Apa maksudnya amnesia 24 jam? Luo Fei, kamu ada sesuatu, ya.
– Tidak… – Apa maksudnya amnesia 24 jam? Ini, orang yang dipanggil Shi Zhan ini. – Dia bahkan sudah menelepon kemari. – Shi Zhan? Shi Zhan? Jangan-jangan kamu benar-benar menyukainya? Apa dia bisa mengingatmu? Bisa mengingat 24 jam, setelah lewat 24 jam, dia harus kembali berkenalan denganku. Kenapa kamu harus begitu menderita?
Meskipun dia hanya bisa mengingatku selama 24 jam, tapi yang ajaib itu dia akan kembali menyukaiku setiap kali. Apalagi tidak peduli aku berubah jadi seperti apa, dia tetap akan menyukaiku. Dengan begini, aku bisa berpacaran sekali dengannya dengan percintaan selama 24 jam. Aku tidak mau bicara dengan kalian lagi… Aku mau meneleponnya. Romantis sekali.
Yang penting kamu senang. Jangan bergerak! Luo Fei. Hari ini kamu adalah polisi? Bagus sekali, ternyata kamu mengingatku. Sejujurnya, sebenarnya aku hampir tidak mengingatmu tadi. Tapi, asalkan kamu tersenyum, namamu langsung muncul di kepalaku. Luo Fei. [Luo Fei] Selain ini, di handukku dan baju yang lain juga sudah kujahitkan namamu.
Setiap kubuka mataku, aku akan berpikir “Apa ini adalah namaku?” Tapi, setiap kali kamu muncul, aku akan tahu, ini adalah namamu. Kamu bisa mengingatku? Sungguh bagus. Aku ingat, aku menyukaimu. Direktur Xie, ini kuesioner yang sudah diisi oleh karyawan kita. Ini sangat tidak realistis, pasangan yang sudah kuketahui tidak begitu sedikit. Mau bagaimana lagi,
Ini adalah pilihan karyawan kita sendiri. Kamu keluarlah. Aku sudah ada persiapan dari awal. [Xie Fanyu] Reaksi dari pesta lobster lumayan bagus. Semuanya sudah bekerja keras. Bertahanlah beberapa hari lagi, [Rapat Penutupan Pesta Lobster Pertama ZAD] kita buat penutupan yang bagus. Selain itu, masih ada satu hal lagi. Hasil kuesioner yang dibagikan sebelumnya sudah keluar,
Orang yang mendukung diperbolehkan pacaran lebih dari 80%. Hotel bukan sebuah tempat untuk kediktatoran, oleh karena itu aku memutuskan untuk menghilangkan peraturan dilarang berpacaran ini. Tidak benar. Berdasarkan pengetahuanku kebanyakan orang menentang. Kenapa bisa lebih dari 80%? Bos bilang 80 ya 80, kenapa kamu ribut sekali? Pasti ada masalah. Kenapa kamu begitu senang?
Semuanya tenang sebentar. Meskipun sekarang hotel memperbolehkan pacaran, [Rapat Penutupan Pesta Lobster Pertama ZAD] tapi aku harap semuanya tetap menempatkan pekerjaan di posisi pertama. Jika melakukan kesalahan, aku takkan berbelas kasihan pada kalian. Yue Ran. Direktur Wei. Ide lobster ini lumayan bagus. Kamu punya waktu malam ini? Ada. Aku akan mentraktirmu, merayakannya untukmu. Baiklah.
Pasti harus ketemu. Baiklah, sampai jumpa nanti malam. Tingkat keluhan pelanggan belakangan ini turun, – pekerjaan kalian sangat bagus. – Benar-benar boleh berpacaran? Iya, sungguh tak terduga. Coba kamu lihat sebentar ini adalah laporan minggu ini. ♫Kugambar kamu jadi sebuah bunga♫ ♫Sebuah bunga yang belum mekar♫ Ada apa kamu begitu gembira? Sebagai seorang karyawan hotel,
Bisa tidak lebih menjaga citra dirimu sendiri? Baik, Direktur Xie. Aku mengerti. Kamu masih belum menjawabku. Apa yang terjadi? Nan…Nanti malam ada orang yang mau mentraktirku makan. Bagaimana kamu tahu aku akan mengajakmu ikut serta dalam kegiatan pengetesan makanan? Meskipun aku sangat kesulitan tapi hanya kamu yang paling santai dan paling bisa makan
Di departemen konsumsi, jadi aku akan menangani pekerjaan ini meskipun sulit. Temui aku setelah pekerjaanmu selesai, tidak boleh telat. Tapi, malam ini aku dan Di…Direktur Wei… sudah ada janji. [Yue Ran] [Maaf, nanti malam aku urusan dengan Direktur Xie.] [Lain kali kita baru makan bersama.] [Direktur Xie,] [gerakannya lumayan cepat.]
Ada pertama dan kedua kali, tapi pasti takkan ada ketiga dan keempat kali. Aku percaya kali ini aku pasti berhasil. Halo, semuanya sudah dipersiapkan dengan sempurna? [Sudah dipersiapkan dengan sempurna, Direktur Xie.] Bahan makanannya segar? [Segar.] Kali ini tidak boleh ada kesalahan apapun lagi. [Anda tenang saja, Direktur Xie.] Baik. [Xie Liting] Xie Liting?
Kenapa semuanya Xie? Apa yang mau kalian pesan? – Mau makan apa? – Coba kulihat, kalau begitu paket pasangan saja. Silahkan. Bukannya mau menghadiri kegiatan pengetesan makan, kenapa ke tempat ini lagi? Kita harus kembali merangkak dari tempat kita terjatuh. Hari ini, aku akan membawamu merasakan sesuatu yang berbeda. Kenapa suasana hari ini terasa aneh?
Apanya yang aneh? Bukannya sangat wajar? Restoran memang tempat untuk makan. Bukannya kita datang untuk mengetes makanan? Tapi orang-orang ini tidak kelihatan seperti sedang mengetes makanan, malah seperti sedang berkencan. Direktur Xie, apa kita sudah salah? Tidak salah. Hari ini memang khusus untuk pasangan. Jadi… Jadi kenapa kita kemari? Direktur Xie, mau pesan paket pasangan?
Paket pasangan, terima kasih. – Baik. Tidak… Tidak perlu paket pasangan, paket biasa saja, kita berdua juga bukan pasangan. Paket yang bisa dibawa pulang atau dibungkus juga boleh, terima kasih. Jadi mau paket pasangan atau paket biasa? – Dengarkan dia saja. – Paket biasa, terima kasih. Baiklah. Direktur Xie, kamu kelihatan sangat aneh hari ini.
Kenapa kita tes makan di sini? Gaya tempat ini sungguh berbeda dengan hotel kita. Kenapa kamu selalu seperti ini? Kita harus selalu meningkatkan diri kita. Meningkatkan? Meningkatkan apa? Kebiasaan dan gaya hidup. Tapi aku itu orang biasa, aku tidak perlu meningkatkan diri. Tuan, siapa yang Anda cari? Secangkir soda, jangan menggangguku lagi.
Anggap saja aku tidak ada di sini, bisa? Kalau Anda sedang membuntuti pacar Anda dan hubungan kalian tidak begitu bagus, aku rekomendasikan Anda untuk duduk di sana. Duduk di sana tidak hanya bisa melihat dengan jelas masih bisa dengar dengan jelas. Kamu coba saja dulu, kalau tidak bisa baru kita ganti. Baik, aku akan berusaha.
Silahkan makan. Ayo mulai makan. Aku rasa jika paket biasa ini sudah habis, aku tidak keberatan untuk menambah paket pasangan lagi. Aku mulai makan. Direktur Xie, kamu bilang ada sesuatu makanya membawaku kemari, sebenarnya apa yang mau kamu lakukan? Jangan bertanya, kamu akan segera mengetahuinya. Nanti kamu harus membuka matamu dengan lebar
Dan fokus serta lihat dengan teliti. Jangan-jangan kamu mau bilang “Lapangan ini sudah kupesan untukmu.” trik kuno seperti ini? Apa aku begitu kuno? Ayo, cepat! Apa sih? Misterius sekali. Nanti kamu pasti akan tahu. Kamu suka nonton pertunjukkan lampu? Atau masih ada acara yang lain lagi? Aku suka rencana-rencana yang istimewa. Yue Ran, aku menyukaimu.
Apa kamu bersedia untuk jalan bersamaku? Berjalan bersamaku, menjalani satu demi satu tangga. Fan Yu, tak kusangka ternyata kamu begitu menyukaiku, aku sungguh sangat terharu. Sebenarnya aku selalu mencintaimu diam-diam. Aku sangat bersedia, luar biasa bersedia. Kalau begitu biarlah kita bahagia bersama. Lihat. Direktur Xie. Direktur Xie. Direktur Xie, Direktur Xie. Maaf… Aku minta maaf.
Direktur Xie, kamu tidak apa-apa, kan? Apa yang kamu tertawakan tadi? Menakutkan sekali hingga bulu kudukku berdiri. Itu… Coba kamu lihat, lihat ke sana. Bagaimana? Terlihat jelas kan dari sini? Jika kita menempatkan iklan ZAD di sana, bagaimana menurutmu? Lihat dengan teliti. Yue Ran. Lihat dengan teliti, jangan sampai mengedipkan mata.
– Sepertinya ada orang yang memanggilku. – Lihat ke sana… Aku suruh kamu lihat ke sana, lihatlah. Aku sudah melihatnya. Bukankah cuman sebuah layar? Kalau dilihat lagi apa bisa muncul bunga? Yue Ran. David? Kebetulan sekali, kalian juga di sini? Kenapa kamu juga bisa kemari? Kebetulan aku sedang mengurus sesuatu di dekat sini.
Yue Ran, cepat lihat layarnya. Aku sudah melihatnya. – Yue Ran. – David, kamu kenapa? Dadaku terasa sedikit sesak. Tiba-tiba dadaku sangat sakit. – Dada? – Sakit. – Ada apa? – Yue Ran, cepat lihat ke sana. Lihat apa? Cepat kamu lihat David.
– Yue Ran, cepat antar aku ke rumah sakit. – David, kamu kenapa? Kamu tidak apa-apa, kan? Antarlah aku ke rumah sakit, Yue Ran. – Kenapa kamu menarikku? – Lihat ke sana. Yue Ran…antar aku ke rumah sakit. – Yue Ran. – David. – Lepaskan aku. – Kalian berdua,
– apa yang kalian lakukan? – Dadaku sangat sesak. [Kamu adalah wanitaku.] – Aku tidak tahan lagi, antar aku ke rumah sakit. – Yue Ran, lihatlah layarnya. – Antarlah aku ke rumah sakit. – Sudahlah… Yue Ran, cepat. Yue Ran. Sebenarnya mau lihat apa? Kamu menyuruhku lihat apa? Yue Ran.
Lihat kemana? Lihat apa? Tidak ada apa-apa. Yue Ran, antar aku ke rumah sakit. Sepertinya dadaku tidak sakit lagi. Cantik sekali. Siapa yang menyalakan kembang api? Romantis sekali. Apa ada orang yang sedang melamar? Kubuat dadamu sakit! Apa yang kalian berdua lakukan? Hajar…! Apa yang kalian berdua lakukan? Jangan berkelahi! Jangan berkelahi lagi…!
Kubuat dadamu sakit, sakit kan? Cepat berdiri, jangan berkelahi lagi! David. Nanti lewat stasiun metro, kamu langsung pulang saja naik metro. Tidak nyaman kalau naik metro. Kenapa harus naik metro kalau kita ada mobil? Kamu tidak tahu, David sangat suka naik metro. Aku tidak suka naik metro. Direktur Xie,
Apa kamu ada hal penting yang mau dilakukan dan terulur karena kita? Begini saja, kamu biarkan aku dan David turun di depan, aku dan David akan naik taksi. Tidak apa. Itu… Aku tetap antar kalian saja. Tapi apa yang kalian berdua lakukan tadi? Sungguh sangat aneh. [Muncul masalah pada departemen konsumsi, tamu alergi karena lobster.]
Kamu tanya saja dia. Ngapain dia mengikuti kita diam-diam? Aku baru dapat kabar, beberapa tamu di hotel alergi setelah makan lobster kita. Apa? Kenapa bisa begitu? Apa yang dilakukan orang departemen konsumsi? Cepat antar tamunya untuk melakukan pemeriksaan. Saat ini tamu itu tidak bersedia menerima pemeriksaan apapun. Ini pasti ada masalah. Begini saja,
Setelah sampai, kamu temui tamunya terlebih dahulu untuk memperjelas keadaannya. Aku akan berkonsultasi dengan Dokter Ma. Baiklah. Dengarkan aku… Masalah apapun pasti bisa diselesaikan. Ada apa? Ada masalah apa? Direktur Xie, akhirnya kalian datang juga. Ini… Kamu adalah manajernya? Apa kabar semuanya, aku adalah wakil manajer umum ZAD, Xie Fanyu.
Ada masalah apa, kalian bisa mengatakannya padaku. Kamu sudah lihat wajah kami, tapi masih tidak tahu? – Benar. – Benar. – Lihatlah. – Alergi, gara-gara lobster kalian. Aku bisa mengatur agar kalian bisa melakukan pemeriksaan di rumah sakit. Boleh saja kalau mau ke rumah sakit, tapi aku mau kalian beri penjelasan pada kami terlebih dahulu.
– Benar… Berikan penjelasan pada kami. – Sekali ke rumah sakit tidak akan begitu gampang seperti membayar uang pengobatan saja. Benar. Beberapa nona ini sangat cantik. Sebelumnya saat sebelum datang makan lobster, aku sudah memperhatikannya secara khusus. Tapi, dalam informasi mengenai makanan yang tidak boleh dimakan yang diberikan kalian padaku
Sepertinya tidak ada yang alergi terhadap udang. Kita ada menyimpan tanda terima setorannya. Kak Hui, tolong bantu aku mencarinya sebentar. Baik. Informasi apa? – Tanta terima setoran apaan? – Apa maksudnya? Aku tidak ingat pernah mengisinya. – Kapan mereka terima? – Ini. Silahkan dilihat semuanya. Pada tanggal 11, Nona Qi Qi memesan lobster bawang putih,
Tapi saat itu dia tidak menuliskan informasi alergi terhadap apapun. Pada tanggal 13, kalian datang bersama, juga tidak menuliskan informasi alergi apapun. Jadi… Apanya yang jadi, kalian tidak mau mengakui kebenarannya? Benar, kalian tidak mau mengakui kebenaran. Jadi, maksud karyawan kami ini, kalian tidak alergi terhadap lobster. Hal ini tidak ada hubungannya dengan kami.
Kenapa tidak alergi? Berdasarkan apa kamu mengatakan hal itu? Kami memang tidak alergi terhadap lobster, tapi kalian harus bertanggung jawab dan mengganti rugi karena kami jadi seperti ini sekarang. Benar, kalian harus ganti rugi. Benar, kalian harus bertanggung jawab. Tamu yang lain tidak muncul alergi seperti ini,
Lebih baik pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan terlebih dahulu. Sekarang muncul masalah seperti ini pada kami, – kalian harus tanggung jawab dan ganti rugi. – Benar… Harus tanggung jawab. Kalau tidak aku akan mengekspos kalian. Semua karena makan lobster kalian. Apa yang kalian lakukan? Jangan foto, tidak boleh foto. Jangan foto.
Apa yang kalian lakukan? Kenapa kalian merebut ponselku?