【FULL】Lovely Swords Girl Eps 7【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Lovely Swords Girl Kemari… Keluarlah, biar aku melihatnya… Ayo… Cepatlah… Berputar… Berputar… Bagus sekali… Berputar lagi… Benar… Lebih stabil lagi… Separuh tubuh bagian bawah harus stabil, stabil… Bagus. Benar… Harus berhasrat, penampilan penuh hasrat. Lebih bersemangat, biar aku melihatnya. Cantik… Cantik… Setiap orang cantik bagai bunga, Ibu sangat puas. Buatlah Ibu gembira dan tertawa. Cepatlah…

Benar… Luar biasa cantiknya, ayo… Siapa ini? Kenalkah? Tidak kenal? -Siapa ini? -Siapa? Siapa ini? Siapa kamu? Apa kamu memanggilku? Kalian sedang memainkan cerita yang mana? Sini kamu! Berdirilah di tempat yang terang agar aku dapat melihatmu. Buka mulut! Kamu yang bermodal seperti ini berani-beraninya mengikuti perlombaan Kuihua kami? Orang baru saat ini

Kualitasnya makin lama makin buruk saja. Mau kemana kamu? Kemari… Aku beritahu ya… Keluar! Eliminasi! Ayo, tarik dia. Bawa ke taman belakang dan dapur! Suruh dia bersihkan sayur dan toilet! -Ayo! –Berhenti! Berhenti! Tolong berikan aku sekali lagi kesempatan. Episode 7 Mengungkapkan kebenaran -Rourou… -Rourou? Siapa Rourou? Tiba-tiba ingin makan daging. Bibi Kecil…

Jika merebus lelaki gendut ini bisa makan berapa hari ya? Sebanyak itu Rourou pasti kesulitan… Besok masih harus membawa Rourou pergi. Tapi menurutku, hari ini melarikan diri sulit sekali, aku khawatir kamu tidak gembira. Bagaimana jika kita bermain permainan seperti dulu? Bibi Kecil, sudah selarut ini… tidurlah. Besok masih ada perjalanan panjang.

Aku juga tidak tahu bagaimana keadaan Si Bodoh. Aku merindukannya. Aku tidak mau menjadi yang terbaik. Aku hanya ingin bersama dengan Istriku. Meskipun Rourou tampan dan imut, tapi memang harus membiarkannya menderita dulu. Tidak disangka dia begitu menyukai Si Gendut. Meski aku tidak menyukai Si Gendut, tapi aku tetap harus membantunya. Apa kakimu sudah bergetar?

Apa kepalamu sudah mau pecah? Apa lidahmu sudah bengkak? Aku sudah menebaknya. Jadi aku sudah lebih dulu mengambil buku rahasianya. Selalu kubawa kemanapun. Aide! Aide! Tadi kamu memanggilnya Rourou? Kenapa kamu memanggilnya Rourou? Apakah ada kisah tertentu diantara kalian? Kakak, apa kamu sungguh ingin mendengarnya? Kalau begitu aku akan membuatmu bedebar.

Kami berdua adalah teman sejak kecil, saling tertarik, pasangan yang diciptakan oleh Tuhan. Kami ditakdirkan untuk bersama. Kalian berdua sangat mencintai diri sendiri, memang pasangan serasi. Aku mencintainya lebih dari diriku sendiri. Karena dia juga seperti itu. Sungguh tidak berani mengganggu kalian. Silakan dilanjutkan. Kami Klan Burung Beo sangat mahir menirukan suara.

Hebat dalam berdebat dan pandai berbicara. Meskipun aku putri dari istri sah, tapi aku baru dapat bicara di umur tiga tahun. Dan aku juga sedikit gagap. Karena aku berbeda dengan orang lain, aku berubah menjadi semakin rendah diri. Sampai aku pergi ke Gerbang Kota Hantu. Rourou mengajariku berbicara, membantuku latihan, dan mengajariku Tarian Cinta.

Namaku Lu Renyi. Lebih kuat lagi. Namaku Lu Renyi. Dulu saat aku ingin marah, aku tidak dapat berkata-kata. Sejak kembali dari Gerbang Kota Hantu aku seperti tidak terkalahkan, berubah menjadi sangat percaya diri. Jika tidak ada Gerbang Kota Hantu dan tidak ada Rourou, aku tidak mungkin dapat mendapatkan kembali kegembiraan. Tidak akan menjadi penerus

Yang sah dari Klan Burung Beo. Ternyata Si Gendut adalah orang yang menerangi hidupmu. Pantas saja kamu begitu menyukainya, mencintainya begitu dalam. Tenang saja, aku dan Si Gendut… bukan, Rourou-mu, sama sekali tidak ada perasaan apapun. Aku adalah orang yang bersuami. Aku sungguh tulus ingin membantumu. Benarkah, Kakak? Kamu benar bersedia membantuku? Tentu saja bersedia.

Bagus sekali. Kalau begitu bisakah kamu besok diam-diam pergi dari sini? Pergi? Tapi sekarang anggota Empat Klan Besar sedang memburu orang diluar. Kamu ‘kan dari Klan Dokter tidak mungkin anggota Empat Klan Besar menyulitkanmu. Benar juga. Aku dengan Empat Klan Besar seharusnya masih sejalan. Hei… Aku di sini. Anggota dari Gerbang Kota Hantu?

Saudara-saudaraku, bantu aku mengikatnya. Hei… Aku bukan anggota Gerbang Kota Hantu! Aku dari Klan Dokter, Yu Shengyou, orang sendiri. Berhenti bicara omong kosong! Kemarin aku melihatnya sendiri dengan mataku Aide Yushu melindungimu. Aku akan menghancurkanmu hari ini dan membawa pulang sebagai persembahan. Tunggu! Apa itu orang dunia persilatan? Benar-benar membuat kesal dan tidak masuk logika.

Di sana ada orang! Kejar! Berhenti! Berhenti! Berhenti! Jangan lari! Berhenti! Berhenti! Hei, kamu jangan salah paham. Aku bukan berkomplot dengan musuh. Aku hanya ingin meluruskan salah paham. Tapi tidak disangka bahkan statusku sebagai Klan Dokter tidak dikenali. Benar-benar salah perhitungan. Jika ingin Empat Klan Besar percaya, barus bicara dengan bukti baru mereka percaya.

Kalau begitu kamu yang bilang. Kalian anggota Gerbang Kota Hantu masing-masing pernah diganggu, apa karena cinta semesta ingin menjadi malaikat? Ketua Sekte pasti memiliki perhitungan sendiri. Tapi kamu… beraninya memperlakukan idola yang kupuja dari hati dan jiwa terdalam, yang bijaksana, berani, dan sempurna, yang paling hebat di dunia, meninggalkan Ketua Sekte tanpa pamit dulu!

Sungguh tidak tahu terima kasih! Hebat! Ternyata Ketua Sektemu adalah saklar kotak bicaramu. Sejak aku mengenalmu, ini kalimat terpanjangmu yang aku dengar. Hebat! Eh, kenapa? Tunggu aku! Adik Kedua. Kakak. Malam ini kita menginap di depan dulu. Besok jalan lagi sehari baru dapat memasuki gurun. Tidak. Aku tidak lelah. Aku ingin mencari Istriku.

Kakak, tolong dengarkan Yuanhan. Beristirahat dulu baru dapat melanjutkan perjalanan. Tapi… Tapi Istriku sendirian di luar, aku mengkhawatirkannya. Kakak Ipar selalu optimis, kuat dan dapat hadapi tantangan. Jika ada orang jahat yang bertemu dengannya, yang tidak beruntung pasti orang jahatnya. Benar juga. Istriku begitu hebat pasti tidak mungkin diganggu, benar kan? Adik Kedua, bagus tidak?

Bagus. Aku memungutnya untuk Istriku, dia sangat menyukainya. Katanya, yang tinggi ini adalah aku, yang pendek adalah dia. Tidak menepati janji, dan tidak pegang ucapan. Bahkan tidak sebanding dengan hewan, semoga disambar petir. Nona Besar, anggota Empat Klan Besar menganggapku sebagai anggota Gerbang Kota hantu. Aku juga tidak bisa berbuat apa-apa. Jangan mengelak.

Seorang gadis hanya boleh bicara tapi tidak memukul. Rourou-mu sedang melihat dari depan. Aku tidak akan mengampunimu, tunggu saja. Gendut, lukamu masih perlu waktu untuk sembuh, sementara mereka banyak orang, kita lebih baik cari tempat untuk bersembunyi dulu. Semua perkataan Istiku itu benar. Shhh… Kalian berdua bersembunyi dulu. Moyi, ayo! Nona Besar! Bibi Kecil… Bibi…

Bibi Kecil, dimana Istriku? Kakak? Oh iya, tadi datang seorang tuan muda. Dia memanggilnya Istriku, Kakak memanggilnya Suamiku. Lalu tuan muda itu menunjukku dan aku langsung tidak sadarkan diri, Dimana Kakak? Apa benar anggota Keluarga Gong? Kebetulan sekali? Tidak mungkin, kan? Moyi, apa kamu melihat anggota keluarga Gong? Tadi ada sekelompok kereta kuda lewat

Mungkin itu adalah orang keluarga Gong. Keluarga Gong menangkap Istriku! Dia adalah Istriku! Ketua Sekte… Aku tahu apa yang mau kamu katakan. Tenang saja. Sebagai Ketua Sekte aku mengerti keadaan saat ini. Meskipun Istriku ditangkap Keluarga Gong tapi setidaknya dia tidak dalam bahaya. Kita bereskan masalah di depan mata dulu. Nanti baru merebut kembali Istriku.

Ayo! Terima kasih. Untung ada kamu. Nona Besar berlebihan. Aku hanya tidak ingin menghancurkan lagi martabat Ketua Sekte. Kamu sudah sadar? Kamu? Apa aku penah bertemu denganmu? Kamu adalah Paman Beiming? Aku adalah Bei Mingqing. Untungnya aku pernah ke Klan Dokter jadi aku dapat membuktikan identitasmu. Kalau tidak, kamu pasti yang dituduh.

Gerbang Kota Hantu yang dituduh. Ada kesalah pahaman diantara kalian. Apa? Saat aku ditangkap Gerbang Kota Hantu, aku juga berpikir mereka yang melakukannya. Tapi kemudian Aide Yushu memberitahuku adalah pengkhianat Ai Yifan, yang mencuri stiker catatan Gerbang Kota Hantu. Keponakan, stiker catatan Gerbang Kota Hantu tidak dapat diperbanyak. Barang yang begitu berharga

Bagaimana mungkin dengan mudah dicuri? Ai Yifan adalah Paman Guru Aide Yushu. Ai Yifan? Kita bahkan belum pernah bertemu dengan orang ini. Jika sudah bertemu pun, hanya mengandalkan satu kalimat ini sepertinya juga tidak dapat berpengaruh. Tapi bagaimana jika semua ini benar kesalah pahaman? Klan Zongyan dan Aliran Youming mereka dihancurkan oleh sekelompok orang bertopeng.

Lagi pula aku juga mendengar rumor yang beredar. Memang tidak pernah dengar diantara mereka ada yang bertubuh gendut. Jika tidak ada bukti kuat maka kita pun tidak boleh sembarang menyimpulkan. Bagaimana jika begini? Kita diam dulu di tempat, biarkan dia satu atau dua hari mencari informasi lengkap baru dibicarakan lagi? Ya, hanya bisa seperti itu.

Dasar bocah, besok beritahu anggota Empat Klan Besar semua yang kamu katakan itu bohong. Masalah penghancuran klan semua dilakukan oleh Gerbang Kota Hantu. Kalau tidak… Apa yang kamu lakukan? Kamu jangan berpikir aneh-aneh denganku. Suamiku adalah putra Pertama Keluarga Gong, Gong Yuanxiu. Paling hebat dalam kungfu. Dia dapat menghajar delapan orang sepertimu di waktu bersamaan.

Apa yang kamu pikirkan? Kamu masih mau mengambil kesempatan dariku ya? Aku beritahu ya, wajahmu itu terlalu jelek. Apa menurutmu aku suka dengan wajah jelek sepertimu? Tapi jika kamu tidak mengikuti mauku, aku… Aku turuti! Aku turuti maumu. Aku akan bekerjasama denganmu. Cepat lepaskan aku. Apa yang kamu pikirkan? Kamu masih mau membohongiku ya?

Apa kamu kira aku bodoh? Aku beritahu ya, aku ini sangat cerdik. Sudah wajahnya jelek, masih suka berbohong lagi. Aku seharusnya tadi, aku… aku langsung membunuhmu. Kamu tidak boleh membunuhku. Jika kamu membunuhku, mereka akan merasa perkataanku mungkin benar. Empat Klan Besar dan Gerbang Kota Hantu nanti akan bersatu. Hingga saat itu, rencana kalian bukankah…

Akan gagal? Kamu gadis kecil ini, pintar juga ya. Omonganmu masuk akal juga. Aku harus bagaimana? Aku mau mati saja. Tuhan… Nasibku susah sekali. Tubuhmu sudah sebesar ini, masih bilang hidupmu susah? Justru karena tubuh penuh lemak ini makanya hidupku susah. Jika Gerbang Kota Hantu dan Empat Klan Besar tidak jadi bertengkar,

Aku tidak akan mendapatkan ilmu menguruskan tubuh. Jika aku tidak dapat ilmu menguruskan tubuh, dia… dia tidak menginginkan aku. Untuk apa aku hidup lagi? Dia adalah hidupku, jiwaku. Dalam hidup harus ada cinta, cinta itu tidak ternilai harganya. Diet itu… terlalu sulit! Jangan-jangan kamu adalah… Ai Yifan? Bagaimana kamu tahu?

Memalsukan stiker catatan Gerbang Kota Hantu, pasti Ai Yifan si penghancur leluhur dan pengkhianat itu. Apa ada buktinya? Ketua Sekte khawatir Ai Yifan akan mencuri satu-satunya Gerbang Kota Hantu stiker catatan Gerbang Kota Hantu. Lalu bergabung dengan sebuah kelompok di dunia persilatan yang bernama Penginapan Bayangan, dan melakukan keributan dimana-mana.

Akulah yang mencuri stiker catatan Gerbang Kota Hantu. Akulah pengkhianat Gerbang Kota Hantu. Aku… Aku… Aku mati sajalah. Kamu tidak boleh mati. Apa yang kamu lakukan demi cinta, kamu tidak salah. Kamu sungguh merasa seperti itu? Kamu adalah teman jiwaku. Kalau begitu apa kamu bersedia membantuku? Aku boleh membantumu, tapi kamu harus sejelas-jelasnya, ceritakan padaku

Apa sebenarnya yang terjadi? Baiklah. Kita bicara di sana. Aku dan dia. Pertama kali bertemu jatuh hati. Kedua kali bertemu jatuh cinta. Ketiga kali bertemu aku harus menikahinya. Tapi, cinta yang indah itu selalu mendatangkan kecemburuan Tuhan. Tinggi Paman 5 kaki, lebar Paman 5 kaki, Paman adalah seorang pria bertubuh kotak.

Tapi dia tidak sama. Dia sangat kurus. Sama denganmu, begitu jelek. Kamu berdua tidak serasi. Jika didengar seperti itu memang tidak serasi. Paman ingin diet. Diet 20 kg. Sungguh sebuah pengorbanan luar biasa untuk cinta. Aku beritahu ya, kenapa kami anggota Gerbang Kota Hantu semua pada gendut? Karena kami sedang melatih Ilmu Bola Ajaib.

Lalu, aku bertemu seseorang, dia adalah anggota Penginapan Bayangan. Dia bilang akan memberikan aku ilmu diet. Tapi aku harus mencuri sebuah kain dari stiker catatan Gerbang Kota Hantu. Aku lalu berpikir, hanya sehelai kain saja. Gerbang Kota Tua punya banyak kain, bukan? Lalu, aku mencurinya untuk dia. Akhirnya… Akhirnya sekarang aku menjadi seperti ini.

Menurutmu, aku harus bagaimana sekarang? Kalau begitu kamu demi ilmu diet sampai dimusuhi semua orang, apa orang yang kamu cintai tahu tentang ini? Mana berani aku beritahu dia. Jika aku beritaku dia, dia pasti akan membunuhku. Mata kecilnya hanya sekali tatap saja… dulu saat dia memarahiku, apa kamu tahu? Memarahiku… sampai aku… Kamu jangan panik.

Aku… Aku… sepertinya ingat sesuatu. Obesitas di dunia ini ada dua jenis. Jenis pertama gendut dengan sendirinya, yaitu rakus makan. Ini mudah. Biarkan dirimu kelaparan tiga hari, jika tidak bisa, baru berikan sedikit obat. Lalu jenis lainnya, disebabkan oleh mendalami suatu kungfu dari beberapa sekte. Jika seperti ini, obat tidak akan cukup.

Harus berdasarkan kungfu yang dipelajari sektenya, dan dicari teknik kebalikannya. Aku ada ide agar dietmu berhasil. Apa? Baiklah, getarkan seluruh otot di tubuh. Dari betis, paha, pantat dan pinggang. Lengan dan semua bagian tubuh bergerak. Jangan berhenti. Saat di Klan Dokter Ayahku pernah mengajarkan hal ini. Saat aku hampir tertidur, dipukulnya.

Jadi aku sangat ingat pelajaran ini. Jangan berhenti. Bertahanlah. Semangat. Bertahanlah! Benar, seperti ini. Gerakkan lengannya, pantat juga. Kamu juga harus memberitahu aku aturan Ilmu Bola Ajaib agar aku dapat menelitinya untukmu. Aku sepertinya kurang oksigen. Aku membantumu ini dengan sebuah syarat. Kamu harus membersihkan nama baik Gerbang Kota Hantu kepada Empat Klan Besar.

Si Gendut orangnya baik, aku harus membantunya. Baiklah. Baiklah. Tidak cukup hanya kamu seorang. Kita masih perlu satu orang lagi. Terserah apa katamu saja. Semuanya berhenti! Ini pasti ada kesalah pahaman. Kalian kedua belah pihak, berhenti dulu sementara. Terdapat kesalah pamahan di dalamnya. Istriku, kamu bukannya diculik Keluarga Gong?

Kamu… Kamu kenapa bisa bersama dengan Paman Guruku? Gendut, masalahku nanti saja dibicarakan. Hadirin sekalian, tolong dengarkan aku dulu. Para Keponakan, dan Cucu Keponakan, Para Murid dan Cucu Murid, aku ingin berbicara dengan kalian semua. stiker catatan Gerbang Kota Hantu kita, aku yang mencurinya. Aku yang salah. Maaf… Maaf… Maaf…

Tapi, masalah penghancuran Klan Zongyan dan Klan Cangqi sama sekali tidak berhubungan denganku. Itu semua akibat kebohongan Penginapan Bayangan padaku sehingga akibatnya seperti ini sekarang. Mohon maaf semuanya. Hadirin, aku yang salah. Aku yang bersalah. Tidak cukup hanya dengan perkataan seorang Ai Yifan. Hanya dengan pencurian stiker catatan, bagaimana membuktikannya? Kamu… Kalian yang sembarangan menuduh.

Hanya karena stiker catatan Gerbang Kota Hantu lalu memutuskan bahwa Gerbang Kota Hantu yang melakukannya. Benar-benar lelucon terlucu di dunia. Jika seperti yang Nona katakan, apakah ada sebuah bukti untuk menjelaskannya? Aku yang bicara. Sejak tuduhan dan rumor menghantam Gerbang Kota Hantu kamu, Ketua Sekte memerintahku secara diam-diam menyelidiki sisa pengkhianat masing-masing klan.

Silakan kalian berdua, bicara dengan mereka. Ini sepertinya anggota Aliran Youming, bukan? Benar. Saya salah satu yang beruntung dapat selamat. Saat itu mereka datang menyerang tiba-tiba. Orang yang datang langsung lakukan penyerangan. Setiap jurus mematikan dan menuntut nyawa. Hanya demi “Kitab Sihir”. Penyerang bertubuh kurus dan berbaju hitam. Bagaimana jika Gerbang Kota Hantu yang sengaja

Memerintah orang bertubuh kurus melakukannya? Omong kosong. Tugas penting seperti itu menurutmu kami para petinggi Gerbang Kota Hantu, mana yang bertubuh kurus? Satu-satunya yang kurus ada di hadapanmu ini. Saya adalah murid dari Klan Cangqi. Saat bertempur jurus yang dipakai bukan yang tradisional, juga bukan ilmu sihir yang diajarkan aliran sesat. Sepertinya,

Masalah ini memang bukan disebabkan Gerbang Kota Hantu. Saudara Moyi mematuhi perintah Ketua Sekte untuk mengobati luka-lukaku. Tanpa mengharap pamrih. Hanya mencari tahu para pelaku, tapi tidak menjaga mereka yang masih hidup. Hadirin, ini adalah yang saya temukan dalam penyelidikan, ada dua mayat murid dari klan yang dihancurkan.

Yang satu meninggal akibat panah tersembunyi, yang satu karena benda tumpul. Satu sisi gelap, satu sisi terang. Korban meninggal tidak dengan satu cara. Tidak perduli dengan cara apapun jika dilakukan oleh Gerbang Kota Hantu pasti ada cidera otot dan bekas memar. Tapi tubuh korban dapat dikatakan dalam kondisi baik. Sekarang sudah ada saksi dan bukti

Apa yang akan kalian lakukan? Memang benar korban meninggal bukan dengan satu ilmu, tapi jika hanya dengan dua korban ini, sulit ditentukan. Para ketua klan, penatua, jika masih curiga, masih ada 20 tubuh korban lagi ada di tempat persiapan Gerbang Kota Hantu silakan Anda memeriksanya. Baiklah. Saudara Dongfang, jika memang salah paham,

Kita hentikan perang sampai disini. Mari kita selidiki bersama masalah ini, agar kelak tidak ada penyesalan. Istriku, sepertinya kamu tidak hanya cinta padaku, tapi juga cinta semua orang di Gerbang Kota Hantu. Tubuhmu ini sudah cukup besar apa berpengaruh pada besarnya tingkat narsismu juga? Kalian orang dunia persilatan sedikit-sedikit bertengkar dan saling bunuh,

Otak dan mulut hanya pajangan ya? Tapi meski kamu bilang tidak mau menjelaskan, kamu tetap menyuruh Moyi selidiki juga, kan. Istriku, kami Gerbang Kota Hantu tidak pernah menjelaskan dengan mulut tapi kami jelaskan dengan tindakan dan hati. Istriku, dua hari ini sudah menyusahkanmu, sekarang tubuhmu ini bukankah sudah seharusnya dipulihkan kembali?

Cepatlah. Jangan banyak omong lagi. Kita kembali ke rumahmu untuk makan menu raja dan minum air raja. Baiklah! Kakak Kedua pergi mencari Kakak Pertama, menyuruhku untuk menyelidiki situasinya dulu, jika kecepatan berjalanmu seperti ini, mau kapan sampai di tujuan? Tunggu aku sebentar. Lyu Xiaowu dia sudah tidak sanggup jalan lagi. Kamu sendiri yang cari masalah

Memaksa untuk ikut denganku dan harus membawa satu beban berat. Nonaku pernah bilang dia sayang pada Lyu Xiaowu. Demi Nonaku, apapun yang terjadi aku harus membawanya. Nonaku… Nonaku… Apa kamu tidak memikirkan diri sendiri? Apa itu memikirkan diri sendiri? Pokoknya, Nonaku bilang kami bertiga tidak boleh terpisah. Memang benar-benar pengikut sejati.

Setiap makan dan tidur selalu menyebut Nonanya bahkan saat dalam perjalanan masih memakai tampang wajah tidak berdosa. Tetap berada di dekatku! Aku… Aku tidak tahu. Hanya saja kungfu-mu hebat dan tubuhmu tinggi, wajahmu juga tampan. Tanpa aku sadari, aku ingin mengikutimu. Kamu memang pintar memilih orang ya.

Jika jalan seperti ini, mau sampai kapan tiba di Gerbang Kota Hantu? Lebih baik istirahat dulu di penginapan saja. Besok aku dan Lyu Xiaowu pasti akan berlari mengikutimu. Tuan Muda Ketiga, apa yang kamu tertawakan? Aku menertawakan kamu, produk keledai! Ayo… Ayo… Mulai hari ini, Istriku… adalah Utusan Dewi Bulan dari Gerbang Kota Hantu.

Utusan Dewi Bulan! Utusan Dewi Bulan? Istriku, mungkin kamu tidak tahu bahwa kami Gerbang Kota Hantu paling memuja Dewi Bulan. Kamu telah membantu kami melewati masa kritis, sungguh patut mendapatkan ucapan terima kasih. Utusan Dewi Bulan! Utusan Dewi Bulan! Utusan Dewi Bulan! Utusan Dewi Bulan! Istriku, ayo kita turun makan paha kambing.

Aku sedang tidak nafsu makan. Aku mengkhawatirkan keadaan Ayahku, apa dia makan dan berpakaian dengan baik ya? Aku jujur padamu, hari ini saat Empat Klan Besar datang mengganggu aku tidak turun tangan dengan kekuatan penuh, karena aku sudah menggerakkan seluruh kekuatan Gerbang Kota Hantu untuk menyelidiki Klan Dokter. Aku pasti dapat menemukan mereka.

Istriku, kamu jangan khawatir. Mulai hari ini, asal aku memilikinya, asal kamu mau. Aku bukan milikmu. Maaf Gendut, dulu aku salah paham padamu. Terima kasih ya. Moyi, sebagai orang mengamati langsung, menurutmu, sejak kapan dia menyukainya? Sejak kecil dalam hati Ketua Sekte selalu ada dia. Kalau begitu, sejak kecil dalam hatiku sudah ada Rourou

Apa dia ada lebih lama dariku? Terlalu berlebihan tidak baik. Tapi kenapa dia tetap tidak menyukaiku? Ketua Sekte pernah bilang, cinta itu tidak ada benar dan salah, hanya bersedia atau tidak. Juga bilang cinta tidak dapat dipaksakan, begitu juga dengan tidak mencintai. Semua perkataan ini tidak berguna untukku. Karena cinta

Adalah hal paling tidak masuk logika. Moyi tidak mengerti. Sesuatu yang begitu mudah masuk ke hati tetapi begitu sulit dikatakan keluar. Mungkin cinta terlalu berharga, tidak setiap orang beruntung memilikinya. Asalkan kamu mau, kamu juga akan mempunyai Rourou-mu sendiri. Nona… Nona…! Yuer! Sepertinya ini adalah orang yang paling terkenal,

Ketua Sekte Gerbang Kota Hantu, Aide Yushu? Saya, Tuan Muda Ketiga keluarga Gong, Gong Yuanxia. Saya, Aide Yushu. Jika boleh bertanya, Tuan Muda datang untuk masalah apa? Pertama, masalah stiker catatan. Kedua, karena wanita ini. Perjalanan begitu panjang pasti sangat melelahkan, jika berkenan, apakah Anda mau istirahat dulu disini? Istriku, kita masuk dulu. Istriku? Istriku?

Yuer, Adik Ketiga, aku merindukan kalian. Aku juga rindu padamu. Yuer coba makan ini. Menurutku, kamu tinggal disini saja menjadi istri dari Si Gendut itu. Bagaimana aku tahu?! Si Gendut itu yang memaksa memanggilku Istrinya. Dimana Kakak Pertamamu? Nona kamu tidak tahu. Sejak kamu pergi, Tuan Muda Pertama setiap hari menangis,

Tidak mau makan, dan tidak bisa tidur. Kalau begitu sekarang bagaimana keadaaannya? Tidak baik. Kakak Pertamaku demi mencarimu dia diam-diam melarikan diri sendirian. Untungnya Kakak Kedua menyadari tepat waktu sehingga melindunginya sembunyi-sembunyi. Jika sesuatu terjadi pada Kakak Pertama, atau turun berat tubuhnya, aku akan buat perhitungan denganmu! Nonaku juga mengkhawatirkan Tuan Muda Pertama ya.

Dia dikurung di sini, apa yang bisa dilakukannya? Kamu makan saja! Menurutku, Si Gendut dari Gerbang Kota Hantu memperlakukanmu dengan baik, bagaimana jika kamu menikah dengannya saja? Aku disini setiap malam merindukan, menangisi, menjaga diriku, bernyanyi dan berjaga-jaga demi menunggu Kakak Pertamamu. Kamu…! Baiklah, tadi dari sorot matamu aku melihat ada sedikit ketulusan yang dipaksakan.

Kamu… dengan sangat dipaksakan pantas untuk Kakak Pertamaku. Kapan kita akan pulang? Sekarang juga aku berangkat. Tidak bisa. Sekarang kita harus menunggu kabar Kakak Kedua. Jika dilihat dari keadaan saat ini Gerbang Kota Hantu dan Keluarga Gong harus dalam satu persekutan. Tidak, bahkan sehari, sejam, semenit pun tidak tahan lagi di sini.

Aku mau pergi mencarinya. Berhenti! Kamu mulai lagi. Pergilah… kamu mau pergi kemana mencarinya? Tidak ada rencana! Aku sekarang akan mencari Yuanxiu segera pergi mencarinya. Kamu ini benar-benar tukang cari masalah. Setiap kata yang kamu ucapkan memaksaku untuk membuatmu menyapa leluhurmu, Anak Ketiga! Tidak bisa. Aku harus segera meninggalkan tempat ini.

Mungkin saja bisa bertemu di tengah jalan. Tidak disangka Si Bodoh itu demi mencariku sampai berani ambil segala resiko. Pastinya dia sangat menderita di perjalanan. Jalan ini buntu. Nona! Nona! Tutup mulutmu! Lepaskan Istriku! Ketua Gerbang Kota Hantu. Aku dengar Ketua Gerbang Kota Hantu adalah orang yang emosional.

Sekarang aku ingin menukar Istrimu dengan barang barhargamu, bagaimana? Jangan sakiti Youer, katakan maumu. Keluarkan “Kitab Sihir”! Ketua Sekte… kitab ada di sini. Ketua Sekte, jangan! Apa lagi maumu, katakan! Jangan kamu sakiti Youer! Jangan berbuat macam-macam dengan kitab itu. Baik. Juga tidak boleh mengejarku. Baik. Suruh mereka bubar. Bubar! Lebih jauh lagi.

Kalian semua tidak boleh mengejarnya! Pasti sakit sekali, kan? Tidak sakit sama sekali. Bagaimana mungkin? Sepuluh jari saling berhubung dengan jantung. Tapi untungnya sekarang tidak ada tanda-tanda keracunan. Istriku, daya pulih diriku ini kuat. Kali ini, mungkin akan meninggalkan bekas. Pria sejati apalah arti sedikit bekas luka. Kamu begitu mengkhawatirkan aku aku sudah cukup senang.

Maaf. Aku yang datangnya terlambat sehingga kamu mengalami banyak kesulitan. Mulai hari ini, tidak perlu lagi jalan-jalan keluar. Di sini adalah rumahmu. Siapa sebenarnya kelompok tadi? Apakah penculikan Ayahku juga berhubungan dengan kelompok mereka? Sudah kuduga. Seharusnya mereka adalah anggota Penginapan Bayangan. Aku pasti akan membuat mereka membayar semuanya. Tidak disangka, aku di dalam hatinya

Begitu penting ya? Tuan Muda Ketiga, bagus sekali kamu ada di sini. Para orang gendut di Gerbang Kota Hantu ini mereka ada alasan kenapa menjadi gendut. Makanan di sini semua sangat enak. Lihatlah kamu saat ini! Baru sedikit makanan enak saja sudah dapat membelimu. Kamu lihat, makanan di sini semua ikan dan daging berminyak.

Hati-hati otakmu ini, semakin banyak makan akan semakin bodoh. Bagaimana mungkin? Menurutku orang di sini justru pintar-pintar, dan sangat setia kawan. Kemarin saat dalam keadaan bahaya, si Ketua Sekte gendut itu tanpa pikir panjang langsung memberikan kitab berharganya untuk melindungi nyawa Nonaku. “Kitab Sihir” adalah barang paling berharga di klan ini.

Adalah sesuatu yang tidak dapat ditukarkan oleh klan ini. Tidak disangka dia begitu mudah menyerahkannya. Si Gendut itu dan wanita ini, sudah kuduga hubungan mereka bukan sembarangan. Jika dibiarkan, apa masih pantas untuk Kakak Pertamaku. Pantas… Pantas… Bahkan dalam mimpinya Nonaku masih menyebut nama Tuan Muda Pertama. Juga bilang kasihan Tuan Muda Pertama.

Katanya pulang nanti akan mengganti rugi semuanya, jiwa mudanya yang sudah terluka, akan memberikan segala yang terbaik di dunia ini untuknya. Nonaku bersedia dipanggil bodoh dan tolol. Menurutku kamu yang bodoh dan tolol. Untung dia memiliki prinsip seorang istri yang baik. Semoga seperti yang kamu katakan. Nonaku selalu melakukan apa yang dikatakannya. Pasti bisa. Gendut!

Istriku, kamu mencariku? Aku bukan istrimu. Silakan duduk. Aku dengar banyak jebakan di Gerbang Kota Hantu ini. Sedari tadi aku terus berpikir tapi tidak mengerti, bagaimana kelompok Penginapan Bayangan begitu mudah masuk ke dalam. Aku yang sengaja membiarkannya. Apa maksudmu? Awalnya aku sengaja menutup semua jebakan di pintu gerbang,

Lalu memberikan peta agar mereka masuk dengan mudah. Jika mereka sudah masuk semua aku akan menutup gerbang dan menangkap mereka. Tapi tidak kusangka, mereka memakai nyawamu sebagai sandera. Bagaimana jika mereka terpaksa melakukan hal itu? Jujur saja, aku tidak percaya Keluarga Gong juga tidak percaya siapapun. Aku ingin melindungimu.

Siapa saja yang mendekati dan ingin membawamu pergi, adalah musuhku! Keluarga Gong, bukan musuh. Yu Shengyou, aku tidak tahu bagaimana menjaminnya, tapi di dunia ini orang yang dapat kamu percayai adalah yang ada didepan matamu sekarang. Di sini adalah tempatmu yang paling aman. Tidak akan ada orang yang dapat melukaimu di sini. Tentu saja,

Juga tidak seorang pun yang dapat membawamu pergi dari sini. Manusia dilahirkan bebas, datang dan pergi semua terserah padaku. Kamu takut? Lucu! Bagaimana mungkin aku takut padamu. Istriku, bagaimana mungkin aku melukaimu. Selain memastikan keselamatan Ayah Mertuaku, aku masih ada satu masalah lagi. Jika masalahku sudah selesai, aku akan mengaturnya. Masalah apa?

Sekarang belum dapat memberitahumu, Istriku. Dasar Gendut, apa lagi yang disembunyikannya.