Luo Ning menemukan rahasia kutukan | Song of the Moon【INDO SUB】EP32 | iQIYI Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 32] Pohon Suci. Kamu selalu menganggap kami saling mencintai dengan tulus. Namun sekarang? Akhir dari mencintai dengan tulus, adalah seperti ini? Semua tindakan yang dilakukannya tidak berbeda dengan hewan. Peri dan siluman memang sungguh berbeda. Ternyata, ucapan para tetua adalah benar. Sudah kuduga. Di dalam hatimu,

Kamu merendahkan kaum siluman. Memangnya kenapa jika aku siluman? Di tiga alam ini, selain kakakmu dan Dewa Yaoling, semuanya tunduk padaku. Persetan dengan para peri atau perbedaan peri dan siluman. Ketika aku menyerang Kediaman Peri dan saat mereka berlutut di hadapanku, kamu akan tahu siapa yang dihormati dan siapa yang pecundang. Raja Siluman.

Baik dirimu yang menyamar menjadi Siluman Danau dan menipuku, ataupun berperang demi membuktikan diri, kamu sudah salah. Orang sepertimu, tidak paham apa yang dimaksud dengan kehormatan. Kuberi tahu padamu, orang yang peduli dengan warga baru pantas dihormati. Orang yang mengambil nyawa adalah pecundang. Aku merasa malu pernah menikah dengan orang kejam sepertimu. Katakan sekali lagi!

Aku bilang, aku merasa malu pernah menikah dengan orang kejam sepertimu. Berharap kita tidak bertemu lagi seumur hidup. Zeshui! Zeshui! Kamu berani berbuat seperti ini padaku. Bagaimana boleh kamu seperti ini padaku? Apakah kamu tahu, aku menipumu sebagai Siluman Danau, aku berperang dan membuktikan diri, demi membuktikan kamu tidak salah menikahiku. Meski aku adalah siluman,

Tapi aku adalah suamimu. Juga adalah orang yang paling unggul. Dewa ataupun Tuan Peri, mereka tidak bisa menandingiku. Semuanya tidak bisa menandingiku! Peri Zeshui bunuh diri begitu saja? Benar. Kala itu, kedua dewa sedang mengisolasi diri. Dewa Yueguang merasakan bahaya yang dialami oleh adiknya dan segera ke sana. Tetapi, tetap saja sudah terlambat.

Oleh sebab itu, kutukan yang diberikan sangat hebat. Klan Air menguras banyak tenaga, tapi tidak bisa meniadakannya. Pokoknya, tidak berkaitan denganmu. Aku memberitahumu hal ini hari ini, karena ingin kamu tahu, bahwa siluman sangat kejam. Aku tahu, Tuan Fu pernah membantumu di Dunia Manusia. Tapi, sebagai seorang Jenderal di Klan Siluman, kejam sudah menjadi sifatnya.

Luo Ning. Aku tahu kamu ingin membalas budinya. Dia juga menuruti perintahmu. Suatu hari nanti, ketika dia kembali berniat jahat, kamu harus menasihatinya. Bagi Tuan Fu, kamu satu-satunya orang yang bisa mengarahkannya ke jalan baik. Tetua. Kamu punya kekuatan puluhan ribu tahun. Apakah tidak bisa membuat pil ini menjadi sedikit lebih kecil? Ini bukan salahku.

Memang kurang satu obat. Batu Bintang pemberian He Na terkenal sulit diekstrak. Sudah bagus bisa diekstrak. He Na sungguh adalah orang baik. Batu Bintang ini sulit dicari. Tapi, diberikannya begitu saja. Benar. Tidak baik berutang budi pada Tuan Siluman ini. He Na juga tidak menyuruhmu membalas budi. Ucapanmu benar. He Na itu memang cukup baik.

Hanya kadang kala, suka ikut campur. Jika dia tidak memberikan Formasi Bintang Heksagram, Si Tumbuhan tidak perlu mengobatimu. Tunggu, sedang apa kamu di sini? Aku tidak boleh membiarkan Tuan Peri tahu. Jika Tuan Peri tahu aku mengirim obat untuk He Na, bukankah dia akan… Menghabisiku. He Na kehilangan tangannya karena aku. Dia juga terluka parah.

Hatiku juga merasa bersalah. Ingin menutupi dari Tuan Peri Luo Ge, tapi menjadi seperti pencuri. Siapa yang menjadi pencuri? Bukan. Kamu jangan… Jangan mendengarkan ucapannya. Mengapa kamu kemari? Bukankah kamu seharusnya beristirahat di Istana Chongyang? Mengapa kamu kemari? Tapi, mengapa kamu terlihat seperti sudah melakukan kesalahan? Apakah benar? Apa yang ada di dalam kotak? Keluarkan.

Aku mengira ada pencuri yang masuk ke Gunung Xiyin. Ternyata bukan pencuri dari luar, tapi pencuri internal. Pencuri internal apa? Ini semua adalah milikku. Apakah tidak boleh kuberikan pada orang lain? Aku… Aku hanya seorang pesuruh. Hanya melihat saja. Dia dalangnya. Kamu… Jika kamu ingin mengantarnya, maka antar punyaku juga. Ini adalah nadi naga.

Meski tidak bisa dibandingkan dengan nadi He Na si Raja Siluman itu, tapi, tidak berbeda jauh. Baik untuk luka di tangannya. Ternyata kamu sudah menyadarinya sejak awal. Apakah sudah lama mencarinya? He Na adalah temanku juga. Aku lupa. Ternyata Tuan Peri kita adalah orang yang setia kawan. Tidak boleh membiarkan pasanganku merasa bersalah

Dan selalu pergi untuk membalas budi, bukan? Tai Lao. Sudah berapa lama Luo Ning pergi? Seharusnya tidak lama. Jelas-jelas sudah berjanji, dia akan datang mengunjungiku, baik ada kabar atau tidak. Menurutku, dia sudah melupakanku kali ini. Saat dia kembali lagi, aku harus mengikatnya agar dia tidak bisa meninggalkanku selamanya. Jenderal Fu. Ucapanmu ini didasari emosi.

Apa gunanya? Jika Peri Luo Ning marah nanti, kamu harus menarik kembali semua perkataanmu ini. Diam. Jenderal Fu. Sepertinya ada tamu dari Kediaman Peri. Luo Ning. Ini adalah nadi naga yang sengaja dicari Tuan Peri untukmu. Sampaikan terima kasihku. Liu Shao sangat teliti. Obat-obatan yang diberikannya ini sangat cocok untukku.

Ternyata ini adalah barang pemberian Liu Shao, ya? Kakak. Bisakah jangan mementingkan gadis itu lagi? Dia bahkan tidak memedulikanmu. Lihat saja. Hanya mengirim barang rongsokan saja, sudah membuatmu senang. Tuan Fu. Apa yang kamu katakan? Ini semua dikumpulkan oleh Liu Shao dari Kediaman Peri dan Dunia Manusia. Sangat berusaha keras. Tidak serius bagaimana?

Menurutku, kamu tidak senang karena tidak berhasil mencelakai mereka, bukan? Apa yang kamu katakan ini? Ini bukan perkataanku. Ini kata Penguasa Istana Shang. Apa kata Penguasa Istana Shang? Penguasa Istana Shang bilang, Wewangian Bulan berasal dari Xie Lingqi, lalu ada di tangan Bai Feng. Orang yang bisa mengendalikan keduanya

Lalu berniat melawan Luo Ge dan Liu Shao, hanya Tuan Fu. Semua ucapanmu ini hanya dugaan. Omong kosong dan tidak terbukti. Dugaan bagaimana? Pokoknya, Penguasa Istana Shang tidak mungkin berpikir begini tanpa alasan. Mereka pasti mendengar sesuatu. Faktanya ada di sana. Oh iya. Penguasa Istana Shang juga bilang, Tuan Siluman belum tentu tidak bersalah.

Karena kamu tidak takut pada Wewangian Bulan, mungkin saja kamu melakukannya untuk mendekati Liu Shao. Punya niat lain. Memfitnahku tidak masalah. Tapi, malah memfitnah kakakku. Fu. Lepaskan dia. Dua dunia berselisih, tapi harus ada perantara. Aku hanya membantu memberi obat. Malah hampir kehilangan nyawa. Si Fu itu malah berani mencekikku. Aku akan belajar mencekik,

Lalu mencekiknya hingga mati. Bai Feng? Fu dan kakaknya itu sungguh berbeda jauh. Mengapa ada saudara seperti ini? Akan kusuruh Liu Shao untuk mewaspadainya. Tetua. Peri Luo Ning. Tetua. Aku dengar kamu membahas Fu tadi. Ada apa dengan Fu? Aku hampir lupa. Apakah kamu sangat dekat dengan Fu saat berada di Dunia Manusia? Cukup dekat.

Aku ingatkan padamu. Menjauh dari pemuda itu. Ada apa dengan Fu? Apakah dia melakukan hal yang merugikan Kediaman Peri? Kamu tahu siapa yang kulihat di Kolam Bulan saat kembali dari alam siluman? Siapa? Kakak. Siluman tumbuhan itu asal bicara. Apakah kamu percaya padanya? Mungkin yang kuketahui lebih banyak daripada Wan Sui. Xie Lingqi

Hanya menyerahkan wewangian kepada yang ada di bawah Monumen itu. Aku ingin tahu sejak kapan kamu berhubungan dengan dia? Memangnya mengapa jika berhubungan? Asalkan bisa membantu klan-ku, maka boleh bekerja sama dan dimanfaatkan. Baik iblis maupun manusia. Bagaimana dengan Bai Feng dan Xie Lingqi? Apa kaitannya denganku? Apa kaitannya denganmu? Mungkin Bai Feng sulit ditemukan,

Tapi Xie Lingqi sudah bertobat, apakah perlu kubawa kamu menanyainya? Xie Lingqi memang pernah kumanfaatkan sebentar. Tapi, dia pernah mempermalukan kakak. Aku memakainya untuk memberi pelajaran pada Kediaman Peri. Apakah tidak boleh? Sebelumnya, kamu memanfaatkan Xie Lingqi untuk mencelakai Liu Shao dan Zhuo Qiuxian. Aku berjuang untuk menjaminmu dan berjanji untuk membatasimu. Sekarang,

Kamu melakukan hal seperti ini lagi. Bagaimana aku menjelaskan pada Kediaman Peri dan Luo Ge? Kakak. Kamu adalah siluman. Raja Siluman hanya perlu mengurus keamanan Dunia Siluman. Kamu harus menjelaskan pada siapa? Jika tiga alam tidak damai, apakah Dunia Siluman bisa menjaga integritas? Pengawal! – Ya. – Ya. Fu berlaku lancang. Tidak menghormati pemimpin,

Berikan hukuman cambuk untuk dijadikan pelajaran. Luo Ning. Kakak menghukumku lagi hari ini. Di tiga alam ini, hanya kamu yang bisa kudekati. Tapi, kamu malah tega meninggalkanku selama ini. Fu. Apa yang kamu rencanakan lagi bersama Bai Feng? Jika benar aku adalah satu-satunya yang bisa mengarahkanmu, maka tidak akan kubiarkan kamu berbuat salah lagi. Fu.

Aku akan memakai mataku sendiri untuk melihat siapa dirimu yang sebenarnya. Luo Ge. Coba tebak, apa yang kusiapkan untukmu? Aku sudah tidak sabar. Luo Ge, jangan bersusah payah lagi. Kamu hanya bisa berjalan di jalan yang aku rencanakan. Kemampuan Tuan Peri Luo Ge hanya sebatas ini. Tidak boleh. Jangan biarkan dia mengacau. Harus menemukannya secepatnya.

Tetua baru pergi beberapa jam lalu, Peri punya urusan apa kemari? Aku ingin memeriksa sesuatu. Harus menyembunyikan jejak. Di Istana Siluman Air ini, elemen air dari Tuan Siluman Baju Putih bisa menutupi aura. Ditambah dengan wewangian yang kubuat, seharusnya tidak akan ketahuan. Memeriksa Fu? Tidak ada gadis lain di sisinya. Apakah Tuan Siluman akan meminjamkannya?

Tentu akan kupinjamkan. Jenderal Fu. Saat Anda menemui Yang Mulia, Bai Feng sudah tiba. Bai Feng? Ada yang menyadarinya? Ada batasan di sekitar, tidak akan ada yang melihat. Baik. Tuan Fu. Tidak kusuruh kemari, mengapa kamu datang? Katakan saja. Aku sudah membuat batasan. Orang di Kediaman Peri itu menyuruhku mencarimu. Katanya dengan bantuan Tuan Fu,

Bisa segera menyerang Kediaman Peri dan mencuri pedang. Mencuri pedang? Tidak boleh. Meski ditambah dengan kekuatan Klan Air milikku, mungkin akan sulit menandingi Luo Ge. Bagus jika Labirin Yinyang bisa mengurungnya. Tapi, sudah gagal karenamu, peluang sudah terlewatkan. Semua ini dilakukan oleh Fu? Apa? Kakakku dan kakakmu masuk ke Labirin Yinyang. Jika kamu di sini,

Setidaknya bisa segera mengetahui kabarnya. – Semuanya adalah kebohongan. – Beri tahu aku jika sudah ada kabar. Bagaimana jika istirahat di tempat tidur? Maukah aku temani membuat wewangian? Tidak disangka, kamu bisa berkata manis sambil menyusun rencana untuk mengambil nyawa keluargaku. Meski aku sudah gagal, tapi sudah kukatakan, aku ingin mendapatkan Luo Ge.

Aku tidak ingin Luo Ge terbunuh. Aku tahu. Tapi, coba pikirkan. Jika Luo Ge masih merupakan Tuan Peri atau Dewa yang angkuh, apakah kamu berpeluang mendapatkannya? Aku pasti akan mendapatkannya. Entah dia adalah manusia biasa atau Dewa. Bagus sekali. Kamu harus ingat, jika kamu ingin mendapatkan Luo Ge, maka harus terus bekerja sama denganku.

Luo Ge sibuk merawat lukanya akhir-akhir ini. Kita bisa memanfaatkan kesempatan. Siapa? Bukankah kamu bilang ada batasan? Apa itu? Mengapa aku merasakan aura kakakku? Tuan Siluman Baju Putih? Kakakku tidak akan menyembunyikan diri begini. Kamu pergi dulu. Akan kuberi tahu langkah selanjutnya. Baik. Luo Ning. Luo Ning. Luo Ning. Luo Ning. Siapa?

Pengkhianat yang membunuh banyak rekan seperguruan. Benar, dia orangnya, bunuh dia. Meski esensi sudah terkuras, tapi masih adalah Tuan Peri. Aku jelas menyuruhmu membawa Liu Shao ke hadapan Luo Ge. Ingat. Tujuanmu adalah mendapatkan Luo Ge. Tujuanku adalah demi anggota klan. Orang itu, hanyalah salah satu caraku. Luo Ning. Sudah bangun? Mari. Terima kasih.

Apa yang sudah terjadi? Luo Ning. Sungguh maaf. Aku tidak tahu ambisi Fu sebesar itu. Berani bertindak tanpa berpikir. Kamu tidak perlu minta maaf atas kesalahan yang dilakukannya. Saat ini, meski dia mengaku bersalah padaku, aku juga tidak akan menerimanya. Kelak, aku akan bersikap seperti tidak mengenalnya. Jika dia berani melukai kakakku,

Maka aku akan membunuhnya. Tapi, kamu dan Fu sudah… Memangnya kenapa? Dia sudah menyentuh batasanku. Aku tidak bisa memaafkannya lagi. Meski Fu kejam dan keterlaluan, tapi perasaannya padamu tidak palsu. Benarkah? Selalu mengatakan menyukaiku, tapi ingin menghancurkan Kediaman Peri dan melukai keluargaku. Perasaan seperti ini tidak bisa aku nikmati. Jika dia memaksaku menerimanya,

Maka aku hanya bisa membalas perbuatannya satu per satu. Jika bukan dia yang mati, maka aku yang akan mati. Kutanyakan satu hal pada Tuan Siluman. Apakah kamu akan mengurus hal ini? Jika kamu tidak mengurusnya, aku akan segera melaporkannya pada kakakku. Sampai saatnya nanti, mungkin kamu tidak akan bisa ikut campur lagi. Jangan mencemaskan

Pembahasan Fu dan Bai Feng itu. Tidak akan kubiarkan Fu memiliki kesempatan untuk meninggalkan Istana Air lagi. Sudah tertangkap, kamulah pengkhianatnya. Keributan apa ini? Jangan berdalih. Apa yang terjadi? Mengapa Xie Lingqi ada di sini? Siapa yang mengizinkannya keluar? Bukan, Dewa. Tuan Peri ingin kami menangkap pengkhianat. Kebetulan, kami melihat dia ingin kabur

Setelah merusak Monumen. Dia pasti adalah pengkhianat. Sudah kukatakan. Aku dicegat oleh kalian saat mengejar pengkhianat asli. Katakan dengan jelas, sebenarnya apa yang kamu lihat? Ini… Monumen dirusak. Dia terlihat ingin kabur ketika kami tiba. Apakah bukan dia pelakunya? Xie Lingqi. Seharusnya menjalani hukuman di Monumen, tapi malah kabur sendiri, harus dihukum berat.

Musnahkan kemampuannya dulu, lalu diinterogasi. Jangan. Dewa. Hal ini masih dugaan. Tidak bisa ditetapkan sekarang. Kita bahas setelah menyelidikinya. Jika dia tidak bersalah, mengapa masih dikurung di Kolam Tulang? Bagaimana para murid bisa yakin? Ge. Hatimu terlalu lembut. Jika hal ini tidak diselesaikan, bagaimana jika makhluk jahat merajarela?

Bawa Xie Lingqi kembali ke Kolam Tulang dulu. Tidak boleh keluar. Kamu ingin mengatakan sesuatu? Aku akan mematuhi perintah. Ibu Pohon. Akhirnya aku tahu mengapa Peri Zeshui bunuh diri. Ternyata, kecewa terhadap orang yang dicintai, rasanya sungguh lebih baik mati. Ada apa? Apakah kamu mencemaskanku? Tidak perlu cemas. Aku tidak akan bertindak seperti Zeshui.

Aku memang sangat kecewa. Tapi, aku tidak akan dibutakan karena ini. Luo Ning. Luo Ning. Kapan kamu datang? Mengapa tidak memberitahuku? Ada apa denganmu? Tampangmu terlihat buruk. Kamu terluka? Siapa yang melukaimu? Beri tahu aku. Aku akan mengulitinya. Kamu yang mengatakan ini. Akan menguliti orang yang melukaiku. Ikut denganku. Luo Ning. Mengapa mencari kakakku?

Apa yang terjadi? Tuan Siluman. Kamu mengatakan, akan memberiku penjelasan. Fu. Kemari. Penjelasan apa? Berkaitan denganku atau berkaitan dengan Luo Ning? Fu. Kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan? Peri. Esensinya sudah kusegel, membuatnya tidak bisa menggunakan kekuatan. Dia juga akan dikurung di Istana Siluman Air. Tidak boleh keluar selama seratus tahun.

Apakah Peri merasa puas? Seratus tahun? Menurutku, waktunya masih terlalu pendek. Beri dia kertas dan pena, suruh dia menyalin buku untuk melatih diri. Apa yang kalian katakan? Apa yang sedang kalian lakukan? Salin Mantra Zen saja. Jangan melakukan kejahatan. Lakukan kebaikan. Menjauh dari para makhluk jahat. Menghilangkan dosa masa lalu. Jangan melakukan kejahatan. Lakukan kebaikan.

Menjauh dari para makhluk jahat. Menghilangkan dosa masa lalu. Luo Ning. Kamu mengeluhkan aku terlalu banyak berbuat jahat dan tidak menyukaiku? Ternyata kamu tahu kejahatanmu terlalu banyak. Kakak. Meski aku salah, tapi itu hanya sebuah hal gegabah. Apakah kamu sungguh tega mengurungku selama seratus tahun? Di tiga alam ini, aku paling menghormatimu.

Dan yang paling kucintai adalah Luo Ning. Kalian boleh memukul dan menghukumku jika aku salah. Meski dikuliti oleh kalian, aku juga rela. Tidak kusangka, akhirnya kalian berdua bekerja sama dan mengurungku selama seratus tahun. Aku tidak salah dengar, bukan? Setelah seratus tahun, Luo Ge seharusnya sudah bisa menjadi dewa. Nantinya,

Aku tidak perlu cemas kamu dan Bai Feng akan mengeluarkan makhluk jahat dan mengacaukan dunia. Kamu akan dibebaskan nanti. Ternyata kemarin malam… Siapa? Mengapa aku merasakan aura kakakku? Tuan Siluman Baju Putih? Kakakku tidak akan bersembunyi seperti ini. Kapan kamu kembali? Mengapa tidak memberitahuku? Kamu yang mengatakan, akan menguliti orang yang melukaiku. Bukankah kamu bertanya,

Kapan aku datang? Aku sudah datang kemarin. Aku mendengar beberapa kabar sebelumnya. Awalnya aku mengira kamu hanya terlalu banyak membuat strategi, tidak akan membunuh orang yang tidak bersalah. Tidak akan melukai keluargaku juga. Jadi, aku meminjam elemen air pada Tuan Siluman. Aku ingin memakai mata dan telingaku sendiri untuk melihat dan menilai sebenarnya seperti apa

Orang yang pernah kucintai. Sayangnya, aku mendengar hal yang tidak seharusnya kudengar dan hampir saja mati karena seranganmu. Apa? Aku tidak melukaimu, bukan? Luo Ning. Aku tidak butuh perhatianmu. Bukankah kamu berjanji padaku ingin menguliti orang yang melukaiku? Sekarang, hanya dilarang keluar selama seratus tahun saja. Luo Ning. Luo Ning! Luo Ning! Luo Ning!

Luo Ning! Pohon Suci. Liu Shao mengatakan kamu bisa merasakan perasaan. Apakah kamu sedang bersedih untukku? Mereka mengatakan kamu menyimpan memori selama puluhan ribu tahun. Beri tahu padaku, apakah Ze Shui kala itu… Apakah sama sepertiku hari ini? ♫ Ingin mendekat namun tidak terlihat jelas ♫ ♫ Siapa yang menurunkan hujan ini ♫

Karena sudah menjadi suamiku, ♫ Ingin menghindar namun bertemu denganmu ♫ maka mulai hari ini, kamu menjadi milikku. Tidak boleh mengecewakanku. ♫ Tidak bisa mengendalikan perasaan, aku selalu ada di sisi ♫ Tidak akan kulakukan. Jika mengecewakanmu, Pohon Suci akan kering ♫ Langit penuh bintang memanggil cahaya fajar ♫ dan kesepian selamanya.

♫ Berharap masalah di hatimu menjadi jelas ♫ ♫ Menginginkan pelukan yang erat ♫ ♫ Bolehkah tidak hanya mendengarkan? ♫ ♫ Melintasi takdir yang ada di dunia ♫ ♫ Membuka kenangan dan mendapatkan sosokmu sebagai gantinya ♫ ♫ Merayakan reinkarnasi dan pasang surut di dunia ♫ ♫ Menunggu balasan seumur hidup tanpa penyesalan ♫

♫ Mengejar tempat perjanjian untukmu ♫ ♫ Aku bersedia terluka sekali lagi ♫ Ternyata… ♫ Mabuk, kapan perpisahan akan datang ♫ Ternyata Raja Siluman dan Peri Zeshui sungguh pernah sangat saling mencintai. ♫ Jangan biarkan peramal membahas akhir kisah kita ♫ Pohon Suci. Apakah kamu masih ingat tentang kutukan?

♫ Ingin mendekat namun tidak terlihat jelas ♫ Zeshui. Zeshui. Kenapa kamu berbuat seperti ini padaku? ♫ Siapa yang menurunkan hujan ini ♫ Kenapa berbuat seperti ini? Kamu berani melukai Zeshui. ♫ Ingin menghindar namun bertemu denganmu ♫ Kamu dan anggota klanmu ♫ Tidak bisa mengendalikan perasaan, aku selalu ada di sisi ♫

Harus mendapat ganjaran. Aku bersumpah di sini. Anggota klanmu ♫ Gunung dan lautan berubah menjadi tetesan hujan ♫ akan terkurung di dalam air selamanya. ♫ Menemani kerinduan dan berjalan ribuan mil ♫ Hidup bergantung pada air dan akan mati tanpa air. ♫ Ingin bertanya, ke mana ramalan itu pergi ♫ Direndahkan dari generasi ke generasi.

♫ Isyarat yang terpendam menghilang demi siapa? ♫ Tidak bisa melihat cahaya matahari. ♫ Melintasi takdir yang ada di dunia ♫ Selain aku, hanya pewaris Zeshui yang telah menjadi Ratu Siluman ♫ Membuka kenangan dan mendapatkan sosokmu sebagai gantinya ♫ baru bisa meniadakan kutukan ini. ♫ Merayakan reinkarnasi dan pasang surut di dunia ♫

♫ Menunggu balasan seumur hidup tanpa penyesalan ♫ ♫ Mengejar tempat perjanjian untukmu ♫ ♫ Aku bersedia terluka sekali lagi ♫ ♫ Mabuk, kapan perpisahan akan datang ♫ ♫ Jangan biarkan peramal membahas akhir kisah kita ♫ Ada apa dengan Ibu Pohon? Emosional sekali. Benar. Lihatlah. Ibu Pohon. Benar, ada apa ini? Ternyata Peri Zeshui

Memiliki rasa yang sama sepertiku, mencintainya, tapi merasa tersiksa, bahkan ikut menyeret anggota klan. Luo Ning. Fu memang melakukan banyak kesalahan. Sungguh maaf. Aku yang lalai dalam mendidiknya. Aku adalah kakaknya. Ini adalah tanggung jawabku. Apakah kalian pernah berpikir? Selain memecahkan Monumen, mungkin masih ada cara lain untuk meniadakan kutukan. Konon, ada.

Tapi, sudah pernah kami coba sebelumnya. Tidak berfungsi sama sekali. Bukankah begitu? Itu karena, aku hanya mewarisi esensi dari Zeshui, tidak mewarisi kekecewaannya. Bagaimanapun aku ingin memaafkan, tetap saja tidak bisa. Namun, baru saja, memori Pohon Suci sudah memberitahuku. Asalkan setelah pewaris menjadi Ratu Siluman, maka berhak memaafkan Klan Siluman

Dan meniadakan kutukan selama puluhan ribu tahun.