【FULL】See You Tomorrow [EP7]【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [See You Tomorrow] [See You Tomorrow] [Episode 7] [Pria Macam Apa] Jika kalian mampu berada di luar bertahan sekali lagi selama setengah bulan maka lebih bagus. Atau seharusnya kamu saat di perjalanan langsung jual Jiang Kan saja. Lagi pula, wajah seperti dia pasti ada yang ingin membelinya.
Kenapa aku baru keluar 2 hari saja, rasa empatimu yang baru muncul itu langsung hilang lagi. Malas bertengkar denganmu. Kalau begitu kamu cepat tidur, sekarang sudah jam 10. Tidak kembali. Malam ini tidur di lantai kamarmu saja. Apakah kamu dan Jiang Kan sedang bertengkar? Iya. Bertengkar besar, sepertinya tidak mungkin untuk baikan lagi. Kenapa?
Teman serumah yang lain semakin lama semakin akrab. Kalian baru beberapa hari, kenapa berubah menjadi renggang. Kamu lihat lebam yang ada di punggungku. Jiang Kan yang menendangku sampai seperti ini. Di malam saat kalian pergi, saat aku tidur, tidak sengaja tanganku terjulur ke punggungnya sebentar saja. Dia berkata aku sedang memeluknya.
Kakak itu mengira nasibnya begitu bagus, bisa beruntung dipeluk olehku? Aku tidak melebih-lebihkan. Kurang dari satu detik, dia langsung menendangku dari kasur. Sudah tiga hari, sampai sekarang lebamnya masih belum sembuh juga. Tidak hanya itu saja. Dua hari lalu, dia meminta sesuatu kepadaku. Jadi aku berpikir
Peraturan selama 20 hari itu saja sudah kita tanda tangani, jadi untuk apa takut permintaannya yang baru ini. Katakan saja. Alhasil… Alhasil apa? Alhasil dia mengatakan kebiasaan pribadinya. Tempat sampah di dalam kamar, harus terus dalam bersih selama 24 jam. Tidak boleh ada sampah. Sebelum tidur, harus keramas, mandi, ganti baju tidur.
Kasur tidak boleh ditempati setelah bangun pagi hingga malam sebelum jam 8. Ini… Semua ini masih tidak seberapa. Setelah itu, aku bertanya padanya. Jika saat sehari-hari sedang istirahat, tidak ada kelas, tidak boleh berbaring di kasur, berarti aku harus ke mana untuk istirahat? Apakah harus ke tempat sampah? Coba kamu tebak apa jawabannya? Dia menjawab,
Diingatkan sekali lagi, di tempat sampah tidak boleh ada sampah. Profesor Jiang, salut padamu. Menurutmu, jika seperti ini, siapa yang ingin satu rumah dengan dia. Kembali saja sayang. Memukul berarti akrab, marah berarti cinta. Mungkin itu cara Profesor Jiang menunjukan cinta kepadamu. Tolong bantu aku tempelkan. Tidak tahu seberapa besar kekuatan tendanganmu.
Jika kamu lebih semangat lagi, langsung saja tendang sampai tulangku patah. Sudah. Bukannya kamu guru taekwondo? Ada apa? Tidak apa-apa. Hanya saja kamu terlalu lemah. Coba kamu lepaskan. Lepas. Siapa yang lebih lemah atau lebih kuat? Siapa yang menang atau kalah, aku beri tahu kamu. Ayo. Bisa tidak jangan berulah lagi? Tidak.
Hari ini kita harus katakan dengan jelas. Jika tidak, jangan ada yang tenang. Aku sudah katakan dengan sangat jelas. Kamu sungguh sangat… Diam! Kamu sendiri yang ingin satu kamar denganku. Tidak sanggup tidur di lantai dan ingin tidur di kasur, juga keinginanmu sendiri. Karena keinginanmu sendiri, maka aku merasa ke depannya kamu
Kemungkinan besar meminta banyak kepadaku akan semakin banyak. Lebih baik pikirkan sekali lagi, sebenarnya ingin tidur di mana? Di sana! Selamat malam. Aku tidak percaya kamu sangat tega. ♫ Bersiaplah untuk kembali, para pemburu ♫ ♫ Ada sebuah lagu di tanah air ♫ ♫ Itu adalah aku ♫ ♫ Dan kekasihku ♫
♫ Masa depan tanpa nama ♫ ♫ Sudah menghitung mundur ♫ ♫ Bintang-bintang melayang seperti pupil biru ♫ ♫ Menatap langit berbintang ♫ ♫ Seperti mimpi yang tak bisa bicara ♫ Ding Man. Kenapa? Pagi-pagi kamu sudah emosi. Bajumu ini terlihat sangat cerah sekali. Jika tidak salah,
Harusnya kamu ambil dari lemari baju Kakak, ya? Bukannya sudah kukatakan. Aku sedang bertengkar dengan Jiang Kan, tidak ingin kembali ke kamarnya yang jelek itu. Kamu pinjamkan baju ini selama 2 hari saja. Nanti akan kucuci bersih dan kembalikan padamu. Oke. Kali ini bertengkaar dengan Jiang Kan. Kalau begitu, waktu itu?
Saat itu kamu memakai bajuku. Kamu mengatakan kamu tiba-tiba tumbuh tinggi, seluruh bajumu tidak cocok denganmu. Lalu beberapa waktu lalu lagi, kamu tidak suka dengan warna bajunya karena tidak cocok dengan warna kulitmu. Masih ada jauh sebelumnya… Ding Man, ini sudah berapa kali. Kamu pernah melihat pria besar mana tanpa sebab menggunakan baju Kakak perempuannya?
Kamu tidak takut diketawakan orang lain? Juga tidak takut kelihatan genit? Ini apa yang harus dikira genit? Bajumu ini tidak bisa dipakai siapa pun, ada beberapa baju setelah aku pakai, menjadi lebih bagus. Taruh kembali. Diam dan makan. Kenapa? Aku tidak menyentuhmu, menjadi tidak terbiasa? Wajahmu begitu merah. Kamu malu?
♫ Kelap-kelip langit berbintang di gelapnya malam ♫ ♫ Seperti senyuman di wajahmu ♫ Kamu tidak apa-apa, Yao yao? Cukup kalian! ♫ Bercanda bersamamu ♫ Kekanak-kanakan sekali. ♫ Jalanan yang tidak asing ♫ Kalau mau ribut, kembali ke kamar. Tidak mau. ♫ Tatapan yang menggoda membuatku tergila-gila ♫ Kecuali dia minta maaf kepadaku.
♫ Di detik kita berjumpa ♫ Minta maaf dengan ikhlas. ♫ Cinta mendominasi detak jantungku ♫ Liao liao, kemari, ada yang ingin kukatakan. ♫ Tidak tahan ingin mendekati dirimu ♫ Setelah makan, tolong bereskan. ♫ Aku tidak akan meninggalkanmu ♫ Yao yao, sebenarnya apa yang ingin kamu katakan? Ding Liaoliao, saatnya pergi.
Setelah mengantar Jiang Kan, pagi ini harus pergi keluar. Pergi dulu ya, nanti kita ketemu lagi. Sampai jumpa. Ini semua sudah cukup ‘kan? Cukup, sudah selesai. Terima kasih. Awalnya mengira, musim ini merekam materi anak-anak akan sangat mudah, ternyata jongkok seharian. Aku hampir terkena flu. Sudah, nanti saat pulang, aku traktir kamu minum boba.
Senior, apakah data Profesor Xia ada padamu? Sepertinya aku meninggalkannya di ruang rapat. Aku akan pergi mengambilnya sekarang. Kalau begitu, aku tunggu kamu di bawah. Baik. [Meja Dokter] ♫ Aku tidak sendiri ♫ ♫ Sendirian datang ke planet ini ♫ Oke, kamu lihat Kakak berikan jurus andalan. ♫ Ada yang ingin dikatakan padamu ♫
♫ Kamu menjadi segalanya bagiku ♫ ♫ Gadis cantik, aku terpesona padamu ♫ Ini tidak termasuk. Sekali lagi. ♫ Jadilah pacarku ♫ ♫ Duniaku akan lengkap denganmu ♫ ♫ Aku akan membawamu pulang untuk melihat Ibuku ♫ Kamu ke sini. Xuan Xuan, kita pulang. ♫ Ibuku pasti akan menyukaimu ♫
♫ Gadis cantik, aku terpesona padamu ♫ Senior. Ayo, kamu ke sini. ♫ Pegang tanganku, aku tidak akan melepaskanmu ♫ Sudahlah, kali ini aku akan melepaskanmu. ♫ Aku akan menyanyikan lagu iniuntukmu kesayanganku ♫ Ayo. Ayo. Senior, bukankah itu Kak Liaoliao? ♫ Aku selalu mencintaimu ♫ Itu adalah anak TK. Ayo.
♫ Aku selalu mencintaimu ♫ Jiao Kan? Tidak bisa, aku harus mengikutinya. Senior, apakah harus kamu sendiri yang terjemahkan? Laporan di Juzi sangat banyak. Kamu sudah kosong, kamu bantu dia. Bantu? Dia tidak perlu bantuanku. Bukankan dia penerjemah berbakat di dunia medis? Apa yang kamu lakukan? Halo, Manman sayang, Apa kamu meninggalkanku lagi?
Aku juga tidak ada cara lain lagi. Mengmeng hari ini sakit perut. Tidak mengizinkan aku pergi. Sudahlah. Kehadirannya pada saat itu, berarti kita sudah tidak mungkin lagi. Kamu temani dia saja. Dialah orang yang benar-benar membutuhkanmu. Sudah sudah, kamu jangan seperti itu. Berikutnya lihat waktumu, aku akan langsung datang. Sampai jumpa. Ding Man.
Kamu… kamu sudah kembali? Ge Yao. Tidak apa-apa, semuanya akan berlalu. Aku tidak apa-apa, hanya saja mataku… Jangan bergerak, dengar saja. ♫ Bersiaplah untuk kembali, para pemburu ♫ ♫ Aku terbangun dari masa kecilku ♫ Kamu istirahat dulu, aku bantu bereskan ini. Tidak perlu, ini semua aku bisa melakukannya. ♫ Awan yang beku ♫
Patuh, istirahatlah. ♫ Sedang terbakar ♫ ♫ Angin bertiup melalui cincin bintang ♫ Sayur-sayur ini, Ding Man sendiri yang memasaknya. Keasinan. Profesor Jiang merasa asin, itu karena kehidupanmu begitu manis. Kamu ke sini. Kamu masih tertawa? Apa? Sayur-sayur hijau ini, silakan Profesor Jiang makan. Masih ada beberapa sawi, selada, bayam,
Sangat sesuai dengan kepribadian Profesor Jiang. Bisa dikatakan yang berwarna hijau memang sedikit lebih sehat. Aku sudah kenyang, kalian makan. Ke sini sebentar. Ini bagus. Apakah belakangan ini kamu sudah membuat Ge Yao marah? Aku kenapa merasa dia tidak ingin melihatmu? Tidak tahu. Masih ada pertanyaan? Aku masuk ke dalam. Bukan, kita harus menganalisa sebentar.
Tinggal di bawah atap yang sama, ada masalah apa, harus diselesaikan. Awalnya aku mengira kamu dan Ge Yao cukup serasi. Kenapa tiba-tiba… Tentang serasi, Lian Geyao dan adikmu sepertinya lebih cocok. Pembawa Berita Lian. Pembawa Berita Lian, kenapa terburu-buru memanggilku? Ada apa? Aku sudah tahu. Kamu pernah melihat pria besar mana
Tanpa sebab menggunakan baju Kakak perempuannya? Kamu tidak takut diketawakan orang lain? Juga tidak takut dibilang genit? Ding Man. Sebenarnya ini bukan hal yang diboleh diketahui orang lain. Setiap orang punya pilihan dan kegemaran sendiri. Aku tahu, kamu mengerti aku. Aku hanya merasa Liaoliao melebih-lebihkan masalah. Seharian selalu mengritikku. Tapi, kamu ke sini mencariku…
Hari ini, Kakak ingin mengajakmu merilekskan suasana hati. Lupakan semua kesedihan yang lalu. Aku seorang pria besar, juga tidak begitu mudah untuk tidak senang. Lagi pula, ini juga bukan masalah besar. Pria juga bisa terluka. Tidak apa-apa. Apakah kamu tahu ada sebuah cara yang mampu melupakan kenangan buruk? Yaitu beli… beli… beli.
Masalah tidak menyenangkan kemarin, langsung berhenti sampai di sini. Hari ini, Kakak akan membuatmu bercahaya. Ayo. Maaf, maaf. Tidak apa-apa. Lian Ge Yao? Kamu kenal aku? Pembawa Berita Lian, Lian Ge Yao. Tidak perlu berteriak juga. Maaf, maaf. Aku sangat suka melihat Jiangxia Wide Angle. Pembawa Berita Lian, kami masih ada urusan, kami pergi dulu.
Pembawa Berita Lian, kami masih ada urusan, jadi terburu-buru. Tapi, aku akan terus mendukungmu. Aku… aku… Senior, aku barusan bertemu dengan Pembawa Berita yang kusukai. Kamu ingin minum yang mana? Itu sepertinya… Bukan apa-apa. Jiang Kan sungguh keterlaluan. Yao yao, katakan yang sebenarnya. Apakah adikku tidak tampan? Tampan. Kalau begitu, adikku tidak lembut?
Lembut, paling lembut di dunia. Kalau begitu, apa tidak ada yang menyukai dia? Suka… suka… Ini baru benar. Ding Man kami memangnya kurang apa? Tidak kurang apa pun. Wajah itu, badan itu, karakter itu. Tidak bisa, aku harus tanyakan dengan jelas kepada Jiang Kan. Bagaimana… Bagaimana bisa merundung adikku? Ini… Detail dari cara penggabungan
Akan kita bahas dan analisa setelah semua laporan minggu depan keluar. Rapat hari ini sampai di sini dulu. Baik. [Ding Liaoliao] [Jawab, Tolak] Halo. Halo, apa kedengaran? [Ding Liaoliao] Halo… Jiang Kan, kamu berengsek! Mana ada orang yang merundung orang lain sepertimu! Tidak berperasaan, berdarah dingin, tidak berempati. Ding Liaoliao, kamu mabuk.
Ding Liaoliao, sekarang dengarkan aku, kamu di mana sekarang? Apa yang terjadi? Tidak tahu. Apa yang terjadi? Tahu tidak? Kamu bukan pria sejati. Melihatnya pergi tanpa bertanya. Kamu masih berani datang? Jiang Kan, lagu ini untukmu. Judul lagunya Kamu Bukan Pria Sejati. Tidak, tidak, tidak. Kamu pria berengsek. Kamu bukan pria sejati. Halo.
Kamu tahu di mana ruangan 602? Terima kasih. Kita… kita istirahat sebentar. Setelah itu, kita lanjutkan kemeriahan ini. Ding Man. Ternyata Ding Man. Kamu kenapa bisa di sini? Kamu antar Kakak dulu ya. Aku tunggu Ge Yao sudah mendingan baru antar dia pulang. Ding Liaoliao. Ayo, pulang. Tidak perlu, tidak perlu. Aku bisa…
Aku bisa, aku bisa, aku bisa. Kamu, beri jalan. Aku bilang beri jalan. Aku menampilkan pertunjukan untukmu, lalu tolong kamu berikan jalan. Halo semuanya. Aku adalah Ge Yao, reporter ramalan cuaca kalian. Tanggal 2 Desember jam 8 sampai tanggal 3 Desember jam 8, akan mengalami udara dingin yang kencang. Daerah Huabei Dongbei,
Daerah Huanghuai timur tengah, daerah Jianghuai dan lain-lain. Beberapa daerah akan mengalami penurunan suhu dari 3 derajat sampai 8 derajat. Sudah mabuk, masih mengucapkannya dengan tepat. Akan segera terjadi salju pertama tahun ini pada daerah Jiangxia, Qingshui. Reporter ramalan cuaca tidak bohong. Ramalah cuaca Jiangxia paling tepat. Kamu masih bisa berima. Terima kasih pemimpin.
Aku pasti tidak akan mengecewakan kalian. Aku akan membawa laporan cuaca Jiangxi hingga ke internasional, keluar dari bumi. ♫ Aku tidak sendiri ♫ ♫ Sendirian datang ke planet ini ♫ ♫ Ada yang ingin dikatakan padamu ♫ Halo para guru. ♫ Kamu menjadi segalanya bagiku ♫ Saya Ge Yao, peserta dengan urutan nomor 52.
Hari ini akan membawakan lagu berjudul Yue Liang Chuan. ♫ Gadis cantik, aku terpesona padamu ♫ Benar. ♫ Duniaku akan lengkap denganmu ♫ Sampai jumpa Ibu. Malam ini aku mau ke dermaga… ♫ Aku akan membawamu pulang untuk melihat Ibuku ♫ Guru, penampilanku sudah selesai. ♫ Ibuku pasti akan menyukaimu ♫ Silakan berikan nilai.
♫ Gadis cantik, aku terpesona padamu ♫ Lian Geyao, ♫ Pegang tanganku, aku tidak akan melepaskanmu ♫ Hadir. ♫ Aku akan menyanyikan lagu iniuntukmu kesayanganku ♫ Nyanyiannya sangat bagus. 100 untukmu. ♫ Aku selalu mencintaimu ♫ Terima kasih guru. ♫ Hujan lagi ♫ ♫ Hari ini hari apa ♫ Dunia. ♫ Diam-diam merindukanmu ♫
Apakah masa muda seperti ini yang kamu maksud? ♫ Kamar jadi sangat tenang ♫ ♫ Udara mulai mengembun ♫ Jika tahu dari awal, tidak membiarkanmu bersama Ding Liaoliao. ♫ Tanpa kamu ♫ ♫ Aku tenggelam dalam memori ♫ Lian Geyao, ♫ Terbiasa jadi sangat tegas ♫ di tempat guru ada hadiah.
♫ Kehadiranmu menghalau semua kabut ♫ Apa kamu mau? Mau! ♫ Memelukmu, berharap kamu tak pergi selamanya ♫ ♫ Ingin menemanimu mengusir bahaya selamanya ♫ Ding Man. ♫ Aku ingin mewujudkan keabadian itu bersamamu ♫ Kamu jangan menyukai Jiang Kan. Dia tidak layak. Aku belum pernah suka dengan orang lain. [See You Tomorrow]