【FULL】Be My Princess [EP21]【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Be My Princess] [Episode 21] Kenapa masih belum sadar juga? Aku tanyakan pada dokter. Guru Besar. Kamu sudah sadar? Guru Besar. Guru Besar. Xiao Zhao. Guru Besar, kamu baik-baik saja? Xiao Zhao. Kenapa aku di rumah sakit? Apa yang terjadi? Bukankah ini nona penerjemah itu? Kenapa dia bisa ada di sini?

Hari ini tanggal berapa? Hari ini? Tanggal tujuh Maret. Tujuh Maret? Jadi apa kamu masih ingat apa yang terjadi kemarin? Bukankah kemarin kita masih menghadiri perjamuan dengan Orlando? Betul. Nona penerjemah ini juga hadir. Tingzhou? Xiao Zhao. Apa sebenarnya yang telah terjadi? Tingzhou. Ibu. Xu Lin. Kenapa kalian juga datang? Kamu sudah ingat?

Akhirnya kamu ingat ibumu lagi. Tingzhou. Ingatanmu sudah pulih. Aku khawatir sekali, tahu tidak? Ruang ini. Dokter Li. Silakan duduk. Maaf, Nona Ming. Dokter berkata ingin berbicara dengan anggota keluarga. [Ruang Rapat untuk Kondisi Pasien] Kami baru saja melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Tuan Mu. Tidak ada masalah dan dia bisa segera pulang ke rumah.

Namun, demi keamanan bersama, kami menyarankan melakukan pemeriksaan ulang berkala. Namun, dulu dia hanya ingat Sekretariat Agung Kabinet. Sekarang malah hanya melupakan Sekretariat Agung Kabinet. Kenapa bisa begini? Ini bukan bidang yang kukuasai. Pertama, keadaan guru Mu hari ini merupakan awal yang baik. Ingatannya telah pulih kembali, menjadi Mu Tingzhou. Kedua,

Aku berharap setelah pulang, kalian bisa menceritakan padanya hal-hal yang terjadi selama dia kehilangan ingatan. Agar dia tidak merasa kebingungan. Terakhir, bagaimanapun dia masih kehilangan sebagian ingatan, maka dari itu harus melakukan perawatan rutin di tempatku. Baik. Terima kasih banyak. Tidak usah. Maka, maksudmu adalah sekarang keadaannya sudah baik-baik saja, hanya tidak mengingatku? Lebih tepatnya,

Keseluruhan proses syuting Sekretariat Agung Kabinet dan ingatan setelah dia menjadi guru besar. Sekarang yang dia ketahui tentang dirimu adalah penerjemah di jamuan makan dengan Orlando. Aku tidak apa-apa. Bukankah tadi kamu berkata, kata dokter sekarang adalah hal yang terbaik bagi guru Mu. Namun, ini bagi dirimu dan guru besar adalah keadaan yang terkacau.

Tingzhou. Naiklah mobilku. Lin, kamu antar bibi pulang dulu. Masih ada hal yang harus dibicarakan Tingzhou dan Ming Wei. Tingzhou, hal-hal yang terjadi belakangan ini perlu dijelaskan bersama oleh aku dan Ming Wei. Jika ada yang perlu dijelaskan, aku dan bibi juga bisa. Jadi tidak usah merepotkan Nona Ming, ‘kan? Iya, kan, Bibi? Iya.

Beberapa saat lalu sudah merepotkan Ming Wei. Bibi. Bukankah tadi dokter sudah bilang, agar beberapa waktu ini sebaiknya kita menjelaskan pada Tingzhou semua hal yang terjadi selama ini. Jadi yang berhubungan paling banyak dengan Tingzhou belakangan ini adalah Ming Wei. Kamu juga tidak berharap sampai terjadi masalah pada Tingzhou lagi, betul tidak? Ibu.

Biarkan Lin mengantarkanmu dulu. Baik. Kalau begitu aku pulang dulu. Kalau begitu, Tingzhou, aku antarkan bibi pulang. Ayo, naiklah. Mari. Tingzhou. Selama kamu sakit, nona Ming Wei sudah melakukan banyak permintaan tak masuk akal yang kamu ajukan dan banyak membantumu. Beri tahu aku dulu, apa sebenarnya yang terjadi selama setahun ini? Bulan April tahun lalu

Sekretariat Agung Kabinet mulai syuting. Ming Wei berperan sebagai putri, kamu berperan sebagai guru besar. Lalu saat bulan Oktober, kamu mengalami kecelakaan dan hilang ingatan dalam perjalanan mengisi suara. Sejak kecelakaan hingga kemarin kamu selalu menganggap dirimu adalah guru besar dan bersikeras menganggap Ming Wei sebagai putri. Oh iya.

Video yang ada di internet bisa menjadi buktinya. Bagaimana? Setelah melihatnya, apa ada ingat sesuatu? Apa ini bukan sedang merekam iklan atau drama? [Kebahagiaan] [Kebahagiaan, Bersatu Dalam Kebahagiaan] [Kebahagiaan] Ini aku? [Kebahagiaan] Jika bukan kamu, apakah aku? Kamu duduk dulu sebentar, aku temani dia naik. Baik. [Kebahagiaan] Setelah kamu menjadi guru besar, [Kebahagiaan]

Hanya mengenal Ming Wei, Maka kami hanya bisa meminta Ming Wei untuk menenangkanmu. Seiring waktu kalian saling jatuh cinta. Kamu juga menghadiahkan sebuah tusuk rambut giok pada Ming Wei sebagai hadiah pertunangan. Awalnya semuanya baik-baik saja. Hingga setelah Xu Lin kembali berkata kalian berdua adalah teman sejak kecil. Mungkin karena merasa

Akan ada banyak masalah tersembunyi jika berhubungan dengan guru besar, Ming Wei lalu memutuskan berpisah. Guru besar merasa perasaannya terluka. Setelah kembali, dia mengurung dirinya di dalam kamar sambil mengukir kayu tak henti-hentinya. Juga tak tahu apa yang dia ukir. Pada hari kasih sayang dia meminta bibi Zhao mengantarkannya. Saat bibi Zhao baru saja keluar

Kamu jatuh tertidur. Ming Wei tergerak oleh hadiah darimu lalu menjaga guru besar semalam suntuk. Setelah guru besar bangun lalu merencanakan pernikahan dengan Ming Wei. Kemudian guru besar pergi ke Kota Su, kampung halaman Ming Wei untuk melamarnya. Dia juga mengumumkan pada media tentang hubungannya dengan Ming Wei. Awalnya hari ini seharusnya adalah hari pernikahan

Guru besar dan Ming Wei. Namun, pagi ini kamu tak bangun dari tidurmu. Selanjutnya, kamu pasti juga sudah tahu. Guru besar pernah berkata, lantai tiga adalah area Ming Wei. Kita sebagai rakyat biasa tidak bisa masuk tanpa izin. Kamu sekarang tinggal di lantai dua. Lantai tiga adalah kamar dan ruang kecapi putri beserta ruang pakaian.

Kejadian Ming Wei kabur dari kantor catatan sipil, apa karena Aktor Besar yang meninggalkan Ming Wei? [Komentar: 126 ribu komentar] Mempelai pria kabur di hari pernikahan, impian Ming Wei menjadi putri sudah musnah. [Mu Tingzhou: Pernikahan antar dua keluarga, membuat janji bersama-sama. Bersatu dalam pernikahan yang suci, janji dua pihak yang serasi.]

[@Ming Wei 1018 kamu selamanya adalah Putri bagiku.] Kamu sebagai manajer dan juga teman terbaikku, mengapa kamu tidak mencegahku melakukan begitu banyak hal konyol dengan seorang wanita asing? Mudah sekali kamu mengatakannya. Mencegahmu. Apa aku bisa? Setelah kamu menjadi guru besar, mungkin hal lain berbeda. Namun, hanya satu-satunya hal yang kamu akui

Dibujuk hingga dipaksa pun sifat keras kepalanya itu, sama persis dengan dirimu. Tuan Mu. Apa masih ada pertanyaan lainnya? Tadi manajerku menceritakan beberapa hal mengenai hubungan kita dulu. Aku ingin berbicara sebentar dengan Nona Ming untuk membereskan beberapa masalah yang tersisa. Tuan Mu, kamu tenang saja. Kamu adalah kamu. Guru besar adalah guru besar.

Aku bisa membedakan jelas. Aku tidak akan mempersulitmu. Juga tak akan menumpang popularitas darimu. Nona Ming tegas dalam bertindak, sungguh membuat orang kagum. Apa masih ada urusan lainnya? Kata Xiao Zhao, beberapa waktu lalu, aku sudah cukup merepotkanmu. Jika kamu punya permintaan, silakan katakan saja. Permintaanku ialah berharap Guru Mu bisa melupakan masa lalu kita.

Yang penting aku juga tidak ingat. Baik. Jadi, begitu saja. Aku antar kamu keluar. Ponselku kehabisan baterai. Apa bisa meminjam ponsel Guru Mu untuk menelepon? Terima kasih. [Putri] [Hapus] Sudah. Aku lihat kamu tidak melakukan panggilan. Apa yang kamu lakukan? Menghapus pertemanan WeChat kita. Tunggu sebentar. Nona Ming. Bibi Zhao. Nona Ming.

Tuan sudah ikut dalam begitu banyak drama, pernah melihat banyak sekali artis cantik. Penggemar wanita yang ingin menikah dengannya tak terhitung jumlahnya. Namun dia hanya memiliki perasaan padamu. Membuktikan, kamu berbeda di matanya. Walaupun sekarang dia lupa, tapi, cepat atau lambat juga akan tetap menyukaimu sekali lagi. Nona Ming. Kamu jangan terlalu sedih.

Sebenarnya juga tak perlu memisahkan Tuan Mu dan Guru Besar. Mereka awalnya adalah satu orang yang sama. Aku berani jamin, kamu akan segera mengetahui bahwa perkataanku benar adanya Terima kasih, Bibi Zhao. Juga terima kasih atas perhatianmu selama ini. Sampai jumpa. Sampai jumpa. [Kebahagiaan] Tingzhou, bagaimana, apa dia meminta sesuatu? Tidak.

Hanya menghapus pertemanan WeChat saja. Bagus juga. Keadaannya menjadi begini, juga diakibatkan dirinya sendiri. Sekarang dia bisa berbuat begitu, bisa dibilang cukup tahu diri. [Selamat, Aktor Besar. Kelak bisa melihat aktingmu.] Setelah melalui pengobatan tak putus-putusnya, [Jadi, masalah hubungan Ming Wei dan Aktor Besar sudah berakhir?] ingatan Mu Tingzhou kemarin sudah pulih.

[Betul juga, Aktor Besar kabur dari pernikahannya.] [Wanita yang dicampakkan Aktor Besar, sial sekali.] [Mu Tingzhou hilang ingatan, ingin menikah dengan orang berkedudukan tinggi.] [Kena batunya, biar tahu rasa.] Terima kasih atas perhatian dan bantuan [Ah, ini adalah Weibo manajernya Mu Tingzhou, tahu tidak?] [Yang memaki Ming Wei jangan di sini.]

Para penggemar dan teman-teman sekalian pada Mu Tingzhou. Berdasarkan pengalamanku, sekarang tak peduli apa yang dikatakan atau dilakukan, semuanya hanyalah tindakan sia-sia. Kalau tidak, kita lihat saja dulu. Topik seperti ini seharusnya akan cepat menguap. Guru besar sudah pergi. Semuanya tak penting lagi bagi diriku. [Kebahagiaan] Ini ternyata sungguh diriku?

[Mu Tingzhou bergandengan dengan Ming Wei di mal, Guru Besar rela menghabiskan uang demi memanjakan Putri.] [Mu Tingzhou: Pernikahan antar dua keluarga, membuat janji bersama-sama. Bersatu dalam pernikahan yang suci, janji dua pihak yang serasi.] [@Ming Wei 1018 kamu selamanya adalah Putri bagiku.] Ini drama terkonyol yang pernah kuperankan. [Hapus] [Yakin ingin menghapus Weibo ini?]

[Kamu, adalah Putriku] [Kamu, adalah Putriku] [Kamu, adalah Putriku] Alasan mengapa aku ada di dunia ini, seharusnya untuk menebus penyesalan sebelumnya. [Kamu, adalah Putriku] Mulai besok, kita akan menjadi suami istri. Tak peduli apa yang akan terjadi di masa depan, ada berapa banyak halangan menunggu dalam kehidupan kita, [Kebahagiaan] dengan tulus kuminta Putri

Memercayai ketulusan hatiku. Jangan melepaskan tanganku. Beberapa waktu lalu aku sudah cukup merepotkanmu. Jika kamu punya permintaan, silakan katakan saja. Permintaanku ialah berharap Guru Mu bisa melupakan masa lalu kita. Yang penting aku juga tidak ingat. [Kamu, adalah Putriku] Halo. Maaf, Anda siapa? Pengacara? [Sertifikat Notaris Penghadiahan Properti]

Beberapa waktu lalu, Tuan Mu datang ke firma hukum kami dan menyatakan ingin mengganti nama seluruh harta, propertinya menjadi nama nona Ming Wei. Katanya harta Mu Tingzhou… Maksudku hartaku semuanya diurus oleh firma hukum kalian. Kalau begitu, apa Anda bisa memberi tahu aku berapa banyak harta yang aku miliki? [Laporan Penilaian Properti]

[Perjanjian Kerjasama Pembagian Dividen (Saham Gratis)] [Perjanjian Kerjasama Pembagian Dividen (Saham Gratis)] [Perjanjian Kerjasama Investasi] Baik. Cukup untuk memenuhi kebutuhan putri seumur hidup. Aku ingin membuat surat wasiat. Membuat surat wasiat? Tuan Mu, Anda kenapa? Semuanya baik-baik saja. Hanya sebagai persiapan saja. Baik. Jadi Anda ingin menunjuk siapa sebagai pewaris Anda? Putri… Istriku, Ming Wei.

Anda… Anda sudah menikah? Segera. Baik. Yang juga berarti, setelah Anda meninggal dunia nona Ming Wei adalah satu-satunya pewaris Anda. Apa betul? Tunggu dulu. Maksud Anda adalah harus tunggu aku meninggal dunia dulu Ming Wei baru bisa mendapatkan hartaku? Jadi ada cara apa yang bisa membuatnya mendapatkannya sekarang? Mengapa ingin sekarang

Memindah namakan seluruh harta Anda pada nona Ming Wei? Sebagai pengacara Anda, aku memiliki kewajiban untuk memperingatkan Anda, ini berisiko besar bagi Anda. Aku sudah mempertimbangkan semua ini. Anda hanya perlu memberi tahu aku, bagaimana caraku melakukannya. Dengan menghadiahkan. Menghadiahkan? Ini adalah tanda tangan dan cap jari aslinya. Pemberian harta seperti ini

Harus mendapatkan persetujuan dari kedua belah pihak terkait baru bisa berlaku setelah dinotariskan. [Sertifikat Notaris Penghadiahan Properti, Penerima Hadiah: Ming Wei] Ratusan, ribuan, jutaan, miliaran… Aku tidak bisa terima. Guru Mu. Ini adalah kesalahpahaman. Aku sama sekali tidak pernah mengajukan permintaan seperti ini. [Mu Tingzhou, cap pribadi Tingzhou] Ya ampun.

Sungguh tanda tangan dan cap jariku sendiri. Jika ingatanku terlambat pulih, kemungkinan aku akan hidup di jalanan. Guru Mu, tak peduli kamu percaya atau tidak, meskipun ingatanmu belum pulih aku juga tidak akan menerimanya. Pak pengacara, jika tidak ada urusan lain aku pergi dulu. Tunggu dulu. Nona Ming. Di dalam kotak

Adalah pakaian serta beberapa benda kebutuhan sehari-hari milik Putri yang Tuan suruh bereskan. Dan juga kecapi ini, bawalah pergi. Petikan kecapi Putri bagus sekali. Benda-benda ini dibeli oleh guru besar. Guru besar sudah pergi, maka makna benda-benda ini bagiku juga ikut hilang beserta hilangnya dirinya. Anda putuskan sendiri saja. Kelak jika ada keperluan,

Kamu bisa langsung mencari Xiao Zhao. Terima kasih. Tingzhou. Kamu sudah lama tidak membuat pakaian baru. Kali ini aku membawa sejenis bahan baru dari Inggris. Berencana membuatkan jas baru untukmu. Belakangan ini sepertinya tidak ada acara. Lain kali saja. Oh iya. Kapan kamu berencana kembali? Kamu begitu mengharapkanku keluar negeri? Pendidikan jauh lebih penting.

Tuan Mu. Apa hubungan Anda dengan wanita di sisi Anda ini? Apakah dia kekasih Anda? Bisakah Anda menjawabnya? Aku sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan semua padaku. Dia adalah adik perempuanku. Aku tidak begitu ingin membagikan urusan pribadiku dengan publik. Jadi, mohon kalian jangan mengganggu kehidupan orang-orang di sisiku.

Juga mohon agar kalian memberikan ruang untukku, oke? Kalau begitu, apa hubungan Anda dengan nona Ming Wei? – Baik, terima kasih semuanya. – Maaf, apa hubungan Anda dengan Nona Ming Wei? Tuan Mu. – Tuan Mu, jawab dulu. – Tuan Mu. Halo, paket untuk Anda. [Untuk: Putri] Salam kepada Putri. Ketika kamu menerima surat ini,

Aku telah meninggalkan dunia ini. Hari-hari bersama denganmu, adalah masa paling bahagia yang paling sulit dilupakan dalam hidup hamba. Hamba, memberi hormat pada Putri. Guru Besar. Atas panggilan Putri padaku ini, hamba merasa sangat berterima kasih. Hamba tahu, hamba tak akan kesepian lagi di dunia asing ini. Tak peduli apakah Putri menyetujui lamaranku atau tidak.

Aku, Mu Yun bersumpah atas kepribadianku, akan melindungi Putri seumur hidupku. Saat aku tidak ada, semoga pot bunga peony ini dapat mewakiliku memandang Putri setiap hari, melindungi Putri. Mohon Putri jangan bersedih, dan menjaga kesehatan Putri. Suasana hati dan kesehatan jauh lebih penting dari hal lain. [Putri yang paling kucintai, Mu Yun]

Tak peduli aku ada di mana kamu selamanya adalah Putri yang paling kucintai. Hanya Putri seorang yang pantas disandingkan dengan bunga peony ini. Putri. Apa kamu suka bunga ini? Tentu saja aku akan menyukai benda yang diberikan Guru Besar. Guru Besar. Kenapa kamu berdiri di sana? Aku akan pergi. Kamu mau ke mana?

Ini bukan duniaku. Aku akan pulang. Mulai sekarang, kita tempuh jalan kita sendiri, tak saling berhutang lagi. Kenapa kamu tiba-tiba berkata begitu? Bukankah dulu kamu berkata akan bersama selamanya denganku? Bukankah kamu berkata akan menikahiku? Kenapa kamu tiba-tiba ingkar janji? Aku adalah Aktor Besar. Kamu hanya seorang pemeran kecil. Kita berbeda seperti bumi dan langit.

Aku tidak mungkin bersama denganmu lagi. Guru Besar. Guru Besar. Guru Besar. Guru Besar. Guru Besar. Guru Besar. – Kak. – Guru Besar. Kak. Kak. Sekarang sudah jam berapa? Apakah ada berita mengenai aku lagi? Tidak. Bisa ada berita apa mengenai dirimu? Aku sekarang sudah mengalami hal yang terburuk. Masih ada hal apa lagi

Yang tak bisa kuterima? Mu Tingzhou dan Xu Lin berhubungan dekat. [Pacar asli Mu Tingzhou muncul, memastikan status Ming Wei sebagai orang ketiga.] Desainer wanita teman sejak kecil, sebenarnya adalah pacar aslinya. Mengungkapkan identitas Ming Wei sebagai orang ketiga. Kak. Guru Besar. Kamu sekarang di mana? Apakah sudah kembali ke Dinasti Ning?

Aku rindu sekali padamu. Aku sungguh sedih. Chen Zhang. Kenapa kamu datang? Tingzhou. Aku menemukan sebuah restoran yang menunya lezat sekali. Lain hari kita coba, ya? Baik. Mu Tingzhou. Siapa kamu? Aku Ming Qiao, adik Ming Wei. Aku ingin menanyakan beberapa pertanyaan padamu. Silakan. Apa dia pacarmu? Bukan. Apa kamu punya pacar? Tidak.

Jadi, kalau begitu mengapa kakakku disebut sebagai orang ketiga? Waktu itu dia berniat baik membantumu dalam pengobatan, kamu tak hanya melupakan janjimu padanya, masih membiarkannya difitnah sebagai orang ketiga. Apa hati nuranimu sudah hilang dimakan hewan? Nona Ming. Sejak ingatan Mu Tingzhou pulih, kami tidak ada hubungannya lagi dengan kakakmu sedikit pun.

Kamu begini sombong dan arogan, apa tidak keterlaluan? Kalian tidak punya hubungan apa pun dengan kakakku, tapi tidak berarti kalian tidak bisa membuat berita menyesatkan seperti ini, ‘kan? [Pacar asli Mu Tingzhou muncul, memastikan status Ming Wei sebagai orang ketiga.] Kakakku sekarang tidak bisa bekerja secara normal, masih difitnah orang.

Kamu masih berani berkata tidak ada hubungannya sedikit pun dengan Mu Tingzhou? Justru karena ada masalah dengan otakmu, mengakibatkan dia harus membayar harga dari bencana ini. Menurutku kakakku tidak bersalah. Satu-satunya kesalahannya yaitu dia jatuh cinta pada guru besar. Mari. Pelan sedikit, jangan sampai tersedak. Sekarang begitu aku online, akan ada penggemar Mu Tingzhou

Yang mengejek dan menghinaku. Begitu keluar rumah akan ada berbagai reporter gosip yang bertanya. Selain tinggal di rumah, tidak ada hal lain yang bisa kulakukan. Terima kasih, Chen Zhang. Saat aku dalam kesulitan masih mengingatku. Aku pernah berkata, kamu selamanya adalah temanku. Tak peduli kapan, aku akan selalu berdiri di pihakmu. Mengenai pekerjaan,

Menurutku, kamu tidak perlu terlalu buru-buru. Kak Shen telah membantumu memikirkan caranya. Selain itu, bukankah masih ada aku? Orang-orang berkata bantuan dalam kesulitan adalah hal yang langka. Terima kasih. Sungguh. Rumor dan gosip, pasti akan berlalu. Kamu harus kuat. Aku selamanya menemanimu. Kamu juga makan. Aku terima telepon dulu. Baik. Halo, bagaimana? Begini.

Aku, pada dasarnya sudah memahami keadaannya. Memang sama dengan dugaanmu. Hal ini, ada orang yang memanas-manasi dari belakang. Kalau tidak, tidak mungkin menjadi begini. Mu Tingzhou dan Xu Lin berjalan-jalan saja bisa menyeret Ming Wei ke dalamnya. Sudah jelas ada orang yang melakukan sesuatu di baliknya. Aku hanya penasaran, siapa orang di balik ini.

Apakah kamu memberikan informasi yang menyesatkan pada reporter? Maka bisa ada berita seperti itu?