【FULL】See You Tomorrow [EP2]【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [See You Tomorrow] [See You Tomorrow] Kakak Ding Man, sampai jumpa! Istirahatlah. Pelatih Ding. Kakak Ding Man… Bukan, Pelatih Ding. ♫ Tanya diriku di larut malam ♫ Aku sering melihatmu mengajar. Jadi, kalian tertarik pada taekwondo? ♫ Apakah mencintai ♫ Ini kue yang kubuat sendiri. ♫ Mencintai dunia ini ♫

Ingin kamu mencobanya. Aku juga ingin… Maaf, aku tidak makan makanan berkalori tinggi begini. ♫ Tanyakan betapa berwarnanya dunia ini ♫ Jika kalian tertarik pada kelas, boleh tanya pada Guru Tao. [Belajar Sopan Santun Sebelum Belajar Seni] ♫ Apakah sungguh ♫ Pelatih Ding. ♫ Sungguh mencintai diri sendiri ♫ Sebenarnya aku ingin tanya,

Apa kamu sudah punya pacar? ♫ Aku mengirim surat pada musim semi ♫ Sejujurnya, sekarang aku tidak berencana pacaran. Kecuali aku bertemu seseorang yang bisa membuat hatiku sangat tergerak. ♫ Tanya padanya kenapa ♫ ♫ Aku tidak pernah menjadi bagian dari musim semi ♫ Tapi… seharusnya sangat sulit. [Episode 2]

[Orang yang Membuat Hatiku Sangat Tergerak] Apa yang kamu lakukan? Ini saja tidak bisa traktir? Iya, Xu Hao. Sudah dapat banyak beasiswa, kenapa masih begitu pelit? Ini… sungguh sangat mahal. Memberimu muka? Kapan kamu bisa memilih? Kusuruh kamu tunggu aku di depan sekolah. Kenapa kamu ke sini sendirian? ♫ Peluk, peluk dirimu ♫

♫ Ingin sekali mendekatimu ♫ [SMP Qingshui No. 1] ♫ Peluk, peluk dirimu ♫ Xu Hao. Tidak menungguku menjemputmu, ♫ Mendengar suara nafasmu ♫ ♫ Selalu saja teringat dengan temperamen anehmu ♫ kenapa pergi sembarangan? ♫ Tetap saja ingin mendekatimu, aku sangat menyukaimu ♫ Kenapa malah belajar menindas teman? Sudahlah, aku sudah melihat semuanya.

Mereka tidak punya uang, tidak mampu makan. Kamu bersikeras traktir mereka, kamu memasukkan banyak jajan, mereka merasa sayang, tidak rela menyuruhmu beli, tapi kamu dengan bodohnya mengancam mereka. Tapi, kamu berbuat begini, sangat melukai harga diri mereka. Lihatlah temanmu ini. Entah berapa lapis bedak yang dipakainya sehingga terlihat seperti ini. Ayo, kita pulang dulu.

Setelah pulang, aku akan mengomelimu lagi. Siapa kamu, Bibi? Sebagai… Kakaknya, aku awalnya tidak ingin perhitungan lagi. Tapi, kamu memanggilku bibi, maka aku harus memberi pelajaran. Kenapa? Apa ucapanku salah? Perbuatan kalian tadi, perkataan halusnya intimidasi, perkataan kasarnya sengaja melukai. Sengaja melukai? Bibi, kami adalah anak di bawah umur, dilindungi hukum. Lagi pula,

Ini hanya candaan sesama teman. Bukankah berlebihan jika ini dibilang kejahatan? Benar, Xu Hao? Hukum memang melindungi anak di bawah umur, tapi, sebelum dikategorikan anak di bawah umur, kamu harus menjadi manusia dulu. Lepaskan! Sedang apa kamu? Sudah kubilang hanya bercanda, kenapa begitu serius? Aku sudah punya nama dan nomor induk kalian.

Rekaman CCTV toko merekam semua tindakan kalian. Jika kukirim bukti ke sekolah, dikeluarkan dari sekolah, bahkan masuk TV… Tapi, kalian tidak keberatan ‘kan? Beri kalian kesempatan untuk terkenal, kelak ke mana pun kalian pergi, akan ada yang memanggil kalian… Bintang Besar Jiangxia. Mau mencoba? Ayo. Oh ya, kuberi tahu kalian. Jika sudah genap 16 tahun,

Harus bertanggung jawab pidana penuh. Kalian sudah cukup umur ‘kan? Ayo. Terima kasih Kakak. Tidak apa-apa. [Family Mart] ♫ Kelap-kelip langit berbintang di gelapnya malam ♫ Bibi? ♫ Seperti senyuman di wajahmu ♫ Mana yang mirip bibi? ♫ Bercanda bersamamu ♫ ♫ Jalanan yang tidak asing ♫ ♫ Mata yang menggoda membuatku tergila-gila ♫

Pasti karena aku mengurai rambut hari ini. Kalau begini? ♫ Di detik kita berjumpa ♫ ♫ Cinta mendominasi detak jantungku ♫ Mana mungkin ada Bibi yang begitu berstamina? ♫ Tidak tahan ingin mendekati dirimu ♫ Jelas-jelas Kakak. ♫ Gedung tinggi mana pun selalu saja berdesak-desakan ♫ ♫ Ramainya jalan membuat orang terpaku dengannya ♫

♫ Jangan kamu ragukan cintaku padamu ♫ Maaf, maaf, maaf. Maaf. Tidak apa-apa. ♫ Pelan-pelan tangan ini mendekatkan jarak antara kita ♫ ♫ Gadis tercintaku ♫ ♫ Karena aku tidak akan meninggalkanmu ♫ ♫ Cintaku tidak akan ada batasannya ♫ ♫ Tidak perlu ada alasan untuk menggandengmu ♫ Sudah. Nanti, konfirmasi isi laporan dengan penyelenggara.

Itu saja. Profesor Jiang sudah keluar. Kita juga tidak melakukan apa-apa di sini, bagaimana jika wawancarai dia? Dengan begitu, ada lebih banyak bahan. Sekarang… tidak terlalu leluasa. Aku ke sana dulu. Kalian istirahat saja di sini. Semangat Hu sungguh bagus. Jika aku bermuka lebih tebal, aku akan langsung tanya Profesor Jiang butuh pacar tidak.

Profesor Jiang. Maaf, Profesor Jiang akan segera kembali ke ruang penelitian. Tidak menerima wawancara. Sampai jumpa lagi, Profesor Jiang. Tapi kami… Halo Profesor Jiang. Aku Hu Jiaying dari Jiangxia Wide Angle. Profesor, menurutmu… Ding Liaoliao. ♫ Hujan lagi ♫ ♫ Hari ini hari apa ♫ ♫ Diam-diam merindukanmu ♫ ♫ Kamar menjadi sangat tenang ♫

♫ Udara mulai mengembun ♫ Tadi lupa memberitahumu, ♫ Tanpa kamu ♫ malam ini aku ada urusan, tidak makan di rumah. ♫ Aku tenggelam dalam memori ♫ Tidak perlu menungguku pulang. ♫ Terbiasa jadi sangat tegas ♫ ♫ Kehadiranmu menghalau semua kabut ♫ ♫ Memelukmu, berharap kamu tak pergi selamanya ♫

♫ Ingin menemanimu mengusir bahaya selamanya ♫ Bukan… ♫ Aku sangat ingin memilikimu ♫ Bukan seperti yang kalian pikirkan. Kurasa Jiang Kan sengaja. Apa maksudnya hari ini tidak makan di rumah, tidak perlu menunggunya pulang? Jangankan orang lain, aku saja merinding mendengarnya. Orang yang tidak tahu mengira kami sudah bertahun-tahun menjadi suami istri.

Menurutmu, EQ dia kurang tidak? Ku… kurang. Mereka yang sudah belajar S3, merasa superior dalam hal kecerdasan, ya? Berbicara hanya beberapa kata saja. Apa dia takut orang lain tidak mengerti jika dia berkata banyak? Mungkin saja. Tapi kuberi tahu, juniornya tidak sama dengannya. Dia pengertian dan ramah… Ding Liaoliao. Kenapa diam saja? Ayo jalan.

Kenapa ada seseorang yang sudah pernah kamu temui sekali, tapi kamu masih ingin bertemu dia sekali lagi, berbicara lebih banyak dengannya, makan beberapa kali dengannya. Kamu… sungguh ingin mengenalnya, ♫ Aku tidak sendiri ♫ tidak ingin menganggapnya orang asing yang sangat biasa. ♫ Datang ke planet ini sendirian ♫ Mari, dengarkan.

♫ Ada yang ingin dikatakan padamu ♫ Terkadang, kita bertemu seseorang, ♫ Kamu menjadi segalanya bagiku ♫ dia punya daya tarik seperti itu secara alami. Membuatmu tanpa sadar ingin mendekatinya. ♫ Gadis cantik, aku terpesona padamu ♫ Ada yang menyebutnya jodoh. Ada yang menyebutnya cinta pada pandangan pertama. ♫ Jadilah pacarku ♫

♫ Duniaku akan lengkap denganmu ♫ ♫ Aku akan membawamu pulang untuk melihat Ibuku ♫ ♫ Ibuku pasti akan menyukaimu ♫ ♫ Gadis cantik, aku terpesona padamu ♫ ♫ Pegang tanganku, aku tidak akan melepaskanmu ♫ ♫ Aku akan menyanyikan lagu ini untukmu kesayanganku ♫ ♫ Aku selalu mencintaimu ♫ 18 Juli,

Wu Xiang, polisi dari Departemen Polisi Lalu Lintas Keamanan Umum Qingshui, ♫ Dia juga akan mencintaimu ♫ bersama polisi bala bantuan, saat bertugas di Hotel Xianghe Jalan Zhongyuan, ♫ Dia juga akan mencintaimu ♫ menemukan seorang pria di bawah umur saat melalui penyeberangan ♫ Ibuku pasti akan menyukaimu ♫

Tidak mematuhi rambu lalu lintas, menerobos lampu merah. ♫ Dia juga akan mencintaimu ♫ Ketika polisi Wu Xiang maju membujuknya untuk berhenti, dia dipukul pria ini, sehingga wajahnya terluka. ♫ Gadis cantik, aku terpesona padamu ♫ Sekarang, pria ini sudah dikirim ke Kantor Polisi Xiyuan. ♫ Pegang tanganku, aku tidak akan melepaskanmu ♫

Keadaan selanjutnya akan terus kami pantau. Sampai jumpa pemirsa. ♫ Aku akan menyanyikan lagu ini untukmu kesayanganku ♫ Berhenti, rekaman berakhir. Kerja bagus semuanya. Besok malam datanglah ke rumah untuk makan. Perayaan untukmu. Hanya perpindahan biasa, tidak perlu repot-repot. Tidak bisa. Senior Yu sudah memerintah, harus membawamu ke sana. Aku lebih tidak bisa pergi lagi.

Apa aku akan memberi kalian kesempatan untuk menjadikanku obat nyamuk? Mari, Pembawa Berita Lian, ayo foto bersama. Memperingati kerja sama terakhirmu dengan senior. Aku saja. Satu, dua. Bukan hitung sampai tiga? Aku paling cantik saat hitungan kedua. Tapi, aku jelek. [Berita Keseluruhan] Kerja bagus, kerja bagus. Kerja bagus, kerja bagus. Selamat, Pembawa Berita Lian.

Berita keseluruhan yang terakhir berakhir dengan sempurna. Selamat, selamat. Pembawa Berita Lian. Aku Hu Jiaying dari Jiangxia Wide Angle. Pihak acara mengutusku untuk memberi selamat pada pembawa berita baru. Semoga kerja sama kita lancar. Terima kasih atas niatnya. Pembawa Berita Lian, mohon tanda tangan. Beri aku tanda tangan juga. Terima kasih, Hu.

Terima kasih atas bunga pemberian pihak acara kalian. Bungamu ini pemberian pribadi dariku. Saat kuliah, aku sangat suka acaramu. Buku yang kamu tulis kubeli semuanya. Aku bahkan punya status fans setia di Weibo-mu. Terima kasih atas dukunganmu. Pembawa Berita Kang, jika kamu tidak keberatan, boleh tambahkan Wechat-ku? Kelak jika ada masalah dalam pekerjaan,

Aku bisa bertanya padamu. Kakak tampan. Kemari sebentar. Foto bersama. Mari foto bersama. Mari, mari. Benar, benar. Itu, Hu, ayo foto bersama. Foto, foto. Mari, mari, berdiri yang bagus. Kalian berdiri yang bagus. Berdiri di sini? Pembawa Berita Kang, mari, mari. Baik, berdiri yang bagus. Benar, benar. Posisi ini bagus. Mari, siap-siap. Tiga, dua, satu.

Mari, lihat sini. Sebentar. Foto bersama, dua pembawa berita tidak berdiri berdampingan, jika dilihat oleh netizen, mereka akan mengira kita tidak akur. Mari, bersiap ya. Siap-siap. Mari, lihat sini. Baik, tiga, dua, satu. Senyum! Memberi mawar pada Pembawa Berita Kang. Siapa yang tidak bisa melihatnya? Benar. Setelah Direktur Yu pulang dari dinas besok,

Dia seharusnya berterima kasih pada Kak Geyao, bukan? Beberapa tahun ini, entah sudah berapa mawar yang Kak Geyao halangi untuk Pembawa Berita Kang. Benar. Semuanya dibasmi. Tidak bersisa. Tapi ngomong-ngomong, Pembawa Berita Lian seharusnya sudah umur 27 atau 28 tahun ini. Kenapa masih belum punya pacar? Permintaannya tinggi. Dia begitu hebat, seharusnya sangat pemilih.

Kak Geyao. Itu… Kak Geyao, tadi kami tidak bermaksud seperti itu. Apa yang kalian katakan tadi? Akhir-akhir ini aku kurang istirahat, pendengaran jadi berkurang banyak. Oh ya, aku ingin mengatakan, saat kalian mengedit foto bersama, bisa tidak edit kertas pink di kepalaku itu? Terlalu berantakan jadi jelek. Jasku juga sedikit kusut, bisa tidak…

Tenanglah, Kak Geyao. Serahkan padaku. Baik, sudah menyusahkan kalian. Aku pergi dulu, sampai jumpa. Karakter Kak Geyao sungguh sangat baik. Pembawa Berita, siap-siap. Memperhatikan fakta, menganalisis kejadian realita. Pergerakan masyarakat yang terbaru dan tercepat, ada di Jiangxia Wide Angle Jumat malam. Pemirsa… Berhenti! Tes cahaya selesai. Rekaman siap dimulai kapan saja. Ding, sudah menyusahkanmu. Baik.

Pemirsa, acara hari ini sampai di sini saja. Saya presenter kalian, Ding Liaoliao. Pembawa Berita An. Tempat duduk itu bertakhtakan emas, ya? Suka sekali mendudukinya. Itu namanya mengoleksi mimpi. Ada beberapa kolega yang bertanya padaku apa hubunganmu dengan Profesor Jiang. Bahkan Direktur Fang juga pernah mengungkitnya sekali. Biasanya kamu juga tidak terlalu memperhatikanku.

Itu bukan memperhatikan. Yang mereka perhatikan adalah gosip. Tidak perlu menungguku pulang malam ini. Jujurlah padaku, apa hubunganmu dengan Jiang Kan? Sungguh ingin tahu? Sebenarnya, kami musuh bebuyutan. Profesor Jiang. Kebetulan sekali, baru pulang kerja? Kukira Profesor Jiang hanya punya kebiasaan lari pagi. Ternyata sore hari juga begitu sehat, jalan kaki pulang sambil olahraga.

Bagus, bagus. Cuaca hari ini lumayan bagus. Profesor Jiang, nikmatilah dengan baik. Aku pergi dulu. Gawat, salah ambil lagi. Mohon Profesor Jiang gesek kartu lift. Aku… tidak bisa menggerakkan tangan. Gesek kartu. Aku mau olahraga. Naik tangga. Butuh bantuan? Tidak perlu. Latihan beban, hasilnya lebih bagus. Penuh perdebatan, [Jiangxia Wide Angle] keuntungan yang tak terpisahkan.

Jadi, api ekonomi tempat les ini sangat sulit dipadamkan. Pasar seperti apa yang ada di balik tempat les dengan harga setinggi langit? Episode selanjutnya Jiangxia Wide Angle, kami akan membawa Anda terus mengamatinya. Aku merasa aneh. Investigasi rahasia yang melelahkan dan merepotkan begini selalu diserahkan padaku. Berangkat jam 8 pagi,

Sekarang sudah hampir jam makan malam. Bukankah masih ada aku yang menemanimu? Ayo, biarkan Kakak mengantarmu pulang. Tidak perlu. Rumahku dekat, jalan sebentar sudah sampai. Segera pulang dan merapikan bahannya. Besok masih harus diedit. Aku tidak akan sungkan lagi. Sampai jumpa. Hati-hati saat menyetir. Baik. Aku sudah melihatmu, keluarlah. Ada satu lagi!

Kamu wartawan Jiangxia Wide Angle, Kak Liaoliao ‘kan? Kalian… Ini. Seluruh proses penindasan siswa SMP Jiangxia No.7 semuanya ada di sini. Kenapa anak-anak sekarang begitu keras? Iya. Ini bukan sikap seorang murid. Iya. Jadi, kamu ingin memasukkannya dalam pemilihan topik, dan menyerahkan pada Direktur? Lagi pula untuk saat ini, ini adalah topik yang paling

Bernilai sosial dan berharga. Tapi kurasa, seharusnya ini tidak akan disetujui. Pasti tidak disetujui. Kenapa? Selain sangat sensitif, video ini, jika ditayangkan dalam acara kita, mungkin saja ada beberapa penonton yang akan mencari latar belakang anak-anak penindas ini. Jika menjadi pencarian utama dan heboh di internet, apa kamu bisa mengendalikannya? Benar, Liaoliao.

Opini netizen sangat menakutkan. Kak Dou, korban masih dalam kondisi ketakutan, kenapa kita harus berpikir demi pelaku terlebih dulu? Pikirkanlah dari sisi lain. Apa anak laki-laki yang ditindas ini bersedia muncul di TV sebagai korban penindasan? Ketika dia diekspos ke publik, itu artinya pelaku tahu perbuatannya sudah terbongkar. Jika melalui acara kita,

Penindasan ini bisa diselesaikan secara tuntas, itu hal yang beruntung. Tapi, jika tak bisa diselesaikan, bagaimana dengan anak laki-laki ini? Apa dia akan ditindas lebih kejam lagi? Benar, seharusnya dia akan jadi sasaran. Tak berani membayangkannya. Benar. Dia setuju. Kami sudah menghubungi anak laki-laki dalam video ini. Dia bersedia videonya ditayangkan. Asal memburamkan wajahnya. Katanya,

Bukan hanya dia yang ditindas di sekolah. Jika melalui media bisa membuat orang-orang memperhatikan masalah ini, dia bahkan bersedia pindah sekolah. Aku tetap merasa hal ini sangat kontroversial. Dari sudut pandang berbeda, reaksinya juga akan berbeda. Lebih baik… tunda saja dulu. Tidak apa-apa. Tambahkan cahaya di sebelah kiri. Baik, terima kasih.

Pembawa Berita Lian, 2 menit lagi mulai. Air. Berikanlah airmu padaku. Sebuah topik saja, jangan terlalu dipikirkan. Liaoliao, setelah selesai nanti, berikan ini pada Direktur. Ringkasan data minggu lalu. Baik. Masih sedih? Sedih sekali. Butuh beberapa saat untuk bisa kembali. Barusan Jiang memberitahuku, dalam video yang kita lihat itu, ada seorang anak yang memukul,

Itu adalah putra investor acara. Namanya Huang Sirui. Dengan kata lain, asumsi kita sebelumnya tidak berlaku. Berita ini tidak bisa dikerjakan. Jadi, biarkanlah saja berlalu. Jangan berpikir terlalu banyak. Mari, siap-siap. Tiga, dua, satu. Mulai. Memperhatikan fakta, menganalisis kejadian realita. Para pemirsa Jiangxia Wide Angle, halo semua. Saya teman baru kalian, Lian Geyao.

Aku pergi dulu. Akhir-akhir ini, kekerasan sekolah menjadi topik hangat di internet. Perkelahian geng, penghinaan, dan sebagainya, bukan hanya opini publik yang terus bergejolak, hal ini juga sering terjadi. Menurut pandangan orang dewasa, hal ini sangat keterlaluan. Suatu perbuatan intimidasi yang menakutkan. Mungkin ini… Wah. …kejadian nyata yang dialami beberapa murid SMP dan SMA

Di sekolah. Jadi, hari ini Jiangxia Wide Angle akan membawa Anda membuka fakta sesungguhnya dalam perbuatan penindasan di sekolah. Mari kita tonton sebuah video. Kak Dou. Ada apa ini? Aku juga tidak tahu. Menurut data, setiap tahun, di seluruh dunia ada 200 juta anak muda yang ditindas di sekolah. Yang lebih menakutkan adalah

Di lokasi penindasan, ada hampir 50 persen penonton, baik orang dewasa maupun anak-anak, tidak memilih untuk bertindak dan membantu. Mereka yang berdiri dalam kegelapan dan terjebak, tak berdaya namun tak berani berteriak. Sedangkan para penonton yang berdiri dalam terang, sedingin apa hati mereka sampai tega hanya berdiam diri, tidak melakukan apa-apa.

Sebenarnya dalam tangan setiap kita ada sebuah cahaya yang seharusnya menerangi masyarakat. Menghadapi anak-anak yang ditindas itu, daripada memilih menghindar dan pura-pura tidak melihatnya, membiarkan mereka menangis ditindas, terus menunduk, setidaknya kita harus melangkah, memberikan mereka sebuah cahaya. Jika setiap dari kita mengulurkan tangan, maka seorang anak yang terluka akan terbantu, menggenggam sebuah harapan.

Berita besar. Saat aku keluar dari ruang Direktur Fang untuk mengantar dokumen, Pembawa Berita Lian kebetulan masuk ruang Direktur. Dia memegang sebuah topik. Kulihat Pembawa Berita Lian bahkan tidak duduk, langsung menyodorkan topik pada Direktur Fang. Entah apa yang dikatakannya, ekspresi Direktur langsung berubah. 5 menit berubah menjadi belasan menit. Sebaliknya, saat Pembawa Berita Lian

Keluar dengan membawa topik, dia bahkan tidak mengeryitkan alis. Sungguh sangat keren. Apa yang dikatakan Pembawa Berita Lian? Aku tidak dengar jelas. Pokoknya Pembawa Berita Lian menanyakan beberapa pertanyaan mengenai tanggung jawab dengan keras. Lalu, saat dia membuka pintu, terdengar Direktur berkata, kamu putuskan sendiri. Jika atasan menyalahkan, kamu tanggung sendiri.

Seharusnya yang dibahas adalah topik kita ini. Pasti. Mencapai 82,3%. Jika restoran tidak mempublikasikan daftar bahan, atau bahannya diduga tidak sesuai dengan yang dipublikasikan, masyarakat dapat mengadu dengan menghubungi hotline pengaduan. ♫ Tanya diriku di larut malam ♫ Setelah pengaduan diverifikasi, restoran akan dikenakan denda. ♫ Apakah mencintai ♫ Silakan menikmati.

Pembawa Berita Lian. ♫ Mencintai dunia ini ♫ Sungguh terima kasih padamu. ♫ Tanyakan betapa berwarnanya dunia ini ♫ Pagi ini, saat semua orang membahas topik, mempertimbangkan sensitifitas topik penindasan di sekolah dan berbagai faktor lainnya, ♫ Apakah sungguh ♫ semua orang merasa laporan ini ♫ Sungguh mencintai diri sendiri ♫ tidak bisa ditayangkan.

Lalu saat sore hari, ♫ Aku mengirim surat pada musim semi ♫ saat mendengarmu mengatakan pengantar, aku… ♫ Tanya padanya kenapa ♫ Pembawa Berita Lian, aku bersulang untukmu. ♫ Aku tak pernah menjadi bagian dari musim semi ♫ Ayo. Pelayan, bantu kami mengganti piring. ♫ Kutanya pada semua perasaan yang belum terpecahkan ♫

Ini bagian atasnya terlalu gosong. Baik. Kamu pergilah dulu. ♫ Apakah usaha dan nasib tidak berhubungan ♫ Selain itu, aku juga mendengar, Anda dan Direktur Fang ♫ Apakah ketulusan belum tentu membuahkan hasil bagus ♫ berdebat lama karena pemilihan topik. Aku sungguh merasa tidak enak. Aku… ♫ Di malam yang tak terhingga ♫ Liaoliao.

♫ Kutanya pada seluruh luka yang tertutup oleh waktu ♫ Aku hanya bertindak semampuku. Karena kita dalam acara yang sama, ♫ Apa masih penasaran pada esok hari ♫ maka bersemangatlah. Carilah topik yang lebih bermakna. Kembangkan nilai jurnalis kita secara penuh. ♫ Setelah kehilangan, masih tetap indah ♫ Apaan kamu ini?

Kusuruh kamu tuangkan arak! Kenapa masih belum tuang? Maaf, tamu kami hari ini sangat banyak. Lalu kenapa? Kamu tahu siapa aku? Real Estate Boyuan. Aku manajer di sana. Kamu ini, jika ke perusahaan kami, kamu bahkan tidak bisa menyajikan minuman. Kuberi tahu, hari ini kamu jangan ke mana-mana. Tuangkan arak untukku. Dengar tidak?

Banyak yang ingin menuangkan arak untukku, aku tidak mengizinkan, tahu? Banyak yang ingin melayaniku, apa kuizinkan? Tuangkan arak! Cepat! Dengar tidak? Siapa kalian? Manajer. Bukankah Anda ingin minum? Kutuangkan untukmu. Kamu gila, ya? Tidak cukup hanya minum. Ayo makan daging. Bukan, kalian… Lupa memperkenalkan diri. Pengarah Acara Jiangxia Wide Angle, Ding Liaoliao.

Dia adalah pembawa berita kami. Tidak perlu diperkenalkan lagi, ‘kan? Direktur Liu Real Estate Boyuan, aku mengenalnya. Tapi aneh sekali, aku tidak pernah bertemu dengan manajer yang begitu arogan. Jika bertemu lain kali… Bukan, itu… Apa ada salah paham di antara kita? Aku hanya… Kamu hanya merendahkan orang, terlalu meninggikan diri sendiri, benar?

Hal yang begitu sepele. Baik, kamu ingin aku bagaimana? Bagaimana jika aku minta maaf padanya? Kamu harus tanya dia bersedia atau tidak. Dia bilang ingin minta maaf padamu. Kamu menerimanya? Hari ini aku… Tapi, kamu harus menyapu tempat ini. Seluruh toko. Baik.