【FULL】Standing in the Time EP31【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Standing in the Time Episode 31 Aku ingin mengundurkan diri! Kita cerai saja! Cerai bukan masalah kecil. Dari perasaan maupun alasan, aku perlu tahu penyebabnya kali! Kalau sampai akhirnya kita tidak bersama, apakah kamu bakal sedih? Tidak peduli kita karena apapun penyebabnya tidak bersama lagi, Kita pasti akan sedih! Aku harap Kalian berdua

Bisa masuk ke perusahaanku! Kelompok kalian memiliki kekompakan yang sangat tinggi. Kalau mau Kalian berdua datang sama-sama, Kalau tidak, Satupun aku tidak mau. Kita pergi sama-sama boleh tidak? Jangan-jangan kamu mau tetap tinggal Di departemen koreksi? Iya. Siapa tahu nanti ada kesempatan dipindahkan ke Resa. Tapi kamu lihat Lao Liang. Dia di departemen koreksi

Sudah berapa lama? Lagi pula kalau kamu masih tetap tinggal disana akan makin jauh dengan dunia fashion! Setelah 3 tahun kemudian, Apakah kamu masih bisa bergaul dengan dunia fashion? Aku bisa. Aku pasti bisa ikutinya. Anggap saja seperti waktu masih kuliah, Resa tiap minggu tidak pernah ketinggalan. Aku akan lebih sering mengikuti informasi tentang fashion.

Aku tidak akan ketinggalan. Kamu tidak usah khawatir! Aku akan dapat kesempatan. Tapi dia adalah Liang Ni. Kita mau cari di mana? Kesempatan yang bagus begini. Kamu tidak usah khawatirkan aku, aku bisa batal kontrak dengan Resa. Bagaimana batalnya? Resa menghabiskan begitu banyak tenaga untuk melatih kamu. Sekarang kamu mau batalkan kontrak dengan dia!

Dia juga tidak mungkin setuju. Makanya aku bilang masalah ini kita pikirkan disini juga percuma. Serius ini, Xiaoxiao, Bisa berapa tahun aku jadi model? Profesi ini jelas-jelas andalkan tampang muda. Beberapa tahun lagi pasti aku akan ketinggalan. Tapi walau aku sudah tidak laku, Aku masih bisa menulis. Kamu beda. Sekarang ini adalah kesempatan emas,

Kamu jangan tunggu lagi. Aku harap kamu bisa jadi Liang Ni di dunia fashion. Dan aku juga percaya Kamu pasti bisa mencapai itu. Zimo, Aku tahu, ini demi kebaikanku. Tapi, bolehkah kota pikirkan lagi hal ini? Tidak perlu pikir lagi. Zimo memikirkan yang baik buat kamu. Yang dia katakan menurut aku benar.

Tidak ada urusan kamu. Kesempatan dalam hidup tidak selalu muncul. Asal sudah ada di depan harus bisa pegang erat, Tidak ada urusan kamu, minum sup saja! Menurut aku, Zimo sangat berwibawa, punya tanggung jawab.. Kamu lihat kamu, pikir lama sekali. Bukannya ini merupakan target kamu selama ini? Keponakan besar! Sudah sampai. Perlu ya?

Jelek sekali makannya. Apa maksudnya aku perlu tidak? Aku mondar-mandir seharian, lapar sekali aku. Ada apa cari aku? Kamu sudah makan? Aku beliin kamu dulu. Sudah makan tadi di unit. Ada masalah apa, cepat bilang! Sore masih ada kerjaan. Begini, aku… Aku ingin jual rumah ku. Jual rumah? Kamu mau ganti rumah yang lebih besar?

Boleh juga, pimpinan ini keuangan sangat cukup! Bukan, apa yang kamu pikir! Aku jual rumah bukan untuk ganti rumah baru. Terus kamu jual rumah, kamu tinggal di mana? Aku… Aku tinggal di mana saja boleh. Aku… Aku bisa sembarangan cari suatu tempat tinggal. Aku sewa kamar saja juga cukup. Apakah kamu ada masalah?

Kamu sakit, perlu uang? Apa yang kamu bicarakan? Kamu jangan sembarangan tebak lagi. Tidak apa, aku tidak ada apa-apa! Kamu pasti ada masalah. Kamu jual rumah, Istri kamu tahu tidak? Kenapa dia tidak datang? Dia…dia tidak di tempat. Dinas ke Shenzen. Lanjutkan mengarang lagi. Waktu itu kamu kantor, tanya aku tentang sup, aku sudah tahu,

Pasti dia sudah balik. Bukan…sudah…sudah… Kamu jangan adal tebak, benar tidak? Benar. Aku hany ingin kamu bantu aku jual rumah ini. Kamu mau bantu tidak? Sebentar, bagaimana aku bantu kamu? Aku hari ini, Waktu siang aku berputar sekeliling. Terus, bagaimana kondisi nilai agensi? Aku juga cari sedikit infomasi. Dan rumah aku itu, Harganya berapa.

Aku sudah ada perkiraan. Kamu juga sudah tanya. Kamu juga ingin sekali terjual! Kalau begitu, kamu tinggal minta agensi langsung jualkan saja, bukannya sudah bisa? Betul, seperti ini yang benar! Tapi rumah aku itu sudah tinggal selama 20 tahun. Sebenarnya dalam hati ini sangat tidak rela,benar tidak? Tidak rela jangan jual. Kamu kenapa sebenarnya?

Perlu tidak, sampai jual rumah? Bukan jual, Jual sudah pasti, pasti mau jual. Tapi aku pikir aku pergi sendiri Aku… Sebenarnya dalam hati aku, dalam hati merasa hampa. Aku sudah tahu, kamu cari aku untuk memberi kamu keberanian. Cukup. Kamu jangan banyak tanya, intinya kamu mau membantu tidak? Kamu bisa temani aku tidak?

Tunggu, kamu lihat apa? Kamu pergi tidak? Pergi, Sudah selesai baca? Kontraknya sudah selesai baca! Menurut aku, Ada 2 pertanyaan, Pertama adalah bagian kamu ini merupakan agensi khusus. Betul. Terus, Kontrak kamu selama satu sampai dua bulan. Menurut aku terlalu panjang. Kamu butuh jual secepatnya bukan? Pasti butuh secepatnya. Kalau tidak buat apa jual rumah?

Tapi harga kalian ini, bisa turunkan sedikit lagi? 740.000 yuan (Tujuh ratus emapt puluh ribu yuan) Satu sen juga tidak bisa kurang, Betul tidak? Betul tidak? Betul…betul… Betul…betul…betul… Seperti ini tepatnya. Masalahnya sekarang pasaran tidak terlalu bagus. kemungkinan untuk terjual sangat rendah. Kamu tidak ingin turunkan harga, terus butuh cepat. Dan ingin terjual secepatnya,

Menurut aku tidak terlalu gampang terjual. Susah terjual ya? Susah terjual. Lao lu, apa lupakan saja! Kamu… Lagi pula sekarang Perusahaan agensi lumayan banyak. Kamu lihat rumah kita ini, Bicara tanah, kualitas, atau fasilitas, kalau tidak terlalu butuh mana mungkin jual. 740.000 yuan! Kita tanya lagi perusahaan agensi lainnya. Lagi pula biaya agensi

Semua sama saja. Sudalah…sudah… Yuk, jalan! Kita sudah sampai disini. Kamu ini kenapa? Ayo…jalan kamu. Jangan… Balik…balik…balik… Kita bicarakan lagi. Bahas yang baru lagi. Rundingkan sebentar. Masuk…masuk… Boleh, Kita coba bicarakan sebentar. Silahkan duduk, bahas sebentar! Duduk…duduk…duduk… Kita bahas lagi. Begini saja, Kelihatannya kalian sangat butuh jual rumah ini. Aku coba cari cara,

Bantu untuk promosikan rumah ini. Tingkatkan status. Sekitar 10 hari, bagaimana? Boleh. 7 hari. Boleh…7 hari Lao Lu, Tanda tanganlah! Baiklah, aku tanda tangan. Pulpen buat kamu. Terima kasih! Istri kamu sangat hebat. Aku bukan. Maaf! Maaf…maaf… Hari ini ada pemotretan. Zhou Mian, Kamu kesini sebentar. Ini dari mereka yang bisa kasih ke kita

Mengenai beberapa merek. Xia Fan…Zhou Zimo… Kamu tunggu aku sebentar. Batal kontrak? Kamu sekarang bahas batal kontrak dengan aku? Candaan apa yang sedang kamu bicarakan? Aku serius! Kenapa? Aku mau ke perusahaan Liang Ni. Ini benar-benar kacau! Kamu tahu Resa latih kamu sampai hari ini, berapa banyak usaha yang dikeluarkan.

Sekarang kamu bilang batal kontrak, langsung mau batal! Apa yang kamu pikirkan? Aku tahu ini tidak sesuai peraturan. Tapi aku harap Anda bisa setuju permintaan aku. Aku mesti lakukan ini. Kamu tidak perlu minta sama aku. Ini sudah pasti tidak mungkin. Katakan, sebenarnya apa alasannya? Alasan apapun sudah tidak penting. Aku hanya ingin bilang,

Hari ini aku datang, dengan sangat tulus, Aku juga tidak ingin di bilang tanpa pemberitahuan. Anda mau hukum aku dengan cara apapun tidak masalah. Tapi kontrak ini aku tetap harus batalkan. Zhou Zimo, Aku ingatkan kamu! Aku juga bukan tanpa pemberitahuan, kamu berani khianati Resa. Kamu berani sekali! Langkah pertama pada pelanggaran ini

Denda kamu Seratus juta. Kamu tunggu surat gugatan dari pengacara ku. Zhou Zimo, Apa maksud kamu? Maafkan, Xia Fan! Tunggu kamu, diam di situ! Kamu jelaskan! Xia Fan, tidak perlu kejar lagi. Xiao Mo mengundurkan diri, Zhou Zimo juga batalkan kontraknya. Rekrut orang bukan begini caranya! Apa maksud Anda? Aku memandang rendah Liang Ni.

Sekarang apa yang harus kita lakukan? Kamu boleh tidak pandang aku, Tapi Resa fashion dia tidak berani ganggu. Sudah pertimbangkan? Sudah pertimbangkan! Amanda situ? Ini kamu tidak perlu pedulikan itu. Baiklah! Tapi yang ingin aku tegaskan adalah kalau mau masuk, Kamu dan Li Xiao masuk bersama. Kalau tidak bisa, dua-duanya aku tidak mau. Aku mengerti.

Tapi, aku ada 1 permintaan. Saat Li Xiao masuk, aku harap Anda bisa melatih dia di bawah Anda langsung. Supaya dia bisa punya kedudukan dalam bidang ini. Sudah pasti! Aku akan atur dia mulai dari asisten pribadi aku. Sesuai janji ya! Halo, Zimo. Tidak sangka ya! Disini ada teman lama kamu juga! Selamat ya!

Semoga kita bisa jadi rekan kerja. Setelah tanda tangan, sekalian bawa Li Xiao datang ketemu aku. Terima kasih! Aku duka anak muda yang berambisi. Bicara sebentar! Aku tunggu kamu di lobby hotel. Amanda. Kamu tebak dia bakal bahas apa sama aku? Kamu setuju ketemu dia atau menghindar? Ketemu saja, cepat atau lambat juga.

Yang tidak bisa disembunyikan hanya bisa hadapi. Xiaoxiao mana? Zimo datang! Semalaman peluk majalah melamun diatas. Tidak turun juga untuk makan malam. Kamu coba bicara sama dia. Jangan khawatir! Aku pasti bisa bujuk dia. Bagaimanapun ini kesempatan emas. Lagi pula yang sulit aku, bukan dia. Aku yakin dia akan terima. Coba bujuk-bujuk dia!

Cepat sana! Xiaoxiao… Zimo… Mau tunjukkan kamu sesuatu. Nanti dengar perintah ku, Kamu telepon ke Zhou Zimo. Kasih tahu dia, Mengenai pemblokiran kerjaannya. Selamat datang! Halo, Guru Liang Ni. Ada ingin pesan apa? Minum apa? Kopi. Kopi 2, terima kasih. Baik. Ketemu saat ini tidak merasa aneh ya! Tidak aneh! Xiao Mo, Bagaimana pemulihan kamu?

Ikut Guru Liang Ni, Bisa pelajari lebih banyak hal. Terima kasih perhatian Amanda. Bagaimanapun Anda selalu berupa Guru pendiri ku. Guru Liang Ni jauh lebih berbakat. Kamu juga termasuk senior di Resa. Untuk perkembangan yang lebih bagus, aku pasti dukung kamu. Terima kasih Amanda! Cukup! Percakapan antara kita, Bicara sejujurnya saja!

Aku tahu tujuan kamu datang cari aku. Liang Ni, dengan kepahaman aku terhadap kamu, Kamu lakukan ini Aku tidak merasa aneh sama sekali. Kenapa? Marah padaku? Marah? Tidak perlu. Tapi masalah Xiao Mo dan Zhou Zimo. Bukankah kamu mesti Kasih aku sedikit penjelasan? Aku kasih penjelasan apa? Aku hanya mengeluarkan undangan tulus.

Keputusan masih ditangan mereka. Boleh. Tapi menurut kamu mengenai anak muda yang lupa dengan pohonnya Aku cocoknya kasih hukuman apa ke dia? Ini aku tidak urus, tidak peduli. Ini masalah kamu. Kamu perlu selesaikan sendiri. Baiklah! Kamu telepon ke Zhou Zimo. Permisi sebentar. Zimo, Kita sudah bicarakan sebelumnya. Bilang masalah ini akan pikirkan baik-baik.

Kenapa kamu harus lakukan ini? Xiaoxiao, Apakah kata-kata ku masih kurang jelas? Apa yang masih kamu pertahankan? Kamu tanda tangani kotrak ini, kamu sudah bisa wujudkan impian kamu, wujudkan cita-cita kamu. Kemarin aku bisa melihat Kamu ragu, kamu bingung. Kata hati kamu jelas-jelas mau ke sana. Kenapa kamu tidak bisa hadapi?

Bagaiman dengan kata hati yang paling dalam? Aku… Ada apa, Xia Fan? Amanda minta aku sampaikan ke kamu, mulai sekarang semua kegiatan pemotretan akan dihentikan, dan semua kerjaan yang sebelumnya Sudah di atur Resa. Seminggu kemudian surat gugatan akan sampai di tangan kamu. Setelah itu kalau ada tambahan aku akan hubungi kamu lagi.

Aku sedang bersama Amanda, sampai disini dulu. Aku sudah tahu! Xiaoxiao, apakah kamu sudah dengar? Apakah kamu dengar? Resa sudah kasih aku peringatan terakhir. Kita sudah tidak ada jalan mundur. Tanda tanganlah! Mungkin setelah tanda tangan ada sesuatu yang baru untuk dimulai. Kamu bisa wujudkan impian kamu, wujudkan cita-cita kamu. Kita juga bisa kerja bersama.

Xiaoxiao… Zimo… Aku merasa masalah ini belum sampai tahap ini. Kita ketemu sama Xia Fan. Kamu minta dia undang Amanda dengan baik. Kita duduk bicarakan baik-baik. Kita bilang saja, bilang masalah ini kamu terlalu terburu-buru, kamu sendiri juga belum terlalu mengerti. Aku… Aku janjian sama Xia Fan. Li Xiao, apa yang kamu lakukan?

Aku sama Amanda baru habis bertengkar. Resa sudah berhentikan kerjaan aku. Sekarang apa yang mau kita lakukan? Apa kita perlu balik minta pengampunannya? Perasaan seperti apa ini? Perasaan apa? Zimo, kamu masih cinta aku tidak? Ini masih perlu dipertanyakan? Aku tanya kamu masih cinta tidak sama aku? Aku tentunya cinta sama kamu.

Kalau kamu cinta aku, kenapa kamu mengambil keputusan buat aku dalam kehidupan aku? Cara kamu ini seperti culik aku. Aku ada satu cara, untuk menyelesaikan masalah kita ini. Coba sebutkan! Kerjasama. Resa fashion memperdalam cara kerjasama dengan kamu. Apa maksudnya? Mungkin kamu masih belum terlalu paham Titik fokus kerjaan aku sudah beralih ke media.

Resa fashion akan bekerjasama dengan 3 situs video media sosial dan beberapa media online mengadakan tampilan realitas model show Terus? Terus aku kasih kesempatan ini untuk kamu bisa ikut serta. Kamu harus tahu Kedudukan Resa di media sosial sudah tidak dapat digantikan. Jadi kita perlu menggunakan tema ini Memperluas daya tarik kita Dalam sosial media.

Dengan ini bisa menarik lebih banyak pengguna. Aku sudah mengerti. Kamu perlu bantuan dana dari aku. Harusnya kamu lebih butuh platform seperti aku. Aku sudah pernah mendengar, di tangan kamu memegang beberapa merek pakaian fashion luar negeri. Dan juga sedang mencari kesempatan untuk membuka pasaran dalam negeri. Kalau kamu mau kue ini

Aku bisa bagi 1 ke kamu. Boleh. Tentu saja aku mau! Ini bisa punya dua kali kemenangan, kenapa aku harus tolak? Bilang saja, kamu ada permintaan apa? Masalah Zimo sekarang ini. Keputusan ini kita terlalu terburu-buru, tidak bijaksana. Aku tahu ini demi kebaikan ku. Aku mengerti. Tapi aku… aku masih merasa ada sesuatu

Yang belum tepat. Pasti ada yang belum tepat. Tapi aku sekarang, pikiran berantakan dan juga panik. Aku tidak tahu harus bagaimana. Terus nanti kalau kamu sudah popular semua orang akan goisp kamu. Bakal ada omongan kamu khianati Resa. Mereka mau bilang apa biarkan saja! Aku tidak peduli. Aku bisa terima omelan itu.

Tapi kamu tidak merasa ini sangat melukai orang? Terluka ya terluka saja! Apa penting? Setelah aku berhasil, aku akan jelaskan ke mereka. Aku akan minta maaf dengan mereka. Aku janji pada kamu, Aku sekarang sudah merusak situasi. Xiaoxiao, Ini impian kamu, yang kamu kejar. Kamu masih mau aku bagaimana lagi?

Apa lagi yang bisa aku lakukan? Yang aku ingin kamu lakukan, jadilah diri kamu sendiri. Jadi diri sendiri. Kalau jadi diri sendiri, apa aku akan pilih jadi model? Aku sudah bertahan sekian lama. Kamu mau aku lepaskan! Bukan begitu maksud ku! Jadi apa maksud kamu? Sekarang yang bisa kita andalkan hanya Liang Ni.

Permintaan sangat gampang, Lepaskan Zhou Zimo. Biarkan dia tetap tinggal di Resa. Aku benar tidak habis pikir, kamu bisa demi model andalan, bisa mengeluarkan penawaran besar ini. Dia pergi atau tinggal aku tidak peduli. Yang aku peduli adalah masalah antara kita. Amanda…Amanda… Sudah sekian tahun kamu masih seperti dulu, Emosinal. Baiklah!

Kali ini, anggap kamu menang! Jadi selanjutnya tidak perlu aku ajarin perlu apa lagi ya! Halo… Halo, Zhou Zimo… Guru Liang Ni minta aku sampaikan ke kamu, lupakan saja masalah kontrak. Semoga ada kesempatan kerjasama lain kali. Apa kata kamu? Lupakan? Terus surat ini? Surat kamu urus sendiri saja. Maaf, Tunggu sebentar ! Kenapa?

Kalian mempermainkan aku? Kenapa? Liang Ni, Liang Ni ada dis amping kamu? Aku mau bicara dengan dia. Kamu kasih teleponnya ke dia. Halo…halo… Makan kue… Bagaimana rasanya? Kuenya lumayan. Sangat lezat. Ada apa? Kata Liang Ni, tidak kontrak lagi sam akita. Tidak kontrak lagi? Terus, Kenapa…? Pada permainkan aku ya? Pada permainkan aku ya? Zimo…Zimo…

Kamu tenang dulu. Aku masih seperti orang bodoh, aku masih bujuk kamu. Kamu puas? Kamu puas? Tidak kontrak lagi! Tidak ada lagi! Kamu balik ke departemen koreksi. Zimo…Zimo…Zimo… Zimo…Zimo…Zimo… Apa yang terjadi? Bukannya bicara baik-baik! Zimo… Xiaoxiao, Kenapa kalian? Zimo…Zimo…Zimo… Sinar bintang dim alam hari, terang seperti mata mu. Aku di keramaian, membelakangi arahnya.

Tiba lagi malam tanpa lelap. Berpikir wajahmu yang tersenyum. Tersembunyi dalam dinding hatiku. Cinta jatuh dari langit, menuju jalan mencari mimpi. Ada kamu berjalan disamping ku. Pandangan yang sudah dipastikan. Tidak akan panik. Ada kegilaan, ada badai angin. Baru sadar cinta itu seberapa mendidihnya. Menjaga cahaya waktu bersama. Hati kita terbang berdua, dua hati,

Semakin terbentur, semakin yakin. Pertemuan bukanlah kebetulan muncul dalam hidup. Air mata mengalir, tidak menyesal. Terluka lagi, makin menghargai. Cinta… Akan cerah saat ketemu orang yang benar. Suara dalam hati adalah petunjuk menuju impian. Setelah merasakan kepedihan, pemandangan terbagus merupakan kebahagiaan. Kuserahkan tanganku kepada mu. Biarlah waktu menjadi saksi. masa waktu tidak meninggalkan penyesalan.

Jangan kecewakan perjanjian kita terhadap masa. Melewati jalan bercabang, kamu selalu di tempat tersebut. Ini adalah penghargaan dari kehidupan. Menunjukkan kepada ku harapan yang sedang bersinar. Keesokan hari akan tetap seperti ini. Aku dan kamu mencicipinya perlahan. tidak merasa lama. Berdua, dua hati, semakin terbentur, Semakin yakin. Pertemuan bukanlah kebetulan muncul dalam kehidupan.

Air mata mengalir, tidak menyesal. Terluka lagi, makin menghargai. Cinta… Akan cerah saat ketemu orang yang benar. Kuserahkan tanganku kepada mu. Biarkan waktu menjadi saksi. Masa waktu tidak meninggalkan penyesalan. Jangan kecewakan perjanjian kita terhadap masa. Lao Lu… Shi Lei… Lagi apa? Tidak apa-apa. Ini buku-buku dari rumah. Aku susun dulu disini. Oh iya!

Terima kasih ya! Saat agensi promosikan, banyak yang tanya harga. Pembeli yang lumayan sudah ada 2. Rumah kamu itu tidak susah untuk di jual. Cuma, setelah rumahnya terjual kamu tinggal dimana? Tidak apa-apa. Nanti aku tinggal cari rumah satu kamar. Ini aku takut nanti mau pindahan, rumah jadi berantakan. Aku perlu pindahkan dulu

Buku-buku berharga ini ke kantor. Lao Lu, rumah kamu, Terima kasih. Buru-buru sekali mau dijual! Harusnya minta bantuan kamu tidak baik masih tutupi dari kamu. Tidak apa. Itu juga masalah pribadi kalian. Sebenarnya tebakan kamu sudah mendekati. Betul… sempat ada sedikit masalah dalam keluarga. Bukannya Jiaqin ada perusahaan perdagangan di Shenzen? karena kurang berjalan

Rugi sedikit. Jadi aku pikir Cukup…cukup…jangan bahas lagi! Kalau ada yang beli cepat-cepat jual. Setelah terjual, langsung kirim uangnya kesana. Pokoknya pereratlah! Cari tempat tempat tinggal. Kalau mau beres-beres di rumah, tinggal bilang. Orang-orang departemen koreksi, semua bisa bantu. Tidak perlu…tidak perlu… Kalau beres-beres tidak perlu repotin yang lain. Baik. Aku ke sana dulu.

Guru Shi, masalah aku ini di depan teman-teman bantu aku rahasiakan ya. Iya, cepat rapikan! Sebentar lagi sudah pada mau masuk kerja. Baik…baik… Tidak ada urusan kenapa bangun pagi-pagi? Kenapa tidak malas-malasan dulu? Sudah terbiasa, tidak bisa tidur lagi. Selalu siap-siap. Siap-siap? Bukannya semua kerjaan sudah dibatalkan? Masih siap-siap buat apa? Siap-siap kapan Resa

Mengkerutkan kening, merasa hukuman untuk aku kurang berat, kurang kejam, tambahkan lagi masalah ke aku. Kamu ini sebagai orang baru, biasa suka memberontak, mengidap penyakit suka di siksa? Lempar batu sembunyi tangan, sudah jatuh ketimpa tangga. Ini peraturan permainan dunia orang dewasa. Salah! Menghindar dulu, balik ke jalan awal, baru merupakan peraturan orang dewasa.

Mengerti tidak? Jarum tertusuk di badan aku, yang sakit aku. Masalah ini tidak gampang terlewati. Jadi kamu mau bagaimana? Terus memberontak? Aku ingatkan kamu, waktu yang kamu habiskan di dunia model sudah terlalu banyak. Setelah Serangga Tanpa kaki Kamu sudah tidak pernah benar-benar pegang pensil. Bukan? Aku tidak punya ide untuk menulis.

Aku juga tidak bisa menciptakan apapun. Kamu tidak punya ide, cari kembali idenya. Kamu jangan lupa, kamu adalah penulis, Kamu harus pikir baik-baik. Buku berikutnya mau tulis apa. Editor sudah uber terus, Tanya aku, kamu sudah pilih judul belum. Berharap kamu masih popular begini bisa Kalian begitu buru-buru bukan karena ciptaan aku bagus.

Atau karena aku model Zhou Zimo. Bukan. Dulu aku bilang begitu karena mau merangsang kamu. Tapi sekarang aku kasih tahu, Kepintaran kamu, kamu, Zhou Zimo… Ada kepinteran dalam penciptaan novel. Tapi kamu perlu ganti cara penyampaian. Mengerti tidak? Jangan bicara pintar atau tidak sama aku. Kepintaran bisa dijadikan makanan tidak?

Kalu tidak aku juga tidak jadi model. Hanya keberhasilan yang memiliki hak bicara. Seperti aku, jadi model amatiran. Tidak termasuk berhasil ya? Tapi memiliki hak bicara yang tetap. Ini artinya apa? Bicara lebih jelas, bukan susah di paham. Nyambung atau tidak, Tergantung kamu terkenal atau tidak. Dulu kamu juga pernah bilang begitu dengan aku.

Hanya orang berhasil, yang akan di perhatikan orang lain perjalanannya. Kata-kata ini dari kamu bukan? Zhou Zimo… Kenapa kamu bisa pikir begitu? Jadi kamu sampai sekarang juga belum mengerti? Permasalahan kami adalah tidak mengerti bagaimana cara mengespresikan diri. Terus balik lagi ke umum. Hanya bakal mengasingkan diri untuk mengiklankan keunikan diri.

Tapi, apakah kamu pernah berpikir Penulis terkenal yang Sudah lama itu, bukannya menggunakan kata-kata sehari-hari untuk menceritakan sejarah kehidupannya? Harus melidat semua makhluk dulu baru bisa menemukan kepribadian. Benar kata-kata Editor Wu, Generasi muda tidak berbakat, Kecewakan kamu. Aku sedang membahas dengan serius ini. Aku harap kamu pakai konsentrasi kamu Pada penciptaan buku baru.

Aku lagi bicara dengan kamu. Xia Fan, Kami bantu kami ya! Sini…sini…kasih aku saja. Terima kasih…terima kasih… Ini aku saja yang angkat. Terima kasih. Ini aku saja yang bantu kamu bawa. Selamat ya, Xia Fan! Terima kasih ya! Editor memindahkan kamu ke tempat Xiao Mo. Kamu tidak merasa Dia sedang kasih petunjuk kamu apa!

Ini adalah tempat paling bagus di kantor. Cahaya cukup dan sunyi. Mungkin juga maksud dia mau kerja lebih serius. Xia Fan, kamu benar-benar parah. Kita sudah berteman sekian lama, Kamu masih berpura-pura. Xiao Mo juga cukup kejam ya! Kepergian dia akan meninggalkan dendam Dengan Amanda. Ini kalian pegang saja, buat kalian. Xia Fan,

Masuk kantor aku sebentar. Halo Editor, selamat pagi Editor. Masuk. Amanda, kamu cari aku? Duduk. Kita sudah putuskan resmi kerjasama dengan Liang Ni. Sudah tetapkan? Sudah. Dia punya keistimewaan dan kemampuan sponsor. Kita punya kecukupan kinerja. Kerjasama Tidak ada yang jelek. Tapi, Amanda… Liang Ni begitu keras, Kaau dia yang sponsor kita,

Apakah bisa menjamin kita punya inisiatif?