【FULL】Standing in the Time EP13【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Standing in the Time Episode 13 Bonus berapa banyak? Kamu seorang kawan kecil, kenapa kamu selalu memikirkan uang? Ini adalah kredit, tidak ada urusannya dengan uang tahu tidak? Pemimpin redaksi kami berharap Zhou Zimo membuka identitas diri sebagai penulis. Tidak boleh. Saya merasa penulis ini ada masalah. Kamu sudah menikah? Kamu sudah melahirkan anak?

Ingat perkataan kamu! Tentang beberapa rekomendasi produk, keseluruhan semua adalah beberapa produk yang lebih mahal dari luar negeri punya. Aku ingin bertanya, Anda sudah mencoba masing-masing? Beberapa masalah ini, adalah kamu seorang pemeriksa haruskah begitu? Apakah kamu sengaja? Bukan, mama Qiqi… Hari ini aku datang, sebenarnya ingin bertanya sebentar, di dalam buku ini

Sebenarnya ada berapa konten? Adalah asli? Karena Anda sebelumnya mengingatkan beberapa popok buatan sendiri, belum pernah kasih anak pakai. Juga ada Dokter Tiongkok kuno rekomendasi beberapa cara ini, Anda juga tidak pernah melakukannya. Kalau mengambil beberapa barang ini semuanya ada di dalam buku, ini menipu pembaca. Aku tidak! Kamu tidak? Itu ada disini!

Kamu sudah tulis sangat banyak tentang merawat anak, cara yang menarik. Yang paling penting adalah jauhi semua barang elektronik. Tapi waktu aku datang yang lalu, Qiqi telungkup disini main tablet. Coba kamu jaga anak sendiri, kalau tidak kasih handphone, tidak kasih tablet, kamu bahkan nasi semua suapan tidak masuk, tidak percaya kamu boleh coba.

Kalau begitu Anda tidak bisa menulis di dalam. Ya, itu adalah tidak benar, Jadi saya menulisnya dalam blog baru betul ya. Dalam blog itu satu set lain dari kenyataan, Anda tidak merasa masalah ini adalah palsu? Saya ingin bertanya, dalam kehidupan nyata kamu, setiap masalah semuanya sungguhan? Apakah tidak palsu? Kalian menerbitkan edisi

Kalau tidak ingin menerbitkan buku saya, bisa beritahu saya. Kenapa mengirim gadis sepertimu kesini dengan aku bicara membesarkan anak? Kamu sudah melahirkan anak? Obrolannya mengerti tidak? Sebenarnya palsu tidak palsu adalah masalah Anda, sekarang kamu ingin menerbitkan buku itu tidak bisa. Saya belum pernah melihat sebelumnya blog Anda, kalau aku sudah pernah lihat,

Aku sudah datang kesini duluan dengan kamu dihidupkan. Anda adalah beberapa orang bodoh, bagaimana bisa begitu menenangkan pikiran? Saya sekarang adalah pemeriksa buku ini, aku harus bertanggung jawab keaslian konten, beberapa cerita Anda ini. Di saya sini dasarnya tidak ditemukan. Dasarnya ini bukan cerita. Kamu merasa merawat 1 anak, membesarkannya, ini adalah cerita?

Semuanya menggunakan hati, kalau di dunia ini seluruh masalah semuanya palsu, tapi mama merawat anaknya dengan hati pasti adalah benar. Kamu mengerti kan? Kamu keluar dari sini! Keluar segera sekarang! Aku sudah pulang. Kamu ngapain lihat aku? Kalau masih masalah itu, abaikan obrolan. Siapa mau dengan kamu ngobrol masalah kerjaan? Aku hanya penasaran,

Kamu menarik tirai sepanjang hari tulis disana, terus terus menerus, tulis apa? Aku tidak ada tulisan. Kasih aku lihat. Serangga tidak berkaki… Nama buku ini kamu masih belum merubahnya? Kamu bisa pilih sekarang kembalikan ke saya. Tidak, tidak bisa kembalikan, aku harus membacanya dengan baik-baik. Oh ya, Ini… Barang branded kasih hadiah kepadamu,

Coba dulu sebentar. Serangga tidak berkaki… Pagi… Pagi, pagi. Li Xiao… Apa yang dilakukan kemaren? Apakah mencari penulis lagi? Betul. Li Xiao, masuk. Tolong tenanglah, mungkin akan bertindak keras. Situasi apa? Pimpinan, kenapa? Kemaren kamu pergi ke penulis itu bertengkar? Permintaan penulis Editor Wu membuktikannya. Dengan apa? Aku masih tidak ingin kasih dia melakukan pembuktian.

Pimpinan, Mama blogger itu hanya marah karena malu. Kamu melukai orang lain, seharusnya minta maaf. Pimpinan… Saya hanya memenuhi tugas dan tanggung jawab saya. Dalam buku itu ada sangat banyak konten palsu, saya tidak bisa menerimanya. Juga, aku tidak tahu kenapa semua orang berpikir saya melakukannya, tidak berguna. Hanya karena dia adalah seorang sensasi internet,

Kita seharusnya menutup 1 mata tutup 1 mata, apakah ini memanjakan dia? Pertama, kamu melewati batas. Kedua, kamu merasa tempat yang salah belum tentu alasan tebakan kamu. Apa yang membuatmu begitu yakin orang lain lakukan iklan palsu? Yang kamu lakukan ini adalah naif, dan dengan orang lain sangat tidak hormat. Pimpinan… Tatap aku. Li Xiao,

Pembuktian boleh tidak dilakukan, tapi permintaan maaf pantas diterima. Inilah kebenaran menjadi manusia, tidak ada hubungan dengan pekerjaan. Aku tidak ingin membicarakanmu, setiap hari di rumah jaga anak. Anak sakit demam kamu semua tidak tahu. Menderita pneumonia kamu tidak tahu. Kamu menjadi ibu bagaimana kamu melakukannya? Masih terbit buku apa? Tulis blog apa?

Apakah kamu merasa kamu sebagai seorang ibu bisa menulis ini? Luar biasa kan? Iya kan? Iya tidak? Iya tidak? Siapa? Kamu adalah? Halo, aku adalah penerbit Li Xiao. Maaf, kami hari ini… Biarkan dia masuk. Kamu tutup pintunya. Mama Qiqi, halo. Ini adalah Tuan saya, dia baru saja pulang. Halo… Mama Qiqi,

Hari ini saya datang untuk minta maaf denganmu. Kamu tunggu sebentar, kita keluar bicara. Kasih makan Qiqi obat ini, lewat 30 menit, juga ukur temperatur dia. Maish demam 38 derajat, baru kasih aku telepon. Kamu bisa tidak kasih snack? sudah jam berapa kamu masih ingin pergi? Masalah anak adalah masalah kecil kah? Masalah kecil kah?

Kamu tidak mengerti? Atau tidak memperhatikan? Beberapa tahun ini kamu di rumah mengurus anak beberapa hari. Apa hak kamu tunjuk-tunjuk saya? Kamu adalah mama dia, kamu memiliki tanggung jawab. Lalu kamu mau ngapain? Saya 4 tahun lebih pernahkah saya tinggalkan anak? Aku 365 hari, tidak ada 1 hari tidur dengan tenang. Kamu pikir anak

Hanya sakit satu kali ini? Saya bolak-balik ketika aku membawanya ke rumah sakit kamu dimana? Aku demam tinggi gara-gara asi, demam sampai masuk rumah sakit, waktu itu kamu dimana? Anak nangis mau cari papa, aku membujuk sudah 1 hari, Kamu tahu tidak apa yang saya rasakan? Kamu tidak perlu bicara denganku,

Kamu mencari nafkah untuk keluarga semua karena kita. Kita berdua sekarang gantian, Aku mencari nafkah, kamu jaga keluarga ini. Ketika Qiqi sudah besar berbicara. Umur berapa bulan berapa tumbuh gigi pertama? Umur berapa bulan berapa tulis 1 kata pertama? Umur berapa bulan berapa gambar 1 gambar pertama? Beberapa ini kamu tahu semua tidak?

Kamu seharusnya berfikir baik-baik, tanggung jawab menjadi papa! Mama Qiqi… Mama Qiqi, kamu tunggu sebentar. Mama Qiqi, mama Qiqi, mama Qiqi, tunggu sebentar, tunggu sebentar. Kita pergi ke dalam bicara. Ayo jalan, jalan. Ayo, Qiqi… Sayang, sini, bangun makan bubur. Sini, papa sayang banget, ayo. Dingin. Sini, sudah baik. Aku ingin menyandar, Menyandar? Baik.

Menyandar, menyandar, ayo, sayang… Baik, makan bubur. Mama di mana? Mama pergi jogging. Kamu sama mama berantem. Tidak… Mama sebentar lagi pulang. Ayo, makan bubur. Hanya bubur? Sayang, kamu sakit, makan bubur untuk badan lebih bagus. Kalau begitu juga pasti ada acar. Sayang, papa hari ini hanya bisa kasih kamu makan bubur, oke?

Kalau begitu saya makan apa adanya. Anak baik. Ini… Sangat panas! Sayang, maaf, maaf sayang, Sini, sini, sini, tidak panas untukmu, papa tidak baik, tidak tiup kasih kamu, sini, sini, sini. Sudah kotor, aku mau ganti baju. Tidak apa-apa, papa sudah mengelapnya, selesai makan bubur baru ganti. Aku mau ganti. Baik, baik, ganti. Sayang,

Baju tidur kamu dimana? Di dalam lemari. Kita pake baju ini oke? Aku mau ganti yang beruang kecil itu. Beruang kecil, papa kasih kamu cari, beruang kecil… Sayang, kita pakai baju ini saja, merah muda. Aku mau ganti beruang kecil itu. Sayang, kamu mau baju yang mana? Yang aku mau tidak ada disini.

Papa apakah kamu semua tidak tahu? Sungguh maaf, membiarkan kamu lihat kita berdua bertengkar. Seharusnya aku bilang maaf, waktu itu mood aku tidak baik, belakangan mood aku tidak baik, marah denganmu. Sebenarnya yang kamu bilang tidak salah, beberapa cara dalam buku, produk, sangat banyak aku belum pernah coba. Buku ini, tidak terlalu banyak,

Pengalaman saya sebagai seorang ibu. Mungkin juga dikatakan, adalah kenyamanan untuk diri sendiri. Beberapa tahun ini hanya ada di blog, melihat beberapa komen itu, kasih like, saya baru bisa merasakannya nilai diri sendiri. Terkadang saya sungguh merasa ini adalah profesiku. Belakangan ini mulai melukis sampul, aku tidak terlepas dari tidak peduli. Sebenarnya bahkan Qiqi sakit,

Aku semua tidak menyadari. Mama Qiqi, Anda jangan terlalu sedih. Pakaian kerja kamu ini sangat bagus, saya sudah sangat lama tidak pernah pakai secantik baju ini. Setelah hamil, aku tidak kembali bekerja. Aku sepertinya juga tidak butuh baju seperti ini. Beruang kecil datang… Sayang, aku akhirnya menemukan beruang kecil. Dimana? Dia ada di balkon.

Sini, kita ganti baju oke tidak? Sini, jangan masuk angin. Sini, kita tutupin. Sini, angkat tangannya keatas. Baik, tangan satu lagi, baik, sangat hebat! Pelan sedikit. Papa aku dingin. Baik, segera kasih kamu pakai. Sini, masukan kepala dulu, sini, tangan, baiklah, kita seharusnya istirahat Mama kapan pulang? Mama dengan kakak peremuan pergi menangani urusan,

Segera pulang. Coba lihat kancing ini, ini kita jahit sendiri kah? Kakak yang bantu aku jahit, tapi kancing aku sendiri yang pilih. Sangat hebat, sayangku. Ini kamu beli untukku. Papa yang beli. Benar, papa yang beli. Baiklah, kalau begitu kita cepatlah istirahat. Aku masih mau mendengarkan cerita. Baiklah, kalau begitu papa ceritakan

Bebek buruk rupa dan si kerudung merah. Aku sudah bosan mendengarkannya, tolong kamu ke ruang tamu ambil 1 buah buku. Baiklah, papa pergi ke ruang tamu ambil buku dulu. Sini, kamu berbaring, jangan masuk angin, sini, anak baik. Papa kasih kamu ambilkan 1 buku, sini. Tidak boleh membiarkan laki-laki, seorang diri mencari nafkah,

Awalnya aku berfikir demikian. Itu karena, papa dari anak-anak bekerja di luar, kamu jaga anak di rumah, hidup bahagia, bukankah demikian? Nona Li seharusnya belum menikah kan? Nanti setelah kamu menikah, barulah meengerti apa namanya kesadaran. Mencari nafkah bukan hanya menghidupi keluarga. Lebih ke sebuah kesuksesan. Jika tidak kenapa orang selalu ingin mandiri?

Jadi maksud kamu adalah, setelah menikah tidak bisa mandiri? Saat anak batuk, aku tahu, buku petunjuk itu benar, tapi saya tetap turun tangan sendiri. Di tengah malam, membawa anak ke rumah sakit, sungguh lelah. Papanya anak, tidak bisa pulang kerja ke Shang Hai? Hari pertama Qiqi waktu di taman bermain, melepaskan tanganku,

Lalu berlari ke dalam kerumunan anak-anak. Saat itu aku berpikir, anak ini pasti kesepian. Sebegitunya membutuhkan teman-teman, saat itu juga saya menangis. Di lain pihak, saya merasa saya kehilangan pekerjaan, Qiqi sudah tidak membutuhkan saya. Di satu sisi, papa dari teman-temannya semua datang, Hanya suamiku tidak ada. Terima kasih. Sudah lapar? Aku buatkan kamu makanan.

Istriku, jaga anak sungguh susah. Cepat dikoreksi, saat kita sama-sama, kasih dia lihat. Contoh buku ini, kami sengaja menambahkan design, dan menuliskan kata-kata promosi, dengan begini bisa membantu penjualan. Coba kamu lihat, jika tidak ada masalah, kita bawa ke percetakan. Tidak ada masalah… Terima kasih banyak, kamulah yang mengubah aku. Hebat!

Mama kamu cepat lihat ini. Datang… Besar sekali? Apa yang sedang kamu dirikan? Lapangan mobil. Kalau begitu yang di atas 2 itu apa? Itu adalah pabrik percetakan. Maaf, datang terlambat. Tidak apa-apa, masih keburu. Terima kasih, sudah berusaha. Tidak apa-apa, kalau begitu saya ke sana dulu. Terima kasih. Tidak apa-apa. Akhirnya selesai juga. Iya…

Ayo pergi. Bagaimana bisa salah dengan tempat ini? Bukannya ada tiga naskah? Tidak mungkin! Bisa di cetak tidak? Bagaimana mungkin hanya ada masalah di kecocokan? Pagi… Kenapa? Kenapa? Saya sudah kasih ke blogger. Coba diulang. Catatan ibu pemula. Ada kesalahan, Li Xiao. Cetakan pertama 5000 buku sudah dijilid, tidak bisa di kembalikan.

Pimpinan dipanggil meeting oleh direktur, tidak pernah muncul. Kesalahan sebesar ini, ini di cetak di cover depan. Tulisan begitu besar, kalian tidak melihatnya. Direktur mukanya sudah pucat, kali ini pimpinan menanggung masalah ini. Hukumannya, tidak di gaji, semua ada kemungkinan. Buku baru sudah di cetak, kali ini harus 5000 buku disampul ulang. 5000 buku

Disampul ulang? Dalam satu hari. Ini satu-satunya cara untuk menyelamatkan. Xiao Chen, kami harus menyampulnya sampai kapan? Jangan dipikirkan, Lakukanlah. Li Xiao… Saya bilang ke kalian, yang paling sial adalah Shi Ru, dia pergi ke perjodohan. Beneran? Pimpinan, kenapa kalian datang? Pimpinan. Kami tidak datang apakah kalian bisa? Ayo, kita mulai. Ayo, pelan sedikit,

Jangan buru-buru. Mari, tangannya. Kak Liang Zi, geser bukunya. Baik. Mari, Laoniu jangan buru-buru. Kak Shitou, Kak Shitou. Guru Shi, kenapa kamu datang? Bukannya kamu pergi ke perjodohan? Perjodohan apa? Dengar kalian bicara, semua sudah datang, aku tahu pasti sangat parah. Cepetan! Begitu banyak buku. Sini, saudara-saudara. Perhatikan, jangan membuat sobek, harus lebih teliti.

Lebih awal teliti, jadi tidak perlu datang kesini teliti. Baiklah, datang semua sudah datang, untuk apa dikatakan lagi? Kerjalah! Mari, kita berkumpul sebentar, saya mau bilang dengan kalian sebentar. Segel buku ini, Kita 10 isiin, 10 melipat. Biar semua segel yang salah, semuanya kasih ke Liangzi. Sampai beosk pagi, kotak yang di dalam ini

5000 segel buku, semuanya harus diganti, tidak boleh kurang. Ayo. Baik, baik. Liu Hao Chen, Bekerja bagaimana mungkin tidak makan? Ayo cepat makan, semuanya adalah makanan kesukaanmu, yang lihat juga ada kebagian. Pimpinan, semuanya makan sedikit, dudah kenyang ada tenaga bekerja. Baik, mari, mari, makan dulu. Cepat, cepat, cepat. Ambil sendiri. Semuanya kesukaan kamu.

Guru Shi, makan. Semuanya sudah kerja keras, tapi kita disana, masih tunggu saya pulang. Jadi saya mungkin tidak bisa membantu lagi. Lao Niu, kamu duduk dulu. Baik, terima kasih. Makan sedikit baru kerja. Saya tidak lapar, kalian makan dulu saja. Sini, Xiao Chen, ini, punyamu. Terima kasih pimpinan. Kak Niu, Kak Niu, sini, Kak Niu.

Mei Mei. Terima kasih. pimpinan. Liang Zi. Tidak apa-apa, Li Xiao, Jangan sedih, siapapun ada kesalahan. Saya… Tidak pernah berani melihat, memeriksa buku sendiri. Iya, iya… Saya selalu merasa, setelah di jilid, tulisannya akan menjadi lebih mengerikan. Bukannya begitu, jelas-jelas tulisannya benar, dilihat-lihat selalu merasa ada yang tidak beres, alergi kerja, tidak percaya siapa mencoba.

Benar. Dulu saat saya mencocokan kamus, melakukan 1 kali kesalahan yang sangat fatal, dikritik oleh buletin. Kasihan sekali, Kak Shitou pasti belum pernah mengalami ini kan? Kata siapa? Ayo, Guru Shi, bicaralah. Kamu ini, bisa tidak beribawa sedikit? Jangan kamu pikir sudah senior, merasa tidak pernah berbuat salah. Bukan, bagaimana saya tidak ada wibawa.

Ditahun itu saat saya baru mulai karir, saat melakukan pemeriksaan untuk seorang penulis ternama, naskahnya diperiksa sebanyak 3 kali. Saat itu editor memuji saya, bilang komentarku sangat teliti dan serius, lalu saya jadi sombong. Akhirnya sampai terakhir, nama penulisnya ada kesalahan nama, aku tidak menyadari. Pimpinan, apakah kamu puas? Mau menghibur aku bilang saja,

Tidak usah putar-putar. Benar, kita mau menghibur. Li Xiao, makanlah sedikit, setelah kenyang baru kerja. Makanlah… Lembur terus, semua sudah diubah, untunglah tidak menghalangi jadwal penerbitan. Selamat, buku pertama. Buku yang salah terbit masih ada? Ada, saya bawa kok. Ada. Dijadikan kenang-kenangan juga bagus. Ini juga termasuk hasil karyaku beberapa tahun ini. Qiqi, suka tidak?

Ayo pergi. Wu Yu… Kenapa lagi? Ada masalah apa lagi? Maaf… Kali ini saya kasih kamu begitu banyak masalah. Wanita cantik yang hebat, ada masanya untuk mengalah. Kamu hutang saya cumi panggang, ingat! Jalan. Zi Mo, kenapa kamu disini? Li Xiao, Pemberitahuan hukuman dikarenakan bagian pemeriksaan melalaikan pekerjaan. Buku ibu pemula, pemeriksaan pertama

Terjadi masalah besar dalam pemeriksaan. Yang membuat bagian penerbitan mengalami kerugian besar, dan nama baik tercemar. Berdasarkan pertimbangan penerbit, hukum yang akan diterima bagian pemeriksaan adalah Satu. Pimpinan bagian pemeriksaan Lu Wen Feng, mengenai kritikan serius, ditangguhkan akhir tahun evaluasi judul. Diundur sampai akhir tahun tahun depan barulah diputuskan. Dua. Penyebab kecelakaan ini

Terhadap Li Xiao, diberikan peringatan keras. Seluruh bonus akhir bulan dipotong semua. Tiga. Terhadap bagian pemeriksaan dan karyawan lain mengenai komentar, bonus bulan ini dipotong setengah. Diharapkan departemen editor semuanya belajar, dijadikan sebagai pelajaran, tidak ada lain kali lagi. Penerbit Dong Fan, parah ya? Kamu baik-baik saja? Aku tidak apa-apa, kamu hari ini pulang saja,

Nanti saya telepon kamu lagi, saya tidak apa-apa. Kami kerja sebagai bagian pemeriksaan, seharusnya tidak melakukan kesalahan. Begitu melakukan kesalahan, semua yang cacat akan menjadi fatal. Maka dari itu diharapkan semua yang ada di sini, harus memimpin. Saya tegaskan lagi, pemeriksaan adalah bagian dari penerbitan. Harapan terakhir, dibelakang kami, adalah karya.

Oleh karena itu kita tidak ada jalan mundur. Benar kita adalah manusia, setiap orang bisa salah. Apa yang harus kita lakukan? Masalah kali ini kebetulan sekali dilihat oleh saya, semua yang kompak duduk disini. Kita telah menyelamatkan harapan terakhir kita. Saya di sini berterima kasih pada kalian semua. Terima kasih. Dan masih saya mau bilang,

Kita pernah muda. Semua dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak bisa menjadi terbiasa. Jadi kali ini kita harus banyak membantu Li Xiao, bukan menyalahkan dia, karena ini juga adalah sebuah kekompakan. Karena masalah kali ini, mungkin Li Xiao sendiri mengalami shock terlalu besar. Dia… Bubar… Bubar… Tidak apa-apa. Pimpinan,

Karena kesalahan saya kalian di hukum ini sangat tidak adil. Li Xiao saya kasih tahu kamu, ini adalah satu kesalahan, bukan pribadi kamu. Adalah aku… Kamu yang tidak bersuara, seperti matahari yang hangat menyinari. tanpa sadar mengisi dasar hati. adalah rahasia merah muda ku. Kerjaan bagian pemeriksaan, dudah seharusnya kamu tidak melakukan kesalahan.

Kamu melakukan kesalah kecil itu artinya kesalahan besar, karena kamu masih pemula. Shi Lei sedang melindungi kamu, dengan level kamu ini, jangankan Resa, yang masih bagian pemeriksaan ini, bahkan pintu gedung Dong Fan saja kamu tidak pantas masuk. Menginginkan sedikit demi sedikit, setiap hari di dekatmu. Bahagia sedikit demi sedikit, hari demi hari perlahan bertambah.

Aku suka kau diam di dekatku, di kedua tanganmu. Biarkan aku meleleh dalam nafasmu. Kamu mau tidak coba bertanding? Kalau kena, biarkanlah. Kalau tidak kena, pulang ke rumah. hanya dengan sentuhan keindahan. Tidak ada tujuan, terima kasih… Terima kasih, terima kasih , terima kasih. Rupanya bahagia itu di tangan sendiri, cantiknya natural.