【FULL】Standing in the Time EP15【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
Standing in the Time Episode 15 Dia sudah mengundurkan diri, apakah kamu tau? Mengundurkan diri? Zhou Zimo! Zhou Zimo, berhenti kamu! Kamu pergi kemana? Model kamu tidak datang, kamu juga tidak datang. Dua orang tidak datang tanpa alasan. Panggilan telepon masih tidak dijawab. Menghilang! Saya rasa kita harus mempertimbangkannya dan membatalkan kontraknya.
Saya baru saja menanda-tangani model itu, lalu kamu membiarkan saya membatalkan kontrak dengan dia? Baru saja menanda-tangani kontrak, bagaimana bisa lari begitu saja? Saya pasti akan datang. Kamu dan Xiaoxiao berpacaran belum lama, bukan? Kami belum berpacaran. Saya bukan seorang yang feudal, tetapi saya memiliki syarat, kamu dan Xiaoxiao berpacaran, tidak boleh seperti anak kecil.
Untuk kamu, untuk dia, semua ada tanggung jawabnya. Saya mengenal Xiaoxiao. Dia lebih keras kepala. Kadang-kadang mudah memberimu sedikit masalah. Kalian diluar, kamu memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Tidak, Paman. Xiaoxiao memperhatikan saya. Dia sangat baik. Silahkan kamu makan. Paman juga makan. Baik, makan, makan. Apakah Paman mau cuka? Tidak perlu.
Silahkan makan, makan yang banyak. Xiaoxiao, boleh panggilkan nenekmu keluar? Kamu darimana saja? Beli air sampai setengah hari. Anak itu belum makan, saya menemani dia pergi makan. Belum ada waktu untuk makan? Tidak apa- apa, Bibi. Kalau begitu, sudah keterlaluan. Ibu, ibu. Bagaimana keadaan ayah? Dia dalam keadaan stabil. Sangat baik. Sungguh.
Cukup baik, jangan khawatir. Ibu sebaiknya pulang ke rumah. Pria tua ini sangat pemarah. Apakah kalian bisa menghadapinya? Kalian? Kalian bertiga sebaiknya mendengarkan saya, saya akan menunggu disini. Ayah, besok masih ada pekerjaan. Kamu juga ada pekerjaan. Ibu, saya tidak apa-apa di sini. Saya juga tidak apa-apa. Bagaimana bisa begitu?
Kamu baru saja kembali dari Shanghai, pasti sangat lelah. Lagipula, teman kamu ada disini. Tidak bisa membiarkan orang mengikuti, kamu membuang waktu kamu disini. Kamu membiarkan kakek saya minum alkohol lebih sedikit nanti, apakah bisa? Nenek kamu harus merawat dia. Xiaoxiao, kamu dengan Ibu, kalian pulang naik taksi. Baiklah. Saya tidak dingin. Betul, Xiaoxiao.
Sebaiknya nanti sore kamu membantu ibumu, untuk mengambil beberapa barang di bengkel. Bagaimana? Kenapa perlu diambil? Bengkel kecil tidak bisa membuatnya. Paman Wu, ingin mengubahnya menjadi café. Semua barang sudah saya kemas, hanya tersisa beberapa barang. Sebaiknya kamu membantu Ibu membersihkannya. Bukannya kamu berkata, saat saya kembali, tidak ada yang dikerjakan? Sebenarnya saya berencana untuk
Lepas tangan. Saya masih harus merawat kakek. Saya sudah tau. Ayah, pelan-pelan. Perhatikan dirimu sendiri. Setelah beres-beres sebaiknya lebih cepat pulang. Baiklah. Apa yang kamu bicarakan? Kamu, bagaimana kamu bisa datang kesini dan tersenyum? Benarkah saya begitu? Rasanya seperti IQ menurun. Jangan tertawa. Saya akan membawa kamu pergi ke sekolah lama saya. Ayo.
Ini adalah sekolah menengahku. Sekolah menengah pertama 3 tahun, sekolah menengah atas 3 tahun. Saya disini sepanjang hidup saya. Saat itu, ayah saya masih menjadi kepala sekolah disini, jadi setiap pagi, saya naik mobil bersama dengan dia, datang ke sekolah tersama. Tetapi kemudian, saya tidak pergi bersama lagi, karena saya rasa, bersama dengan teman-teman
Mengendarai sepeda ke sekolah lebih menyenangkan. Karena masalah ini, ayah saya sangat tidak senang. Disana. Disana adalah kelas menengah saya. Ayo. Ini adalah kelas menengah saya. Kelas 3(4). Dulu saat masuk kelas, saya langsung sakit kepala. Tetapi sekarang, melihat ini membuat saya merindukannya. Zimo, kamu belum membertitahu saya tentang masa kecil kamu.
Saat saya masih kecil, tidak ada yang menarik. Bohong. Saat kamu masi kecil apa tidak ada hal yang menyenangkan? Kelas menengah atas kamu ada dimana? Kelas menengah atas saya ada disana. Ayo. Ini adalah bengkel pakaian milik keluarga saya dulu. Ibu saya dulu mengerjakan bisnis proses pakaian. Saat kecil, setiap hari saya bermain disini.
Saya ingat, saat itu paling banyak ada 20 orang pegawai. 20 mesin jahit bekerja bersama. Terapi kemudian bisnis ini memburuk, lalu tutup. Ini apa? Ini adalah gambar pola. Berdasarkan dengan skala yang asli digambar. Lalu berdasarkan dengan ini, kain dijahit. Saya ingat sekarang, ini seperti ayah saya yang membantu ibu saya menggambarnya.
Karena ayah saya sering menggambar. Tangan dia sangat berbakat. Gambar sangat bagus. Hari yang panjang di sekolah, makan buah ini sedikit lalu menggambar lagi. Beberapa hari lagi ini harus dikirimkan, kamu kelelahan, saya hanya bisa membantu, sedikitpun tidak sibuk. Terima kasih atas kerja kerasmu. Xiao Zhang. Jadi semua gambar pola ini,
Ibu kamu yang membuat polanya? Gambar pola ini terlalu profesional, ibuku tidak mungkin membuatnya tetapi estetikanya sangat baik. Kamu tahu gambar pola ini darimana datangnya? Darimana? Ini semua adalah rahasianya. Jadi ibumu melihat apa yang ada di majalah RuiSha dibuat menjadi sebuah desain. Benar, ibuku pintar sekali kan?
Dan yang paling penting dia sangat bisa memilih. Yang penting dia menyukainya, setelah dibuat menjadi pakaian semuanya laku dijual. Hebat sekali, jika menyuruhku membuatnya melihat pola pun aku tidak akan bisa membuatnya. Jadi waktu aku kecil bajuku semuanya bukan hasil membeli tetapi buatan Keluarga Li. Teman-teman semua sangat iri padaku. Aku juga iri padamu.
Bagaimana kalau kamu memohon padaku, aku akan meminta ibuku untuk membuatkanmu satu set. Rak pakaian untuk baju sepertimu ini. Ibuku sangat suka. Kamu masih kekurangan baju yang seperti apa? Zhou Zimo tidak kekurangan. Lei Yang kekurangan. Juga tidak tahu kapan aku bisa mendapatkan uang dari biaya naskah baru bisa membeli satu set
Pesanan berkualitas buatan Keluarga Li. Li Xiao akhirnya aku tahu kenapa kamu bisa memiliki karakter yang seperti ini. Karena kamu memiliki apa yang orang lain sepanjang hidupnya tidak mungkin miliki. Dan sesuatu ini adalah yang paling berharga. Kamu tidak perlu menghiburku jelas-jelas apapun yang kukerjakan semuanya tidak bagus. Meskipun aku tahu kamu tidak mudah menyerah
Tetapi tidak peduli apakah kamu mengundurkan diri atau meninggalkan Shanghai. Tidak peduli kamu kemana aku akan selalu menemanimu. Karena aku menyukaimu. Kamu yang tidak bersuara. Seperti matahari yang hangat menyinari. tanpa sadar mengisi dasar hati. Adalah rahasia merah muda ku. Aku lihat dimatamu. Tersenyum pada diri sendiri. Kaulah jawaban teka-teki ku. Jawabannya jelas sebening kristal.
Menginginkan sedikit demi sedikit. Setiap hari di dekatmu. Bahagia sedikit demi sedikit. Hari demi hari perlahan bertambah. Aku suka kau diam di dekatku. Di kedua tanganmu. Biarkan aku meleleh dalam nafasmu. Waktu sedikit demi sedikit. Semakin hari semakin semakin dikenang. Kita sedikit demi sedikit. Semakin hari semakin saling mengerti. Kebahagiaan mendekat tidak perlu menggetarkan dunia.
Hanya dengan sentuhan keindahan. Ayah, hati-hati. Ayah. Kakek,Nenek. Hati-hati. Hati-hati. Xiaoxiao Kamu benar-benar akan pergi. Apa kamu sudah yakin? Aku rasa sudah seharusnya, karena mimpiku aku harus mencobanya. Lagipula sudah pernah gagal berkali-kali, gagal sekali lagi tidak menjadi masalah. Hmm… Kakek Nenek Aku pergi. Coba lihat dirimu, kakek tidak pernah meminta pertolongan orang lain.
Kemarin malam, dia menelepon mantan komandan batalionnya meminta pertolongannya di perusahaan penerbit di kota mencarikan pekerjaan. Coba lihat jika dirimu pergi kakekmu pasti kehilangan muka. Coba lihat. Mukaku ini juga sudah miring tidak mau juga tidak apa-apa. Aku tahu kalian berikan aku yang terbaik. Kakek. Jangan minum arak lagi,
Kalau tidak, badanmu tidak dapat bertahan lagi. Aku mendengarkan Xiaoxiao. Xiaoxiao sebelum kalian pergi, aku ingin mengatakan dua kalimat. Perjalanan kalian masih sangat Panjang, setelah ini dalam pekerjaan, dalam kehidupan, setiap keputusan semoga dalam kehidupan setelah merasakannya tidak akan ada penyesalan. Paman tenang saja. Aku pergi dulu. Jaga dirimu. Kemari. Jaga dia baik-baik. Tenang saja.
Jaga dirimu baik-baik. Kamu juga. Zimo, Jaga dia baik-baik. Hmm… Kakek Nenek aku pergi. Jaga kesehatan. Baiklah. Hati-hati ya. Paman, Bibi, Kakek, Nenek sampai jumpa. Sampai jumpa. Xiaoxiao Jika kamu yakin kembali menjadi pemeriksa buku (bagian proofreader), aku akan kembali menjadi model yang baik. Baiklah. Lambaikan tangan pada masa lalu kita.
Belum dewasa dan belum matang. Pada saat berpaling. Melihat kilauan mimpi. Warna yang luar biasa indah. Membawa tujuan sendiri. Kita menyambut sesuatu yang rumit dan belum diketahui. Dalam hati ada kekhawatiran. Menggunakan kepercayaan diri dan senyuman. Meluruskan kenyataan yang kusut. Kalian berdua duduk di belakang benar-benar menjadikanku seperti seorang sopir. Tentu saja, kamu pikir? Baiklah.
Kalian berdua sekarang adalah Pahlawan Dong Fan. Bisa mengantar kalian adalah kehormatan bagiku. Oh ya, bagaimana dengan Xia Fan? Masih ingat dengan editor mu ya. Kamu membuatnya masuk kantor polisi. Tahu kan? Kantor Polisi? Aku benar-benar tidak tahu bagaimana memberi tahu kalian berdua. Terutama Li Xiao, sudah bertahun-tahun tumbuh dewasa
Tapi melakukan sesuatu tidak mempertimbangkan akibatnya. Masih melakukan hal seperti ini lari dari rumah menghilangkan satu set pakaian. Apa pernah berpikir departemen editor tiba-tiba kehilangan satu orang apa kamu tahu? Wu Yu jangan terlalu kasar. Kamu juga membuang Xia Fan dan pergi. Kalian sedang shooting yang adalah pekerjaan. Pekerjaan belum selesai. Dia bekerja sebagai editor
Apa tidak terdesak? Begitu dia terdesak, dia tidak dapat mengontrol suasana hati nya lalu dia bertengkar dengan polisi lalu lintas. Semua kesalahanku. Jika aku tidak egois dan pulang ke rumah kamu juga tidak akan pergi mencariku. Jika begitu kita tidak akan melibatkan Xia Fan. Sudahlah Xiaoxiao, Masalah ini tidak menyalahkanmu. Aku sendiri
Akan meminta maaf pada Xia Fan. Mohon maaf, aku perkirakan dia akan memakanmu. Pekerjaan shooting kalian aku tidak tahu bagaimana dia menyelesaikannya. Tapi Xia Fan disana di tempat pimpinan editor pasti tidak ada hari yang indah. Zimo, ketika kembali ke perusahaan penerbit aku akan bersamamu pergi mencari Xia Fan. Aku juga harus memohon maaf padanya.
Baiklah, kamu temani pergi. Aku lihat kalian berdua bekerja sama dengan baik. Sebelumnya, aku menyebutnya bersama-sama pergi ke ujung dunia. Tapi sekarang sudah berganti nama, kulihat berganti menjadi pasangan yang meminta maaf. Xiaoxiao telah kembali. Ponakan Besar Bagaimana bisa kamu oleh penerbit di pecat kamu langsung pergi? Kamu juga tidak bilang padaku.
Sangat membuat orang khawatir. Apa karena lelaki itu menggertakmu lagi? Tidak, ini karena urusan pekerjaan. Pelan sedikit. Kurangi bicaramu. Pak sopir, Jika sudah selesai tolong mundurkan mobil ini. Ponakan besar, ini adalah editor sastra Wu Yu. Mohon maaf editor Wu. Ponakan besar ya? Kenapa aku merasa dia lebih pantas daripada Zhou Zimo. Jangan sembarangan bicara.
Editor Wu makan dulu semangkuk mie baru pergi. Tidak, kami sedang buru-buru harus segera kembali ke kantor penerbit. Iya benar, ayo cepat. Lain waktu harus kemari lagi, kedai bakmie kami paling enak. Oh iya, Li Xiao pernah bilang. Yang paling terkenal adalah Bakmie Ikan Kuning, Bakmie Usus Besar, ada lagi yang ku masak
Mie Kering Bawang Daun sangat lezat. Aku dengar Li Xiao pernah bilang kedaimu ada Bakmie Cakar Beruang. Editor Wu anda sungguh suka bercanda. Sudah kembali. Kenapa kamu tidak menyapa? Kak Shi Tou Kak Shi Tou Penyair perumpamaan terkenal La Fontaine berkata ketekunan dan kesabaran lebih baik daripada keganasan dan fanatisme. Kamu mengerjakan pekerjaan pemeriksaan
Sama dengan roller coaster. Sepertinya itu kurang cocok untuk tetap disini. Li Xiao. Pimpinan. Kemarilah. Liburan sudah selesai, apakah menyenangkan? Ini adalah milikmu, sikapmu yang tidak bertanggung jawab ini sangatlah tidak benar. Aku katakana padamu Li Xiao, karyawan baru belum bekerja penuh selama setahun tidak memiliki cuti tahunan. Kamu pergi tiga hari, tiga hari ini
Harus potong gaji. Ingat ya, kesalahan dari seorang pemeriksa tidak ada yang dapat menanggungnya. Lalu aku disini pimpinan editor menggantikanmu menagnggung beban. Meimei apa yang terjadi dengan naskah ini kamu kerjakan seperti ini bagaimana pemeriksa tahap dua dan tiga memeriksanya? Kutanya padamu kelakuanmu ini sangat tidak benar apa kamu tahu? Pimpinan,
Ini awalnya adalah pekerjaan Li Xiao, setelah dia pergi anda memberikannya padaku. Lalu masih menyuruhku menyelesaikannya dalam tiga hari. Coba anda lihat disini pekerjaan naskah ku masih banyak. Anda menyuruhku bagaimana mengerjakannya? Rekan-rekan, aku sudah kembali. Aku meminta maaf pada kalian semua. Satu minggu ini aku menambahkan kerumitan pada kalian semua. Karena aku egois.
Aku tahu aku salah. Sekarang aku sudah kembali, aku hanya ingin berkata tidak peduli aku ada di departemen editor harus bertahan berapa lama. Tidak peduli setelah ini aku akan pergi kemana aku disini menjamin terhadap kalian. Pertama, Saya tidak akan pernah mengundurkan diri. Kedua, saya harus bekerja keras. Ketiga, Aku akan dengan cepat meningkatkan
Kemampuan bisnisku. Aku akan tunjukkan pada kalian. Aku akan menggunakan waktu sesingkat mungkin lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan. Aku akan membuktikan pada kalian bahwa aku cocok disini. Aku adalah orang yang berkualitas dalam bidang auditor professional. Aku harap kalian dapat mengawasiku. Selesai. Zhou Zimo, kamu telah kembali. Xia Fan Modelmu telah kembali.
Kamu pergi kemana? Xia Fan Hari itu, semuanya salahku, semuanya adalah keburukanku aku hendak meminta maaf padamu. Ternyata aku yang salah. Aku dengar saat itu kamu banyak membantuku, dan juga banyak menanggung beban. Aku hendak meminta maaf padamu, apa kamu masih baik-baik saja? Xia Fan, hari itu aku benar-benar ada urusan mendesak. Sore ini aku
Pasti shooting dengan sungguh-sungguh, pose apapun yang kamu inginkan aku akan… Xia Fan, aku pikir-pikir, aku pikir aku bisa menerima ini, konsep model penulis. Sungguh. Konsep ini cukup menarik. Xia Fan, Xia Fan… Kamu tenanglah… Kamu ingin menendangku juga sudah menendangku. Berhenti! Ganti Baju! Xia Fan, aku benar-benar ada urusan mendesak.
Saat itu aku terpaksa melakukannya. Zhou Zimo aku beritahu padamu, hari ini setelah selesai shooting segera pergi dari sini. Ganti baju, terima kasih. Xia Fan. Zhou Mian, tiga pasang baju itu apa sudah di setrika? Tidak ada banyak waktu. Cepat…! Sudah sudah, semuanya sudah siap. Maaf sudah melelahkan. Mohon maaf semuanya. Mohon maaf.
Xia Fan tenanglah jika ada sesuatu setelah shooting kita bicarakan. Sekarang aku ganti baju dulu aku segera ganti baju. Ayo pergi… Guru Xia Fan Sepatu untuk Zhou Zimo itu apa kamu membawanya? Jika tidak ada yang lain pakai yang ini saja. Yang itu agak sempit. Jika sempit biarlah sempit, cepatlah! Baiklah…
Apa lampu sudah siap? Cepatlah… Editor Wu, Pimpinan redaksi mencarimu. Aku tahu, sekarang aku pergi. Baiklah. Bidadari Xia Fan. Zhou Zimo, ada kesana untuk melapor kah? Sudah datang. Apa dia sudah “tidak bertulang” lagi? Kapan itu semua terjadi? Kamu jangan merendah lagi ya. Baiklah. Kamu juga jangan seperti anak kecil menyamakan dirinya.
Oh ya, ada apa mencariku? Tolong bantu aku lihat didalam mobilmu apa ada buku catatan ku? Yang ada pitanya. Apa kamu akan segera menggunakannya? Coba kamu cari. Lain waktu akan aku ambil. Hari ini agak sibuk, jika aku menemukannya akan kukirimkan padamu. Baiklah, terima kasih. Oke, sampai jumpa. Pimpinan redaksi. Kamu datang. Anda mencariku?
Ulasan naskah ketiga dari Zeng Jun bawa pergi ke departemen editor sudah boleh di periksa. Milik Zeng Jun. Zeng adalah… Zeng adalah seorang remaja… Apa ada masalah? Tidak, tidak masalah. Seorang anak berumur 20 tahun lebih, 30 tahun pun belum, sudah menerbitkan autobiografi. Masih menyebutnya remaja pula. Kulihat sekarang apa dia masih remaja?
Ada orang yang membacanya. Benar, ada pembacanya. Pimpinan editor, dua hari ini aku terus mengukir sesuatu. Dua tahun ini departemen kita… Maksudku… Khususnya aku. Saat aku menerbitkan buku apakah terlalu banyak pertimbangan masalah jumlah penjualan? Aku sendiri sering bertanya apakah sebuah Rumah Penerbit boleh secara mudah hanya mempertimbangkan keuntungan ekonomi.
Yang lain semuanya tidak perlu dihiraukan Tapi ironisnya adalah meskipun aku memiliki pemikiran seperti ini saya tetap menerbitkan buku. Dua tahun ini, penjualan kita masih belum ada perkembangan. Oleh karena itu, saya jadi agak bingung. Aku juga mulai curiga apa karena cara pikir saya yang bermasalah. Apa yang kamu bicarakan ini sangat benar sekali
Dan patut untuk kami semua pertimbangkan. Penerbit sama sekali tidak hanya mendapatkan keuntungan dengan mudah. Terlebih lagi ada tanggung jawab sosial dan sebagai panduan budaya. Lalu menurutmu tentang ini, meskipun ada orang yang membacanya tapi anda bilang bahwa ini dia sendiri yang menulis kan? Apa semua yang ditulis adalah fakta?
Paling tidak buku ini memberikan inspirasi, memiliki energi positif. Lagipula penjualannya tidak akan buruk, ada beberapa hal bukan aku atau kamu yang dapat mengendalikannya. Baiklah. Pergilah. Malam ini apa kamu ada urusan? Kenapa? Agen dari Zeng Jun malam ini mengundang makan malam. Aku ada urusan keluarga sebenarnya aku tidak dapat menghadirinya. Kamu pergilah datang.
Bertemu dengan Agen dari Zeng Jun, atau dengan Zeng Jun sendiri? Semuanya hadir. Aku… Apa aku punya kedudukan yang pantas? Kamu adalah penanggung jawab editor nya, tentu saja. Baiklah, aku pikirkan dulu. Tidak perlu berpikir. Jika kamu pikir pergi sendiri akan membosankan kamu bisa ajak Lu Wenfeng. Penanggung jawab editor dan penanggung jawab pemeriksaan
Pergi bersama memang sudah seharusnya. Ide bagus, baiklah aku tahu. Cepat sekali sudah bekerja kembali. Departemen Auditor benar-benar tidak dapat meninggalkanmu ya. Wu Yu. Ada apa? Bicaralah. Direktur… Dia baru saja kembali, lalu anda… Bicaralah tentang pekerjaan. Catatan artis harus diberikan pada siapa? Yang baru saja kembali itu sedang kosong. Dia… Tidak mungkin, direktur…
Dia baru saja kembali, anda juga tidak mengajarinya, mengkritiknya biarkan rekan kecil itu merenung memikirkan kesalahannya. Yang lain saja… Kamu yang menerima semua orang, mau diganti siapa lagi? Editor Li Catatan Bintang Besar, kali ini lagi-lagi kamu mendapatkan kesempatan. Aku harap setelah kamu beristirahat beberapa hari yang panjang ada peningkatan pada efisiensi.
Baiknya adalah setiap 3 hari selesaikan satu buah pemeriksaan. Tidak masalah. Biasanya buku seperti ini dasarnya mungkin agak buruk tingkat kesalahannya tidak akan kurang dari sepuluh per seribu. Jadi pemeriksa tingkat pertama untuk tiga hari ini hanya membebani pemeriksa tingkat kedua dan pemeriksa tingkat ketiga. Betul, Betul, Betul… Guru Shi benar sekali.
Jadi langkah selanjutnya untuk pemeriksaan kedua, ketiga masih membutuhkan pengawasan dari Guru Shi. Siapa yang menjadi penanggung jawab editor dialah yang mengawasi. Naskah itu sudah kuberikan padanya. Bagus. Lalu ada satu kabar baik apa kamu tertarik? Kabar bai kapa yang kamu punya? Coba lihat kata-kata mu itu.
Aku tanya dulu kamu malam ini ada acara apa? Pulang. Sudah jangan pulang. Bintang besar Zeng Jun mengadakan pesta makan khusus mengundang penanggung jawab editor dan penaggung jawab pemeriksaan, Kamu ikut bersamaku pergi. Bukan, Penanggung jawab pemeriksaan kami masih belum ditetapkan lagipula kamu menyuruhku dengan Artis ini Zeng Jun makan Aku tidak terbiasa, sungguh.
Aku juga aku tidak mengenal mereka. Senior, anggap saja kamu menemaniku kita berdua mewakili Penerbit lalu makan malam sudah itu saja. Cari Li Xiao, Li Xiao lebih cocok. Dia cocok? Iya benar. Kenapa? Li Xiao juga seorang pemeriksa, Li Xiao cocok menemani Artis makan. Dengarkan aku, sudah sana pergi. Dia bukan seorang penanggung jawab pemeriksaan.
Sudah tolonglah. Dia hanya seorang pemeriksa tingkat pertama. Kamu cobalah. Dengarkan aku. Ada sesuatu bilang saja, jika tidak ada pergilah aku sedang membaca naskah. Karena penulis kepada penerbit ingin berterima kasih, malam ini secara khusus mengundang penganggung jawab editor dan pemeriksa makan malam bersama. Mau pergi atau tidak? Apa aku pantas menghadirinya?
Apa kamu bukan pemeriksa buku ini? Tentu saja, jika kamu ingin jiwa bebek kecil yang terkekang mu itu di kritik dengan kemungkinan penyesalan dari diri sendiri maka aku pergi sendiri saja. Aku pergi. Bagaimana beres-beresnya? Ayo cepatlah. Segera. Kakak tampan… Sudah selesai kerja ya… Itu, Li Xiao apa sudah selesai kerja?
Baru saja kembali masih belum terlihat. Kali ini, dengan Editor Wu pergi bersama makan bersama dengan bintang besar. Makan? Aku beri tahu padamu Pidato Li Xiao hari ini bagusa sekali. Apa maksudnya? Kamu minta saja dia pidato untukmu satu kali dan lihat saja. Sungguh, membuat Kak Shi Tou yang selalu membenci itu tidak dapat berkata-kata.
Wu Yu Maaf, Maaf… Oke? Oke, ayo. Kita makan disini? Iya benar. Bintang besar suka berada di tempat tinggi. Makan juga sama. Ayo. Pada saat makan nanti, kamu jangan membahas tentang pemeriksaan buku itu. Dia belum selesai mendiskusikannya. Tidak membahas tentang pemeriksaan lalu aku bahas apa? Hari ini kamu makan saja nikmati hidangannya. nikmati hidangannya.
Katanya mereka di toko jam tangan sedang melihat jam tangan. Guru Yuan Editor Wu Halo Halo. Mohon maaf, tunggu sebentar lagi. Segera selesai memilih. Guru Zeng sedang… Iya benar… Atau begini saja, restoran yang kami pesan ada di dekat sini. Bagaimana kalau kalian berdua pergi lebih dulu. Yang ini? Tuan Zeng memesan nomor 808,
Setelah membayar aku segera kesana. Mohon maaf ya… Tidak apa-apa, pilih lah pelan-pelan. Baiklah, baiklah… Zeng Jun Benar Menurutmu mana yang bagus? Menurutku ini masih oke. Kalau begitu ini saja. Boleh, kalau begitu ini saja. Baiklah. Aku bayar dengan menggesek kartu. Baik, sebelah sini silakan. Kamu juga lihat pakaiannya ada masalah kan?
Coba kamu tanyakan pada mereka baik atau tidak. Jika tidak baik buang saja. 少爷 Acara Resa ini kami tidak bisa membatalkannya. Jika dibatalkan kami akan rugi banyak. Bukankah kamu bilang sudah ada orang yang mengaturnya? Mereka tidak bisa begini kepadaku. Baiklah baik. Kamu tenang saja. Masalah ini aku pasti bisa mendiskusikannya, oke?
Hari ini kami sedang fokus untuk mengurus Penerbit Dong Fan orang sini. Dengarkan aku. Editor Wu… Maaf, sudah lama menunggu. Kapan lagi kami berdua bisa berada disini menunggu Guru Zeng Jun. Ini adalah kehormatan bagi kami. Boleh juga… Ayo duduk. Duduklah. Mari aku perkenalkan Zeng Jun Tentu saja, Wu Yu. Editor Sastra Penerbit Dong Fan.
Yang kali ini juga menjadi pimpinan editor untuk buku kita “Zeng adalah Seorang Remaja” yang memberikan buku autobiografi Kak Jun perlindungan. Terima kasih kerja kerasnya Guru Wu. Tidak tidak, memang sudah seharusnya. Wanita cantik ini adalah… Oh ya, aku lupa memperkenalkan. Ini juga merupakan dari Penerbit Dong Fan. yang bertanggung jawab kali ini
Pada pemeriksaan buku “Zeng adalaha Seorang Remaja”. Apa? Pemeriksa (Jiao Dui). Apa itu pemeriksa (Jiao Dui)? Pemeriksa adalah yang memeriksa huruf-huruf dalam buku anda yang salah lalu membenarkannya. Aku mengerti. Pemeriksa (Xiao Dui). Dari awal dibaca Xiao Dui (pemeriksa). Namaku Li Xiao. Persis huruf itu. Huruf yang sama? Menambah pengetahuan ya. Ya, menambah pengetahuan.
Kalau begitu mari kita pesan makanan. Kedua Guru untuk makanan utama kita akan makan daging atau makan seafood? Sepertinya lebih baik seafood. Selera yang baik. Tapi, aku tidak tahu Arak Anggur Putih disini apakah berasal dari Spanyol Arian 2004. Arian 2004. Arian, Arian 2004. Guru, kalau tidak ada jenis yang anda katakan ini
Arian 2004, lalu bagaimana? Tidak apa-apa bilang saja pada mereka yang penting yang berasal dari Rioja merek apapun boleh. tetapi tahunnya harus tahun 2012. Anggur pada tahun itu sangat bagus. Rioja Aku tahu arak ini Maaf merepotkanmu. Pemandangan malam benar-benar bagus. Tuan Zeng barusan kudengar anda menyebut Resa. Minggu depan mereka dengan kami
Akan membuat wawancara eksklusif. Perkataan yang aku katakan apa harus kamu periksa juga? Kamu tolong katakana pada mereka, pengaturan pakaian mereka kali ini sangat bermasalah. Mereka selalu saja mencari merek-merek yang biasa untuk dikenakan padaku. Kamu menyuruhku bagaimana memakainya? Setelah di foto juga akan dipajang pada sampul majalah. Kamu baru saja lihat,
Bahkan jam tangan saja harus aku sendiri yang memilihnya. Sebenarnya begini Tuan Zeng. Tidak hanya pakaian bermerek terkenal saja yang bisa cocok dengan hasil yang baik. Karena Resa ini tidak hanya merek-merek besar mereka juga membuat sangat banyak arahan pencocokan dengan jalur special. Aku kira Resa ingin melalui anda menarik perhatian public… Bukan, bukan begitu…
Yang mereka lakukan sama sekali tidak masuk akal. Level pakaian itu sama sekali tidak bisa dikatakan cocok. Benar benar… Semuanya sudah diatur. Disini ada seperti apa yang kamu katakan, arak itu. Seleramu sangat bagus. Bagus sekali. Sementara makanan belum datang, mari kita bicarakan urusan pekerjaan. Anda sudah lihat
Naskah dari buku “Zeng adalah Seorang Remaja” kan? Tentu saja. Aku sangat beruntung setiap lembar sudah dibaca. Buku ini sebenarnya ditulis dari kisah kehidupan Kak Jun dan beberapa detail kecil dari isi hati. Menurut aku pribadi ini amat sangat memiliki daya tarik terhadap pasar. Dan juga pasti mendapat perhatian dari sebagian besar penggemar.
Aku tidak tahu, anda punya pendapat apa? Aku tidak punya pendapat apa-apa. Aku… Aku malah lebih tertarik pada autobiografi dengan volume sangat besar seperti ini, Guru Zeng Jun sudah menulisnya berapa lama? Kalau masalah ini, ada sesuatu yang ingin kukatakan. Kita tahu, Kak Jun tahun lalu shooting dua buah serial TV, Tiga Film
Dan juga ratusan iklan baik besar maupun kecil. Jadi, waktu yang dimiliki sangat terbatas. Kalau begitu waktu untuk menulis buku bagaimana caranya? Kedua rekan, lihatlah buku ini dilahirkan dengan cara seperti ini. Waktu yang sangat terbatas kita bisa memadatkannya kan. Ini pada saat sela-sela waktu di lokasi shooting film. Ini pada saat transit di bandara.
Potongan-potongan waktu ini semuanya oleh Kak Jun dimanfaatkan sepenuhnya. Pada akhirnya barulah ada “Zeng adalah Seorang Remaja” Kelahiran buku ini. Hebat, hebat sekali. Pengaturan foto yang sangat professional ini dari pertama sudah terlihat. Pengaturan foto. Bagaimana mungkin? Kamu lihat ini jelas-jelas Banyak maksud dari Guru Wu. Kamu sudah melihat masalah ini
Apa kita masih mau berdiskusi? Yang aku maksud sangat hebat itu adalah aku tidak menyangka buku ini ternyata Guru Zeng Jun yang membuat dengan tangannya sendiri.