【FULL】Standing in the Time EP14【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Standing in the Time Episode 14 Blog itu adalah 1 set kenyataannya 1 set yang lain, Anda tidak merasa itu palsu? Dalam kehidupan nyata kamu setiap masalah adalah sungguhan tidak ada yang palsu? Bertengkar? Permintaan penulis, Editor Wu mengubah proofreading. Aku masih tidak ingin kasih dia melakukan proofreading. Buku ibu muda pemula.

Ada kesalahan, Li Xiao. Cetakan pertama 5000 buku sudah dijilid, tidak bisa dikembalikan. Menyebabkan kecelakaan proofreading Li Xiao, beri peringatan serius, kurangi semua bonus bulan ini. Pulang rumah… Sayang, malam mau makan apa? Aku mau makan daging. Masih mau makan daging? Siang di Taman Kanak-Kanak tidak kasih makan daging kah?

Tante yang panggang daging di Taman Kanak-Kanak tidak enak. Baik, baik, malam mama kasih kamu masak daging paling enak. Baik. Pulang… Pulang… Xiao Xiao, akhir nya kamu pulang. Mama kamu telepon kamu berkali-kali kamu tidak angkat, Aku telepon kamu tidak angkat. Jam berapa? Sekarang ini adalah… Kamu kenapa kamu? Xiaoxiao, Xiaoxiao… Ingat telepon mama kamu.

Ada masalah apa lagi? Halo, Xiaoxiao… Kamu telepon kembali, kerjaan begitu sibuk kah? Anakku? Ma, kenapa? Juga tidak ada apa-apa. Besok hari apa? Apakah kamu lupa? Apa? Besok adalah ulang tahun kamu. Kamu anak ini, apakah karena kerjaan terlalu sibuk? Melupakan ulang tahun sendiri. Oh… Oh apa oh? Aku dan papa kamu menelepon kamu,

Hanya ingin tanya kamu, besok bagaimana rayainnya? Lihat apakah mau mengundang teman kerja? Makan bersamaan atau lakukan apa lainnya? Meskipun kita tidak di sisi kamu, tapi ulang tahun harus di rayain. Tidak boleh ala kadarnya, dan pastikan rayakan dengan ramai, sama seperti di dalam rumah kita. Ma, besok aku pulang rayain. Pulang rayain?

Besok aku cuti. Kalau begitu sangat bagus, kalau begitu kamu besok pulang? Aku besok pagi pergi. Kalau begitu kita ke stasiun jemput kamu. Kamu sudah beli tiket, kasih tau aku jam berapa sampai oke? Oke. Kalau begitu aku besok, kasih kamu masakan yang paling kamu suka, ribs asam manis. Sampai ketemu besok, mama.

Sampai ketemu besok, sampai ketemu besok Kamu tahu tidak aku cari kamu sangat lama? Kamu makan ini lagi? Aku kasih kamu pesan, kamu lihat tidak? Lihat. Aku hanya ingin memastikan, besok masalah shooting. Pesannya sudah di bilang dengan jelas, besok adalah kamu dengan modelnya Xiao Mo, James, pertama kali setelah menandatangani kontrak, proyek shooting,

Sangat penting. Kamu dengar aku bicara tidak? Dengar. Setelah mendengarnya, bisa jawab aku? Masih ada masalah apa lagi? Masih minggu depan ada satu sangat sangat penting shooting. Kami mengundang Zeng Jun Datang untuk mengambil foto sampul. Amanda dengan agen Zeng Jun, ngobrolnya sangat lama. Setuju membiarkan kamu dan James muncul di halaman dalam Zeng Jun,

Dengan dia foto bersama. Ini menurut kalian adalah sangat bagus peluang promosi. Aku ingin membiarkan kamu tahu. Aku tahu. Aku tidak ganggu kamu lagi, aku harap kamu bisa pulang lebih awal, tanggung jawab untuk diri sendiri. Kamu menandatangani kontrak, jangan makan ini. Kamu cari siapa? Halo, nama saya Zhou Zimo,

Aku datang untuk cari Li Xiao. Kamu adalah siapa? Aku adalah teman dia. Teman? Teman, dia resign, kamu tidak tahu ya? Ini meja dia. Anak muda… Sini, kamu datang sini sebentar. Adalah begini, ini… Karena waktu Li Xiao melakukan proofreading, bukan sangat lama, jadi dia pasti akan melakukannya keluar sedikit salah.

Mungkin hasil kesalahannya kali ini sedikit sulit diterima. Anak muda, punya semangat adalah bagus. Tapi dia tidak bisa terlalu lemah. Terima kasih. Bos ada tidak? Zhou, Li Xiao ada tidak? Dia pergi kemana? Aku telepon dia juga tidak diangkat, aku tidak bisa menghubunginya, apakah kamu tahu dia resign? Resign? Resign, tiba-tiba. Tidak heran.

Dia pergi kemana? Dia pulang ke kampungnya, aku lihat dia pergi bawa koper. Sudah jalan berapa lama? Baru saja jalan sebentar. Rumah dia di mana? Keponakan besar! Nan Jing. Kamu kasih alamat rumah mereka kirim ke saya. Keponakan besar adalah panggilan kamu Anak kecil, tidak ada peraturan. Tuan, tuan, kamu ada tiket tidak?

Aku naik baru bisa beli tiket. Maaf, tidak bisa naik baru beli tiket. Ayo minggir, minggir, aku ada urusan penting, minggir. Maaf, mari, anda masuk dulu. Kenapa? Zhou Zimo kamu dimana? Aku baru saja dari tempat branded keluar, aku sebentar lagi sampai di studio. Aku telepon kamu kamu tidak menjawab,

Kirim pesan kamu juga tidak balas, apa maksud kamu? Aku sedang sibuk, ada urusan penting. Masih ada 2 jam lagi shooting, kamu dengan aku bilang kamu ada sedikit urusan penting. Kamu ada di mana? Nanti saya jelaskan ke kamu. Bukannya aku sudah bilang membiarkan kamu mengabiskan 2 hari ini siap keluar? Siap keluar apa maksudnya

Tidak mengerti? Kamu biarkan model Xiao Mo duluan naik, boleh kan? Kak, apa maksudmu? Aku tanya kamu sekarang orang ada di mana? Aku ada di stasiun kereta api. Kamu pergi ke stasiun kereta api ngapain? Kamu berdiri disana jangan bergerak, tunggu aku datang. Maaf, aku ada sedikit urusan penting, saya pakai dulu sebentar, terima kasih.

Zhou Zimo, Zhou Zimo, kamu tetap berdiri, kamu pergi ke mana? Xia Fan aku ada urusan sangat penting. Ada ambil foto, bagaimana ambil foto? Setelah ambil foto aku akan mengambil konsekuensinya. Bukan, kamu bagaimana bisa begini? Kamu dewasa sedikit bisa? Aku sungguh ada masalah, tidak bicara dengan kamu dulu. Kamu tetap berdiri. Maaf, minggir.

Zhou Zimo, Zhou Zimo… Maaf, wanita cantik, tunggu sebentar, kamu ada tiket tidak? Zhou Zimo… Tunggu sebentar, tunggu sebentar, wanita cantik, ada tiket tidak? Maaf, maaf… Maaf, kawan polisi, maaf, maaf. Tadi aku sangat panik, sangat panik. Sekarang aku pulang, aku segera pergi. Halo, mobil anda diparkir secara illegal, tolong tunjukan SIM anda. Aku,

Aku tadi benar-benar sedikit panik. Aku pulang, aku sekarang pergi. Kawan polisi, tindakan keselamatan lalu lintas. Pasal ke-63. Kendaraan dilarang parkir, berhenti sementara di bawah tanda, parkir ilegal. Aku sudah bilang kamu semuanya, saya masih ada urusan penting, anda tidak bisa membantu saya, beri aku kesempatan? Kami adalah masyarat yang diperintah hukum,

Kalau bisa akomodasi peraturan hukum, hukum dan peraturan negara kita, apakah dia masih beribawa? Kenapa kamu selalu mengejarku? Tidak bisa lewat. Kawan polisi, maaf. Nona ini! Parkir ilegal adalah subjek 1 konten. Kalau anda masih tidak mengerti, saya menyarankan anda pergi dan ikuti ujian lagi pada subjek 1. Buka online lakukan lagi dari awal,

Surat ijin mengemudi lulus. Peraturan itu dibuat oleh manusia betul tidak? Saya sangat panik, kawan polisi. Apa itu parkir ilegal? Meskipun kamu sudah kembali, pelanggaran tetap pelanggaran. Baik, baik, baik. Baru saja sebagai polisi, aku seharusnya bicara denganmu, semua sudah saya katakana. Berikutnya saya kesampingkan identitas saya sebagai polisi. Saya sebagai seorang warga,

Warga biasa Shang Hai. Saya sarankan anda salah ya salah, saya menerimanya dengan senang hati. Siapa yang tidak melakukan kesalahan? Seberapa besar masalah itu? Tidak ada orang mengatakan sengaja kepada kamu, sengaja karena kesulitan kamu. Hukum, bagaimana saya harus membayar denda, bagaimana bayar? Kehidupan besok, bagaimana kita melanjutkan? Apa lagi yang harus kita lakukan?

Matahari masih akan terbit besok, tidak ada orang yang mengubah sisi gelap hanya untuk anda, apakah anda mengerti? Saya mulai kelas sudah cukup! Sungguh maaf. Xia Fan mana? Tidak aktif. Siapa tahu Xia Fan ada dimana? Telepon selalu tidak aktif, tidak ada orang angkat. Lanjut telepon. Baik. Maaf, mungkin ada yang salah, anda tunggu sebentar.

Sungguh minta maaf. Xiao Mo, segera kasih model kamu telepon, suruh dia datang ambil foto Zhou Zimo. Baik, tidak masalah. Amanda, semua sudah siap, hanya menunggu model untuk melakukan pemodelan. Kapan tamu akan sampai? Kira-kira 40 menit. Berapa lama pergi ke studio Resa? 30 menit bisa sampai? Model kamu kapan sampai? 20 menit. 15 menit.

Baik. 15 menit, 15 menit harus sampai. Cepat! Masih telepon? Telepon. Buku Guru Yun Zhi kah? Buku mana yang tidak laku? Editor Wu lah yang hebat. Di mana? Ini tidak termasuk jasa saya. Siapa? Halo, apa kabar? Ini aku, Xia Fan. Peri Xia Fan, ada pesan apa? Di sini saya ada sedikit urusan. Tunggu sebentar.

Kamu kenapa? Kamu bicara pelan-pelan. Aku di kantor polisi. Kantor polisi? Kamu bagaimana pergi ke kantor polisi? Sebelum Zhou Zimo shooting, tiba-tiba lari. Aku lalu kejar dia, tidak hati-hati melanggar peraturan. Kemudian, kemudian polisi datang, kami memiliki sedikit bentrokan . Kamu pukul polisi? Aku tidak… Aku tidak sengaja. Baik, baik, baik, aku mengerti.

Kantor polisi mana? Aku… Maaf, saya mau tanya, kita di kantor polisi mana? Kantor polisi kereta api. Baik, terima kasih. Aku ada di kantor polisi stasiun kereta api. Baik, baik, baik, aku tahu. Kamu tunggu, aku pergi jemput kamu. Maaf merepotkan kamu, maaf merepotkan kamu datang sebentar, terima kasih. Kamu jangan nangis, jangan nangis.

Kamu percayalah, saya segera datang. Tunggu aku. Anda lihat, kantor polisi, siapa yang belum suasana hati buruk? Ketika tidak bisa mengendalikannya iya tidak? Anda jangan terlalu marah, juga jangan masukkan dalam hati. Kalian kerja di kantor polisi, biasanya sangat lelah. Kita sebagai warga negara, dalam hati sangat jelas. Kamu bilang teman aku ini,

Dalam hatinya sekarang, merasa sangat rasa bersalah, sangat penyesalan. Sudahlah, sudahlah. Lain kali perhatikan. Mobilnya sedang dalam proses, 2 hari lagi baru bisa kalian ambil. Baik, terima kasih ya. Jalan. Sudahlah. Saya sangat merasa saya seharusnya tidak begitu. Saya tidak tahu kenapa gara-gara saya masalahnya jadi begini. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi padaku,

Tidak seharusnya. Tetapi setidaknya ada satu hal yang benar, yaitu menelepon saya. Makanlah sedikit, makan yang sederhana. Dari mana kamu berlajar? Kamu makan dulu baru saya kasih tahu. Ini ceritanya panjang, beberapa tahun sebelumnya, saya belajar dari drama telivisi. Ini… Saya antar kamu pulang dulu, mandi, istirahat sebentar. Terima kasih. Bicara apa kamu? Setelah pulang,

Mandi, maskeran, istrahat, istirahat. Sekarang saya mana ada mood Istirahat baik-baik? Kamu tunggu aku sebentar, aku ke atas ganti baju, lalu kita kembali ke Dong Fan. Begitu buru-buru? Besok pergi ke kantor bisa kan? Sekarang Amanda sudah ada niat membunuh saya. Saya harus segera minta maaf ke dia. Kamu pelan sedikit. Tunggu saya sebentar. Benar-benar?

Benar harus lebih cepat keluar. Tidak terpikir bisa macet begini. Xiaoxiao, Xiaoxiao, Xiaoxiao. Ma… Sayang, selamat ulang tahun. Terima kasih. Lelah ya? Sini, cepat, pergi. Sudah kerja keras, sudah kerja keras. Pulang, pulang, Pulang… Lelah kan? Sebentar kalian bersama pimpinan redaksi bicara baik-baik. Sudah terselamatkan, Editor Wu anda sungguh ganteng. Masih kurang kerjaan?

Xia Fan, coba kamu bilang sebenarnya ada masalah apa? Apakah benar kamu dipukulin? Malam kita makan bareng, kamu bicara baik-baik ke aku. Dengar tidak? Dengar tidak? Ada apa ini? Saya cuma tanya. Amanda… Keluar! Apakah saya sudah memberi izin untuk masuk? Masuk. Amanda… Kamu ini bagaimana? Model kamu tidak datang, kamu juga tidak datang,

Dua-duanya tidak datang. Telepon juga tidak diangkat, menghilang begitu saja. Maaf, benar-benar minta maaf. Sebelum Zhou Zimo shooting, tiba-tiba dia lari. Saya mau mengejarnya kembali tapi di tengah jalan, terjadi kejadian yang khusus. Kamu tidak usah jelaskan ke saya. Zhou Zimo adalah model kamu kan? Iya model kamu, itu adalah masalah kamu. Benar-benar maaf, Amanda.

Kali ini mungkin saya dalam kerjaan, terjadi masalah. Tetapi sebelumnya Zhou Zimo selalu tidak mau kerjasama dalam shooting. Saya merasa kita perlu berunding memutuskan kontrak dengan dia. Memutuskan kontrak dengan dia? Model yang baru tanda tangan kontrak, kamu mau saya memutuskannya? Apakah kamu sedang bercanda dengan saya? Kamu pikir kerja adalah permainan?

Model ini putuskan kontrak atau tidak, bukanlah masalah yang harus kamu khawatirkan. Jika kamu masih mau menjabat jabatan kamu ini, maka kamu harus berpikir baik-baik. Apakah kamu cocok atau tidak tinggal di Resa? Shooting kali ini, saya sudah membiarkan James maju duluan. Kamu harus pastikan kapan Zhou Zimo bisa datang, kapan bisa lanjut shooting ulang.

Saya mohon tolong perhatikan dia terus, jangan sampai ada masalah lagi. Terima kasih! Maaf, saya segera follow up. Keluar! Maaf, saya segera follow up. Cepat masuk ke ruangan untuk hangatkan badan. Kakek, nenek… Pa, Ma, Xiaoxiao sudah pulang. Xiaoxiao… Kenapa? Kamu lelah ya? Kenapa terharu? Terharu ya? Sudahlah, sudahlah, sudahlah, nangislah. Saya masukin koper dulu.

Jangan bergerak, jangan bergerak, jangan bergerak, kamu sudah lelah, saya saja. Kakek, saya bisa sendiri. Saya sendiri saja, saya sendiri saja. Cepat ya… Nanti sudah mau makan. Baik. Xiaoxiao, makan. Datang… Xiaoxiao makanlah yang banyak. Mari, mari, mari. Teman seperjuangan saya memberikanku arak bawakanlah, kita minum 2 gelas. Pa, anda jangan minum.

Waktu periksa ke dokter, bukankah sudah bilang harus lebih perhatiin kesehatan? Kami kumpul sekeluarga, tidaklah mudah. Hari ini saya bahagia, harus minum 2 gelas. Baiklah, saya temani anda minum, minumlah sedikit. Xiaoxiao, kamu seorang diri diluar, tidaklah mudah, Kakek tahu. Jika kamu merasa lelah, ingin pulang ke rumah, kita pasti dukung kamu. Mari. Xiaoxiao,

Makanlah yang banyak. Mari. Saya di bawah rumah kamu. Jangan lihat handphone terus, cepat makan. Saya ke bawah sebentar, kalian makan pelan-pelan. Kamu mau ngapain? Saya beli minuman. Kamu ingin minum apa saya belikan untukmu? Tidak perlu, Ma. Kebetulan dia pergi, kami juga persiapkan sebentar. Betul, betul, betul. Kamu benar mau pergi dari Shang Hai?

Kamu? 2 hari ini kamu tidak ada shooting? Baru saja tanda tangan kontrak kenapa sudah keluar? Saya harus datang. Sudahlah, saya mau ke atas dulu. Li Xiao… Kamu, Papa Mama kamu… Kenapa? Kamu adalah teman saya. Ayo pergi. Sudah datang, sudah datang. Selamat ulang tahun… Dia adalah? Dia adalah Zhou Zimo, teman saya.

Paman, bibi, kekek, nenek apa kabar? Ini adalah pacar kamu? Nenek, bukan… Dia hanyalah temen saya. Xiaoxiao, jangan bengong saja, cepat tiup, jangan biarkan kakek menunggu. Kamu kenapa? Jangan-jangan stroke lagi. Segera ke rumah sakit. Biasanya suruh kamu jangan minum, jangan minum. Ibu jangan ngomong lagi. Saya nyetir, saya nyetir.

Ma, kita antar papa ke rumah sakit. Hati-hati. Kakek kamu bertahanlah. Hati-hati. Pelan sedikit, pelan sedikit, pelan sedikit. Papa, papa, papa. Cepat bantu. Lao Li, kamu minum bir tidak boleh nyetir. Bibi saya yang nyetir. Merepotkanmu. Ma, kamu bawa nenek naik taxi ke sana, kita pergi dulu. Saya dan nenek naik taxi, kalian pergi dulu.

Hati-hati, pelan-pelan. Hati-hati… Ma, kita pergi naik taxi. Bagaimana? Parah tidak? Ini biasanya dialami oleh orang usia tua, stoke ringan. Masalah tidak begitu serius, tapi harus dijaga. Suasana hati paling penting, jika tidak ada tekanan, akan lebih cepat sembuh. Biasanya 24 jam sudah bisa sembuh. Tapi setelah pulang, harus banyak jaga makanan dan terapi,

Jangan terlalu anggap remeh. Baik, baik, terima kasih. Kamu lihat dia, tertawa sampai mulutnya miring. Kalian tidak usah tunggu disini, biarkan orang tua ini istirahat dengan baik. Kalian tinggal 1 orang saja disini, yang lain ikut saya keluar. Kita, kita… Jangan sampai orang tua ini minum bir lagi. Mengerti, terima kasih.

Kita tunggu di luar saja. Ma, kita keluar dulu, Sebentar gantian anda. Pergi, pergi, pergi. Saya ngomong ke kamu, nanti setelah papa tidur, kamu dan Xiaoxiao dan mama pulang dulu, saya sendirian yang jaga. Pa, kalau tidak saya tunggu di sini aja. Tidak masalah. Sudah kerja keras. Tidak… Dia… Dia adalah Zhou Zimo. Zhou Zimo…

Maaf, sungguh merepotkanmu. Kalian duduk, duduk, duduk. Duduklah, duduklah. Kamu datang dari Shang Hai kan? Iya dari Shang Hai. Jadi malam ini sudah ada tempat tinggal? Sudah. Sudah ada? Sudah ada. Kalau tidak malam ini kalian pulang lah, saya dan dia yang jaga di sini saja. Duduk, duduk, duduk. Kakek dulu juga sering begini kah?

Hal ini malam baru dibicarakan. Zimo, Temani aku beli minum. Pa, saya ikut kamu. Kamu duduk. Baik. Hari ini kamu sudah kerja keras. Tidak masalah paman. Ngomong-ngomong aneh juga, dari kecil selalu begini. Asalkan Xaoxiao di rumah, selalu heboh. Kamu ingin minum apa? Saya apa saja boleh. Lapar tidak? Apakah masih belum makan?

Lihat apa, ingin makan apa, silahkan ambil. Kita nanti keluar makan sapo. Biar Xiaoxiao dan mamanya bicara berdua. Baik. Saya saja, saya saja. Tidak apa-apa, tidak apa-apa, paman, saya saja. Tidak usah, tidak usah. Mari, mari, mari, berapa harganya? 20 kan? Kalau begitu saya yang bawa. Silahkan. Kaamu benar tidak lapar?

Saya tidak apa-apa, saya tidak apa-apa. Nanti traktir kamu makan sapo. Ma, jika aku ada masalah membohongi kamu, kamu sedih tidak? Kamu ngomong apa? Kenapa bisa membohongi saya? Sebenarnya saya selalu membohongi kalian. Saya sebenarnya tidak menjadi fashion editornya Resa. Saya di kantor Dong Fan, hanyalah bagian pemeriksa. Bagian pemeriksa? Yaitu mengecek kesalahan buku penulis.

Karena saya di Resa sewaktu jadi part time, terlalu serius dan membuat orang tersinggung. Juga tidak tahu kenapa kalian merasa aku ini orang yang serius. Bisa kerja dengan baik di bagian proofreading, lalu mengutus aku ke bagian proofreading. Juga dijanjikan, kalau kerja bagus bisa balik lagi ke Resa. Tapi sekarang saya di bagian proofreading,

Kerja juga tidak bagus. Bagian proofreading juga bagus, bisa lihat banyak buku. Tapi saya lebih pilih kembali ke Resa. Bagian proofreading, bagian proofreading juga bagus kok. Coba kamu lihat, kakek kamu Lieutenant cololnel. papa kamu adalah Kepala Sekolah. Makanya kamu diberi nama Li Xiao. Pemeriksaan juga di baca Xiao. Ma, Kenapa kamu bicara begitu?

Ini tidak ada hubungannya dengan nama, Saya adalah Li Xiao, Xiao apa? Xiaoxiao, jika kamu merasa seorang diri di Shang Hai sangat susah, maka pulang lah. Setelah pulang, papa, mama, kakek, nenek, semua bisa berada di sisi kamu. Kita satu keluarga berkumpul bersama, bukankah sangat bagus? Jika saya pulang,

Juga tidak bisa tiap hari tinggal dirumah. Setelah kamu pulang, kakek kamu, papa kamu, bisa membantu kamu mencarikan pekerjaan. Kita disini, tidak sebesar kota Shang Hai. Tapi di sini juga ada pernerbitan, juga ada kantor majalah. Ma, setelah saya pulang, bisa tidak kerja tidak? Tentu saja boleh. Kamu bilang begitu, saya lebih tidak ingin pulang.

Kalau begitu tidak jadi pergi. Jangan melamun, segera dimakan! Anda juga makan. Mari, mari, mari. Anda minum tidak? Boleh. Kamu makan… Rumah kamu di Shang Hai? Di pinggir Shang Hai. Kamu kerja dimana? Penerbitan Dong Fan. Sama seperti Xiaoxiao. Baik, baik. Segera makan. Kerjaan kamu apa? Sebenarnya kerjaan asli saya, adalah penulis. Tulis naskah.

Bagus, bagus, bagus. Makan… Kamu pernah menerbitkan buku apa? juga belum pernah menulis apa-apa. Oh ya, kamu masih muda… Tidak, tidak, tidak, saya tidak bermaksud. Saya bilang… Mengerti… Saat saya muda, juga suka menulis sesuatu, tapi saya tidak punya bakat. Kali ini kamu datang… Saya ingin lihat-lihat… Lihat-lihat? Kamu mau lihat rumah kita?

Bukan ini maksud saya paman. Saya tahu. Apakah kamu bertengkar dengan xiao xiao? Bukan. Bukan karna bertengkar. Kalian masih muda, bertengkar adalah hal yang biasa, tidak apa apa, yang penting terbuka sudah cukup. Xiaoxiao anak ini sangat tahu diri, kami dari kecil memanjakan dia. Tidak pernah dilakukan keadilan Di sisi ini. kamu harus lebih mengalah.

Pasti. Kamu pacaran dengan Xaoxiao tidak lama kan? Sebenarnya… Kami belum pacaran.