【FULL】Standing in the Time EP18【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Standing in the Time Episode 18 Dia tinggal di tempat Xia Fan juga bukan terpaksa. Apa yang membuat dia terpaksa? Mari kita bicara sebentar! Kamu sudah salah paham hari itu! Kalian sebagai pria semuanya penuh kebohongan! Pembohong yang tidak ikuti kata hati! Kamu boleh memilih untuk tidak berbohong. Tetapi kamu tidak dapat memilih salah satunya!

Tidak ada kebohongan dalam dunia. Hal ini harusnya kamu beri dukungan sedikit. Kamu jangan panik! Kalau mau lakukan,silahkan! Kalau tidak juga tidak masalah! Hal gampang seperti ini, Kenapa jadi sulit? Pertanyaan yang selalu kalian tanyakan sebelumnya, wanita yang ketemu diam-diam. Sebenarnya dia istri aku. karena pameran, karena karir, aku tidak bisa publikasikan hubungan kami.

Aku sudah tidak tahan dengan semua ini. Buku ini mau bagus, jelek, popular, tidak laku, Aku sudah tidak peduli! Tapi, yang ingin kusampaikan dari buku ini adalah Para hadirin! Aku juga tidak ingin hanya sebagai aktor sampingan yang tidak berbudaya dan tidak berbudidaya. Aku juga ingin punya waktu temani istri aku, lahirkan seorang anak,

Bawa keluarga berpariwisata! Aku pernah pergi berbagai tempat, tapi aku tidak pernah tahu, apa itu berpariwisata! Aku sangat tidak ingin untuk terus berakting sebagai seorang aktor lagi! Aku dari dulu bukanlah seorang idola. Aku ingin berterima kasih pada editor yang bertanggung jawab dalam buku ini, Dan korektor buku ini, Li Xiao! Justru karena mereka

Hadapi aktor seperti kelakuan aku ini, memberikan aku keyakinan pada cita-cita sendiri! Disini aku juga mau sampaikan kepada semua satu hal! Buku ini bukanlah aku yang memulai terlebih dahulu! Dia… Dia adalah asisten aku, Xiaoliu. Tapi sebenarnya dia adalah anak muda yang sangat berbakat! Sini… kamu naik sini! Aku harap buku ini saat terbit,

Di bagian penulis bisa lihat namanya disana. Sekalian aku tambahkan lagi berita baru. Aku hari ini di sini menceritakan hal yang terpendam bertahun-tahun. Pasti menyinggung perasaan banyak orang. Aku minta maaf pada semuanya! Tapi aku tidak menyesal! Walaupun sampai pisah selamanya. Terakhir, aku dan istriku ingin berterimakasih atas dukungan dan perhatian untuk ku

Ingin berterimakasih atas dukungan dan perhatian untuk ku selama ini. Terima kasih semua yang telah hadir! Terima kasih! Pagi… pagi… Li Xiao, Lagi apa? Kerja! Jangan panik! Ada apa? Kamu tahu tidak, penerbit Pada Saat Menjadi Remaja dari Zeng Jun, menjadi Zeng Jun dan Xiaoliu! Kontennya bertambah pernyataan Zeng Jun terhadap istrinya

Atas permintamaafan dan pengakuan isi hatinya! Kamu sudah puas? Sejujurnya, kali ini untung ada kamu bantu aku pertahankan kesabaran dari seorang editor sastra. Terimakasih! Editor Wu, kamu jangan bicara seperti itu sama aku. Aku sedikit tidak terbiasa. Tidak! Aku serius! Jadi nanti malam dengan kehormatan besar, aku ingin mengundang kamu makan malam

Sebagai tanda terima kasih. Mau berterimakasih pada ku? Kalau begitu aku harus meminta jatah yang lebih besar! Tidak masalah! Ingin makan apapun boleh. Serius? Sudah sesuai janji ya! Baik, setelah dipikir-pikir! Sepertinya di bagian luar sana. Kamu sudah tidak kerja? Kerja! Kebiasaan seorang ketua, agresif… harus agresif! Tidak peduli apa reaksinya, kamu harus terlebih dahulu

Minta maaf kepadanya! Memohon maaf! Mengerti? Mengerti. Kamu ini… potong apa ini… ini… Korektor Li, Editor Wu, selamat datang… selamat datang… selamat datang… Lokasi rumah kalian ini lumayan bagus juga! Iya? Masih masuk di pandangan mu? Masih boleh ya! Kalau dibanding dengan restoran kami beda sedikit. Ini jelas! Yuk… jangan sungkan! Sangat sopan sekali!

Soal 12 tahun lalu, Itu… Malam ini ada sediakan sejenis sate cumi tidak? Li Xiao, hidup atau hancur, ini masalah yang perlu dipertimbangkan! Kenyamanan, silahkan lihat-lihat! Ini dapur rumahku. Disain ala barat, dapur terbuka. Semua keperluan lengkap. Tidak lihat-lihat? Korektor Li, jangan lihat rumah ini lama. Ini merupakan bangunan khas Shanghai!

Susah ketemu di luar sana. Aku juga dapat keuntungan dari leluhur, memberi kesempatan untuk tinggal disini. Kalau tidak, sama mesin musik ini peninggalan papaku. Walau sekarang CD vinil sudah tidak tahu bisa dapat di mana. Aku perkenalkan lagi ke kamu. Ini… kamar ini adalah kamar ku. Itu… Kamar Zhou Zimo. Mau lihat yang mana dulu,

Kamu putuskan sendiri. Biarkan dia putar balik, aku bisa jelaskan ke dia! Aku sedang menyelamatkan Seorang editor muda yang berprestasi, yang sedang dalam kesulitan. Kelakuan aku dan Xia Fan ini memiliki perbedaan. Editor Xia, Itu jelas-jelas memanfaatkan kelemahan orang, mengkontrol orang,benar tidak? Biarkan dia jadi model, kerja buat Resa. Cukup, jangan berakting lagi!

Apa yang kamu bicarakan? Aku bilang, jangan berakting lagi! Lebih keras lagi! Kamu lebih keras lagi! Anggap ini rumah sendiri, ingin bilang apa, bilang saja! Aku bilang, jangan berakting lagi! Aku tidak berakting! Ini rumah aku! Kenapa aku harus berakting? Benar tidak? Zhou Zimo, kamu sibuk apa di sana? Li Xiao sudah di sini.

Kenapa? Tidak kenal? Tidak dekat? Dekat. Kalau dekat, kamu sinilah, sapa dulu setidaknya. Li… Li… aduh… Li Xiao! Li Xiao. Zhou Zimo, kamu… kamu autis? Kamu sengaja ya? Kamu benar, Aku benar sengaja! Kenapa? Aku kasih tau kamu masalah sebenarnya, Terus bisa apa? Kamu pasti pikir dulu, datang atau tidak!

Sekarang kamu sudah di sini, sudah ketemu. Apa kurangnya? Kamu mau pukul, mau marah, Mau menangis, mau cari masalah, silahkan! Apapun boleh. Tapi aku kasih tahu, tetap harus bicarakan. Bahas baik atau tidak, lanjutkan ataupun putus sampai disini. Setidaknya ada kesimpulan yang jelas. Aku sekarang urus dia, sebenarnya juga tidak berdaya. Apa maksud kamu?

Kamu benar curiga Zhou Zimo dengan Xia Fan, ada sesuatu? Bicara apa kamu? Kalau begitu, selesai sudah. Kamu kasih ekspresi sedikit, bahas tau tidak? Kalau bahas, bahas baik-baik. Kalau tidak, aku kasih tahu kamu, keluar dari kamar ini. Aku sudah bukan Wu Lei Yang membujuk kebaikan lagi! Tunggu sebentar! Aku bahas, aku bahas tidak boleh?

Biarkan aku pikir sebentar! Tapi aku kasih tahu dulu ya, Wu Yu! Jangan sampai suatu hari nanti aku pegang kelemahan kamu! Kalau tidak… Tidak masalah. Xia Fan datang! Xia Fan… Jangan begitu! Aku ingin semua yang terlibat kumpul jadi satu. Supaya masalah terselesaikan dengan tuntas. Bukannya lebih bagus, benar tidak? Tidak masalah… Tidak masalah…

Sudah sampai ya! Xiao, kamu sudah sampai ya! Xia Fan. Zhou Zimo, Kamu tidak ketemu mangkok, tidak ketemu gelas juga sudah cukup! Sandal ada di samping, kenapa kamu tidak kasih Xia Fan untuk memakainya? Tidak perlu… Tidak perlu… Aku bisa sendiri. Ini bukan! Betul… betul… betul… Tunggu! Zhou Zimo, kamu lupa beli minyak zaitun bukan?

Mintak zaitun apa? Apa? Minyak zaitun apa? Pasti lupa. Parah! Sudah kasih tahu berapa kali. Masak stik mana boleh tidak ada minyak zaitun! Coba kamu masih bisa apa? Apa maksud kamu? Peri Xia Fan, bisakah temanin aku pergi sebentar? Boleh! Aku tahu merek yang mana lebih bagus. Aku temani kamu! Bagus, yuk! Xiao,

Kami sebentar saja sudah balik. Tas tidak perlu bawa. Aku… Perlu ga… Li Xiao! Bicaralah! Kamu masih ada apa yang belum sampaikan kea ku? Apa? Kami adalah model, Zhou Zimo. Kamu adalah penulis, Lei Yang. Terus kamu tinggal di rumah Xia Fan! Kamu masih ada apa yang belum sampaikan ke aku?

Tidak ada lagi! Benar tidak ada lagi! Tidak seharusnya… Aku tidak seharusnya…! Waktu itu karena aku tidak punya tempat tinggal, Xia Fan mengizinkan aku tinggal di sana. Setelah itu, Aku dilatih menjadi seorang model berlisensi. Terus aku jatuh cinta pada mu, aku sudah berpikir pindah dari situ! Tapi kebetulan sekali…

Aku benar tidak cinta sama dia! Tidak ada perasaan sedikit pun terhadap dia. Li Xiao, Kamu sudah lama mengenalku. Kamu pasti mengerti aku. Aku bukan orang seperti itu! Orang seperti apa? Orang seperti itu! Orang jahat seperti itu! Li Xiao, aku tidak akan berbohong. Aku juga tidak mungkin berbohong. Aku tidak akan menipu kamu!

Ini hanya kesalahpahaman. Kesalahpahaman yang besar! Kesalahpahaman yang tidak bisa ditutupi. Aku benar-benar tidak pantas tinggal di rumah seorang perempuan. Benar-benar aku bersalah! Aku minta maaf! Tapi, kamu harus kasih aku kesempatan untuk minta maaf! Kasih aku kesempatan untuk jelaskan! Beberapa hari ini aku… aku tidak berani kemana-mana! Aku juga tidak bisa tenang.

Ingin pergi cari kamu, Tapi takut kamu tidak mau ketemu aku. Takut kamu tidak maafkan aku. Aku hanya bisa sampaikan ini! Aku juga hanya bisa sampaikan ini! Bagaimana? Baik-baik saja? Luka luar saja. Sudah sembuh. Kamu juga tidak seimbang sekali! Mungkin karena lambat! Aku kasih tahu kamu! Pukulan kali ini,

Aku tidak merasa malu sama sekali. Zeng Jun sekarang, mungkin harus berterimakasih pada mu! Terima kasih atau tidak, bukan masalah. Tapi aku benar-benar tidak kepikiran, ternyata wanita itu istrinya! Tidak masalah! Aku masih perlu minta maaf sama dia. Aku telah berpikir lain kepada dia! Minta maaf atau tidak, tidak penting! Yang penting sekarang kehidupannya

Sudah nyaman! Kalau begitu, Aku telah membantu sedikit. Sejujurnya, Zeng Jun paling perlu berterimakasih kepada Li Xiao. Apakah kita cocok naik sekarang? Dari kita keluar sampai sekarang, total 18 menit, 40 detik. Aku lebih ingin tinggal di sini sebentar lagi. Yang benar harusnya kita Kasih mereka waktu lebih banyak. Betul… Betul sekali!! Berapa hari ini

Kamu tidak mau ketemu aku. Aku kirim email, kamu juga tidak baca. Ingin telepon kamu, juga tidak bisa di hubungi. Jadi aku tuliskan surat buat kamu. Tapi aku bukan tulis surat cinta, melainkan surat minta maaf. Saat menulis, dalam benak ku semua isinya kamu. Bukalah! Xiaoxiao, aku cinta kamu! Li Xiao, aku cinta kamu!

Li Xiao, aku cinta kamu! Ini kamu tulis untuk aku, surat pertama. Aku tidak mau surat minta maaf. Aku mau surat cinta. Menurut kamu, Xia Fan bakal pilih Orang seperti apa? Apakah seperti aku? Pasti bukan kamu. Kenapa bukan aku? Kenapa harus kamu? Aku kenapa? Kamu suka dengan Xia Fan? Kamu suka dia apa?

Elegen, berkelas, pintar, cantik, mengurus sesuatu punya penilaian. Pujian-pujian ini tentunya pakai di orang manapun, wanita yang kamu senang juga boleh. Tapi yang penting adalah dia seorang editor majalah fashion yang paling tidak fashion. Yang mana? Yang paling tidak mirip editor fashion, yang mana? Benar. Tidak terlalu paham. Tidak pahamkah? Ketidakmiripan ini

Seperti butiran emas dalam pasir. Sudahlah. Kamu juga tidak paham. Kalau seperti yang kamu bilang, aku merupakan penulis yang paling tidak mirip penulis. Aku juga butiran emas ya! Zhou Zimo, kalau kamu begitu tidak tahu malu, tidak tahu diri dengan sikap angkuh. Aku juga tidak bisa bantah kamu. Aku kasih tahu begini,

Meminta dari dalam hati dan kesombongan serta ketidakpedulian Intinya itu dua hal yang berbeda. Coba pikirkanlah! Aku mandi dulu. Kata-kata kamu ini sedang mengomel orang? Li Xiao, Pagi. Cepat kesini! Ada apa? Aku sudah mendengar semuanya. Zeng Jun berterima-kasih pada kamu di depan umum. Naskah kenapa saat itu? Apanya kenapa? Sudah lewat masalah itu.

Sudah lewat masih secantik ini, ada hal lain yang menyenangkan ya? Tidak mau kasih tahu kamu! Ayolah, cerita! Aku justru tidak mau kasih tahu kamu! Tidak mau kasih tahu! Lihat… lihat… Guru Shi, pagi… Kak Shitou… Dia hari ini lebih awal 20 menit, biasanya tidak buru-buru, sangat feminim. Kenapa hari ini? Iya, ada apa ya?

Aku jalan dulu! Ini… ini belum waktunya! Ceritakan ke aku dong! Cepat cerita! kamu tebak. Kenapa kamu jahat? Selamat pagi. Ternyata kamu! Kak Shitou, Kamu… Aku tidak apa, kamu masuk dulu saja! Kak Meimei, Ada apa itu? Tidak tahu! Lagi tunggu apa? Wei Ke, Guru Shi Lei, naskah sudah terantarkan. Kasih aku saja!

Tidak usah, banyak sekali ini. Tidak apa… tidak apa… kasih aku saja! Kalau begitu, repotkan kamu ya! Hati-hati! Tidak apa. Selamat tinggal! Pimpinan… Shi Lei, lagi cari apa? Tidak cari apa-apa. Koleksi naskah film Yu Xuan. Yu Xuan bukannya penulis novel? Kenapa jadi keluarkan film? Yu Xuan sudah menulis selama 20 tahun. Dia putuskan,

Akan merangkum kejadian 20 tahun ini yang berarti baginya, dalam 3 novel karyanya, ubah menjadi sebuah naskah hidup! Menciptakan sebuah film. Diantara itu, novel pertama dia yang dulu terkenal dengan judul “Kepribadian Seseorang” merupakan naskah dalam film ini yang paling jadi pusat perhatian. Ini hasil dia setelah 20 tahun, memperbaharui “Kepribadian Seseorang” .

Juga merupakan pembaca setia Yu Xuan. Paling berharap. Kamu tahu dari mana? Klub pembaca Yu Xuan. Ringkasan kemarin. Maksud aku, bagaimana kamu ketahui ini? Naskah ini bagian kita untuk mengoreksi! Ringkasan tertulis dengan jelas. Tugas kita Penerbit Dong Fan yang akan menerbitkan. Dan juga pagi ini, aku sudah konfirmasikan ke bagian editor sastra.

Katanya hari ini pagi-pagi akan mengantarkan naskahnya. Lu Wenfeng… Lu Wenfeng… Peraturan di kantor penerbit, harusnya kami tahu. Peraturan apa? Tugas kita sebagai korektor, tidak mengizinkan untuk mengoreksi buku yang kita suka. Kenapa? Karena kalau koreksi buku yang disukai pribadi, perhatiannya gampang terpaku pada isi naskahnya. itu akan meningkatkan kesalahan besar pada hadir koreksi.

Peraturan adalah peraturan. Siapapun tidak boleh mengubahnya! Kamu tahu kemampuan ku. Aku pasti bisa koreksi dengan benar buku ini. Tidak ada hubungannya dengan kemampuan. Ini peraturan. Sini… kasih aku! Kamu tahu aku suka hasil karyanya! Bukankah kamu mempersulit aku? Kamu kenapa? Aku kasih tahu, Kantor ini siapa yang tahu, hanya kamu.

Anggap saja kamu kasih aku, selesai kan, Kamu menyulitkan aku. Shi Lei… Kamu lihat tampang kamu, kamu sebagai senior di sini, sebagai seorang korektor, demi naskah ini Sampai kehormatan paling dasar juga tidak perhatikan lagi? Pimpinan… Tenang… tenang… Guru Shi, Jangan ambil hati. Liang Zi, tidak ada urusan kamu! Hanya karena naskah,

Kita sudah sekantor sekian lama, orang di luar pada lihat, tidak bagus juga, benar tidak? Peraturan itu mati, manusia yang atur. Kita masih bisa bahas! Liang Zi, Kamu yang kerjakan! Ini… Aku… Aku masih belum kelar kerjaanku. Kalian bicarakan baik -baik… Bicara baik-baik ya! Xiao Chen… Pimpinan, buku ini menceritakan wanita Seperti mama ku.

Di kehidupan nyata aku sudah cukup susah, Di kerjaan Anda jangan lagi menyiksa aku ya. Lao Niu… Pimpinan, belakangan ini aku kurang sehat, tekanan kerjaan terlalu berat. Meimei, kamu saja… Pimpinan, Di tangan aku masih ada 3 buku. dan perlu sangat profesional dalam ini. Benar tidak ke pegang. Li Xiao… Li Xiao…

Buku Zeng Jun sudah kelar, kamu saja yang kerjakan. Kamu tidak perlu lihat dia! Kak Shitou… ini aku… Jangan tanya aku. Ketua bilang apa ikuti saja! Kalau begitu, sudah ada keputusan. Li Xiao kerjakan koreksi pertama Liang Zi, Kamu koreksi kedua Aku yang koreksi utama. Mulailah! Belakangan ini aku periksa para model, hasilnya memuaskan.

Penjualan Resa, juga terus meningkat. Beberapa produk seperti Iber juga meminta perbesar iklan. Ini merupakan penghargaan bagi departemen editor, semuanya memiliki peran yang bagus. Semuanya sudah berusaha dengan bagus! Sebagai penghargaan, Semua mendapatkan 1 botol krim kapas pelembab. Dan malam ini aku traktir semuanya makan malam. Di antaranya Xiaomo dan Xia Fan,

Model kalian berdua sangat luar biasa. Persaingan yang sangat ketat, beda tipis. Jadi, aku ingin gunakan kesempatan yang masih panas ini. Fasilitas Resa kali ini, aku akan tentukan antara mereka berdua pilih salah satu sebagai ketua kita. Jadi fasilitas minggu ini aku mau adakan sebuah wawancara buat mereka berdua. Aku mau lebih banyak pembaca

Lebih mengerti mereka, serta tingkatkan penjualan. Waktu sangat ketat, kalian cepat siapkan satu rencana pemotretan buat mereka berdua, untuk cocokan tema wawancara kali ini. Bolehkah? Boleh. Menurut aku boleh menggunakan media sosial dengan waktu yang sama mengadakan pengambilan suara. Supaya bisa berinteraksi dengan pembaca. Sekalian bisa membantu model kita menambah penggemar.

Pastinya juga bisa memicu penjualan kita. Bagus sekali! Kalau begitu, kita tetapkan ini! Ke depannya dalam fasilitas peningkatan kerjaan kita akan makin besar. Kegiatan ini akan dilakukan oleh Xiaomo, Terima kasih, Amanda! dan juga Xia Fan, Kalian berdua yang bertanggung-jawab. Bubar! Kolom baru Kita harus saling mengisi ya! Jangan khawatir! Perlu kerjasama seperti apa

Tinggal kasih tahu aku. Aku usahakan! Kamu sangat merendah diri. Kita saling melengkapi. Xia Fan, jangan salahkan aku tidak ingatkan kamu ya! Pimpinan Redaksi pakai dua hal ini gabungkan jadi satu, Ketua model dan pilihan penanggung jawab fasilitas, itu saling berkaitan. Kali ini Xiaomo sangat yakin, siapa tahu tiba-tiba kamu muncul. Kamu sendiri hati-hati!

Terima kasih! Xia Fan… Sudah datang! Duduk. Kita siap-siap memilih ketua model Resa. Minggu ini akan adakan wawancara kamu! Sore ada pemotretan, jangan lupa! Kenapa Resa sering adakan pemungutan suara? Ini kamu tidak perlu urus. Kita latihan untuk pertanyaan wawancara nanti. Tanyalah! Pertama, Kenapa kamu dulu memilih menjadi penulis? Bukannya kita wawancara mengenali model?

Dulu kamu pernah janji apa sama aku? Kamu lupa? Tidak kenapa, Suka saja! Baik. Berikutnya, setelah mendapat penghargaan konsep baru, kamu meliriskan novel pertama , setelah 4 tahun berdiam baru muncul lagi untuk melanjutkan mencipta . Serangga Tanpa Kaki, apakah ada alasan tertentu di dalamnya? Editor Xia, apakah aku ada salah padamu,

Makanya kamu melakukan aku seperti ini? Kalau tidak ada hal lain, aku jalan dulu. Zhou Zimo, ini adalah kerjaan. Kita perlu saling melengkapi, tahu tidak? Kamu masih ada apa? Kamu sudah tanya sekaligus, lagian tidak memiliki dasar yang jelas, pengupas luka, boleh tidak? Siapa yang mengepas dasar kamu? Menyobek luka kamu?

Aku lanjut bertanya saja kalau begitu! Penjualan yang tidak terbatas bagaimana? Bagus sekali. Apanya yang bagus sekali? Penjualan naskah berapa banyak? Penjualan bagi sebuah buku penting tidak? Sebuah buku penting isinya! Isinya menggambarkan penulis, kehidupan dia dan pikirannya. Cukup… Cukup… Zimo, aku sudah mengerti! Buku kamu tidak bagus dalam penjualan bukan?

Kalau karena penjualannya tidak bagus, kita bisa hindari pertanyaan ini. Ganti pertanyaan lain. Xia Fan, kamu mulai keterlaluan! Aku keterlaluan bagaimana? Kita sedang selesaikan kerjaan. Pertanyaan bukan hanya aku yang tentukan! Aku janji pada kamu pengaturan tentang penulis model, tapi bukan berarti kamu boleh menginjak cita-cita aku. Siapa yang menginjak cita-cita kamu?

Kenapa kamu tiba-tiba tidak jelas gitu? Aku mengeluarkan tema ini untuk meningkatkan penjualan buku kamu, Tahu tidak? Buku aku tidak perlu dibantu dengan cara seperti ini. Malam musin dingin, angin sepoi-sepoi menyapu daun yang gugur. jatuh perlahan Seperti memainkan musik bulan Desember ini. Kak Shitou Kenapa kamu bisa tahu Sambungan kata belakangnya ini?

Naskah yang kamu koreksi sekarang ini, merupakan pengulangan karya Yu Xuan. ” Kepribadian Seseorang” novel ini 20 tahun lalu sudah lihat! Tapi sekarang, masih suka keluarkan lihat sebentar. Baca sendiri, 2 bait. Kak Shitou, Kamu benar-benar suka sekali Yu Xuan. Sudut pandang dia dan aku memiliki persamaan. Dan juga, hanya dari buku dia

Bisa dapat cinta sejati. Aku juga ada perasaan ini. Saat pacaran, cinta itu seperti kembang api, walau menarik tapi hanya sesaat. Cinta yang baru dimulai selalu indah. Demi cinta, kamu akan melakukan apa saja. Tapi mengikuti jalannya waktu, yang ada dalam cinta hanyalah kesakitan. Cara yang kamu ceritakan, apakah akan berhasil?

Kamu cukup ikuti apa yang aku katakan. Pasti membuat pemuda itu menjadi makin nurut. Hanya dengan cara kamu ini? Kalau sampai dia emosi, tunggu kamu lambaikan tangan, aku sudah jatuh dalam got. Kalau begitu, anggap aku tidak pernah cerita apa-apa. Apa maksud kamu? Pergi yang mana satu? Zimo, pemotretan hari ini melelahkan ya? Tidak capek.

Kurang berhasil? Tidak ada berhadil atau tidak. Kalau mau melakukan satu hal, pasti akan mendapatkan sedikit kesulitan. Tapi, sudah lewat! Tidak simpan dalam hati sudah cukup! Jangan khawatir! Kalau hadapi kesulitan masih bisa lakukan dengan baik? Kalau tidak, bagaimana? Sejujurnya, setelah masuk Resa, aku makin merasa tidak berpendirian. Tapi, bisa bagaimana lagi? Kadang-kadang

Bukan aku mau lakukan apa, tapi, mereka mau aku lakukan apa! Walaupun sudah ikuti kemauan mereka, Lakukan hal yang kamu tidak inginkan. Ujung-ujungnya pasti masih ada permintaan yang lebih tidak pantas yang sedang menunggu kamu. Terus kamu bisa apa? Hanya bisa bertahan. Bertahan sampai akhir, sudah tidak tahan. Mungkin bisa jadi ataupun tidak jadi.

Anggap saja sia-sia bertahan selama ini. Zimo, apakah ada yang mempersulit kamu? Li Xiao, Aku tidak ingin jadi model lagi. Kamu tidak ingin? Sebelumnya aku… Zimo… Aku tidak pernah bermaksud mengharuskan kamu jadi model. Aku suka kamu, maka aku ingin demi kamu jadi model yang paling hebat.

Bagaimana kalau suatu saat kamu sudah tidak suka sama aku? Atau nanti mungkin aku sudah tidak suka sama kamu? Pertahanan kamu sekarang ini bukankah percuma juga? Tidak! Kenapa kamu berpikir seperti itu? Maafkan aku! Aku tidak berpikir seperti itu.