【FULL】Standing in the Time EP7【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
Standing in the Time Episode 7 Aku butuh cara untuk menghubungi Lei Yang, baru aku bisa melanjutkan proofreading. Dia sedikit pun tidak memiliki dasar ilmu sastra. Bagaimana kau menempatkan seorang proofreader seperti ini? Email yang ditulis oleh Lei Yang tidak begitu enak untuk dibaca. Terlalu merasa dirinya yang paling benar. Ini adalah atasanmu? Dia adalah
Proofreader-ku. Di depan banyak orang melakukan pemotretan dengan berpakaian seperti ini. Sama saja dengan menjual badan. Kau tidak mungkin sudah dicuci otak oleh organisasi MLM, kan? Kau adalah seorang model, ya? Kau bekerja sebagai proofreader? Kau juga tahu tentang proofreading? Buku siapa yang kau lakukan proofreading? Keponakan Besar, tolong bawakan aku pena dan kertas.
Terima kasih. Sebentar, ya. Aku akan menjelaskannya padamu. Aku akan mengujimu dulu. Bibi ke-8. Terima kasih. Ingat jangan pakai minyak. Sudah tahu. Apa kau tahu tulisan apa ini? Kalau yang ini? Kau lihat apakah semua orang tidak mengetahuinya? Aku sekarang sedang proofreading buku yang ditulis oleh Lei Yang. Serangga Tanpa Kaki. Kenapa? Kau tidak tahu.
Jelas-jelas apa yang ditulis oleh Lei Yang tidak bisa dimengerti. Masih menyalahkan tingkat kecakapan budayaku yang rendah. Aku beritahu kau sedikit apa yang ditulis di dalam bukunya. Tidak perlu. Kau harus mendengarkannya. Terlalu sangat aneh. Di sebuah senja yang berawan. Sinar matahari menyinari dunia yang tercambuk ini. Di sebelahku penuh Sekelompok orang yang bersepatu.
Hanya aku sendiri yang tidak memakai apa-apa, bergeliat di atas ranting pohon. Aku menantikan hari dimana akan mencapai puncak tertinggi. Yang segera akan mengeluarkan keindahan. Apakah kau mengerti setelah mendengarkan beberapa kata ini? Aku rasa penulisnya menuliskan tentang seekor ulat bulu yang lemah. Menghadapi situasi dunia yang sedang kacau balau.
Tidak takut akan kesulitan dan bahaya. Bekerja keras untuk mencapai sasarannya. Di suatu hari berharap dari kepompong menjadi seekor kupu-kupu. Penulis pasti mengumpamakan dirinya sebagai seekor ulat bulu. Bermaksud untuk menjelaskan dengan menunjuk kepada anak muda yang bekerja keras di dalam lingkungan masyarakat. Zhou Zimo. Kau terlalu hebat juga, ya. Aku juga hanya sekedar menjelaskannya.
Aku merasa tulisan yang ditulis oleh penulis ini sangat bagus. Sangat bernilai sastra. Apanya yang bagus? Jika bisa ditulis dengan jelas seperti yang kau katakan. Pasti akan bagus. Kau bantu aku jelaskan lagi, apa maksud dari 2 kalimat di yang paling akhir. Di sebelahku penuh sekelompok orang yang bersepatu.
Hanya aku sendiri yang tidak memakai apa-apa, bergeliat di atas ranting pohon. Apa artinya ini? Li Xiao. Itu… Aku sudah makan kenyang. Kemudian. Terlalu banyak makan juga tidak bagus untuk pencernaan. Aku pergi dulu. Tuntutan pada dirimu sendiri sangat tinggi. Waktu masih pagi. Aku harus berlari pulang. Berlari pulang? Seberapa jauh kau harus berlari?
5-6 km. 5-6 km? Sampai bertemu lagi di lain kesempatan. Aku pergi dulu. Baik. Boss… Boss besar. Terima kasih mienya. Aku pergi dulu. Selamat jalan. Kau tidak perlu mengantarkan aku. Aku. Aku akan berlari. Kau hati-hati di jalan. Sampai berjumpa lagi. Sampai jumpa. Sampai jumpa. Boss. Boss besar. Aku pergi dulu. Sudah dipanaskan. Mengejutkan aku.
Siapa dia? Model, model. Kau lihat bagaimana dia makan mienya? Juga tidak ada sedikitpun tata karma. Model, model. Apakah kau bisa mempunyai sedikit selera? Seekor ulat bulu yang lemah. Hidup dengan teguh di dunia ini. Tidak takut akan kesulitan dan bahaya. Di suatu hari nanti dari sebuah kepompong berubah menjadi seekor kupu-kupu.
Katakan ada masalah apa. Tetapi tidak perlu dibicarakan jika masih tentang masalah mengganti proofreader Kau sebenarnya sudah menggantikannya untukku belum? Kenapa? Bahkan seorang proofreader saja tidak bisa kau atasi? Bukan begitu Wu Yu. Kau dengarkan kau. Akan aku penuhi semua persyaratan yang kau minta sekarang. Bagaimana kau meminta aku untuk merubahnya. Aku akan merubahnya.
Tetapi kau harus mengganti proofreader ini untukku. Matahari terbit dari barat. Penulis muda terbaik menyerah kepada seorang proofreader. Kau sebenarnya mau membantu aku untuk menggantikan dia atau tidak? Sebelumnya aku sudah berusaha keras, satu katapun kau tidak bersedia. Sekarang di luar dugaan mengajukan untuk merevisinya sendiri. Ini membuktikan pengaruh proofreader ini sangat besar.
Jadi aku memutuskan untuk tidak menggantinya. Wu Yu, aku beritahu kau. Jika kau tidak mengganti proofreader-nya untukku, bukuku tidak akan diterbitkan di tempatmu. Kita sudah ada kontrak di awal. Jika kau melanggar kontrak, kau akan menghadapi kompensasi yang sangat besar. Dan juga. Selain aku yang menerbitkan bukumu, siapa lagi yang mau menerbitkannya?
Jadi aku peringatkan kau. Cepat lihat apa yang disarankan orang itu kepadamu. Kemudian buka komputer, perbaiki dengan baik. Halo? Kau sedang apa? Zhou Zimo. Tidak ada masalah, kan? Kau jelaskan cinta itu apa? Kau jelaskan cinta itu apa? Sebenarnya aku memintamu untuk tinggal di rumahku. Karena aku takut kau akan melarikan diri.
Kau bilang di saat cinta mulai bersemi, sebenarnya harus menunjukkan diriku yang sebenarnya, atau harus menunjukkan kesempurnaan namun aku yang tidak begitu nyata. Dirimu yang sebenarnya. Kau sudah cukup nyata. Tetapi aku sekarang tidak tahu, bagian mana dari diriku yang benar-benar nyata. Kau jelaskan mengapa dunia ini begitu menakjubkan. Begitu kecil tetapi juga begitu kebetulan.
Zhou Zimo. Aku merasa tidak ada yang salah dengan cinta. Kau di waktu yang tepat, di tempat yang tepat, bertemu dengan orang yang tepat. Tetapi aku rasa kita berdua sama sekali tidak termasuk dalam kategori itu. Kau? Xia Fan, apa yang sedang kau pikirkan? Aku karena seorang wanita. Aku tidak tahu harus bagaimana.
Diriku sendiri, aku yang semula, aku yang nyata semuanya kuperlihatkan di depan dia. Aku? Tetapi dia tidak ada cara untuk menyatukan ketiganya. Aku tanya apakah kalian anak muda di bidang seni dan sastra, semuanya mengobrol dengan cara seperti ini? Bisa dibilang, kau menyukai seorang gadis. Kau ingin bersama dengan dia. Kau ingin bertemu dengan dia.
Aku setiap saat ingin bertemu dengan dia. Ini cinta pertamamu? Wanita ini tidak sama dengan orang lain. Dia sangat spesial. Aku mengakui kalau aku ada perasaan kepada dia. Tetapi… Aku ada sedikit takut kepada dia. Dia terlalu kuat? Bukan. Dia… terlalu ceplas-ceplos. Lei Yang, apa kabar. Hari ini makan bersama seorang teman.
Dia adalah seorang model. Tetapi dia sangat memahami karyamu. Kata-kata pendahuluan di dalam bukumu. Dia menjelaskan dengan lebih gampang untuk dipahami. Seekor ulat bulu yang lemah. Dengan teguh hidup di dalam dunia yang kacau ini. Tidak takut akan penderitaan. Bekerja keras untuk mencapai sasarannya. Berharap dirinya di suatu hari dari kepompong berubah menjadi kupu-kupu.
Aku tahu. Kau ada seni sastra yang ingin kau kejar. Tetapi pada akhirnya seni sastra akan kembali lagi kepada pembaca. Harus membuat pembaca mengerti terlebih dahulu. Benar tidak? Zhou Zimo. Hari ini menjadi seorang super model. Ayo jalan. Kita akan kemana? Ikut saja. Kau mau membeli buku? Untuk apa aku membeli buku?
Aku tidak suka membaca buku. Aku suka melihat gambar. Tidak suka membaca buku? Tetapi menjadi seorang proofreader? Siapa yang membuat aturan seorang proofreader harus suka membaca buku? Tetapi tidak perlu kau jelaskan. Belakangan ini aku melihat begitu banyak huruf. Seperti ada perasaan terhadap kata-kata. Untuk apa kita kemari? Apakah kau masih ingat sebelumnya,
Aku pernah mengatakan kepadamu tentang seorang penulis bernama Lei Yang? Aku ingat. Kenapa? Kakak Shitou kami mengatakan, dia sebelumnya pernah mengeluarkan sebuah kumpulan prosa bernama cahaya surga pagi. Isi di dalamnya mendapatkan penghargaaan pertama lomba karangan dengan ide terbaru. Mengerti. Aku rasa penghargaan pertama ide terbaru sangat sulit untuk didapatkan. Sangat bernilai tinggi.
Barangkali kau akan mengerti saat melihat bukunya yang sebelumnya. Bukunya yang berjudul Serangga Tanpa Kaki. Tidak mungkin. Aku sudah putus asa dengan Serangga Tanpa Kaki karya Lei Yang. Pada dasarnya dia adalah seorang yang keras kepala. Sebenarnya aku hari ini datang untuk mencari cahaya surga pagi. Ingin melihat apakah di dalamnya ada foto dia.
Aku ingin lihat wajah orang yang bisa menuliskan kata-kata seperti ini. Kenapa? Kau bantu aku cari lagi dengan teliti. Judulnya cahaya surga pagi. Aku merasa. Untuk apa kau memperdulikan bagaimana penampilannya. Dia hanya orang biasa. Kau bilang. Dia punya sepasang mata, sebuah mulut. Jika penampilannya jelek, akan berpengaruh pada suasana hatimu. Tetapi jika dia adalah
Seorang yang tampan. Kau akan terperangkap dalam kebingungan. Bagaimana mungkin? Kau pikir, dia bisa menuliskan kata-kata seperti itu. Bagaimana mungkin dia berpenampilan tinggi dan tampan? Tahu tidak, ada sebuah kata yang dinamakan akan diputuskan setelah melihatnya. Aku ingin lihat penampilannya seperti apa. Dengan begini Kira-kira aku akan mengerti mengapa dia bisa menuliskan kata-kata seperti ini.
Aku akan menuruti perasaannya. Dengan benar memberikan pelajaran kepada dia. Bukan. Aku merasa ini sedikit terlalu subyektif. Tidak akan. Kau bantu aku cari lagi dengan teliti. Judulnya cahaya surga pagi. Ingat, ya. Zimo. Dia bilang ada di tempatmu. Li Xiao. Aku menemukannya. Hush. Hebat sekali. Betul, betul, betul. Lei Yang. Benar ini bukunya.
Benar tidak ada fotonya. Aku tahu. Lei Yang, pasti karena merasa rendah diri dengan penampilannya. Jadi tidak memasukkan fotonya. Kegelapan masih menyelimuti kota kecil ini. Namun aku sudah lebih dulu masuk ke dalam dekapannya. Berjalan di jalan yang dibasahi oleh embun. Aku selain bisa dengan jelas mendengar suara sepatu yang bergesekan dengan tanah.
Masih ada sebuah suara yang berulang kali menderaku. Memasuki kegelapan yang ada di jalanan. Apakah bisa berjalan sampai fajar menyingsing. Sampai secercah cahaya matahari menembus kegelapan ini. Membuat lubang itu semakin lama semakin terbuka lebar. Karenanya embun di dalam udara juga bertambah banyak. Suara yang menguap. Suara yang hangat.
Aku menghentikan langkahku, membuka lebar kedua lengan. Bermandikan cahaya surga pagi. Aku pikir aku sudah mendapatkan jawabannya. Sudah selesai? Sangat bagus. Bagaimana tulisannya? Bagus. Aku merasa sangat bagus. Tidak tahu apakah kau yang bagus membacakannya atau ditulis dengan bagus. Aku merasa seharusnya ditulis dengan bagus. Penulis menuliskan tentang harapan di masa depan. Lebih banyak
Menuliskan tentang kerinduan dan pengharapan akan masa depan. Aku merasa, tema Serangga Tanpa Kaki dengan apa yang ditulisnya, ada banyak bagian yang memiliki kesamaan. Mungkin karena suasana hati penulis yang berubah. Kenapa bisa jadi seperti kau sudah pernah Serangga Tanpa Kaki? Bukankah kau sebelumnya pernah mengatakannya sedikit kepadaku? Sembarangan menebak. Aku merasa
Kau benar-benar sangat hebat. Lalu. Aku sudah tahu. Kau berbeda dengan orang lain. Jika kau menjadi seorang penulis, pasti akan lebih hebat ratusan kali dibandingkan Lei Yang. Sungguh. Nanti minta kepada keponakan besar untuk membuatkanmu beberapa masakan yang enak. Tidak perlu. Di malam hari makan seperti ini akan membuatku gendut. Iya. Aku sampai lupa.
Seharian ini kau menemani aku. Pasti sangat kelelahan, kan? Tidak. Aku sangat gembira. Aku juga sangat gembira. Aku pulang dulu. Zhou Zimo. Kau pasti akan menjadi seorang model paling hebat. Sudah pulang? Pacarannya tidak lancar? Aku lapar. Aku mau makan telur ayam. Kau pergi berkencan dengan seorang gadis. Bahkan sampai tidak makan?
Kau bilang apakah seharusnya perasaan cinta baru akan indah, jika dia berhenti di dalam angan-angan saja? Kenapa tiba-tiba bertanya seperti ini? Hanya merasa, jika tiba-tiba ada satu hari orang itu melihatmu. Namun bukan kau yang sebenarnya di saat itu. Kau akan berpikir, apakah akan melanjutkannya atau tidak. Kau sedang memikirkan apa? Siapa saja bersedia
Di awal mula percintaan, menunjukkan sisinya yang paling baik kepada pasangannya. Siapa yang di awal mula mau menampakkan sisinya yang paling jahat dan buruk kepada pasangannya. Tetapi ini adalah kebohongan. Kau begini sangat picik. Yang terpenting adalah kau sangat menyukai pasanganmu. Jika dia merasa itu bukanlah kau yang sebenarnya. Apakah kau bersedia berubah demi dia?
Keduanya memiliki perbedaan yang sangat besar. Aku tidak bersedia melepaskan diriku yang sebenarnya. Dia menyukai seorang model yang tampan dan menarik. Aku hanyalah seorang penulis yang tidak memiliki pencapaian apa-apa. Keduanya memiliki perbedaan yang sangat besar. Ini tidak bertentangan. Semuanya adalah kau sendiri. Kau katakan saja kepada dia. Kemampuan cinta sangat besar.
Jangan makan kuning telur. Nanti saat dia keluar mencari masalah denganmu. Kau harus tetap bertahan. Ini adalah pertarungan hidup dan mati antara kau dan penulis. Editor Wu. Li Xiao pertama kali menjadi seorang proofreader, tidak berpengalaman dengan genre buku seperti ini. Sembarangan menulis. Aku akan membawanya kembali untuk direvisi. Kemudian akan diantarkan kepada Anda. Cantik.
Sangat cantik. Benar-benar sangat cantik. Semua masalah yang kau sebut semuanya benar. Semuanya ingin aku komunikasikan dengan penulis. Emailmu dengan dia semua sudah aku lihat. Aku ingin meminjam naskah yang sudah diedit ini, untuk diperlihatkan langsung kepada penulis. Biar anak itu bertambah pengetahuannya. Dia adalah orang baru bukan kau. Editor Besar Wu.
Hanya merevisi 3 kali langsung menyerahkan naskah. Kau sudah melanggar aturan. Semua aturan demi memberikan pelayanan. Selama bisa memberikan manfaat kepada penulis yang merasa kemampuannya sangat tinggi. Lao Wu. Direktur. Terlalu kelewatan untuk sebuah pujian. Katakan, bagaimana untuk berterima kasih kepadaku? Sangat berterima kasih, benar-benar berterima kasih. Lebih nyata sedikit. Ada. Ada yang nyata.
Penghargaan untukmu. Benar-benar memujiku, ya? Sampai jumpa. Sebentar. Jangan cemas. Tidak peduli kau dari sejauh apa kau datang, aku pasti akan menunggumu. Terima kasih. Apakah belakangan ini terlalu letih bekerja? Aku melihat di dalam matamu ada beberapa guratan merah. Terlihat begitu jelas, kah? Sebelumnya penulis yang berada dalam tanggung jawabku, memberikan aku sebuah kartu spa
Dan sebuah lipstik. Mungkin dia mengira aku ada pacar. Aku simpan juga tidak berguna. Untukmu saja. Pergi lakukan perawatan dengan baik. Warna lipstik ini juga sangat cocok denganmu. Wu Yu. Kau sedang menggodaku? Mana ada? Ini hanya perhatian biasa di antara sesama pekerja. Ambil ini. Kau terlalu cerewet. Ambil ini. Jangan sungkan.
Taruh di tempatku juga sia-sia. Maaf. Sebelumnya ucapanku kepadamu sedikit keterlaluan. Seni sastra banyak jenisnya. Penyampaian secara langsung adalah sebuah cara. Mungkin gaya tulisannya agak sedikit menusuk di bagian depan. Tetapi sebenarnya ini adalah sebuah sindiran dan penyampaian perasaan di dalam masyarakat saat ini. Ini juga adalah salah satu cara penyampaian di dalam seni sastra.
Tetap berterima kasih untuk saran berharga yang kau berikan untukku. Dan juga untuk kerja kerasmu dalam mengerjakan proofreading bukuku. Lei Yang, apa kabar. Belakangan ini aku berkenalan dengan seorang model. Orang yang sebelumnya pernah aku ceritakan kepadamu. Dia sangat suka membaca Kumpulan prosamu yang paling awal. Orangnya tampan dan juga memiliki kepribadian yang sabar.
Yang dia pahami tidak sedikit darimu. Jika menulis buku, mungkin lebih hebat darimu. Dia membacakan sedikit bagian dari kata-kata di dalam buku pertamamu. Saat itu aku merasa kata-kata yang ditulis olehmu sangat bagus. Tidak seperti Serangga Tanpa Kaki. Itu sulit untuk dipahami. Semoga kau terus semangat. Menuliskan buku seperti cahaya surga pagi.
Yang bisa membuat semua orang mengerti dan mennyetujuinya. Aku tidak setuju, Wu Yu. Kau begini tidak termasuk memberitahukan lebih awal. Tidak termasuk memberitahukan lebih awal. Guru Yun Zhi siapa? Dia adalah seorang sastrawan besar di dunia sastra seluruh China. Guru Yun Zhi memberikan kehormatan, kepada penerbit kita untuk menerbitkan buku barunya. Justru kau bagus.
Kau membiarkan seorang yang baru dan tidak berpengalaman dalam melakukan proofreading. Aku tanya kau, jika ada kesalahan siapa yang akan bertanggung jawab? Aku, aku! Kau jangan bercanda denganku. Jika ada kesalahan kau juga tidak akan sanggup untuk mempertanggung jawabkannya. Kau juga tahu bagaimana perangai Guru Yun Zhi. Terkenal sangat keras. Temperamennya tidak baik.
Karena aku mengetahui temperamen Guru Yun Zhi tidak bagus. Jadi aku baru memutuskan untuk meminta Li Xiao untuk melakukan proofreading. Apa maksudnya? Tidak perlu untuk menanyakan alasan detailnya. Tetapi aku bisa memberikan jaminan kepadamu. Meminta Li Xiao untuk melakukan proofreading, sama sekali tidak akan ada masalah. Tidak bisa. Begini. Aku. Aku tetap tidak tenang.
Kau beritahukan dulu alasannya kepadaku. Aku tidak bisa memberitahukan alasannya kepadamu. Aku sudah berjanji pada dia. Guru Yun Zhi. Sudah berjanji pada Guru Yun Zhi? Apa yang kau janjikan? Apakah Guru Yun Zhi kenal dengan Li Xiao? Tentu saja tidak mungkin. Mereka memang ada… Mungkin ada sedikit kesamaan. Aku tahu kau tidak tenang.
Aku bisa sekali lagi menjamin kepadamu. Tidak peduli apapun persoalan yang akan muncul, masalah apa yang akan muncul. Semua tanggung jawab aku Wu Yu yang akan menanggungnya semua. Yun… xiu… bang (Awan Indah di Sungai Kecil). Aku tahu. Yunzhi, tidak pernah lihat. Kecakapan seni sastramu benar-benar nol.
Sekarang yang sedang tayang ‘Angin musim semi di tahun itu’. Diadaptasi dari novel Guru Yun Zhi. Saat buku ini diterbitkan, di tahun itu mendapatkan penghargaan sebagai naskah sastra yang membingungkan. Ternyata itu dia? Ternyata itu dia? Apa kau tahu betul, ya? Aku tahu nama pemeran pria utama di drama ini. Sangat tampan. Benar.
Yang aku dengar aslinya juga sangat tampan. Benarkah? Dia ada… Berhenti, berhenti, berhenti, berhenti. Sudah cukup gosipnya. Kembali bekerja. Kita bicarakan hal serius. Li Xiao. Karena sebelumnya kau dengan baik menyelesaikan editan Lei Yang. Aku bisa dikatakan melihatmu dengan pandangan yang baru. Jadi kali ini aku memutuskan, tentu saja dengan persetujuan Direktur Lu. Aku memutuskan
Menyerahkan kepadamu untuk mengedit tulisan terbaru Guru Yun Zhi, Awan Indah di Sungai Kecil. Tidak bisa. Aku tidak akan mampu. Sebelumnya aku melakukan proofreading buku Lei Yang. Hampir saja aku kehilangan separuh nyawaku. Naskah sastra seperti ini tidak akan aku kerjakan lagi. Direktur, tolong cepat berikan proofreading Resa kepadaku. Benar.
Bukan kita yang melakukan proofreading Resa Luka yang sudah sembuh tidak sakit lagi. Mereka sudah mengeluarkanmu. Kau masih berinisiatif sendiri. Direktur. Kali ini aku mengajukan untuk melakukan proofreading buku Guru Yun Zhi. Kali ini bukan Lei Yang. Tetapi Guru Yun Zhi. Editor Wu. Kali ini… Li Xiao. Apakah kau ada lihat.
Semua orang memperebutkan kesempatan ini. Aku berikan langsung kepadamu kau tidak mau. Editor Besar Wu. Pertama-tama aku sangat berterima kasih kepada Anda, yang sudah memberikan kepercayaan kepadaku. Yang paling utama. Aku benar tidak tertarik pada naskah sastra seperti ini. Kau tertarik pada apa? Aku. Itu. Gaya rambut? Make-up, anting, kalung. Memadukan aksesoris, betul tidak?
Kalau tidak pasti beberapa hal ini. Barang mewah bermerek, nama desainer. Aku beritahu kau. Semua hal yang kau banggakan ini. Setiap orang di jalanan semua mengetahuinya. Kau kita bersandar pada beberapa hal ini bisa menjadi seorang editor fashion? Mimpi! Kau, dengan kemampuan yang kau miliki sekarang. Jangankan Resa di lantai atas, atau proofreading bagian ini.
Bahkan pintu di gedung Dongfan saja kau tidak bisa masuk. Wu Yu, apa yang kau katakan? Liang Zi. Liang Zi. Bukan. Editor Wu. Aku benar bisa. Aku tahu, aku tahu. Maaf. Ucapanku terlalu keterlaluan. Mungkin melukai kau. Tetapi aku berharap kau bisa mengerti, apa yang ingin aku katakan. Biarpun
Di masa depan ingin menjadi seorang editor atau menjadi seorang proofreader. Kau sekarang adalah seorang Proofreader. Kau seharusnya menangkap semua kesempatan yang ada. Untuk meningkatkan kemampuan sastramu. Seperti yang kau katakan, melakuan proofreading Serangga Tanpa Kaki karya Lei Yang, adalah perjalanan penderitaanmu yang pertama. Hampir kehilangan separuh nyawamu, betul tidak? Jadi ini persis menunjukkan
Di dalam hatimu kau mengetahuinya. Apa itu seni sastra yang sesungguhnya? Ini adalah seni sastra yang sesungguhnya. Yang sesungguhnya, seni sastra yang indah. Kau taruhan dengan aku. Bertaruh apa? Jika proofreading kali ini aku tidak melakukan kesalahan apa pun, kau harus mentraktir aku makan barbekyu. Tidak masalah. Barbekyu cumi-cumi. Sepakat. Li Xiao.
Dia dengan cepat menyetujuinya, pasti ada tipuan. Untuk apa takut? Xia Fan. Malam minggu ini aku ada sebuah voucher restoran. Mau ikut tidak? Baik. Ajak Li Xiao sama-sama pergi. Aku masih ada sebuah kartu spa. Sehabis makan kita pergi bersama. Dia malam ini ada lembur. Tunggu dia. Baiklah. Kartumu ini diberikan oleh Editor Wu, kan?
Editor Besar Wu? Wu Yu. Cumi-cumi penipu busuk itu memberikan kau kartu. Apa maksudnya? Hanya sebuah kartu. Jangan sembarangan menghubungkan kami. Xia Fan. Apakah kau seekor babi? Dia sangat jelas sedang mengejarmu. Pikir pakai jempol kakimu saja sudah tahu. Aku tidak memikirkannya sampai ke sana. Xia Fan. Kau memikirkannya atau tidak itu urusanmu.
Tetapi dia memberikan kau kartu. Kau menerimanya. Itu adalah masalah lain. Kau sangat hebat juga, ya. Kau harus memikirkannya dengan jelas. Wu Yu penuh dengan jebakan. Aku beritahu kau, orang yang mengejarmu tidak hanya satu orang. Kau jangan mau dibohongi. Sudahlah. Pijat dulu. Bicarakan hal yang lain. Tidak bisa. Harus tetap dibicarakan. Aku tahu,
Editor Besar Wu ini, juga termasuk orang nomor satu di Dongfan ini. Aku beritahu kau. Orang seperti ini Kau harus menjaga dirimu. Kau harus menggunakan sedikit tenaga. Semakin kau menjaga diri. Dia akan semakin berinisiatif mengejarmu. Itu namanya kau sedang memainkan perasaan. Masih menjaga diri. Kalau mau ya mau. Kalau tidak ya tidak. Xia Fan.
Kau harus menanyakannya dengan jelas. Jika dia memberikan kartu itu karena ada perasaan denganmu. Kau harus mengembalikannya. Termasuk uang yang kali ini. Sekalian bayar kembali kepada dia. Apa yang kau tahu? Tidak pernah berpacaran. Siapa yang tidak pernah berpacaran? Siapa yang tidak pernah berpacaran? Sekarang itu persiapan. Ada apa ini? Siapa? Xiao. Katakan.
Tidak akan aku beritahu kalian. Lanjutkan. Katakan. Nikmati saja. Lihat tertawamu yang seperti itu. Sudah datang. Direktur. Kau mencariku? Bukan. Mencari dia. Umpan balik untuk Guru Yun Zhi sudah tiba. Aku kali ini tidak menuliskan apa-apa. Saran yang aku tuliskan semuanya dengan cara bertanya. Aku sangat sopan. Wu Yu. Sebenarnya Guru Yun Zhi mengatakan apa?
Lebih baik kau mendengarkan sendiri apa yang dia katakan. Guru Yun Zhi ingin bertemu. Kenapa Guru Yun Zhi tiba-tiba ingin bertemu denganku? Kau paling memahami seorang penulis. Kau bantu aku untuk menganalisanya. Ini sulit untuk dijelaskan. Ada kemungkinan marah besar karena teorimu yang kekanak-kanakan. Dia harus melampiaskannya di depanmu. Apa yang dimaksud dengan kekanak-kanakan?
Pendapatku sangat mengenai sasaran. Apakah karena kata-kataku terlalu tajam? Jika tidak saat masuk nanti, aku akan meminta maaf dulu kepada dia. Kau hari ini kenapa? Biasanya sangat keras terhadap penulis lain. Misalnya seperti Lei Yang. Mana bisa disamakan. Guru Yun Zhi penulis dengan tingkatan apa? Lei Yang hanya seorang anak kecil. Kau juga tahu, ya?
Guru Yun Zhi ada? Guru Yun Zhi ada di dalam. Guru Yun Zhi. Membuat Anda menunggu lama. Apa kabar. Ini adalah orang yang ingin Anda temui. Proofreading buku terbaru Anda. Li Xiao. Guru Yun Zhi, apa kabar Anda. Namaku Li Xiao. Benar-benar minta maaf. Pendapat yang aku tuliskan lebih langsung ke pokok masalah.
Jika ada yang melukai hati Anda, berharap Anda bisa memakluminya. Tidak perlu sungkan. Silahkan duduk, silahkan duduk. Kopi. Duduk. Li Xiao, ya? Aku sudah melihat naskah proofreading-mu. Benar sangat sedikit ada orang yang memberikan pendapat seperti itu pada bukuku. Jadi aku juga sangat penasaran. Kau sebenarnya orang yang bagaimana. Tidak disangka.
Seorang gadis muda yang cantik. Seorang gadis muda yang cantik. Membuat Anda tertawa, Guru Yun Zhi. Aku orangnya lebih keras. Jika ada hal yang tidak mengena di dalam hatiku, aku tidak akan bisa menahannya. Harus diutarakan keluar. Jauh lebih banyak kerasnya. Di bagian proofreading sangat terkenal. Sangat hebat. Anak muda ada daya seperti ini.
Bagus sekali. Aku juga seharusnya banyak belajar kepada anak muda. Kalau tidak setelah bukunya memasuki pasar. Penjualannya tidak bagus. Bagaimana aku harus mempertanggung jawabkannya kepada Editor Wu? Guru Yun Zhi. Anda jangan mengatakan seperti itu. Anda kali ini bisa kembali memberikan buku terbaru Anda kepada Dongfan, adalah sebuah kehormatan bagi Dongfan.
Dan aku sebagai pribadi ingin mengatakan, aku lebih ingin berterima kasih kepada Anda. Pembinaan dan kepercayaan selama bertahun-tahun kepada kami. Tidak perlu sungkan. Jangan lupa kita ada perjanjian. Hal yang kau janjikan kepadaku. Tenang saja, pasti akan aku laksanakan. Ada janji? Yang tidak perlu ditanyakan jangan ditanyakan. Jangan canggung, kopinya diminum. Direktur.
Sekarang cemas juga tidak berguna. Bertemu dengan orang baru seperti Li Xiao, tak terelakkan seorang penulis ada perasaan tertekan. Apalagi ini adalah Guru Yun Zhi. Jika aku bilang, daripada mencemaskan Li Xiao, lebih baik kita berpikir bagaimana menjelaskannya kepada atasan. Apa yang harus dijelaskan? Karena Wu Yu yang memutuskan dari awal,
Sekarang timbul berbagai macam kondisi. Seharusnya semua harus dia yang bertanggung jawab. Guru Yun Zhi, Anda tidak marah kepadaku, kan? Tentu saja. Kau kira aku adalah seseorang yang sempit hatinya? Aku rasa tidak. Pas baru saja memasuki pintu, dia selalu menakuti aku. Aku beranggapan Anda adalah seorang yang sangat keras. Tetapi setelah aku melihat Anda,
Aku teringat sebuah kalimat. Orang yang semakin sukses, semakin besar sistemnya, suasana hatinya juga semakin damai. Sebegitu parah, ya? Benar. Karena sebelumnya aku melakukan proofreading pada buku seorang penulis muda. Yang ditulisnya adalah, sengaja membingungkan orang dan tidak bisa dimengerti. Aku dengan baik hati mengemukakannya keluar untuk didiskusikan dengan dia. Tetapi tidak disangka,
Dia masih membandingkanku dalam segala hal. Tidak apa. Kau katakan saja. Aku lanjutkan ceritanya. Sebelumnya aku mengerjakan proofreading karya Lei Yang, Serangga Tanpa Kaki. Mendengar nama buku ini, dan isi yang ditulisnya sama sekali membuat orang tidak mengerti. Tetapi dia sendiri Memperindahnya dengan menyebutnya sebagai uji coba seni sastra, novel polifoni. Sebenarnya dia mengambil beberapa
Kata yang tidak jelas dari sebuah puisi, untuk menyalurkan perasaannya sendiri. Sama sekali berbeda dengan buku terbaru Anda sekarang. Tidak berhenti mengatakan tentang perubahan yang terjadi di kota selatan dan nasib beberapa generasi manusia. Sebagai seorang pembaca aku mempunyai perasaan substitutif yang sangat besar. Dan juga aku bisa mendengar dan merasakan langsung perasaan yang tertuang
Di antara baris kata Anda. Sama sekali berbeda dengan Serangga Tanpa Kaki. Hal ini sudah dikatakan oleh Editor Wu kepadaku. Dia masih bilang kau secara khusus menuliskan email kepada penulis. Secara teliti mengemukakan pendapatmu sendiri. Betul. Tentu saja harus aku kemukakan. Karena buku itu akan dibaca oleh orang. Jika tidak mengerti,
Untuk apa dikeluarkan, betul tidak? Sangat bagus sekali. Buku untuk dibaca oleh orang. Wu Yu. Kau adalah editor. Bagaimana bisa menerbitkan buku seperti ini? Bukan. Guru Yun Zhi. Aku justru beranggapan yang terpenting dari sebuah buku adalah adalah isinya. Dan juga bakat penulisnya. Tentu saja seorang penulis muda pasti ada semacam
Keinginan untuk menggunakan kata-kata yang mengejutkan tiada akhir. Benar kekanak-kanakan. Tetapi kedahsyatan gaya di dalam isinya, kepribadian seperti ini perlu untuk dijaga. Sangat berharga sekali, patut untuk diberikan semangat. Sebentar. Editor Besar Wu. Apa yang dimaksud dengan isi yang memiliki kepribadian? Harus diberikan semangat. Bisa menerbitkan buku. Logika seperti apa ini?
Bukankah kau selalu pemilih, kan? Wu Yu. Kau harus banyak berkomunikasi dengan Lei Yang. Pendapat gadis kecil ini singkat tetapi benar. Lebih dalam dibandingkan kau.