【FULL】Standing in the Time EP2【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
Standing in the Time Episode 2 Namaku Li Xiao. “Xiao” yang artinya “sekolah”? Pegawai magang, kapan akan menjadi pegawai tetap? Mestinya tidak lama lagi. Kalau Xiao Lu tidak kembali Kau mungkin bisa menjadi pegawai resmi. Aku adalah seorang penulis. Maksudku kau dengan tidak mudah menulis sebuah buku, judul bukunya pun aku tidak mengerti.
Itu kau yang tidak mengerti. Bukan berarti orang lain juga tidak mengerti. Kami sedang melakukan seleksi model amatir. Aku tidak berminat dalam bidang itu. Aku ingin mencari dia. Berdoa kau bisa menjadi pembaca Resa selamanya. Tentu saja aku akan menjadi pembaca Resa selamanya. Aku anggap sebagai doa untuk diriku sendiri saja. Oke?
Boleh, tentu saja boleh. Aku salah, maaf. Aku tidak seharusnya bercanda dengan hal ini. Lagipula aku bukan orang yang perhitungan. Hatimu lebih luas dari langit. Hari ini kata-katamu terkesan menggelikan, ulang sekali lagi. Semoga Li Xiao menjadi karyawan resmi di Resa. Rekan kerjaku kita saling melengkapi. Paling tidak jika dipikir dari sisi keegoisanku,
Keanggunanku masih tidak sia-sia, benarkan? Begini masih lumayan. Enak. Enakkan? Enak. Aku merebusnya selama satu sore. Enak. Aku pulang. Xiaoxiao sudah pulang ya. Tepat sekali, tepat sekali. Aku ambilkan semangkuk sup tulang untukmu. Aku sudah makan. Jangan naik. Sup ini harus diminum. Sangat enak. Mari, mari, mari… cicipi. Enak. Sangat enak. Terima kasih keponakanku
Mari, mari, mari. Aku memasaknya selama satu sore, sangat bergizi. Ayo cicipi. Lupa masukkan garam dan penyedap rasa. Garam terlalu banyak tidak bagus untuk tubuh, penyedap rasa terlalu banyak menyebabkan kanker. Jadi bagaimana minum? Minum saja begitu. Tidak ada rasanya. Minum saja begitu. Habiskan. Bibi Ke-8, ini sangat bergizi. Darimana kau melihatnya? Aku… Adik Lin,
Kasih dia lihat postingan publik. Baik, baik, baik. Coba kau lihat, lihat sebentar. Aku bacakan untukmu. Saat memakai kontak lens jaga jarak dengan suhu tinggi, jika tidak kontak lens akan meleleh di dalam mata. Bon kertas belanja di supermarket harus segera dibuang, jika disimpan terlalu lama di badan mudah menyebabkan kanker. Kaktus…
Besok bawa ke kantor. Mulai dari sekarang katakan selamat tinggal dengan radiasi computer. Semua ini kalian dengar dari mana? Ini semua adalah gossip. Mengapa kalian begitu tidak berpendidikan? Itu yang kau katakan bon kertas belanja sebabkan kanker, jadi bagaimana dengan kasir supermarket? Semuanya terkena kanker? Sungguh menakutkan. Dan kaktus ini, menangkal radiasi dan kanker? Benar.
Kalau begitu mengapa tidak letakkan saja kaktus sebanyaknya di rumah sakit? Buat apa lagi ada dokter di rumah sakit? Dan juga ini, makan garam kebanyakan tidak bagus untuk tubuh. Makan penyedap rasa mudah terkena kanker. Kalau begitu tidak ada gizi. Apa yang akan terjadi pada tubuh orang yang tidak punya gizi? Lalu sup ini…
Sudahlah, sudahlah, jangan dilanjutkan lagi. Lihat siapa yang mengirimnya. Ibuku? Betul, nenek bibi yang mengirimnya. Pengetahuan tentang bakti dan kesehatan. Hal-hal yang diungkit di dalam yang sering kita anggap sepele ini sebenarnya sangat penting, mengerti! Tidak berpendidikan! Tidak berpendidikan itu tidak menakutkan, yang menakutkan adalah tidak berpendidikan tapi sok berpendidikan. Kenapa melototiku?
Jika begitu telepon saja ibumu. Tidak perlu telepon. Postingan publik ini khusus dibuat untuk mengelabui orang-orang paruh baya seperti kalian ini. Terutama wanita paruh baya, mengerti? Maksudku bukan kau, adik Lin. Kalian percaya atau tidak, selanjutnya postingan publik ini akan mulai menjual obat pada kalian. Mengerti? Tidak jual! Postingan publik ini semuanya gratis, tahu!
Ini adalah niat baik orang. Anak muda janganlah berpikiran jika masyarakat sekarang penuh dengan kegelapan. Cobalah berpikir lebih positif. Kau bilang ini semua tidak benar. Semuanya bohong, semuanya asal bilang. Kau beritahu kami apa yang benar? Giliran kau yang mengatakan, apa yang bisa kau katakan? Mari, Guru Qin… kau ajari dia. Menurutku, anak muda
Seharusnya banyak dengar, sedikit berbicara. Terimakasih untuk kalian. Tunggu di sini. Pengetahuan umum palsu yang menyesatkan orang. Postingan publik yang tidak berhati nurani. Kalsium dalam tulang sangat sulit untuk dilarutkan keluar. Kalsium yang keluar dari sup tulang hanya sangat sedikit, tidak mungkin untuk memenuhi kebutuhan kalsium tubuh sehari-hari. Berdasarkan hasil tes dan pemeriksaan radiasi, kaktus
Tidak memiliki efek menangkal radiasi. Sampai saat ini belum ditemukan satupun tanaman yang mampu menangkal radiasi. Kontak lens yang memenuhi syarat dalam kondisi suhu yang tinggi tidak akan berubah bentuk. Pada kondisi mata dengan kelembapan cukup, akan lebih tahan terhadap suhu panas. Bon kertas supermarket mengandung BPA, tetapi kaitannya dengan tubuh seseorang hampir tidak ada.
Orang biasa dalam sehari hanya berhubungan dengan beberapa bon kertas, tidak akan menyebabkan kanker. Masih ada lagi, Kandungan utama pada penyedap rasa adalah MSG yang berguna untuk mengobati hepatitis kronis, koma pada hati, epilepsi, asam lambung dan penyakit lainnya. Tidak memiliki kemungkinan menyebabkan kanker. Zhou Zimo. Bangun! Bangun! Pagi- pagi begini kau kenapa?
Kau cepat bangun! Masih berani tidur di sini. Apakah… Apakah kau ingin membuatku mati? Apakah ingin membuatku mati? Kau lihat sendiri, kau lihat, ayo lihat. Sudah dituntut sebanyak 500 kali, masih ada orang yang khusus mengirim sindiran di akun Weibo.
Sudah masuk ke Re Shou! 205 00:08:50,400 00:08:51,479 上热搜了 Sudah masuk ke Re Shou! Mari, kau lihat sendiri. Ambil dan lihat sendiri! Lihat! Masih bisa tidur. Tertawa apa? Pengetahuan umum palsu yang menyesatkan orang. Postingan publik yang tidak berhati nurani. Lihat bahasanya sangat beracun, kau masih bisa tertawa.
Apa yang dia katakan juga tidak salah. Lihatlah iklan yang kau buat, jika bukan memakai informasi palsu pasti hanya kerja asal-asalan. Coba kau pikir jika tidak melaporkan kau mau melaporkan siapa? Tetapi orang yang kau bilang ini cukup menarik. Zhou Zimo! Kau lihat dulu dengan jelas. Yang dituntut di akun weibo ini
Adalah pengetahuan umum palsu yang kau tulis bukan iklan yang aku iklankan. Apa hubungannya pengetahuan umum palsu ini denganku? Kau mencarikanku beberapa website dari internet dan menyuruhku sembarang temple. Mengapa sekarang balik menyerang aku? Kenapa kau tidak memilih yang benar untuk ditempel? Apa kau khusus memilih yang salah untuk ditempel? Kau yang menyuruhku sembarang tempel.
Sudah aku katakan padamu untuk diperiksa dahulu. Periksa! Periksa! Kau bilang tidak perlu. Kau yang mengatakan tidak perlu. Sekarang juga kau pindah keluar. Bisnis ini sudah bangkrut, aku tidak sanggup mengasuhmu lagi. Tunggu sebentar! Apa maksudnya kau mengasuhku? Kau mengasuhku apa? Apa yang kita lakukan ini adalah pertukaran yang adil.
Aku menuliskan karangan jelek itu untukmu dan mendapatkan uang yang pantas aku dapatkan. Aku tidak berhutang padamu! Sebelum hari gelap menghilang dari hadapanku! Menghilang! Bibi ke-8, kau hampir telat kerja. Aku hari ini tidak kerja. Hari ini tidak kerja. Hari ini juga bukan akhir minggu. Masa magangku sudah selesai. Aku disuruh pulang tunggu telepon.
Tunggu kabar bukannya harus kerja juga? Bukan menunggu di tempat kerja? Atau tidak diizinkan pergi? Bukan. Departemen HRD menyuruhku pulang ke rumah dan tunggu telepon. Departemen HRD? Panggilan untuk bosmu adalah Departemen HRD? Kok sangat tidak berpendidikan. Departemen HRD di singkat menjadi human affairs. Departemen HRD. Baik, baik, baik. Minum soya tahu dan pelan-pelan tunggu.
Lembar berikutnya. Lembar berikutnya. Sangat bagus. Lembar berikutnya. Lanjutkan. Sangat berkarakter. Bawa dia kemari. Amanda, aku hanya asal foto saja belum tentu cocok. Menurutku sangat cocok. Sangat bagus. Baiklah. Kalian semua sudah menemukan model masing-masing, bawa mereka untuk menemuiku. Aku yang memutuskan. Bibi ke-8… Bibi ke-8, kau ini kenapa? Belum ada kabar?
Cobalah tanya teman sekolahmu, Xia Fan. Dia adalah editor fashion, setiap hari sangat sibuk. Coba kirim pesan saja harusnya tidak masalah, saat senggang dia akan membalasmu. Jalan dulu, bos. Terim kasih! Silakan datang kembali! Silakan datang kembali! Silakan datang kembali! Kau tanya dia, dia bisa tahu tidak? Tetapi bagaimanapun dia orang dalam, diterima atau tidak
Paling tidak dia tahu sedikit kabar. Kamu coba saja tanyakan sebentar. Xia Fan… aku sangat bosan di rumah. Proposalmu sudah disetujui? Sudah disetujui. Meskipun ada sedikit yang harus diubah, tetapi masih tetap menggunakan ide kita. Sangat bagus! Apakah sudah ada kabar dari Resa? Aku masih terus menunggu telepon dari Departemen HRD. Masih belum ada kabar.
Hari ini, saat rapat mengenai proposal, Kepala Editor masih mengungkit tentang kau. Aku tebak pasti akan ada hal menarik. Jika ditambah bahan ini, rasanya akan beda, kau merasakannya? Ada apa, Bibi ke-8? Keponakan besar, aku keluar sebentar. Xiaoxiao! Xiaoxiao! Sudah diterima, betul tidak? Bibi ke-8. Gratis, semuanya gratis. Hari ini aku yang traktir. Apa kabar!
Maaf, ada keperluan apa? Apa kabar! Dia, aku akan membelinya. Baik. Mari kita melakukan pembayaran di sebelah sana. Total sebesar 9,888 RMB Setelah diskon menjadi 9,386 RMB. Benarkan? 9.386 RMB. Silahkan masukkan Pin anda. Maaf. Halo, apa kabar! Apa kabar! Aku adalah bagian Human Affairs dari Penerbit Dongfan. Apa kabar! Aku adalah Li Xiao.
Terimakasih Anda sudah memberikan kontribusi dan usaha selama masa magang kepada Penerbit Dongfan. Namun kami sangat menyesal untuk mengabari Anda, Departemen editor Majalah Resa kali ini tidak berencana membuka lowongan untuk editor fashion. Jadi harap Anda terus mengikuti informasi lowongan kerja kami tahun depan. Jika ada kesempatan kita bekerjasama. Tunggu. Pin anda. Kepala Editor,
Kita bisa coba membayangkan model fashion high class apakah benar cocok di tubuh Guru Yun Zhi? Barusan saat aku rapat… Kalau begitu… Bukan tidak cocok kan?… Apakah Amanda tidak senang? Pasti ada sedikit tidak senang. Maaf. Li Xiao, sudah kembali. Sudah ada hasil? Amy, bantu aku buka pintu.
Jaket jika dipakai di dalam akan luar biasa. Topik khususnya digeser ke belakang. Taruh di belakang setelah bagian wawancara khusus tokoh. Di samping itu, orang-orang hasil foto di jalanan, hasil akhirnya akan diseleksi model pria untuk mengikuti pemotretan proyek khusus produk baru Yibeishi. Merek ini belakangan ini sangat terkenal.
Tidak mudah untuk mendapatkan pemotretan proyek khusus ini. Suruh mereka semua melakukan persiapan dengan baik. Tidak masalah. Li Xiao, kenapa kau datang? Li Xiao! Li Xiao! Li Xiao! Li Xiao! Amanda, aku ingin diskusi denganmu. Diskusi apa? Aku ingin tanya, mengapa Resa tidak bisa menerimaku? Karena kinerjaku yang tidak bagus atau karena kami sebelumnya
Pernah melawanmu? Apakah kau tau betapa pentingnya Resa bagiku? Sejak usia 8 tahun aku mengikuti ibuku melihat majalah Resa edisi 1 hingga sekarang. Satu edisi pun aku tidak pernah ketinggalan. Karena Resa bukan hanya mengajariku cara berpakaian dan berdandan, juga mempengaruhiku untuk memiliki sikap hidup yang lebih positif dan sehat. Sudahlah, Li Xiao.
Apakah kau tahu, Amanda? Sejak melihat edisi 1 Resa hingga sekarang, di setiap edisi aku akan membuat catatan kecil Di saat tertentu aku akan kembali melihat dan menata ulang semua catatannya. Meskipun sekarang aku hanyalah seorang pendatang baru di lingkungan ini, tetapi aku tidak menganggap bahwa aku tidak berhak menjabat sebagai Editor fashion di Resa.
Nona pencinta fashion. Tolonglah! Apakah setiap gadis yang suka berpakaian dan berdandan pasti sudah cocok menjadi seorang editor fashion? Li Xiao, menurutku kau salah paham. Kau bisa masuk atau tidak ke Resa, aku memang bisa memberi beberapa masukan, tetapi keputusan akhir bukanlah di tanganku. Mengerti? Awalnya kesanku padamu lumayan baik,
Tetapi apa yang kau lakukan hari ini membuatku sangat kecewa. Amanda… Maaf, Amanda. Maaf. Li xiao dia sangat peduli dengan Resa. Maaf, Amanda. Tolong jangan pedulikan… Tidak! Aku peduli! Hari ini aku sangat peduli! Li Xiao! Aku katakan sekali lagi, kau bisa masuk Resa atau tidak bukan aku yang putuskan! Kau pergi cari Departemen HRD.
Amanda. Maaf, Amanda. Ayo jalan! Jalan! Tolong minggir, terimakasih. Tolong minggir, terimakasih. Kemari kau, apa yang terjadi? Halo! Aku kembali. Xiao Lu. Bukankah setelah cuti melahirkan kau mau menemani suamimu membangun bisnis? Kenapa? Tidak suka padaku? Suamiku sudah bilang, dia bertanggung jawab mencari uang membiayai keluarga. Tugasku hanyalah perlu terlihat cantik untuk balik ke Resa.
Sekarang tekanan kita terlalu besar. Skala kita sekarang dan bagian editor dibandingkan saat kita dulu sungguh jauh, tidak sampai 1 banding 10. Untungnya anda membawa Xiao Chen kemari, menyelesaikan tidak sedikit masalah. Jangan memujiku lagi. Masalah Xiao Chen sungguh berterima kasih padamu. Bagian kita ini sekarang situasinya sangat tidak bagus. Oya! Masalah tidak cukup orang,
Aku akan mencari cara lagi. Dengarkan aku! Sekarang kau harus tenangkan diri, beri aku waktu untuk meyelesaikannya. Kau jangan pergi dulu, oke? Beri aku waktu untuk meyelesaikannya. Aku pergi mencari… Amy, bantu tahan dia. Aku pergi diskusikan dengan dia. Beri aku waktu. Kau dulu… Apa gunanya kau bertengkar dengannya? Masalah sudah terjadi,
Beri aku waktu untuk membantu, oke? Kapan kau tahu Xiao Lu akan kembali? Xiao Lu mau kembali. Apa? Aku tanya kapan kau tahu jika Xiao Lu berencana kembali? Sebenarnya aku… Hari ini saat kerja pasti kau sudah tahu, benarkan? Gadis ini aku kenal. Bagaimana aku bisa mempercayaimu? Gadis yang mana? Yang merasa dirinya tertindas itu.
Apakah kita masih teman? Apakah kau sudah melihat antingku? Awalnya hilang satu, jadi satunya lagi aku jadikan bros di sini. Tidak disangka gadis ini melihatnya. Lihat semangatnya yang menggebu, sangat cocok kerja di bidang kita ini. Sudahlah. Li Xiao! Kau lanjut kerja, aku pergi dulu. Baik. Guru juga hati-hati. Sebagai resepsionis penerbitan
Harus perhatikan tingkah laku diri sendiri. Mengerti, Guru Xu. Tadi ada kejadian apa? Gadis yang barusan itu. Sebenarnya dia sudah diterima, tiba-tiba digantikan orang lain. Giliranmu. Giliranmu. Ini bukan level permainanmu. Kau ada masalah? Ayahku pernah berkata, pria yang tidak bicara jika bukan bodoh berarti lagi ada masalah. Ucapan ayahmu paling tidak bisa diandalkan.
Apakah karena ayahku ingin mengusirmu keluar? Termasuk salah satunya. Ayahku sungguh parah tidak memberiku muka sedikitpun. Aku sudah membantumu untuk memohon padanya, tetapi dia bilang masalah ini tidak perlu diskusi lagi. Kau sudah menginjak karirnya. Menghancurkan. Aku tahu. Aku sudah katakan kurangi saja uang jajanku, tetapi dia tidak setuju. Dasar kau!
Kau lebih murah hati dibanding ayahmu. Tentu saja. Kenapa tidak angkat telepon? Ayo main dulu. Telepon yang mengganggu. Jika kau merasa kita ini adalah saudara, katakan yang sebenarnya padaku, mungkin saja aku bisa membantumu. Sebenarnya hampir sama dengan menyewa rumah. Saat aku merusak barang orang lain, tidak bisa hanya katakan jika aku yang merusaknya. Tetapi,
Aku harus bertanggung jawab. Apakah sangat mahal? Lebih mahal dari harga sewa rumahmu. Ternyata kau tidak bahagia semua karena kemiskinan. Apakah masalah terbesar yang dikhawatirkan orang dewasa adalah kemiskinan? Kau ini anak kecil ngerti apa? Ada beberapa orang yang meskipun miskin secara materi tetapi secara spirit dia sangat kaya. Tidak ada gunanya mengatakan ini semua.
Barang-barang sudah disusun? Sudah mencari rumah baru? Sudah cari. Jangan pindah terlalu jauh, masih ingin bermain bola bersamamu. Baik. Lingkungannya lumayan. Sedang melarikan diri ya? Pindah rumah saja. Tidak kenyang, lanjutkan makan. Siapa yang memberimu alamat dan juga nomor telepon? Wu Yu? Sudah kukatakan. Di bagian penerbitan kami, aku pasti bisa menemukanmu.
Masalah kamera tenang saja, aku akan membayarmu. Besok aku ada urusan lusa saja, atau dalam dua hari ini. Benarkah tidak mau mempertimbangkan tentang menjadi model? Jika kau setuju, kamera ini tidak usah bayar lagi. Jika dengan terpaksa hanya foto 2 kali lagi sudah cukup untuk uang kamera. Aku tidak suka profesi sebagai model.
Makanlah selagi panas, jangan sampai dingin. Aku menunggumu di Resa. Keponakan besar. Kejutan! Ini adalah hadiah yang kami beli bersama untukmu. Buka dan lihatlah. Cepat buka, buka, buka. Buka, buka. Kau lihat, tas yang paling kau sukai. Kami dengan hati yang berat membelinya untukmu. Kau diterima jadi karyawan pas sekali memakai ini. Coba pakai. Kau…
Terima kasih semuanya. Aku sedikit lelah, aku naik ke atas istirahat dulu. Apa yang terjadi? Suruh kalian jangan matikan lampu. Tidak ada kejutan yang ada malah terkejut. Tidak mencoba. Sejak dulu, aku katakan pada diriku suatu hari saat aku menjadi editor fashion, aku akan gunakan tas ini. Tetapi sudah begitu lama,
Aku masih saja tidak berhak. Hari aku jalan kaki pulang. 8 km. 2 jam. Mengapa aku berjalan pulang hanya perlu 2 jam, tetapi perjalananku ke Resa sudah sekian tahun berjalan tidak pernah sampai? Aku tahu perjalanan menggapai impian tidak mudah, tetapi sekarang rasanya terlalu sulit. Apakah aku memang sudah tidak sanggup bertahan lagi?
Ada berapa orang yang bisa benar-benar menggapai impian mereka sendiri? Pada akhirnya bukankah juga memaksa diri sendiri untuk menerima kenyataan dengan gembira. Keponakan besar, coba pikir, sebentar lagi aku tamat. Apakah aku harus mencari hal lain untuk dikerjakan? Jangan khawatir. Mungkin saja tahun depan penerbit majalah mencari orang. Kau pasti orang pertama yang diterima.
Keponakan besar. Meskipun dalam susunan keluarga kau lebih junior, tetapi aku selalu menganggapmu sebagai seniorku. Terima kasih kau selalu menjagaku. Sudah seharusnya aku menjagamu. Tetapi aku ingin pulang. Aku tidak ingin berada di sini lagi. Aku tidak ingin terus menganggur di sini. Aku ingin pulang. Sepertinya aku selamanya tidak akan menjadi Editor fashion.
Xiaoxiao, tidak akan… Kau begitu muda, perjalanan hidup masih sangat panjang. Lihat, sekarang aku membuka toko mie juga sangat bagus. Saat muda, aku pernah bermimpi untuk menjadi artis. Kau mau jadi artis? Ada apa? Biasanya aku memanggilmu tidak pernah datang. kenapa? Naskahnya sudah selesai ditulis? Itu… Bukuku… Apakah akhirnya diputuskan untuk diterbitkan?
Kalau begitu apa sudah bisa memberiku honornya? Kau ingin benaran bodoh atau pura-pura bodoh? Skrip bagian akhirmu saja belum selesai sudah diskusikan honor denganku. Sudah kuserahkan. Yang dulu aku serahkan itu. Jangan asal ngawur lagi, oke? Kau harus memperbaiki skripnya dulu sesuai permintaan aku sebagai penanggung jawab editor dan juga keputusan kepala editor.
Setelah itu baru bisa dikirim ke bagian pengetikan, pendistribusian, pencetakan. Lalu dilakukan pengeditan pada kesalahan kata, kesalahan format, kesalahan logis. Sampai akhir tahap selesai baru bisa dicetak dan diterbitkan. Semua proses ini kau belum jalani satu pun langsung diskusi masalah honor denganku. Aku masih ingin memberitahumu, meskipun setelah bukumu diterbitkan, penerbit masih berhak
Dalam jangka waktu 6 bulan baru membayarkan honormu. Apakah sudah mengerti? Kalau begitu anggap aku minta bayaran di awal 50% dulu. Berapa yang kau inginkan? Paling sedikit 15.000. Apa kau pernah berpikir, bukumu ini total honornya baru berapa? Sebuah buku novel dengan huruf tidak sampai 150.000 kata, begitu buka mulut langsung 15,000.
Saat baru diterbitkan kau bisa menjual berapa buku, kau bisa hitung sendiri dalam hati. Kalau begitu anggap saja bayar di muka 100%. Boleh. Perbaiki dulu bagian akhirnya. Jika sesuai permintaan, semuanya dapat didiskusikan. Tetapi perbaiki naskah butuh waktu. Apakah sangat butuh uang? “Tanpa Kaki”… apakah enak? Kameranya sangat mahal. Kalian mana boleh begini. Katakan saja.
Beri pembayaran di awal atau tidak. Boleh. Perbaiki skripnya, aku beri uang. Namun harus tandatangan surat perjanjian. Kau harus berjanji memperbaiki skripnya dengan serius, sungguh-sungguh, 100 % sesuai permintaanku. Dan aku bisa sekarang juga segera mentransfer honornya kepadamu. Bagaimana? Aku tidak akan tandatangan. 25 detik. Larimu sungguh lambat. Ayo tandatangan. Transfer. Kau tandatangan dulu.
Kau transfer dulu. Apa artinya kau melakukan ini? Yang kau tandatangani ini mana ada kekuatan hukum? Bukankah sudah kukatakan? Di sini, namaku Lei Yang. Bagus. Lakukan saja sesukamu. Itu… tanyakan satu hal padamu. Kau tinggal sendiri? Betul, kenapa? Tempat tinggalku luasnya 100 meter kubik lebih, 2 kamar tidur, 1 ruang tamu. Satu-satunya kekurangan adalah
Terlalu luas. Kenapa? Apa yang sedang kau rencanakan? Tidak ada rencana apapun. Boros. Kuberitahu kau, kau melakukan ini, bukumu tetap tidak bisa terbit. Jika bukan mempertimbangkanmu… Sudah kukatakan jangan mengungkit hal ini lagi. Buku, mau terbit atau tidak terserah kau. Akan kukembalikan uangnya. Lihat apa? Jika tepat sasaran, maka bayar. Jika tidak tepat, maka kabur.
3 kali lempar 2 kali menang. Bagaimana bisa kau? Penuang Kopi. Benar, sungguh kebetulan. Di tempat begini juga bisa bertemu kau. Hari itu sungguh maaf, aku terlalu panik. Maukah kau mencoba 5 kali lempar 3 kali menang? Kau boleh meminjamkannya untukku sebentar? Terimakasih. Tetapi, kau harus bertaruh. Bertaruh? Katakan dengan jelas kau sedang bertaruh apa?
Tepatkah? Tergantung kau percaya atau tidak. Jika tepat sasaran, maka tinggal. Jika tidak tepat sasaran, maka pulang.