【FULL】Standing in the Time EP3【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
Standing in the Time Episode 3 Aku menuliskan karangan jelek itu untukmu dan mendapatkan uang yang pantas aku dapatkan. Aku tidak berhutang padamu! Apakah masalah terbesar yang dikhawatirkan orang dewasa adalah kemiskinan? Benarkah tidak mau mempertimbangkan tentang menjadi model? Aku ingin tanya, mengapa Resa tidak bisa menerimaku? kau bisa masuk Resa atau tidak
Bukan aku yang putuskan! Kau pergi cari Departemen HRD. Aku tahu perjalanan menggapai impian tidak mudah, tetapi sekarang rasanya terlalu sulit. Jika tepat sasaran, maka tinggal. Jika tidak tepat sasaran, maka pulang. Tetapi ini tidak masuk hitungan, kau tidak pernah main sebelumnya. Mari, kuajari. Perhatikan. Tangan tidak boleh gemetar, dan juga tidak boleh
Pakai tenaga yang kuat. Hanya begini. Bidik dengan tepat. Setelah bidik tepat, pelan-pelan tembakkan. Sedikit lagi. Setelah bidik tepat, pelan-pelan tembakkan. Kalau begitu Kau juga mencoba 5 kali tembak 3 kali menang. Apa boleh diganti? Jika tepat sasaran, maka aku pulang. Jika tidak tepat sasaran, maka aku tetap di sini. Apakah setelah diganti masih tepat?
Kau masih ingin tinggal, jadi buat apa kau bertaruh. Jadi kau sendiri? Orang-orang pergi bekerja, kau sebesar ini sendirian di sini bermain permainan ini. Pengangguran ya? Kau sendiri juga tidak lebih baik dariku. Kenapa? Tidak dikasih menuang kopi lagi? Tidak dikasih menuang lagi. Aku sendiri juga tidak ingin tinggal di sini lagi. Jalan dulu.
Kau sudah bisa tinggal di sini. Lemparanku tepat sasaran? Coba lihat. Aku ini… tepat sasaran juga tidak ada gunanya. Sungguh bagus jika dia benar-benar tepat. Coba kau pikir kita berdua sudah sebesar ini bermain permainan anak-anak ini di sini, dan bertaruh keberuntungan kita, sungguh menyedihkan. Paling tidak… Paling tidak ini bisa membuatmu senang sebentar.
Tetapi jika dia tidak mengizinkanmu menuang kopi lagi di sini, kau hanya perlu mengganti tempat lain untuk menuang kopi. Masih lebih baik dibandingkan aku. Sekarang tempat untuk tinggal saja aku tidak punya. Kau bicara memang mudah. Hanya perlu mengganti tempat lain untuk menuang kopi. Jadi kau ganti tempat lain untuk tinggal juga,
Sudah beres juga kan? Jalan dulu. Bye. Penuang kopi, bola ini kuhadiahkan untukmu. Dia sudah bertahun-tahun mengikutiku. Saat kecil ketika bermain lempar bola, jika aku kalah hanya mengeluarkan dia langsung menang. Jika diberikan padaku, kau tidak punya lagi. Aku ini… Sudah cukup sial, tinggal dilempar ke tanah lalu di pantulkan kembali. Jika begitu terimakasih.
Semoga kau cepat menemukan rumah. Bye. Semangat. Halo! Apa kabar! Iya saya sendiri. Tunggu sebentar, tunggu sebentar. Kau bilang apa? Aku sudah tahu, aku sudah tahu. Terimakasih. Alangkah baiknya, aku sudah diterima. Alangkah baiknya, aku sudah diterima, alangkah baiknya. Orang yang tak punya tempat pulang. Terimakasih, terimakasih, terimakasih. Bolamu ini sungguh bermanfaat. Terimakasih, terimakasih.
Maaf, maaf. Kau tetaplah semangat. Lebih giat mencari rumah. Aku pulang bersiap-siap dulu. Aku benar-benar sudah diterima. Terimakasih. Dan juga bola keberuntunganmu ini sangat bermanfaat. Aku akan pulang dan merawatnya. Bye. Bye. Xiaoxiao, apa yang kau lakukan? Aku lagi mencari baju yang bisa sepadan dengan tas ini. Yang ini, bagaimana? Jika bukan ke Resa,
Tidak boleh gunakan tas ini. Kembalikan tasnya, kembalikan tasnya padaku. Pelan-pelan, tas ini sangat mahal. Kembalikan tasnya padaku. Kau kembalikan tasnya padaku. Bisakah kau melupakan Resa? Kau juga bisa melewati hari dengan baik tanpa Resa. Semuanya pasti berlalu. Besok! Aku bisa memakai tas ini. Ada beberapa barang yang lebih baik jika tidak dilihat mata. Berhenti!
Xiaoxiao. Aku sudah diterima di Resa. Amy! Bantu aku membuka pintu ini. Kau kenapa lagi ke Resa? Tenangkan dirimu. Tahun depan, tahun depan masih buka lowongan. Kau salah paham. Hari ini aku datang untuk melapor. Kau sudah diterima? Betul, Amy. Aku sudah diterima di Resa. Hari ini aku resmi datang melapor. Kelak kita semua adalah
Rekan kerja. Kau yakin? Apa kabar semuanya! Aku kembali! Namaku Li Xiao. Terimakasih kepada Resa yang telah memberiku kesempatan ini. Mulai dari sekarang aku akan mengeluarkan semua kemampuan yang kumiliki, bersumbangsih sepenuhnya untuk Resa. Maaf, Li Xiao. Kau sendiri yakin sudah diterima di Resa? Aku yakin. Xiao. Xia Fan. Departemen HRD yang langsung meneleponku,
Aku sungguh sudah diterima. Li Xiao. Maaf! Maaf, semuanya! Kau keluar. Ada hal yang ingin kukatakan. Ada apa? Kau keluar. Maaf semuanya! Ada apa sih? Aku barusan memastikan dengan bagian HRD. Aku rasa kau salah paham. Salah paham apa? Ini adalah Direktur Lu. Apa kabar Li Xiao! Selamat bergabung di bagian Proofreading Penerbit Dongfan.
Aku adalah direktur di bagian Proofreading, Lu Wenfeng. Mulai hari ini kau resmi diterima di bagian proofreading. Bagian apa? Bagian proofreading. Bagian proofreading? Apa itu proofreading? Tugas utama proofreading adalah memeriksa kata dan kalimat yang salah di dalam buku. Lalu melakukan proofreading kesalahan dan juga memverifikasi keaslian dan logika dari isi buku. Apa maksudnya?
Singkatnya adalah mencari kesalahan. Jadi aku… aku sekarang berada di situasi seperti apa? Mengapa aku ke… Kau tenangkan diri dulu, pacarku ada di dalam, dia bisa membantumu. Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Maaf, masih ada 1 hal yang ingin kutanyakan. Mengapa aku harus pergi ke bagian proofreading itu? Aku yang meminta ke bagian HRD untuk menerimamu.
Mengapa harus aku? Namamu siapa? Namaku Li Xiao. Lihat kau ini, pelafalanmu salah. Seharusnya dibaca “Jiao” sesuai nama bagian kita “Jiao Dui Ke” (Jiao Dui Ke artinya bagian proofreading). Li Jiao. Ayo, ayo, ayo, masuk ke dalam. Bukan… aku ini karyawan di Resa. Di dalam lumayan menyenangkan, begitu masuk kau akan tahu.
Hari ini aku datang untuk melapor. Kenapa aku… Lewati belokan ini adalah bagian proofreading. Kelak ini adalah rumahmu. Mari, jalan lewat sini. Pacarku juga di sini, masih ada yang menjagamu. Mari, rekan kerja sekalian! Kita sambut kedatangan rekan kerja baru kita. Ayo masuk, ayo masuk. Apa kabar! apa kabar! Cepat masuk, ayo masuk.
Jalan ke dalam, coba lihat tempatnya sangat lumayan. Ayo tepuk tangan! Selamat datang! Selamat datang! Selamat datang! Agak kuat suaranya. Selamat datang! Selamat datang! Jalan, jalan, jalan, masuk ke dalam. Apakah semua sudah siap? Mari, mari, mari. Apakah semuanya sudah berkumpul? Mari. Kita beri tepuk tangan yang hangat untuk menyambut rekan kerja baru kita.
Li Jiao, yaitu “Jiao” dari kata “Jiao Dui” (Jiao Dui berarti proofreading). Li Jiao. Li… Namaku Li Xiao. Xiao dari kata Xue Xiao (Sekolah). Aku tidak mengerti kenapa bisa berada di sini. Aku adalah karyawan di Resa, bukan proofreader. Aku tidak seharusnya berada di sini. Kalian lanjutkan kerja… Dengarkan aku, sekarang kau sudah menjadi
Bagian dari kita. Aku harus pergi menanyakan dengan jelas. Apa sebenarnya yang terjadi padaku. Mengapa aku bisa di bagian ini. Bukankah sudah kukatakan, sekarang kau sudah menjadi bagian dari kita. Jika kau ingin ke Resa, maka harus berada di sini dulu. Mengapa? Nona kecil, asalkan kau sudah bergabung di bagian proofreading,
Kelak jika secara resmi masuk ke penerbit dan menjadi editor akan sangat menguntungkanmu. Asalkan kau tetap berada di dalam Gedung Penerbitan ini, Kelak kesempatan untuk dipindahkan ke Resa atau departemen lainnya sangat besar. Betul, betul, betul. Yang penting kau masuk dulu melalui gerbang besar penerbit ini, kelak mau ke departemen apapun bisa disesuaikan. Betul.
Tidak percaya kau tanya pada Liang Zi. Dia kelak juga akan dipindahkan ke Bagian Naskah menjadi editor. Betul. Editor yang baru datang belum tahu apapun. Banyak sekali yang datang ke bagian proofreading belajar. Guru-guru di bagian proofreading kita akan mengajari mereka langsung. Kelak aku juga ingin pergi ke Bagian Naskah untuk menjadi editor. Li Xiao,
Apakah kau tidak pernah mendengar peraturan lama yang ada di Penerbit Dongfan? Semua editor baru harus magang dulu di bagian proofreading. Dengan begini selain mendapat pengalaman juga bisa belajar beberapa pengetahuan yang akurat dalam penerbitan. Yang paling penting ini semua tidak bisa di pelajari dari buku. Bagaimana? Direktur Lu, ini adalah Dewi yang kalian undang
Atau dibawa paksa ke sini atau gadis yang kalian tangkap? Menurutku jika ingin datang ke bagian proofreading kita, paling tidak harus mempunyai satu niat untuk menjadi seorang proofreader yang profesional. Dengan sepenuh hati melakukan pekerjaan, bukan dengan tujuan untuk mendapatkan suatu keuntungan. Direktur Lu, Kau yakin anak ini cocok dengan pekerjaan kita? Aku tahu
Sekarang kita kekurangan orang, tapi tidak berarti pekerjaan kami ini tidak ada rintangan. Kau membawa kemari seseorang yang tidak memiliki dasar apapun, Ini hanya akan mendatangkan masalah pada pekerjaan kami. Apakah benar yang aku katakan Direktur Lu? Pendapat Guru Shi bagus sekali, sangat bagus. Kalau begitu mulai hari ini aku secara resmi memerintahkan Shi Lei
Sebagai guru Li Xiao. Li Xiao, pengalaman Guru Shi sangat banyak, dia adalah kekuatan utama kita di bagian proofreading. Mulai hari ini biar Guru Shi yang mengajarimu langsung pengetahuan proofreading. Kau… Pengaturan yang dilakukan direktur sangat bijaksana. Aku tambahkan 2 kalimat lagi. Coba pikir, sejak dulu sampai sekarang bagian proofreading kita
Di kenal karena gayanya yang pekerja keras dan sederhana. Namun Li Xiao sebagai rekan kerja yang masih muda, tolong perhatikan sedikit cara berpakaian dan berdandan. Karena bagaimanapun bagian proofreading adalah departemen yang sangat tegas, serius, buru-buru dan kekeluargaan. Sangat bagus kok. Cara berpakaiannya bagus. Apa yang salah? Kak Liang Zi, coba pikir, umurmu juga
Baru lebih besar dariku beberapa tahun. Jangan terlihat seperti pekerja veteran. Bukan seperti pekerja veteran, jika di sebut pekerja veteran agak sedikit… Kemampuan veteran seperti militer, betulkan? Xiao Liu kata-katamu ini… Sudahlah. Bagaimana dengan yang lain? Baik. Li Xiao, masih ada yang ingin kau katakan? Benarkah jika aku mau ke Resa
Harus bekerja dulu di sini? Baiklah. Acara penyambutan kita hari ini resmi berakhir. Rapat selesai. Halo, aku Lao Niu. Selamat datang. Li Xiao. Mari, mari, mari, mari. Ayo katakan. Bagaimana kau mengenal Xu Manfang? Siapa? Xu Manfang. Siapa itu Xu Manfang? Benaran tidak kenal? Ini. Nenek bros. Apa? Nenek bros. Karena nenek ini
Menggunakan antingnya sebagai bros. Menurutku sangat spesial, jadi begitu aku memanggilnya. Kalau begitu kau harus memanggilku paman. Mengapa? Dia adalah ibuku. Dia ibumu? Orangtuaku menikah aga telat, jadi aku lahirnya juga telat. Ibumu kelihatannya sangat hebat. Siapa dia sebenarnya? Direktur proofreading sebelumnya. Sekarang dia adalah Supervisor Dewan Direktur Penerbit Dongfan. Dia yang menginginkanmu di sini.
Jadi kenapa kau ada di sini? Aku sebenarnya ingin menjadi ahli pengembangan software game, namun ditarik ibuku ke bagian proofreading ini menjadi pajangan. Jadi ibumu bisa tidak memindahkanku balik. Jangan terlalu banyak pikir. Li Xiao. Tugas Negara, cepat pergi! Aku bawa kau lihat-lihat sebentar foto-foto dinding kami. Ini semua adalah foto-foto senior terdahulu di
Bagian proofreading dan penerbit. Mereka pernah memberikan sumbangsih yang besar bagi penerbit. Kontribusi yang tak terlupakan. Yang di sini adalah memori dan penghormatan yang tak terlupakan. Bagian proofreading kami sudah ada sejak Penerbit ini didirikan. Ini semua adalah penghargaan yang kami dapatkan. Yang ini dari Pemerintah, ini dari Hongkong, dari zaman direktur terdahulu
Hingga Direktur Lu sekarang. Maaf, Kak Liang Zi, benarkan? Aku ingin bertanya sesuatu. Yang barusan dikatakan direktur tadi, kelak kau ingin pergi ke bagian Naskah menjadi editor, benarkah? Lalu penerbit kita ini memang benar ada peraturan lama ini. Yaitu, kelak aku juga bisa dipindahkan dari bagian proofreading ke Resa untuk menjadi editor?
Aku di bagian proofreading sudah 3 tahun. Li Xiao. Kamus “Shuowen Jiezi” Kamus kata-kata. Ini adalah buku yang harus kita baca sebagai proofreading. Kau harus lihat. Ini adalah semua naskah proofreading yang kami simpan. Kau juga harus lihat. Harus sungguh-sungguh di lihat. Ini adalah handbook yang kita gunakan. Pertama-tama kau harus mempelajari
Simbol proofreading yang paling dasar, seperti: Penggunaan simbol-simbol perbaikan. Perhatikan tabel halaman 1, kata-kata yang rusak, tidak bagus atau kotor yang perlu diganti juga menggunakan simbol perbaikan ini. Simbol pengganti. Namun kau harus ingat Jika simbol pengganti yang digunakan terlalu banyak maka agak sulit untuk melingkarinya. Bisa gunakan garis di bagian margin untuk memperjelas.
Cakupan dari simbol pengganti. Halaman 12, menggantikan tanda baca. Jika kau menemukan dua atau lebih karakter yang sama dalam satu halaman harus diperbaiki. Maka gunakan simbol pengganti dan juga beri penjelasan di bagian margin. Jika isinya penuh tanda tanya atau di naskah aslinya terdapat kesalahan kata, kita menggunakan pensil. Misalnya: Pangeran perlahan-lahan menuju ke taman,
Melihat surat yang ditinggalkan oleh istrinya. Penggunaan kata “de”untuk kata benda dan “de” untuk kata kerja semuanya salah. Mengapa bisa demikian? Karena penulis tidak memahami penggunaan kata “de” untuk kata benda dan kata kerja. Makanya selama kau di proofreading harus ekstra teliti. Kau lihat apa? Sudah zaman apa ini, kau kok masih menggunakan pensil.
Apa hubungannya dengan zaman? Ada. Kenapa kau tidak menggunakan kuas kaligrafi. Dulu yang aku gunakan adalah kuas kaligrafi. Pada saat itu orang yang menemukan simbol-simbol ini Mendapatkan penghargaan March 8th Red Banner pacesetter. Siapa dia? Sungguh menyiksa diri. Dia adalah Nenek bros mu. Li Xiao, Menurutku sikap belajarmu… Kau tidak perlu urusi muridku.
Baiklah, kau sibuk dulu. Selesai, kau sudah boleh mulai. Tempat yang sangat menguras energi mata. Kalian di sini sebatang tanaman hijau pun tak ada, tidak capekkah? Apa lagi yang kau mau Guru Shi? Bagaimana dengan muridmu? Banyak permintaan, masih bilang mau tanaman hijau. Tanaman hijau? Untuk merawat mata. Namanya anak kecil.
Dulu kita semua juga pernah melaluinya. Sepertinya ada yang salah dengan ingatanmu. Seperti… Begini saja, pengetahuan itu akan tumbuh dengan banyak latihan. Beri dia satu buku suruh dia lakukan proofreading. Direktur. Lao Wu. Buku gambar anak-anak, sangat mudah. Siapa yang proofread 1? Orang baru, Li Xiao. Di bagian proofreading juga bisa ada orang baru.
Editor Senior Wu. Guru Shi. Sudah ada naskah baru ya? Betul, betul, betul. Berikan padaku. Liu Haochen, jangan main game lagi. Koreksi pertama ini kau yang kerjakan. Baik, Kak Lei. Proofreading terbagi menjadi koreksi tahap 1, 2 dan 3. Harus dilakukan pengecekan berulang kali. Koreksi pertama adalah awal dari proofreading. Liu Haochen.
Koreksi pertama adalah menitikberatkan pada proofreading terhadap naskah asli. Berusaha membuktikan keaslian dari naskah, memperbaiki dengan cepat kesalahan format dan menandai hal-hal yang meragukan dari isi. Guru Shi, Guru Shi. Buku “Perjalananku Menuju Tibet” Koreksi ketiga apakah sudah boleh berikan padaku? Baik, tunggu sebentar. Terimakasih. Koreksi kedua adalah memastikan perbaikan dan kesalahan dari koreksi pertama,
Memperbaiki kesalahan format dan menyelesaikan masalah-masalah serta mengisi kekosongan dari naskah yang meragukan. Koreksi ketiga adalah memastikan kesalahan dari koreksi kedua dan lakukan perbaikan serta melakukan pemeriksaan terhadap simbol-simbol baca dari proofreading. Terakhir menentukan layout dan style. Masih ada, Apa kau melihat stempel ini? Ini disebut tanda tangan. Proofreader penanggung jawab harus menuliskan
Nama lengkap sendiri. Yang menandakan dia bertanggungjawab terhadap naskah proofreading. Jika terjadi masalah, dia yang akan menanggungnya. Tentu saja Guru Shi tidak akan ada masalah apapun. Tentu saja. Terimakasih. Sudah merepotkanmu. Editor Wu… Kau sibuklah dulu. Lao Wu, Katakan padamu Akhir-akhir ini naskah San Shen banyak menuai argumentasi, levelnya terlalu rendah. Ini karena departeman kami
Sekarang banyak melakukan pemindahan. Editor senior yang pengalaman sudah pergi semua. Editor junior jam terbangnya belum cukup. Bersabarlah. Masalah ini tidak bisakah dilakukan oleh orang baru? Pemindahanmu sudah dalam tahap perencanaan, tetapi kau lihat sendiri sekarang bagian proofreading sangat membutuhkanmu, benarkan? Orang baru! Semangat! Kau ini… Siapa orang ini. Kenapa sangat menyebalkan.
Bagian ini aku sangat setuju. Kau mau cari siapa? Aku cari Xia Fan. Kau tunggu sebentar. Xia Fan, di dekat pintu ada pria yang mencarimu. Lihatlah sebentar. Tunggu sebentar, bantu aku katakan pada Amanda sebentar lagi aku akan pergi mencarinya. Baik. Tolong lihat sebentar kode dari kamera apakah sama dengan punyamu yang dulu?
Fotoku sudah kuhapus, kartu memorinya ada di dalam. Kau benaran menghapusnya. Ini adalah hakku. Foto lainnya tidak kusentuh. Lihat sebentar kodenya. Bagaimana dengan buku barumu? Apakah butuh bantuanku untuk membicarakan dengan Bagian Naskah? Aku bisa… Kau dan Wu Yu sebenarnya ada hubungan apa? Kita rekan kerja biasa. Kenapa? Xia Fan. Berputarlah. Berputarlah. Amanda, Amanda,
Tunggu sebentar, kau salah paham Sebenarnya hari ini dia datang bukan untuk menjadi… Sangat sempurna, sangat bagus. Penampilan luarnya lumayan, tetapi sikap dia… Urus dia, dia sangat berbakat. Zhou Zimo, kau ikut aku sebentar. Tadi yang kau jumpa barusan adalah Amanda Pimpinan Redaksi bagian pemilihan judul. Dia bertanggungjawab memilih model amatir kali ini,
Jadi sebelumnya baru dilakukan pemotretan jalanan di jalan. Sebenarnya semua foto ini sudah kusimpan dengan baik. Dia merasa karaktermu sangat cocok menjadi seorang model. Maukah kau mempertimbangkan lagi? Jangan kau sobek. Dia sungguh merasa kau sangat cocok, cobalah pertimbangkan lagi, oke? Kau… Zhou Zimo! Zhou Zimo tunggu sebentar! Jadi model akan mendapatkan uang.
Bukankah kau mau membayar sewa rumah? Kukatakan sekali lagi! Aku tidak tertarik menjadi model! Ini adalah pelanggaran hak! Jika kau berani menggunakan fotoku lagi, kita tunggu saja apa yang akan terjadi. Aku jalan dulu. Proofreader senior, bagaimana? Tidak bagaimana. Kau jangan begini. Sudah kukatakan, ini hanyalah langkah pertama menuju kesuksesan. Langkah pertama apa.
Kau tidak tahu bagian proofreading itu adalah tempat seperti apa. Proofreading apaan? Wanita cantik. Li Xiao, Bagaimana? Bagian proofreading bagus, kan? Tidak bagus. Malam ini ada kau ada urusan? -Sibuk. -Pulang kerja juga masih kerja? Sesibuk apapun juga harus makan. Lain kali saja, hari ini ada urusan. Editor Xia, apakah karena aku masuk bagian proofreading
Kau tidak peduli padaku lagi? Apa yang kau katakan Li Xiao. Hari ini aku benar-benar ada urusan. Wanita cantik, jangan berpura-pura lagi. Aku yang traktir, aku yang traktir. Sudahlah, kau tidak perlu traktir lagi. Di bawah rumahku adalah restoran. Hari ini kita makan di tempatku saja. Aku mau mabuk dan lupakan kepenatanku. Jalan.
Sebenarnya kerja di Resa tidak sebaik seperti yang kau bayangkan. Di Tim Fashion tekanannya sangat besar, hubungan antar rekan kerja juga sangat rumit. Ada saatnya kau merasa tubuh dan pikiranmu sangat lelah. Belakangan ini, Amanda menyuruh kami melakukan pemotretan dengan mencari model amatir di jalanan. Sampai kulit wajah semua rusak terkena hembusan angin.
Akhirnya menemukan satu, tetapi dia sangat tidak berkompromi. Foto dia selembar seperti ingin membunuh dia rasanya. Aku sungguh tidak pernah ketemu orang seperti dia. Li Xiao kau harus lihat. Aku tidak mau lihat. Dia orangnya, dia orangnya. Aku tidak mau lihat. Kau harus lihat. -Aku tidak mau lihat – Coba lihat, kau
-Aku tidak mau lihat – Kau harus lihat. Dialah orangnya. Xia Fan, kau sungguh tak tahu di untung. Betapa sulitpun pekerjaanmu, paling tidak kau masih bisa berpakaian cantik saat pergi memotret model. Kau pernah mencoba belum duduk di setengah teras rasanya seperti apa. Kau tahu yang berada di bagian proofreading itu semuanya aneh.
Bagaimana aku sanggup tetap berada di sana. Kenapa, siapa yang berani mengganggumu? Mana ada yang berani. Ini karena namaku Li Xiao. Xiao yang artinya sekolah. Dan juga bisa dibaca “Jiao”, yang berasala dari kata “Jiao Dui” (Jiao Dui berarti proofreading). Hanya karena ini mereka menempatkanku di bagian proofreading. Beritahu aku alasan seperti apa ini?
Ini juga termasuk salah satu alasan. Ini mana termasuk alasan. Apa kau tahu di dalam sana mereka semua sangat menakutkan. Jadi maksudmu adalah Liu Haochenku juga menakutkan? Masih lumayan. Li Xiao, aku beritahu kau, kau tidak tahu apapun. Kalau menurutku dari keseluruhan bagian di Penerbit, Orang-orang di bagian proofreading yang paling tidak ribet.
Kau lihat Lu Wenfeng, aku bisa melihatnya. Dia suka anak kecil sepertimu. Shi Lei, anak muda dengan selera kuno, kata-katanya kejam tapi hatinya baik. Liu Haochen tidak perlu dikatakan lagi, kelihatan garang tapi tidak membahayakan. Masih ada Liang Zi, tak akan pernah mendatangkan konflik denganmu. Hatinya hanya memikirkan kemajuan dirinya. Masih ada dua orang lagi,
Yang tak dirasakan keberadaannya. Coba kau katakan siapa yang mengganggumu. Siapa yang mengganggumu. Coba kau katakan siapa yang telah mengganggumu. Sekarang kau katakan. Katakan Xia Fan. Katakan Xia Fan. Kau jangan bertanya lagi pada Xia Fan. Siapa sebenarnya yang menyingkirkanku. Amanda atau orang lain? Kau begini sangat meyulitkan dia. Bagaimana katakan?
Hal ini juga sudah berlalu. Bisakah kau berpikir lebih terbuka, Li Xiao? Tidak bisa. Mengapa harus berpikir terbuka? Coba lihat dirimu. Jelas-jelas jalanku masuk ke Resa sudah terbuka lebar, tidak mungkin ditolak. Setelah magang 6 bulan, aku berhasil menjadi karyawan tetap, aku berhasil masuk ke Resa. Semua proses ini sudah kulalui.
Xia Fan, ingat yang kau katakan padaku. Kita berdua sedang memindahkan air di sana. Apa yang kau katakan padaku, apa kau sudah lupa? Sekarang hanya ada kita bertiga, bisakah kau katakan yang sebenarnya padaku? Aku memang pernah katakan. Jika dalam hatiku tidak berpikir seperti itu, kau kira aku akan memberitahumu? Tetapi masalah ini… Li Xiao,
Aku sungguh ingin minta maaf padamu. Belakangan ini terlalu banyak masalah. Model amatir itu telah membuatku… aku sungguh disiksa oleh dia. Rasanya seperti terbakar. Seluruh pikiranku memang… Tak akan kujelaskan. Tidak ada yang perlu kujelaskan. Sebagai temanmu, aku sampai begini. Aku merasa bukan teman yang baik. Maaf. Maaf. Ada apa ini… Ini… Ini…
Setiap edisi majalah Resa, aku tidak pernah ketinggalan. Aku memberi tanda di setiap edisi. Edisi bulan Mei tahun 2013, 8 cara berpadu padan dengan celana pedal. Edisi bulan Agustus tahun 2010, materi beludru bangkit kembali. Masih ada edisi terbaru tahun 2017, kembalinya model baju terusan wanita. Xiao Mo salah menulisnya, aku yang telah menunjukkan padanya.
Edisi Resa kalian yang mana lagi yang tidak aku ketahui? Li Xiao, apakah Resa adalah segalanya bagimu? Majalah Resa ini adalah hidupmu? Bukan! Orang muda seperti kita sekarang yang hidup di masyarakat ini, siapa yang sudah mencapai cita-citanya, menggapai impian mereka sendiri. Terlalu sedikit. Kita masing-masing mempunyai pekerjaan, mendapatkan gaji, menjadi orang yang baik
Dan tidak menyakiti orang lain. Itu sudah cukup. Mengapa kau begitu keras? Aku tidak… aku ingin masuk ke Resa. Aku harus masuk ke Resa. Minum terlalu banyak lagi, setiap kali selalu begini. Tuan apa kabar! Apa Kabar! Apa yang anda perlukan? Beri aku satu kamar. Baik. Ada yang 168 RMB, ada yang 188 RMB.
Apa perbedaannya? Yang 188RMB memiliki jendela, yang 168RMB hanya jendela dekorasi. Yang 168RMB saja. Baik. Tolong berikan KTP anda. Anda ingin tinggal berapa hari? Dua hari dulu. Deposit 500RMB. Baik, silahkan tunggu sebentar. Aku sungguh tidak mengerti, mengapa kau memasukkannya ke sini. Mata batinku melihat mutiara. Mata batin apa, matamu rusak. Kuberitahu padamu,
Jika direktur terdahulu masih ada pasti tidak akan menerima gadis seperti dia. Bagaimana jika kukatakan bukan hanya aku tetapi Li Xiao di sini juga adalah keinginan dari direktur terdahulu? Direktur terdahulu yang menemukan dia. Tentu saja. Kuberitahu kau, yang menyadari Li Xiao suka melawan juga adalah direktur terdahulu. Aku hanya memastikan lagi terakhir kali.
Bagaimana kau memastikannya? Beberapa waktu lalu, rekan kerja di kantor semua menyebarkan sebuah informasi di Weibo yang mengekspos sebuah tulisan di internet sebagai pengetahuan palsu. Yang ditulis memang beralasan dan terbukti, juga sangat jelas. Penulisnya adalah Li Xiao. Coba kau pikir, Alien saja bisa merasakan pekerjaan kita ini tidak berhubungan dengan teknologi.
Tetapi mana ada kriteria standar penilaian mengenai ini. Standarnya terletak pada hati kita sendiri. Kau sebut saja dia suka melawan. Betul. Kau lihat, kita biasanya di luar terlihat tertawa hihihi … hahaha… Siapa tertawa hihihi … hahaha… Itu kau. Baik. Tetapi saat bekerja aku sangat serius. Makanya di pekerjaan proofreading ini sudah seharusnya
Kau tidak membuat kesalahan. Jika ada kesalahan kecil maka adalah kesalahan besar. Saat santai tetap santai, saat serius harus serius baru bisa berpikir jernih. Makanya kukatakan, proofreading itu bukan masalah kemampuan, tetapi masalah kecocokan. Jadi Li Xiao adalah orang ingin kita cari. Tapi sejak awal dia tidak ingin pekerjaan ini. Begitu banyak orang di kantor,
Mana ada yang sejak awal langsung ingin berada di sini. Guru Shi, berilah dia beberapa kesempatan lagi. Coba kau lihat, dia masih tidak senang. Coba lihat nama yang diberikan orangtuanya, begitu bagus. Li Jiao, Li Jiao. Jadi dia memang terlahir untuk proofreading. Aku bukan terlahir sebagai proofreader, Aku terlahir sebagai editor fashion. Bukan, aku…
Aku hanya demi membujuk gurumu agar mengajarimu dengan baik. Aku bisa belajar dengan baik. Aku katakan sekali lagi, aku terlahir sebagai Editor Fashion. Proofreading apa-apaan? Kalian sungguh menyebalkan. Minggir. Balik kerja. Apa? Tidak bisa baca? Pelajaran sastra kelas 3. Segampang ini juga mau di-proofreading? Bagi proofreader semua buku itu adalah sama.
Tidak ada perbedaan mudah atau sulit. Kesalahan yang sering dilakukan orang muda adalah menganggap remeh. Naskah ini bisa diberikan untukmu berarti sudah sangat menghormatimu.