【FULL】Eternal Love Rain EP15【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Eternal Love Rain] [Episode 15] Apa? Dia memberikan semua asetnya karena Su Bin Quan? Benar! Bahkan aku hanya punya empat lukisan. Kau punya empat lukisan? Sungguh menyedihkan! Dia sungguh memberikan semua asetnya karena Su Bin Quan si fosil tua itu. Aku sudah menemaninya selama bertahun-tahun.

Dia hanya memberiku satu botol dan empat gelas anggur. Bahkan kau punya empat lukisan. Kakak, rupanya kau hanya mendapatkan satu botol dan empat gelas anggur. Sepertinya Guru tak sekeras itu kepadaku. Pergilah. Pergi dan kumpulkan semua barang yang dia berikan sekarang. Serahkan ke Perbendaharaan Nasional. Tidak ada yang penting baginya, kecuali aku. Baiklah.

Kakak, bagaimana dengan keempat lukisanku? Serahkan tiga dari lukisan itu. – Tolong jangan lakukan ini. – Sita semuanya. Tidak, lebih baik menyerahkan tiga. Aku menginginkan semuanya! Guru, berapa tepatnya hadiah yang kau berikan hari ini? Itu hanyalah benda-benda duniawi. Selama benda-benda itu bisa membantu Keluarga Su, tidak penting berapa atau kepada siapa kuberikan.

[Sepertinya kehidupan setelah ini akan berat bagi orang-orang] [yang menerima hadiah lebih banyak daripada Kakak.] Mengapa Qi Er diam dan menghela napas? Bukankah kau ingin menghabiskan waktu dengan menikmati teh bersamaku? Benar. Guru, kau sungguh harus lebih sering keluar untuk berjalan-jalan. Cara kerja dunia manusia sangatlah menarik.

Khususnya hari-hari sebelum festival adalah hari-hari paling sibuk dan bahagia. Itu karena orang paling bahagia saat menantikan sesuatu. Sudah 500 tahun aku merasa kesepian di dunia manusia. Kemunculannya seperti bunga plum yang mekar di hatiku saat musim dingin. Dia membuat hatiku menjadi kisah indah yang dapat kunikmati. Namun, aku bahkan tak bisa menemaninya.

Aku justru memetiknya sebelum ia pudar. Mungkin akan lebih baik bagi kami masing-masing jika merelakannya sekarang. Guru, apa kau punya teman kencan saat Festival Qi Qiao? Biar kutebak siapa yang bersamamu. Su Yin Yin? Guru, aku rasa kau tak tahu cara berbaikan dengan seorang gadis. Aku, sebagai muridmu, kebetulan tahu sedikit.

Aku punya beberapa ide untukmu. Apa saranmu? Begini, berbaikan dengan gadis sama dengan membuat orang kesayanganmu bahagia. Pria seperti Guru yang cemerlang dan bijaksana bisa dengan bebas mengatur cuaca agar hujan atau cerah dan menciptakan pelangi setelah hujan atau semacamnya. Ini pasti akan membuat Lin Lin… Bukan. Su Yin Yin, sepupu Lin Lin.

Ini pasti akan menjadi kejutan besar baginya. Ini tak akan menjadi kejutan untuknya. Guru, kau tak boleh mudah menyerah. Sebagai pria, kita harus membuatnya jika tak ada kejutan. Pikirkan saja. Dengan suasana festival dan hujan yang turun dengan lembut. Suasana itu dapat membantu menjodohkan pasangan. Baiklah. Jika itu benar, itu lumayan memenuhi salah satu keinginanku.

Kalau begitu, artinya Guru setuju? Baiklah, ayo kembali jika tak ada lagi yang bisa dilakukan. Guru. Qi Er, kembalilah lebih dulu. Aku ingin menikmati teh ini sebentar. Selamat menikmati. Aku pergi lebih dulu. Tehnya mendingin begitu orang itu pergi. Semuanya tak bermakna. Saatnya kembali. [Kediaman Ning] Dengar. Tengah malam ini, minta gurumu menunggu di sini.

Ini tentang Ning Xiu Rui. Sampaikan pesan ini saat kau kembali. Kalau tidak, aku akan membunuhmu. Ning Xiu Rui. Merpati, kesuksesan Festival Qiqiao bergantung pada langkah ini. Semangat! Aku percaya kepadamu. [Pengetahuan dan Keanggunan] Lin Lin, kali pertama aku melihatmu, aku memutuskan bahwa kaulah pahlawan di hatiku. Akankah kau

Mengajakku berkelana di dunia dengan pedang itu? Lalu, maukah kau bersanding denganku dan menjadi pasangan yang memesona? Kau mau? Lin Lin, aku sangat mencintaimu. Mungkinkah Putra Mahkota kita sedang kasmaran? Aku rasa begitu. Jika tidak, mengapa dia tak kembali dan justru tinggal di kediaman Tuan Ning begitu lama? Berhenti mengatakan itu.

– Kau akan dipenggal. Ayo pergi. – Ayo. [Kediaman Pejabat] [Aku meminta Guru Lin untuk bertemu di jembatan saat Festival Qiqiao.] [Aku meminta Guru Lin untuk bertemu di jembatan saat Festival Qiqiao.] [Kau harus datang.] [Kau harus datang.] Bocah ini seharusnya berfokus pada pekerjaannya di istana. Untuk apa mengajakku keluar?

Namun, itu bisa dimaklumi karena dia sendirian sejak kecil. Lalu, dia harus terjebak dengan hari Valentine seperti ini. Wajar saja jika dia merasa sedih. Karena dia memiliki niat untuk menjadi magangku, aku bisa dianggap sebagai separuh kerabatnya. Pergi dengannya dan menghibur dia sudah sepatutnya aku lakukan. Lin Lin! Lin Lin! Lin Lin, izinkan aku bertanya.

Begini. Ada seorang gadis yang bertemu seorang pria. Pria itu selalu membantunya dan beberapa kali mengorbankan nyawa untuk menyelamatkan dia. Namun, pria itu merespons gadis ini dengan sikap kurang antusias. Apa menurutmu dia menyukai gadis itu? Aku berbicara kepadamu. Lebih baik membiarkan itu terjadi secara alami. Kita tidak bisa memaksanya.

Yang kau katakan itu tak ada artinya. Apa ini? Siapa yang menulisnya untukmu? Seorang teman biasa. Mengapa kau gugup jika dia hanya teman biasa? Cukup, kau harus pergi. Paman dan Bibi akan khawatir. – Cepatlah pergi. – Tidak. Bukankah kita sudah menjadwalkan untuk pergi bersama? Aku tidak sedang lowong. Sampai jumpa.

Tang Lin Lin, apa yang kau pikirkan? Dia seorang sida-sida. Kita pernah bertemu. Katamu kau bisa membantuku. Sepertinya kau sudah mengetahui alasan aku mau membantumu. Itu karena kau dan aku membenci orang yang sama. Aku tidak membenci siapa pun. Aku hanya berharap dapat membuat yang kumiliki sekarang berada dalam damai.

Siapa kau bagi Ning Xiu Rui? Aku orang yang paling dia percayai. Sungguh ironis! Aku tak pernah mengira Ning Xiu Rui sungguh menghadapi hari ketika semua orang meninggalkannya. Bisakah kau membantuku membunuhnya? Aku jelas tak bisa membunuh Ning Xiu Rui sendiri. Hanya kau yang bisa melakukan itu. Mo Cheng Feng,

Apa kau ingin membuat Ning Xiu Rui merasakan pengkhianatan dengan sangat mendalam? Apa kau punya caranya? Siapa yang kau curigai tentang kematian ayahmu? Ning Xiu Rui. Namun, aku tidak punya bukti. Kalau begitu, bunuhlah beberapa orang lagi untuk menjustifikasi kasus ini. Begitu jumlah orang yang dibunuh bertambah, pembunuhnya akan menunjukkan karakter jahatnya secara alami.

Namun, aku sudah kehilangan segalanya sekarang. Aku akan ditangkap begitu muncul. Ini bergantung pada kesediaanmu untuk membalas dendam atas kematian ayahmu. Aku jelas bersedia melakukan itu. Aku akan mengambil risiko apa pun selama bisa membalas dendam atas kematian ayahku. Apa pun? Termasuk wajah ini? [Benar.] Ya. Aku tak peduli. Kau harus menikahiku. Kau… Lepaskan aku!

Tidak! Lepaskan aku! Sangat cantik! Pemandangannya bagus! Sangat memukau! [Aku harus berpamitan dengan Ning Xiu Rui dengan penampilan terbaikku hari ini.] [Biarkan Ning Xiu Rui si Naga kembali ke Istana Naga-nya.] [Biarkan dia menangis tersedu-sedu] [setiap dia memikirkan aku.] Kau datang. Kau… Kau adalah… Ning Xiu Rui. Akankah kau kembali setelah pergi? Tidak akan.

Tempat ini dan lautan adalah dua dunia yang berbeda. Aku takkan punya hubungan lagi dengan manusia setelah kembali. Hubungan? Lalu, mengapa kau tiba-tiba masuk ke duniaku? Untuk yang sudah terjadi, aku minta maaf. Ning Xiu Rui, apa yang terjadi kepadamu? Mengapa kau tiba-tiba belajar untuk meminta maaf?

Kau tahu aku akan semakin sulit melepaskanmu jika kau seperti ini. Aku makin terikat denganmu. Lupakan tentang masa lalu. Ambil Sisik Naga Terbalik-mu! Aku, Su Yin Yin, akan benar-benar putus darimu mulai sekarang. Sisik Naga Terbalik muncul lagi. Kau sudah menyiksaku selama lebih dari 500 tahun. Aku harus mendapatkanmu dan menghancurkanmu!

Jangan bilang Sisik Naga Terbalik telah menyokong hidupmu selama ini. Apakah Sisik Naga Terbalik adalah jantungmu? Ning Xiu Rui, apa yang telah kau lakukan kepadaku? Mengapa aku merasa lelah? Saat kau mengeluarkan Sisik Naga Terbalik itu, aku merasa seluruh tubuhku dikosongkan. Aku merasa seolah-olah diseret ke laut seperti saat aku masih kecil.

Aku tak bisa melihat apa pun. Semuanya gelap. Aku juga tak bisa bernapas. Apa kau sudah mengeluarkan Sisik Naga Terbalik itu? Tidak, belum. Kau belum mengeluarkannya? Ning Xiu Rui, apa yang kau lakukan? Apa kau tak mau pergi? Kau sedang mencari alasan. Untuk apa aku melakukan itu? Ini mungkin tipuanmu. Mana mungkin?

Aku tak sabar ingin menyingkirkan Sisik Naga Terbalik itu. Itu jelas karena kemampuanmu yang kurang. Lalu, aku yang justru disalahkan. Kalau begitu, ini aneh. Apa menurutmu kita seharusnya menggunakan cara itu? Cara apa? Sesuatu seperti cara yang tertulis di novel. Semacam seni bela diri atau mengembalikan kekuatan. Begini saja. Ini mungkin tidak berhasil.

Mari kita ganti ke metode lain. Pasti ada cara lain. Seperti… Baiklah, aku akan melakukannya lain kali. Ning Xiu Rui, kau tidak pergi kalau begitu? Ning Xiu Rui tidak pergi. Kalian pasti bahagia. – Tentu. – Berbahagialah. Semangat. Aku juga bisa melakukannya. Bukankah kau sudah diakui sebagai murid magangku? Mengapa kau berlutut lagi?

Guru, ada yang harus aku katakan. – Aku juga ingin mengatakan sesuatu. – Sungguh? Bangkitlah. Tidak, aku pikir prialah yang seharusnya bilang lebih dulu dalam hal-hal seperti ini. Pria? Benar! Guru. Hari ini aku, sebagai pria, ingin memberitahumu bahwa aku menyukaimu. – Aku ingin menjagamu seumur hidup. – Bagus!

– Bukankah kau masih… – Aku bukan anak kecil, Guru. Aku sudah melakukan upacara mahkota. Guru, kuharap kau membiarkan aku menemanimu seumur hidup. Terima dia! Guru, tolong terima aku. – Guru! – Terima dia! Wanitanya merasa malu. Suamiku, bunga-bunga itu sangat cantik. Aku juga ingin membelinya. Apa kau akan mendengarkan aku jika kubelikan? Tentu saja.

Dengarkan aku, kita tak perlu membelinya. Bukankah katamu kau akan mendengarkan aku? Guru, kau menerimaku atau tidak? Aku tak menerima apa pun! Bukankah kau seorang sida-sida? – Hari ini bagaimana kau bisa… – Guru! Hentikan. Guru, ada kesalahpahaman. – Ini kesalahpahaman! – Kesalahpahaman? Kujamin aku adalah pria sehat yang bisa dinikahi.

Hari itu, aku harus melakukannya. Aku akan mengatakan kebenarannya nanti. Aku tidak bertanya tentang kondisi tubuhmu. Lantas, apa yang ingin kau ketahui? Aku akan memberi tahu semuanya. Aku… Aku ingin bilang bahwa aku menginginkan hubungan yang stabil. Namun, kau dan aku sangat tidak cocok. Terima kasih atas kejutan yang kau siapkan untukku hari ini.

Malam sudah larut. Tidak pantas untuk bersamamu lebih lama. Aku harus pulang. Aku sudah menyelesaikan upacara penobatan kedewasaan. Aku pria yang bisa melindungi orang yang aku cintai. Meskipun tidak punya orang tua, aku masih punya kakak. Dia bisa membantu upacara pernikahan kita. Kini aku memang tak punya satu hektar pun tanah.

Namun, aku akan memberimu kehidupan stabil yang kau inginkan. Guru. Kau sungguh tak mau memberiku kesempatan untuk berada di sisimu? Li Qi. Meski aku berasal dari Shengjing, aku tumbuh di daerah di luar Tembok Besar. Aku sama seperti wanita-wanita di daerah itu. Aku sudah berlatih bela diri sejak masih kecil.

Namun, aku baru menyadari perbedaan antara aku dan yang lain saat kembali ke Shengjing. Aku tidak punya ibu sejak kecil, maka tidak ingin membuat keputusan yang salah dalam pernikahan. Kau masih anak kecil yang belum dewasa. Aku tak ingin berkelana di dunia dengan pedangku. Jadi, kita sungguh tak ditakdirkan bersama. Kita tak akan saling bertemu

Agar tidak menderita. Bahkan jika kau menolakku hari ini, aku juga takkan menyerah. Sejak kecil, aku tak pernah menyerah atas hal yang aku sukai. Ini takkan berhasil. Berhenti mengejar sesuatu yang tak bisa kau dapatkan. Guru, kau terlambat menurunkan hujannya. Bagaimana bisa ada luka di tubuh Putra Mahkota? Yang Mulia.

– Putra Mahkota. – Aku baik-baik saja. Kau boleh pergi. Putra Mahkota, luka di tubuhmu sangatlah aneh. Aku khawatir itu akan memburuk jika tak langsung diobati. Aku akan memutuskannya sendiri. Ning Mo, pulangkan tabib ini. Baik, Yang Mulia. Aku pamit. [Ini Sisik Naga Terbalik si naga kecil.]

[Takkan kubiarkan siapa pun mengambilnya bahkan jika aku mati.]