【FULL】My Mowgli Boy EP49【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia
Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah
Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 49 Pelayan, bawa tersangka Mowgli “Yelling”… Tersangka Mowgli. Kamu harus bilang ada. Ada. Bagaimana aktingnya menyenangkan tidak?
Aku kasih kamu penghargaan aktor terbaik tidak? Tidak perlu, tidak perlu. Aku tahu saudara Mo bukanlah orang yang tidak punya hati nurani. Kakak Geli, kamu terlalu hebat, kami sekelompok orang tertipu olehmu, saya hampir tidak percaya pada cinta. Sudahlah, saya tahu saya bersalah, kalian beberapa orang terserah mau bagaimana menghukum aku. Baiklah, kalau begitu berlutut.
Kamu ini sedikit keterlaluan yah! Kamu jangan seperti itu, hukuman besar belom dimulai kamu mulai membelanya, apakah ingatan kamu seperti ikan mas? Waktu itu ketika kamu dan dia putus sampai mau mati, apakah kamu lupa? Sudah tidak ingat, jika dia tidak berpisah dengan aku akting kita beneran, serigala tua itu Zheng Weijue bagaimana mungkin percaya?
Dan lagi, sebagai lelaki lutut kami itu ada emas, nanti aku buatkan kamu sesuatu, yang mudah waktu berlutut baru kita berlutut. Tidak berguna. Untungnya kalian berakting, barulah penjahat itu tertangkap juga. Tetapi, dia sekarang hanya di tahan, jika dalam 24 jam masih tidak ketemu bukti, ada kemungkinan dia dilepas, disaat itu mau menangkap dia lagi,
Itu sangat susah. Saya sekarang tidak paham, orang dan bukti sudah ada, dan lagi tersangka sudah di depan mata, segala masalah sudah begitu jelas, kenapa tidak bisa vonis? Ini… Sini saya jelasin apa arti berbuat salah tapi tidak ada bukti. Coba kamu ngomong. Berbuat salah tidak terbukti, Artinya adalah… Di tengah proses hukum pidana,
Lembaga penyelidikan terhadap tersangka tindak kejahatan yang tidak jelas, bukti tidak cukup, tidak terbukti, tidak boleh menindak lanjutin proses hokum, gugatan tidak bisa diajukan. Saya sama sekali tidak mengerti, saya butuh penenang otak. Untuk lebih mudah dimengerti, bukti tidak cukup, tidak bisa dihukum. Terima kasih atas penjelsannya, sekalian membuat aku kecewa. Jikalau orang yang…
Berbuat salah tidak terbukti. Berbuat salah tidak terbukti, untuk selanjutnya apa yang kita lakukan? Lanjut cari terus. Setiap yang dilalui, pasti meninggalkan jejak. Zheng Li, jangan. Zi Ri, kamu tidak usah menghibur aku. Sebenarnya, saya juga tidak ingin papa saya melakukan kesalahan terus, daya memilih di pihak yang benar. Masa tahanan
Bukankah masih ada 24 jam? Jarak sekarang masih ada 20 jam 2 menit. Mulai sekarang, kita masih ada 20 jam, saya dan Ling Xi berpencar, kita ke pinggir pantai lihat apakah ada petunjuk baru tidak. Tang Cheng dan Zi Ri, kalian tinggal di markas, kalau kami dapat petunjuk baru, akan langsung kami laporkan di group.
Kalian coba cari, lihat dalam hukum ada pendukungnya tidak. Baiklah. Tidak ada masalah. Saya, saya, saya, masih ada saya. Kamu jaga saja, kamu mendukung dari belakang saja. Tidak masalah, saya bertugas mengantar minuman, snack 24 jam, tidak berhenti menyuplai. Masih ada aku. Setebal apapun perisai pasti bisa ketusuk oleh pedang. Kata papaku,
Mama aku adalah kelemahannya. Begini, saya dan Yiling pulang dulu, lihat bisa tidak dari mama saya mendapat beberapa kabaar yang bermanfaat. Kakak Zheng Li, kamu yakin kamu tidak ada masalah? Tidak ada masalah, setelah bertarung banyak tahun, suasana ini, tidak menyulitkan saya. Semuanya tenang, apapun masalah ataupun bencana, kita semua hadapi bersama. Sudah datang.
Kamu, kalian… Apa kabar? Apakah ini rumah Zheng Weijue? Iya… Ini adalah identitasku, ada beberapa pertanyaan yang perlu kerjasama kamu. Kamu masih ingat bulan lalu ketika dia pulang pakai baju apa? Ini Lokasi yang dia berikan ke saya, saya beberapa kali bolak balik, tidak menemukan petunjuk apapun, juga tidak menemukan sedikit celah.
Kamu yakin ini tempatnya? Saya yakin ini tempatnya, juga mungkin, waktunya saya tidak pas, jika tidak, tempatnya disekitar sini . Dia pernah di tilang di sekitaran sini, sudah lama kamu dan dia jadi mata mata, tidak mendapatkan kabar apapun? Tidak ada, dia orangnya sangat teliti dalam melakukan sesuatu, dan juga ada masalah, dia menutup rapat,
Saya pernah menggunakan jejak ban mobil untuk mengelabuinya. Berhasil tidak? Tidak, dia masih menyindir saya. Dia bilang setelah aku pergi dia foto jejak tersebut, kamu sungguh hebat. Sebentar, kata-katanya sangat aneh, kenapa dia menegaskan setelah dia pergi, dan lagi dia kenapa begitu yakin kamu tidak lihat? Saya juga gak tahu, tapi saat di bicara ini,
Mukanya penuh dengan keyakinan, dengan kata lain, dia 100% yakin. Benar, disini adalah pantai, kalau pun ada celah yang kecil, di sapu oleh ombak, bukti apapun hilang. Kemungkinan yang sangat kecil. Apa artinya? Kamu lihat pantai ini, hanya saat air laut surut, barulah pasir ini kelihatan. Jika mobilnya benar datang, pasti akan terjebak. Bisa tidak,
Tempat terakhir yang didatangin Zheng Weijue bukan disini, petunjuk di Ding Jianxiong adalah saat kami tidak di temukan di tempat itu. Jika mau diikutin, pasti tidak ke foto bekas jejak ban mobil. Harusnya ada di dasar laut, permukaan laut, atau kapal. Yang tidak bisa dilalui mobil tidak ada jejak mobilnya, masih ada satu tempat.
Jika tidak ada masalah di kasus ini, cuma kita berdua, kita disini menikmati pemandangan, melihat matahari terbit, pasti menyenangkan. Kamu dulu, terhadap Li Yuhang, ada tidak berkata seperti ini? Kami berdua, melihat matahari terbenam. Ombak itu, silih berganti menerpa. Angin laut itu, meniup rambutku, bahagia sekali. Saya cuma bercanda. Hati- hati. Begitu banyak pasir,
Saya tidak melihatnya. Tidak apa-apa? Habislah! Sepatu saya semuanya terkena pasir. Sebentar, Kalau Zheng Weijue datang ke tempat seperti ini, sepatunya juga pasti kena lumpur, bisa di bilang, jika dapat menemukan sepatu yang dipakai Zheng Weijue saat kejadian, tanah yang melekat di sepatu dicocokin dengan tanah di tempat kejadian, maka bisa dapat kesamaan tanah
Di tempat yang sama. Lalu dengan pasti, tempat ini terakhir Ding Jianxiong muncul. Akhirnya, saat Tuhan menutup jalan kita, disaat itu juga Dia membuka jalan lain untuk kita. Zheng Li, kamu sedang mencari apa? Ma, sepatu dimana? Sepatu ada di lemari sepatu. Saya bilang punya papa, sepatu yang dipakai pulang
Saat hari peringatan ulang tahun pernikahan. Saya tidak ingat, sepatu papamu yang itu. Ma, kamu jangan bohong aku, sepatu itu hadiah yang kamu berikan ke papa, setiap tahun papa selalu memakainya, kamu tidak mungkin lupa. Saya tidak tahu papa kamu sebenarnya melakukan kesalahan apa? Kenapa polisi dan kamu harus datang ke rumah
Mencari sepatu dan baju dia? Saya juga tidak jelas, intinya semua masalah sedang diselidiki. Tetapi ibu, kamu jangan khawatir dulu. Bagaimana saya tidak khawatir? Kita sudah hidup bersama beberapa tahun, meskipun papa kamu keluar negeri, ada perbedaan waktupun papa kamu bisa telepon saya untuk kasih kabar. Sekarang sudah lebih dari 10 jam,
Saya tidak ada kabar dari dia, kamu beritahu aku, bagaimana saya tidak khawatir? Kamu beritahu aku, kemana harus kucari dia? Saya ingin bersama nya, saya mau tanya dia sudah makan belum? Kenapa handphone aktif tapi tidak diangkat? Kamu beritahu aku, bagaimana baru bisa menghubungi dia? Saya mau bicara dengan dia, saya tidak tenang. Ma…
Kamu beritahu saya, papa kamu dimana? Kamu tenang dulu. Kata mamaku, baru 2 hari yang lalu sepatunya diantar ke laundry, surat laundry saya kirim ke wechat kamu. Orangnya? Apa kabar? Anda lihat struk ini sebentar, anda tahu dimana sepatu ini? Baru saja dimasukan ke mesin sterilisasi. Tuhan menutup jalan,
Kali ini benar-benar tidak ada jalan lain lagi. Kali ini kalian harus tambah 50 dolar, ada sepasang sepatu sangat kotor, saya mau khusus yang ini dicuci ulang lagi. Saya sudah menyikat 10 menit untuk satu sepatu yg berlumpur baru saja selesai sikat, yang satunya lagi belum ke sentuh. Sepatu yang itu sekarang ada dimana?
Berdasarkan mineral yang dikandung oleh tanah, dan komposisi yang dihasilkan dari bahan organik, kami memprediksikan perkiraan tempat kejadian, ditemukannya sesosok mayat. Ditemukan mayat, ketemu, ditemukan mayat, di sebelah sana. Dipastikan, adalah papa aku. Ling Yu… Saya ingin berdiam diri sendiri. Kenapa? Kenapa? Kenapa, kenapa bisa begini? Ding Yu, saya adalah papa kamu.
Jika bukan karna kamu jadi mata-mata, surat tilang kecepatan, sepatu, pembuangan mayat secara tepat. Setiap petunjuk berurutan ini, sama sekali tidak bisa digabungkan, dan juga tidak bisa mengarah ke kita untuk menemukan mayat sebenarnya, jadi semua yg kamu lakukan ini tidaklah sia-sia. Masih ada 10 menit tepat 24 jam,
Laporan pemeriksaan mayat kenapa belum juga keluar? Saya tadi sudah menanyakan, masih harus menunggu. Baiklah, saya temani kamu sebentar. Saya ke tiolet dulu. Saya temani. Masalah ini sudah berlalu lama, mungkin seumur hidup ini, tidak ada bukti yang cukup untuk menghukum mereka. Tapi seiringan ini kebenaran pasti akan terungkap, dan juga,
Biarlah hukuman lain yang menghukum dia. Jika kakek tahu, dia pasti sangat bahagia. Pastinya… Kamu demi kakek telah melakukan banyak hal, dia tahu pasti tidak akan putus asa, dan bisa merasa bangga, bahkan bisa lebih menyayangi kamu. Mowgli, berjanjilah kepadaku, jika ke depannya ada masalah bahaya, kamu tidak sendiri, saya bersama kamu tanggung bersama, oke?
Kamu ketakutan? Saya tidak tahu, bagaimanapun dia adalah papa saya, kadang saya pikir, saya itu adalah yang benar, apakah benar? Apakah salah? Kamu tidak salah… Kalaupun sekarang ada jalan mundur, saya tetap akan memilih kebenaran, Iya tidak? Memilih kebenaran ada harganya yaitu bertarung habis habisan, tapi itulah kamu yang sebenarnya. Terima kasih.
Masalah sebesar apapun kami bisa hadapi bersama, biar dunia runtuh, kita tanggung bersama. Polisi sudah membuktikan saya tidak bersalah. Kalian, permainan sudah berakhir. Ini, ini, ini maksudnya apa? Kalian tidak boleh melepaskan dia. Ini berkaitan dengan intinya kasus, sebelum ditemukan bukti baru, kita tidak boleh memutuskan menahan orang yang tidak bersalah. Keluarga harap kemari,
Ini adalah laporan pemeriksaan mayat, boleh dilihat. Kenapa kita harus buru-buru? Peralatan perawatan kulit saya belum bawa lengkap, dan lagi, jaket bulu saya belum cukup dibawa, saya dengar Canada saat itu cuaca sangat dingin. Istriku, kamu jangan selalu mengeluh, lihatlah visa 10 tahun kita, sudah lama dibuat, kamu juga tidak membawa saya pergi,
Pergi melihat dunia, bukannya ini kebetulan? Kantor ada sedikit masalah, dalam hatiku juga tidak enak, kamu temenin saya pergi refreshing. Kita juga berlibur, liburan yang tidak direncanakan, bagaimana? Ayo pergi. Saya masih bingung, polisi kenapa mau menahan kamu? Bukankah sudah saya jelaskan? Ada sedikit perselisihan. Kamu dan Ling Zhenghao, sebenarnya ada masalah apa?
Saya mendengar beberapa isu, katanya kamu ada yang mendukung dari belakang. Cuma beberapa perlakuan bisnis saja, Ling Zhenghao sudah jatuh, pastinya sayalah yang berkuasa, kantor masih ada banyak atasan tinggi, mereka bukan lah bodoh. Dan lagi, kalaupun aku ada masalah, kenapa polisi bisa melepaskan aku? Tidak apa-apa, jangan banyak dipikirkan, kamu pikir pikir dulu,
Kita keluar mau main apa? Ayo jalan. Istriku, di tahun itu, saya membawa sebuah mobil bekas untuk menikah denganmu. Waktu itu aku janji, pasti akan ajak kamu berkeliling dunia, hari ini datang kesempatan, Tepat, juga bisa menepati janji aku 35 tahun janji ke kamu. Waktu itu, aku tidak peduli dengan 3 rotasi, aku hanya merasa,
Dapat dikatakan, bawa kamu keliling seluruh dunia, orang seperti itu adalah monster, aku di kalimat kedua kamu ini dibohongi. Kamu tidak menyesal? Tidak pernah menyesal. Baik, jalan, kita pergi beli tiket, jalan, jalan, jalan. Tapi… Tapi kita pergi begitu saja juga tidak bicara 1 katapun dengan anak bermain begini, menghilang begini, dia bisa khawatir.
Anak sekarang sama saya ada perbedaan pendapat, melawan saya, kamu ingat Mowgli? Dia cuci otak dia, apa yang dibicarakan di dengarkan, saya pikir, jangka waktu ini kita berdua mendiamkan diri, tunggu dia berfikir bersih, berfikir mengerti, kita biarkan dia terbang kesini bukannya sudah selesai? Jalan, jalan, jalan, jalan. Pa, ma, aku pulang. Pa… Ma…
Di dunia masih ada 2/3 negara, menunggu kita pergi menjelajah. Tapi kita sudah berumur lebih dari 50 tahun, aku sungguh tidak tahu, kita masih ada waktu melalui semuanya? Tidak apa-apa, istriku. Kamu berfikir terlalu banyak, kamu dengarkan aku bicara, kalau, kamu ingin naik balon udara, aku temani kamu naik. Kalau, kamu ingin terjun payung,
Aku ikut temani kamu terjun bebas. Kalau, kamu ingin melayang, aku temani kamu dengan penuh keberanian. Bagaimanapun, seperti kata internet itu, aku berpegangan pada kaki kamu, Kamu kemana saja aku ikut, Aku sedikit lapar, aku ingin… Makan bubur dulu. Tidak masalah, Bubur, bubur di… Di lantai 2, jalan, jalan, jalan. Bagaimana? Baju dan koper dirumah
Semuanya tidak ada, aku telepon juga diangkat. Dia menghilang saat ini, sangat sulit untuk dipikir melarikan diri untuk menghindari hukuman. Pergi keluar kota atau keluar negri? Passport dia sekarang ada tidak? Pesan tiket ada tidak? Dia tidak pernah menaruh barang seperti itu dirumah, cari cari lagi. Semua hanya file biasa.
Passport seharusnya dia tidak mungkin taruh disini, tidak ketemu. Orang mengira aku yang bunuh, lalu bisa apa lagi? Kamu ingin memakai sisa bukti ini, membuatku jatuh. Sudah 20 tahun, Ding Jianxiong tidak bisa mengancamku, kamu juga tidak bisa mengancamku. Boleh lihat sebentar? Aku menemukan bukti penting, aku mengeceknya, informasi tiket ditampilkan dalam riwayat penelusuran,
Mereka segera pergi ke Canada. Dan pesawatnya, segera terbang. Ayo jalan! Cepat! Mari, makan lah. Kamu kenapa tidak makan? Aku, aku tidak lapar, cepat minum, mungkin sudah boarding. Pastikan temukan papa aku. Cari terpisah. Temukan jejak tersangka, sekarang kita tangkap. Kenapa? Kita, kita bisa tidak jadi pergi? Tidak pergi? Tidak setuju temani aku lihat dunia?
Aku tentu saja ingin bersama-sama denganmu, lihat dunia, aku ingin membiarkan kita pergi dengan santai, alih-alih membawa terlalu banyak beban. Menanggung? Ada menanggung apa? Bahkan dengan beban itu juga aku pegang, kamu hanya senang-senang temani aku pergi sudah cukup, oke? Kita adalah suami istri, kamu ada masalah apa, aku bagaimana peduli? Baiklah, tidak bicara lagi,
Sudah harus boarding, ayo jalan, jalan, jalan, jalan. Zheng Weijue, kamu dengan kita kembali menyerahkan diri. Kalian ingin melakukan apa? Polisi sudah memeriksa, dengan aku tidak apa-apa, jika tidak, aku bagaimana bisa disini? Kamu kira-kira masih tidak tahu, kita punya bukti baru, anda terinfeksi AIDS. Kamu sangat lucu, kamu ingin aku tinggal, mengarang kebohongan ini.
Aku juga berharap ini bohongan tapi maaf, ini laporan medisnya, ini tidak bisa bicara bohong, bukti, Ada disini. Kalau saya beneran ada, apa yang bisa kita buktikan? Sayangnya, setelah Ding Jianxiong keluar dari penjara, dia juga terkena AIDS. Kalau aku tidak salah tebak, ditangan kamu ada bekas luka, itu dengan Ding Jianxiong ditengah perkelahian.
Kalian berdua berada ditengah perkelahian, darah dia, Tuan Zheng, kami menyadari kecurigaan baru, harap kembali untuk proses penyelidikan. Li Shan, ambil… Maaf, aku kali ini, tidak bisa lagi temani kamu lihat dunia. Ayo pergi. Tante Li Shan… Duduk, duduk, pelan sedikit, duduk, duduk, pelan-pelan. Berdasarkan Hukum Pidana Republik Rakyat Tiongkok, Artikel 341,
Artikel 232 peraturan yang terkait, putusannya adalah sebagai berikut. Terdakwa Zheng Weijue bersalah atas perburuan liar, bunuh orang, hukuman gabungan untuk beberapa pelanggaran, menuntut penjara seumur hidup, perampasan politik hak seumur hidup. Mowgli, tahu tekanan kamu besar, masalah ini sudah berlalu, tidak apa-apa. Aku tahu kasus kakek, tidak ada jalan kembali,
Setidaknya itu cukup untuk membuat si pembunuh tertangkap. Apakah itu dianggap sebagai penjelasan kakek? Dianggap, tentu saja dianggap. Tapi aku sekarang memikirkannya cukup menakutkan, jika disaat itu tidak ada secara tidak sengaja, mungkin, tidak bisa menjelaskan kepada kakek. Ini bukan kecelakaan, ini tidak dapat dihindari. Kamu pikirkan, kalau kamu tidak bersikeras dengan pengorbanan,
Mereka bagaimana mungkin menemukan informasi di mayat dan panggil dia datang ulang menyelidikan dari awal? Kalau kamu tidak menunda-nunda biarkan dia melarikan diri, pria pejantan itu memberikan lebih dari cukup bukti kuat juga sia-sia, betul tidak? Masalah ini harus berterima kasih pada pria pejantan itu, jika tidak pada saat dia tertangkap, mengaku dengan sukarela
Batu yang berfungsi sebagai senjata pembunuh, bekas diatas, biarkan Zheng Weijue langsung dihukum. Mungkin, berterima kasih atas luka pinggang Zheng Weijue, ketika dia membuang mayat itu harus memalsukannya. Jadi masalah ini, dia awalnya ingin menggunakan kejahatan baru untuk menutupi kejahatan masa lalunya, tidak terpikirkan sebuah celah baru dibuat apa yang bisa dijelaskan?
Melakukan hal yang salah tidak bisa mengelak dari tanggung jawab, ini beberapa kesempatan. Tidak menyangka, dia sampai disini. Baiklah, kamu tidak perlu pikir ini lagi, kamu berkorban banyak dalam kasus ini, untuk kasus ini, kamu hampir mengorbankan nyawa. Hal-hal ini kalau tanpamu tidak mungkin ada hasilnya hari ini. Baiklah, orang yang berjasa besar,
Kita pulang saja. Kalau kakek yang disurga, dia pasti akan sangat senang. Jalan, kita pulang… Jalan. Anda kurang beruntung, terlalu cepat pergi, tidak melihat akhirnya. Setelah ditangkap dia mengakui semua kesalahannya, juga secara sukarela mengakui masalah tahun itu, itu membebaskan kamu dari kasus pembunuhan. Sekarang dia dan anak buahnya semua sudah jalannya,
Kamu bisa beristirahat dengan tenang. Pa, kalau ada kehidupan lain, saya harap hidup tidak tertekan, bermartabat dan mengesankan, seperti laki-laki sedikit. Jangan melibatkan mama mertua, istri, anak, di kasih harapan ke orang lain. Masalah ini tidak peduli seberapa sulit, harus ditanggung sendiri, betul kan! Juga, harus jalan di jalan yang benar, ada masalah,
Sekeluarga hadapi bersama, bukankah itu cukup? Aku sekarang sering berpikir waktu aku kecil, kamu di desa temani aku main, kita senang seharian. Sayangnya, masa itu juga tidak kembali lagi. Sudahlah, tidak bicara ini lagi, kasih kamu cari tempat baru ini, kamu masih puas? Sebenarnya aku tidak mampu membelinya disini, tapi rumah lama, adalah,
Yang saya beli untuk pernikahan saya, mendesak saya pulang membayar maintenance, saya baru tahu ternyata Gao Jie masih menyisakan tidak dijual. Jika saya mengembalikan rumah ini ke dia, lalu menyisakan sedikit uang, membelikan tempat ini kasih ke kamu. Sekarang pikir-pikir, sebenarnya kamu dan Gao Jie, saya sangat minta maaf, hanya ini yang bisa saya bantu.
Xiao Yu… Sekarang kamu tahu, menyalahkan perbuatan seseorang, ada banyak penyesalan tidak? Dalam hal ini, mengapa meninggalkan penyesalan untuk diri sendiri? Yang kamu bilang tidak salah. Kami, tidak pernah hidup dalam kesusahan. Kehidupan, juga tidak ada ombak besar. Jadi, aku juga tidak ada musuh. Kalau Xiao Yu bisa datang makan, kami semua sangat menyambut.
Semoga kamu, juga jangan terlalu banyak pikiran. Xiao Yu, kamu sebenarnya punya banyak kesalahpahaman dengan dia. Setelah kejadian, dia juga berasalah. Dia merasa kurang baik terhadap kamu, terlalu ketat untukmu, setiap aku masak untukmu, dia selalu membeli beberapa makan enak untukmu. Benar-benar, tidak peduli bagaimana kamu memikirkan dia, dia benar-benar menganggap kamu sebagai anaknya sendiri.
Maaf… Pa… Baik, jalan. Zheng Li, apa kabar? Bagaimana? Ini, menderita pahit dan kebencian mendalam, Kenapa? Mama kamu? Mama di rumah, tidak datang. Hanya, dia kurang baik. Kamu? Saya? Saya bisa baik sampai mana, juga bisa buruk sampai mana. Kalian berfikir ke arah yang baik, jangan terlalu keras pada diri-sendiri, terutama mama kamu.
Hari-harinya dia masih panjang, kamu biarkan dia lihat kedepan. Beberapa waktu kedepan, saya berencana mengajak Bai Yiling traveling. Awalnya ingin mengajak mamaku, tapi mama bilang tidak mau. Dia tidak ingin menjadi pengganggung kami, jadi aku bilang sama mama, Ma… Keluarga kita, sudah berapa lama tidak pergi traveling bersama? Lalu, lalu kemudian? Kemudian, mama berjanji. Baiklah,
Mama kamu kalian berdua rawat. Kelihatannya janjiku dulu tidak dapat kulakukan. Zheng Li, terima kasih, mengajak dia pergi keluar lihat dunia. Tapi aku berpikir, aku tidak ada, tempramen mama kamu mungkin tidak bisa terlalu baik. Kalau dia tidak senang, kamu banyak bujuk dia. Setelah semuanya aku tidak ada, tidak ada orang support dia.
Kalau ini ada kesalahpahaman, kamu banyak jelaskan. Dia juga bukan, begitu tidak masuk akal. Kalau, kamu punya keluarga, jangan hanya menjaga istri kamu, tidak menjaga mama kamu. Aku seperti orang yang begitu? Kamu benar-benar anak baik. Bukan hanya sekarang, sekarang, sepertinya aku tidak punya hak berkata begini. Zheng Li, 1 orang,
Disaat pertama kali dia melakukan kesalahan, harus menghadapinya disaat itu juga, perbaiki dengan benar. Jangan seperti papamu begini, dengan menggali lubang, mengisi lubang depan. Dengan begini, bisa selamanya berulang-ulang. Anggap saja aku, kasih kamu 1 pelajaran terakhir. Waktunya sudah tiba. Zheng Li, waktuku sudah tiba, waktunya aku masuk, Pa…
Aku ingin melihat kamu melipat kertas lagi. Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan
Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan
Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku