【FULL】My Mowgli Boy EP27【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia
Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah
Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 27 Semalaman Mowgli tidak menghubungi kamu, kalian baik – baik saja, kan? Tidak baik. Dia bahkan tidak menyadari kesalahannya.
Aku tahu bahwa aku salah. Aku berbuat salah, aku ingin memperbaikinya dihadapan kalian. Ada apa kamu disini? Bocah ini patut diajar, tingkat kesadarannya lumayan tinggi. Aku ada satu kabar baik dan ada satu kabar buruk. Kalian berdua ingin mendengar yang mana dulu? Suasana hatiku sudah jatuh terpuruk, kamu katakan kabar baiknya dulu. Kabar baiknya adalah
Aku sudah memberikan proposalmu kepada CEO Mozi Capital. Lu Yuhang sudah melihatnya, dia sangat menghargai bakat kamu. Menghargai aku? Lalu berita buruknya, aku kemarin malam menerima tagihan dari Shansong. Aku kaget waktu melihatnya, uang yang kudapat, sama sekali tidak cukup untuk membayar pakaian ini. Pakaian apa? Pakaian yang kemarin di pintu kantin. Pakaian yang
Aku hindari ini merupakan karya kerajinan tangan kualitas tinggi. Sepuluh ribu? Ini pakaian giok diikat dengan emas. Mohon maaf, aku sudah semalaman menyalahkan diriku, aku juga semalaman tidak bisa tidur. Kalian terserah mau marah pada aku, pukul aku, semuanya bisa. Dalam satu malam aku membuat kalian menjadi rakyat jelata. Tidak masalah.
Aku tidak apa – apa. Aku bisa membawa kalian kembali ke puncak. Benarkah? Sudah pasti. Tenang saja, pasti bisa. Setelah mengklarifikasi konsep dasarnya, kita sekarang bisa melakukan pencobaan yang tak terbatas terhadap portofolio investasi. Sehingga bisa mendapatkan hasil yang bervariasi yang tak terhitung jumlahnya. Lalu terakhir kita tampilkan dalam grafik,
Bisa mendapatkan portofolio investasi yang layak dikerjakan, kemudian kita bisa mendapatkan pengantar portofolio yang efektif. Di saat ini, para investor dapat memilih portofolio yang akan dieksekusi berdasarkan situasi sendiri. Saat ini kelompok yang bernama ada di pasar. Contohnya, Hei Yan, Ling Hang, perusahaan aset seperti Goldman Sachs dan Morgan. Mereka semua memiliki, model investasi sendiri.
Dari model yang sudah diumumkan, model mana yang cocok untuk pasar Tiongkok? Apakah ada diantara para murid, yang pernah memikirkannya? Model pionir, menurutku model pionir, cocok dengan pasar dalam negeri. Silahkan sebutkan alasan yang lebih detil. Aku merasa model pionir keuntungannya ada tiga. Yang pertama, prinsip strateginya sederhana dan jelas. Yang kedua, mudah diimplementasikan.
Yang ketiga, tingkat penyesuaiannya relatif rendah. Sebenarnya banyak tempat di negara kita, semuanya membingungkan. Karena kualitas stok yang ada didalam negeri ini sebenarnya tidak banyak. Jadi bagaimana cara manual memilih kategori besar, pada dasarnya, ini dapat disesuaikan dengan mengkombinasikan model dana indeks terbuka. Sebagai perusahaan manajemen aset terbesar kedua di dunia, saya percaya,
Itu dapat diterapkan ke semua pasar. Baik. Karena model pionir disebut, mari kita membahas beberapa model yang di konfigurasi di pasar global. Dari perspektif pasar global, lintas wilayah, lintas produk, lintas perbatasan. Halo, Direktur Li Murid ini… Ada banyak cara untuk menyapa, tidak harus mengagetkan orang. Harus membuatmu, membuatmu sangat terkesan. Sebelumnya,
Aku buru – buru jalan melewati Anda, tanpa disengaja membuat semangkuk bubur labunya terjatuh. Aku merasa sangat sedih. Dengan ini, dari kantin didalam, bubur labu yang baru dibuatkan, Anda harus memakannya selagi panas. Mohon maaf. Saya tidak terkesan. Tidak masalah. Bubur labunya tidak mengesankan, tidak masalah. Kamu terkesan dengan saya juga sudah cukup.
Kamu masih ingat saya? Yang barusan didalam kelas, yang berbicara dengan antusias, itulah saya. Oh iya, kamu mengajakku bermain tebak – tebakan, aku sama sekali tidak tertarik. Kalau tidak ingat dengan aku juga tidak masalah. Anda hanya perlu ingat makalah proposal ini sudah cukup. Kemarin pacar saya, yang memperkenalkan makalah proposal ini kepada Anda.
Anda sudah melihatnya, sudah terkesan belum? Jadi ini punyamu? Benar, saya. Kamu kemarin bilang proposal ini mempunyai titik terangnya, ada kreatifitasnya, tapi juga perlu dibetulkan. Kemarin pacar saya yang bilang kepada saya, dengan itu, saya menghabiskan satu malam, saya belum tidur, saya bergegas semalaman, untuk memperbaiki semua tempat yang perlu diperbaiki. Mohon dilihat. Direktur Li.
Bubur labu ini saya bisa menggantikannya, tapi pakaian yang waktu itu, terlalu mahal. Aku tidak bisa menggantikannya. Bisakah aku dengan proposal ini sebagai pelunasannya? Kamu semalaman membetulkannya? Benar. Kita adalah orang bisnis, bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga soal kualitas dan kepercayaan. Anda tidak perlu khawatir, dalam tiga hal ini, aku pasti bisa bekerja keras,
Tidak akan mengecewakan Anda. Jadi, konsep yang disebutkan didalam kelas ekonomi tadi, kamu juga semalaman menghafalkannya? Demi menarik perhatian Anda dan menambahkan kesan saya. Jadi… Saya menghafalkannya satu malam. Apakah benar? Kalau sudah dipelajari lagi, mengapa ada banyak celah? Sama seperti dengan proposal ini. Model pionir cocok untuk kondisi pertama pasar domestik, harus mempunyai pedagang
Seperti Buffet. Selain itu, semuanya tidak benar. Meskipun kamu di sekolah begitu percaya diri. Konyol sekali. Di kelas kamu pura – pura mengerti. Dalam waktu singkat, terpaksa harus mengingat. Kamu tidak bisa mengerti itu, kamu selalu mengerjakan yang dangkal. Pantas saja proposalmu sangat dangkal. Direktur Li, saya ingin bertanya,
Menurut Anda celah didalam proposal saya itu ada dimana? Bahkan hari ini Anda mau menyetirpun, saya akan mengejar Anda dengan pertanyaan yang spesifik. Nona bandit, mohon tanya, apa kewajiban saya untuk bisa menjadi mentormu dalam kehidupan ataupun ekonomi? Mohon keluar dari mobil. Kalau tidak saya bawa kamu ke limbah daur ulang. Apapun yang anda katakan,
Aku tidak masalah. Tapi aku ingin bilang, aku pasti bisa mengerjakan lebih baik, termasuk makalah proposal ini. Selama Anda beritahu cara memperbaikinya, saya pasti akan memperbaikinya lebih baik. Wajahmu cukup tebal. Memang. Kolagennya cukup memadai. Anda tidak perlu khawatir, kekuatan mengingatku sangat kuat. Anda hanya perlu membicarakannya sekali saja, saya dengan cepat bisa mengingatnya.
Saya perlu membetulkan di bagian mana? Saya benci dengan orang seperti kamu. Maunya jalan pintas. Pura – pura mengerti. Melayani orang lain. Cocok sekali kalau ini sikap yang saya paling benci. Terlihat kalau Anda itu ternyata berprasangka terhadap saya, tapi tidak masalah. Saya hanya orang yang menjual proposal. Asalkan ada titik terangnya, ada investasi,
Dapat membantu Anda menghasilkan uang. Detilnya saya siapa, orang yang seperti apa juga tidak penting. Saya adalah seorang yang menanam modal besar, apakah jarang bertemu dengan titik terang? Kekurangan yang ada adalah orang yang bisa mengeksekusi titik terang tersebut, karena kamu orang yang suka mencari jalan pintas, mengubah proposal tersebut seperti sekelompok kertas bekas
Yang tidak berguna. Saya sudah bilang, mohon keluar dari mobil. Kursi penumpang ini hanya untuk orang yang penting. Maaf mengganggu. Baik. Semangat! Baik. Cepat. Baik. Sudah sampai satu menit. Baiklah, sangat hebat. Dua orang ini dalam satu menit dapat mengayuh 425 meter dan 465 meter. Keduanya ini menyelamatkan atmosfer dengan 0,3 Kg emisi karbon.
Para hadirin, apakah kalian ingin berkontribusi pada atmosfer kita? Mau… Guru Lu, cepat pakai t-shirtnya buat usap keringat. Cepat, keringatnya sudah menetes. Para hadirin bisa dengan Guru Lu membandingkan daya tahannya, bisa terlihat berapa banyak yang diberi untuk melindungi lingkungannya. Adakah orang yang ingin bergabung? Mau… Bagaimana cara ikutnya? Guru Lu, cepat usap.
Cepat, usap lagi. Kalian semua tahu, kami masing – masing, setiap bersepeda sepanjang 1 Km, bisa menyelamatkan atmosfer dengan 0,3 Kg emisi karbon. Per kapita dapat menghemat 12 Kg emisi karbon per tahun. Kekuatan pribadi mungkin sedikit, tapi, pasir bisa ditumpuk menjadi gunung, aktivitas kami kali ini
Intinya adalah menumbuhkan kebiasaan kalian untuk bersepeda lagi, dengan begitu bukan hanya melatih tubuh, tapi juga bisa membuat lingkungan kita menjadi lebih baik. Jadi apakah ada yang ingin berpartisipasi dengan kegiatan lingkungan kita? Mau, bagaimana ikutnya? Hanya dengan 1 Yuan sebagai uang partisipasi, dalam tiga hari ini, jika akumulasi mencapai 40 km,
Anda sudah bisa ikut kegiatan kami. Murid yang bisa mencapai tujuan, bisa mendapatkan uang partisipasinya murid lain yang tidak mencapai tujuan. Dengan cara ini bisa mendapatkan uang dan bisa menjaga lingkungan yang menghasilkan uang. Bagaimana? Para hadirin, yuk bergabung. Baik. Mari kesini daftar. Kemari. Aku juga mau. Nomor yang Anda tuju, tidak ada yang menjawab,
Silahkan nanti dihubungi kembali. Lagi apa sampai hilang, kamu bilang Li Yuhang yang mudah berteman ini, sudah membuat tuan kecil ini marah besar. Cepat keluar dan tolong. Pemasaran, bahkan, di pihak lain menjual produk sebagai pengangkut. Apa yang dibutuhkan Li Yuhang sekarang bukanlah reaksi Mowgli yang cepat. Nomor yang Anda tuju, saat ini tidak menjawab,
Silahkan coba hubungi kembali nanti. Mohon maaf, nomor yang Anda tuju, saat ini tidak menjawab. Kakak Ge Li, kamu benar – benar tertular oleh Kak Ling Xi. Ada lebih dari seratus orang yang mendaftar. Sepadan. Ini juga harus berterima kasih kepada aplikasi kamu dan kejantanannya dan reaksi orang – orangnya.
Sulit untuk tidak berpikir menghasilkan uang. Kalau begitu mari kita makan – makan yang lezat untuk merayakannya. Ayo pergi . Chu Shi, sebenarnya, aku mau minta tolong sesuatu. Tolong apa? Chu Shi, kamu di sekolah tidak? Aku kebetulan lewat, mau tidak makan bersama? Apa yang harus diperjuangkan? Beli buat makan. Makan apa? Makan… Terserah.
Bakpau apapun itu. Aku tidak ingin pergi, tidak mau beli. Tidak boleh, jalan. Ada apa? Kamu tidak ada kerjaan? Aku lihat kamu tidak ada kerjaan, kalau tidak, apa yang kamu lakukan disini? Kalau saya tidak kesini, bagaimana saya tahu orang ini didepannya bagaimana, dibelakang bagaimana. Kakak, kamu sedang bicara apa? Aku sedang belajar disini,
Masih bisa melukaimu dalam hal apa? Kamu setiap hari memikirkan apa? Apa yang kamu lakukan dan tidak lakukan juga masih tidak jelas? Apakah kamu tahu kalau setiap gigimu dan cakarmu menari seperti itu sangat membuat orang jengkel? Saya memohon kepadamu, apakah kamu bisa seperti wanita sedikit? Kalau kamu begini, bagaimana ada pria bisa suka kepadamu?
Aku mirip atau tidak dengan wanita apa urusannya denganmu? Banyak pria suka denganku, banyak orang mengejar aku, dikejar sampai pergi ke Paris. Kamu ini benar – benar aneh, suasana hati gampang berubah, tidak jelas. Sebelumnya bukannya kamu, kamu yang mencari aku, minta tolong dari aku. Hari ini gila, ya. Bisa berubah menjadi orang lain.
Apa yang sekarang ada diriku yang bisa menggerakan emosi kamu, kakak? Kamu hebat kalau bisa menyentuh perasaan orang, jangan jadi sebodoh itu sehingga orang lain harus mengingatkan kamu, coba pakai perasaan sedikit. Aku kirim kamu pakai sepuluh tong makanan ringan, biar menyumbat mulutmu yang rusak itu. Selamat tinggal! Tunggu sebentar! Kenapa?
Kamu urus dengan baik pacarmu, jangan sampai dia menjadi liar. Terima kasih Tuan Smith sudah mengundang kami untuk bekerja sama. Panas sekali. Enak. Membantumu menyelesaikan mencari figur kelas berat, diganti dengan makanan yang berkelas berat ini, benar – benar sepadan. Aku tahu kamu bisa makan, tapi aku tidak tahu kamu benar – benar bisa memakannya.
Kamu juga memakan bagian Ling Xi, hati – hati kalau sampai Ling Xi tahu, dia bisa bunuh kamu. Bagaimana bisa? Sebaliknya, Aku merasa kalau Kak Ling Xi tahu hasil kerjamu hari ini, mungkin saja dia bisa berikan kamu bakpau yang banyak. Di saat itu, jangan lupa bagi – bagi ke aku, ya.
Kenapa kamu selalu berpikir tentang makan? Saya sedang berpikir kalau isi didalam kulitnya itu semuanya mirip dengan muka kamu. Kamu sedang memuji aku atau sedang membual? Wajah yang imut dan lucu begini, bukankah saya berkontribusi mempromosikan nafsu makan manusia? Sangat sempurna. Apakah kamu ingin mencoba keahlian pemasaranmu? Kita lihat, bagaimana cara kamu memasarkan untuk
Muka makanku yang ikonik. Waktu jalan jangan lewatkan ada bakpau persik yang baru dibuat. Aku? Mukaku? Bakpau persik? Lihatlah bakpau persik bakpau yang begitu imutnya, aku tidak akan berdebat lagi denganmu. Aku mau, aku ingin terus meningkatkan nafsu makan untuk wajah bakpau imut saya. Masih makan. Kamu hati – hati. Kamu nanti gigit lidahmu sendiri.
Berhenti ditempat! Kamu berhenti ditempat! Cepet. Kita sudah mengayuh 6 Km. Jangan – jangan kita adalah orang pertama yang mencapai target. Aku tidak bisa lagi. Kamu kenapa? Sudah kelelahan? Bakpao gorengnya buat anakku. Sudah mau melahirkan. Kamu, kalau makan sedikit pasti tidak apa – apa. Kakak Ge Li, kamu yang terbaik.
Mau tidak kamu pergi lagi belikan aku bakpao 20 biji? Kalau kamu makan lagi, kamu bisa punya anak kembar. Tidak apa – apa. Kamu kan tahu, kalau wanita hamil paling tidak nyaman bergerak. Pergi saja, aku tidak pergi, kamu pergi. Kalian berdua bermain keluarganya sangat bahagia sekali. Kak Ling Xi. Ling Xi,
Aku dari tadi mencarimu, aku mau beritahu kamu, kamu ingin tahu tidak apa yang kami lakukan hari ini? Hari ini kamu sudah hilang seharian, tidak bisa dihubungi, aku sudah telepon kamu berkali – kali, kamu tidak angkat, kamu tahu tidak? Hampir saja aku memposting pencarian orang. Kamu telepon aku? Mohon maaf,
Kami berdua hari ini benar – benar sibuk, seharian mengurus hal lain, tidak melihat telepon genggam. Kamu seharian ini membawa Chu Shi, ya? Iya. Dan kami berdua sudah melakukan banyak hal yang penting. Hal penting apa yang membuat kamu lupa dengan keberadaanku? Hal penting apa yang membuat kamu lupa dengan pertempuranku hari ini?
Aku hari ini lupa peduli dengan kamu, aku mengaku itu adalah kesalahanku, mohon maaf. Kamu benar – benar tidak mau mendengar sebentar? Baik. kalian berdua bicaralah. Kalian berdua sudah melakukan hal penting apa saja? Kutunjukkan kepadamu. Lihat, kan? Kami berdua ambil proposal pemasaran iklanmu, pergi ke beberapa perusahaan pemasaran iklan, menerima beberapa pekerjaan,
Mereka semua memuji talentamu. Kamu tahu tidak? Ini beberapa informasi tentang perusahaan pemasaran iklan dan tujuan iklan mereka. Kamu bisa mencobanya? Terima kasih. Sudah merepotkan kalian. Mempromosikan aku dan bawa Chu Shi. Kak Ling Xi. Benar, hari ini aku menjadi penerjemah kakak Ge Li. Aku sedang berbicara dengan pacarku.
Apakah aku sedang berbicara denganmu? Adik Chu Shi? Kalau begitu kamu pulang dulu. -Kak Ling Xi. -kamu pulanglah ke rumah dulu. Terima kasih. Pulang ke rumah. Ke rumahnya siapa? Masa gara – gara aku… Aku jelaskan dulu. Itu rumahnya Tang Cheng, bukan rumahnya dia. Waktu Tang Cheng tidak memperbolehkan dia untuk tinggal,
Aku yang memperbolehkan dia tinggal. Aku buat apa menyimpan dia? Membiarkan kalian berdua sengsara dalam asmara, saling menjilat luka, lalu kalian berdua jadi anak emasku? Kamu sepertinya ada kesalahpahaman, aku dan Chu Shi hanya sebagai teman baik. Kita berdua sama – sama ke kelas, mempunyai tujuan yang sama, menjaga lingkungan.
Aku tidak boleh punya teman seperti itu? Baiklah, tidak masalah. Kamu bisa punya teman seperti ini, berapa lama kenal sudah jadi teman baik? Sama – sama buat kegiatan, sama – sama tidak bisa dihubungi, apa besok sama – sama kabur bersama saja? Apanya kabur bersama? Aku dan dia hanya sebagai teman baik,
Bisa bermain bersama, berjalan bersama. Itu saja. Ada masalah apa? Berjalan bersama, banyak orang berjalan bersama, pada akhirnya mereka menyatu, antara pria dan wanita apakah ada hubungan teman yang murni? Kenapa kamu dengan Lu Ziyue tidak seperti ini? Kenapa kamu dengan Tang Cheng tidak seperti ini? Kamu kenapa terhadap dia seperti itu? Atau bisa dibilang,
Bagi kamu, dia itu orang yang spesial? Kamu tahu jelas orang yang aku pedulikan hanyalah kamu, di hatiku cuma ada kamu, hari ini aku tidak mengangkat telepon mu, tidak mempedulikan kamu, itu kesalahan aku. Aku minta maaf kepadamu, kamu boleh marah ke aku, tapi jangan sampai kamu bisa marah terhadap hal yang tidak ada.
Marah terhadap hal yang tidak ada, kamu merasa aku berbicara hal barusan itu tidak ada masalah sama sekali? Kamu tidak merasa dirimu salah, benar tidak? Aku katakan sekali lagi, aku dan Chu Shi hanya sebagai teman baik, tidak ada apapun diantara kita berdua, itu saja. Kamu kenapa bantu buka tutup botol dia,
Tapi kamu tidak membantu membuka botol wanita lain? Dia itu berbeda. Chu Shi itu berbeda, ok? Lihat. Isi hatimu sudah keluar, kan? Karena dia itu berbeda. Berapa lama kenal sudah jadi teman baik? Sama – sama beraktivitas, sama – sama tidak bisa dihubungi, apa besok sama – sama kabur bersama saja? Aku katakan sekali lagi,
Aku dan Chu Shi hanya sebagai teman baik tidak ada apapun diantara kita berdua, itu saja. Kamu kenapa bantu buka tutup botol dia, tapi kamu tidak membantu membuka botol wanita lain? Dia itu berbeda. Chu Shi itu berbeda, ok? Tidak mungkin. Tidak mungkin. Tidak mungkin. Apakah ada masalah jika saling rukun? Dia tidak mungkin
Ada pemikiran seperti itu terhadap aku. Kalau begitu, apa aku juga ada perasaan ke dia? Benar, makan bersama, beraktivitas bersama, belajar sepeda bersama. Kamu percaya sama aku. Lebih stabil lagi. Pelan – pelan. Pelan – pelan. Hati – hati. Goyang… Hati – hati. Terlalu mesra. Terlalu mesra. Bagaimana bisa begini? Hubungan kami
Sejak kapan kita menjadi begitu mesra? Tapi dia sudah ada pacar. Apa benar dia begitu sama aku? Tapi kalau dia tidak begitu ke aku, kenapa dia sangat baik terhadapku? Apa yang terjadi? Kenapa bisa begini? Sudahlah. Lebih baik pulang ke rumah, tidur dan dipikirkan lagi. Rumah memang tempat untuk pulang,
Apalagi aku sudah bayar uang kamar. Selalu ingin tidur, dan lagi aku juga bukan manusia besi. Kalau ketemu Kak Ling Xi, akan ada penjelasan lagi dan lagi. Cheng, aku tidak bisa tidur. Tidak bisa tidur. Selamat pagi. Guru Lu, selamat pagi. Banyak sekali. Memang. Pagi – pagi sudah mengirim begini banyak.
Aku dari tadi didalam gedung, belum keluar sama sekali. Terima kasih sudah bekerja keras. Aneh. Tidak tahu guru mana yang pindah rumah, pindah kantor kesini. Namanya Lu Ziyue. Saya? Saya tidak beli barang. Kamu Lu Ziyue? Ini semua punya kamu. Benar tidak salah? Cepat, bantu saya tanda tangan terima barang,
Saya masih harus mengirim ke rumah berikutnya. Cuma ini saja, kan? Kamu bercanda, ya? Ini hanya beberapa, masih ada disitu. Baru pertama kali memberi pria hadiah, tidak tahu juga mau memberi apa. Aku sudah pilih perangkat teh dengan tampilan yang bagus, aku beli barang praktis untuk kebutuhan sehari – hari. Pakaian dan aksesoris,
Semua bisa sering kamu gunakan . Aku harap kamu suka. Pesan, lebih penting untuk mengangkat hatimu. Tang Cheng. Kamu lihat kakak itu. Tampan sekali. Maju. Maaf. Pria tampan. Maaf. Makan coklat bisa isi ulang tenaga. Pacarku sudah mempersiapkannya untukku. Terima kasih. Pakai yang ini saja, lebih baru disiapkannya. Aku tidak biasa pakai punya orang lain.
Kalau begitu kamu pakai sarung tangan untuk memegangnya, tangannya pasti sakit. Nona Tang. Dalam hubungan kita, saya sangat tidak cocok menerima hadiah kamu, hari ini semua barang yang kamu kirim tadi pagi, semuanya sudah kukirimkan kembali. Untuk berikutnya sebelum kamu mengirim hadiah lagi, kamu pikirkan dahulu perasaan orang yang mengantar barang. Aku…
Hubungan kita sekarang juga tidak cocok untuk dibahas ditempat seperti ini. Tahapnya sudah akrab, berkultivasi kan baik, perasaan juga dibutuhkan untuk berjalan, bahkan jika kamu ingin benar – benar marah, kamu bisa melakukannya. Besinya hari ini licin sekali. Karena ingin menumbuhkan keakraban ini, mulai dari hari ini saja, setelah kamu selesai olahraga,
Kita pergi makan bersama, ok? Kamu ingin makan makanan Jepang atau hotpot, kalau tidak makan sayur saja. Aku bisa telepon untuk mereservasi tempat duduk. Nona Tang. Menurutmu kemampuanmu untuk bicara untuk dirimu sendiri terlalu kuat tidak? Apa pendapatmu tentang hubungan kita saat ini? Apakah cocok untuk makan bersama? Saya sekarang sudah punya pacar,
Kalau begini saya juga merasa tidak enak terhadap dia, selain itu malam ini aku juga ada urusan bisnis. Baiklah. Aku mengerti. Kalau begitu kamu pulang dulu saja. Kita dilihat orang begini, hanya menjadi bahan tertawaan saja. Baiklah. Kalau begitu sampai jumpa besok. Justru hari ini aku datang kesini mau beritahu kamu, kamu itu salah.
Aku sama sekali bukan karena ingin menang dan ditambah bukan karena posesif, aku cuma ingin bilang aku suka kamu. Nona Tang, aku bukan barang. Hal yang sudah lewat itu sudah tidak penting, kamu sebegitu terjeratnya, lebih baik istirahat, lepaskan dirimu. Tidak masalah. Terserah kamu mau bagaimana. Yang pasti aku tidak akan menyerah. Aku sudah bilang,
Kita masih bisa bertemu. Kamu lagi apa? Kamu ini kenapa? Kamu tidak bisa mengalah dengan aku, ya? Aku jalan kemana, kamu menghalangi juga. Kenapa? Kamu mau menyebrang dari depan saya? Aku bilang mulut bawelmu apa bisa berhenti? Pergi kemana bawelnya juga ikut kemana. Kamu tidak lelah, ya? Tuan Yi. Halo, pengacara Lu.
Silahkan duduk, pengacara Lu. Kamu bisa melakukannya, masih tidak membiarkan orang mengatakannya. Aku beritahu kamu, beberapa tahun ini, karena semua ucapanku kamu terlihat sedikit seperti manusia. Kalau tidak, kamu hanya lumpur pantai tua. Kalau aku tidak bicara, kamu sudah anggap dirimu sebagai beton. Silahkan duduk. Bapak pengacara. Tempat duduk disini begitu banyak,
Maaf merepotkan kamu untuk pindah, boleh tidak? Kursi begitu banyak, kamu sendiri tidak bisa duduk disebelah situ? Kamu masih harus duduk disebelahku? Meskipun kamu tidak ganggu saya, aku masih terganggu dengan kamu yang menghalangi. Dibuat seperti kenyataan, suami dan istri yang tua, kan? Sudah seharusnya duduk bersama. Masak aku membiarkan kursinya diambil oleh
Rumput dan bunga liar? Bapak pengacara, bukan membicarakan kamu. Tidak masuk akal, masih menganggap suami istri. Kita dari belum kenalpun sudah kekurangan satu kertas, masih bisa berkata suami istri. Sekarang bukannya belum ada kertas itu, ya?, Kalau begitu suami istri. Aku ingin duduk disini. Bapak, ibu mohon dengarkan saya dulu,
Saya disini sebagai pengacara Tuan Yi, aku ingin memberi tahu dahulu mengenai permintaan Tuan Yi. Pengacara Lu, kamu juga bisa lihat, kamu bisa mengerti keseharianku, hari – harinya seperti apa. Jadi, permintaanku sangat mudah, dengan tegas, bercerai. Kalau tidak bisa cerai, saya lebih baik mati hingga saya bercerai dengan dia. Umur sudah tua
Masih belajar menjadi anak muda, mau gugat cerai bagaimana? Kamu tidak pernah dengar ya? Riasan juga sebuah kebajikan. Kamu wanita tidak perlu merusak lagi, kuberitahu kamu, mulai dari hari ini, aku sudah tidak ingin lagi berbicara denganmu, kamu mau bilang apa, silahkan bicara dengan pengacaraku. Kamu sendiri seperti lubang pohon, bicara apapun juga,
Semua sama seperti muntahmu, kamu berbicara denganku, aku juga tidak mau berbicara denganmu, kamu bicara saja dengan pengacaraku saja. Kamu juga mengundang pengacara? Kamu memiliki uang pribadi, tidak bisakah aku memilikinya juga? Pengacara Tang, disini. Pengacara Lu, saya sudah bilang kita akan bertemu kembali. Kamu kenapa bisa disini? Direktur Zong, selamat pagi. Siapa? Tang Cheng!
Ini sudah pasti Tang Cheng. Kamu sedang apa? Mau merampok? Aku memang mau merampok. Aku mau merampok informasi personalnya Lu Ziyue, kamu tidak perlu melawannya, jika tidak foto tidak senonohmu akan tersebar. Ini adalah pemerasan, ini adalah kriminal besar. Aku tidak peduli, lagi pula aku hari ini tanya apa, kamu harus jawab semuanya. Kamu…
Kalau tidak, aku akan menyebarkan fotomu melalui internet. Topiknya aku bisa pikirkan buat kamu. Mengejutkan! Kepala firma hukum yang terkenal bermain dengan tidak jelas bersama rekan perempuannya. Kamu tidak perlu khawatir, aku juga pasti bisa kirim fotonya ke istri kamu. Kamu, kamu ini kenapa? Cepat lepaskan saya. Cepat lepaskan saya.
Kalau ada orang lain melihatnya tidak enak. Cepat! Apakah Lu Ziyue belakangan ini ada kemungkinan datang ke kantor? Kamu ini bukan sembarangan menanyakanku, ya? Masalah kalian berdua sudah terlambat untuk menghindarinya. Bukannya perusahaan memberikan dia pekerjaan? Mana ada? Menurut kamu? Ini orang dewa bukan? Semua tergantung tempat suci, upah yang dikirim sekolah,
Cukup untuk pelihara apa? Cukup pelihara satu ikan, ada satu pekerja, ada pekerjaan, ada satu pekerjaan. Dua hari pertama dia menerima pekerjaan di pengadilan, lalu beri aku informasinya. Kamu mau apa? Bos Hou, terima kasih. Selama hidupku aku mengandalkan kamu. Ya ampun… Gadis ini… Kali ini aku benar – benar ada masalah. Aku tahu,
Satu Yuan cukup untuk dijual. Bibi, apakah itu ada dimatamu? Pengacara Tang, barusan ada orang marah ke saya untuk tidak buka mulut lagi. Tolong saya, untuk beritahu apa tuntutan saya. Klien saya, Nona Lin, tidak setuju bercerai. Jika Tuan Yi ingin menggugat, harus bisa mengklarifikasikan kalau klien saya mengalami kekerasan dalam rumah tangga, pengabaian, pelecehan,
Mengguna narkoba, berjudi, melanggar, poligami. Hingga ada perasaan tidak harmonis, terpisah lebih dari dua tahun. Dari semua apa yang saya tahu, ini semua tidak ada. Karena kamu dan saya sama – sama mengerti bahwa tidak ada masalah negatif seperti itu. Mari fokus kita harus ditempatkan pada perjanjian pernikahannya. Dua gangguan emosional yang sudah menjadi kenyataan,
Saya khawatir ini tidak perlu mengambil tindakan hukum. Klien saya tidak merasa kalau perasaan kedua pihak sudah hancur, sebaliknya, merasa bahwa hubungan ini masih dapat diperbaiki. Kita itu bagaikan panci persegi dengan tutup yang bundar. Tidak cocok. Apanya yang cocok tidak cocok? Bukankah ini hal yang kamu lakukan sendiri? Aku merasa kita berdua cukup cocok.
Mulut panci busuk sepertimu, memiliki tutup yang sesuai, itu sudah bagus. Mengapa aku mau bercerai denganmu? Aku sudah tidak tahan denganmu, kamu tahu tidak? Kamu bukannya sudah muak melihatku? Makanya sampai disini. Mengapa kamu berjuang dan menolak untuk bercerai? Mengapa kamu sampai seperti ini? Mengapa? Kamu mau bercerai, bukankah karena
Kamu masih teringat akan wanita itu? Kenapa? Kamu menjadikanku Dewi Welas Asih, lalu memohon kepadaku, aku langsung menjawabnya. Berapa uang yang kamu berikan kepadaku? Untuk apa? Aku sudah beritahu kamu, kamu sekarang didepan pengacara, jangan menuduh tanpa alasan kita sudah menikah beberapa tahun, total bertemunya cuma dua kali dan semuanya bertemu di kafe.
Bisa melakukan apa? Jadi kamu berubah. Tidak. Aku mengajukan perceraian ini karena kami tidak cocok, setiap kali aku pulang ke rumah, dia langsung seperti detektif, menggunakan kaca pembesar untuk memeriksa saya. Kebebasan saya kenapa harus dibatasi oleh dia? Bukankah itu semua untuk kamu? Merasa tidak aman. Kamu mau merasa aman? Pernah tidak berpikir memberiku kebebasan?
Sangat tidak mudah, begitu saya pulang kerumah, berpikir sejenak, saya ingin mengukir kayu saya, dia langsung da,da,da da,da,da… mulutnya sudah seperti motor yang tidak bisa berhenti. Biasanya dirumah pakai ikat kepala, ambil sapu yang patah. Saya lihat Sun Wukong tidak selusuh kamu. Saya memakai baju yang bagus, menata rambut dengan gaya,
Di rumah membersihkan kloset, pel lantai. Aku tidak seperti kamu, setiap hari keluar dengan gaya berbentuk cekung begitu. Aku dengan jujur, sudah melakukan pertunjukkan di dapur dan di toilet, apa tidak boleh? Bagaimana kalau kita kembali ke topik utama, karena kedua belah pihak tidak bernegosiasi untuk cerai,
-kalau begitu kita… -aku hanya tidak mengerti dengan dia apakah beberapa helai rambut jatuh ke lantai adalah hal yang serius? Apakah setiap hari harus memasak makanan? Menyewa Bibi merasa mahal, kalau keluar juga merasa boros, baju rusak, diperbaiki lalu dipakai lagi. Jadi, saya hidup bersama dia tidak ada kesenangan, hidup tidak menyenangkan.
Perasaan yang sebelumnya ada, sudah diusir dari cahaya olehnya. Hidup… Hidup harus bekerja keras. Kamu cuma ingin sepanjang hari enaknya saja, bukan hanya minum teh dan mengukir kayu, penyesuaian kecil seperti itu, bukankah seperti melewati hari – hari biasanya? Di rumah keran rusak, kamu betulkan tidak? Lantainya bocor, kamu betulkan tidak? Model lampu tahu tidak?
Obat apa yang dipakai untuk bunuh kecoa? Baju sudah tua, tidak perlu dipakai, bisa dibuang. Rumah sudah tua, kamu memangnya mau ganti baru? Rumah begitu mahal memangnya bisa ganti baru? Sudah kubilang… Masa saya, tidak bisa punya hobi sendiri? Tidak seperti kamu, setiap hari mengerjakan sesuatu didalam toilet dan dapur. Tidak bisakah kamu memiliki
Hobi sendiri? Pengacara, satu – satunya hobi dia yaitu memakai piyamanya berdiri didekat pintu dengan beberapa bibi membincangkan biji melon. Selera buruk. Kamu merasa kamu mempunyai bulu, meskipun rambutmu itu sedikit, kamu sekarang sudah merasa mulia, ya? Kamu adalah pemahat kayu yang hebat, sudah merasa dirinya sebagai artis kesenian. Saya menyarankan kamu, bisakah sedikit realistis?
Baik, realistis. Akhirnya kita tidak cocok, secara idelogi, persepsi, kebiasaan konsumsi, tidak bisa membicarakan satu hal yang sama. Pengacara, bagaimana mungkin kita yang keras kepala begini -bersatu? -Aku memang suka keras kepala. Memangnya kamu yang mengurus? Saya tidak akan melepaskan pernikahan ini, tetap tidak akan bercerai. Baiklah. Cerai atau tidak kamu saja yang tentukan,
Kamu bicara dengan pengacara saya. Sementara ini saya mundur. Kamu suruh saya berbuat apa saya turuti. -Tuan Yi -Yang mau cerai itu kamu. Aku tidak akan termakan omonganmu lagi, buang – buang tenaga saja. Sudah lihat? Orang yang tidak cocok hingga akhirnya bisa begini. Sangat penting untuk menghentikannya. Belum tentu. Belum sampai akhir,
Jangan menarik kesimpulan dengan mudah. Guru, mau bertanya pada Anda satu hal. Barusan Anda membicarakan yang ini bukan? Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata
Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing
Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku