【FULL】My Mowgli Boy EP22【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia
Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah
Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 22 Selamat menikmati. Aneh. Apakah ada orang yang membicarakanku di belakang? Beberapa hari ini aku bersin terus,
Dan lagi di telinga bawah sedikit panas. Kamu pasti sedang membicarakan Tang Cheng. Hubungan kalian berdua sudah sampai sejauh mana? Masih berjalan di tempat. Tidak mungkin. Aku ingat waktu itu kamu mengatakan kepadaku, kalian akan menemui orang tua kedua belah pihak, kan? Tang Cheng beberapa hari yang lalu ke rumahku, benar-benar membuat marah keluargaku.
Beberapa hari ini ibuku tidak bermain mahjong lagi, Mulai berlatih tarian pedang. Sepanjang hari mengayunkan pedang itu kesana kemari. Sekali ayun jurus Su Qin memanggul pedang, sekali ayun lagi jurus dua naga masuk ke laut. Aku lihat aku dan ayahku setiap saat mungkin bisa berubah menjadi saringan jika ditusuk olehnya. Gambarannya sangat detail.
Di saat yang bersamaan, melontarkan sebutir curahan perhatian penuh cinta ke arahmu. Tarik kembali. Tetapi ini harusnya tidak sampai mempengaruhi hubungan di antara kalian berdua, kan? Aku dan Tang Cheng kelihatan seperti sangat dekat. Sebenarnya berjarak sangat jauh, seperti biasa dapat dilihat, dapat dipegang. Tetapi sebenarnya tidak dapat ditebak, tidak bisa dimengerti.
Sesuatu yang terlihat samar-samar, mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin didapatkan. Aku lihat kalian berdua menderita katarak. Harus tahu sebab penyakitnya baru bisa diobati. Tang Cheng dan aku seperti seorang pemburu dan mangsa buruan. Kecepatannya sangat cepat. Aku tinggal menunggunya dan masuk perangkapnya. Kalau kamu bagaimana? Kalau kami… Kami berbeda terbalik dengan kalian. Dia seperti seekor
Mangsa buruan yang selamanya tidak dapat aku kejar. Mari bersulang. Bersulang. Jadi kamu hari ini datang untuk berbagi masalah denganku? Aku mengajakmu keluar, sebenarnya mau membicarakan masalah yang sesungguhnya. Masalah Ling Xi aku sudah tahu. Video di internet juga sudah aku lihat. Aku rasa dia sudah diperalat. Jadi aku ingin mengembalikan kebenaran untuknya.
Tetapi para penipu profesional ini bersembunyi di belakang sebuah akun. Seperti mencari jarum di dalam lautan. Aku takut sangat susah untuk menangkapnya. Sekalipun harus menyelam ke dalam Palung Mariana, aku juga ingin menangkapnya. Kamu datang untuk meminta maaf, membuatku dapat melihat ketulusan dan rasa tanggung jawabmu. Tetapi masalah ini berpengaruh sangat besar kepadaku.
Jadi aku tidak ada cara untuk memaafkanmu. Jika kamu pernah memelihara hewan peliharaan, akan tahu seperti apa rasanya. Aku menghormati kamu yang tidak bisa memberikan maaf. Tetapi aku tetap ingin melakukan apa saja untuk bisa menutupi luka yang sudah kamu terima. Sekalipun itu sangat kecil. Rasa yang dikatakan oleh Bibi Lei. Apa gerangan itu rasa?
Aku ada sebuah cara untuk membantumu. Benar? Membuat perhitungan setelah musim gugur. Menunjuk kepada petani setelah panen di musim gugur, menghitung jumlah pemasukkan selama satu tahun ini. Mengumpamakan sesudah itu menunggu kesempatan untuk membuat perhitungan atau balas dendam. Mowgli. Mowgli. Pura-pura mati? Pura-pura ketiduran? Sudahlah. Orang tentu akan meninggal. 20 tahun kemudian, Tetap seorang pemberani.
Aku datang. Cepat. Mowgli. Kenapa sangat lambat? Sedang belajar. Kenapa? Mengapa menghindar? Pria dan wanita tidak boleh terlalu dekat. Tidak dekat apanya? Sekarang kita berdua adalah pasangan kekasih. Kapan saja boleh mencium pasangan, tahu tidak? Aku tanya kamu, kemarin aku mendorongmu ke tempat Bibi Lei, di luar dugaan kamu sedikitpun tidak marah,
Tidak ada perasaan untuk menyerang balik dan balas dendam? Aku katakan kepadamu, Kalau diletakkan di masa lalu, aku akan langsung membuat perhitungan denganmu. Tetapi sekarang aku tahu niatmu sedari awal semuanya demi kebaikanku. Boleh juga. Serius? Iya. Tetapi aku berharap kamu membantuku melakukan sesuatu Sudah kuduga, aku merasakan firasat yang buruk. Sangat bagus.
Sini sini sini, ulurkan tangan ke atas. Sangat mempesona. Begini. Lucu sekali. Begini. Syarat pertama merasakan memiliki hewan peliharaan, semua foto dan videonya ada di dalam ponsel. Mowgli. Lihat kesini, aku foto kamu. Agak sedikit lucu. Lucu sekali. Lumayan. Syarat kedua. Dia akan sering bermanja-manja denganmu, mencari perhatian, cemburu, digendong. Lucu sekali.
Mana manjanya Mowgli kecil. cemburu, mana manjanya? Kenapa? Aku ingin bertanya padamu. Aku sangat serius bertanya padamu. Kamu rasa menggunakan cara seperti ini, dapat menemukan hubungan perasaan di antara manusia dan hewan? Aku rasa kurang lebih bisa saja. Hewan bukannya dipegang dalam pangkuan tangan, kemudian di dalam hatimu selalu memikirkan perasaan dia yang selalu dimanja.
Aku rasa kata hewan peliharaan ini tidak bagus. Benarkah keberadaan hewan hanya untuk membuat manusia gembira? Kamu tahu tidak, ada orang yang mencukur bulu hewan, mewarnai rambut, memakaikan baju. Apa mereka pernah memikirkan beberapa hewan ini benar gembira? Benar memerlukan barang-barang ini? Ada juga yang sangat keterlaluan, demi melindungi barang di rumah
Dan juga barang di tempat tidur dari cakaran kucing. Kukunya dipotong semua. Dulu waktu aku di dalam hutan, aku bersama teman-teman hewan hidup berdampingan dengan damai. Semuanya setara, saling menghormati. Aku rasa ini adalah cara manusia dan hewan untuk berhubungan dengan damai. Kenapa? Aku berkata seperti ini membuatmu tidak senang? Sebelum kamu mengatakannya,
Aku tidak merasakan apapun. Setelah kamu mengatakannya, aku samar-samar mulai mendapatkan inspirasi. Terima kasih kepadamu, Mowgli. Tidak perlu sungkan. Di saat kamu sedang serius berpikir, kelihatan sangat cantik. Wanita sialan ini sangat aneh. Setiap kali dia pulang selalu mendorong pintu dan berteriak aku pulang! Hari ini tidak seperti biasanya. 2 orang. 2 orang?
Sepertinya 2 orang. Masuk ke dalam, membuka baju, suara napasnya terasa sangat dalam. Jangan diteruskan lagi. Jika bersuara lagi akan aku pakaikan peredam suara. Kamu bilang… Kamu bilang Tang Cheng sudah tidur. Apakah kita… Dimana kamu belajar trik untuk menggoda seseorang? Apakah mau menghidupkan pendingin ruangan? Anak muda. Pekerjaan ini membutuhkan tenaga.
Sangat banyak anak muda seperti kamu yang tidak sanggup mengerjakannya. Kamu bisa memastikan sanggup untuk bertahan? Tentu saja aku bisa. Demi menghidupi kekasih wanitaku, sesulit apapun aku akan bisa bertahan. kepala. Apakah dua tumpukan laci meja 2301 ada di bagian atas? Tidak bisa ditemukan. Ada di baris ketiga bagian paling atas. Kenapa kamu bisa tahu?
Waktu baru tiba di sini aku sudah melihatnya. Rak barang di sini terbuat dari kayu. Kurang lebih ada Satu tumpukan, dua tumpukan, dan juga banyak tumpukan. Tadi aku melihat ada mobil sedang menurunkan muatannya. Aku juga melihat. Demi memudahkan pekerjaan, mereka menurunkan muatan dari bagian luar terlebih dahulu. Semuanya ditentukan dari nomor barang muatan.
Kemudian yang lainnya tergantung pada pandangan mata. Pandangan mataku lumayan bagus. Dan juga pekerjaan ini merupakan keahlianku. Orang yang sedang dimabuk asmara benar-benar penuh semangat. Baiklah. Kamu kerjakan. Waktu bekerja dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam. Bawa makanan sendiri. Dia seorang pekerja keras. Aku masih ada 1 pertanyaan.
Apakah lebih banyak mengangkut barang, uang yang didapatkan lebih banyak? Betul. Kami hitung berdasarkan jumlah barang yang diangkut. Banyak bekerja banyak yang dihasilkan. Tidak perlu sebanyak ini juga. Tidak salah lagi. Aku pastikan mereka pernah menipu dan memerasku. Jika kalian memerlukan sesuatu, aku bisa ke kantor polisi untuk membantu proses identifikasi. Maaf. Aku ingin bertanya.
Siapa yang membantuku melaporkan perkara ini? Terima kasih. Kamu sudah mellihat Nona Besar Ling secara terbuka meminta maaf kepada Bibi Lei di Weibo? Sudah lihat. Perubahan kehidupan seseorang lebih cepat dibandingkan keluaran model lipstik terbaru. Perusahaan sebagus ini. Sekali tidak mau selamanya akan hilang. Jelas-jelas ada ayah yang menjadi sandarannya. Bersikeras mengandalkan diri sendiri.
Orang seperti ini mencari penderitaannya sendi, Bisa dikatakan anak orang kaya yang berbeda aliran arus kehidupan. Betul. Jika aku menjadi dia, Aku akan memilih jalan yang terbaik. Menjadi seorang yang sukses. Nona Ling. Amy. Bisa kemari sebentar? Nona Ling. Anda mencari saya ada masalah apa? Hari ini Direktur Xiao Zheng ada?
Direktur Xiao Zheng sedang menemani tamu. Kalau tidak anda duduk dulu sebentar di dalam? Tidak perlu, tidak perlu. Aku tunggu di sini saja. Direktur Ling tidak mengizinkan aku masuk. Aku tidak ingin mencari masalah. Tetapi rapat yang dipimpin Direktur Xiao Zheng diperkirakan masih akan berlangsung selama satu jam lebih. Tidak apa-apa.
Pokoknya yang aku punya sekarang adalah waktu. Kamu tidak perlu memperdulikan aku. Kembali bekerja. Baik. Jika anda membutuhkan sesuatu, panggil saya saja. Amy. Mulai saat ini aku mengumumkan hubungan mata-mata di antara kita berakhir. Di kemudian hari jika kamu melihat aku, tidak perlu ketakutan seperti bertemu dengan seekor singa betina.
Dulu aku sering memberikan banyak gangguan kepadamu. Maaf. Nona Ling, anda sepertinya terlihat berbeda. Aku kembali bekerja. Pergilah. Tang Cheng, jangan tidur lagi. bangun makan sarapan. Lu Ziyue, shio kamu ayam? Tiap hari tepat waktu berkokok. Percaya tidak aku tambahkan sedikit jamur, aku rebus kamu. Tang Cheng, makan sarapan pagi. Selamat pagi. Ini sarapan paginya.
Aku tidak lapar. kemarin malam kamu minum-minum lagi? Aku buatkan kamu air lemon. Pagi-pagi begini ada urusan apa mencariku? Aku beri tahu kamu, aku dan Zheng Li bersatu untuk membantu Ling Xi melakukan satu hal besar. Yang ada di pikiran penipu hanyalah uang. Hanya dengan godaan yang lebih besar, pasti akan membuat mereka menunjukkan diri.
Masih ingat apa langkah utamanya? Ingat. Masuk ke dalam perangkap. Memastikan identitas yang bersangkutan. Memastikan posisi tempat yang bersangkutan. Memastikan fakta kejahatan yang bersangkutan. Memastikan apakah yang bersangkutan memiliki rekan lain. Mulai. Halo. Selamat pagi, aku adalah pemiliknya. Hal yang paling utama kami tidak ingin masalah ini menjadi besar.
Sebenarnya kalian.. Berapa uang yang kalian inginkan? Kami akan memberikannya. Apa? Uangnya belum diterima? Tidak mungkin. Apakah Anda bersedia memberikan kepada saya cara untuk mentransfer uang? Sudah terlacak nama akunnya. Sudah dipastikan alamat dan posisinya. Mikrofon dinyalakan. Kamera dinyalakan. Selesai. Aku beri tahu kamu, uangnya harus sampai. Jika uangnya tidak sampai, percaya tidak percaya,
Kami akan membuat tokomu tutup. Kalau tidak percaya kita lihat saja nanti. Kami ada caranya. Zheng Li selama ini tidak mengeluarkan keahliannya, sekali keluar membuatku terpelongo. Tahun itu di sekolah pernah menjadi pangeran pemograman, benar-benar tidak mengecewakan. Walaupun dia tidak mencintai Ling Xi, tetapi, perlakuannya kepada adik perempuan ini sangat setia. Rumahmu kenapa sangat kacau?
Sejak kapan baju Saudara Mo berganti gaya seperti ini? Maaf. Punyaku, punyaku. Dia adalah… Aku juga tidak mengenalnya. Kamu anggap saja seorang teman yang menumpang tidur semalam di rumah. Aku tidak tidur bersama dia. Dia tidur di lantai. Tadi malam terlalu banyak minum. Aku percaya kepadamu. Kemarin malam kami tidak ada apa-apa,
Tetapi ini tidak berarti di masa yang akan datang tidak ada apa-apa. Tang Cheng. Aku ingin bertanya lagi kepadamu. Jika nanti kita sudah menikah, kamu masih akan seperti ini? Aku akan memastikannya sekali lagi padamu, kita tidak mungkin menikah. Aku bilang jika. Jika… Itu juga tidak mungkin. Bukan.
Kehidupanku baru saja melewati satu per tiga bagian. Kenapa aku harus begitu cepat memutuskannya. Dan juga aku tidak ingin melakukan perubahan yang sangat besar demi orang lain. Jika kamu terus bertahan seperti ini, bisa dikatakan pada dasarnya kita tidak cocok. Aku awalnya mengira kamu akan memikirkannya kembali, tidak diduga sedetikpun kamu tidak ragu.
Sebenarnya ibumu mengatakan hal yang tepat. Aku adalah bulatan, kamu adalah tabung. Kita berbeda warna. Aku minum bir, kamu minum teh. Selera kita berbeda. Aku liar, kamu tegas. Kepribadian kita berbeda. Sebenarnya dilihat dari berbagai sudut, kita adalah dua hal ekstrim. Jika dipaksakan bersama pada dasarnya tidak akan bertahan lama. Aku menganggap saling menutupi kekurangan
Itu yang baru dinamakan serasi. Mungkin aku yang salah. Masih ada waktu jika kamu sekarang menyesal. Demi kamu aku terus berubah. Aku ikut kelas menari jazz, itu semua karena aku tidak ingin merasa canggung waktu bersamamu di pub. Melihat banyak video tentang kecantikan, karena ingin saat berjalan bersamamu ada topik pembicaraan yang sama.
Dan baru saja aku masih membujuk diriku sendiri, jangan terlalu dipersoalkan. Tetapi semua ini tidak penting lagi. Kegigihanmu telah membuat batasan akhir yang sangat jelas. Kamu sudah menyerah? Cinta bukanlah tentang kompromi. Cinta itu bebas tak terikat. Jadi kita putus saja. Sarapan pagimu jangan lupa dimakan. Sudah kukatakan jika sedari awal menyadari begini mudah,
Dari awal pasti akan aku katakan. Benar-benar. Bebas. Mengenai hal yang lebih teliti, Jika ada masalah bisa kita kemukakan keluar untuk didiskusikan. -Boleh? –Tidak masalah. Aku rasa sangat bagus. Sangat menantikan Kerja sama kita bisa berlanjut di lain waktu. Baik. Sampai jumpa. Sampai Jumpa. Sampai jumpa. Hati-hati di jalan. Kamu kenapa tidur di sini?
Rapatmu sudah selesai? Tidak kusangka muka jelekku terlihat olehmu, memalukan sekali. Tidak bisa. Harus berubah menjadi kondisi yang lebih cantik. Tidak perlu, tidak perlu. Aku bisa sendiri, bisa. Tidak perlu, tidak perlu. Aku bisa berdiri sendiri. Tidak masalah, tidak masalah. Kakiku kebas, kebas. -Maaf. –Tidak perlu sungkan. Bukan, bukan, bukan.
Tidak, tidak, tidak apa, tidak apa. Kenapa? Ada masalah apa kamu mencariku? Aku sampai lupa. Sebelumnya aku ada mendengar kamu mengumpulkan banyak bukti. Kemudian membantuku mengusir 2 orang penipu itu. Terima kasih. Begitu saja? Jadi harus bagaimana? Terlihat tidak terlalu tulus. Aku belakangan ini sangat kacau. Semua bersandar pada Tang Cheng yang menghidupiku.
Aku tidak mempunyai uang untuk mentraktirmu makan, juga tidak ada uang untuk membelikan kado untukmu. Aku hanya punya sebuah hati yang tulus untuk berterima kasih padamu. Boleh juga. Boleh juga? Terlalu asal-asalan. Begini saja. Kalau tidak Aku mengundangmu untuk menjadi mesin penghasil kentut? Menonton film hantu? Makan yang tidak biasa, popcorn?
3 pilihan dipilih satu saja. Tidak. Kamu nikmati saja sendiri. Awalnya aku tulus untuk mengundang, tidak berdaya penolongku tidak menyambut baik undanganku. Hanya bisa sampai disini. Kerasukan siluman drama. Kerasukan manipulator. Tetap gaya berhubungan seperti ini yang cocok dengan kita. Kali ini aku datang untuk memberitahu kamu. Di kemudian hari, kamu tetap menjadi Manipulator Zheng.
Tidak perlu menghindari aku. Aku sudah tidak sama lagi dengan yang dulu. Tidak akan menempel lagi kepadamu, selalu mengikutimu dari belakang. Mulai saat ini kita berdua adalah kakak adik, kakak beradik emas 24 karat, boleh tidak? Setuju angkat kedua belah tangan. Kakak Zheng Li, bukankah sudah sepakat menjadi kakak adik? Kamu kenapa masih
Begitu mesra denganku? Tanganku ada disini. Bercanda saja. Baik. Di kemudian hari ada bahan untuk menjahilimu. Kakak Yiling. Kalian harus bahagia. Aku pergi. Jalan dulu. Bapak Zheng. Ling Xi. Bapak Zheng. Sudah lama tidak mentraktirku makan. Paman Zheng, tenang saja. Baru saja aku menemui Kakak Zheng Li. Berakhir dengan indah. Bagus. Kenapa melihatku?
Aku tidak sampai di lantai 38. Aku tidak masuk ke lantai 38. Disini termasuk ruangan publik. Aku mau bagaimana terserah. Aku masih ada urusan, sangat sibuk. Aku pergi dulu. Paman Zheng. Di lain waktu aku traktir makan. Baik, baik. Pergi dulu. Sudah pergi. Kelihatannya hanya kamu yang mentraktirku makan. Aku sedang tidak ingin makan.
Ada orang yang diabaikan, tidak dilayani, di dalam hati merasa tidak nyaman. Dia suka bagaimana terserah dia. Nanti setelah mengalami kegagalan baru mengerti rasanya sakit. Kamu tidak mengerti sakit? Dia harus merasakannya. Kamu ini, lain di mulut lain di hati. Awalnya ingin memberi perhatian, tetapi malah memberikan pelajaran. Kamu selalu menggurui, apakah ini membuatmu gembira?
Kamu selalu merasa mengerti semuanya tentang aku. Kamu memahamiku? Tidak paham, tidak paham. 99% tidak paham. Hubunganku dengan Ling Xi sangat baik, apakah kamu tidak cemburu? Sebaik apapun hubunganmu dengan dia, dia tidak akan memanggil kamu ayah. Hanya kurang di sini saja. Kita bicarakan yang serius. Kali ini Ling Xi lumayan.
Lebih kuat dibandingkan dengan yang lalu. Dia sangat berwibawa. Dia menjual rumah dan mobilnya sendiri untuk membayarkan hutangnya. Dilihat dari sudut pandang hasil akhir, kegagalan tetap kegagalan, melangkah keluar itu harus. Kita lihat dari sudut pandang yang lain. Dia hanya mengalami kegagalan kecil dalam perjalanannya menuju jalan kesuksesan. Kalian berdua terus berdebat.
Tidak mengakui kesalahan masing-masing. Dia tidak ada inisiatif untuk mengatakannya. Kenapa tidak kamu saja yang berinisiatif mengatakannya? Aku ini ayahnya. Atas dasar apa harus aku yang duluan menyerah. -Iya. –Itu. Kamu katakan terlebih dahulu. Aku kemari untuk melaporkan kembali dari masa cuti, ingin lebih cepat mengakhiri masa liburan. Ingin lebih awal kembali masuk kerja.
Masalah yang kemarin. Beberapa rapat yang harus diadakan selanjutnya, sudah aku cocokkan dengan Amy. Aku mau kembali bekerja. Bagaimana? Pedas. Enak, enak. Barang antik. Kelihatan bagus. Sebenarnya setiap kota tua seluruh bentuknya seperti ini. Sama tidak apa-apa, yang penting aku pernah pergi, ini lebih penting. Satu harapan terselesaikan lagi. Gembira. Lu Ziyue. Nama ini
Sangat oriental, sangat spesial, sangat bergaya jaman dulu. Kamu ingin mencarinya untuk menjadi suamimu? Tidak. Ini sudah lama berlalu. Sekarang aku mempunyai target yang baru. Targetku adalah kembali mencari seorang suami dari China. Kamu masih muda kenapa terburu-buru ingin cepat menikah? Bukan seperti itu. Aku tidak terlalu terburu-buru. Pokoknya dicari terlebih dahulu.
Setelah menemukannya, berpacaran sebentar selanjutnya menikah. Apa kriteria calon suami kamu? Pertama. Harus seorang pria yang sedari kecil tumbuh besar di China. Tidak boleh keturunan Tionghua yang di luar negeri. 50% penduduk Tiongkok bisa masuk dalam kriteria kamu. Selanjutnya. Harus bisa membuat masakan Tiongkok. Ini keahlian yang belakangan, sangat mudah untuk dipelajari.
Ada lagi, ada lagi. Yang paling penting Tidak boleh seorang pekerja yang mengutamakan pekerjaan sebagai target utama. Seorang pekerja keras. Harus seperti ayahku, seorang pria tradisional China yang memiliki watak dan moral yang bermutu. Menyayangi keluarga, memperhatikan istri, seorang ayah yang menemani bayinya tumbuh dewasa, suami yang baik. Kamu dan aku sangat berbeda. Kamu ini…
Di wajahmu ada terukir tulisan “aku ingin bekerja”. Menurut kamu, apakah pekerjaan lebih penting daripada keluarga? Tenang. Tidak akan menganggumu. Permen kapas. Kenapa? Masih ingin mengemil? Tidak. Aku sedang bermain game Bin Guo Xiao Xiao Xiao. Menurut kamu jika bisa tinggal di toko, yang menjual makanan yang manis.
Setiap hari bisa makan begitu banyak makanan kecil. Pasti sangat bahagia. Kamu tidak mungkin berpikir akan memakan semua yang ada di dalam itu, kan? Tidak. Ayah, ibu. Bukankah sudah dibicarakan. Setiap minggu di waktu yang tertentu melakukan panggilan video? Ayahmu lupa kata kunci internet. Ingin bertanya kepadamu. Nanti aku kirim kepada kalian. Sudah dulu.
Sampai jumpa. Chu Shi. Kamu ada dimana? Kenapa pemandangan di belakang bergerak? Kami berada di luar. Di dalam mobil. Di dalam mobil? Mobil siapa? Teman. Teman. Yang kemarin pernah kamu ceritakan itu? Teman asia. Kemarin kalian bersama. Yang menari di lapangan itu? Kamu berikan ponselnya kepada dia. Ibu ingin menyapa dia. Dia…
Hari ini dia flu. Tidak bisa bicara. Selamat siang. Habislah aku, habislah aku. Namaku Ling Yu. Teman dari Korea. Selamat siang. Ling Yu. Bibi berbicara inggris denganmu bolehkah? Boleh. Kalian mau kemana? Hari ini sekolah menyusun rencana pergi ke ruang terbuka hijau. Kami sekarang sedang dalam perjalanan pulang ke sekolah.
Kami sudah akan sampai di gerbang sekolah. Apa kabar, Ling Yu. Bahasa inggrismu lumayan juga. Terima kasih paman. Tetapi di bagian intonasi nada harus belajar kepada Chu Shi. Kamu dan Chu Shi bersama, harus saling memperhatikan. Kami sekarang akan melanjutkan perjalanan. Sampai jumpa. Baik. Sampai jumpa. Tidak diduga kamu ada keahlian tersembunyi.
Semoga ayah dan ibumu tahu bahwa aku bersama kamu membohongi mereka. Kamu tidak sedang marah kepadaku, kan? Tidak mungkin. Ayah dan ibuku pada dasarnya tidak tahu, aku berada di Tiongkok. Stroberi Qingpu, besar dan manis. Stroberi. Berapa satu kati? 20 Yuan 1 kotak. Kamu berikan aku 1 kotak. Baik. Anda lihat.
Stroberi asli dan segar dari Qingpu. Terima kasih, anda lihat. Selamat menikmati. Sangat harum. Sangat ingin segera memakannya. Walaupun tidak dibersihkan sebelum dimakan, tidak ada penyakit. Chu Shi. Kamu jangan terburu-buru. Aku pilihkan untukmu yang besar dan manis. Chu Shi. Perasaan hewan peliharaan sudah diketahui. Bagaimana bisa menunjukkannya keluar?
Aku menapaki bukit dan lembah hanya demi berjumpa denganmu. Sangat ingin menemukan jawaban dari teka teki yang kamu berikan kepadaku. Sangat menyesal tidak bisa lebih awal bertemu denganmu. Silahkan menjaga hatiku yang tidak tahu mau dibawa kemana. Kamu seperti riak yang terapung di danau yang tenang. Setiap ekspresimu dapat selalu menarik hatiku. Sangat menakjubkan.
Majikan, merepotkan kamu. Kamu adalah rahasia dalam hatiku yang tidak bisa diceritakan. Saat kamu semakin mendekat kepadaku. Saat kamu memasuki dekapanku. Saat kita tua tidak ada sanak saudara. Aku tetap akan mendekapmu dalam pangkuan. Saat kamu percaya sepenuhnya tanpa ada rasa ragu. Saat kita pelan-pelan menjadi tua. Mungkin saja ini adalah arti dari keberadaanku. Mowgli.
Terima kasih kepadamu yang sudah menemaniku begadang. Terima kasih. Mowgli. Terima kasih menemaniku begadang. Aku telah memikirkan caranya. Kamu sudah bangun? Sudah kupikirkan. Aku tahu bagaimana menyampaikan perasaan antara pemilik dengan hewan peliharaan. Seperti apa caranya? Sekalipun aku tidak mengetahui rancanganmu seperti apa. Tetapi aku percaya, kamu pasti bisa. Aku tahu,
Permintaan maaf sudah tidak ada artinya lagi. Hanya dengan melakukan sesuatu baru tidak terlihat pucat. Bakat dan desain bajumu membuat mata semua orang bersinar. Semoga rancangan pemasaran yang aku buat khusus untukmu. Bisa membuat lebih banyak orang mengetahui maksud awal dari desainmu, dan cerita yang mengiringinya. Tentu saja, yang paling penting adalah
Menyisakan sesuatu hal demi kamu dan kucingmu. Beberapa hari ini aku terus berpikir, apa itu perasaan yang sesungguhnya di antara manusia dan hewan peliharaan. Kemarin malam akhirnya aku mengerti. pendampingan. Bukan kita yang mendampingi mereka. Tetapi mereka yang mendampingi kita. Jadi aku menggunakan sudut pandang kucing. Jika suatu saat aku menjauh pergi.
Aku bukan pergi untuk meninggalkan, tetapi hidup dengan cara lain. Aku ada di sampingmu. Aku adalah awan putih. Aku adalah tempat yang teduh. Aku juga adalah angin di musim dingin. Terima kasih. Aku sangat terharu. Juga mewakili kucingku memaafkan dirimu. Berhasil. Selamat kepadamu. Masalah di kantor akhirnya bisa diselesaikan. Bagus sekali. Aku sekarang
Akhirnya bisa menjadi seekor ikan asin yang tidak memiliki mimpi apapun. Mowgli. Kenapa? Ada kamu sangat bagus. Cepat sekali sudah ada yang menempati rumah itu. Sama-sama di atap. Tetapi kamu lihat, sekalipun atap di bagian sana semuanya ditutupi oleh debu. Orang yang disana juga merasakan hal yang sama seperti seorang pemenang. Tetapi aku?
Kenapa aku selalu merasa iri kepada orang lain? Benarkah kamu bukan seorang pemenang? Kamu sudah mempunyai aku. Benar, benar, benar. Aku melupakan dirimu. Ada kamu sudah cukup. Masih ada tahi mata. Kamu lihat. Orang itu berjalan lebih gemulai daripada kita. Betul. Orang yang bisa menyewa rumah seperti itu, saat berjalan pasti membawa angin.
Kita tidak perlu memperdulikan mereka. Ada kamu disini aku sangat gembira. Ada kamu sangat gembira. Aku akan membuangmu. Satu, dua, tiga. Apa itu berjalan sambil membawa angin, seorang pemenang? Aku hampir saja dirubuhkan oleh tekanan kehidupan. Halo. Xiao Li. Aku… Aku Yiling. Apakah kamu ada rencana mau menyewa rumah? Aku baru saja menyewa sebuah rumah.
Sangat mewah dengan 3 kamar tidur. Jika kita bisa menyewanya bersama, sangat cocok sekali. Tidak ada cara lain. Sudah miskin masih memilih. Hampir saja tidak mendapatkan rumah sewaan. Untung saja menemukan rumah ini dengan harga spesial. Kamu berminat? Kalian satu keluarga bertiga ditambah seekor anjing? Lupakan saja. Pemilik rumah tidak mengizinkan memelihara hewan peliharaan. Maaf.
Daerah itu lumayan juga. Aku tahu. Kamu sudah membeli rumah? Selamat. Halo. Aku Yiling. Ingin lebih awal mengucapkan selamat tahun baru kepadamu. Menikah? Bukannya tahun lalu kamu sudah menikah? Bercerai? Bagus kalau sudah bercerai. Aku sangat mengerti perasaan kamu. Jika tidak cocok kita jangan bersama lagi. Minggu depan? Minggu depan aku ada perjalanan dinas.
Mungkin aku tidak bisa hadir di upacara pernikahan kamu. Lebih awal mengucapkan selamat menjalani hidup baru kepada kamu. Hampir saja mengeluarkan sebuah angpao. Kakak Meng, dengan harga seperti ini anda mau menyewa kemana lagi? Rumah seperti ini sudah sangat cocok. Tidak bisa, harga yang kamu tawarkan terlalu rendah. Kalau seperti ini aku tidak cocok.
Sudah lupakan saja. Sampai jumpa. Halo. Wen Wen. Baru-baru ini kamu menyewa rumah? Sudah menemukan yang sesuai? Aku baru saja menyewa 1 rumah yang cocok 3 kamar. Sangat bagus. Jika kita menyewanya bersama, uang sewa kita bagi rata. Sangat cocok. Ada orang tiba-tiba kaya, ada orang tiba-tiba miskin. Dunia ini sangat adil. Terima kasih. Kita
Bisa mulai dari keadaan yang tiba-tiba miskin, kembali ke keadaan yang tiba-tiba kaya. Sekarang aku harus berpikir dengan teliti. Jalan yang akan aku hadapi di depan. Aku pasti tidak mungkin mengulangi kesalahan yang sama. Sangat nyaman. Tetapi jika sekarang ada sebotol minuman pasti akan lebih nyaman. Enak, kan? Mowgli. Sekarang aku tidak perlu melakukan apa-apa.
Ada kamu di sampingku sesungguhnya sangat gembira. Kamu ini jangan ragu berbaring saja dengan nyaman. Ada masalah apa biar aku saja yang mengerjakannya. Jadi seperti apa ini? Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing
Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku
Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil
Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku