【FULL】My Mowgli Boy EP28【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia

Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah

Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 28 Saudara Mo sedang tidak dalam kondisi terbaik, ya? Ya. Kenapa? Hubungan kalian belum membaik?

Biasanya ketika di dalam rumah, hanya menutup pintu dan tidak menerima tamu, ketika berada di sekolah, hanya bisa melihatnya dari belakang saja, biasanya sebuah bayanganpun tidak kelihatan, sifat dia yang seperti itu membuat aku merindukannya, tetapi aku berpikir kalau aku tidak melakukan kesalahan, jadi tidak ingin minta maaf kepadanya.

Apakah tidak ada cara lain selain minta maaf? Menurutmu? Aku tidak ingin minta maaf, lagipula aku juga tidak melakukan kesalahan apapun, dia sendiri yang salah paham. Itu benar. Kalau merasa tidak bersalah, untuk apa minta maaf. Hubungan perasaan itu pada dasarnya tergantung dari upaya kedua belah pihak, kalau cuma salah satu pihak yang mengalah,

Bisa sampai sejauh mana. Bukannya kamu pernah mengatakan kalau aku tidak menyesuaikan diri dengannya, kita berdua akan berpisah dan tidak memiliki sebuah akhir baik. Kalau begitu kamu lebih mengutamakan perasaanmu atau prinsip hidupmu? Sebenarnya aku ingin mengutamakan perasaan, tapi kalau kamu hidup di sebuah hutan sebagai seekor binatang buas

Dan kamu tidak berpegang pada prinsip hidupmu, maka kamu akan tidak jauh berbeda dengan seekor kelinci yang dimangsa ramai-ramai. Bagus kalau begitu, kamu lebih memilih prinsip, jadi kamu bisa jalani hidupmu sendiri, hubungan timbal balik kalian tidak lagi menjadi pelengkap bagi dia. Kalau begitu, apakah aku harus mempertahankan prinsip ini sampai akhir?

Dan selamanya tidak mau mengalah, benar tidak? Benar. Kalau begitu aku akan terus mempertahankannya. Kamu kenapa? Belakangan ini juga terganggu oleh masalah perasaan? Tadi memang merasa sedikit terganggu, tapi sekarang sudah mengerti, kalau sebuah hubungan perasaan hanya mengandalkan hati yang lembut dan sikap mengalah, pada akhirnya akan merusak harga diri. Jadi apa yang masih tersisa,

Lebih baik kita jalankan hidup ini dengan cara dan sikap seorang pria. Benar, kan? Ternyata perpisahan itu membawa sebuah perubahan besar. Kelihatannya hubungan perasaan itu bisa membuat orang berpikir semakin dewasa. Benarkah? Bukannya begitu? Dulu ketika berbincang denganmu, kamu tidak pernah membicarakan tentang sikap, pemikiran seorang pria seperti apa, kamu hanya berkata

Wanita… memahami…menyukai kalimat seperti ini. Kenapa beberapa hari tidak bertemu, kamu seperti berubah saluran. Berubah menjadi saluran HD. Menyukaiku. Tidak menyukaiku. Dia menyukaiku. Dia tidak menyukaiku. Dia menyukai… Ada apa dengan ini,? Kalau terus begini, tidak perlu Kak Ling Xi yang membiarkanku pulang, aku sendiri akan pulang menggunakan roket. Halo! Ada apa?

Aku mengalami sedikit masalah. Masalah percintaan. Coba kamu katakan, aku akan memberimu nasihat. Kalau hanya menghela nafas dan tidak berbicara, hati-hati nanti tidak bisa mengkonsumsi gula. Ada seseorang yang sering menemaniku makan, menemaniku bermain, selama ini aku selalu menganggapnya sebagai hubungan pertemanan yang wajar, tapi tiba-tiba suatu hari, aku menemukan sepertinya dia menyukaiku,

Tapi dia sudah memiliki kekasih, sekarang aku tidak tahu harus bagaimana menghadapinya. Halo? Ling Yu! Apakah kamu berpikir kalau begini lebih baik? Apakah aku harus pergi untuk memperjelas semuanya ke dia? Aku tidak mau menjadi orang ketiga! Menurutku, karena belum ada pernikahan, maka masih ada peluang untuk memilih. Apakah tidak lebih canggung kalau aku mengatakannya?

Lagipula, kalau memang semua ini benar, ke depannya bagaimana aku bisa bermain bersamanya lagi, bagaimana bisa makan bersama juga, aku bisa diusir pulang ke kampung dan tidak akan bisa kembali ke sini lagi. Yang kamu maksud itu adalah Mowgli atau… Benar, yang kumaksud itu Mowgli. Aku setiap hari pasti bertemu dia,

Aku benar-benar tidak ingin merusak hubungan kita sekarang, apakah kamu ada ide yang lebih baik? Lupakan saja. Sepertinya kamu juga tidak bisa memecahkan masalah ini, sekarang hanya bisa mengandalkan diriku sendiri saja. Apa kamu sudah gila? Perusahaanmu tidak banyak memiliki karyawan teladan, sekarang sudah pukul sembilan malam, di depan sunyi sekali seperti kamar mayat,

Kamu tidak perlu terkejut seperti itu. Tidak ada yang melihatku. Apa kamu tidak merasa kalau terlihat mencolok? Seandainya ada orang yang melihat kamu ke sini mencariku, besok kamu pasti mati. Ada perlu apa? Kalau ada yang mau dikatakan, cepat katakan, setelah itu segera pergi dari sini. Sekarang ini aku tidak berbeda jauh dengan orang mati,

Tidak tahukah kamu? Apa maksudmu? Kalau dilihat sepertinya kekuasaanmu di perusahaan ini tidak seluas yang kubayangkan, bahkan informasi tentang pemecatanku saja, kamu tidak tahu. Zheng Li sekarang sedang berada di atas langit. Bagaimana bisa dipecat? Dia sungguh hebat, memanfaatkan celah di dalam kontrak kita, lalu berbalik menuduhku. Apa artinya aku sekarang ini,

Seekor ikan asin yang melebarkan kedua tangan karena putus asa. Saat itu, bagaimana kamu berkata padaku? Memajukan perusahaan kita ini, kemudian menghasilkan uang bersama, tapi mengapa dia baru sekali mengadakan rapat, semua rencana kita langsung digagalkan? Digagalkan? Kenapa kamu tidak bertanya pada dirimu sendiri, siapa yang menggagalkan siapa? Otakmu tidak pernah berpikir,

Siapa yang sekarang menjadi asistennya Zheng Li. Masalahmu sendiri tidak bisa kamu tangani dengan baik, kenapa kamu pergi mengganggu Bai Yiling? Dengan jabatannya sekarang ini, tidak sulit baginya untuk menghancurkanmu. Apakah kamu ada peluang untuk melawan balik? Kamu menekan harga rumah itu dengan setengah harga, untuk apa?

Apakah bersembunyi di peti mati sendiri bisa lebih wangi? Dasar sampah! Ya. Aku… Aku juga tidak menyangka bisa seperti ini. Aku hanya lakukan itu demi uang. Sedangkan kamu? Waktu itu kamu begitu terburu-buru ingin mendirikan sebuah perusahaan denganku, apakah tidak ada permintaan lain? Kamu tidak mau memecahkan masalahku, setidaknya tetap harus memecahkan masalahmu sendiri.

Apa maksud perkataanmu? Sudah bagus kamu bisa urus dirimu sendiri, untuk apa masih mencampuri urusanku. Ya… Jadi sekarang aku harus bagaimana? Kamu tetap harus memberiku jalan keluar. Aku tahu kamu memang bodoh, tapi aku tidak menyangka kamu bisa bodoh sampai titik terendah ini. Aku juga belum menemukan ide. Belum bisa menolongmu. Mana bisa begini.

Dua hari ini, Xiao Yao selalu mencari keributan denganku sepanjang hari. Kalau seperti ini terus, aku akan bercerai untuk kedua kalinya. Masalahmu sendiri tidak bisa kamu tangani dengan baik, kenapa harus melibatkanku? Memangnya kamu berpikir aku punya waktu untuk itu? Ada lagi, kamu kuperingatkan, mengenai masalah perusahaan kita, lebih baik kamu selesaikan dengan rapi,

Kalau sampai Zheng Li menemukan ada sedikit kesalahan kecil, aku tidak akan melepaskanmu! Baiklah. Masalah ini akan kutangani, tapi Direktur Xiao Ling, sekarang ini kita seharusnya berada di dalam satu kapal yang sama, kamu tidak boleh berdiam diri melihatku kesusahan. Kamu kembali dulu, biarkan aku mencari cara. Oh ya, selama beberapa waktu ini,

Zheng Li menyuruh kamu lakukan apa, kamu harus menurut, dia minta kamu membayar uang, kamu harus membayarnya, dia menyuruhmu berlutut untuk minta maaf, kamu tidak aku perbolehkan berdiri, dengar tidak? Selain itu, jangan pernah muncul di ruangan kantorku lagi! Chi Xu? Direktur Xiao Ling. Sudah begini larut malam, lemburkah? Aku mengambilkan dokumen untuk Direktur Zheng.

Dokumen apa? Cuma sebuah rancangan proyek, ada masalahkah? Tadi ketika kembali ke ruanganku, aku menyadari sepertinya ada seseorang masuk ke sana, ada sebuah dokumen penting yang hilang, apakah kamu melihatnya? Ada apa? Sudah tengah malam begini ini kamu masih lembur. Tadi aku minta tolong Yiling mengambil dokumen di atas,

Aku berpikir sudah begitu lama kenapa masih belum turun, jadi aku naik ke atas menghampirinya. Ayo, jalan! Kalau dia tidak mau makan, carilah cara agar dia mau makan, aku membayarmu untuk memecahkan masalah, bukan untuk membiarkanmu tiap hari bertanya aku harus bagaimana. Aku membayarmu gaji, sepertinya tidak menghambat produksi domestik bruto. Sekarang kamu memberitahuku,

Kenapa begitu sulit untuk memberi makan sebuah mulut? Baiklah, aku sudah tahu. Kita lanjutkan setelah aku pulang nanti. Kenapa orang-orang serakah seperti ini tidak memiliki sebuah batas? Sudah bisu? Apa yang dikatakan bos? Kamu sepanjang hari bertengkar terus, bisakah istirahat sebentar? Temperamen ini, ekspresi muka ini, sepertinya kamu habis diusir keluar, ya?

Omong kosong apa kamu? Kalau begitu apakah dia ada cara untuk menerimamu kembali? Bukannya kamu bilang kalau kalian bekerjasama untuk mengerjakan sebuah proyek? Kapan mulai dikerjakan? Bisakah menghasilkan uang? Mari kita bicarakan nanti, OK? Apa maksudnya bicarakan nanti? Jadi maksudmu kita tidak mendapatkan uang sepeserpun? Kalau begitu, bukannya aku dan anakku akan kelaparan di jalanan?

Tadi kamu sudah mendengar, Bibi perlu uang tambahan. Uang dari mana? Jadi apakah aku harus membungkus perutku dengan kain untuk pergi berhitung dengan Bibi? Kamu sepanjang hari bilang tidak ada uang, kamu sendiri pernah berkata, uang yang aku berikan bisa mendatangkan beberapa orang bibi. Kamu kurangi sedikit belanja tas,

Itu sudah bisa digunakan untuk yang lain. Kamu minta aku kurangi belanja tas, waktu itu bagaimana kamu mengatakan padaku? Kamu mau aku membeli tas sampai tidak ada tempat untuk mengantung, membeli baju sampai rumahpun tidak muat menyimpan. Sekarang kamu minta aku untuk lebih menghemat. Aku melahirkan anak untukmu di usia yang masih muda,

Sekarang kamu memperlakukan aku seperti ini. Kamu ini manusia atau bukan? Kamu setiap hari menggunakan uangku untuk makan makanan mewah, minum minuman berkelas, kemudian masih digunakan untuk membantu sanak saudaramu yang miskin itu, apakah kamu kira aku tidak tahu tentang itu? Kamu tidak memberikan kontribusi apapun terhadap rumah tangga ini,

Setelah melahirkan anak, apapun tidak mau tahu, sekarang aku hanya minta kamu kurangi belanja tas, tapi seolah-olah seperti menginginkan nyawamu. Kamu! Kalau tahu sekarang seperti ini, lebih baik aku dulu tidak menikah! Dasar sampah! Kamu masih ada muka berbicara seperti ini ke aku? Pada awalnya bagaimana kamu merayuku, membohongiku untuk bisa hidup bersamamu?

Kamu bilang tidak mau menikah denganku, sekarang juga aku ingin bercerai denganmu! Baik. Sudah menghabiskan uangku, sekarang ingin bercerai denganku. Pergi sana! Kamu memukulku. Kamu sudah memukulku, masih mau menceraikan aku, kamu ini seorang bajingan, keparat. Aku peringatkan! Kalau masih terus memukulku, percaya atau tidak, aku akan memukulmu juga. Dasar wanita gila!

Aku sudah muak denganmu! Mau ke mana kamu? Sebenarnya aku masih penasaran tentang satu hal, kenapa selama kita menjalin hubungan, aku yang berinisiatif terus, kenapa bukan kamu yang berinisiatif? Selain itu, kamu juga tidak pernah sesekali mengundangku main ke rumahmu. Hanya… Hanya apa? Apa yang menarik di rumahku? Bukannya kamu seorang anak yang penurut,

Anak yang penurut itu setiap hari pulang kerja akan langsung pulang ke rumah untuk absen. Siapa bilang? Oh ya, rumahmu masih ada ruangan kosong untuk disewakan? Kalau masih ada, aku pindah ke sana untuk tinggal bersamamu. Kenapa kamu diam-diam menciumku? Aneh. Kamu tidak pernah menciumku dulu, jadi aku inisiatif menciummu, kenapa? Keterlaluan, menyebalkan.

Kenapa kamu begitu menyebalkan? Sakit tidak? Tidak apa-apa. Mantan istrimu boleh juga, sekarang bisa menjalin hubungan dengan seorang anak muda, kolagen yang di wajahnya bentar lagi akan segera tumpah keluar. Sudah cukup belum kamu memandangnya? Kenapa? Sekarang melihat kalau hidup mantan istrimu jauh lebih baik, hati dan pikiranmu menjadi tidak seimbang, ya?

Akhirnya sekarang aku sudah tahu, siapa yang sebenarnya bermasalah. Kelihatannya aku sudah buta, bisa memungut seorang sampah tidak berguna seperti kamu, saham yang sudah dicoret dari daftar. Aku peringatkan kamu, jangan menggangguku lagi! Kamu mau kemana? Mowgli! Kenapa tidak bangunkan aku? Aku mau pergi ke kios, jadi berangkat lebih dahulu. Kamu jangan terlambat.

Ini termasuk beritikad baikkah? Tidak tulus sama sekali. Mungkinkah ke semua orang juga perhatian seperti ini? Kalau memang begitu perhatian, kenapa tidak menyewa sebuah roket untuk antar aku ke sekolah? Halo. Halo. Aku supir bus yang dipesan oleh Tuan Mo, sekarang sudah menunggu di depan pintu gerbang, kamu boleh turun ke bawah setiap saat.

Terima kasih. Baiklah. Ternyata masih cukup perhatian. Aku tidak suka makan ini. Aku tahu kamu tidak menyukai ikan salmon, ini daging ham dan telur, semua mengikuti permintaanmu, juga aku tambahkan dua lapis keju. Ayo dimakan. Begini masih lumayan, kalau kamu menyukainya, makanlah lebih banyak. Meskipun kamu sudah minta maaf padaku, tapi tahap seperti ini

Paling hanya bisa membuatku terpaksa berbicara denganmu, kalau kamu dari awal sudah minta maaf kepadaku, mungkin amarahku akan turun lebih cepat, jadi kemungkinan tidak akan bertengkar. Aku tidak melakukan kesalahan apapun, kenapa harus minta maaf? Aku bilang kenapa aku harus minta maaf? Kenapa kamu harus minta maaf?

Kamu melakukan ini bukan untuk minta maaf, jadi untuk apa? Kamu beritikad baik datang mencariku, lalu membuatkanku roti lapis ini, jadi itu bukan untuk minta maaf, lalu apa? Ini dua hal yang berbeda, masalah perhatian ke kekasih wanita sendiri tidak boleh ragu, tapi kalau aku tidak merasa ada berbuat salah,

Aku tidak mungkin akan minta maaf. Kamu tidak melakukan kesalahan? Kamu tidak minta maaf, tapi kamu masih begitu percaya diri berada di depanku? Mencintai kamu, menyukai kamu, aku memang mengakuinya, tapi kalau aku merasa tidak melakukan kesalahan, aku tidak akan minta maaf, dan sejauh yang aku tahu, kata maaf tidak bisa dipergunakan dalam situasi kesalahpahaman.

Jadi sekarang kamu ingin bagaimana? Sekarang aku ingin menggunakan cara lain untuk menyelesaikan perselisihan antara kita selain menggunakan kata maaf. Tidak mau minta maaf untuk menyelesaikan masalah kita? Itu tidak mungkin! Kalau ingin berdamai kembali, salah satunya cara adalah minta maaf padaku. Aku tidak mau minta maaf! Aku tidak melakukan kesalahan apapun,

Kenapa aku harus minta maaf? Dan lagipula, kenapa kamu harus marah dan salah paham? Belakangan ini tidak satupun dari kita merasa bahagia, ini baru sebuah masalah besar, apa kamu tidak ingin menyelesaikannya? Percakapan kita berdua sekarang tidak akan ada akhirnya, tahukah kamu? Benarkah kamu ingin sekali mendengar sebuah kata maaf yang diucapkan secara terpaksa?

Aku tahu sebagian orang bisa mengucapkan kata maaf dengan sesuka hati, karena ini merupakan cara yang paling mudah untuk menghemat waktu dan berdamai dengan yang lain, tapi perlukah kamu sampai harus begini rumit? Aku berpikir apa yang kita bahas sekarang, itu dua hal yang berbeda.

Kamu sama sekali tidak tahu apa yang ingin aku katakan sekarang. Saat ini dia masih bersamamu, benar tidak? Menurutmu ini hal biasa, tapi sebagai seorang wanita, hatiku pasti tidak akan merasa senang, sekarang kamu hanya perlu berkata bahwa kamu sudah salah dan berkata padaku kalau tidak akan mengulanginya lagi,

Dan yang penting kamu ucapkan dari hati yang terdalam, itu sudah cukup. Berarti kamu berpikir jika ada jarak di dalam hubungan kita, itu juga tidak masalah, benarkah? Aku merasa tidak ada yang perlu dibahas lagi di antara kita berdua, aku tidak melakukan kesalahan apapun, aku tidak akan minta maaf,

Tidak ada masalah apapun di dalam hubungan kita berdua. Baik. Anggap saja aku tidak pernah mengatakan apapun. Dan kamu ingat, nanti, sikapku ke pria lain juga akan sama seperti sikapmu ke Chu Shi. Ambil ini, aku tidak mau lagi. Jalanku sudah begitu lambat, dia masih tidak mengejarku, apa maksud dia? Sudah jelas dia yang bersalah,

Masih tidak mau mengakuinya. Sudah di ambang batas kematian saja masih menyalahkan aku. Aku tidak bersalah, aku tidak mau minta maaf, siapa yang menagajarkan dia seperti itu? Apakah hubungan kita ini sama seperti buah Stroberi ini yang memiliki masa garansi? Semangat! Batas penjualan jangka pendek yang dipersempit, akan meningkatkan keyakinan yang beraneka ragam,

Seperti gelembung spekulatif, model ini dibahas oleh Harrison dan di tahun 1978. Keduanya berpikir seandainya penjualan jangka pendek ini dilarang, maka para investor dari aset-aset ini dapat mengambil keuntungan di atasnya, dan mendapatkan dua nilai sekaligus. Karena itu, kita harus mengerti tentang pokok utama dari model ini. Berjabat tangan. Sebetulnya wanita dan pria itu sama,

Yaitu sama-sama memiliki sifat keras kepala yang dapat membuat orang sakit kepala. Terbang! Harapan untuk bebas selama satu menit, untuk mengubah dunia ini. Sudah gila, ya! Kalau kamu terlalu banyak berpikir, kalau impianmu terlalu berat untuk dicapai, lebih baik pergi bertualang. Terima kasih Bibi! Halo. Berikan aku sebungkus bubur labu. Terima kasih.

Kamu Li Yuhang, kan? Ada yang minta tolong kepadaku untuk serahkan ini padamu. Barang apa ini? Apakah kalian masih ingat masa-masa bahagia sewaktu masih anak-anak, siapapun tidak boleh memilikinya, -biarkan mukanya memerah. -Ganteng! Tidak ada larangan untuk meninggalkan, tidak ada larangan untuk melepasnya, irama yang pergi begitu saja, mengayunlah bersamaku di musim panas ini,

Kalau kamu terlalu banyak berpikir, kalau impianmu terlalu berat untuk dicapai, lebih baik pergi bertualang. Siapa? Barang apa ini? Berteriak di depan lautan luas… Sudah gila, ya! Mengembalikanmu sebuah kehidupan yang indah. Pelaksanaan kegiatan kalian kali ini sangat luar biasa. Meskipun kegiatannya sudah selesai, aku ingin bertanya siapa yang menjadi penanggungjawabnya? Harap membayar uang sewanya.

Ini. Sepertinya ini tidak cukup. Tidak cukup? Ya, benar. Ini sudah semuanya? Ya. Kenapa, tidak cukupkah? Ya, tidak cukup. Sudah cukup belum? Cukup, sudah cukup. Sampai jumpa. Mohon maaf . Kamu harus mengeluarkan uang lagi, masih kurang beberapa tadi, aku akan minta ke pengelola. Apakah pendanaannya sering tidak mencukupi? Ya, kadang-kadang. Tapi kamu jangan khawatir,

Bukan sebuah masalah besar. Kalau begitu, aku jalan dulu, ya. Kamu jangan mengusikku lagi, kalau sampai aku melihat kertas rancangan proyekmu ini lagi, aku akan lapor polisi. Jangan, aku mohon maaf, kalau hal ini sampai mengusik kehidupanmu, aku merasa sangat menyesal. Tapi kalau kamu bersikeras mau lapor polisi,

Aku juga bisa memperlihatkan rancangan ini kepadamu sekali lagi di kantor polisi. Apakah kamu masih belum mengerti dengan apa yang aku sampaikan dulu? Jangan membuang waktumu lagi. Aku tidak menekuni hal yang aku tidak tertarik, buang waktuku saja. Aku mengerti. Aku mengerti semuanya. Aku berpikir kalau dulu memang kesalahanku, karena tidak memberitahumu dengan jelas,

Aku merasa kita berdua sangat mirip, tahukah kamu? Sangat gigih, sangat tegas, sangat keras kepala. Kalau aku? Punya keyakinan terhadap suatu masalah, masalah itu pasti akan terselesaikan, aku tidak pernah akan menyerah, aku merasa kalau masalah ini masih bisa diajukan kembali, aku juga tidak akan mundur. Tidak mau mendengar! -Bukan. – Kamu… -Kamu! -Kamu… Lem…

Kamu! Terlambat memberitahu, mohon maaf. Tidak apa-apa, aku punya kertas. Aku bantu membersihkannya. Sudah melekat. Kalau tidak kamu bisa membersihkan sendiri. Bagaimanapun juga kamu harus melihat sekali lagi rancangan proyekku ini. Benar, ini adalah konsep pertama yang sempurna. Pasti sempurna. Pandanganmu terhadapku akan berubah setelah membaca ini. Kembali kamu! Kamu melakukan begitu banyak hal,

Bukannya hanya untuk mendapatkan perhatianku? Kalau begitu kamu sudah berhasil. Selamat! Kalau begitu, apakah ada hadiah untukku? Bukannya kamu menginginkan sebuah kesempatan? Ya! Kalau begitu aku akan memberimu kesempatan, meskipun platform barumu ini adalah desain pakaian, aku ingin kamu sendiri yang membuatkanku sebuah pakaian melalui sebuah proses dari awal sampai akhir.

Kalau memang sesuai dengan kemauanku, aku akan mempertimbangkan desainmu. Baik. Tapi… Jangan bilang padaku kalau kamu tidak mengerti dengan apa yang dinamakan proses. Tidak. Bagaimana mungkin? Aku tahu. Kamu ingin mempertimbangkan bagaimana kemandirianku. Itu tidak masalah. Merancang pakaian bukan sebuah masalah bagiku. Yang aku sedikit khawatirkan itu, hari ini kamu menerima pengajuanku,

Tapi bagaimana kalau esok harinya kamu berubah pikiran? Apakah perlu dibuatkan sebuah kontrak kerja? Tidak perlu. Tentu saja tidak mungkin. Yang penting kamu bisa pegang kata-katamu, aku pasti tidak meragukanmu lagi. Kalau begitu, terima kasih. Terima kasih! Terima kasih! Sampai jumpa! Orang macam apa ini? Apa? Baik, kuakui kamu hebat! Kira-kira lebar dadanya

Ada sebesar ini… Lingkaran lengan… Setebal ini… Tapi ukuran bagian lainnya aku tidak tahu. Tidak mungkin setiap kali aku harus memeluknya dulu baru bisa mengetahui ukuran anggota badannya. Nanti orang bisa mengganggap aku wanita yang sembarangan. Tidak bisa. Tidak bisa menggunakan cara ini. Harus bagaimana ini? Sudah dapat caranya! Rancangan proyek ini belum terjual,

Uangku sudah habis untuk mengeringkan pakaian ini. Tapi tenang saja. Aku akan mengembalikannya dua kali lipat. Jangan sampai bertemu Mowgli! Jangan sampai bertemu Mowgli! Jangan sampai bertemu Mowgli! Jangan sampai bertemu Mowgli! Bibi, berikan aku 2 porsi daging asam manis, terong bakar, dan bakwan udang itu, kacang polong itu juga, kodok satu porsi,

Babi panggang merah, babi panggang merah seporsi, paha bebek kecap ini kelihatannya enak juga, minta seporsi juga, berikan juga satu porsi asparagus goreng itu, lalu nasi putihnya tambah satu porsi lagi. Seorang gadis kecil makannya banyak sekali. Kalau perasaan sedang tidak bagus, cuma makan saja yang bisa membuat kita bertahan hidup,

Ambilkan aku dua buah roti. Ziyue! Saudara Mo! Kalian sedang apa? Ini kita mau makan. Kita mau pergi makan. Makan, ayo makan bersama! -Ayo. -Pergi bersama. Ayo jalan! Mau makan apa? Aku juga tidak tahu mau makan apa. Dihitung dulu! Mana orangnya? Bersulang! Bersulang untuk lepasnya kita dari lembaran lama!

Tingkah laku kita ini sungguh menyebalkan. Pada awalnya memang gembira. Benar. Apakah kamu tidak merasa gembira? Sekarang asalkan aku bisa bertemu dia di tempat kerja, lalu pulang bekerja bisa kencan dengan dia, aku sudah merasa sangat senang. Dulu aku tidak pernah merasa ada yang hilang di hidupku, tapi semenjak aku memiliki dia,

Aku baru berpikir kalau ini yang dinamakan hidup. Yang dinamakan kehidupan. Sekarang setiap kali aku membuka mataku, aku sudah merasa bahwa segala sesuatu yang diharapkan pasti akan terjadi di sepanjang hari ini. Kalau itu kamu, kamu tidak bahagia, ya. Bahagia, aku bahagia. Mohon maaf, tunggu sebentar. Dia memang ke sini untuk pamer.

Memang hanya untuk pamer saja. Kekasih wanitaku yang menelepon. Apa yang kalian katakan tadi? Kita tadi bilang, kamu sudah menemukan pasanganmu, kekasih wanitamu ini cocok sekali denganmu. Benar! Ternyata aku memang cocok dengan wanita yang sudah berpikiran dewasa, dia selalu tahu apa yang ada di pikiranku, ketika perasaanku sedang tidak bagus,

Dia akan lebih tenang dari aku, ketika aku ingin bilang hai dia, dia lebih hai dari aku. Kamu bisa bertanya ke Ziyue kalau tidak percaya. Dia pasti lebih mengerti bagaimana perasaanku. Wanita itu di setiap bulannya, pasti ada beberapa hari di mana emosi mereka sangat tidak bagus, tapi kalau di hari-hari normal, cukup menyenangkan juga.

Itu karena kamu belum mengalaminya. Aku masih ingat ketika sekolah di perguruan tinggi, ada seorang teman sekelasku yang mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan. Gadis itu selalu memberikan dia warna yang sama dari waktu ke waktu. Teman sekelasku itu sama sekali tidak bersalah, sampai kapanpun dia tidak tahu letak kesalahannya ada di mana,

Apakah kalian tahu? Gadis itu, dalam setahun 365 hari, muka mereka akan cemberut selama 300 hari. Ada kalanya, kamu memang tidak salah, tapi dia masih tetap memaksamu untuk minta maaf padanya, atau di tengah malam dia berlari ke arah jalan tol, atau tidak mau pulang, atau berlari ke atap rumah dan kemudian melompat ke bawah.

Begitu sulitnya menjalin sebuah hubungan, sampai mirip dengan tempat kejadian kecelakaan mobil. Kita memang saling mengenal di sebuah tempat kejadian kecelakaan mobil. Selamat sore. Malam ini kamu ingin makan apa? Tapi gaya pacaran kuno seperti ini kadang-kadang memang membosankan. Mohon maaf! Apakah kamu baru saja berbicara? Aku bilang kadang hanya selamat pagi,

Selamat sore, selamat malam, merasa seperti harus membutuhkan sedikit tambahan bumbu. Selamat pagi? Selamat sore? Masih ada orang yang gaya pacarannya seperti ini? Kuberitahu, menjalin sebuah hubungan itu sangat membutuhkan sesuatu yang baru, sama seperti bistik sapi ini, bistik ini kalau dipanggang terlalu cepat, darah yang masih menetes akan terlihat jijik ketika akan dimakan,

Kalau dipanggang terlalu lama, rasanya akan kenyal seperti menguyah sebuah lilin, memanggang bistik itu memerlukan, waktu untuk pengasapan yang tepat, waktu untuk memanggang yang tepat, itu yang terpenting. Sama seperti aku dengan Bai Yiling, terutama di saat ini, kalau mau mendeskripsikan tentang bagaimana hubungan kita berdua, cuma ada dua kata untuk mendeskripsikannya, yaitu sempurna.

Menjijikan sekali. Saudara Mo! Mowgli! Saudara Mo! Kelihatannya Saudara Mo terlalu banyak minum, mari kita antarkan dia pulang dulu. -Baiklah. –Saudara Mo! Mari antarkan dia pulang dulu. Baiklah. Tugasku selesai. Selanjutnya, aku mau pergi menyelesaikan tugasku sendiri. Kamu bilang apa? Kamu tahu kalau aku bermusuhan dengan orang di rumah ini, sebagai saudara janganlah seperti itu.

Sebagai seorang saudara, aku juga hanya bisa membantumu sampai di sini saja. Begini saja. Kenapa kamu ada di sini? Tidakapa-apa, masuk dulu baru bicara. Bertemu dengan wanita, teman dilupakan. Siapa ? kalau tidak bawa kunci, tidak usah pulang! Hati-hati! Bantu aku sebentar. Ada apa ini? Mabuk. Mowgli! Sini, berbaring dulu. Kenapa bisa minum sampai begini?

Tidak bisa minum arak masih minum begitu banyak. Sudah. Saudara Ziyue, terima kasih hari ini. Sudah mengantarkan dia pulang. Tidak apa-apa. Lihat rumahku begitu berantakan, tidak tahu bagaimana melayanimu. Terima kasih banyak. Pulanglah lebih awal untuk beristirahat. Baik, maaf merepotkanmu. Kamu lanjutkan kegiatanmu. Aku yang merepotkanmu. Terima kasih. Tidak bisa minum kenapa minum begitu banyak.

Minum sampai begini. Sudah bodoh, ya! Tetap saja pergi ke bar lebih sedikit menarik. Pengacara Tang, ini dokumen yang kamu butuhkan. Tunggu sebentar. Dokumen untuk kasus besok sekalian antarkan ke sini saja. Baik. Pengacara Tang, semua sudah ada di sini. Terima kasih. Selain di tempat kerja, masihkah ada kesempatan lain untuk bertemu dia?

Bagaimana caranya agar bisa bertemu dia? Dia juga tidak mungkin inisiatif datang ke sini. Aku ingin minum air putih. Sini, pelan-pelan. Lain kali jangan minum begitu banyak. Mengerti? Istirahat dengan baik di sini. Aku merasa kedinginan. Sudah kututupi dengan selimut. Aku masih merasa dingin. Kamu tidur saja, tidur sebentar di sini,

Aku mau mengerjakan sesuatu dulu. Yang patuh, ya. Aku sangat kedinginan. Kamu mengira dengan begini aku bisa memaafkanmu? Ini kalau dilihat dengan teliti, kulitnya bagus juga, cukup elastis, juga tidak memiliki jerawat. Ini diperkirakan karena tumbuh di lingkungan yang tidak ada polusinya sepanjang tahun, baru hasilnya bisa seperti ini. Tapi kuberitahu,

Kalau tidak bisa minum maka jangan minum, lain kali kalau masih minum sampai begini, aku… Aku akan menjahit mulutmu dengan benang ini. Ling Xi, aku masih merasa kedinginan. Kuberitahu, ya. Meskipun kita bertengkar dan bertengkar terus, kamu tidak boleh lupa sarapan. Aku tidak bisa berbincang denganmu lagi, sudah buang lima menit waktuku. Menyebalkan!

Tutup dengan baik. Jangan banyak bergerak. Tidak boleh tidur di sini. Kamu sudah datang. Silahkan lihat. Ini merupakan desain terbaruku, pakaian pria yang memperlihatkan pusar. Meskipun perutnya kelihatan, bajunya terlihat sedikit pendek, tapi ini sungguh terlihat bagus, lagipula untuk orang seperti kamu yang memiliki otot perut yang begitu indah,

Kalau diperlihatkan keluar akan terlihat sangat bagus. Kamu berpikir aku bisa memakainya? Tentu saja. Bentuk badanmu begitu bagus, jangan melihat bentuknya yang kecil, tapi aku benar-benar membuat ini dengan mengikuti bentuk tubuhmu. Kalau kamu tidak percaya, kamu boleh mengukurnya dengan penggaris. Semua ini sudah sepadan denganmu, hanya dipersempit sedikit saja.

Ya sudah, aku berterus terang saja, sebenarnya ini karena bahan materialnya terlalu sedikit, akhirnya semakin diubah semakin kecil, semakin diubah semakin kecil, semakin diubah semakin kecil, lalu menjadi begini. Tapi aku berpikir bagian lengannya itu tidak kelihatan feminim, kalau dipakai pria, akan terlihat bagus, lalu untuk sambungan di bagian dada, itu hasil desainku sendiri,

Masih asli, bagaimana? Ini hasil karyamu? Omong kosong! Selain aku masih ada siapa lagi? Tepatnya bagaimana? Tidak bisakah kamu memberiku kalimat yang sedikit menyenangkan? Mana rancangan proyeknya? Aku belum bisa memberikan kepadamu. Karena aku membuatnya sepanjang malam, masih banyak bagian yang harus diperbaiki, jadi belum bisa memberikan kepadamu.

Kirim ke kotak suratku sebelum pukul 12 malam. Baik, ayahnya Jin Zhu! Terima kasih ayahnya Jin Zhu! Hati-hati di jalan ayahnya Jin Zhu! Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing

Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku

Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil

Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku