【FULL】My Mowgli Boy EP26【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia

Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah

Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 26 Kamu sudah kembali? Menurutmu kita lebih baik ke ruang kelas, atau ke perpustakaan lebih baik? Dalam hal promosi,

Tentu harus ke tempat yang ramai orangnya. Kantin. Di kantin orangnya paling ramai. Benar juga. Kalau begitu aku bisa sekalian pilih menu makan siang. Acara bersepeda ramah lingkungan ini sungguh cocok dengan pelajar. Mereka semua pada dasarnya suka mengendarai sepeda. Aku khawatir nanti terlalu banyak orang yang datang, dan tidak dapat melayani semua.

Aku rasa kita harus menghubungi Zi Yue, dengan adanya daya tarik dari guru, mungkin hasilnya bisa dua kali lipat. Benar, benar, benar. Sekarang hubungi dia. Mulai sekarang di rumah, tidak boleh membicarakan masalah sekolahan. Apakah kita terlalu besar suaranya? Biasanya juga seperti ini kan? Jangan-jangan kita dilaporkan?

Kalian berdua mulai sekarang di rumah tidak boleh lagi… mengungkit Zi Yue, ya? Kalau begitu kita bicara di handphone. Cepat kirim wechat ke Ziyue, kita bicara di handphone aja. Guru Lu sudah membalasnya. Aduh, aku lupa lagi. Kalau ada bantuannya, kita akan semakin berhasil, bagus sekali. Tapi untuk kegiatan kali ini,

Hadiah apa yang akan kita berikan? Apa masih membagikan itu… kertas daur ulang? Terlalu biasa hadiahnya, pelajar sekarang ini, siapa yang memerlukan barang seperti itu, mereka suka hadiah kecil yang lucu. Benar juga. Ah, aku tahu. Apa? Lihatlah. Kita bisa buatkan ini, kerajinan tangan dari botol bekas. Bukankan di rumah banyak barang seperti itu,

Ini bagus. Baiklah, begitu saja. Aku bantu bukakan. Terima kasih. Tidak apa-apa. Berisik sekali, bagaimana bisa membaca buku. Ma… ma… maaf. Aku sampai tidak dapat baca buku lagi. Kita akan kecilkan suara. Kecilkan suaranya. Berisik. Maaf. Berisik. Ling Xi, aku mencarimu dari tadi. Ada apa? Kali ini, keripik kentang rasa kepiting kami, penjualannya sangat berhasil,

Hampir habis stok. Selamat ya. Ini… ada sedikit… Bukannya aku sudah bilang gratis, aku tidak mau ini. Terima kasih, terima kasih. Dalam satu malam kamu berhasil mendapatkan solusi. Grup kita sudah mendiskusikan satu minggu, juga masih tidak mendapatkan hasil. Apakah mau… mempertimbangkan bergabung ke perusahaan kami? Departemen pemasaran memerlukan banyak sekali orang berbakat sepertimu.

Aku sudah memiliki targetku sendiri. Apakah karena uangnya kurang? Bukan, tidak ada hubungannya dengan ini. Jika mau bergabung dengan kami, masalah gaji dapat dibicarakan, selain itu, masih ada bonus lainnya. Penawaran yang Anda berikan sangat menggoda, tapi, keputusan hatiku pun sudah kuat. Teman, perjalanan ramah lingkungan dan menjaga kesehatan, silakan pelajari dulu.

Teman, ayo pelajari dulu. Perjalanan sehat. Partisipasi aktif, masih ada hadiah menarik. Teman, perjalanan sehat, silakan dipelajari. Sudah teriak dari tadi, tenggorokan sampai berasap, selain beberapa datang untuk ambil hadiah, sama sekali tidak ada yang tertarik. Kenapa? Aku tidak mengerti. Kamu jangan sedih, saudara Zi Yue bukannya sering bilang, jika menemukan kesulitan tanpa jalan keluar,

Kita bisa mencari jalan lain. Siapa tahu nanti akan datang banyak orang. Perjalanan ramah lingkungan, silakan dipelajari, ada hadiah menarik yang diberikan. Teman, silakan dipelajari. Datang. Hai Perjalaan ramah lingkungan, apa ingin pelajari lebih lanjut? Ya. Nanti kami akan meluncurkan aplikasi khusus. Asalkan langkah kakimu, atau kendarai sepeda lebih dari 15 KM,

Maka dapat membuat rekaman perjalanan sendiri dan setelah kelipatan tiga kali dapat menukarkan dengan hadiah menarik lho. Apa aku boleh menukar dengan hal lain? Apa yang ingin kamu tukarkan? Wechat-mu. Maaf, kita tidak ada layanan seperti itu. Kalau begitu, apa boleh ditambahkan layanan ini? Pada malam hari, aku dapat mengendarai sepeda untuk membawamu kencan,

Sembari menjaga ramah lingkungan. Sepertinya tidak bisa. Membonceng seseorang dengan sepeda termasuk dalam pelanggaran lalu lintas. Lagipula, jika aku pergi denganmu, dan pacarku tahu, dia pasti tidak akan senang. Baru saja datang seorang konsumen. Perjalanan ramah lingkungan, silakan dipelajari. Teman, silakan dipelajari perjalanan ramah lingkungan. Silakan dipelajari. Kak Geli, menurutmu mengapa kegiatan ini

Dulu diadakan di komplek rumah kita begitu berhasil, tapi kali ini di sekolahan, tidak ada satupun yang tertarik? Kali ini target pasarnya tidak sama. Apa yang kita lakukan ini, hasilnya sama seperti dengan… menyebarkan brosur di jalan. Jadi kita sekarang harus dapat mengubah strategi, dan dapat mencari cara menarik perhatian orang,

Ini baru jalan yang benar. Sudah kamu jangan khawatir. Jangan berkecil hati. Baiklah. Sebenarnya tidak ada kesedihan, yang tidak dapat diselesaikan oleh makanan enak. Jika ada, maka harus memesan satu porsi lagi. Lihat-lihat, mau apa? Tertulis pada buku, di dunia ini hanya cinta dan makanan enak yang tidak boleh disia-siakan.

Aku sekarang ini, menunduk ada makanan enak, mendongak ada cinta, puas sekali rasanya. Tapi kamu tidak pikirkan, apakah kamu ada sia-siakan mereka? Kamu mengingatkan aku, sepertinya ada yang aku sia-siakan. Menikmati makanan sendirian adalah sama dengan tidak menghormatinya. Kalau begitu, kamu coba ayam cola ini. Tidak mau, terlalu manis.

Kalau begitu coba daging asam manis ini. Tidak mau, terlalu berminyak. Kalau begitu sayur asam ini…. Aku tidak mau makan asam. Bibi, berikan aku seporsi ayam cola, daging asam manis, dan sayur asam. Nona, ketiga sayurmu itu sudah habis, porsi terakhir, sudah dibeli lima menit lalu oleh seorang wanita. Begitu banyak yang merebut makananku.

Ya sudah kalau begitu, yang itu, itu, dan itu, masing-masing satu porsi. Juga sayur ini ya? –Baik. Kamu pada hari biasa, kurangi minum minuman asam dan juga kopi. Kamu makan bubur ini saja. Kenapa mau mengaturku? Aku tidak suka makan bubur, aku suka makan daging, aku suka makan nasi putih, aku suka gorengan.

Kenapa tidak mau makan bubur? Bubur itu sangat bagus untuk lambung. Kamu masih ingat dulu, saat aku keracunan ikan buntal, justru mengandalkan bubur buatan kamu, aku baru bisa sembuh. Kamu makan lah. Aku tidak peduli, aku tidak mau. Aku tidak mau. Kak Geli, Kak Ling Xi, tidak keberatan aku duduk disini, kan? Tidak keberatan, duduklah.

Tidak keberatan. Ayam cola, daging asam manis, ternyata kalian ada disini ya. Sayur asam?! Ini harus ditambahkan cuka baru lebih enak, cepat, cobalah. Aku beri tahu kamu ya, sejak aku datang ke kota, menurutku ini adalah makanan paling enak. Sungguh. Aku kira aroma spesial sepert ini hanya aku yang suka, tidak disangka kamu juga suka.

Selera sama busuknya. Ini juga cukup enak, Ling Xi kamu coba. Jika kalian begitu menyukainya, semuanya untuk kalian saja, makan lah, makan yang banyak, ada banyak asam kok. Kalau begitu, kita berdua makan. Pria brengsek! Bagus sekali kamu, Lu Ziyue, di belakangku menggandeng wanita lain. Lihat saja apa aku dapat merobekmu seperti saat merobek kimchi!

Jika mengikuti saham-saham yang beredar, hanya dapat mengulang kesuksesan orang lain, Mozi Capital selalu utamakan orisinalitas. Target kita adalah menggali keluar beberapa pemain unggul yang belum tergali dan membantu mereka menjadi tolok ukur industri. Hari ini aku mewakili Cheng memberinya pelajaran. Kukira akan ada orang yang mengerti kenakalanku. Meski terkadang berbuat keributan masih dianggap wajar.

Kukira aku hanya perlu menenangkan diri dan masalah apapun dalam sekejab akan selesai. Saling berpegangan tangan. Ini adalah baju yang sangat mahal, kan? Sekarang aku sedang bangkrut, tidak boleh menabraknya. Terbang, begitu berharap akan sedetik kebebasan. Halo, Direktur Li, Direktur Li, Anda kenapa? Tidak apa-apa, tadi ada seorang wanita, hampir saja menumpahkan bubur labu-ku.

Ling Xi, bukumu. Jika keinginan hatimu terlalu berat. Kalian semua tunggu aku. Tadi aku bicara sampai mana? Anda bicara tentang bubur. Bubur apa? Mohon maaf, permisi, mohon maaf, permisi. Bubur labu-ku, ada di tubuhku. Aku kembalikan, mohon maaf. Ma… maaf ya. Aku ada tisu, mau? Sungguh mohon maaf, karena aku tadi sedang terburu-buru lari,

Aku jadi tidak melihat jalan. Sungguh maaf. Aku juga tidak mengira, ada dua tabrakan beruntun. Karena buku rancangan bisnis pacarku, dia tadi lupa bawa saat di kantin. Lalu aku sekuatnya berlari, jadi tidak melihatmu, sungguh mohon maaf ya. Tidak perlu dibersihkan lagi, semakin dibersihkan semakin melebar. Cukup lihat sekilas rancangan bisnis-mu ini,

Juga sudah tahu ada kelemahannya. Rancangan bisnis ini, cocoknya ditaruh di tong sampah. Bagaimana kamu mengetahuinya? Lagipula dengan baca terbalik sekalipun kamu tahu ada kelemahan dari rencana ini? Pengalaman. Pengalaman? Kamu siapa ya? Tidak penting siapa aku, yang terpenting adalah bagaimana membuat investor terkesan. Hanya dengan data dan perhitungan saja, itu tidak cukup.

Lalu, memerlukan apa lagi? Aku tidak wajib menjawabmu. Aneh. Apa kamu merasa dia sangat familiar? Seperti pernah melihatnya di suatu tempat? Aku sih tidak pernah melihatnya. Tapi dia terlihat sangat sombong, dan keren, tidak seperti gambaranku tentang pria Tiongkok. Cukup unik. Aku sepertinya tahu dia siapa. Siapa? Kak Geli.

Kak Geli bukannya tadi mau mengejar Kak Ling Xi? Kenapa sekarang justru mengejar pria asing? Plot kisah ini berubah cepat sekali. Lima menit lagi tiba di kantor, informasikan pada semua departemen, akan ada rapat di ruanganku. Kamu lagi! Aku sudah tahu kamu siapa. Kamu adalah CEO dari Mozi Capital, Li Yuhang, benar bukan?

Aku melihatmu di majalah bisnis, aku sangat setuju dengan beberapa pendapatmu. Jika kamu bersusah payah mengejarku hanya untuk memberitahu, hal yang kamu tidak pedulikan, maka, tolong pergi dari hadapanku. Aku ingin tahu, kelemahan rancangan bisnis ini… ada dimana? Kamu hanya ada waktu tiga menit. Asalkan ada berita yang menguntungkan, aku tidak akan melepaskannya.

Keutamaan dari rancangan bisnis ini adalah membangun satu platfom perkumpulan dari… para desainer muda yang unggul. Tapi, pertama, tidak dijelaskan segmentasi dan fokus dari desainer. Kedua, tidak terlihat gaya khas dari merek perkumpulan itu. Promosi pemasarannya cukup baik, tapi harus menarik para konsumen datang. Yang aku lihat ini hanyalah perantara jaringan seperti biasanya,

Kurang poin-poin yang dapat membuat orang lebih bersemangat. Jika aku dapat menemukan rancangan solusinya, apakah kamu akan pertimbangkan untuk investasi padanya? Kemungkinannya kecil. Tapi, bagaimana kamu tahu jika tidak mencobanya? Menurutku, kamu benar, desainer muda hanya memiliki gaya… untuk yang seusia mereka, tapi tidak ada pembagian dalam hal gaya

Untuk menemukan solusi untuk rancangan ini kira-kira, menggunakan gaya populer saat ini seperti, gaya minimalis, gaya berwarna-warni, gaya cerah, sehingga para desainer dapat membuat perbedaan sendiri. Dengan seperti ini para desainer, dapat berkembang dengan sendirinya. Dengan begitu, para konsumen juga dengan cepat mendapatkan… gaya yang cocok dengan gaya desainernya.

Menurutku kita masih dapat menambahkan satu kalimat slogan, seperti yang digunakan Tao Bao, pilihlah yang aku sukai. Mengejar, arah dan keinginan hati, gunakan satu kalimat inti, tonjolkan inti dari budaya platform, dengan begitu dari satu tubuh, akan berubah menjadi satu kesatuan yang lengkap. Aku sudah menolak ribuan rancangan bisnis,

Kamu adalah yang pertama kali dalam waktu singkat, menanyakan alasannya, dan langsung mendapatkan solusinya. Kamu masih ada satu menit. Satu menit ini, apa boleh diberikan untuk pacarku? Dia seratus kali lipat hebatnya dariku, dia adalah seorang jenius dalam bisnis. Apakah kamu mau bertemu dengannya? Direktur Li, ini adalah milik Grup marga Gao,

Data pra-penelitian dari proyek Senmu Resort. Rancangan ini, apa masalah terbesarnya? Perawatan dan perlindungan hewan serta tanaman adalah yang tersulit. Zona pengembangan ada pada dataran tinggi. Setelah dilakukan penelitian, hanya macan tutul dan kera yang merupakan hewan dilindungi. Selain itu… Tidak mungkin! Biasanya tempat yang beriklim seperti itu, setidaknya ada tiga hewan liar yang dilindungi,

Seperti beruang hitam, domba, dan serigala. Tiga menit sudah habis. Aku belum ganti rugi bajumu. Aku ini adalah orang yang dapat dipercaya. Berikan pada sekretarisku. Aku berikan padamu. Kamu lihat, di atas ini ada alamat rumahku, kamu kirimkan saja tagihannya. Jika saja setiap hari seperti ini, berjalan sembari bergandengan, melihat awan merah, memandang matahari terbenam,

Saling bergandengan, sampai hari tua, aku sudah cukup puas. Dibayangkan saja sudah sangat indah. Kehidupan seperti ini, sepertinya juga menarik. Pria brengsek, balik badan! Cukup sadar diri juga ya. Menurutku, kalian berdua sungguh keterlaluan. Siapa dia? Zi Yue, dia adalah? Teman dekatku. Teman dekat? Siapa yang dekat denganmu? Sekarang aku ini adalah musuhmu.

Asal kamu senang saja. Lu Ziyue, aku tahu kamu dan Tang Cheng, sedang bertengkar, hubungan kalian sedang tidak baik. Tapi kamu juga tidak boleh, langsung mencari yang baru, bukan? Sekarang Tang Cheng seperti apa, apa kamu tidak khawatir sedikitpun? Tidak khawatir. Sungguh kemerosotan moral di dunia, semakin lama semakin buruk ya.

Zi Yue, aku kembali ke ruangan dulu, jika ada masalah lagi kamu bisa mencariku. Baik, kamu kembali dulu saja. Pintar juga ya, mundur untuk maju. Di permukaan lemah lembut seperti Lin Daiyu, tapi di dalam hatinya busuk seperti Mei Chaofeng, bukan? Kamu jangan bicara seperti itu tentangnya, dia hanya seorang wanita biasa.

Jadi maksudmu, aku yang salah melihat orang? Tidak salah, aku sungguh salah melihat orang. Menurutmu, kenapa dulu aku tidak dapat melihat, kamu ini adalah orang yang plin-plan dan bertingkah seperti orang bermoral? Kamu seperti lobak yang berbunga, dan merendahkan lobak lainnya. Apa kamu bersedia mendengarkan penjelasanku? Penjelasan apa? Kakak? Kamu baru saja sudah bergandengan tangan,

Apa yang mau dijelaskan? Apa kamu tahu dulu ada berapa banyak orang mengejar Tang Cheng? Dia kenapa bisa menyukaimu, sih? Kenapa kamu sekarang perlakukan dia seperti ini? Aku dan dia sudah putus. Sudah putus, lalu? Tadi itu adalah pacarku. Bukankah kamu dan Tang Cheng tidak ada yang disembunyikan? Apa dia tidak memberitahu kamu?

Dia sudah pernah bilang. Aku tahu. Dia sudah putus denganmu. Sekarang dia tidak ada respon apa pun, itu artinya kamu di dalam hatinya, bukan apa-apa. Aku juga berpikir begitu. Sudah sampai. Oh ya, ini, untukmu. Bagaimana terhadap supir sepertiku, sekaligus pelayanan antar makanan, apakah puas? Nilainya, bintang lima. Tunggu, untukmu, Aku juga ada?

Semprotan hidung tersumbat? Ini yang paling aku butuhkan. Bola nasi rumput laut? Kamu terlalu baik padaku. Lalu, terhadap asisten wanitamu, bagaimana penilaiannya? Sempurna! Tapi, besok kamu tidak perlu menjemputku saja. Kenapa? Karena, aku terbiasa menggunakan transportasi umum, duduk di MRT, lalu naik bus. Alasannya tidak cukup kuat. Baiklah, aku katakan dengan jujur.

Meskipun aku lebih nyaman dijemput olehmu, tapi, kenyamananku berada di atas… pengorbanan waktumu. Aku tidak ingin setelah kita berpacaran, mengganggu ritme hidupmu. Apa kamu tahu, sebenarnya, sejak aku bersama denganmu, kehidupanku dari yang dulu berantakan, berubah menjadi seperti tetris yang rapi. Hai. Hai. Direktur Tan! Kenapa? Takut apa? Aku cium pacarku,

Tidak perlu laporan padanya, kan? Tapi kita berdua, sekarang belum mengumumkan hubungan, sebaiknya merendah sedikit. Baiklah. Nanti saat di kantor, akan memberitahukan semua orang di kantor bahwa… kamu adalah milikku, begitu kan? Jangan, jangan, jangan. Kita masih memerlukan sedikit waktu. Jika kita berdua, umumkan hubungan sekarang, akan mendatangkan banyak respon.

Bagaimana pun juga, kamu adalah atasan, aku adalah sekretaris, hubungan dalam kantor, sangat menarik untuk dibuat gossip. Kamu tahu, jika aku suka gabungkan kehidupan pribadi dan kantor, kan? Tapi pacarmu, membedakannya. Baik, baik, baik. Pacarku yang terbesar. Baik, aku mendengarkanmu. Kali ini, perusahaan pembantu yang selalu bekerja sama dengan kita, yaitu Ke Li, terjadi masalah,

Mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam projek ini. Tidak perlu mencari siapa yang salah dulu, apakah kalian ada solusinya? Saat ini terhambatnya pada Ke Li, di permukaan seperti kurangnya waktu, tapi sebenarnya, adalah karena penurunan merek perusahaan pembantu. Belakangan ini pada beberapa proyek yang kita sepakati, pilihan pegawai mereka, pembaharuan teknik, dan peralatan yang dipakai,

Semua mengalami masalah. Jadi menurutku, sebaiknya kita akhiri kerja sama. Dalam pilihan pihak kedua, kita harus dapat memilih yang terkuat, pilih yang terbaik. Tapi Ke Li, adalah konsumen lama kita yang sudah bersama sekian tahun. Tingkat kerjasama dan pemahaman sudah sangat tinggi. Jika kamu menyarankan dia diganti, apa kamu dalam waktu dekat,

Dapat menemukan mitra yang lebih baik? Bagikan dokumennya. Belakangan ini aku sudah mempertimbangkan beberapa perusaan pembantu, semua sudah ada dalam dokumen. Mereka memiliki reputasi yang baik dalam industrinya, juga memiliki banyak catatan keberhasilan. Jika untuk kerja sama jangka panjang, harga tentu dapat dikurangi. Dalam waktu yang mendesak ini, tidak banyak perusahaan yang dapat dipertimbangkan.

Jika dilihat dari faktor resiko, menurut pendapatku, mereka adalah pilihan terbaik. Zheng Li, bagaimana pendapatmu? Menurutku, apa yang Ling Yu katakan benar, beberapa proyek kerjasama ini sudah menunjukkan bahwa Ke Li bermasalah. Tapi di waktu yang sama, juga menunjukkan masalah yang ada pada kita. Jadi kamu juga setuju sudah waktunya kita mengganti perusahaan? Bukan,

Tapi mengganti model kerjasama. Setiap kerjasama jangka panjang, tentu ada potensi resikonya. Jika kita ingin dari sumbernya, mengurangi resiko yang ada, maka harus memperluas pilihan area. Dari yang semula sepasang hanya gunakan satu model, menjadi sepasang memiliki banyak model. Sepertinya masuk akal. Benar. -Mulai lah. Asistenku, Bai Yiling, dia sudah bekerja lama pada perusahaan pembantu.

Memiliki pengalaman yang banyak dan jaringan koneksi pun luas. Dia juga merekomendasikan beberapa perusahaan perintis kepadaku. Kalian coba lihat dulu. Aku menghabiskan banyak waktu, berkali-kali memeriksa beberapa perusahaan ini. Aku menyadari, mereka sangat kreatif, sangat bersemangat, dan membara. Tapi, satu-satunya kekurangan mereka adalah kesempatan. Sementara kita, yang ada justru hanya kesempatan.

Kita sangat memerlukan darah segar seperti mereka. Aku percaya, permintaan ketat pada proyek besar seperti kita ini, apapun hasil akhirnya nanti, pasti menimbulkan persaingan yang ketat juga. Terakhir, terima kasih semuanya. Masih ada satu halaman lagi. Presentasi yang sangat menarik. Zheng Li juga menyampaikan solusi masalah. Selanjutnya, lakukan seperti yang dikatakan. Presentasi yang sangat menarik.

Zheng Li juga menyampaikan solusi masalah. Selanjutnya, lakukan seperti yang dikatan. Halo? Sayang, apa sudah selesai kerja? Masih belum. Hari ini mungkin akan lembur. Aku sudah memesan toko yang sedang naik daun itu, sudah menemukan tempat jual tiketnya, sampai membayar dua kali lipat agar dapat membuat reservasi. Masakan hati ikan disana,

Juga hati burung dimasak minyak, sangatlah enak. Lain hari saja. Kenapa aku dapat mendengar suasana hatimu sedang tidak baik? Masih memikirkan tentang gagalnya investasi? Investasi itu pada awalnya memang stabil, aku juga tidak menyangka akan timbul masalah, bahkan Ayahku juga merasa diluar dugaan. Kali ini aku yang mengajakmu bergabung, kerugian bagianmu,

Aku akan bantu untuk gantikan, kamu tidak perlu merasa tertekan, ya? Masalah ini, aku saja yang carikan jalannya, bagaimana? Kenapa kamu bicara seperti ini? Kita ini satu keluarga, aku pasti akan membantumu. Aku masih ada rapat, sudah dulu ya. Tunggu, tunggu. Aku cinta padamu. Baiklah, aku mengerti. Bagaimana denganmu? Aku juga cinta padamu. Baiklah, bye-bye.

Hasil presentasi tadi sungguh bagus sekali. Oh iya, kamu taruh dokumennya dulu di ruanganku. Ada apa? Apa yang dipikirkan? Tidak ada. Oh iya, saranmu pada rapat tadi, sangat bagus. Sungguh iri padamu, mempunyai asisten yang hebat. Terima kasih. Investasi itu pada awalnya memang stabil, aku juga tidak menyangka akan timbul masalah,

Bahkan Ayahku juga merasa diluar dugaan. Kali ini aku yang mengajakmu bergabung, kerugian bagianmu, aku akan bantu untuk gantikan, kamu tidak perlu merasa tertekan, ya? Pertama kali menyadari, langit dari sudut pandang ini ternyata sangat indah. Kamu kenapa? Aku tidak mungkin sedang mimpi, kan? Cheng, aku ada masalah serius, harus bicara langsung padamu.

Kamu kenapa tiba-tiba, membawaku ke tempat seperti ini? Dan selarut ini? Bagaimana ya, aku ingin merawatmu. Bagaimana kalau makan cemilan dulu? Kamu memanggilku datang, hanya untuk menemanimu makan? Lebih baik aku pulang tidur saja. Lu Ziyue. Hari ini aku melihat Li Ziyue, dia sekarang sudah ada pacar baru. Ternyata karena aku putus cinta, ya? Sebenarnya,

Kamu lihat ya, pilihan tempat kita ini sangat hebat. Mendongak, ada plafon, kita menunduk ada lantai, benar bukan? Tempat ini begitu kosong, jika kamu ingin menangis, menangislah, jika ingin ribut, ributlah, tidak akan ada orang yang pedulikan kita. Belakangan ini uangku agak ketat, jika aku membawamu ke tempat… yang mahal dan mewah,

Aku sungguh tidak mampu lagi. Tolong dimaklumi. Jika kamu sungguh merasa tempat ini, tidak cukup kreatif, aku akan pikirkan lagi cara lain. Apa kamu biasa minum arak? Aku tidak bisa minum, jadi tidak sering. Menurutku, orang sekarang minum arak, kurang menarik. Seperti minum saat suasana hati buruk, memakai arak untuk menekan pikiran,

Untuk apa semua itu? Tapi masih ada perasaan sangat heroik, bukan? Hanya saja kita tidak dapat memahaminya. Menurutku, arak kurang memiliki aroma alami, hanya sebatas minuman. Jika seperti orang jaman dahulu, memasak arak sembari bicarakan pahlawan, membicarakan sejarah, mendiskusikan masalah negara, membiarkan semua perasaan… larut kedalam sebotol arak. Menurutku, ini yang paling bagus. Bersulang.

Kakak besar, kakak besar, minum arak ya minum saja, tapi jangan minum seperti ini. Kamu minum segelas demi segelas, nanti jika mabuk, aku juga yang harus menggendongmu ke atas. Aku beri tahu ya, aku tidak memiliki tenaga sebesar itu. Sudah lah, aku beri tahukan ya, hari ini aku sudah membalas dendammu.

Hari ini aku bertemu Lu Ziyue dan bilang… kamu ini pria brengsek. Aku beri tahu ya, kamu bukan siapa-siapa di hatinya Tang Cheng. Kalian berdua putus, bagi Tang Cheng, itu tidak ada apa-apa. Ada apa-apa. Kamu kenapa? Kamu bodoh ya. Apa kamu benar Tang Cheng? Dulu kamu tidak seperti ini, cepat katakan padaku,

Apa yang terjadi? Kenapa kamu berubah seperti ini? Aku juga tidak tahu. Dua hari ini, aku selalu berbaring di atas ranjang, untuk mencari tahu apa alasannya? Aku katakan padanya, aku minum arak, kamu minum teh, kita berdua tidak cocok. Tapi sekarang, bahkan teh arak pun sudah ada. Semua salahku,

Dulu jika bukan demi aku yang sedang mengejar Zheng Li, membuatku mendekati Lu Ziyue, kalian pasti tidak akan ada begitu banyak urusan, semuanya salahku. Kamu tidak perlu semua masalah, dikaitkan pada dirimu. Aku yang putus cinta, apa hubungannya denganmu? Aku beri tahu ya, tidak boleh kalah, pokoknya tidak boleh kalah. Siapa itu Lu Ziyue,

Kita mulai cari lelaki yang baru, aku ajak kamu ke bar, ayo. Tidak mau. Kalau begitu kita cari Lu Ziyue. Tidak mau. Kenapa? Tang Cheng, Tang Cheng, sadarlah. Lihat dirimu berubah seperti apa sekarang. Lu Ziyue sudah mempunyai pacar baru, dia sudah melupakanmu, kamu disini untuk apa? Apa ada gunanya seperti ini? Baiklah.

Kamu seperti ini kan, kalau begitu kamu telpon dia, marah padanya, marah dan menangislah padanya, dimana teleponmu? Aku bantu kamu hubungi. Kamu ini begitu banyak yang suka dan kejar, hanya seorang Lu Ziyue, kenapa berani seperti ini padamu. Marahi dia. Aku juga tidak mengerti, aku juga tidak tahu kenapa. Dia seperti hidup dalam buku arkeologi.

Kehidupan sehari-harinya, seperti orang tua usia 80 tahun. Menurutku, dia seharusnya dikirim ke masa dimana… masyarakat yang lelaki masih membajak dan wanita menenun. Ada telepon masuk. Halo? Dia kira dia siapa, hah? Tao Yuanming? Memilih bunga krisan di bawah tebing, ternyata menemukan Nanshan, apakah ini keberuntungan atau kesialan? Aku beri tahu ya,

Dia hanya memikirkan mencari wanita untuk dinikahi. Sekarang ini sudah jaman apa? Sama sekali tidak ada kreatifnya. Ayah dan Ibunya juga orang yang aneh. Mereka sekeluarga aneh semua. Satu telepon promosi menawarkan rumah dijual dekat dengan stasiun MRT. Menurutmu, lelaki seperti ini, seluruh tubuhnya semua adalah listrik. Setiap sengatannya mengenai ladang ranjauku.

Aku sungguh tidak mengerti, apa bagusnya dia? Tapi aku justru, sangat menyukainya. Aku sangat, sangat, sangat menyukainya. Jangan sedih lagi. Kenapa kamu bodoh seperti ini? Apa bagusnya dia? Tidak apa-apa, Tang Cheng, masih ada aku yang menemanimu, kan? Benar, kan? Menangislah jika ingin mengis. Tidak ada masalah besar kok. Kalah, ya kalah,

Apa takutnya putus cinta? Benar, kan? Kalah, kalah. Tadi kita bicara sampai mana? Arak. Arak, benar, benar, benar, arak. Kamu ingin minum, kan? Aku temani kamu minum. Jika kamu ingin minum, maka aku akan menemanimu. Bos? Ada apa? Ambilkan dua botol bir? Bir. Baiklah, baiklah. Jika dianggap, kamu adalah kembang api yang sedang naik,

Aku adalah busa-busa pada ombak. Di setiap, binatang yang mengelompok, hanya perasaan manusia saja tidak dapat dipengaruhi oleh keuntungan. Keadaan, materi. Sifat terpenting dari manusia… adalah empati. Apa yang kamu sedihkan, aku juga merasa sedih. Perasaan sakitmu, aku juga dapat merasakannya. Bahkan jika perbedaannya sangat besar, dan ada banyak poin yang tidak sama,

Juga tetap dapat menemukan… cahaya yang sama pada orang lain. Aku masih belum bisa melepaskannya, bagaimana? Jika tidak dapat melepasnya, maka ambilah. Aku dapat menunggu di persimpangan jalan ini, tidak peduli apakah kamu akan melewatinya atau tidak. Halo, Aku Ling Yu, ada sebuah proyek baru, yang memerlukan biaya. Baik. Apakah ada cara lain,

Agar kegiatan besok… terlihat lebih baik sedikit? Jadi sekarang, apa masalah terbesar kita? Aku melakukan beberapa pemeriksaan, aku menyadari, para pelajar, sepertinya terhadap kegiatan ramah lingkungan ini tidak merasa tertarik, seperti, ramah lingkungan itu tidak berhubungan dengan mereka. Sebelumnya kita, saat di komplek rumah menukarkan… barang-barang yang digunakan kesehariannya. Mungkin bagi para pelajar,

Adalah produk murah, dan juga tidak terlalu dipakai. Benar sekali, interaksi seperti ini kurang kuat. Menurutmu, apakah kita harus menukar beberapa… hadiah yang lebih menarik? Seperti, barang-barang yang dapat diberikan secara online, atau handphone ramah lingkungan, dan sebagainya? Jika terlalu banyak hadiah berlebihan, kita akan kewalahan. Lagipula konsep yang kita luncurkan,

Juga tidak memiliki dobrakan berarti. Kalau begitu, apa kamu ada ide yang bagus? Berikan aku satu menit, biarkan aku memikirkannya. Kami pikir lah, dua ratus menit pun boleh, pelan-pelan pikirkan. Aku sekarang ada satu, ide yang sangat tidak matang. Coba katakan. Menurutku, bisa mengajak Zi Yue, menjadi juru bicara kegiatan kita.

Dia di sekolah sangat populer, dengan begini tidak hanya dapat menarik lebih banyak orang, tapi juga lebih menguatkan hasil promosi. Ini ide bagus, satu cara, dapatkan dua hasil. Aku masih ada satu lagi ide yang tidak matang. Apa? Jadi, di lokasi, kita taruh dua buah sepeda, dan adakan lomba, bagi yang menang,

Akan mendapatkan hadiah ramah lingkungan, dan mempromosikan perjalanan ramah lingkungan. Dengan demikian kita lebih gencar, dan menarik, juga ada interaksinya. Ini bagus, ini juga bagus. Aku juga masih ada satu ide yang… sangat, sangat, sangat kecil, kecil, kecil, tidak tahu apakah boleh dikatakan atau tidak? Katakan, katakan dengan berani, katakan saja.

Tentang aplikasi yang kami katakan harus kita pakai, bukankah kamu dari luar negeri? Siapa? Paket ekspres. Paket ekspres? Apa yang dikirimkan selarut ini? Mowgli sudah semalaman tidak menghubungi kamu, apa kalian baik-baik saja? Tidak baik, dia bahkan tidak tahu salahnya dimana. Aku tahu, aku salah. Aku sudah melakukan kesalahan, aku meminta peninjauan dari kalian.

Apa yang kamu lakukan? Anak ini masih bisa diajarkan, rasa sadar dirinya cukup tinggi juga. Aku ada kabar gembira, juga ada kabar buruk. Kalian berdua mau mendengar yang mana dulu? Suasana hatiku saat ini sedang buruk, beritakan kabar baik dulu saja. Kabar baiknya adalah… aku telah memberikan rancangan bisnismu pada… CEO dari Mozi Capital,

Li Yuhang untuk dibaca. Dia sangat menyukai bakatmu. Menyukai bakatku? Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib

Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib

Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku