【FULL】My Mowgli Boy EP15【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Dunia dengan keberadaan dirimu yang pertama kali kusadari Sepasang mata yang menatap tembus jiwaku Setiap hal kecil yang tiada hubungan Mengapa kau bisa melihatnya Aku yang dulu sebelum bertemu denganmu Tidak pernah terpikirkan cinta seperti apa Apakah kau juga sama kau seperti angin yang datang Membawaku pergi meninggalkan kumpulan manusia

Memeluk langit yang biru Jika kau angin yang lembut Biarlah aku mengembara bersamamu Bergandengan tangan dan mulai lagi memahami jelas pemandangan Memahami jelas pemandangan Mungkin saja suatu hari angin akan berhenti Jika bisa Aku berharap dapat membuat janji denganmu Berjumpa di tempat yang dulu Tidak peduli berapa banyaknya awan Hujan deras ataupun cuaca cerah

Menghirup udara yang sama Apakah kau tetap sama Mempertahankan hati yang paling semula Tetap suka melihat bintang Jika kau angin yang lembut Biarlah aku menjadi lonceng anginmu Setiap hari mendentingkan suara kebahagiaan My Mowgli Boy Episode 15 Saya benar-benar tidak mengerti dengan kalian ini. Saya beritahu kalian, orang yang tidak mempunyai hubungan baik dengan bos,

Kalau ditempat kerja, tidak ada masa depannya. Benar sekali. Dasar licik. dan menyombongkan diri sebagai orang yang lebih tua. Waktu saya berumur dua puluh tahun, tidak ada kesulitan yang tidak kulalui. Tetapi aku berhasil melewatinya sampai saat ini. Memuji kepemimpinan pemimpin, dan memiliki kemampuan mengamati dengan begitu akan dapatkan perjalanan karir yang lancar.

Menginjak bahu orang lain, untuk menjadi orang yang diatas. Kasar dan jelek. Sekarang aku memiliki segala yang kumau. Rumah, mobil, dan uang. Setelah punya semuanya, merasa sudah tidak menarik lagi. Tidak menarik? Tidak menarik tapi kamu tidak mendonasikannya. Kalau menurut saya, apapun itu tidak semenarik makanan. Manusia sudah berevolusi menjadi mahluk biologis yang berkelas tinggi,

Seharusnya bisa menikmati kuasa yang lebih tinggi lagi. Apa gunanya hanya makan hewani? Satu-satunya tujuan hidup hewan adalah dimakan manusia. Menurut kamu, masuk akal, kan? Iya. Otak penuh lemak dan terlalu kejam. Apa salahnya makan tapak kaki bebek? Itu kebebasan saya. Terus terang, burung-burung di udara, binatang yang ada diatas tanah,

Tidak peduli maupun itu dibunuh, atau berdarah, selama dia masuk ke dalam mulut saya, itu adalah kebaikan untuk mereka. Menurut kamu, benar, kan? Saya… Tenanglah. 10… 10! Kamu lihat, dia juga merasa itu benar. Silakan makan. Silakan. Aku beritahu kamu, barusan kalau aku tidak takut, kalau bukan karena kamu menarikku aku mungkin sudah memberikan mereka

Sebuah pelajaran. Kamu kira kamu itu sangat kejam, tapi kita ini mahluk hidup yang lebih maju, kita harus pakai otak kita. Kenapa? Saya barusan seperti mendengar suara orang minta tolong. Dimana? Kamu lihat pintu itu? Sekarang kita pikiran strateginya, ok? Ayo. Semuanya, ayo cepat sedikit. Kerjaan hari ini lumayan banyak, Harus cepat sedikit lebih hati-hati.

Diam ditempat. Kallian sedang apa? Siapa yang biarin kalian masuk begitu saja? Saya, apanya saya. Tidak tahu kalau pendatang baru tidak boleh masuk kedalam dapur? Keterlaluan. Dulu kami semua mulai bekerja dari asisten dulu. Lihat pakaian yang kalian pakai. Apa pekerjaanmu? Kalian pencicip ikan fugu, kan? Bilang sejak awal. Coba makan. Kenapa pakai tangan ambilnya?

Lihat kamu mengacaukan tata makannya. Begini saja, setengah jam dari sekarang jika kamu masih baik-baik saja, masuk kesini lagi kasih tahu saya. Pergilah. Kenapa langsung kamu makan tadi? Saya merasa itu sangat enak. Ikan fugu itu beracun. Apa kamu tahu? Kalau saya tidak makan, dia juga tidak akan membolehkan kita lewat. Kamu tunggu saja,

Nanti bibir kamu bisa berubah jadi kayak sosis. Kamu bukannya tadi bilang kalau didalam sini ada suara minta tolong? Pasti hewan-hewan kecil ini. Meskipun saya tidak mengerti mereka berbicara apa, tapi analisa saya tidak mungkin salah. Restoran ini milik Bos Ma, disini pasti tersembunyi binatang langka. Kamu sedang dalam drama fantasi? Lupakanlah.

Saya percaya kamu kali ini. Cepat cari. Kamu cari disana, aku cari disini. Disini. Bukankah ini Trenggiling Tiongkok yang lebih terancam punah dari panda? Benar. Badan memutar seperti ini sebenarnya untuk melindungi diri mereka sendiri. Aku tidak tahan lagi. Akan kufoto untuk dijadikan barang bukti. Bagaimana mungkin ada orang yang menjalan bisnis menjijikan seperti ini

Dan diberikan untuk klien? Menjijikan sekali. Aku beritahu kamu, hari ini aku harus menegakkan keadilan bagi mereka. Jika aku tidak lapor polisi, aku akan merasa bersalah pada mereka. Tunggu aku di sini. Aku keluar cari bukti lagi, tunggu disini. Kamu hati – hati. Bos Hou, silakan. Kita minum sekali lagi. Hari ini, saya senang sekali.

Kalian anak muda, harus mendengarkan banyak lagi kuliah dari saya. Setelah mendengar, langsung taat. Benar, benar, benar. Sudah selesai belum… Sabar, sebentar lagi selesai. Mari, mari, mari, kemari, kemari. Mari, taruh disini. Seperti pepatah berkata, daging naga di langit, daging keledai di tanah, dia tidak berlemak seperti daging babi,

Tidak berbau juga seperti daging sapi dan kambing. dan tidak akan berbau amis tanah seperti rusa, kijang, maupun menjangan. Bisa dikatakan daging terbaik. Mari, silahkan dicoba. Bagaimana? Rahasia dari rasa enak ini ada di dalam cara masaknya. Apa kamu tahu nama masakan ini? Kamu pasti pernah makan kulit bebek. Ini adalah keledai panggang.

Apa maksudmu ini? Tidak menghargai orang lain. 5! Dari tadi membuat saya tidak senang. Jika bukan karena Bos Hou kalian, sudah kuusir kalian semua. 4! Masih sok suci saja! 3! Meskipun makanan liar, tetap harus dimakan. Makanan itu hanyalah… Binatang! Benar! Meskipun binatang… Maksudku, kamulah yang binatang! Saya yang mabuk, atau kamu yang mabuk?

Saya tidak salah dengar, kan? Anda tidak salah dengar. Bahkan Anda tidak sebanding dengan binatang! Kamu! Bicara sekali lagi! Kamu kira kamu begini seharian, makan dan minum begini membuatmu menjadi ahli kuliner? Kamu hanya membuang-buang makanan. Saya beritahu Anda, Ahli kuliner yang sebenarnya biarpun hanya makan nasi putih semua bisa makan penuh dengan kebahagiaan.

Teh yang diseduh dengan air embun, juga tercium aroma harumnya. Kamu sebenarnya tidak mengerti, kehidupan di alam liar yang kuat makan yang lemah alasan mereka hanyalah untuk bertahan hidup. Kamu membunuh hewan dengan penyiksaan hanya untuk memuaskan keinginan menyimpangmu yang tidak ada habisnya. Manusia baru muncul di bumi beberapa puluh juta tahun.

Di dalam dunia ini, kita semua adalah junior. beraninya makan binatang liar. Di dunia ini karena ada sampah seperti Anda baru membuat banyak binatang liar diluar menghadapi kepunahan. Saya merasa yang seharusnya punah itu adalah kamu. Lidah orang sepertimu hanya membuat malu kami semua. Anda tidak pantas disebut manusia. Kita pergi. Kamu! Ka.. ka.. kalian.

Saya… Bos Hou, kamu… Tolong beri aku penjelasan. Bos Ma, benar-benar minta maaf, karyawan kami ini, benar-benar lurus akal budinya. Bos Hou, berhenti. Kamu… Menurut saya kerja sama kita cukup sampai di sini. Apakah kamu tahu kenapa anak muda sangat membencimu? Kamu ini terlalu menjijikkan. Terlalu menjijikkan. Bos. Ada apa?

Ada yang masuk kedalam tempat penyimpanan. Lepaskan saya, Mowgli. Lepaskan saya. Kamu lepaskan dia. Jangan cemas. Apa kamu mengenalku? Tidak kenal. Kalian penyelundup? Kalian wartawan dari situs apa? Wartawan? Kalian… Aku tidak ingin menyulitkan kalian dan semoga kalian juga tidak menyusahkan saya. Mau berapa banyak uang? Sebutkan saja harganya dan serahkan fotonya.

Ternyata kamu membicarakan foto, saya tahu di mana fotonya disimpan, ada sama dia. Aku ambilkan untukmu. Cepat kejar! Bodoh! Mowgli! Jangan takut, aku menjagamu. Tidak apa kan? Tidak apa. Hati–hati. Mowgli, kamu kenapa? baik–baik kan? Awas. Mowgli, kamu baik–baik saja kan? Bukankah sudah bilang, kamu tidak boleh bergerak? Bagaimana mungkin? kamu sudah dipukul seperti ini,

Kalau saya masih tidak mau datang kesini lagi, benar-benar tidak loyal kamu! Mowgli Mowgli. Karismamu tadi seperti 2.8 meter tingginya, benar–benar terlihat seperti seorang pria. Memangnya aku sering tidak terlihat seperti seorang pria? Orang seperti itu, seharusnya dilempar ke dalam kandang macan, biarin dia rasakan rasanya disiksa. Tanganmu kenapa? Tidak apa–apa,

Barusan waktu pukul meja kekerasan. Saya lihat. Sakit tidak? Halo. Tang Cheng. Saya salah. Kamu bicara satu kalimat bisa tidak? Bicara sekalimat dong. Jangan gerak. Kenapa? Tidak apa-apa. Tadi tergores itu dan semua janggutku lepas. Kamu bodoh ya? Itu adalah kumis. Akhirnya tertawa. Lain kali jangan seperti ini lagi. Mengerti?

Jangan lakukan ini untuk siapapun juga. Tidak bisa. Kamu adalah teman terbaik seumur hidupku. Siapapun yang berani merudungmu, akan kubalas. Ling Xi, maaf ya. Terakhir kali waktu kita bertengkar itu salah aku. Aku hanya ingin kamu tidak terluka seperti ini, aku benar-benar cemas sehingga aku bilang kamu tidak ada harga dirinya.

Sebenarnya beberapa tahun ini, waktu kamu memberi yang terbaik untuk Zheng Li, aku selalu melihat dengan mataku sendiri. Aku sangat bangga sama kamu. Tidak perlu bicara seperti itu, kemarin aku juga tidak seharusnya berbicara seperti itu terhadap kamu. Aku mengataimu sembarangan hanya untuk sengaja membuatmu marah. Aku paham kamu menyukai kebebasan tetapi,

Kamu itu adalah orang yang setia. Kita sudah berdamai, kan? Aku sudah duluan ingin berdamai dengan kamu. Aku juga. Jangan salahkan aku. Kenapa saya merasa dilupakan dalam sekejab? Kamu benar-benar hebat. Istirahat saja dulu. Kamu adalah teman terbaikku. Kamu juga. Selamanya selalu, tidak ada orang yang dapat menggantikan posisimu. Perutnya sudah dicuci,

Tapi sekarang tubuhnya lemah. Kamu boleh makan apapun, kecuali ikan fugu! Memangnya daging kecap memang tidak enak? Enak. Saya sangat suka dengan sapi kecap, kodok dalam pot kering, ayam porsi besar, dan sate. Dokter, aku ingin bertanya, dia harus hati–hati dengan apa? Makanannya lebih tawar sedikit. Aku sering mendapat pasien yang datang karena keracunan makanan.

Sebenarnya, nasi dan sayuran sederhana yang paling bagus untuk perut, tidak boleh mengikuti keinginan lidah saja. Benar. Kalau begitu, apa dia perlu rawat inap? Penyakitnya ini belum perlu dirawat inap. Tetapi, usus perutnya perlu setengah bulan atau sepuluh hari baru bisa normal. Berdasarkan gejala racunnya, mungkin dia masih bisa demam lagi,

Masih harus kembali dan memeriksanya lagi. Terima kasih. Mowgli, semua karenaku membuatmu menderita begini. Demiku kamu makan ikan fugu dan dipukuli seperti ini. Sebutkanlah permintaan apa pun yang kamu minta, akan aku kabulkan. Benarkah? Iya. Saya mau sesuatu yang hangat, sup ayam yang hangat, lalu satu buah telefon genggam yang bisa memberi panggilan. Ada apa?

Kamu kenapa seperti orang yang kecewa begitu? Tidak ada kok. Saya sangat senang. Maaf, maaf, maaf. Tahukah Anda kalau menjual hewan langka itu, adalah hal ilegal? Bapak polisi, saya, saya benar–benar tidak tahu kalau ada barang ini, siapa yang menaruhnya di dapur belakang saya, ini… pa.. pasti ada orang yang menjebak saya. Cukup.

Koki Anda sudah menyerahkan Anda, ditambah lagi dengan buku dagang Anda, semuanya sangat terlihat jelas. Bawa pergi. Permisi, saya mau angkat telfon. Halo. Halo, bos Hou, kondisimu di sana bagaimana? Semua ini berkat temanmu yang mengambil fotonya, polisi sudah mengambilnya sebagai bukti. Tenang saja, dia tidak mampu menyangkalnya. Kamu di saat seperti ni

Tidak membiarkan saya lebih profesional sedikit, dewasa sedikit. Apa kamu tidak bisa demi klienmu lakukan sesuatu? Baik, baik, tidak perlu mengejek saya. Saya hanya orang tua apa bisa direndahkan oleh seorang gadis? Kali ini saya memutuskan untuk berdiri dan mendapat uang. Hebat. Benar–benar layak bos saya ini. Cukup menyanjungnya, jangan main–main,

Kamu sudah menghilangkan saya klien yang sangata besar. Besok cepat kembali kerja ke kantor, dan menebusnya, mengerti? Siap. Pelan–pelan. Ternyata kalau perawatan sakit itu, sebaik ini. Tapi harus lihat nasibnya juga. Ayo, naik mobil. Bisa sendiri? Kemari. Ada apa? Misterius sekali. Paman sudah dari tadi menunggu, begitu mendengar kamu terluka, dia langsung datang kemari,

Kamu pergi bicara sama dia dulu saja. Kamu jangan seperti anak kecil begini, dia sangat khawatir sama kamu. Hari ini festival pertengahan musim gugur, pergi sana. Ada apa? Kamu adalah seorang gadis kenapa berkelahi? Saya tidak berkelahi. Jarak saya dari lantai tiga puluh delapan Anda sebegitu jauhnya, masih saja datang kesini untuk menyalahkanku.

Memangnya cari kamu selalu ingin menyalahkanmu? Apakah kamu terluka? Tidak. Jika tidak ada masalah lagi, aku pergi dulu. Aku sudah terima alat pijatnya. Kamu bisa kapan pun menggunakannya, jika kamu merasa itu baik, kamu bisa menggunakannya, jika kamu rasa tidak nyaman, kamu boleh membuangnya. Aku akan menggunakannya. Hari ini tidak bisa menemani kalian,

Selamat festival pertengahan musim gugur. Kamu kenapa? Bagaimana? Ling Xi tidak apa-apa? Temannya yang keracunan makanan, Ling Xi tidak apa-apa. Baguslah kalau tidak apa-apa. Lihatlah Festival Pertengahan Musim Gugur ini, Tiba-tiba ada hal seperti itu, aku masih terus-menerus merasa gelisah, sekarang sudah membaik, semuanya tidak apa-apa. Hatiku juga lega sedikit. Ling Xia

Melakukan apa pun tanpa pikir dalam, adalah seorang yang kasar dan terburu-buru, tidak seperti Xiao Yu, bijaksana dan kokoh. Semalaman ini kamu sibuk sekali, terima kasih kerja kerasnya. Aku tidak apa-apa, festival pertengahan musim gugur bukan? Tim yang baik saat setiap anggotanya baik semua. Kita sama seperti ayam betina, yang menjaga anak kita,

Menjaga anak laki-laki dan perempuan kita. Menurutmu, maksud Xiao Yu bagaimana kalau kita berinvestasi di keluarga Gao Jie? Aku tidak setuju untuk persoalan ini. Kenapa? Pikirkanlah semua dengan baik-baik, terlibat di dalam perdagangan yang berbeda, memiliki risiko yang besar. Aku tidak ingin membiarkan Xiao Yu mengalami bahaya ini, apa aku sedang berbuat tidak benar?

Tidak begitu. aku sudah mengerti, mau bagaimanapun kamu menolak, Xiao Yu juga tidak dapat melakukan hal ini, aku sudah mengerti. Oh iya, di atas kompor, aku sedang merebus bubur jamur kuping putih osmanthus. Bunga osmanthusnya baru saja dipetik, sangat harum. Aku berikan kamu semangkuk yah. 1 set pakaian dalam nanotech ini sangat populer,

Sangat cocok dipakai oleh orang yang tua. Jika kamu tidak memesan 1 bulan lebih awal, sudah pasti kehabisan. Ayah, Xiao Yu ya, kamu datang di saat yang tepat, kamu bantu aku lihat ini, alat pijat elektrik, pertama-tama sobek lapisan pelindung pada lembaran elektromagnetik, kemudian lekatkan kepada titik akupunktur yang tepat.

Kamu juga bisa tempel di tubuh yang sakit. Dicoba dulu saja. Tekan tombol on untuk menyesuaikan besar kecilnya. Jangan sebutkan, barang kecil ini, energinya cukup besar. Ini harus ditempelkan ke pinggang, pasti ada efeknya. Xiao Yu, kamu juga duduk lama di kantor, jangan menunggu sampai seumurku, menderita ketegangan otot di pinggang. Baik. Ayah,

Aku secara khusus mempersiapkan ini untukmu. Hadiah festival pertengahan musim gugur, pakaian dalam nano thermal baru. Baik, terima kasih. Kamu letakkan di sana saja, Anak muda sekarang, banyak macam modelnya, begitu melewati beberapa masa waktu, orang yang seperti kami, mungkin tidak akan menggunakan beberapa benda ini. Mowgli. Mowgli. Mowgli. Mowgli. Kenapa?

Kamu kenapa sampai berkeringat seperti ini? Apa demam? Kamu tunggu sebentar, aku ambilkan air dingin ya. Mowgli. Sini. Mowgli, sini. Baik-baik saja? Sampai basah semua. Kamu tunggu sebentar, aku ambilkan pakaian ganti. Sekarang, sudah membaik kan? Jangan bicara lagi, tadi barusan, bukan, aku bukan sengaja mau melihat, tidak hati-hati, jadi terlihat deh. Garis ototnya lumayan.

Kamu mau bicara apa? Tidak apa-apa kan? Kenapa kepalamu penuh dengan keringat? kepala kenapa begini panas? Cepat, cepat, cepat, pakai selimutnya. Xiao Yu, Aku ingin bicara kepadamu, Tentang terakhir kali kamu berinvestasi di keluarga Gao Jie, ayahmu sepertinya tidak setuju, Ayahku, dia sudah tahu? Belum, aku tidak berani bicara kepadanya, aku berpikir,

Atau sebelum ayahmu tahu, cepat ambil kembali uangmu. Ibu, persoalan investasi ini, sudah tercantum jelas di kontrak. Bagaimana bisa dikembalikan sesuka hati? Aku sudah melakukan beberapa analisa data, masa depan untuk proyek ini sangat baik, Selain itu, ini merupakan proyek dari keluarga Gao Jie, perusahaan miliknya jauh lebih besar daripada kita,

Juga, di dalam pengendalian risiko, mereka lebih berpengalaman dibanding kita. Di dalam titik ini, aku mempercayainya, hanya karna titik ini, jadi kamu harus lebih hati-hati. Berpikirlah. Kamu dan Gao Jie masih belum menikah. Benar, kan? Selama menghasilkan uang, tidak jadi masalah, tapi bagaimana kalau kita rugi? Apa maksdunya? Ibu, membeli saham, ada naik ada turun,

Main Mahjong ada kalah ada menang, kamu membeli sayur di pasar, bukankah harga sayur dapat berubah-ubah? Ibu, jangan karena takut risiko jadi tidak berani berinvestasi, Jika kalau hipotesa, semuanya adalah niat subjektif, Melakukan bisnis tentu dengan analisa yang masuk akal, aku telah menghitung kemungkinan, proyek ini, sudah pasti tidak akan ada masalah. Mau bicara bagaimanapun,

Ayahmu sudah bekerja di bidang bisnis selama puluhan tahun, cara dia melihat sebuah persoalan, sudah pasti lebih jelas dan lebih baik dibandingkan dirimu. Dia sudah bilang jangan lakukan, Kamu mendengar nasihatnya saja. Ayahku juga tidak selalu berkuasa, juga bukannya semuanya ayahmu berkata, ayahmu berkata. Ibu, menurutmu, apa aku benar-benar sudah melakukan kesalahan?

Di rumah ini ayahmu adalah pembuat keputusan, dia bilang jangan lakukan, kamu harusnya jangan lakukan. Apakah bisa kamu ambil lagi uangnya? Aku berjuang sekuat tenaga mendapat uang, sungguh-sungguh berinvestasi, Hanya karena tidak mau membiarkamu melihat wajah orang lain dan bergantung kepadanya untuk hidup. Kamu! Kamu sedang bicara omong kosong apa Xiao Yu? Selama bertahun-tahun,

Bagaimana ayahmu memperlakukan kita, apakah hatimu masih belum jelas mengerti? Aku jelas mengerti. tapi mengapa dirimu di dalam rumah ini, bertindak seperti orang luar, setiap hari berhati-hati, bertindak sangat hati-hati, bahkan saat mengambil foto pernikahan pun, harus tergantung oleh pandangan orang lain. Ling Xi setiap kali pulang kerumah, kamu bertindak seperti ada jamuan penting,

Tapi begitu dia tidak puas sedikit, kamu harus menerima semuanya tanpa perlawanan. Jika kita hidup bebas di rumah ini, mengapa dari kecil sampai sekarang aku harus bisa segala hal? 100% sempurna. Ibu… Selama ini apa kamu tidak merasa direndahkan? Jika bukan karena ayah meninggal, kita tidak akan hidup seperti ini. Tapi ayahmu, sudah meninggal.

Jika bukan karena ayah duluan meninggal, kita tidak akan hidup seperti ini. Tapi ayahmu, sudah meninggal. Ibu, aku sudah pulang, Xiao Yu sudah pulang, Tim kami menang hari ini, 3 lawan 0 Benarkah? Ibu, aku memasukkan 2 bola. Luar biasa, Xiao Yu Tentu saja. Xiao Yu, untuk sementara waktu,

Bisakah kamu tinggal sebentar di rumah nenek? mengapa harus tinggal di rumah nenek? Aku sudah janji main bola dengan teman. Kita tidak bisa main bola kali ini. Kita main bola lain kali ya? Baiklah, apa kamu pergi? Ibu tidak pergi, Ibu ada urusan. Kamu, seorang diri dirumah nenek, harus dengar apa kata nenek,

Jangan buat nenek marah. Aku tahu. jangan panjat tembok, jangan turun ke sungai, jangan menganggu adik perempuan tetangga Lao Wang. Jangan… Oh iya, apa Ayah juga pergi? Dia tidak pergi. Xiao Yu. Kamu tenang saja, nanti ibu pasti akan mengijinkanmu main bola lagi. Aku tidak mau, aku tidak mau. Aku tidak mau memanggilnya ibu.

Dia hanya seorang pengas. Dengan anaknya dia ingin merebut keluarga dan ayahku. Pergi kalian. Ling Xi, jangan berbuat sesukamu, ya? Kamu adalah orang yang jahat, datang bersama anakmu untuk merebut keluarga dan ayahku. Pergi kalian. Cepat pergi dari rumahku. Baik, aku pergi. Aku juga tidak ingin tinggal di sini, Ling Yu,

Mengapa tidak peduli yang benar atau salah? Kenapa aku harus selalu mengalah? Dia adalah adikmu, kamu lebih tua darinya. Tentu saja kamu harus mengalah. Tapi ini bukan rumahku, Selain itu, aku bukan Ling Yu. Margaku Ding, namaku Ding Yu. Xiao Yu, Pernahkah kamu berpikir untuk mencintaiku dengan segala cara?

Jika kamu berjanji kepadaku, aku pasti akan memberikanmu kehangatan. Tidak peduli betapa derasnya hujan, aku tidak akan pergi. Sekalipun dadaku terasa sakit, Aku akan berjuang sekuat tenaga, menghadapi dunia. Namun berulang kali jatuh ke dalam pusaran. Sayang, Festival pertengahan musim gugur harus makan kue bulan. Dapatkah kamu menyelamatkanku? Memelukku? Mendengarkanku bicara. Baik.

Kamu sudah bangun? Mowgli? Jangan, jangan, jangan , jangan bangun Kata dokter, kamu keracunan ikan fugu, harus istirahat di sini 10 hari lebih. Ada yang tidak nyaman? Aku sudah tidak apa-apa, hanya kepalanya, Sakit kepala ya? Sini kubantu pijit. Kepalaku sudah tidak sakit, aku katakan kepadamu, benar sudah tidak sakit lagi.

Lebih baik berbaring dari duduk dan lebih baik duduk dari berdiri. Berbaringlah di sini dan jangan lakukan apapun. Aku sekarang mau membuatkanmu sarapan, tunggu aku. Aku segera kembali. Ternyata sakit, perasaan dirawat sangat menyenangkan. jika tahu lebih awal, aku tidak akan bangun lagi, dia sedang pergi membuatkanku makanan. Mowgli, kamu lihat,

Apa yang aku buatkan untukmu, bistik sapi atau sayap ayam? Mau makan yang mana, beritahu aku. Bagaimana Panggang bistik apa perlu selama itu? Jangan-jangan dibuatkan makanan formal lengkap Mancu Tiongkok? Sarapan sudah jadi, Mowgli. Untukmu, bubur putih, ayo berdiri dan makan, Aku tidak mau makan bubur putih. Tidak boleh, harus makan.

Kamu keracunan makanan, tahu tidak? Dalam beberapa waktu ini, hindari makanan berminyak dan pedas, makanan yang dingin, tidak boleh dimakan juga. Jika makan terlalu banyak, nanti bisa infeksi usus. Patuh yah. Aku tidak mau makan bubur, aku mau makan bistik sapi, daging sapi rasa bawang, juga daging kambing, Jenis daging yang seperti itu Baiklah.

Daging-daging itu, tunggu sampai kamu sembuh, aku bawa kamu pergi makan yah. Aku sudah sembuh, kamu… Aku bisa perlihatkan kepadamu, aku, aku sudah sembuh, aku sama sekali tidak ada apa-apa. Hanya karena beberapa potong daging, tidak peduli terhadap badan sendiri, ya kan? Cepat berbaring lagi. Aku benar-benar sudah sembuh. Buktikan kepadaku. Siapa ya

Ada beberapa data yang bermasalah, mau membahasnya denganmu. Barang antik telah menjadi baru yah? Banyak memusatkan perhatian di pakaian, Dengan sebuah kehormatan dapat bekerja denganmu. Mulut juga berubah jadi manis yah. Siapa suruh margamu Tang? Kamu menggunakan kata-kata cinta yang kamu pelajari di kios di pinggir jalan, lalu mencobanya kepadaku,

Apa kamu tidak takut jatuh menderita? Bisa membuatmu senang, Bahkan jika itu menderita kesusahan, memanjat tembok, jungkir balik sekalipun, aku pun bersedia. Mengapa? Aku merasa kamu ada sedikit tidak sungguh-sungguh. Sebenarnya, palsu atau sungguhan, itu tidak penting, saat ini adalah momen yang abadi. Mari kita bahas isi datanya. Mau mulai dari mana?

Penggabungan dan kerja sama. Bagaimana bisa bermimpi bertemu si tua antik ini, sungguh memalukan. Siapa yang menggangguku di saat seperti ini? Siapa yang tidak tahu waktu? Kenapa melihatku? Lingkaran bawah matamu begitu nyata, kamu kemarin malam tidur tidak cukup, Terus-menerus menjagaku, Menggantikanku pakaian ya? Betul, betul sekali. Kamu kemarin keringatnya sangat banyak,

Jadi aku bantu kamu gantikan. Kamu sakit sekarang, kalau bukan aku yang merawatmu, siapa yang akan merawatmu? Eh mengapa aku tiba-tiba ada, perasaan yang sangat ingin dirawat. Sebelumnya kalau kamu sakit, Siapa yang merawatmu? Dulu adalah ibuku, setelah itu aku sendiri. Ayahmu? Ayahku hanya peduli akan pekerjaannya, dia tidak peduli padaku.

Bagaimana dengan Bibi Wen Yu? Dia baik terhadapku, atau mungkin karena ingin menyanjung ayahku. Menurut saya, papamu itu sangat peduli dengan kamu. Ada beberapa kali, saya melihat dia Terlihat mendesak, tetapi malu untuk memberi ekspresi rasa pedulinya terhadap kamu. Kamu gila ya? Kamu pakai mata yang mana melihat kalau papaku peduli aku.

Dua puluh tahun lebih, aku berada di dalam mata dia, hanya melihat kediktatoran dan keseriusan. Jika dia sungguh peduli padaku bagaimana mungkin tanpa pandang bulu mengusirku dari rumah? Kalau dia benar-benar peduli dengan aku, bagaimana mungkin selama dua puluh tahun ini, bersikap acuh tak acuh padaku? Sudahlah. Tidak perlu membicarakan mereka.

Setiap kali membicarakan mereka, aku merasa kesal. Bicara tentang kamu saja. Sebelumnya siapa yang menjaga kamu? Dulu waktu aku di dalam hutan, aku dijaga oleh kakek penjaga hutan. Penjaga hutan, Sebutan ini kalau didengar seperti dewa penjaga hutan. Penjaga hutan itu benar–benar menjaga seluruh hutannya. Tetapi tidak seperti begitu misterius seperti kamu katakan. Pekerjaan mereka,

Sangat membosankan. Setiap hari, Mengelilingi gunung, menanam tanaman, mencegah api, dan menghadang pencuri. Sepuluh tahun seperti satu hari, tidak peduli kemarau Atau pun badai hujan, bagi kakek yang paling penting adalah setiap harinya berjalan belasan mil atau dua puluhan mil. Ini baru hal yang paling penting bagi mereka, tidak sangka pekerjaan penjaga hutan ini,

Ternyata ada begitu banyak kerja keras di belakangnya. Tetapi aku merasa, mereka seharusnya tidak merasa lelah, mereka pasti merasa ada sebuah makna. Jadi, apakah kakek adalah orang yang paling kamu sayangi? Tetapi, kakek penjaga hutan, sudah meninggal dunia. Anaknya, hanya datang menjaga hutan bagian tertentu, kalau paman, dia… tidak pernah mengatakan apa pun, kami

Sangat jarang berbincang. Tidak apa–apa. Aku akan melindungimu nanti, aku temani kamu berbicara. Benarkah? Iya. Terima kasih Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata

Angin yang sedikit sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku Pukul 18.40 Berdiri di seberang jalan Mantel bertopi abu-abu yang menjuntai di bawah lutut Kau berjalan sampai ke hadapanku Dengan wajah tertunduk dan mata yang terpincing

Matahari bersembunyi di belakang dan tertawa tanpa berkata-kata Angin yang sejuk dan malam yang ajaib Mata yang tersenyum memberikan sedikit kemabukan Tanpa kusadari perlahan-lahan berpaling melihat wajahmu Tangan yang sedikit hangat dan sinar bulan yang redup Cahaya lampu yang lemah, wajah yang kecil Tanpa kusadari perlahan menggandeng tangan dan memandang wajahku