【FULL】Destiny’s Love EP33【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
Destiny’s Love Episode 33 Sisanya akan aku serahkan kepadamu. Pasti… pasti membuatnya bahagia. Hei, kamu berencana mendaftar ke mana? Ada apa? Kamu tidak ingin kehilanganku? Apakah ingin terus dekat denganku? Bukan. Aku ingin memilih sekolah yang lebih jauh darimu. Jika sudah bersiap, nyalakan saja. Kemudian? Apa yang akan terjadi? Cinta manusia, ada awal tanpa akhir.
Setelah dupa ini terbakar habis. Semuanya akan hilang, yang tersisa hanya abu. Tentu saja, kamu bisa memilih untuk menyerah. Bagiku ini hanyalah sebuah transaksi jual beli. Apakah nanti akan terasa sakit? Aku kira saat ini adalah saat yang paling menyakitkan bagimu. Ingat, setelah masuk ke universitas, jangan hanya memikirkan untuk pacaran saja.
Yang paling utama adalah belajar dengan baik. Berhenti. Namaku Wen Suxi, siapa namamu? Lin Haoshu. Lin Haoshu, mengapa kamu menarik rambutku? Apakah kamu ingin berkelahi atau membelikanku Mie Kremes? Jika lain kali kamu menarik rambutku lagi, aku tidak akan mengampunimu. Tidak, bukan seperti ini. Haoshu, apa yang sedang kamu lakukan? Terima kasih.
Kamu tidak mengerjakan tugas sekolah dan ingin menyuap ketua kelas. Jangan menganggu, aku sedang melukis. Ketua kelas, sampai jumpa. Tidak, bukan seperti ini. Aku terlambat, aku takut nilai kelas kita akan dikurangi. Untuk apa kamu memanjat dinding jika takut ketinggian? Setelah di atas aku baru menyadari dindingnya begitu tinggi. Suxi, kemarilah kamu, kemari.
Biarkan aku untuk menginjak bahumu, supaya aku bisa turun. Menginjakku? Aku akan pergi mencari sebuah tangga, kamu tunggu sebentar, tidak akan lama. Aku pergi dulu. Semoga selamat sampai di tujuan. Pergilah. Sampai jumpa. Sampai jumpa. Sampai jumpa. Suxi, maaf. Aku tidak akan bisa lagi menemanimu di masa depan. Sampai jumpa, Lin Haoshu.
Sampai jumpa, Lin Haoshu. Sampai jumpa, Wen Suxi. Sampai jumpa, Wen Suxi. Sudah cukup bisa bertemu denganmu. Tidak akan lagi ada orang yang mengingat kenangan ini. Suxi, sampai jumpa. Suxi, aku menyukaimu. Aku menyukaimu, Wen Suxi. Wen Suxi, aku menyukaimu. Menyukaimu. Menyukaimu. Ada orang yang hidup demi memiliki sebuah kenangan yang bisa diingat sepanjang hidupnya.
Ada juga orang yang bisa hidup karena memiliki kenangan ini. Aku yang memintamu membawaku pergi untuk mendapatkan patung Buddha ini? Benar. Kamu mengatakan hawa di tempat yang baru sangat buruk, ingin menetralkannya dengan patung Buddha ini. Aku mengingatnya. Hari ini pindah rumah, aku memiliki sebuah patung Buddha yang benar-benar bisa membuat hatiku tenang.
Berbicara tentang itu, aku melepaskan sebuah vila yang gratis…. Mengapa aku ingin pindah? Kamu mengatakan kebiasaan hidup kita sangat berbeda sekali, tidak terlalu cocok. Apakah kamu lupa? Sepertinya aku pernah berkata seperti itu. Tetapi kenapa sekarang aku merasa masih bisa bertahan? Bagaimana kalau kita kembali menanyakannya kepada Suxi. Menurutmu nanti jika kembali bekerja bersama,
Akan sangat merepotkan. Tetapi jujur saja, aku benar-benar masih sangat mengkhawatirkan dia, setelah aku pindah keluar. Apa yang kamu khawatirkan? Masih mengkhawatirkan apa lagi? Mengkhawatirkan tekadnya melemah dan tidak bisa bangkit kembali. Sekarang setelah contoh filmnya keluar, efeknya begitu bagus. Dia seharusnya mengejar terus selagi menang. Bagaimana jika filmnya meledak di pasaran?
Aku bisa beralih perkerjaan menjadi seorang Editor atau yang lainnya. Hubunganmu dengan dia begitu baik, mengapa kamu tidak membujuknya? Aku hanya orang yang suka mencampuri urusan orang lain. Aku tetap ingin menasihati kalian. Aku ingin menasihati kalian apa? Kenapa aku tidak bisa mengingatnya? Chi Yu, apakah aku melupakan sesuatu hal yang sangat penting? Hal apa?
Aku lupa mengambil uang yang ada di dalam laci. Astaga. Di sini, di sini. Apakah kamu ingin masuk ke dalam untuk minum teh? Aku akan membantumu membawakan barangnya. Baik. Sudahlah jika tidak ingin memindahkannya, untuk apa menjatuhkan kopernya? Ayo, jalan. Kamu tidak apa-apa, kan? Tidak apa-apa. Sudah berhasil. Kelihatannya 3 bencana sudah terlewati,
Semua hal yang berhubungan dengan Wen Suxi telah kembali ke jalur yang benar. Kalau begitu ini juga berarti, dia sudah mempersiapkannya dengan baik. Halo. Chi Yu, minum teh. Aku masih ada urusan, aku pergi dulu. Apa yang telah terjadi? Bagaimana dengan dia? Baru saja tidak sadarkan diri, untung saja kamu memintaku untuk mengikutinya.
Tetapi ini juga normal, saat ini kekurangan energinya sudah dipulihkan. Untuk sementara waktu hanya sedikit tidak terbiasa saja. Bagaimana dengan Lin Haoshu? Pergilah untuk melihatnya. Pokoknya besok pagi juga adalah hari ulang tahun dia yang ke-30. Aku akan membawamu pergi. Bagaimana dengan rumah baru Haoshu? Agak sedikit tidak terbiasa, pelan-pelan pasti akan terbiasa.
Jika itu adalah aku, dari awal sudah akan jemu. Selama ini aku yang selalu menindas dia. Selain ayahku, dia adalah orang yang paling dekat denganku. Aku juga akan pergi. Kapan? Besok. Kebetulan sekali. Kebetulan besok adalah ulang tahunku. Luangkan waktu untuk memutuskan kontraknya. Anggap saja sebagai kado ulang tahunku. Suxi, kamu kenapa? Chi Yu,
Apakah kita masih bisa bertemu? Apakah kita masih bisa bertemu? Pada waktu itu aku pasti akan pergi bersamamu. Jika ada, akan bagus sekali. Di kehidupan ini benar-benar tidak akan ada penyesalan lagi. Apa yang kamu katakan? Tidak peduli kamu siapa, mengapa bisa muncul di dalam duniaku? Saat ini aku hanya tahu, aku merasa
Akan kehilangan seluruh dunia. Kenapa? Kamu tidak rela? Mau kemana? Aku akan pergi mencari Kepala Museum. Ingin melihat Peta Bintang Wen Suxi? Aku sarankan kamu untuk tidak pergi. Peta Bintang yang sudah diperbaiki bisa meramalkan arah kehidupannya di masa depan. Setelah kamu melihatnya hanya akan menambah ketidakrelaanmu. Tetapi jika sudah kembali normal,
Mengapa tubuhnya bisa semakin lama semakin lemah? Apakah masih ada bencana yang lainnya? Kamu sudah menebus kesalahan yang telah kamu timbulkan. Mengenai bagaimana masa depannya, Peta Bintang otomatis akan menghitungnya berdasarkan data yang ada sebelumnya. Sebagai seorang teman, aku sarankan kamu tetap harus menghargai waktu yang tersisa dengan baik. Selanjutnya akan berpisah, lepaskan dia,
Juga lepaskan dirimu sendiri. Iya. Aduh, Kakak Kai, sangat tampan. Apakah bisa berfoto denganku? Hai, berhenti. Anak yang menjengkelkan. Kenapa? Bagaimana, apakah kamu ingin pergi ke tempat syuting? Aku akan mengantarkanmu. Tidak perlu. Apakah ada orang lain yang akan mengantarkanmu? Aku bisa pergi sendiri ke tempat syuting. Bagaimana? Kamu ingin terus berada di sini
Atau pergi bersama denganku? Tampan sekali. Sangat mengagumkan. Sangat serasi sekali. Sangat mengagumkan sekali. Mereka bersama. Ambil fotonya, cepat ambil fotonya. Cepat sedikit. Mereka menunggu kita di sana. Kenapa aku bisa secara gegabah menyetujuinya? Untuk apa dia memberikan barang seperti ini untuk aku simpan? Hai, Kakak Haoshu. Kakak Haoshu. Hai. Tidak, untuk apa aku bersembunyi?
Kenapa hari ini begitu kebetulan, mengadakan acara tanda tangan di bawah rumahku? Acara tanda tangan apa? Aku berada di sana, terlihat oleh penggemarku, mereka menghampiriku untuk berfoto. Iya. Oh, kamu sedang menyindirku? Benar-benar tidak disangka kamu masih bisa mendengarnya. Tetapi juga bukan tanpa alasan aku berada di sana. Aku ingin menemanimu untuk menyelesaikan acaramu.
Bagaimana kamu bisa tahu ini adalah acara terakhirku? Siapa aku? Aku ahli Yin-Yang, mengerti tentang delapan diagram, mengertiilmu misteri tentang angka, dapat memberikan sebuah keputusan yang tepat. Latte yang mengatakannya kepadaku. Ini berarti setelah selesai hari ini, semuanya akan berakhir, kan? Iya. Tetapi aku tidak beranggapan kalau ini adalah suatu akhir,
Melainkan sebuah permulaan yang baru. Apakah malam ini kamu ada waktu? Kamu sedang mengundangku? Iya, aku mengundangmu. Kenapa? Aku sedang berpikir, mana yang lebih penting, menemanimu ke acara, atau pulang ke rumah untuk mempersiapkan kencan denganmu? Kenapa kamu datang begitu pagi? Aku mencarimu untuk menanyakan sesuatu hal. Masalah apa? Katakan saja.
Kamu sudah selesai pindah rumah, apa yang kamu rasakan? Apa yang masih bisa dirasakan? Hanya lelah saja. Biasanya aku tidak merasa memiliki barang yang begitu banyak, ketika membereskan rumah baru menyadari aku mempunyai begitu banyak barang yang tidak penting. Barang yang tidak penting masih mudah untuk dibereskan, tetapi perasaan yang hancur berkeping-keping
Tidak mudah untuk diperbaiki. Kamu sedang membicarakan omong kosong apa? Apakah Kakak Suxi tidak mengatakan sesuatu ketika kamu pindah? Apa yang bisa dikatakannya? Dan juga kepindahanku tidak ada hubungannya dengan dia. Lin Haoshu, kamu pasti sangat sedih. Mengapa? Kamu jangan berpura-pura lagi, Jika kamu semakin mengatakan tidak mempedulikan Kakak Suxi,
Di dalam hatimu akan semakin sedih. Menggelikan. Tidak mungkin kamu mengira aku menyukai Wen Suxi, kan? Lin Haoshu, apakah kamu baik-baik saja? Wang Xiaomi, aku dan Wen Suxi tumbuh bersama sejak kecil. Kami berdua adalah sahabat yang sangat baik. Jika aku menyukainya, anak kami sudah akan sebesar kamu. Ucapan ini sedikit berlebihan,
Tetapi tidak mungkin ada apa-apa di antara kami berdua, tidak saling tertarik. Mengerti, kan? Lin Haoshu, kenapa aku merasa kamu sepertinya berubah menjadi orang yang berbeda. Apakah aku seperti itu? Aku telah memikirkannya, barangkali mereka bisa menghapus ingatan orang lain. Ini juga alasannya mengapa aku tidak mengingat apa yang telah terjadi pada waktu itu,
Tetapi ada sebuah tulisan tangan yang tertinggal di lenganku. Apakah kamu kehilangan ingatan? Kamu yang kehilangan ingatan. Ada apa denganmu? Apakah hari ini kamu salah makan obat? Apakah kamu masih ingat, kamu menyerahkan barang yang begitu penting untuk aku simpan? Barang penting apa yang berani aku serahkan kepadamu untuk kamu simpan?
Atas dasar apa benda yang begitu penting tidak boleh diserahkan kepadaku untuk disimpan? Bukan hal ini yang ingin aku bicarakan denganmu. Aku memberikanmu beberapa album lukisan kepadamu. Tas ini. Kamu masih mengingatnya? Tentu saja. Lalu apakah kamu tahu mengapa aku bisa memberikan tas ini kepadamu? Mengapa? Demi memberikan dorongan kepadamu, aku ingin memberitahumu,
Semula aku juga melukis dengan sangat buruk. Tetapi karena aku sangat suka melukis, jadi aku tetap teguh. Jika kamu juga suka menggambar, kamu harus seperti aku yang tidak menyerah di tengah jalan, harus tetap teguh. Kebetulan aku membereskannya pada saat pindah rumah, aku merasa ini sangat merepotkan, maka aku memberikannya kepadamu.
Apakah kamu ingin minum kopi? Aku akan mentraktirmu. Halo, Chi Yu. Kamu berikan alamat Haoshu… Halo. Halo, Chi Yu. Aku bisa memberikannya kepadamu. Ini, penambah vitamin C. Tetapi aku alergi terhadap mangga. Oh, benar. Aku ingat sekarang. Kamu berikan saja kepada Chi Yu. Bagaimana? Apakah di sana sudah dengan baik semuanya? Sangat bagus.
Aku sudah melihat naskah komikmu. Bagaimana? Apakah tidak bagus? Katakan saja bagian mana yang tidak bagus, aku akan merevisinya. Suxi, aku menyimpan komiknya untukmu, karena aku berharap kamu dapat melanjutkannya. Ditambah dengan bab terakhir, aku merasa seharusnya tidak menjadi persoalan untuk menopang karakter sebuah film. Aku hanya bisa membantumu dengan beberapa hal ini,
Sisanya harus mengandalkan dirimu sendiri. Tetapi kita sepakati dulu di awal, jika filmnya mulai syuting, aku yang harus menjadi editornya. Tidak ada hal lain yang ingin kamu katakan kepadaku? Aku sudah mengatakannya semua. Hanya tentang film? Kalau tidak apa lagi? Haoshu, apakah kamu selama ini menyukaiku? Suxi, apakah kamu bodoh atau sedang sakit?
Bahkan kamu juga tidak melepaskanku? Sudahlah. Kita berdua sudah bersaudara begitu lama, Jika aku menyukai seseorang, itu juga pasti bukan kamu. Aku akan pulang dulu. Aku pergi dulu, sampai jumpa. Kepala Museum. Chi Yu, aku tahu kamu pasti akan kembali mencariku. Aku hanya ingin mengetahui apakah dia ke depannya akan baik-baik saja.
Perpindahan rumah, pengobatan penyakit, pernikahan, keturunan. Kematian, dan penguburan. Apakah kamu benar-benar ingin mengetahuinya semua? Atau begini saja, aku akan memperlihatkan kepadamu jodohnya. Dengan siapa terakhir kali dia akan bersama. Lupakan saja. Kapan kamu akan pergi? Secepatnya. Kenapa kamu juga berada di sini? Kakak Suxi, kenapa kamu bisa datang? Dora yang memintaku untuk kemari.
Dora? Dora mengundangmu? Benar. Aku mengira dia hanya mengundangku seorang diri saja. Jadi untuk apa dia memintaku datang kemari? Untuk menjadi lampu pijar? Kakak Suxi, ucapan yang kamu katakan ini…. Aku tahu, pasti karena Dora takut pada saat aku berkencan dengan dia berbuat yang tidak-tidak. Jadi dia baru mengundang Kakak Suxi,
Seperti sedang bertemu dengan orang tuanya saja. Nakal, tetapi aku menyukainya. Tidak mungkin, untuk apa juga kamu datang kemari? Dora yang memintaku untuk datang kemari. Terima kasih, Guru Dora. Guru Dora sudah menyelesaikan syutingnya. Terima kasih. Terima kasih semuanya. Kalian sudah bekerja keras. Terima kasih. Ayo, ayo. Terima kasih semuanya. Siya, bunga untukmu. Terima kasih.
Terima kasih semuanya. Sebenarnya ketika di awal kemunculanku, film pertamaku disutradarai oleh Sutradara Xie. Hari ini juga termasuk akhir yang sangat memuaskan. Iya. Dan juga aku ingin memberikan terima kasih dengan spesial untuk Kakak Suxi yang membawaku mulai kerja. Selain itu hari ini banyak temanku juga yang berada di sini,
Aku berharap pada saat aku kembali, aku bukanlah Dora yang sebelumnya. Tetapi Jiang Siya yang berbeda. Bagus. Semangat, semangat. Terima kasih. Ayo, ayo. Chi Yu, kemari untuk berfoto, kemari. Mundur ke belakang sedikit, mundur ke belakang sedikit. Semuanya berdiri dengan baik. Apa maksudnya pada saat kembali nanti? Kamu akan kemana?
Aku ingin pergi ke Inggris untuk sekolah. Nanti semuanya naik mobilku saja, malam ini kita makan bersama untuk berpisah. Apa? Tunggu aku. Terima kasih. Tidak perlu sungkan. Chi Yu, duduk di belakang. Aku duduk di depan saja. Tidak boleh. Kakak Suxi, ini adalah tempat dudukku. Apakah ada tertulis namamu? Kalian berdua tidak bisa duduk bersama,
Apakah ada rahasia yang tidak aku ketahui? Mau pergi atau tidak? Pergi. Rahasia apa yang dimiliki oleh mereka berdua? Kamu tidak mengerti. Benar-benar tidak terlihat, Siya selain cantik juga sangat terampil, teras ini dihias dengan begitu indah. Tentu saja, tidak perlu dibahas lagi. Semula aku masih khawatir hari ini akan turun hujan,
Tidak disangka Tuhan memberikan bantuan. Berbicara tentang itu, kenapa kamu mendadak ingin bersekolah di luar negeri? Apakah kamu sudah yakin? Apakah kamu sudah mencari perantara? Masih harus ujian, kan? Kamu…. Semuanya sudah aku urus dengan baik. Demi makanan perpisahan hari ini, aku mempersiapkan begitu banyak makanan. Semuanya harus bergembira. Benar, kan? Iya. Jadi
Apakah ini adalah sebuah musim perpisahan? Ada yang memutuskan kontrak, ada yang pergi keluar negeri untuk sekolah. Semua orang akan pergi. Kamu mengatakan akan pergi? Selain dia, ada siapa lagi? Aku akan pergi. Chi Yu, kamu mau pergi kemana? Bersiap untuk pulang ke rumah. Pulang ke rumah? Kakak Suxi. Iya.
Aku akan mengambil buah-buahan, tolong bantu aku. Kalian… Chi Yu, kamu beritahu aku. Kamu mengatakan akan pergi, sebenarnya kamu mau kemana? Aku tidak perlu memberitahukannya kepadamu. Tidak perlu untuk memberitahukan kepadaku? Katakan yang sebenarnya kepadaku, apakah kamu pulang ke rumah di Inggris? Apakah kamu yang menyesatkan Dora untuk keluar dari dunia hiburan?
Yang satu ingin pergi, yang satu sibuk ingin memutuskan kontrak. Aku tidak percaya ada hal yang begitu kebetulan. Kamu bisa membohongi Kakak Suxi, tetapi tidak bisa membohongiku. Jika kamu begitu mengkhawatirkannya, mengapa tidak ikut pergi bersamanya? Aku…aku…. Ada apa? Apakah kalian bertengkar lagi? Mengapa dia mendadak mengatakan ingin pergi? Jika pertengkaran bisa mengontrol keputusannya,
Dia bukanlah Chi Yu. Bagaimana dengan kamu? Aku? Mengapa tidak mencoba untuk mempertahankan dia? Kamu hanya bisa mengguruiku. Lalu kamu dan Dora pergi bersamaan, jika bukan kawin lari, sebenarnya tidak terpikirkan olehku apa alasanmu untuk meninggalkan Kakak Suxi. Hu Dongkai, kemari bantu aku. Katakan lebih awal, barang ini begitu berat.
Masih ada yang lain di dalam dapur. Kakak Suxi, aku akan kembali membawa beberapa minuman anggur. Iya. Apakah selanjutnya kamu tidak akan kembali lagi? Uangnya akan aku kembalikan kepadamu, kontraknya juga sudah aku bereskan. Kamu hanya perlu menandatanganinya saja. Baik. Baik. Maka hapus saja cara kita untuk berhubungan, selanjutnya juga jangan berhubungan lagi. Mengapa?
Mengapa tidak? Aku masih ingin baik-baik berpamitan denganmu. Beritahu aku apa yang harus aku lakukan. Menghapus semua ingatan mengenai dirimu? Melupakan seperti apa penampilanmu? Tidak mempedulikanmu mau pergi ke mana? Menahan rasa untuk tidak bertemu denganmu? Bukankah sebelumnya kamu pernah bertanya kepadaku. Apa yang akan aku lakukan jika akan berpisah dengan orang yang aku cintai.
Aku akan mengatakan kepadanya…. Aku mencintai dia. Sekali pun hanya satu hari. Kakak Suxi. Kakak Suxi. Aku memberanikan diri untuk bertanya, apakah kamu dan Kakak Suxi pernah bersama? Tidak. Aku ingin memberitahumu, manusia seumur hidup tidak memiliki waktu yang panjang. Sekali pun adalah cinta yang telah ditakdirkan, itu juga harus mengandalkan diri sendiri untuk memperjuangkannya.
Jika cinta, maka harus kobarkan semangat, harus berani dalam mencintai. Sebenarnya yang paling penting adalah… tidak peduli di mana, jangan meninggalkan penyesalan untuk diri sendiri. Suxi! Suxi. Suxi. Aku mencintaimu, Wen Suxi. Jika sudah ditakdirkan untuk berpisah, aku tidak ingin pergi dengan membawa penyesalan. Aku sudah melewatkan Ji Wan, aku tidak mungkin kembali melewatkanmu.