【FULL】Destiny’s Love EP27【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Destiny’s Love Episode 27 Sedang sendiri? Sudah selarut ini, sedang memikirkan siapa hingga kamu terlena? Semua yang saya lakukan hanya agar kamu tidak menerima luka apapun lagi. Tapi kalau suatu hari saya meninggalkan kamu, apakah kamu akan bersedih karena saya? Sedang memikirkan apa? Hanya berjalan sendirian. Mari kita jalan bersama. Sudahlah.

Sudah terlalu malam, aku pulang dulu. Mendengar perkataan Tuan Muda Hua, kalian tidak akan pulang untuk saat ini. Apa maksudnya? Baiklah. Ada sesuatu yang ingin kukatakan. Sejak saya bertemu denganmu, Semua sudah direncanakan olehmu, benar tidak? Kamu begitu pintar, kamu pasti tahu apa yang sedang saya pikirkan, benar tidak?

Kamu membuat saya tidak tahu apa yang harus dilakukan, membuat saya tidak ada jalan mundur, membuat mata saya tidak melihat pria lain. Ini semua sudah direncanakan olehmu, ya kan? Jadi kenapa kamu harus muncul di tengah kehidupan saya? Karena takdir. Takdir? Takdir membuat kita bertemu, juga bisa membuat kita berpisah. Baik. Kalau begitu ikuti takdir.

Karena takdir sudah membuat saya menyukaimu. Tapi takdir, hanya bisa membuat kamu melupakan saya. Saya anggap kamu tidak pernah mengatakannya. Apa maksudnya? Perkataanmu tadi saya tidak dengar. Jadi, apakah saya salah paham? Suxi. Pergilah kamu. Begini saja. Pergi. Memori momen ini, pada akhirnya akan hilang, hanya bisa berubah menjadi kenangan, apakah bukan begitu? Chi Yu,

Saya mau berbicara denganmu. Ada masalah apa, besok saja baru dibicarakan. Kalau kamu tidak suka Wen Suxi, apa kamu bisa menjauhi dia? Apa kamu masih bisa disebut pria? Sebelum kamu datang, Suxi, setiap hari sangat senang, semuanya lancar tidak ada hambatan. Tapi sejak kamu muncul, dia mulai berubah menjadi banyak beban,

Khawatir akan apa yang diperoleh dan kehilangan sesuatu. Kenapa kamu harus melakukan hal-hal yang membuat dia salah paham, mengeluarkan kata-kata yang membuat dia salah paham? Membuat orang menyukaimu dulu kemudian apa kamu baru berlagak suci menolaknya? Kamu tahu tidak kelakuanmu seperti ini sangat menjijikkan? Membodohi perasaan orang lain, setelah kelelahan tanpa ragu meninggalkannya.

Apakah kamu memikirkan perasaannya? Tanpa menyerah mencintaimu. Walaupun begitu mencintai, walaupun dia berada di depan mata, maka dia tidak akan mendapat kesakitan yang seperti ini. Kamu mengerti tidak? Apa yang dikatakan olehmu tidak salah. Apa? Bukan. Saya sudah mengatakannya berulang kali. Apakah yang saya katakan benar atau salah adalah intinya?

Intinya adalah kamu tahu tidak kamu salah? Kalau kamu tahu, silahkan kamu segera pergi cari Suxi jelaskandengan jelas, pergi minta maaf kepadanya. Saya tidak bisa. Kamu, apa kamu tidak bisa? Kamu kira kamu adalah tokoh utama pria di drama televisi yang dihina dan banyak beban?

Atau di tubuhmu ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan akan meninggal? Percintaan sebenarnya sangatlah sederhana, kalau kamu suka seseorang, kamu akan pergi mengasihi dia, pergi menjaga dia. Kalau kamu tidak mencintainya, setidaknya kamu tidak melukainya. Yang terpenting, jangan membuat salah paham dari awal. Lin Haoshu, kamu bukannya terus menyukai Suxi?

Kalau begitu masa kamu tidak mengerti, situasi sekarang, akan lebih sulit diselesaikan dibanding apa yang dipikirkan? Tapi yang dia pedulikan adalah kamu. Jangan membuat saya memimpikanmu lagi. Suxi, maaf. Kemudian saya pindah rumah beberapa kali, tinggal di kota lain. Tidak ada orang lagi yang mengingatkan saya akanmu. Saya juga tidak pernah mendengar beritamu lagi.

Semuanya sangat normal, seakan masih bisa bertemu lagi untuk mengatakan sampai jumpa untuk terakhir kalinya. Kemudian pelan-pelan putus hubungan. Tidak ada lagi alasan untuk yang bertemu. Tidak tahu sejak kapan, saya berubah menjadi sangat sibuk, sibuk sampai tidak berani mengenang masa lalu. Takut memori seakan air yang membanjiri perahu, sekali masuk tidak bisa keluar.

Tapi saya tidak ada waktu, membereskan suasana hati yang seharusnya tidak ada. Saya berubah menjadi orang dewasa yang pengertian, bahkan terkadang melihat teman mengambil foto kalian bersama, bisa dengan mudah mengejek kamu tambah gemuk, dengan sengaja mengesampingkan ponsel untuk tidak melihat lagi. Kamu di waktu itu, apa bisa terkadang-kadang mengingat saya? Kenangan kita,

Bagimu apa masih ada arti yang berbeda? Kalau berjumpa lagi, kita akan bicarakan apa? Saya suka kamu. Susunan takdir dengan mudah menampilkan cerita demi cerita. Saya hanyalah seorang penonton yang tidak memiliki hak pilih. Menunggu kedatanganmu, dan juga perpisahan yang ditentukan dalam hidupmu. Jika saya bersedia meninggalkan semua yang saya punya,

Bisa membuat saya kembali ke hari pertemuan denganmu? Saya pasti tidak akan malu dan menundukkan kepala, pasti akan hidup menjadi orang yang disukai diri sendiri, pasti tidak rendah diri lagi, tidak meminta belas kasihan lagi, juga tidak membiarkan kamu pergi dengan mudah. Pasti. Pasti.

Sangat berterima kasih kepada hadirin yang hari ini bisa datang menonton video. Walaupun waktu kita bersama tidak banyak, tapi saya dapat merasakan ide kreatif kalian. Kalau saya syuting film ini denganmu, langsung bisa dimulai. Sejak kejadian munculnya kekuatan super Chi Yu, banyak pemilik usaha datang mencari kita. Kalian tenang saja, kali ini,

Kita tidak perlu tiga bulan untuk mulai syuting. Kalian sudah bekerja keras Terimakasih semua. Sutradara Wen, sudah bekerja keras. sudah bekerja keras. Kalau begitu kita, bertemu lain waktu. Latte, kesini. Sampai jumpa. Kak, sudah bekerja keras. Chi Yu, ada hal yang ingin saya katakan padamu. Kami jalan dulu. Jalan, jalan, ayo jalan. Malam itu, saya…

Dora, nanti makan bersama ya. Baiklah, boleh. Kalau begitu, saya tunggu kamu di mobil. Ada urusan apa? Apa bisa tidak makan dengan dia? Kenapa? Film sebentar lagi akan diunggah di online, saya berharap wartawan tidak membuat berita dengan mengambil gosip antara tokoh utama pria dan wanita. Kamu tenanglah. Saya akan berhati-hati. Masih ada urusan apa?

Bukannya kamu tidak pernah makan? Ketika makan dengan saya, kamu jadi tidak enak badan. Kenapa dengan Dora jadi bisa? Benar. Kamu apa sangat membenci saya? Ya, mau pergi kemana? Tadi Chi Yu undang saya makan. Dia, dia undang kamu? Ada apa? Kenapa? Tidak tahu. Kamu nanti menyetir mobil kan? Kalau begitu ingat rem tangan.

Kamu sekarang sedang main film drama percintaan dengan saya, benar tidak? Sebenarnya saya tidak begitu suka menjadi artis. Kenapa ya? Karena saat saya sedang serius dengan orang lain, orang lain akan merasa saya sedang bersandiwara. Saya selalu merasa kita sudah mengenal sangat sangat lama, terus sampai sekarang. Saya sadar saya semakin lama semakin bergantung padamu.

Yang harus saya katakan sudah selesai dikatakan, kalau tidak ada urusan lain, saya jalan dulu. Ya sudah, begitu saja. Pertama kali melihat kamu begitu bahagia. Ada apa yang spesial di konferensi pers IP Jepang kali ini? Menghabiskan banyak tenaga mendapatkan hak cipta, apa bisa saya tidak senang? Menghabiskan banyak tenaga? Dari sudut pandang saya,

Justru kamu, yang paling tidak punya kesulitan di dunia ini. Direktur Tang. Kalian bicara dulu, saya ambilkan kalian minum. Untukmu. Terimakasih. Apa saya datang terlambat? Memang sedikit terlambat. Kamu tahu tidak saya menunggu waktu ini sudah berapa lama? Tapi tetaplah baik, semuanya masih ada waktu. Saya berhutang padamu, ke depannya akan mengganti rugi untukmu.

Ada kamu sudah cukup. Sungguh? Saya tadi lihat wartawan di luar sangat banyak, nanti di konferensi pers, saya akan mengumumkan kepada semua, kamu adalah wanita saya. Seriusi? Tentu saja. Direktur Tang, sudah waktunya, kita sudah harus jalan. Jalanlah. Ganti sepatu. Biarkan saya bawa mobil, kamu tidak khawatir? Maaf, saya lupa kamu tidak bisa menyetir.

Pasang baik-baik sabuk pengaman, saya sudah bisa. Kamu bertengkar dengan Wen Suxi? Setelah bertengkar dengan wanita, pria yang memakai wanita lain untuk kabur, paling sampah. Sampah? Tidak disangka kamu orangnya seperti ini. Begini, dia seharusnya akan benci saya. Tidak sedih? Apa? Kamu meninggalkan dia seperti ini, tanpa menjelaskan apapun, tidak sedih?

Tapi kenapa kamu sebenarnya harus berbuat seperti ini? Jadi, sungguh mau makan bersama? Kalau kamu mau makan, saya bisa menemanimu. Karena sudah meninggalkan, jadi tidak perlu dilanjutkan lagi. Kamu suka Wen Suxi, benar tidak? Sebenarnya untuk membuat seseorang hilang perasaan sangatlah mudah, kamu hanya perlu membuat dia tahu, tidak ada dia dalam hatimu,

Tidak akan pernah ada dia. Mengecewakan kepercayaan dia, menolak usaha dia. Dengan begini sudah cukup. Maksudmu membohongi dia? Membohongi diri sendiri. Turunlah. Maaf. Pertama-tama, saya ingin berterimakasih untuk dukungan para hadirin terhadap Industri perfilman Le He selama ini. Shumeng bekerja di tempat kami juga sudah hampir sepuluh tahun. Dan tahun-tahun terakhir ini Shumeng, fokus bertekun

Dengan IP sebagai pusatnya berusaha keras dalam pembuatan karya film yang lebih muda dan lebih unik. Dan kali ini dia dan industri komik TY bekerja sama, yang dimana di Industri perfilman Le He akan menjadi salah satu proyek utama tahun depan. Sampai saatnya nanti diharapkan dukungan penuh dari para hadirin. Akhir kata,

Saya ingin mengambil sedikit waktu para hadirin, saya dan Shumeng ingin mengumumkan kepada hadirin sekalian, yaitu kami sebentar lagi akan menikah. Permisi mau tanya, Anda berdua kapan mulai berpacaran? Saya dan Shumeng, saat kuliah, memiliki hubungan senior dan junior. Kami di masa itu, sangat perhatian satu dengan yang lainnya, sampai tahun-tahun terakhir ini,

Kami baru memutuskan untuk menjalani kehidupan bersama. Anda berdua mengumumkan berita pernikahan di konferensi pers IP, maka setelah menikah, Anda berdua apakah hendak membuat proyek baru bersama? Kalau dikatakan setelah menikah, proyek yang paling penting pastinya adalah pergi honey moon. Tapi, masih ada hal yang disayangkan ingin diumumkan juga kepada para hadirin.

Setelah konferensi pers IP kali ini, Shumeng akan berhenti bekerja. Maksud Anda adalah proyek pengubahan komik kali ini, Kakak Mengmeng dia, dia, dia bukan produsernya? Benar. Para hadirin semua tahu hal yang kami kerjakan sangat melelahkan, saya tidak mengharapkan setelah pernikahan, Shumeng masih harus sibuk berusaha demi pekerjaan. Bagaimanapun, saya pasti bisa memberikan kebahagiaan kepadanya,

Dan juga merawatnya baik-baik. Kita bicarakan dulu sampai di sini. Terimakasih hadirin sekalian. Direktur Tang. Kakak Mengmeng. Direktur Tang. Direktur Tang, Direktur Tang. Kakak Suxi. Pelan-pelan. Ada apa? Gawat. Direktur Tang mengumumkan akan menikah dengan Cai Shumeng. Hal ini apa kamu tahu? Bukan, Direktur Tang ini kenapa tiba-tiba sekali berpacaran dengan Cai Shumeng?

Dan juga pernikahan, hal sebesar ini kenapa bisa begitu mendadak? Oh Tuhan. Dia menemukan kebahagiaannya sendiri, kita seharusnya memberikan selamat baru benar. Memberikan dia selamat? Saya tidak akan memberikan selamat. Percintaan palsu. Dua hari lalu, dia masih minta Jiang Yu datang tanya kita, kejadian pencurian di rumah bagaimana perkembangannya. Katanya Direktur Tang perhatian.

Dia memprihatinkan kita, hari ini langsung mengumumkan pernikahan dengan Cai Shumeng, sungguh tidak dapat dimengerti. Cukuplah. Kapan kopinya akan diberikan pada saya? Kakak. Kamu tadi bilang, Jiang Yu tanya kamu rumah apa ada yang dicuri? Benar. Mungkin dua hari lalu, saya kirim momen wechat dia melihatnya. Tapi, dia cukup gugup saat membicarakan masalah hard disk.

Katanya kamu harus lebih berhati-hati lagi selanjutnya. Tang Mao, Tang Mao, kamu tunggu sebentar. Tang Mao, kamu berhenti. Kamu bilang ke media, saya mau berhenti bekerja? Ada masalah apa? Saya tidak pernah berpikir untuk berhenti bekerja setelah menikah. Ini bukannya yang selalu kamu inginkan? Apa maksudnya? Shumeng, setelah kita menikah,

Tidak akan ada orang yang mengganggu kehidupan kita lagi, terlebih lagi tidak akan ada tekanan pekerjaan. Bukannya ini yang kamu selalu impikan? Kenapa tidak mendiskusikannya dengan saya? Kenapa seenaknya memutuskan sendiri? Cari media, saya ingin klarifikasi. Kamu tidak dengar apa yang saya katakan? Saya selalu mengira yang kamu ingini adalah saya. Tapi sekarang kelihatannya,

Kamu mengingini yang lainnya. Kita semua adalah orang pintar, tahu barang apa yang diinginkan, harus mendapatkannya sendiri, mengandalkan orang lain, tidak dapat diandalkan. Apa maksudnya sekarang kamu mengatakan ini? Saya menikah denganmu, pastinya karena ingin bersama denganmu. Kalau kamu. Kalau saya apa? Kalau kamu begini, kita tidak perlu menikah. Ini bukan keputusanmu. Bawa pergi.

Kamu lepaskan saya. Lepaskan saya. Lepaskan saya. Tang Mao. Kamu mau ngapain? Kamu lepaskan saya. Lepas, biarkan saya turun. Biarkan saya turun. Sebenarnya mau apa? Kamu ngapain berdiri? Duduklah. Saya ingin nonton film denganmu, berbincang-bincang saja. Katakanlah. Barangnya dimana? Barang apa? Saya tidak tahu apa yang kamu cari. Di sana ya? Atau di dalam kamar?

Saya sudah katakan, saya tidak tahu apa yang kamu cari. Tidak cari apapun, hanya ingin membicarakan kehidupan setelah pernikahan denganmu. Kehidupan setelah pernikahan? Semua sudah direncanakan oleh kalian ya? Benar juga, kamu adalah Tang Mao, bagaimana bisa kamu dengan mudah dikendalikan orang lain? Kamu tahu tidak? Sejak saya pertama kali melihat kamu saat kuliah,

Saya tahu untuk mendekatimu, harus menjadi wanita yang benar-benar pantas untukmu. Tapi saya terlalu bodoh, hari ini saya baru tahu, jarak saya denganmu, masih sangat jauh. Kamu bukannya tanya saya, apa yang ingin saya dapatkan darimu? Hari ini saya beritahu kamu, yang saya ingin dapatkan tidak bisa kamu berikan. Saya ingin kebahagiaan.

Saya ingin selalu mendampingimu. Saya ingin menjadi istrimu, walaupun hanya sekali. Kamu tatap mata saya, tidak ada rasa curiga dan cemburu. Saya memiliki kesempatan kerja yang lebih baik. Tapi saya meninggalkannya, justru karena kamu. Saya tidak pernah suka minum kopi, tapi juga karena kamu, sekarang saya di rumah punya dua mesin pembuat kopi.

Saya dulu dengan harapan sendiri mengira semua yang saya lakukan akan ada balasannya, saya yang paling bahagia. Tapi hari ini saya akhirnya mengerti, Tang Mao, hubungan kita, sungguh hanya bisa sampai sini. Semuanya sudah berakhir. Tenanglah, kamu akan hidup sangat bahagia. Setidaknya, di mata orang lain. Pernikahan, wawancara, semuanya sudah direncanakan oleh kalian kan? Jadi,

Walaupun kamu menghilang beberapa hari, saya pikir, tidak akan ada orang yang memedulikannya. Karena semua akan mengira kamu pergi honey moon. Kalau kamu baik-baik menurut, saya akan merawat keluargamu. Kemudian baru mengantarkan kamu ke luar negeri, kamu bisa memakai waktu di pesawat pikirkan kembali baik-baik, kelakuan bodoh yang dilakukan sebelumnya, terutama menyentuh,

Barang yang tidak boleh disentuh. Tidak, Tang Mou. Saya tidak pernah mengambil hard diskmu. Saya tidak, saya tidak pernah mengambilnya. Saya tidak. Apa saya pernah bilang yang dicari itu hard disk? Lupakan. Lupakan. Pokoknya, semuanya sudah tidak penting, benar kan? Tolong! Tolong! Tolong!