【FULL】Destiny’s Love EP23【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

Destiny’s Love Episode 23 Kamu mengajakku ke tempat ini untuk beradu mulut? Lihat. Sekarang, lampu jalan sudah mati, juga sudah tidak ada kembang api. Aku tidak mengerti sama sekali dengan alur pemikiranmu, masih ingin beradu mulut denganku lagi. Sejak kapan jadi berubah seperti ini? Apa kamu masih ingin melihat kembang api?

Memangnya jika aku bilang mau, kembang api akan langsung muncul? Lagi pula, jika aku bisa melihatnya sekali lagi, rasanya seperti bermimpi saja. Tidak ada kembang api, tetapi aku ada ini. Kenapa kamu bisa membawa benda ini? Kamu sudah mempersiapkannya dari awal, ya? Tetapi di saat yang begitu romantis ini, kenapa aku harus melewatinya denganmu?

Saat ini, cocoknya… pria dan wanita sedang berjalan-jalan. Sangat romantis. Kemudian, wanita itu berbalik badan dan berjalan menghampiri pria. Kemudian, setelah wanita berhenti melangkah. Pria itu seharusnya berkata…. Kamu jangan pergi lagi. Cepat juga kamu mendalaminya. Aku menyuruhmu jangan pergi lagi. Apa kamu masih ada kembang api sparkles?

Kamu tidak mungkin hanya bawa 1 saja, kan? Tidak, kenapa benda seperti ini…. Sudahlah, ayo pulang. Gawat. Sekarang kembang api sparkles ada model lain, ya? Kamu bukannya masih ada janji dengan seseorang? Aku sudah ganti waktunya, tidak boleh? Dan, barusan kamu bilang, apa benar kamu tidak jadi membatalkan kontraknya? Jika kamu membatalkan kontrak

Atau tiba-tiba menghilang lagi. Aku akan menuntutmu. Nanti, tidak akan semudah mengganti rugi dengan uang. Barusan terima…. Kakak Dongkai. Aku tegang sekali. pertama kali ikut acara final, aku tegang sekali. Rekan baru ya? Aku dan dia… Perusahaan yang mengaturnya. Kakak Dora, aku tahu dulu kamu yang selalu ikut acara final dengan Kakak Dongkai,

Tetapi kali ini demi mendukung rumor perpisahan kalian, Kakak Ping yang menyuruhku ke sini. Bagaimanapun juga, kita bertiga dari 1 perusahaan yang sama. Aku rasa… kamu tidak akan marah padaku, kan? Tentu saja tidak. Dora, gantian kamu yang maju. Kakak… Do…. Sebenarnya… kakak Ping masih ada alasan lain mengatur semua ini. Aku takut terlalu melukainya,

Jadi aku tidak mengatakannya. Alasan apa? Tema musim kali ini adalah masa muda dan cinta. Masa muda… Tentu aku lebih cocok dari Kakak Dora. Cinta… akan muncul setelah kita naik panggung. Masa muda untuk kamu saja. Cintaku ada di atas panggung. Kakak Dongkai. Lihat tidak? Ini baru namanya cinta dan masa muda.

Bisakah kita jangan putus? Apa? Ikuti mereka! Ini berita heboh, cepat! Cepat foto mereka! Sebelah sini. Sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan? Kakak Ping yang mengatur semua ini? Tidak mungkin. Suxi. Ada apa? Jika sebelumnya, ada perkataanku yang menyakitimu, aku minta maaf. Tetapi kamu pernah berjanji padaku, kelak kamu tidak akan mabuk lagi. Iya. Tidak,

Kapan aku pernah berjanji padamu? Hari di saat kamu mabuk. Oh ya? Tetapi aku benar-benar tidak boleh minum bir lagi. Sekali mabuk aku jadi pelupa, dan sangat parah. Direktur Tang, masalah di sini sudah beres. Kamu kenapa? Kamu pulang saja dulu. Tidak apa-apa, pulanglah dulu. Tidak, aku memang mau pulang. Kenapa? Mau ganti sekarang?

Simpan saja dulu di belakang. Jangan pukul wajahku. Sekarang aku beri kamu waktu 30 detik untuk beri penjelasan. Penjelasan? Penjelasan apa? Itu adalah logika berbisnis. Sisa 25 detik. Tidak. Coba lihat, apa tema dari show hari ini? Masa muda dan cinta. Hanya vendor yang tertarik dengan kedua elemen ini, yang akan hadir di show ini.

Coba pikir, apa yang naik ke panggung tak punya masa muda? Tetapi, di tengah siang bolong, yang memiliki cinta, tidaklah banyak. Aku berbuat seperti itu, karena sedang menekankan cinta kita. Memangnya waktu kamu dan Jiahan berjalan bersama, tidak ada rasa cinta itu? Aku dan dia tidak terkenal di mata publik, lagi pula,

Para vendor juga tidak mengakuinya. Seperti yang dikatakan… bir lama umumnya akan lebih harum. Jahe yang tua akan lebih pedas. Mahjong lebih enak dimainkan dengan pasangan awal. Kamu dan aku bekerja sama untuk menghancurkan rumor perpisahan kita, dan kembali menduduki peringkat teratas. Kamu dan aku sama-sama untung. Mengenai sensasi barusan itu, ide tiba-tiba muncul.

Bisa membuat para gadis menjadi tergila-gila, memangnya kamu tidak merasa lega? Kakak Ping yang lebih terbiasa habis manis sepah dibuang, bisa dibilang tidak tahu balas budi. Kamu sudah menghasilkan banyak uang untuk perusahaannya, sekarang wajahnya berubah lebih cepat dari membalikkan buku. Apa ini ada kaitannya denganmu? Ada. Hal yang berhubungan denganmu berarti berhubungan denganku juga.

Hal yang tidak berhubungan denganmu, juga berhubungan denganku. Setelah berita perpisahanku diumumkan, semuanya langsung berubah. Banyak Netizen yang mengomentariku. Reputasiku sebagai pria yang romantis dan setia langsung hancur. Kakak Ping, pasti sangat marah. Pasti. Biarkan dia marah, biarkan dia menggila. Dia kira bisa membodohi kita. Tahun yang baru, selamat bekerja sama. -Kalau begitu… -Kalau begitu…

Kamu duluan. Kamu jangan terlalu bangga, kita belum memperhitungkan masalah ini. Kalau begitu, kita pelan-pelan menghitungnya. Ada apa? Astaga. Kamu mengintai Suxi? Tang Mao yang memasangnya. Tang Mao? Keterlaluan sekali. Bagaimana jika merekam diriku? Direktur Tang, aku bawa kopi kesukaanmu. Ini adalah kantor, kamu tidak bisa mengetuk pintu sebelum masuk? Kopi. Aku masih ada kerjaan,

Apa kamu bisa pergi? Aku juga tidak boleh minum kopi di sini? Masalahnya sudah beres. Tetapi…. Kita bicara di luar saja. Kalian…. Nikmati saja minumanmu di sini. Direktur Tang, sesuai dengan perintahmu, aku sudah memasang kamera di sekitar rumah Chi Yu. Ini adalah rekaman yang kami temukan tadi pagi. Direktur Tang, ini kelalaianku. Maaf.

Tidak ada apa-apa. Kita masih punya banyak waktu. Coba kamu cari tahu siapa orang itu? Baik. Dia sedang membantu orang mencuci uang? Kenapa kamu masih ada di sini? Bukannya kamu takut dapat pengaruh buruk? Barusan ada banyak orang di luar. Sekarang sudah tidak ada orang, kamu sudah bisa keluar. Tidak ada orang lagi? Baguslah.

Ada yang ingin kubicarakan denganmu. Masalah apa? Bicara di sini saja. Sebenarnya yang… ingin kukatakan padamu. Aku sedikit merindukanmu. Shumeng, Jangan-jangan kamu mengira aku pasti akan suka pada orang yang pernah kutiduri? Tang Mao, sebenarnya aku… Aku hanya ingin bilang padamu, tidak peduli apa pun yang terjadi di dunia ini, aku akan selalu menemanimu.

Tidak peduli bagaimanapun itu, aku akan selalu berada di sampingmu. Jika dibandingkan dengan Suxi, aku kurang apa? Kamu kira aku tidak tahu, masalahmu dengan Direktur Qian? Saat kita berada di Jepang, jika tidak ada aku, apa kamu akan tidur dengan konsumenmu? Kamu selalu melakukan hal apa pun untuk mencapai tujuanmu. Inilah perbedaanmu dengan Suxi.

Sebenarnya apa yang ingin kamu dapatkan dariku? Atau kamu katakan saja langsung berapa harga dirimu? Akan kubayar. Tang Mao. Tidak ada yang aku inginkan darimu. Aku hanya ingin selalu menemanimu. Selalu menemaniku? Aku tidak butuh, mengerti? Oh ya, aku peringatkan juga, jika kamu masih ingin bekerja di perusahaan ini, kamu lebih baik jangan membuat onar.

Aku rasa kita sudah berdiri terlalu lama di sini. Kita hampir terpanggang. Ini semua gara-gara Tang Mao. Kenapa pengintaiannya begitu ketat? Waktu istirahat saja tidak ada. Bantuanku harus ada upahnya. Bukan setiap kamu ada masalah, aku harus bertugas menemanimu di sini. Jika kamu lelah, kamu pulang saja. Kamu mengusirku?

Kalau begitu kamu tunggu saja sendiri, aku pulang dulu. Dah. Direktur Wen. Halo. Kita… bicara di dalam saja. Baik. Apa yang kamu lakukan? Tidak ada hubungannya denganku. Direktur Tang. Direktur Tang menyuruhku mengikuti Suxi. Hanya mengambil foto saja? Hanya mengambil foto dan merekam orang yang ditemuinya. Sudah sangat lama. Suxi. Kebetulan sekali.

Kamu juga mau syuting di sini? Iya. Aku lihat mobilmu terparkir di sana, jadi aku datang menyapamu. Apa kamu ada waktu? Mau tidak minum bersama? Boleh. Kamu dan Chi Yu baik-baik saja, kan? Kenapa tiba-tiba mengungkitnya? Aku selalu merasa dia adalah orang aneh. Bicara dan bekerja pun tidak bisa diandalkan. Aku selalu merasa,

Pasti akan ada masalah jika kamu selalu bersamanya. Tetapi sekarang jika dilihat-lihat, kalian pasti baik-baik saja. Dia memang orang yang aneh. Tetapi sekarang, aku sepertinya sudah terbiasa. Jika kamu bilang begitu, aku semakin penasaran, Keanehannya… begitu spesial? Spesial. Sangat spesial. Dia bisa tiba-tiba sakit, dan tidak makan dengan baik.

Menyuruhnya makan seperti mau merenggut nyawanya saja. Menurutmu jika suatu saat menyuruhnya road show, bagaimana tubuhnya bisa kuat? Tidak suka makan? Waktu itu, dia langsung pingsan setelah memakan sebutir Ginkgo. Tetapi, mungkin karena dia alergi. Kamu kenapa? Tidak apa-apa. Ayo naik. Baik. Direktur Tang. Tunggu sebentar. Baik. Orang yang mengikuti Suxi, barusan menelponku dan bilang

Dia tertangkap oleh Chi Yu. Di mana? Di lantai atas. Dia bilang Chi Yu sudah pergi. Mungkin… masih ada di sekitar sini. Tidak penting lagi, sekarang aku sepertinya sudah tahu kelemahannya. Halo. Kamu datang ke sini untuk bekerja atau berkencan? Kamu mengikutiku? Kamu datang untuk menemui Wen Suxi, kan? Tidak ada hubungannya denganmu.

Aku sudah menemukan ponselku di mobilmu. Mungkin ketinggalan di malam aku mengantarmu pulang. Ponselku masih ada baterai, ada orang yang sengaja menonaktifkannya. Mungkin waktu mabuk, kamu sendiri yang menonaktifkannya. Tang Mao, sebenarnya apa yang terjadi di malam itu? Kamu sebenarnya membawa aku pergi ke mana? Dan kapan Chi Yu datang menjemputku? Suxi, dengarkan penjelasanku.

Lepaskan dia! Bagaimana jika aku tidak mau? Apa yang sebenarnya terjadi di malam itu? Malam itu aku juga mabuk. Jadi aku menyerahkanmu kepadanya. Benar tidak Chi Yu? Ikut aku. Jiang Yu. Tidak perlu kejar dia lagi. Apa yang dikatakannya benar? Apa yang sebenarnya terjadi di malam itu? Malam itu kita berduaan. Lalu?

Lalu kamu tanya padaku, apa ini sebuah mimpi? Malam itu aku mabuk. Apa kamu mau tahu apa jawabanku? Bagai bulu dandelion yang terbang seiring angin, entah akan tertiup ke mana. Saat aku kembali nanti, pasti akan pergi bersamamu. Aku pernah bilang, aku pasti bisa melindungimu sepenuhnya. Jaga dirimu dengan baik. Suxi. Kamu kenapa? Kamu kenapa?

Kamu tidak apa-apa, kan? Aku melihatnya. Apa yang kamu lihat? Aku melihatmu. Tidak, bukan kamu. Tetapi kenapa… aku merasa rasa sakit itu sama persis. Sebenarnya… apa yang kamu rasakan? Meskipun jadi kurus demi dia, baju jadi longgar pun tidak masalah. Sebagai Ahli Bintang, ribuan tahun yang lalu, kamu telah berjasa

Untuk melindungi keseimbangan energi kehidupan alam semesta. Tetapi sekarang, kamu jelas tahu apa yang akan dihadapi Suxi, tetapi kamu malah tak berdaya. Takdir memang sangat konyol. Aku sudah melihat musibah yang akan dihadapi Suxi selanjutnya. Kamu benar bisa melihatnya? Tidak hanya aku, dia sepertinya juga merasakan sesuatu. Wen Suxi? Apa yang dia rasakan?

Dia tidak memberitahuku. Aku juga tidak yakin. Coba katakan apa yang kamu lihat. Kaki lilin dan salib yang beku. Sepertinya di gereja. Gereja? Kenapa gereja bisa beku? Ada yang lebih detail lagi? Siapa pelakunya? Perasaan apa ya? Aneh sekali. Cari aku? Cari Chi Yu. Dia… tidak ada di rumah. Kalau begitu, aku tanya kamu saja.

Malam itu, kalian berdua yang mengantarku pulang bukan? Sebenarnya apa yang terjadi? Aku pikir dulu. Kamu mabuk di malam itu, aku dan Chi Yu kebetulan lewat, lalu membawamu pulang. Seperti itulah. Tidak mungkin, pasti ada yang kalian sembunyikan dariku. Kalian, para wanita selalu begitu. Hanya masalah kecil saja, kalian selalu membuat hal tersebut jadi menegangkan.

Jika tidak percaya, kenapa masih bertanya kepadaku? Aku memang tidak bermaksud untuk bertanya kepadamu. Permisi, aku mau cari Chi Yu. Dia… sekarang tidak begitu ingin bertemu denganmu. Dia yang bilang begitu? Iya. Coba terimalah kenyataannya, kita tidak hidup di dunia yang sama. Apa maksudmu? Kami… adalah penyair yang berkeliaran yang bercampur dengan ruang dan waktu,

Yang diutus secara khusus datang melindungi keseimbangan energi kehidupan alam semesta. Kalau begitu, aku adalah burung liar yang terbang bebas di angkasa, yang hidup untuk membohongi orang bodoh? Ini ya…. Aku juga tidak tahu harus bilang atau tidak. Kalau begitu tidak perlu katakan. Aku… sarankan kalian untuk jangan terlalu dekat. Lagi pula,

Tidak baik jika kalian harus bersedih karena bepisah. Berpisah? Aku sudah mengatakan semuanya. Perpisahan apa? Kalian mau ke mana? Pergi jalan-jalan? Kamu menolak tukar pendapat? Ayo ketemuan. Sekarang? Ya. Kita bicarakan hal yang sebenarnya terjadi di malam itu. Sebenarnya apa yang masih kamu ingat tentang hal yang terjadi di malam itu. Suxi. Lebih baik

Kita bicara di dalam rumah saja. Tidak perlu, di sini saja. Apa yang Chi Yu katakan padamu? Apakah penting yang dikatakannya kepadaku? Yang terpenting adalah hal yang terjadi di malam itu. Apa setelah kamu menjemputku malam itu, kamu juga menonaktifkan ponselku? Iya. Kenapa? Karena aku melihat wanita yang aku cintai sedang mabuk berat,

Dan menyebut nama pria lain. Jika itu kamu, apa kamu bisa menerimanya? Masa-masa yang kita lewati beberapa tahun ini, sudah menjadi bagian yang sulit aku lepaskan. Meskipun hingga saat ini, kita hanya sebatas teman. Tetapi aku mohon kepadamu untuk memberiku sedikit waktu. Berikan aku waktu untuk melupakanmu, oke? Tang Mao. Aku pernah mencintaimu.

Sampai sekarang aku belum bisa menghentikan kebiasaan ini. Aku rasa… tidak ada orang yang bisa menggantikan posisimu di hatiku. Tang Mao, sekarang aku tidak ingin membahas hal ini. Jadi apa yang ingin kamu bicarakan? Jangan salahkan aku tidak memberimu kesempatan. Kamu yang memaksaku. Aku hanya ingin tahu, apa yang sebenarnya terjadi di malam itu? Kenapa…

Chi Yu yang mengantarku pulang? Kamu sungguh tidak mengingatnya lagi? Tidak ingat lagi. Kebetulan sekali? Jiang Yu, aku, dan dia, tidak mengingat hal apa pun yang terjadi di malam itu. Chi Yu, apa yang sebenarnya kamu lakukan? Membuatnya lupa agar dia tidak merasa sengsara. Membuatmu lupa, karena takut kamu tidak berani bertemu denganku lagi.

Jujur saja, malam itu tidak terjadi apa pun. Masalah mengapa Chi Yu yang mengantarmu pulang, kamu mungkin harus bertanya kepadanya langsung. Malam itu kita berduaan, lalu kamu bertanya padaku, apakah ini sebuah mimpi? Suxi, sangat tidak mudah hubungan kita sudah membaik. Jangan karena masalah ini, menghancurkan pertemanan kita lagi, oke? Dan kamu juga tidak perlu

Mencurigai perhatian yang aku berikan kepadamu selama ini. Jika kamu memang tidak ingin bertamu ke rumahku, kalau begitu, aku juga tidak mengantarmu lagi. Tang Mao, kita tidak bisa berteman lagi. Perhatianmu membuatku tidak nyaman. Jadi, mulai saat ini, jangan memberi perhatian kepadaku lagi. Itu saja. Sampai jumpa. Sebenarnya di mana tempat itu?

Aku tahu hal di balik kebocoran salinan filmmu. Siapa kamu? Malam ini jam 9, datanglah ke kantor lamamu. Aku akan memberitahumu kebenaran yang Qian Ning belum katakan kepadamu.