【FULL】Destiny’s Love EP21【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
Destiny’s Love Episode 21 Menyesal? Menyesal bertemu dengannya atau kamu menyesal telah kembali ke planet bumi? Sekarang terpaksa harus berusaha keras untuk membuat dirimu melupakannya. Bukankah ini adalah hasil yang terbaik? Bukankah begitu? Mengapa kamu tidak membiarkan Tang Mao melupakan semua yang terjadi pada malam itu? Bukankah harus memberikan dia sedikit pelajaran, kan? Apalagi
Aku hanya membuat dia melupakan ingatan yang merugikan kita. Apa yang terjadi di antara mereka tidak ada hubungannya denganku. Hari ini aku memintamu ke sini untuk memberitahukan satu hal kepadamu. Jangan melawanku, kamu akan menyesalinya. Malam ini saat bertemu dengan Kepala Museum, kita harus mendapatkan kembali Peta Bintang milik Wen Suxi. Apa yang kamu lakukan?
Barang ini sangat berat, cepat izinkan aku masuk. Mengapa aku harus mengizinkanmu masuk? Apa aku perlu mendapatkan izinmu untuk masuk? Aku akan masuk untuk menunggu guruku. Baiklah. Kalau begitu, silakan kamu meminta gurumu untuk membukakan pintunya untukmu. Kita bertengkar di sini, benar-benar mirip seperti sepasang suami istri yang saling mencintai. Kakiku. Kakiku.
Apakah tidak ada yang ingin kamu katakan kepadaku? Apa yang bisa aku katakan kepadamu? Nona Xiaomi yang manis, kamu ingin minum apa? Kopi, teh atau jus buah? Ada di dalam kulkas, ambil saja sendiri apa yang ingin kamu minum. Ini adalah caramu melayani tamu? Kamu adalah tamu yang tidak diundang, untuk apa aku melayanimu.
Minggir, minggir, minggir. Apakah kamu terbiasa tinggal di rumah guruku? Kenapa ucapanmu ini begitu aneh? Apanya yang tinggal di rumah gurumu? Aku tidak terbiasa. Jika tidak terbiasa, kenapa kamu tidak pindah rumah? Aku juga harus bisa pindah. Bukankah Suxi akan syuting film? Mudah dalam berkomunikasi ketika bekerja. Tetapi bukankah saat ini syuting filmnya sudah selesai?
Setelah selesai masih ada proyek yang baru. Kenapa di rumahmu ada walkie talkie? Bagaimana cara menggunakannya? Bagaimana membukanya? Digunakan untuk syuting. Bisakah kamu tidak memainkannya? Bagaimana membukanya? Kamu ambil juga yang satu lagi. Untuk apa aku mengambilnya? Kamu mengatakan ini adalah walkie talkie, aku sendirian berbicara dengan siapa? Kamu… Kamu pegang ini untuk berbicara,
Kamu pegang ini untuk mendengarkan. Baiklah, aku berikan kepadamu, mainkan saja. Tidak bisa. Terlalu dekat, kamu naik ke lantai atas. Coba sebentar saja. Halo, apakah ini adalah Ling Lingfa? Apakah sudah diterima? Ganti. Tidak terdengar, tidak terdengar. Aku akan menutupnya. Tidak boleh. Ganti. Apa yang sedang kamu kerjakan belakangan ini? Perbincanganmu juga terlalu tidak serius.
Ada apa denganku? Aku menggunakan standar pengunaan kata-kata yang dipakai orang dewasa. Lalu bagaimana aku harus menjawabnya? Aku harus mengatakan sibuk yang tidak beraturan. Seperti itu, kan? Lalu setelah syuting film kakak Suxi selesai, bagaimana rencanamu? Kenapa kamu tidak berbicara? Ganti. Aku sedang berpikir, mereka mengatakan kepadaku kalau Walkie talkie ini sangat mudah untuk digunakan.
Bisa berbicara di dalam batas 5 km. Bukan. Apakah itu benar? Rumahku dari sini tidak sampai 5 km. Selanjutnya apakah kita tidak perlu saling menelepon lagi? Aku tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Mereka hanya mengatakan seperti itu. Mungkin tidak akan ada sinyal setelah keluar dari sini. Kamu tunggu aku. Ganti.
Halo, Ling Lingfa, Ling Lingfa. Apakah saat ini kamu masih bisa menerimanya? Ganti. Lin Haoshu. Lin Haoshu, kamu mempermainkanku. Pulanglah lebih awal, hati-hati di jalan. Saat ini aku tidak terlalu dapat mendengarnya. Ganti. Siapa itu? Aku datang untuk mencari Direktur Tang, dokumennya terjatuh. Direktur Tang sudah pergi. Begitu cepat sudah pergi? Ini tidak seperti gayanya.
Kamu bisa mencarinya besok jika ada masalah. Aku meneleponnya, tetapi dia tidak menjawabnya. Tidak mungkin ada sesuatu, kan? Direktur Tang tidak mengatakannya, aku juga tidak jelas. Baiklah. Aku pergi dulu. Tang Mo, lepaskan aku! Lepaskan aku! Tang Mo! Lepaskan aku! Ini, minum dulu airnya. Bagaimana? Aku tidak mengingatnya.
Pada saat itu kamu memang dalam kondisi mabuk… Lupa, deja vu, mereka-reka, bahkan kehilangan kekuatan untuk mengendalikan diri, semuanya adalah reaksi yang biasa. Tetapi aku mengingatnya dengan jelas, waktu itu aku tidak sedang mabuk. Apakah kamu mengerti tentang mekanisme pertahanan ego Freud? Seringkali di saat manusia sedang dalam kondisi yang tidak sadar,
Mereka akan mengendalikan hal yang paling ditakuti di luar kesadarannya, untuk mengurangi kecemasan mereka. Jadi maksudmu adalah aku sendiri tidak ingin mengingatnya? Aku tidak mengesampingkan kemungkinan ini. Di dalam mekanisme pertahanan ego, masih ada 1 kondisi. Di saat suatu perasaan masuk ke dalam kesadaran, secara otomatis otak besar akan menghapusnya. Kemungkinan yang lain adalah,
Apakah ada sesuatu hal atau orang yang ditakuti di dalam hidupmu. Ini juga akan membuatmu secara selektif melupakan banyak hal. Membiarkan dia untuk lupa, supaya dia tidak menderita. Membiarkanmu untuk lupa, karena takut kamu tidak berani bertemu denganku. Aku akan menjawab teleponnya. Kakak, kita mulai makan saja. Kakak Suxi, apa yang kamu makan?
Aku makan nasik. Kakak, mangkukmu kosong. Apakah kamu sedang latihan akting imajinasi denganku? Kakakku, 2 hari ini editan kasarnya sudah selesai diedit, kamu sudah bisa tenang. Ayo. Kakak, posternya sudah direvisi. Bagaimana menurutmu? Kakak, kamu jangan marah. Apa yang perlu direvisi, aku akan kembali meminta mereka untuk merevisinya. Aku akan meminta mereka untuk mengubahnya.
Tidak ada, bagus sekali. Dilanjutkan saja. Chi Yu, keluar kamu! Keluar kamu! Kenapa kamu kembali minum? Dimana dia? Dia tidak ada di rumah. Lalu dia pergi kemana? Ini tempatnya. 2 orang Bos, ingin mencari apa? Anak sungai Paviliun Kediaman Qian. Tidak perlu seperti itu. Apakah kamu menjual Peta Bintang? Bukan. Apa yang ingin kalian lakukan?
Menjanjikan. Apa yang kamu lakukan? Aku sedang membantu dia, jika nanti kita bertindak keras, dia tidak akan bermasalah. Jalan. Lihat saja, hari ini bisa kabur ke mana dia. Katakan saja. Aku mengaku, sebelumnya hatiku tergerak untuk meminta penghargaan ketika pulang, setelah menangkap Chi Yu. Tetapi aku bukan sengaja untuk merusaknya. Benar, selama ini aku menghindarimu.
Aku takut kamu datang untuk mengambil Peta Bintang. Karena Peta Bintang milik Wen Suxi, sudah lama tidak berada di tempatku. Tidak berada di tempatmu? Energinya dari awal seharusnya sudah habis. Berdasarkan aturan seharusnya Peta Bintang harus dihancurkan. Karena aku menghargai Tuan Muda Hua, terakhir kali aku dengan maksud yang baik mengingatkanmu.
Bencana kedua Wen Suxi sudah dekat, jika kamu ingin menyelamatkannya, kamu harus mencari Youwu, jangan datang mencariku lagi. Jika ingin membeli Peta Bintang, tukarkan dengan waktu. Sebuah waktu manusia bumi, apakah kamu memilikinya? Akan sulit jika berada di tempat Youwu. Jika ingin bertukar barang dengan dia, harus…. menukarnya dengan nilai yang sama.
Suxi, kamu sekarang harus tenang. Aku tidak bisa tenang. Aku tidak mengerti. Aku tidak mengerti. Apa yang kamu tidak mengerti? Chi Yu. Dia mengatakan dia bersama denganku demi menjadi seorang aktor. Demi terkenal. Benarkah? Aku mengetahui dia merencanakan hal ini. Tetapi… Menginginkan hal ini? Kamu sembarangan berbicara. Dia sama sekali tidak merancang ini untukmu,
Jelas-jelas dia merancangkan ini kepadaku. Pada saat aku sakit dia yang merawatku. Pada saat Tang Mo melamarku, dia membawaku pergi. Dia seperti tidak bisa apa-apa tanpa kehadiranku. Sekarang aku tidak memahami dia. Suxi, saat ini aku tidak mengerti apa yang sedang kamu katakan. Tidak mengerti? Minum. Kamu harus minum. Kamu akan mengerti setelah minum.
-Minum. -Baik. Aku minum. Aku minum. Baik, baik, baik. Haoshu. Aku akan minum dengan banyak. -Aku akan menghabiskannya. -Kamu minum dengan banyak. Cepat kamu minum. Minum. Bersulang. Bersulang. Katakan kepadaku mengapa kalian para pria selalu tidak bisa ditebak? Tidak seperti itu. Aku selalu bisa ditebak. Tidak pernah tidak bisa ditebak. Dan juga sangat bisa ditebak.
Ditebak? Menebak apa? Ada apa? Apanya yang ditebak? Maksudnya adalah aku Lin Haoshu, akan seumur hidup bersama dengan kamu Wen Suxi, untuk selamanya. Sama seperti saat ini. Apakah kamu tahu mengapa aku tidak pindah rumah? Aku ingin berada di sampingmu, setiap saat berada di dekatmu. Menunggu peluang baik untuk bertindak. Menunggu peluang baik untuk bertindak.
Apakah kamu mengetahui maksudnya? Aku tidak tahu. Aku tidak tahu, aku tidak tahu. Demi menjagamu. Aku sebatang kara, siapa yang akan aku perhatikan? Bukankah aku sedang memperhatikanmu? Aku juga memperhatikanmu, Haoshu. Haoshu, adalah orang yang hangat, baik hati, dan sangat tampan. Selain tampan juga adalah seorang penulis muda, jadi kita harus bersulang demi sebuah mimpi.
-Berusaha dengan keras. -Berusaha dengan keras. Kamu sudah mabuk. Kamu sudah mabuk Aku tidak mabuk. Kamu sudah mabuk. Sudah mabuk, sudah mabuk. Katakan, kita sudah lama berdiskusi. Kenapa dia masih belum pulang? Benar, kan? Kita berdua sudah berdiskusi lama! Mengapa dia masih belum kembali? Kenapa kamu mengulangi ucapanku? Intinya kamu mengatakannya sendiri, dia tidak mendengarnya.
Bagaimana? Aku ada cara. Halo. Baiklah. Jika ada yang ingin kamu katakan, beritahu kepadaku. Aku akan mengatakannya kepada dia. Katakan saja. Kamu tanyakan kepada dia, kapan dia akan kembali? Chi Yu, kapan kamu akan kembali? Kamu tanyakan kepada dia sebenarnya… Apa sebenarnya maksud dia? Apa sebenarnya maksudmu? Mengapa kamu selalu berubah kepadanya? Apakah kamu tahu,
Kamu yang seperti ini membuat perasaanku tidak tenang! Bukan kamu, tetapi aku. Bukan kamu! Bukan… Bukan aku! Itu adalah Wen Suxi! Karena dia, aku seharian ini tidak makan. Demi apa aku seharian tidak makan? Mengapa kamu seharian tidak makan? Jangan menggangguku, aku tidak ingin makan. Aku sedih. Aku akan membuatkan sedikit makanan untukmu.
Tidak mau, Haoshu. Cepat kamu kembali, cepat kembali. Jika kamu pergi, siapa yang akan berbincang dengan dia? Baiklah. Chi Yu, kamu orang yang brengsek! Kapan kamu akan kembali? Chi Yu, kamu orang yang brengsek! Kapan kamu akan kembali? Aku tidak bisa membantumu. Mengapa? Aku tidak bisa terang-terangan membantumu lagi. Belakangan ini Kepala Museum sedikit aneh.
Aku curiga bagian pusat sudah mulai menyelidikku. Youwu tidak pernah mencampuri urusan biduk dan urusan di tempat ini. Juga tidak mendengarkan perintah dari siapapun. Bahkan bagian pusat saja tidak bisa melakukan apa-apa. Jika benar-benar tidak bisa, aku masih mempunyai sebuah cara. Apa itu? Setiap kali dahiku dan dahi Wen Suxi bersentuhan,
Akan terlihat bencana yang akan segera terjadi kepadanya. Tetapi juga tidak setiap kali selalu tepat, dan juga hanya sepotong-sepotong saja. Tetapi lebih rinci mengapa bisa seperti ini, aku juga tidak mengerti dengan jelas. Jodoh kalian berdua juga terlalu kuat, masih bisa terjadi hal seperti ini? Tetapi tidak setiap kali selalu tepat. Mengapa?
Jika benar memiliki efek, kamu ajak dia keluar lagi untuk mencobanya. Pokoknya aku katakan kepadamu, bencana kedua segera akan tiba. Sebaiknya kamu berjaga di dekat Wen Suxi, jika terjadi sesuatu pada dirinya, kerja keras kita selama beberapa waktu ini akan sia-sia saja. Aku pergi dulu. Satu menit lagi dia akan sadar kembali.
Chi Yu, kamu orang yang brengsek! Kapan kamu akan kembali! Chi Yu, kamu orang yang brengsek! Kapan kamu akan…. Setelah kenyang jadi mudah mengantuk. Setelah lama mencintai seseorang, akan mudah menjadi sebuah kebiasaan. Apakah kamu juga terbiasa denganku? Teman yang paling baik berada di sampingmu. Benar, kan? Kenapa di dalam hatiku selalu merasa sedih?
Karena aku beranggapan hanya aku yang bisa melakukan beberapa hal tersebut untukmu. Semuanya karena aku yang menganggap diriku benar. Atau bisa dikatakan aku seharusnya tidak…. seharusnya tidak mendapatkan sesuatu yang berada di luas batas pertemanan. Jadi mulai hari ini aku memutuskan untuk meninggalkanmu. Tidak akan lagi memikirkannya, tidak akan lagi berharap.
Mungkin dengan begini hatiku akan terasa lebih baik. Menurutmu apakah aku bisa melakukannya? Tidak ada orang yang berbicara. Haoshu, bicara, bicara, bicara, bicara, bicara. Baik. Bicara. Kembali! Chi Yu, kamu orang yang brengsek! Kapan kamu akan kembali! Sebenarnya kamu tidak perlu datang sendiri ke rumahku, minta orang lain saja untuk mengirimkannya ke sini. Bagaimana bisa?
Bukankah aku tidak akan bertemu denganmu jika tidak datang sendiri? Siapa yang telah membuatmu tidak gembira? Sebaiknya kamu segera pulang saja. Apakah itu Wen Suxi? Hari ini kamu terlihat sangat lelah. Sebenarnya pada saat aku kecil, akan mudah sekali tertarik dengan orang seperti kalian. Aku selalu ingin memberitahumu, aku bisa membantumu berbagi rasa sedih.
Ada kalanya aku bahkan berpikir, apakah hanya orang sepertimu yang bisa menjadi tokoh utama di dalam film? Aku? Kamu memiliki sebuah kepribadian yang istimewa, membuat seseorang sulit untuk memahaminya. Apa itu? Kesendirian. Sesuatu yang tersembunyi di dalam tubuh, kesendirian yang tidak mudah untuk disadari oleh orang lain. Sudah larut malam, sebaiknya kamu pulang lebih awal.
Jika aku adalah Wen Suxi, apakah kamu masih akan mengusirku? Jangan lagi membahas tentang Wen Suxi denganku. Apa yang sedang kamu takutkan? Apa yang harus aku takutkan? Apakah kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan? Apakah kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan? Aku tidak mengetahuinya. Sebaiknya kamu memberitahuku. Chi Yu, kamu orang yang brengsek!
Kapan kamu…. Tenang sekali. Tenang sekali. Kalian berdua kenapa minum begitu banyak? Kamu… untuk apa kamu datang selarut ini? Benar. Apakah aku mengganggu kalian? Tidak. Aku bukan datang untuk mencarimu. Aku… Aku datang untuk mencari guruku Chi Yu. Ganti. Mencari Chi Yu? Untuk apa mencarinya? Apa tujuanmu? Apa motifmu? Aku mencari guruku untuk
Belajar tentang kesenian. Kesenian apa? Kesenian berakting. Akting? Mencari dia memang tepat. Aku beritahu kamu, Penghargaan Oscar berhutang satu piala emas kepadanya. Ayo, bersulang. Minum. Bersulang. Aku masih ada 1 kaleng. Xiaomi, aku beri tahu kamu, harus ada ketulusan di dalam strategi. Di dalam ketulusan harus ditambahkan strategi,
Ini adalah dua hal yang bercampur menjadi satu. Ini adalah letak keberhasilan gurumu. Ada pepatah yang mengatakan, diam menunggu, bergerak sesuai situasi. Apakah kamu sudah mengerti? Aku sepertinya mengerti sedikit. Kamu sudah mengerti, kan. Jadi aku sudah mengajarimu begitu banyak, apakah kamu bisa memanggilku dengan istri Guru? Istri Guru. Bukan. Kenapa menjadikannya sebagai istri guru?
Harus dijelaskan dulu siapa gurunya. Tentu saja sangat jelas siapa gurunya, guru masih belum pulang. Selama satu setengah tahun aku mengajari dia menggambar, aku adalah gurunya. Ada sebuah pepatah yang mengatakan, Satu hari menjadi guru, seumur hidup menjadi ayah. Benar, benar, benar. Benar yang kamu katakan. Jadi kamu adalah ayahnya. Kamu panggil dia ayah.
Lin Haoshu, sebelumnya kamu mengusirku. Sekarang kamu menjadi ayah dan guruku. Menurutku kamu ingin mendekati istri guru-ku. Mencoba mendekatiku. Apakah aku masih perlu untuk mendekatinya? Kami berdua sudah sangat dekat sekali. Dasar kamu tidak tahu malu. Kalau tidak percaya kamu boleh bertanya kepada dia. Pekerjaan rumah, siapa yang meminjamkan pekerjaan rumah untuk kamu salin? Benar.
Siapa yang mengajarimu senam radio? Kamu ditindas oleh preman kecil, kemudian…. Siapa? Aku yang menyelamatkanmu. Iya, iya. -Aku menyelamatkanmu. -Kamu menyelamatkanku. Kakak Suxi, seperti apa dia waktu kecil? Waktu dia kecil, tidak lebih kuat dari yang sekarang. Jangan membicarakan masa kecilku. Minum, minum. Bersulang. Aku beritahu kamu, ketika dia kecil. Ada suatu hari dia terlambat
Masuk kelas. Dia juga tidak berani masuk lewat pintu utama, karena dia takut dengan bibi. Bibi begitu gemuk, dia akan mencatat nilai kami. Lalu dia pergi, pergi memanjat tembok. Coba kamu tebak bagaimana akhirnya? Pada saat kami keluar, semua orang melihat ada satu orang bodoh yang tersangkut di atas tembok. Jangan mengatakannya lagi.
-Jangan mengatakannya lagi. -Kamu tebak bagaimana kemudian? Kemudian aku menggunakan tubuhku yang kurus dan kecil ini. Dia menginjak tubuhku dengan kakinya yang besar. Aku hampir mati diinjak olehnya. -Sangat kasihan sekali. -Aku mengaku, aku mengaku. Sore itu aku sangat bersedih hati melihatnya mengusapi bahunya. Jadi waktu itu aku yakin kepada orang ini.
Aku yakin kepadamu, Wen Suxi. Ayo, ayo, ayo. Ayo. Kenapa kamu ada di sini? Semula aku ingin mencarimu untuk belajar ilmu sihir, tetapi sekarang aku tidak ada niat lagi, lain hari saja. Kamu minum? Ada orang di dalam rumahmu yang minum lebih banyak. Chi Yu brengsek, membuat Suxi tidak makan. Chi Yu brengsek,
Membuat Suxi tidak makan. Chi Yu brengsek, membuat Suxi tidak makan. Haoshu. Mengapa kalian harus minum sampai seperti ini? Demi menunggumu pulang dan memberikan penjelasan. Apa yang perlu dijelaskan? Mengapa kamu mengatakan kepadanya, kamu mendekatinya demi berakting? Mengapa? Apa yang telah dia katakan kepadamu? Aku juga tidak bisa memberitahumu apa yang telah dia katakan.
Ini adalah rahasia di antara kami berdua. Dimana Wang Xiaomi? Dia sudah pergi. Sudah pergi? Apakah dia sendirian di malam yang larut ini? Aku harus ke mana untuk mencarinya? Jaga dia baik-baik. Wang Xiaomi, kamu juga tidak mengatakan kepadaku akan pergi, ponselmu juga tidak dibawa. Sudah semalam ini, kamu pergi ke mana? Kamu…
Segera berikan balasan ketika kamu mendengarnya. Ganti. Kenapa kamu ada di sini? Ini adalah rumahku. Rumahmu? Aku akan bangun. Tidak perlu memapahku. Mengapa minum di rumahku? Aku datang karena melihat ada Haoshu. Hubunganku dengan Haoshu, kami tumbuh bersama sejak kecil Tidak seperti seseorang yang munafik, tidak berperasaan. Selanjutnya jika kalian reuni, silakan reuni di rumahmu.
Tidak masalah. Selanjutnya, berjalanlah di jalanmu yang lapang, aku akan mengendarai Lamborghini-ku. Aku pulang dulu. Apa yang kamu lakukan? Kamu membuat kekacauan ini, kemudian kamu ingin pergi begitu saja? Sangat bersih sekali. Bersihkan. Aku akan membersihkannya. Kebetulan sekali aku baru makan, aku akan berolahraga sedikit. Membiarkanku datang, aku datang. membiarkanku pergi, aku pergi.
Memintaku untuk datang, aku akan datang. Memintaku untuk pergi, aku akan pergi. Wang Xiaomi, Walkie talkie ini hanya berfungsi dalam jarak 2-3 km saja. Sebenarnya kamu pulang ke rumah atau ke mana? Bisakah kamu memberikanku sebuah jawaban? Wang Xiaomi, Saat ini aku hanya berharap mengetahui apakah kamu aman. Jika kamu mendengarkan suaraku,
Silakan segera memberikan jawaban. Ganti. Haoshu, sekelompok orang jahat ingin merampas barangku, cepat kemari selamatkan aku. Apa yang kamu katakan? Sebenarnya kamu ada dimana? Aku bersembunyi di dalam sebuah kuil yang rusak. Cepat kemari untuk mencariku. Kuil yang rusak? Bukan. Di sekitar sini tidak ada kuil yang rusak.
Coba kamu lihat apakah di sekeliling ada polisi? Atau mencari seseorang untuk membantumu? Di sini tidak ada pos polisi. Bukan. Apa yang dimaksud dengan tidak ada pos polisi? Jika tidak ada kantor polisi, itu pasti sangat terpencil.