【FULL】Everyone Wants to Meet You EP33【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Everyone Wants To Meet You Episode 33 Aku mundur. Sampai di sini saja. Silakan perias jenazah masuk, masukkan ke peti mati. [Untuk meratapi Shen Xiuzhi] Ibu! Kenapa kamu meninggalkan aku sendiri? Kenapa kamu begitu egois. Meninggalkan aku mendiri. Ibu. Kamu bahkan belum menikmati hidupmu. Kamu sudah pergi. Kenapa begitu kejam padaku?
Kenapa? Jangan tinggalkan aku sendiri oke? Ibu. Pelayan. Satu gelas lagi. Jangan minum terlalu banyak. Tao Lun, kamu… kamu… Sudah sampai. Sudah sampai. Kamu berat sekali. Mundur selangkah. Bertahanlah. Tao Lun. Kamu jangan muntah. Handuk, handuk. Di mana orangnya? Tao Lun. Tao Lun. Tao Lun. Aku tidak mengerti. Aku tidak mengerti Grup Sihai ini
Sebenarnya memiliki pesona apa. Bisa mencelakai ibuku menjadi seperti ini. Sekarang aku mendapatkannya, tapi aku masih tidak mengerti. Kenapa orang yang jelas-jelas bersalah adalah mereka. Kenapa aku begitu benci wanita itu. Tapi setelah mereka mendapat hukuman, aku kira kesedihanku akan hilang. Tapi kenapa malah… Aku… Aku tidak mengerti begitu banyak hal. Tapi aku merasa…
Tao lun. Kamu tidak seharusnya kerena kesalahan orang lain menghukum dirimu sendiri. Aku tidak ada maksud lain. Aku hanya… Tao Lun. Apa kamu tahu siapa aku? Lautan kepahitan yang tak terbatas. Tidak memiliki hambatan apa pun. Tidak ada halangan. Tidak memiliki masalah. Tidak takut apa pun. Menjauhi mimpi palsu. Baru bisa menjauh dari penderitaan.
Baru bisa terlahir kembali di tanah yang suci. [Menara Genderang] [Balai Galan] Luo Xi. Dia sekarang sangat membutuhkanmu. Dulu mengira dia adalah gunung es. Tapi tidak disangka, hanya sedikit yang terlihat di atas air. Sembilan puluh persennya masih tersembunyi di bawah air. Beri dia sedikit waktu. Biarkan dia keluar pelan-pelan. Meskipun dia dulu menderita,
Tapi setidaknya dia tahu untuk siapa. Sekarang, hanya tersisa dia sendiri. Bibi sudah bebas sekarang. Tapi dia berubah menjadi semakinmenyalahkan diri sendiri. Banyak hal yang tidak bisa diterima dalam hatinya. Menurutmu kenapa dia begitu keras kepala? Orang yang mati tidak bisa hidup kembali. Semoga dia segera bersemangat. Apa mau keluar jalan-jalan? Tidak makan.
Juga tidak tidur. Kamu lihat dirimu menjadi apa sekarang. Aku hari ini tidak peduli kamu Zhang Min atau Zhang Chi, harus ikut aku keluar. Apa masih ingat ini? Bukankah saat itu kamu bilang padaku, ingin aku memberimu kesempatan untuk tinggal di sisiku? Kamu lihat dirimu yang sekarang. Bagaimana aku harus mempercayaimu?
Bagaimana kamu bertanggung jawab atas dirimu? Bagaimana kamu bertanggung jawab atas diriku? Bagaimana membuatku percaya padamu? Waktu itu Sekretaris Xiao juga bicara padaku. Dia bilang hanya tinggal kamu sendiri. Tapi aku beritahu kamu. Kamu tidak sendirian. Kamu masih memiliki aku. Kita adalah keluarga. Kamu tunggu aku di sini. Baik. Cukup lama tidak bertemu. Tidak disangka
Kamu menemukan tempat seperti ini. Dari kecil hingga dewasa, kamu selalu bermusuhan denganku. Tidak lebih dari ingin mendapat pengakuanku. Kamu adalah orang yang sangat kuat. Ini mirip sepertiku. Juga mirip ibumu. Aku pikir maksudku kamu sudah mengerti. Membuat Anda kecewa. Aku tidak hanya tidak dingin seperti Anda, juga tidak seperti dia. Begitu bodoh.
Hal yang kalian ingin aku lakukan aku tidak melakukannya. Juga tidak bisa aku lakukan. Kebaikan dan keluhan kalian selama belasan tahun, jika kamu bisa melepasnya, kalau begitu lepaskan. Kamu tidak perlu memohon padaku. Asalkan kamu membenciku, tidak menganggapku sebagai anak kandung. begitupun kamu menganggapku sebagai ayah kandung. Ketua bercanda.
Aku bukan lagi Manajer Umum Grup Sihai. Tentu saja tidak perlu perhatian Sihai dan Anda. Tidak mendidik anak dengan baik adalah kesalahan ayah. Jika lahirnya kamu adalah kecelakaan, maka mendidikmu aku bisa berkata dengan bertanggung jawab aku sudah melakukannya. Masalah aku dan ibumu adalah dendam dari generasi sebelumnya. Tidak seharusnya ditanggung olehmu. Seandainya kamu sendiri
Tidak bisa melepaskan. Identitasmu sendiri memang cacat. Tapi aku beritahu kamu. Kemampuanmu tidak cacat. Aku sekarang bukan Ketua Grup Sihai. Kamu juga bukan Manajer Umum Sihai. Mungkin kamu sekarang sudah kehilangan ibumu. Tapi kamu harus ingat, aku selamanya adalah ayahmu. Ayah. Jaga kesehatanmu. Bibi, sebenarnya kamu membawaku ke mana? Membawamu ke taman.
Kapan sampai ke taman itu? Jauh atau tidak? Sebentar lagi akan sampai. Tao Lun. Apa itu di telingamu? Apakah barang berharga? Aku pergi beli es krim kesukaanmu, bagaimana? Kamu diam di sini jangan bergerak. Terus menungguku kembali. Ingat cepat pergi dan kembali. Sekretaris Xiao. Sumpitmu. Sekretaris Xiao. Begitu jam makan kamu muncul.
Kamu sungguh bisa menumpang. Kakak pertama. Kenapa kamu berkata begitu? Aku juga orang. Aku juga bisa lapar. Apakah dagingku perlu ditunjukkan di depanmu? Sudah melihat. Terima kasih kakak pertama. Mari kita rapat. Menurutku Zhan Min sungguh mengalami banyak hal. Selain itu dia datang makan di sini hari ini, bukankah kita harus baik-baik,
Memanfaatkan kesempatan iniuntuk menasihatinya. Membuatnya penuh harapan. Merasa senang, Semuanya bisa menyerap opini-opini yang berguna secara ekstensif. Keluarkan pendapat. Uang. Kita tidak punya uang. Menyedihkan. Siapa yang lebih menyedihkan daripada aku? Menyedihkan. Menurutku ini bisa. – Bisa diandalkan. – Bisa diandalkan. Benar juga. Menggunakan pengalaman kita untuk memberi tahunya. Sebenarnya dia tidak menyedihkan sedikitpun.
Man Tou. Nanti jangan membocorkan. Kita tunggu dia. Baik. – Sudah datang. – Sudah datang. Sudah datang. Ayo makan. Makan, makan. – Selamat datang. – Selamat datang. Kamu duduklah dulu. Kamu kenapa datang? Aku… Kamu duduk dulu. Bukankah aku demi menemanimu? Orangnya sudah lengkap. Linlin. Tuangkan wine, hari ini senang. Baiklah.
– Sini. – Sini, sini. Sini. Terima kasih kak. Sungguh sadar. Itu… Man Tou minum jus ya. Kalau begitu aku bicara dulu. Manajer Zhang. Selamat datang, kamu resmi bergabung dengan kami. Ayo kita bersulang. Aku bukan lagi Manajer Zhang. Kak Min. Namaku yang sebenarnya juga bukan Zhang Min. Namanya yang benar adalah Zhang Chi.
Zhang Chi. Selamat bergabung dengan penginapan kami. Ayo kita bersulang bersama. Ayo, ayo. Ayo, ayo. Baik. Kamu jangan minum terlalu banyak. Tapi, kakak pikir-pikir apa maksud ucapanmu ini? Terasa menyedihkan sekali. Menyedihkan. Aku terlalu menyedihkan. Katakan diriku. Sudah susah payah menyimpan uang, memikirkan uang yang banyak. Siapa yang tahu, kehilangan segalanya. Tidak tersisa sedikitpun.
Masih membuat kalian ikut aku membayar hutang. Bukankah aku ini tidak memiliki segalanya? Aku menyedihkan tidak? Aku menyedihkan tidak? Menyedihkan. Linlin. Berkata tentang menyedihkan, kakak tidak berbicara. Siapa pun tidak berhak dibandingkan denganku. Tahu tidak? Aku dari kecil tidak memiliki ibu dan ayah. Susah payah aku menikah, dia lari dengan orang kaya.
Aku menjadi ayah dan ibu untuk Man Tou. Membesarkannya. Sungguh tidak mudah. Bicarakan aku. Aku bukan apa-apa. Aku tidak punya kemampuan apa-apa. Aku tidak hanya tidak menjaga adik-adik. Aku juga selalu merepotkan mereka. Menurutmu hatiku, kadang kamu juga acuh tak acuh padaku. Sangat mengecawakan. Menurutmu aku menyedihkan tidak, adik? Kamu sentuhlah. Dingin tidak? Cukup panas.
Ayo makan. Ketua. Pagi. Apakah kamu barusan bermimpi buruk? Sudah terbiasa. Mimpi buruk masih bisa terbiasa? Bermimpi buruk selalu menjadi bagian dari ingatanku yang hilang. Aku pernah ke psikiater saat di Amerika. Mereka juga menggunakan hipnotis ingin membantuku mencari ingatanku. Melalui pelatihan beberapa tahun ini, aku tidak menutupinya darimu. Ini memang cukup berguna. Siapa tahu,
Aku bisa melalui mimpi buruk, menemukan ingatanku yang hilang. Dokter apa? Melalui mimpi buruk mencari ingatan. Apakah tidak menjadi semakin buruk? Kenapa kamu tidak mencari ingatan melalui mimpi yang indah? Kemudian di dalam mimpi indah ditambah lagi aku. Di dalam mimpiku tidak ada kamu. Jika ada kamu, akan menusuk hati. Maksudku adalah kamu sekarang
Bukankah ada di hadapanku? Kenapa kamu datang? Aku… Kenapa aku datang? Kamu si Ketua ini, kamu tidak ada pekerjaan. Tentu saja kamu boleh tidak bekerja. Tapi aku adalah asisten khusus. Aku tidak boleh kehilangan pekerjaan. Aku… Aku datang melihatmu. Melihatmu kenapa tidak bekerja. Tapi bukankah kamu barusan bilang masalah mimpi? Aku sekarang tiba-tiba memiliki
Sebuah rencana. Ketua. Aku mohon berikan aku libur sehari. Kamu juga ikut aku libur? Aku tidak mau, kenapa? Ada apa? Aku tidak ingin menemanimu belanja. Tao Lun kamu sudah bilang, kamu tidak boleh meremehkanku. Bukankah kamu barusan bilang? Kamu bisa mencari ingatan melalui mimpi. Pernahkah kamu berpikir untuk pergi ke tempat-tempat di dalam ingatanmu.
Mungkin saja bisa menemukan ingatanmu. Tidak. Kamu berdiri. – Berdiri. – Jangan, jangan. Kamu lihat asisten khusus ini, bukankah sangat teliti? Aku bantu kamu mencari ingatan. Ayo cepat pergi Tao Lun. Aku adalah siswa berprestasi yang lulus dari Sekolah Bisnis Kolombia. Beberapa orang langsung meneleponku. Memanggilku secara seenaknya. Masalah pekerjaan, banyak hal bukan tanggung jawabku.
Masih ingin menyalahkanku. Tinggallah di rumahku saja. Air panasnya tidak ada, juga ingin memarahiku. Wanita lain mengejarnya, dia menolaknya dengan kejam. Aku masih harus menyelesaikannya. Sekarang bagus. Aku masih harus mencari masalah sendiri. Mengeluarkan biaya sendiri. Menurutmu aku menyedihkan tidak? – Menyedihkan. – Menyedihkan. Menyedihkan. Sungguh menyedihkan. Apakah cukup? Cukup. Luo Xi.
Aku sungguh beruntung bisa bertemu denganmu. Bisa mengenal kakak pertama. Kakak kedua. Yang Lin. Man Tou. Dan juga Sekretarus Xiaoku. Niat baik kalian, aku mengerti. Terima kasih semua. Jangan minum terlalu banyak. Ayo, kita juga minum segelas. Ayo, ayo. Tunggu sebentar. Bersulang. Makan, makan, makan sayurnya. Makanlah, makanlah. Paman kedua, apa ini akunmu?
Aku tidak salah lihat ‘kan? Kapan kamu punya? Delapan ratus ribu penggemar. Telah di klik sebanyak dua juta delapan ratus ribu kali. Dan masih terus bertambah. Terus bertambah. Tiga juta kali. Paman kedua cepat lihat. Cepat lihat. Di bawah masih ada banyak komentar. Pujian. Paman kedua, bukankah kamu terkenal? Kakak kedua, hebat.
Bukankah adik harus memperjuangkan kesempatan yang bagus ini? Bagaimana kalau kamu bernyanyi sekarang? – Bernyanyilah. – Nyanyikan satu lagu. – Nyanyikan satu lagu. – Cepat, cepat. Kamu sekarang tidak bernyanyi. Nanti saat kamu terkenal, kami harus beli tiket untuk dengar kamu menyanyi. Benar. Nyanyikan satu lagu. Kak. Benar. Ayo satu lagu. Lupakan, lupakan.
– Jangan lupakan. Cepatlah. – Ayo bernyanyilah. Kakak kedua. Lupakan, lupakan. Ayo, ayo, ayo. Ayo satu kali. Bagaimana? Apa di sini? Tidak tahu. Bisakah kamu memikirkan hal lain? Hal detail lainnya. Tempat di dalam mimpimu. Ada sebuah toko es krim. Tapi toko es krim 20 tahun lalu, seharusnya sudah tutup ‘kan? Apa ada yang lain?
Yang lebih jelas sedikit. Bagunan terkenal, atau jalanan? Hal lainnya. Bagunan terkenal, atau jalanan? Baiklah. Tidak apa-apa. Naik mobil pindah tempat. Taman hanya ada beberapa. Aku tidak percaya tidak bisa menemukannya. Ayo pergi. Apa juga bukan ini? Kamu ingat-ingat. Aku pernah datang ke sini saat kecil. Sangat banyak orang dan ramai.
Selain itu aku yakin di sini ada toko es krim. Salah, bukan toko es krim. Hanya sebuah kakek tua yang jualan di mobil. Kamu ingat-ingat apakah dia sebuah mobil, bukan sebuah toko? Mungkin saja. Tapi jika ini juga bukan, maka di jarak 10 kilometer ini, tidak ada taman jalanan lain lagi.
Jangan-jangan dia membawamu ke sebuahtempat yang jauh? Bagaimana kalau kamu ingat-ingat lagi? Dari taman jalanan sampai ke panti asuhan apa ada hal lain? Di tengahnya apa ada hal lain? Lelah sekali. Mengingat ini kepalaku sakit. Dan ingatanku kebetulan berhenti di sini. Aku sama sekali tidak ingat apa yang terjadi berikutnya. Begitu memikirkannya kepalaku sakit. Maaf.
Membuatmu menemaniku seharian. Kenapa begitu sungkan, Ketua. Apa kamu lupa, kita adalah sekutu. Lupakan saja. Berhenti mencari. Sebenarnya aku merasa yang kamu katakan sangat benar. Mencari ingatan di dalam mimpi buruk juga adalah mimpi buruk. Aku tidak seharusnya menyulitkanmu begini. Juga menyulitkan diriku sendiri. Aku tahu kamu akan berpikir terbuka. Itu…
Aku barusan mencari toko es krim daritadi. Sebenarnya aku sedikit lapar. Kamu lapar tidak? Bagaimana kalau kita mencari tempat dengan pemandangan yang bagus lalu makan. Ketua. Ayo makan. Makan. Kamu harus mentraktirku. Kamu menyetirlah dengan baik. Dipersembahkan untuk delapan ratus ribu penggemarku. ♫ Semua cerita tentangmu begitu panjang ♫
♫ Aku selalu merasakan keromantisan saat itu Aku sangat peduli ♫ ♫ Beberapa ingatan itu ♫ ♫ Waktu selalu bisa menghapus luka saat muda ♫ ♫ Mengakui ceroboh tapi menolak penyesalan ♫ ♫ Faktanya ♫ Aku paling bersalah kepada adik kedua. Saat dia berusia 20 tahun, dia bilang ingin berkeliling dengan gitar di punggungnya.
Aku langsung memaharinya. Saat usia 22 tahun. Ada sebuah acara pemilihan di TV. Dia ingin mendaftar. Aku bilang kamu mendaftar, apa kamu bisa bernyanyi? Aku tidak mengizinkannya pergi. Saat berusia 24 tahun. Aku tetap tidak mengijinkannya pergi. Jika aku tidak begitu egois dan membiarkannya pergi, apakah dia sudah merasakan hidup yang dia inginkan?
Tempat apa ini? Tempat ini agak jauh. Tapi aku pernah datang sebelumnya. Di depan ada restoran yang sangat enak. Karena ikan mereka, semuanya diambil dari danau ini. Sangat segar. Suara apa ini? Tao Lun. Apakah kamu baik-baik saja? Apa kamu ingat sesuatu? Apakah aku waktu kecil pernah tenggelam di tempat ini? Kamu begini.
Tao Lun, Tao Lun. Jangan mengingatnya lagi. Kamu lihat aku. Lihat aku. Jangan pikirkan apa pun. Jangan dengarkan apa pun. Aku bawa kamu kembali. Kamu berdiri pelan-pelan. Jangan memikirkannya, lihat aku, lihat aku. Lihat aku, lihat aku. Ayo, berdiri. Ayo pergi. Ayo, ayo. Aku bernyanyi untukmu. Tao Lun. Hidungmu memiliki dua lubang. Saat kamu flu,
Ingusmu keluar. Sudah, hampir sampai Tao Lun. Tahun itu, jika Bibi Shen Xiuzhi membawamu ke taman, kemudian dia bilang akan pergi beli es krim ‘kan? Lalu meninggalkanmu di sana. Lalu kenapa kamu bisa tenggelam di danau itu? Kamu pikir, kita ini di pinggiran kota. Daerah sini pasti tidak ada taman jalanan.
Tapi jika kamu dari pusat kota. Saat itu kamu begitu kecil. Bagaimana kamu lari ke tempat yang jauh ini, benar ‘kan? Sangat aneh. Menurutmu apakah di tengah ini pasti kurang sesuatu? Kamu masih belum ingat atau semakin takut. Kurang orang apa? Tao Lun. Sangat ada kemungkinan ini. Pikirkan baik-baik. Kamu ingat-ingat. Apakah di tengahnya
Selain Bibi Shen Xiuzhi masih ada orang yang ingin mencelakaimu. Nyonya. Ketua. Cepat lihat. Tangan nyonya bergerak. Ketua. Nyonya. Tian Hua. Tian Hua. Cepat panggil dokter. Baik. Tian Hua. Tian Hua. Tian Hua, kamu sudah sadar? Dokter. Ada apa ini? Istriku merespon. Cepat. Tangan nyonya bergerak. [Tao Lun] [Zhang Min] Tangan nyonya bergerak.