【FULL】Everyone Wants to Meet You EP20【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Everyone Wants To Meet You Episode 20 Begitu Nana keluar, Liu Zhigang demi kehormatan putrinya juga harus menekan berita batalnya pernikahan ini. Kita memperoleh sebuah kesempatan yang sangat berharga. Kamu harus menyelesaikan semua masalah yang kamu buat kurun waktu ini. Lalu segera memecat perempuan itu dari perusahaan, semuanya kembali seperti awalnya.

Jika aku berkata aku tidak bersedia? Jika kamu sungguh ingin demi kebaikan perempuan itu, maka kamu seharusnya menjauhinya sejauh mungkin. Mungkin untuk sekarang kamu tidak merasa demikian, namun jika menunggu saat kamu tidak merasa demikian maka kamu tidak akan sempat menyesalinya lagi. Lagi pula dia tidaklah sendirian di dunia ini, perlukah aku menyuruh orang

Untuk memberi salam pada keluarganya? Memberi salam pada keluarga! Chi, apa yang sebenarnya terjadi dengan berita beberapa hari yang lalu? Kenapa rumor di luar sana mengatakan kamu sudah putus dengan Wenna? Apakah yang dikatakan dalam berita itu benar? Selain itu, siapa perempuan itu? Ibu. Apakah sebegitu pentingnya grup Si Hai? Kenapa? Apakah terjadi sesuatu?

Apakah anak itu sudah ditemukan? Tidak apa-apa. Hanya saja sudah hampir berhasil. Hal yang kamu nantikan selama beberapa tahun ini, asalkan aku dan Wenna… Sudah kukatakan, semakin ke sini maka semakin tidak boleh menganggap sepele. Untung saja, berita ini tidak berpengaruh terhadap pernikahan kalian. Kenapa aku tidak merasa bahagia sedikitpun?

Aku ingat kamu pernah mengatakan padaku. Sebelumnya kalian berdua adalah teman kuliah, karena kamu miskin, kamu tidak bisa mengalahkannya. Jadi kamu tidak bisa melindungi keluargamu sendiri, kita baru bisa terjatuh sampai titik sekarang ini. Sekarang grup Si Hai bisa didapatkan kapan pun. Namun kenapa aku merasa tiba saatnya nanti

Aku masih tidak bisa melindungi diriku sendiri, melindungi keluargaku, melindungi orang yang kucintai. Itu karena kamu sekarang masih dalam kendali Zhang Jingzhong. Asalkan kamu berhasil mendapatkan grup Si Hai, kamu sepenuhnya menggantikannya maka akan ada kebebasan yang sesungguhnya. Saatnya nanti, sebagai seorang ibu aku sudah bisa di hadapan publik secara resmi memanggilmu sebagai putraku.

Kamu tahu, sudah seberapa lama aku menunggu saat itu? Selama kamu merasa bahagia. Kita sekeluarga bertiga harus ada satu yang merasa bahagia. Oh ya, identitas anak itu yang kamu katakan sebelumnya apakah sudah ada perkembangan selanjutnya? Seharusnya dalam dua hari ini akan ada hasil. Kelak masalah seperti ini, kamu suruh aku lakukan saja.

Jangan libatkan dirimu sendiri ke dalamnya. Saat itu aku juga bingung sesaat, baru bisa melakukan kesalahan sebesar itu. Untung saja di tengah kesalahan ini, kamu mendapatkan kesempatan yang seharusnya memang menjadi milikmu. Ibu rela menerima hukuman, meskipun itu seumur hidup, hubungan ibu dan anak kita ini tidak bisa diterima oleh publik.

Asalkan kamu bisa dengan lancar menikahi Wenna, kamu baru bisa mendapatkan semua yang menjadi milikmu. Aku juga akan berusaha membayar semuanya pada anak itu. Meskipun kamu tidak percaya padaku, kamu tidak bisa terus menolak hakku untuk membayar semuanya. Bukankah begitu? Hutang kita ini cepat atau lambat harus dibayar. Begitu kamu menerima kabar, gunakan saja

Cara kita diam-diam komunikasi sewaktu kamu masih kecil. Beritahu aku. Kalian berdua… Bukan, kamu setidaknya bawa sandalku masuk, dingin. Ketua sungguh hebat. Bukankah hanya karena punya uang? Aku juga punya. Baik. Kamu ingin mengurungku? Lagipula bukan mengurung seumur hidup, ya sudah kurung saja. Siapa takut? Kalau memang hebat, jangan mengantar makanan.

Intinya aku juga tidak makan dan minum. Kita lihat siapa yang bisa bertahan. Mari, Manajer Zhang silahkan. Paman Zhong. Min. Teh Song nomor satu tahun ini totalnya hanya ada 1kg. Aku tidak cukup lihai hanya bisa mendapatkan 2 tael membawanya untuk Anda mencobanya. Teh Song nomor satu? Duduk. Aku selama ini pernah mendengarnya. Memang berbeda.

Kamu sebelumnya datang karena proyek perencanaan ‘kan? Begitu perencanaan ini dilaksanakan maka itu sama saja dengan mengumumkan perang melawan ayahmu. Sudah kamu pikirkan dengan baik? Sudah. Kalian berdua ayah dan anak, Jing Zhong membimbingmu dengan keras selama beberapa tahun ini tidak disangka kamu hendak meninggalkan grup Si Hai, lalu merintisnya sendiri. Jika dia sudah mengetahuinya,

Apakah akan merasa senang atau merasa sedih? Tiba saatnya nanti, maka harus merepotkan Paman Zhong. Hutangku padamu waktu itu, pasti akan kubayar di saat yang paling kamu butuhkan. Terima kasih Paman Zhong. Nyonya Wu merupakan pendukung observatori kita dalam kurun beberapa tahun ini. Orang berbakat seperti ini, kelak harus sering merekomendasikannya pada kami.

Dia merupakan anak yang spesial. Sejak pertama kali berjumpa dengannya, aku sudah menyadari hal ini. Jadi hari ini, merekomendasikannya padamu dengan tidak sopan. Terima kasih kepala observatori. Pada awalnya kedua kakak yang mengatur bisnis hotel, namun sebelumnya mereka membuat sedikit masalah. Jadi aku terpaksa melepaskan ekspedisi pengamatan di Antartika hal ini,

Pulang ke negeri asal membantu mereka mengurusnya. Saat itu aku mengira, seumur hidup mungkin tidak ada lagi kesempatan untuk melakukan hal yang aku sukai. Namun hari ini datang ke observatori, setelah melihat peralatan yang familiar ini, aku merasakan perasaan kembali ke rumah. Kapan undang aku ke hotel kalian melihat-lihat?

Kamu lihat sekarang orang-orang bersedia ke tempat penginapan merasakan pengalaman liburan yang berbeda. Aku percaya tempat kalian itu pasti dirancang dengan sangat unik. Untuk sementara masih belum. Sebenarnya, awalnya memang muncul pemikiran ini. Aku pernah mengungkitnya pada kakak, mengatakan kita bisa menyediakan teleskop yang sangat biasa untuk membuat sebuah hotel

Di mana kita bisa melihat hamparan langit bintang yang terindah. Namun pemikiran mereka sepertinya tidak terlalu sama dengan aku. Jadi, Terakhir tidak ada hal seperti ini lagi. Apakah mereka tidak setuju? Masih berusaha keras menjalankan bisnis hotel biasa yang tidak merugikan. Pemikiran yang tidak realistis dan tidak masuk akal ini untuk sementara dikesampingkan dulu.

Aku juga tidak ingin memberi mereka tekanan. Kenapa? Masih saja tidak makan sedikitpun? Tidak, bahkan air pun tidak diminum. Dasar bocah tengik, keras kepala juga. Sudah tiga hari, tidak bisa jika diteruskan seperti ini. Aku tahu. Kalian kembali dulu. Tunggu sebentar. Nana, ini aku. Aku ayah. Nana. Kak Na. Aku bawa makanan enak untukmu.

Seember ayam goreng. Nana. Nana. Untuk apa berdiri di sana? Panggil dokter. Nana! Ketua datang. Dasar anak ini. Ayah. Sekarang kamu harusnya mengerti betapa teguhnya hatiku ini. Baik. Aku menyerah. Nana, Nana! Bangunlah, bangun! Kamu jangan menakutiku, Nana! Nana. Kamu sudah bangun? Kamu sungguh mengagetkan ayah. Dasar kamu anak nakal.

Kelak tidak boleh seperti ini lagi. Kamu jangan salahkan ayah, ini semua demi kebaikan kamu. Coba kamu pikir, demi seseorang yang tidak ingin menikahi kamu memperlakukan dirimu seperti ini, sangat tidak sepadan. Ayah hanya ada satu keluarga yaitu kamu. Pernahkah kamu pikirkan perasaan ayah? Bagaimana kalau terjadi sesuatu padamu? Hendak bagaimana menyuruh ayahmu terus hidup?

Kelak tidak boleh melakukan hal bodoh seperti ini lagi, mengerti? Ayah. Kelak kamu juga jangan mengatakan agar aku meninggalkan Kak Min lagi, oke? Selama Kak Min tidak menyuruhku pergi, aku tidak akan meninggalkannya. Dia memiliki perasaan padaku, hanya saja dia dia hanya keras kepala, tidak ingin orang lain memaksanya untuk terus maju. Selain itu,

Selain itu aku begitu mencintainya dia juga pasti akan mencintaiku, memperlakukanku dengan baik. Tidak pernah melihat anak sebodoh kamu ini. Ketua Liu. Apakah Nana baik-baik saja? Dengar baik-baik, mengenai masalah sebelumnya aku anggap tidak pernah terjadi, aku tidak akan menentang pernikahan kalian lagi. Masalah bisnis aku juga akan mendiskusikannya lagi dengan ayahmu. Akan tetapi,

Seandainya karena dirimu membiarkan Nana terluka lagi, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup. Apakah kamu mendengarnya dengan jelas? Apakah Kak Min datang? Tunggu nanti waktu masuk, apa yang harus dikatakan dan dilakukan tidak perlu aku mengajarimu lagi. Tunggu sebentar. Begini Nana sudah beberapa hari tidak makan. Aku sama sekali tidak tahu harus bagaimana. Sekarang,

Hanya ada kamu yang bisa membuatnya makan sedikit. Merepotkanmu tolong bawakan ini untuknya. Terima kasih. Terima kasih. Kak Min kamu sudah datang? Nana. Mari. Mari. Minumlah sup ini. Melihatmu aku langsung kenyang. Sudah beberapa hari tidak makan. Ayo minumlah supnya. Jika tidak badanmu tidak akan sanggup menahannya. Enak. Ayo minum lagi. Aku katakan padamu,

Tadi aku katakan pada ayahku kelak tidak usah ikut campur dalam pernikahan kita, dia sudah setuju. Sungguh. Nana. Apakah perlu seperti itu? Tidak masalah. Saat aku diet, kelaparan beberapa hari juga tidak menjadi masalah. Aku hanya berpikir untuk menunjukkannya pada si pria tua itu. Dia tidak tega sesuatu terjadi padaku. Tentu saja,

Aku kali ini juga ingin agar kamu melihat keteguhan hatiku. Asalkan kita bisa bersama, aku bisa melakukan apa pun. Nana, kita memiliki kesempatan untuk lari dari pernikahan ini. Kamu sekarang berbuat demikian, sungguh tidak bisa kembali lagi. Kenapa harus kembali? Karena aku tidak sepadan. Sebenarnya aku datang mencarimu… Kak Min apakah kamu masih ingat?

Saat kecil ada sekali… Aku lari dari sisi bodyguard itu kemudian mencarimu untuk bermain, hampir saja kena culik. Saat itu jika kamu tidak muncul tiba-tiba menyelamatkanku, mungkin saja aku… bisa mati. Kemudian, jelas-jelas saat itu kamu juga seorang anak-anak, kamu berdiri di depanku melindungiku kemudian terluka karena aku. Kak Min,

Kamu Kak Min yang mengambil nyawanya sendiri memperlakukan diriku dengan baik. Aku tidak menikah denganmu, lalu dengan siapa lagi? Aku baik padamu, itu bukanlah perasaan cinta. Rasa terima kasihmu padaku itu juga bukanlah perasaan cinta. Aku tidak berharap ketidakberuntunganku juga menjadi ketidakberuntunganmu. Kamu akan menyesal nanti. Aku memahamimu Kak Min. Kamu…

Hal yang paling kamu sukai adalah kerja, karena aku mencintaimu tentu saja aku akan mendukungmu bekerja. Jadi, tidak masalah aku mengerti. Kamu mungkin sesaat merasa ragu dan bimbang. Tapi, aku percaya suatu hari nanti kamu akan mengerti. Seberapa beruntungnya kita baru bisa bertemu satu sama lain. Halo. Kamu tidak usah peduli siapa diriku.

Tidak semua wanita memiliki kesempatan untuk mengubah takdirnya sendiri. Semua tergantung apakah kamu bisa memanfaatkannya atau tidak. Kesempatan hanya ada sekali, semua tergantung pada keputusanmu. [Grup Si Hai] Kabarnya Manajer Jiang sudah menemukan saksi, selain itu orang itu berkata Luo Xi yang menjual datanya kepada dia. Sungguh ada orang seperti itu.

Namun mendengar maksud Direktur Qu, sepertinya orang itu tidak terlalu bersedia menampakkan diri untuk menjadi saksi. Jangan-jangan orang bayaran? Benar. Tamu yang informasi rahasianya bocor bagaimana reaksi mereka? Bagaimana proses perkembangan perjanjian kerja sama? Ini kamu tenang saja. Aku sudah ikuti satu per satu perkembangannya. Hanya saja, karena berhubungan dengan informasi rahasia

Maka semuanya berharap bisa mendapatkan harga lebih tinggi. Selain itu ada beberapa yang sudah direbut oleh para kompetitor. Namun kamu tenang saja, aku pasti akan menekan kerugiannya sampai angka terendah. Di mana Luo Xi? Dia mungkin lebih tragis. Dia masih datang ke perusahaan bekerja setiap hari. Hanya saja,

Manajer Jiang tidak membiarkannya melakukan pekerjaan apa pun. Cepat. Dua kata, disembunyikan dari pekerjaan. Selamat pagi. Nana, bukannya kamu sakit? Setelah kamu datang menjengukku, aku kembali energik dan bersemangat. Nana. Sekretaris Xiao. Ambil baik-baik. Kamu memindahkan barang-barang ini ke kantorku. Kamu bersiap tinggal di sini? Aku ini karena melihat kantormu terlalu… sepi dan dingin.

Jadi ingin menambahkan sedikit warna. Ambil ini. Ambil. Benar. Meja kantor sepasangku, kalian bantu aku lihat apakah meja kantor sepasangku sudah sampai. Baik. Sempurna. Aku tahu kamu ada di sini. [Grup Si Hai] Bisa tidak kita selesaikan dulu prosedur hari masuk kerjamu? Kamu sedang bekerja. Untuk apa buru-buru? Kalian ini sungguh membosankan.

Awalnya aku ingin datang lebih awal, untuk memberikan kalian kejutan. Alhasil kenapa orang di Si Hai semuanya datang begitu pagi? Yang benar saja. Bukan, kamu yang pindahkan ini semua? Ya. Aku sungguh salut padamu. Kamu merupakan karyawan pertama grup Si Hai yang membawa perabotan rumahnya kemari. Baik, ikut aku jalankan prosedurnya. Paman. Ada apa ini?

Kak Min, mulai dari hari ini, aku akan bekerja di grup Si Hai. Ini… merupakan keputusan ayahnya dan ayahmu. Dia merasa saat Na ini menikah masuk ke rumah kita, agar bisa membiarkanmu lebih sering berinteraksi, kemudian masih ada Sekretaris Xiao setiap hari lembur sampai tengah malam. Membaginya sedikit bersamanya, bukankah cukup baik?

Jadi perintah hari ini dia menjadi asisten pribadimu. Aku tidak peduli posisi apa yang ayahku aturkan untuknya, namun menjadi asisten pribadiku setidaknya harus tanyakan pendapatku dulu bukan? Paman, kamu lihat dia. Sekretaris Xiao. Ah? Lelah tidak? Tidak. Apakah pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu? Bisa. Paman, kamu lihat. Apanya bisa? Kenapa kamu sama sekali tidak mengerti?

Sebenarnya terkadang bekerja lembur terasa sedikit capek. Itu, Min, aku harus mengatakan sesuatu. Kemampuan kerja Na memang agak sedikit kurang. Namun kamu bisa membantunya dalam kehidupan sehari-hari. Sama halnya dengan orang lain yang kemampuan kerja tidak begitu baik, kamu bisa membantunya. Kamu ini, kelak dia merupakan kekasihmu. Memangnya apa yang tidak bisa kamu bantu?

Benar tidak? Paman. Pekerjaanku setiap hari sangat sibuk, aku masih harus menjadi gurunya masih harus mengajarinya, bukankah aku… Tidak, Kak Min. Aku tidak perlu kamu ajari, kemampuanku berasal dari kerja kerasku. Paman kita pergi atur dulu prosedur masuk kerja. Ayo. Ayo jalan. Sekretaris Xiao. Lelah tidak? Tidak. Tidak? Bersihkan seluruh barang ini. Paman.

Jelas-jelas kali ini aku sungguh datang ingin membantu Kak Min, kenapa dia lagi-lagi marah? Kamu bisa menikah masuk ke keluarga kami, dia bahkan tidak sempat merasa senang, untuk apa dia marah? Jika hendak mengatakan marah ini, mungkin karena latar belakang keluargamu. Karena grup Si Hai yang sekarang terlalu bergantung pada ayahmu.

Jadi aku merasa tekanan Min lebih besar. Tapi itu merupakan urusan ayahku, lalu apa hubungannya denganku? Aku sendiri ingin membantu kak Min. Kalau begitu begini saja, kelak, jika kamu menemukan kesulitan saat bekerja dengan Min, katakan pada paman. Paman akan pikirkan rencana dan strategi. Aku akan selamanya mendukungmu, sudah bisa? Benarkah, paman? Kamu sangat baik.

Li Xin, bisa tidak pinjamkan aku tip-ex? Bisa. Maaf Luo Xi. Manajer Jiang memerintah tidak boleh berbagi info apa pun denganmu. Jika aku adalah kamu, aku tidak akan datang ke sini daripada ditunjuk dan dibicarakan orang. Kalau begitu aku akan belikan kopi untuk semua. Apakah ada yang ingin minum kopi?

Kalau begitu aku putuskan sendiri saja. Manajer Zhang, ini merupakan laporan keuangan musim sebelumnya. Kamu lihatlah sebentar. Kenapa kamu kembali lagi? Aku kembali membantu Kak Min bekerja. Nona Liu, kamu tidak boleh ada di kantor ini. Kenapa aku tidak boleh ada di kantor ini? Nona Liu, kamu lihat. Kamu

Adalah Manajer umum… asisten khusus khusus Manajer umum yang spesial. Benar? Pastinya berbeda dengan levelku. Jadi, Manajer Zhang mengatur sebuah kantor yang lebih besar dan lebih indah, aku antar kamu melihatnya. Jauh tidak? Tidak begitu, di depan sana belok kanan. Lebih jauh dari kantormu, aku tidak mau.

Terlebih lagi aku memesan meja kantor sepasang, tidak mau terpisahkan. Meja kantor ini, tidak boleh diganti. Manajer Zhang sangat mudah mengenang kembali hal lama. Bukankah kamu juga tahu hal ini? Selain itu kamu lihat di dalam laci itu, semuanya itu dokumen penting. Menurutmu saat kamu mengganti meja kantor, bolak balik memindahkan filenya,

Jika saja ada dokumen yang hilang apakah Manajer Zhang akan merasa senang? Jika Manajer Zhang tidak senang, apakah kamu akan merasa senang? Masuk akal. Patut saja dia bersedia memakai dirimu, kelak aku adalah tangan kirinya, kamu adalah tangan kanannya. Kita sama-sama membantunya. Aku ingin menjadi tangan kiri, wajah bagian kiriku lebih enak dilihat. Baik.

Luo Xi. Ya? Manajer Zhang. Kenapa kamu membawa banyak barang? Aku kalah taruhan dengan rekan kerja, jadinya aku yang pergi membeli minuman. Kemana Manajer Zhang pergi? Manajer Zhang. Mau pergi ke mana? Minumannya sudah hampir jatuh. Pergi ke mana? Aku menyuruhmu datang ke grup Si Hai bukan untuk menyuruhmu datang melakukan hal ini.

Apa maksudnya bukan untuk menyuruhku melakukan hal ini? Meskipun aku tidak melakukannya di Si Hai, aku juga harus melakukannya di hotel. Aku tidak peduli apa yang kamu lakukan di hotel, namun di grup Si Hai aku tidak ingin melihatmu melakukan hal ini. Kenapa setiap kali aku hendak membantumu selalu membuatmu merasa lebih tersiksa? Kenapa?

Hanya pemikiran yang sederhana, aku ingin agar kamu bisa terus ada di sampingku, membuat semua orang merasa repot. Menurutmu, apa itu cinta? Cinta adalah sentuhan, akan tetapi menarik kembali tangannya. Justru karena itu kamu, aku baru memutuskan sesulit apa pun, aku harus menetap di sini. Aku tidak bisa pergi begitu saja

Membiarkan orang lain menyiram air kotor di badanku. Aku harus membuktikan bahwa aku tidak bersalah. Hanya dengan seperti ini, tidak akan merepotkan dirimu. Aku bawa kamu cari Sekretaris Xiao, beritahukan semua tentang informasi rahasia yang bocor itu padanya, lihat apa yang bisa dibantunya. Tiba saatnya nanti, kamu bicarakan baik-baik dengan Sekretaris Xiao. Sekretaris Xiao,

Kuserahkan Luo Xi padamu. Mengenai bocornya informasi rahasia harus diselidiki sampai akarnya. Baik. Jangan tiba saatnya nanti dijual orang lain pun tidak tahu. Nona Liu sedang menunggumu di kantormu. Apa yang kamu katakan? Luo Xi, kamu berputar ke sana dulu. Berputar, berputar. Nona Liu ada di kantormu. Dia bilang Nona Liu ada di kantormu.

Luo Xi kamu ternyata mengerti bahasa mulut juga? Kalau ada ya ada, untuk apa sembunyi-sembunyi seperti ini? Tidak bisa bicara dengan benar? Manajer Zhang, Nona Liu ada di kantormu menunggumu. Luo Xi. Kamu jelaskan detailnya pada Sekretaris Xiao. Dia akan membantumu. Nana, kenapa kamu masih belum pulang? Kak Min. Aku sudah membahasnya bersama Sekretaris Xiao,

Kelak aku adalah tangan kirimu. Nana, aku bukanlah “Yang Guo”. Lagi pula tangan kiriku tidak putus. Jika kamu adalah Yang Guo, maka aku adalah Gadis Naga Kecil -mu. Aku sudah bilang aku bukan. Aku bukan… Luo Xi, masuklah ke kantorku. Hutang kita ini cepat atau lambat harus dibayar. Begitu kamu menerima kabar, gunakan saja

Cara kita diam-diam komunikasi sewaktu kamu masih kecil. Beritahu aku. Chi. Ibu akan beritahu kamu sekali lagi, kelak saat kamu tiba di rumah sana, tidak peduli apa pun yang terjadi terutama yang ada hubungannya dengan ayah dan ibu barumu harus tulis surat kasih tahu ibu. Mengerti? Jika tidak tahu cara tulis

Pakai pinyin (ejaan) yang diajarkan ibu padamu atau gambaran. Ibu sudah mempersiapkan amplop suratnya untukmu. Di atasnya alamat penerima, merupakan kedai makan ini. Selama kamu menaruh surat yang sudah ditulis ke dalam, lalu menempelnya dengan erat kemudian lempar ke dalam kotak pos saja. Mengerti? Mengerti, bu. Pandai. Kak Yi, lama tidak jumpa. Lama tidak jumpa.

Aku tahu kamu akan kemari dalam dua hari ini. Beberapa hari lalu menerima sebuah paket dari Anda, aku hampir saja mengira sudah menembus dimensi waktu. Orang rumah semuanya sudah ke luar negeri. Bicara tentang hal dulu rasanya ingin mencoba kembali komunikasi zaman dahulu melalui surat. Kamu sungguh orang yang suka mengenang masa dulu.

Tunggu sebentar, aku berikan paketnya pada Anda. Terima kasih. Mari. Terima kasih. Sama-sama.