【FULL】Everyone Wants to Meet You EP13【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Everyone Wants To Meet You Episode 13 Xi, bos besarmu ini cukup senggang juga. Tengah malam begini mengunjungi rumah karyawan wanita perusahaannya sendiri. Apakah cocok? Luo Xi. Apakah ini adalah pilihanmu? Kenapa tidak peduli bagaimanapun kehidupanmu sepertinya lebih beruntung daripada aku? Apa yang kamu katakan? Xi, kamu tidak apa-apa ‘kan? Xi.
Tidak apa-apa. Baguslah kalau tidak apa-apa. Jangan-jangan orang itu lagi-lagi sakit kepala dan tidak bisa tidur? Dia tidak bisa tidur, apa urusannya denganku? Jika Tuhan memberikanmu sebuah kesempatan untuk memilih. Kesempatan apa? Satu kesempatan untuk tidak lagi merasa takut, satu kesempatan untuk mencintai yang ingin dicintai. Selain itu, sebenarnya apa maksudnya? Apa maksudnya?
Ulangi sekali lagi untuk Manajer Zhang. Bagaimana bisa memastikan bahwa ini adalah kasus pencurian? Tamu kehilangan cincin senilai 500 ribu RMB, kemudian dia juga sangat yakin meletakkannya di dalam tas wanita ini. Selain itu tas wanita ini tercampur hanya pada saat bertabrakkan dengan orang, jadi kita curiga bahwa ini adalah kasus pencurian berencana.
Sekarang harus mengurusnya dengan lapor polisi. Sudah memastikannya? Sudah memastikannya. Cincin tamu dibeli di pusat perbelanjaan tempat kita. Setelah membelinya, sepanjang perjalanan sudah direkam oleh CCTV. Apakah sudah cari di koridor dan lift? Di waktu pertama sudah mencarinya. Awalnya tamu hendak langsung melapor pada polisi, namun karena Sekretaris Xiao memohonnya baru membiarkan kita lakukan pemeriksaan.
Manajer Zhang, masalah ini berkaitan dengan Luo Xi. Sekarang kita harus bagaimana? Hentikan dulu stand festival makanan mereka untuk sementara, kemudian lakukan penyelidikan. Jika tamu hendak melapor polisi, kita akan sepenuhnya bekerja sama. Siapa Zhou Mo? Aku kakaknya. Ada masalah apa katakan saja padaku. Kamu terjerat kasus pelaporan tamu hotel.
Silakan hentikan dulu kios mu kemudian ikuti kami melakukan pemeriksaan. Laporan apa? Laporan apa? Ada tamu yang melapor bahwa kamu mencuri perhiasan mutiara. Bagaimana mungkin? Kakakku tidak mungkin melakukan hal seperti itu. Pasti ada kesalahpahaman di dalamnya. Aku dari departemen penjualan, kita adalah rekan kerja bicarakan semuanya dengan baik-baik.
Kalau memang rekan kerja, maka tolong kerja samanya dalam melakukan pemeriksaan. Siapa ide dari pemeriksaan masalah ini? Manajer Zhang. Kak, kamu jangan panik. Aku akan pergi mencarinya. [Hotel You An] Tolong kamu ikut kami pergi. Luo Xi. Luo Xi. Mau apa kamu? Aku mencari Manajer Zhang. Aku tahu kamu mencari Manajer Zhang. Dia sedang bekerja.
Aku ada urusan mencarinya. Dia sedang bekerja. Aku saja tidak bisa masuk. Luo Xi. Manajer Zhang. Jangan, jangan. Kakakku sama sekali bukanlah pencuri. Jika kakakmu bukan pencuri, maka pemeriksaan akan membuktikan dia tidak bersalah. Dia sama sekali tidak melakukan hal ini. Kenapa harus memfitnahnya? Sekarang hasil pemeriksaan belum keluar,
Tidak ada yang memfitnah kakakmu sebagai seorang pencuri. Hentikan kiosnya juga hanyalah prosedur pada umumnya. Namun dia sama sekali bukanlah pencuri. Selama ini tidak ada karyawan yang bisa masuk sesuka hati ruanganku, sekretaris Xiao pun tidak bisa menghentikanmu. Apakah kamu terlalu menganggap dirimu ini spesial? Nona Luo. Maaf. Karena hal ini menyeret keluarga,
Jadi agak sedikit panik. Kelak tidak akan terjadi hal seperti ini. Aku hampir saja lupa. Di dunia ini hanya ada Nona Luo yang mengerti apa yang disebut keluarga. Masih ada hal lainnya? Nona Luo, bagaimana kalau kita keluar dulu? Keluar dulu. [Pusat kebugaran, Ruang baca Tempat biliard, Ruang serbaguna, Ruang catur] Halo, Tao Lun.
Aku tadi mendengar keseluruhannya dari Kakak pertama, [Ruang serbaguna Ruang catur] kamu jangan panik dulu. Sekarang kamu ada di mana? Aku masih mencari cincinnya. Pasti ada di suatu sudut. Namun sekarang aku harus pergi bekerja. Bagaimana ini? Baik. Kamu jangan panik dulu, aku akan segera ke sana. Aku tidak bicara denganmu dulu.
Halo, permisi kamu mencari siapa? Aku mencari Luo Xi dari departemen penjualan. Kalau begitu tunjukkan kartu identitasmu dan registrasi di sini. Identitas diri apa? Kartu tanda pendudukmu. Aku tidak membawanya. Ada sedikit hal darurat, boleh tidak biarkan aku masuk dulu? Awalnya bukankah tamu itu mengatakan Zhou Mo sudah memperhatikannya sejak saat dia membeli cincin?
Manajer Zhang, apakah kamu menyadari sebaliknya tamu ini yang terus memperhatikan Zhou Mo? Catatan nota toko perhiasan mutiara menunjukkan tamu itu membeli cincin itu pada jam 11:15. Namun dari video Lisa, antara jam 11 sampai setengah 12, Zhou Mo sama sekali tidak pernah meninggalkan stand makanannya. Jadi apa yang dikatakannya ini sama sekali tidak berdasar.
Namun kenapa ada orang mencelakai keluarga Nona Luo? Selain itu di resort kita. Benar. Itu sudah pasti arahan dari bagian internal. Apa? Bagian internal? Apakah tamu itu sudah melapor polisi? Belum. Orang dari departemen pelayanan kita sedang menenangkannya di kamar. Namun dia tetap tidak mau menyerah. Bersikeras konfrontasi dengan Zhou Mo.
Kalau begitu kita gantikan dia lapor polisi. Kemudian bawa dia kemari menemuiku. Baik. Dengar-dengar kakakmu mencuri cincin orang lain, meskipun kekurangan uang juga tidak boleh berbuat seperti itu. Aneh sekali. Hal yang tidak berdasarkan bukti dan kesimpulan ini bagaimana Nona Liu bisa mengetahuinya? Aku ini calon istri dari atasan grup Si Hai,
Memangnya ada hal apa di Grup Si Hai yang tidak bisa kuketahui? Baik. Kalau begitu katakan, bagaimana kamu hendak membantu kita? Uang aku yang bayar. Segera suruh kakakmu beli cincin menggantinya kepada tamu. Jika tamunya melapor polisi barang yang begitu berharga seperti ini mungkin saja harus masuk penjara.
Jika kita hari ini sungguh menerima cek ini bukankah berarti kita mengakui kasus pencurian ini? Kamu yang merencanakan semua ini ‘kan? Atau Zhang Min yang mengaturmu kemari? Atau sebenarnya Nona Liu tahu identitas sebenarnya dari pemilik cincin yang hilang ini. Bahkan tahu sebenarnya ada di mana cincin ini? Baiklah jikalau kamu begitu blak-blakan,
Maka aku akan langsung katakan saja. Segera suruh Luo Xi-mu meninggalkan grup Si Hai, meninggalkan Kak Min-ku, pada dasarnya itu bukanlah tempat bagi kalian untuk muncul. Kalau begitu permisi, apakah Zhang Min tahu hal ini? Kamu jangan sampai memberitahu Kak Min. Bukan, aku bilang kamu ini kenapa kamu tidak mengerti juga?
Kamu lihat, aku keluar uang. Pertama, membantu menyelesaikan masalah genting kakakmu. Kedua, agar Luo Xi meninggalkan Kak Min. Lalu apa yang tidak baik? Tujuan kita berdua seharusnya itu sama. Menurutmu tujuan kita sama karena kamu sama sekali tidak memahami Xi. Masalah genting Xi sekarang adalah kakak keduanya difitnah melakukan hal yang tidak dilakukannya. Kamu ini,
Ingin mengancam orang lain, bahkan kamu sendiri tidak tahu apa kelemahan orang itu. [Cek] Dasar. Bukan, kalau begitu kamu adalah orang yang paling memahaminya. Begini kamu beritahu aku kelemahannya bukankah aku sudah bisa mengetahuinya? Tao Lun. Aku tidak akan melepaskan kesempatan bekerja sama denganmu. Ke mana kamu pergi? Kita harus bekerja sama
Memisahkan Luo Xi dan Kak Min. Tao Lun! Halo, paman. Ide yang kamu berikan sedikitpun tidak berguna. Aku hampir saja ketahuan. Menurutmu, orang itu tidak akan beritahu Kak Min bukan? Jika Kak Min tahu apakah dia akan marah denganku lagi? Tenang saja. Meskipun dia menyalahkan juga tidak akan menyalahkan dirimu. Baiklah kalau begitu. Manajer Zhang.
Kalian berdua keluar dulu. Ayo. Bagaimana? Sudah siap? Sudah. Persilakan dia masuk. Baik. Apalagi yang harus dilihat? Bukankah sudah melihat berulang kali? Halo Nona Sun. Aku manajer umum grup Si Hai, Zhang Min. Sungguh maaf, cincinmu hilang di hotel kami. Jadi kapan baru bisa menangkap pencuri itu? Dengar-dengar dari satpam, adik perempuan pencuri itu
Merupakan karyawan grup Si Hai kalian. Ini juga terlalu menakutkan. Sungguh tidak tahu apakah mereka ada bekerja sama atau tidak. Karyawan ini harus dipecat. Sangat tidak beruntung, karyawan ini direkrut sendiri olehku. Terhadap karakter dan kepribadiannya aku memahaminya dengan sangat baik. Apa maksudmu ini? Memangnya kamu hendak bilang aku sedang berbohong? Nona Sun.
Anda jangan emosi dulu. Karena grup Si Hai kita kerja sama yang bisa dilakukan untuk proses penyelidikan sudah kita lakukan. Jadi, kita bersiap akan menyerahkan kasus ini kepada lembaga kehakiman. Aku tidak bilang hendak lapor polisi. Melaporkannya pada polisi adalah permintaan grup kita. Aku juga tidak perlu lapor polisi. Kalau begitu,
Ada satu barang yang hendak kami perlihatkan pada dirimu. Silahkan. Apa yang bagus dari ini? Nona Sun. Dengan sengaja mendekati pelayan stand makanan kita, apa yang dikatakan Nona Sun kepada kita tidak begitu sama. Tanpa adanya bukti, Nona Sun langsung menunjuk dan menuduh keluarga dari karyawan kita mencuri cincin Anda. Karyawan grup Si Hai kita
Tidak mungkin menanggung tuduhan ini. Jadi, kita memutuskan akan tetap lapor polisi agar polisi bisa memeriksanya. Sungguh sulit mengatakan hal ini pada kalian. Aku keluar sebentar untuk menelepon. Meskipun kamu menelepon orang yang memerintahmu di balik layar, sekarang dia juga tidak bisa menyelamatkanmu. Kalau begitu katakan, kamu hendak bagaimana? Nona Sun. Serahkan cincinnya.
Katakan cincinnya sudah ketemu. Dengan begini semuanya akan baik-baik saja. Jika Nona Sun tidak bersedia, maka lapor polisi saja. Kamu yakin jika cincin sudah ketemu kita tidak mengungkit masalah ini lagi? Ya. Kenapa kamu harus terus menganggu Xi seperti ini? Masalah di antara aku dengannya meskipun sudah berakhir
Juga tidak perlu ada orang yang ikut campur tangan di dalamnya. Bukan aku hendak ikut campur tangan, aku hanya tidak ingin melihat Xi sepanjang hari kesulitan terjepit di antara hubungan pria dan wanita ini. Kamu sudah bertunangan, semuanya sudah berakhir. Kemudian, berani tidak kamu menyuruh Xi memutuskan sendiri
Apakah ingin tetap lanjut tinggal di tempat seperti ini? Di antara aku dengannya hanya tersisa satu hal yang belum diselesaikan. Apa itu? Kamu. Kenapa terus mengatakan hal yang tak dimengerti. Xi pernah memintaku membantumu mencari orangtua kandungmu. Aku mohon padamu, jangan jadikan aku sebagai alasan untuk mendekati Xi, oke?
Bukankah selama ini kamu ingin sekali menemukan orangtua kandungmu? Aku memang ingin sekali menemukannya, namun itu merupakan urusanku sendiri. Tidak peduli apakah aku menemukannya atau tidak. Ataupun menemukan siapa mereka sebenarnya. Semua ini tidak akan mempengaruhi kehidupanku yang sekarang ini. Apakah dia masih baik-baik saja? Dia yang dimaksud Ketua ini apakah itu Nyonya Shen Xiuzhi?
Jika ketua baik-baik saja, maka dia juga akan baik-baik saja. Bersulang. Mari makan. Hari ini, untungnya ada Xi. Aku yang mencurinya. Aku yang mencuri hati Linlin. Xi. Biasanya kamu bahkan selalu meletakkan barang sampai tak bisa ditemukan, kenapa bisa menemukan barang sekecil ini? Hari ini aku hampir putus asa, kamu tahu?
Berbaring di atas lantai itu mataku langsung terbelalak. Apa yang dilihat semuanya sedang bersinar. TIba-tiba Tao Lun menyuruhku mengangkat kepala dan lihat, lalu cincin itu pun ada di sana. Terima kasih Tao Lun. Kalau begitu, ada setengah merupakan jasa dari Tao Lun. Berharap kelak saat aku memanggil namamu, bisa membawakan keberuntungan untukmu. Baik.
Ini sudah benar. Tao Lun. Tolong lain kali sering-sering panggil namaku juga. Aku juga berharap ada keberuntungan. Namun kamu sudah memiliki keberuntungan ganda dari Kakak pertama dan kedua. Memangnya itu bisa sama? Linlin, Linlin, Linlin. Linlin, Linlin, Linlin. Aku yang mencuri hatimu. Hatiku sejak detik ini berhenti berdetak. Bersulang. Baik. Mari, minum. Ayo minum.
Aku membawanya ke Taman Jie Xin, aku langsung menyesalinya. Namun saat aku kembali mencarinya dia sudah menghilang. Apakah sekarang ayahmu sudah tahu? [Tujuan akhir, taman Jie Xin, 27 menit] [Informasi Tao Lun] Ada apa? Ketua sudah mengizinkanmu keluar rumah? Semuanya teman lama, tidak perlu memanggil ketua. Kamu juga seharusnya keluar jalan-jalan.
Jangan terus berdiam di rumah. Oh ya, sebelumnya melihat tunangan Min cantik juga pengertian, latar belakang keluarganya juga begitu bagus. Min anakmu sungguh sangat beruntung. Kamu ini, tidak usah begitu khawatir lagi. Kenapa? Menantu sebaik itu, masih tidak puas? Aku pikir dia seharusnya mencari perempuan yang disukainya. Aku juga tidak tahu kenapa
Terakhir dia tidak pernah mengungkitnya. Memangnya masih ada gadis mana yang lebih baik daripada Wenna. Kamu jangan salahkan wawasanku sedikit. Wenna sungguh merupakan gadis terbaik yang pernah kutemui. Aku merasa hanya dia yang sepadan dengan putramu. Si tampan dengan si cantik, sungguh pasangan yang sempurna. Asalkan Min suka,
Aku sudah pasti sepenuhnya merasa puas dengan Wenna. Namun Jing Zhong, sedari Min kecil sudah sangat keras padanya. Ini tidak boleh, itu juga tidak boleh. Dia sudah terbiasa mengikuti aturan dari kecil, namun ada saatnya aku berpikir pernikahan hal sebesar ini jika tidak mencari seorang perempuan yang disukainya,
Aku takut kelak Min akan merasa tidak bahagia. Bagaimana mungkin? Kamu lihat, terkadang anak ini tidak mengerti melewatkan gadis sebaik ini. Bahkan aku orang luar saja merasa sangat disayangkan. Lagi pula, apa itu cinta? Tidak peduli seberapa cinta setelah menikahinya masuk ke dalam rumah, beberapa tahun kemudian begitu sudah biasa juga tidak akan cinta lagi.
Lebih baik mencari seseorang yang memberi keuntungan untuk diri sendiri dan keluarga. Namun jika memang tidak cinta, lupakan saja tidak bicara tentang ini lagi. Jangan terus bicarakan tentang diriku. Ceritalah tentang dirimu. Kita berdua sudah berjumpa beberapa kali, kamu tidak pernah bercerita padaku mengenai keadaanmu akhir ini. Bagaimana dengan suami dan anakmu?
Aku sudah lama bercerai. Hidup sendirian. Maaf. Aku… Tidak masalah. Lalu apakah punya anak? Ada. Aku memiliki seorang putra. Demi dia, aku pun tidak menikah lagi. Nasib anakku tidak begitu baik, memiliki ibu yang tidak bisa membantunya apa pun. Segala hal harus mengandalkan diri sendiri untuk meraihnya. Anak dan cucu memiliki rezekinya masing-masing.
Jangan terlalu khawatir lagi. Kita ini cukup menjaga kesehatan masing-masing. Tidak menambah beban mereka. Bagaimana kalau malam ini datang ke rumah kita untuk makan bersama? Tidak. Aku sudah ada janji dengan orang lain. Kamu juga pulanglah lebih awal. Aku lihat ketua cukup peduli padamu. Mulai lagi.
Kalau begitu aku suruh supir antar kamu pulang terlebih dahulu. Tidak perlu. Aku pesan mobil saja. Baiklah. Kalau begitu aku tidak akan memaksamu lagi. Namun, jika kelak ada kesempatan putramu kembali, bawa dia kemari biarkan aku melihatnya. Lagi pula, umurnya dengan Min tidak beda jauh mungkin mereka masih bisa menjadi teman. Baik.
Jika ada kesempatan kita akan cari waktunya. Manajer Jiang, apakah ada urusan mencariku? Luo Xi, apalagi yang kamu lakukan? Kita ini seperti main petak umpet saja, setiap kali mencarimu selalu saja tidak ketemu. Aku lihat tanaman di kantor hampir mati, jadi mencari rekan dari bagian holtikultura untuk memindahkannya ke dalam halaman. Kenapa?
Bagian holtikultura memberimu gaji juga? Kamu jangan setiap harinya begitu sibuk seperti mengejar pasar pagi saja, lakukan saja pekerjaanmu sendiri. Baiklah. Manajer Zhang. Kenapa Anda datang? Anda meneleponku saja, betapa efisiennya bila aku mencari Anda. Kebetulan aku lewat sini. Berikan padaku laporan penjualan bulan lalu. Baik. Manajer Zhang. Luo Xi. Luo Xi. Kopi. Tidak perlu.
Aku membawanya. Manajer Zhang. Kelak Anda meneleponku, aku akan langsung mengantarkannya pada Anda. Ada apa, Luo Xi? Sudah datang begitu lama kenapa sedikit wawasan pun tidak ada? Kesempatan yang sangat bagus. Dua file, bagian atas fotokopi bagian bawahnya hancurkan. Bagian atas fotokopi bagian bawah hancurkan, benar? Pandai sekali. Bagian atas fotokopi, bagian bawah hancurkan.
Jangan sembarangan lihat itu semua bersifat rahasia. Pergilah. Luo Xi, bawakan kopi untukku. Baik. Seharusnya tidak ada masalah lagi. Di sini. Luo Xi. Kenapa bisa kamu? Bukankah kamu bilang sudah tidak bekerja di grup Si Hai lagi? Kalian saling kenal? Tidak, tidak. Pernah jumpa sekali. Dia merupakan rekan kerja bagian hortikultura hotel kita.
Namanya Zhang Chao. Halo. Halo. Akhir ini padang rumput hotel kita selalu saja menguning, sudah mencoba banyak sekali cara namun masih saja tidak berubah. Bukankah kamu belajar tentang tanaman? Apakah ada cara lainnya? Sebentar lagi pimpinan akan datang memeriksa, jika tidak ketemu alasannya maka total performa keseluruhan departemen perkebunan akan dipotong.
Bagaimana kalau kamu bantu aku memeriksanya? Baik, tidak masalah. Tapi, ini… Aku bantu kamu lakukan saja. Baik. Kamu lihat ini, ini harus dihancurkan kemudian yang di atas meja itu harus difotokopi, masih belum siap. Sudah merepotkanmu. Baik. Terima kasih. – Kalau begitu ayo pergi. – Sampai jumpa. Paman Zhong. Duduk. Paman Zhong.
Anda tidak ikut rapat dewan, jadi aku yang datang mencari Anda. Kamu juga tahu aku selama ini tidak suka gaya ayahmu dalam melakukan sesuatu, jadi aku juga malas ikut rapat dewan. Jika ada masalah, tidak masalah untuk mengatakannya aku akan mempertimbangkannya dengan serius. Mari. Teh bagus. Saat masuk ke mulut hambar dan polos,
Setelah meminumnya baru terasa manisnya. Pas. Dasar bocah, seleramu sangat tinggi. Paman Zhong. Kali ini aku datang mencari Anda adalah karena aku membuat sebuah proyek perencanaan. Metode bisnis dan analisis keuangan sudah siap. Ini adalah hal yang selama ini ingin sekali kulakukan namun aku ada di grup Si Hai tidak bisa memisahkan diri.
Namun akhir ini aku juga mengerti langit-langit bisnis hotel tradisional ada di sana. Jika tidak mengejar gebrakan maka akan sangat sulit memutar balik. Paman Zhong hendak memberitahu kamu dunia luar sana memang menarik namun begitu berdiri sendiri, mendirikan usaha sendiri, kita tahu sendiri manis dan pahitnya.
Hal ini seharusnya kamu jauh lebih mengerti daripada orang lain. Hal yang dikatakan paman Zhong ini dalam hati aku sangat memahaminya. Rencana ini, apakah ayahmu mengetahuinya? Tidak. Juga tidak berencana membiarkannya tahu. Linlin. Apa? Dandananmu hari ini begitu cantik, ke mana kamu akan pergi? Perjodohan. Apa katamu? Perjodohan? Tidak bisa. Kamu tidak boleh pergi perjodohan.
Aku, aku tidak setuju. Kamu, kamu apa? Memangnya perlu persetujuan darimu untuk ikut perjodohan? Ada sepatah kata yang sangat bagus, jika sudah lama berhubungan, tampang sebenarnya akan ketahuan, bukankah begitu? Lalu biasanya bagaimana kakak pertama memperlakukanmu? Memangnya dalam hati kamu masih tidak paham? Sudah begitu lama, kenapa kamu masih saja begitu… Linlin.
Aku sudah melihat tampang sebenarnya akhir ini bukankah kamu dan kakak kedua juga bersikap dingin serta tidak peduli padaku? Kalau jarak menciptakan hal indah maka kita terus saja menarik sedikit jarak. Jangan mempengaruhi aku mencari pasar baru di luar, benar tidak? Bukan Linlin kamu jangan pergi. Aku mohon padamu.
– Menyebalkan sekali. – Kamu jangan pergi. Untuk apa kamu ikut perjodohan? – Kenapa kamu begitu cerewet? – Jangan pergi. Kamu cari siapa? Apakah Tao Lun ada? Tao Lun ada yang datang mencarimu. Kenapa lagi-lagi kamu? Apakah kamu ini ikan emas? Hanya ada ingatan 7 detik.
Bukankah aku sudah bilang aku tidak akan melepaskan kesempatan kerja sama denganmu. Kamu, kamu mau ke mana? Aku atau dia lebih cantik? Kamu lebih cantik. Jangan pergi, jangan. Nona Liu. Kamu sudah tunangan, juga sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan kenapa masih ingin bekerja sama denganku?
Luo Xi itu terus saja menempel di sisi Kak Min, aku tidak tenang. Kemudian kamu lihat dirimu. Meskipun sedikit buruk dibandingkan Kak Min namun juga tidak buruk. Jadi aku merasa kamu lumayan cocok juga dengan Luo Xi. Kamu segera mengejarnya, maka dia tidak perlu lagi menempel di sisi Kak Min.
Kemudian kita berdua sudah bisa merasa tenang. Bukankah begitu? Terima kasih begitu mengkhawatirkan diriku. Kalau begitu kukatakan padamu satu hal, jika memang milikku maka tidak akan lari ke mana-mana. Namun jika memang bukan milikku, juga tidak ada gunanya untuk mengejar. Jangan mengatakan hal yang tidak realistis seperti itu. Aku tanya padamu, apa rencanamu ke depannya?
Aku berencana mengoperasikan kawasan penginapan ini dengan baik. Meskipun tidak bisa melakukannya sampai sebesar grup Si Hai kalian, namun aku merasa selama satu keluarga ada di sini bisa hidup dengan gembira, aku sudah merasa sangat senang. Namun aku tidak menanyakan kamu hal ini. Aku bertanya tentang perasaanmu. Aku ingin bertanya padamu
Apakah Luo Xi ada di dalam rencana masa depanmu? Jika kamu menyukai seseorang namun yang disukainya adalah orang lain, apa yang akan kamu lakukan? Aku tentu saja akan pergi merebutnya. Jika tidak coba bagaimana bisa tahu aku tidak bisa? Inilah titik perbedaan antara aku dan kamu. Aku berharap Luo Xi bisa merasa bahagia,
Meskipun dia terluka aku berharap dia bisa membalikkan kepalanya, selamanya bisa melihat bahwa aku ada di belakangnya. Obrolan macam apa ini? Dia bahkan merekamnya. Kalian diam-diam sedang mendengar apa? Kenapa kamu begitu payah? Kamu menyukai seseorang, tidak mengejarnya malah berdiri di belakangnya. Jika menyukai seseorang maka harus lari ke hadapannya agar dia bisa melihatnya.
Kamu tidak maju lalu bagaimana dia bisa melihatmu? Dia tahu perasaanku padanya, jadi aku menghormatinya. Sementara kamu, itu sama sekali tidak bisa disebut cinta. Itu namanya pemaksaan. Pemaksaan? Namun setidaknya aku berhasil. Sekarang Kak Min sendiri mengatakannya padaku dia akan menikahiku. Mengatakan diriku, lalu bagaimana dengan kamu? Kamulah yang begitu. Palsu dan lemah.
Kurangi rasa terharumu itu. Kamu hanya takut tidak akan bisa mengejarnya. Tiba saatnya nanti ketika tidak bersama dengan Kak Min, juga tidak akan menyukaimu. Kurangi menipu diri sendiri. Entah apa itu cinta sejati, rasa hormat, intinya hanya satu kata penakut. Bukankah kamu suka di belakang orang? Lalu sekarang untuk apa kamu di depan menghalangiku? Permisi.
Sudah keluar, ayo. Kakak memahamimu. Nona Liu, orang ini sedikit kasar. Namun aku merasa ada satu inti darinya hari ini. Kakak pertama, apakah mungkin ada masalah dengan diriku? Ada masalah apa memangnya? Dia punya uang, apa yang dikatakan orang kaya selalu benar. Ayo. Maaf. Bukan karena aku kaya maka apa yang kukatakan itu benar.
Melainkan aku tidak pernah melewatkan apa pun, oleh karena itu aku kaya. Tahukah kalian kenapa selalu saja tidak punya uang? Itu karena kalian selalu saja melakukan hal yang salah, mencintai orang yang salah, bekerja sama dengan orang yang salah, bahkan dilahirkan di tempat yang salah. – Apa yang kamu katakan? – Kak, kak. Tidak apa.
Perkataanmu ini sudah kelewatan.