【FULL】Everyone Wants to Meet You EP2【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] Everyone Wants To Meet You Episode 2 Sedang sibuk urusan pameran kelulusan? Jangan bicarakan pameran kelulusan lagi. Kepalaku sudah sakit sekali. Jangan pikirkan lagi. Bagaimanapun aku sudah ada di sini. Lalu bagaimana dengan urusan sekolahmu? Profesor meliburkanku selama dua minggu. Jadi aku bisa menemanimu di sini. Benarkah? Hal sepenting pameran kelulusan
Aku sudah pasti harus ada. Baik. Meskipun halaman ini milikmu, tapi rumah ini milikku. Membawa pacar kemari sesuka hatimu sudah tanyakan pendapatku sebagai majikan rumah ini? Di sini tidak ada sisa kamar lagi untuk pacarmu tinggal. Hampir saja lupa, kalian berdua bisa tinggal di kamar yang sama. Apa urusannya denganmu? Lagi pula, ini merupakan areaku.
Siapa yang ingin kubiarkan berdiri di sini baru bisa berdiri di sini. Areamu ada di kebun anggur. Halo. Area ini… Namaku Tao Lun. Aku kemari untuk menemani Xi membuat pameran kelulusannya. Permisi, kalian ini… Siapa dia, itu sama sekali tidak penting. Tampaknya dalam halaman ini, hal yang harus dibersihkan semakin banyak saja. Aku katakan padamu,
Berkat seseorang pameran kelulusanku hampir saja dibatalkan. Kenapa? Aku akan bicarakan lagi di sekolah nanti, ayo jalan. Tidak boleh pergi. Masalah mengenai warisan masih belum diselesaikan. Itu dialogku. Katakanlah. Masalah mengenai warisan masih belum diselesaikan, jangan harap pergi ke manap un. Aku tetap akan pergi. Xi, aku masih belum ambil koperku.
Nanti ambil lagi setelah kembali. Manajer Zhang. Tadi Ketua Dewan menelepon agar kita segera menyelesaikan urusan di sini kemudian kembali ke negara asal. Sepertinya ada sedikit masalah dengan Dubai. Sekarang jadwal kita sudah tertunda. Hebat sekali. Ini merupakan lipatan bintang tersulit yang pernah kulihat. Pelan sedikit melipatnya, biarkan aku juga mempelajarinya.
Tunggu saat senggang, aku akan mengajarimu lagi. Baik. Ngomong-ngomong pameran kelulusan itu apa yang sebenarnya terjadi? Aku merasa orang ini paranoid. Bagaimana mengatakannya? Aku sama sekali tidak bisa bayangkan dia merupakan Congcong yang diceritakan Kakek Wu. Wajah orang ini sepenuhnya tertulis ada masalah dengan kepribadianku, tidak bersahabat dan tidak ramah. Lalu apakah wajahmu tertulis
Bertingkah tidak masuk akal, ngeyel dan keras kepala? Untuk apa kamu kemari lagi? Prancis adalah negara yang romantis dan bebas. Aku bisa pergi ke tempat mana pun yang kuinginkan. Apakah kalian baik-baik saja? Halo. Apakah temanmu hendak memesan yang lainnya? Dia sudah cukup. Sama dengannya. Bagus sekali. Sebenarnya kamu hendak mengikutiku sampai kapan?
Apakah tidak ada yang mengajarimu tidak boleh bicara saat makan? Lalu apakah ada orang yang mengajarimu tidak boleh menganggu orang saat sedang makan? Xi, kamu lihat di sana. Apa? Kamu lihat pria botak yang memakai pakaian kulit itu, bukankah ada tahi lalat di wajahnya? Sayang sekali kurang satu.
Jika ada lebih satu, maka akan terbentuk rasi cassiopeia. Kamu lagi-lagi seperti ini. Lihat, aku susun untukmu. Rasi cassiopeia… Kamu susun di sini saja. Jangan sampai seperti saat kecil, menggambar tahi lalat lainnya di wajah orang lain. Apakah kamu masih ingat saat kecil di panti asuhan
Kamu mengambil pensil menggambar rasi bintang di atas wajah kepala panti? Lalu akhirnya dihukum. Hal itu sudah sangat lama terjadi. Saat itu masih kecil, tidak mengerti apa pun. Pengendalian diri sekarang sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya. Baguslah kalau begitu. Kalau begitu kamu jangan melihatnya lagi. Ayo cepat makan. Kamu lihat lagi-lagi mengotorinya. Cepat bersihkan.
Cepat cepat sana. Kalau begitu kalian berdua… Pergilah, tenang saja. Aku anggap dia sebagai udara. Ternyata kalian berdua tumbuh bersama di panti asuhan saat masih kecil. Mengetahui kita adalah yatim piatu saat merebut kebun anggur tidak tahu melunakkan sedikit hati? Sejak kapan menjadi kebun anggurmu? Itu merupakan peninggalan Kakek Wu padaku.
Kalian tidak dekat tidak sedarah, untuk apa dia meninggalkannya untukmu? Juga masih lebih baik dibandingkan dengan orang sepertimu. Jangan bicara denganku. Aku adalah udara. Udara di Prancis sangat bagus. Sebenarnya apa gunanya kunci ini? Setiap hari kamu gantung di lehermu, seperti buah hati saja. Beritahu padaku. Kakek Wu pernah mengatakan hanya kamu yang bisa membukanya.
Kamu bahkan tidak mengingatnya, bagaimana aku bisa tahu? Udara. Xi, Xi, sudah kenyang belum? Masih belum. Ayo, tidak ada waktu lagi. Cepat sedikit. Tidak mungkin. Kamu lagi-lagi… Tao Lun. Di mana temanmu? Sini, sini. Tao Lun. Kamu merasa bicaraku padamu sangat canggung benar? Jika kamu tidak serahkan temanmu keluar, maka aku akan beri kamu pelajaran.
Cepat pergi. Semuanya kejar. Untuk apa membawaku lari? Lagi pula aku bukan satu kelompok dengan kalian. Apakah sekarang waktunya untuk berdebat? Kita berdua masih tidak seperti satu kelompok? Ayo berbalik. Cepat kemari. Berhenti. Cepat jalan. Berhenti. Tunggu. Ke sini. Cepat. Jangan merepotkanku lagi, oke? Bukankah karena aku mengkhawatirkanmu? Tidak punya hati nurani. Tao Lun. Xi.
Kenapa kamu ada di sini? Aku sudah begitu lama mencarimu. Kamu sendiri yang duluan lari. Aku pergi mencarinya. Kalian berdua… Ke mana kamu pergi? Berhenti. Lari. Naik, naik. Sekarang kamu bisa apa? Sampai jumpa. Sampai jumpa. Kamu sudah lihat ekspresi orang itu tadi? Aku hampir tertawa sampai mati. Namun kamu kelak harus kendalikan tanganmu.
Selalu saja terjadi sesuatu. Kendalikan tanganku? Siapa yang kendalikan? Kamu? Memangnya kamu tahu bagaimana mengendalikannya? Kamu seperti ini. Kamu genggam seperti ini saja, maka aku tidak akan lari. Membosankan. Untuk apa selalu memasang tampang wajah dingin seperti itu? Apakah tidak merasa lucu? Melihatmu aku tidak bisa tersenyum. Kamu lihat itu. Kenapa dia tidak bergerak?
Masukkan uang, begitu ada uang dia akan bergerak. Harus masukkan uang ya? Apakah kamu punya uang receh? Tidak ada. Bukankah kamu punya seratus? Ini seratus euro. Terus kenapa? Seisi pabrik anggur ini milikmu. Jangan pelit sekali. Dia sudah gerak. Tidak bergerak lagi? Hanya begini saja. Ayo jalan. Ayo. Seratus Euro. Orang bodoh banyak uang,
Mungkin yang dimaksud adalah orang sepertiku. Bagus sekali. Menggemaskan sekali. Aku lihat. Cocok sekali denganmu. Sungguh? Menggemaskan sekali. Bisa tidak kita cepat sedikit? Sudah menghabiskan waktu begitu banyak. Lupakan. Ayo jalan. Apakah kamu menyukainya? Lumayan. Jika suka aku akan belikan untukmu. Lupakan, bukankah dia masih ada urusan? Kamu yakin? Ya. Manajer Zhang,
Kamu pergi ke mana? Menelepon ponselmu juga mati. Sudah waktunya makan obat, tahu? Bukankah semua karena ada dua pembawa masalah? Hari ini sungguh minta maaf kepada semuanya sudah merepotkan kalian. Xi, sekarang sudah sore. Istirahatlah lebih awal. Aku pergi cari hotel. Hotel apa yang kamu cari? Kamu sudah datang, tinggal di sini saja.
Kamu menyuruhnya tinggal, apakah sudah menanyakan pendapatku? Sudahkah aku mengizinkannya? Bukankah kamu bilang sebelum aku membuat keputusan, harus selalu mengikutiku? Jika Tao Lun tinggal di luar, maka aku ikut bersamamu. Lalu bukankah kamu harus ikut bersamaku? Mari, Manajer Zhang. Makan obatnya dulu. Sudah lewat beberapa… Tidak apa-apa. TIdak masalah, aku tinggal di luar saja.
Tidak bisa. Tinggal di sini. Mobil berhenti di area kota. Jika ada waktu bawalah kemari. Kebun anggurmu begitu besar, bagaimana kalau begini saja, kalian dirikan tenda di halaman lalu kalian berdua tidur di halaman, bagaimana? Atas dasar apa membiarkan temanku tidur di halaman? Jika harus seperti yang kamu katakan, maka halaman ini menjadi milikku.
Jika ingin kembali ke istana tercintamu, maka kamu terbang saja. Kamu terbang saja. Untuk apa mengikutiku? Aku kembali ke kamar. Ini rumahku. Aku kembali ke kamarku. Udara di Prancis sangat bagus. Matahari juga sudah keluar. Patut saja seharian ini tidak makan obat, kepala juga tidak sakit. Namaku Tao Lun. Halo, halo. Halo.
Aku Ketua Dewan Grup Si Hai, Xiao Zhengnan. Halo. Kalau begitu… Kalau begitu… SIlahkan masuk. Terima kasih Ketua Dewan. Beliau merupakan Kakek Wu. Selalu merasa dia seperti seseorang yang sudah kukenal sangat lama. Sesuatu perasaan familiar yang tidak bisa diungkapkan. Benarkah? Mungkin saja karena aku sering mengungkit tentang beliau. Mungkin saja.
Sebenarnya aku selama ini cukup berterima kasih kepada beliau yang sudah begitu merawatmu selama ini. Namun sekarang juga tidak terlambat. Oh ya, besok aku pergi lihat Kakek Wu mau ikut bersamaku? Oke. Sungguh? Aku juga awalnya berpikir seperti itu. Kakek Wu pasti akan sangat merasa senang. Ada apa? Kamu juga ingin ikut? Membosankan.
Kamu bahkan tidak ada keberanian untuk mengatakannya sendiri bahwa kamu mengkhianati keinginan Kakek Wu? Jangan pedulikan dia. Wartawan apa? Tampaknya kabar tersebut tersebar dari bisnis bangunan sana. Wartawan bertanya, jika menghentikan proyek di Dubai sana, apakah perusahaan asing Grup Si Hai akan memberhentikan pekerjanya? Bagaimana kamu meresponnya?
Aku pasti akan bilang ini merupakan rumor tak berdasar. Bukan, Manajer Zhang, wartawan sana masih bisa diatasi hanya saja sekarang mengenai masalah harta warisan ini sudah ditunda terlalu lama. Ketua Dewan sudah merasa tidak senang. Aku akan pikirkan cara untuk menenangkan Ketua Dewan. Sekarang yang terpenting adalah kabar mengenai kekurangan dana proyek Dubai kita ini
Tidak boleh bocor. Selain itu konstruksi harus tetap dilanjutkan. Dengan begini, kamu bocorkan informasi Grup BK akan bergabung dalam proyek Dubai kita kepada wartawan itu. Beritahu dia ini merupakan berita eksklusif, dia pasti akan berterima kasih padamu. Baik. Kemudian, kamu sungguh tidak ingin pergi melihat Kakek Wu besok?
Aku merasa apa yang dikatakan Nona Luo cukup masuk akal. Kamu seharusnya menjelaskannya dulu langsung di hadapan Tuan Wu, kenapa kamu hendak melawan keinginan terakhirnya. Aku percaya, Tuan Wu di surga pasti akan memahaminya. Ada apa denganmu? Sakit kepala lagi? Kamu lihat, sudah kubilang tidak akan bisa jika tidak makan obat seharian.
Kamu lihat sekarang kepalamu sakit bukan? Jika kamu tidak menggangguku, kepalaku tidak akan sakit. Baik. Kalau begitu aku tidak akan menganggumu lagi. Kamu istirahatlah. Aku keluar melakukan pekerjaanku dulu. Terima kasih sekali Anda memberikan pabrik anggurnya padaku. Sayangnya aku terpaksa harus menjualnya. Jika ada hukuman, aku bersedia menerimanya. Kakek, kita datang mengunjungi Anda. Kakek Wu,
Tidak bisa melihat Anda saat masih hidup, merasa sangat disayangkan juga sangat minta maaf. Namun terima kasih kepadamu selama beberapa waktu ini terus menjaga Xi kita, membuat kita memiliki kesempatan untuk bertemu kembali. Kamu bisa datang melihat kakek, dia sudah merasa sangat senang. Aku ingin bicara berdua saja dengan Kakek Wu. Kakek Wu,
Aku datang melihat Anda. Aku tidak tahu apakah yang aku lakukan sekarang bisa mendapatkan maaf dari Anda. Aku sangat berterima kasih Anda menyerahkan pabrik anggurnya padaku, sayangnya aku terpaksa menjualnya. Jika ada hukuman, aku bersedia menerimanya. Anda tenang saja, aku akan menyuruh pemilik baru menjaga pabrik anggur Anda dengan baik, menjaga Congcong dengan baik. Congcong.
Jika kamu bisa menyanggupi satu persyaratanku maka aku akan menyerahkan hak warisku. Apa persyaratannya? Dalam setahun tidak boleh menjual tempat ini, berharap kamu bisa biarkan aku menyembuhkan Congcong. Baik. Aku berjanji padamu. Kalau begitu buat janji dengan Pengacara Mark untuk tanda tangan surat perjanjian. Kenapa tiba-tiba berubah pikiran? Meskipun aku juga tidak tahu
Apa yang menimpa dirinya sebelumnya, namun aku percaya dalam hatinya masih ditempati sosok anak laki-laki itu. Congcong? Ayo jalan. Sudah menyusahkanmu, Tao Lun. Terima kasih. Aku merasa pupuk seharusnya sudah cukup, pengawet juga boleh membelinya seember lagi. Kelak Congcong juga tidak perlu begitu banyak. Ini. Terima kasih. Tidak tahu kenapa,
Aku selalu merasa segalanya di sini sangat familiar. Benarkah? Itu pasti karena aku mengirimkan terlalu banyak foto padamu. Namun jika dikatakan kembali, saat pertama kali mengirimkannya padamu, kamu sudah bilang sangat tidak asing. Benar tidak? Sepertinya benar. Karena aku adalah pewarisnya, maka aku memiliki hak untuk memutuskan bagaimana mengolah tanah ini.
Aku hanya punya satu permintaan, setelah satu tahun, baru melakukan kesepakatan ini. Jika Anda tidak setuju, maka hanya bisa merepotkan Anda untuk datang ke Prancis menyelesaikan masalah ini. Sudah beres? Hal mengenai warisan akhirnya beres juga. Manajer Zhang, kalau begitu malam kita kita beres-beres, besok pagi buta kita langsung terbang ke Dubai.
Aku beritahu kamu, rute perjalanan ini sudah aku rencanakan dengan baik. Setiap hari makan apa… Maaf menganggu, kabarnya begitu selesai menandatangani kontrak, kamu akan kembali ke negara asal? Alex dan Betty sudah mempersiapkan sebuah jamuan malam perpisahan kecil. Maukah ikut bergabung? Nona Luo, Manajer Zhang kita akhir ini kerjaannya sangat sibuk,
Sama sekali tidak ada waktu. Namun sungguh terima kasih atas undangannya. Baiklah. Terserah kalian saja. Terima kasih. Sekretaris Xiao, aku sungguh merasa senang selamanya ingin berada di depan atasannya sendiri. Sudah seharusnya. Membuat keputusan untuk atasannya. Sudah seharusnya. Kalau begitu begini saja, makan malamku hari ini kuserahkan padamu. Jika Congcong tidak ingin ikut
Sekretaris Xiao kamu ikut saja. Ada banyak sekali makanan yang enak di tempat kita. Baiklah, oke oke. Jadi kamu sungguh menggambar rasi cassiopeia di atas wajahnya? Kebiasaan ini sungguh harus diubah. Jika tidak suatu hari nanti nyawamu sungguh akan dalam bahaya. Kamu juga tahu nyawamu akan dalam bahaya? Aku katakan padamu, jika saja waktu mengijinkannya
Boleh menggambar seluruh galaxy di atas wajahmu. Apakah wajahku sebesar itu? Menggambar galaxy. Bahkan bumi saja tidak muat. Mari. Bersulang. Ini sangat enak. Jika memang sudah turun, makanlah sedikit bersama kami. Kalau tidak merepotkan sekretaris Xiao membawakannya untukmu. Aku tidak lapar. Baik. Terserah kamu. Makanlah lebih banyak, kemudian… Yang sebelumnya kujanjikan padamu kukembalikan padamu.
Terima kasih. Perasaan mendapatkannya kembali setelah kehilangan sangat luar biasa. Lagi pula sudah datang, mari makan bersama. Zhang, aku katakan padamu. Jika sudah datang, maka harus mendukung. Aku tuangkan minuman untukmu. Mari. Sekretaris Zhang, biasanya Direktur Xiao sangat baik ‘kan? Direktur Xiao biasanya meperlakukanmu dengan sangat sangat baik. Sekretaris Xiao, minum terlalu banyak ya? Sedikit.
Kembali duduk. Kembali… kembali duduk. Bagaimana? Enak ‘kan? Ini dibuat dengan cara kuno kami, yakni menginjaknya dengan kaki. Serius? Kakiku sudah capek menginjaknya. Tuan Zhang, Anda sungguh ingin menjual pabrik anggurnya? Anda dengan Betty sudah mengikuti Tuan Wu banyak tahun, meskipun aku menjualnya kalian masih tetap bisa bekerja di sini. Kamu tenang saja,
Grup pasti akan membuat perencanaan terbaik. Baguslah kalau begitu. Kalau begitu terima kasih kepada Anda. Mari. Mari. Bersulang. Mari. Terima kasih. Bersulang. Aku pergi menerima telepon. Mari. Baik. Kamu kurangi minumnya. Halo, bagaimana keadaanmu akhir ini? Jadwal untuk pergi ke Antartika sudah ditetapkan, tanggal 24 bulan ini. Benarkah?
Kamu seharusnya ikut anggota ekspedisi musim dingin pertama ke sana menyesuaikan diri dengan cuaca di sana lebih awal. Bukankah selama ini kamu sangat tertarik dengan sumber cadangan gletser? Baik, aku akan pertimbangkan dengan seksama. Oh ya, bagaimana dengan keadaan Bordeaux? Kamu tahu sekali kita pergi itu lima tahun,
Orang yang ingin kamu temui, apa yang paling ingin kamu katakan manfaatkan anggur untuk membantumu mengungkapkannya. Maaf, aku akan meneleponmu nanti. Xi. Kamu pergi berolahraga? Benar, berlari. Bagaimana dengan Congcong? Dia sedang menunggu pengacara di ruang baca. Yang kumaksud adalah Congcong ini. Ia sangat bagus. Ada aku di sini, memangnya bisa tidak bagus?
Juga tidak lihat siapa aku ini. Benar juga. Namun dia lebih tegar daripada yang kubayangkan. Tampaknya, meskipun aku pergi setelah satu tahun, aku juga bisa merasa tenang. Aku percaya padamu. Nona Luo, pengacara sudah tiba. Manajer Zhang mempersilahkanmu masuk. Baik. Xi, apakah kamu yakin inilah hasil yang kamu inginkan? Pergilah, aku bantu kamu simpan.
Baik, kalau begitu aku pergi dulu. Sampai jumpa. [Pernyataan Penyerahan Hak Waris Yang menyatakan, Luo Xi] Sebelum kita mengurus hak waris secara resmi, aku masih ada keraguan lain. Baru saja aku menerima sebuah email yang meragukan identitas Tuan Zhang Min. Apa maksudmu? Email ini menyatakan bahwa ada rumor Tuan Zhang Min bukanlah
Darah daging dari Tuan Zhang Jingzhong dan Nyonya Wu Tianhua melainkan hanya anak adopsi. Jika memang rumor ini benar, maka Tuan Zhang Min akan kehilangan hak warisnya. Rumor ini sepenuhnya omong kosong. Informasi dan bukti identitas yang dibutuhkan hukum sedari awal sudah diberikan grup kepada kamu. Kamu masih ingin bagaimana memastikannya lagi?
Tuan Wu pernah mengungkit saat kecil, Tuan Zhang Min pernah terbakar oleh air panas karena tidak hati-hati. Di belakang punggung seharusnya ada bekasnya. Apakah boleh membiarkan aku memeriksa lukanya? Hanya untuk berjaga-jaga. Maksudmu aku ini palsu? Aku ingin minum sesuatu. Apa yang kalian inginkan? Aku sangat minta maaf, namun berharap kamu bisa memahaminya.
Kamu harus bekerja sama denganku. Aku pergi ke toilet, kamu juga ikut? Aku… Perutku memang sedikit tidak nyaman. Aku hanyalah seorang sekretaris. Hanya sebuah formalitas penandatanganan kontrak kecil apakah perlu begitu lama membereskannya? Kenapa begitu merepotkan? Apakah sudah berakhir? Masih belum. Apakah terjadi sesuatu? Mereka sedang memeriksa bekas lukanya. Benar, aku sudah ingat.
Sewaktu dia kecil, teh yang kutuang membakarnya. Di sebelah kiri? Kenapa aku merasa di sebelah kanan? Apakah ada masalah? Tidak ada. Sudah memastikannya? Maaf, ini adalah pekerjaanku. Tuan Zhang, berharap kamu bisa memahaminya. Baik. Baik sekali. Pergi selesaikan pekerjaanmu. [Pihak Perwakilan Pengambil alih, Zhang Min] Kamu pasti akan pegang janjimu bukan?
Dalam setahun ini tidak peduli bagaimanapun tidak boleh menjual kebun anggurnya. [Pihak Perwakilan Pengambil alih, Zhang Min Pihak Perwakilan Kedua, Luo Xi] Tidak, Tuan, kalian tidak boleh masuk. Kita ini grup Si Hai. Di sini merupakan tempat pribadi. Kita merupakan grup Si Hai. Alex, silahkan kemari. Baik. Kemari. Dengarkan. Kita ini grup Si Hai,
Ketua Dewan mengatur kita kemari untuk menemui Manajer Zhang. Kamu lanjutkan kesibukanmu dulu. Baiklah. Ketua mengatur kalian datang, kenapa aku tidak tahu? Manajer Zhang, grup memutuskan membuka proyek real estate ini. Kita datang atas maksud Ketua Dewan. Telepon Ketua pastikan sebentar. Kamu tidak cakap dalam mengurusnya,
Tentu saja aku harus mengatur orang untuk menyelesaikan masalah ini. Bukankah sebelumnya sudah sepakat? Itu hanyalah pendapat pribadimu seorang saja, aku sama sekali tidak pernah setuju.