【FULL】And The Winner Is Love EP44【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] And The Winner Is Love Episode 44 Benar juga. Apakah beberapa Ketua aliran itu ditangkap oleh si pembunuh? Jika memang seperti itu, tindakan Xue Lie kali ini bukan hanya sesederhana ingin memberi peringatan. Di baliknya pasti tersembunyi taktik yang lebih besar. Xia Qingmei. Lepaskan aku. Kamu. Lepaskan aku.
Kamu membasmi Perkumpulan Liusha. Aku tidak akan melepaskanmu. Ini…bukankah dia adalah Ketua istana? Shangguan Tou. Letakkan panahnya. Ketua istana. Ini kami. Zhu Sha, Chequ. Tuan Shangguan. Kamu… Kamu tidak… Panjang ceritanya. Kenapa kalian ada di sini? Bukan hanya kami. Ada mereka juga. Semuanya ada di sini. Hormat Ketua istana. Tak kusangka
Dapat bertemu dengan kalian di sini. Ketika Istana Api Chong disegel, bukankah semua murid sudah dibubarkan? Kenapa kalian ada di sini? Sebenarnya kami juga tahu Ketua istana melakukan semua itu demi kebaikan kami. Ingin kami menjauhi dunia persilatan, hidup dengan baik. Tapi aku dan Chequ benar-benar tidak sudi meninggalkan Istana Api Chong begitu saja.
Jadi kami berpikir untuk menetap dulu di Kabupaten Anping, lalu memikirkan solusinya. Kemudian Xia Qingmei menemukan kami. Katanya Balai Gunung Pedang Roh bersedia menerima murid Istana Api Chong. Jadi kami mengumpulkan semua orang yang dapat kami temukan. Sekarang ada sebagian yang bersembunyi di Balai Gunung Pedang Roh. Masih ada sebagian
Mengikuti kami pergi mencari murid lain. Tak kusangka ternyata terjadi begitu banyak hal dalam beberapa saat ini. Ketua istana. Kenapa kamu dan Tuan Shangguan ada di sini? Dan sekarang di dunia persilatan tersebar rumor bahwa Pelindung Ketua istana mengabdi kepada Pangeran Lu. Apakah itu benar? Yuwen Muyuan memang mengabdi kepada Xue Lie. Tapi
Waktu itu ketika dia mencari aku dan Chequ, – dia masih… – Tunggu. Kalian pernah bertemu dengannya? Kapan kalian bertemu dengannya? 2 hari sebelum acara pernikahan Lin Fengzi. Jika dihitung berdasarkan waktunya, waktu itu dia sudah mengabdi kepada Pangeran Lu. Tapi dia masih bilang padaku dan Chequ, ingin membangkitkan Istana Api Chong.
Dia bilang ingin membangkitkan Istana Api Chong? Iya. Dia juga menyuruhku pergi, dan berbicara secara pribadi dengan Chequ. Benar kan? Dia memang bilang ingin membangkitkan Istana Api Chong. Apakah dia mengatakan hal lain? Apakah dia ada bilang bagaimana caranya membangkitkan Istana Api Chong, atau mengungkit rencana lainnya? Tidak ada rencana lain.
Apakah tidak mengungkit hal lain? Tidak ada. Aku benar-benar tidak percaya bahkan Pelindung Ketua istana juga mengkhianati Istana Api Chong. Terhadap Tuan Shangguan, dia juga… Tapi untung Tuan Shangguan tidak mati meskipun mengalami musibah besar. Sekarang identitasku masih belum bisa diekspos. Harus merepotkan kalian berdua untuk membantuku merahasiakannya sementara. Tuan tidak perlu khawatir. Oh ya.
Bukankah kalian tinggal di Kabupaten Anping? Kenapa bisa datang ke Gunung Tianmu? Sebenarnya sebelum Pelindung Ketua istana mencari kami, kami sudah bersiap untuk kembali ke Balai Gunung Pedang Roh. Tapi dia bilang ingin membangkitkan Istana Api Chong. Jadi kami berpikir untuk segera mengumpulkan murid yang lain. Juga sekaligus mencari keberadaan Sembilan Gaya Dewa Lotus.
Apakah kalian sudah menemukannya? Belum. Kami pergi ke banyak tempat, tapi tidak menemukan apa pun. Hingga belakangan ini, setiap aliran besar berturut-turut dimusnahkan oleh Sembilan Gaya Dewa Lotus, sehingga kami menebak bahwa pembunuh ini pasti adalah orang yang mencuri Sembilan Gaya Dewa Lotus waktu itu. Jadi bagaimana kalian tahu target selanjutnya adalah Aliran Elang Ungu?
Ada orang yang mengirim surat. Apakah kalian tahu siapa yang mengirim surat ini? Tidak tahu orang yang mengirim surat ini adalah musuh atau teman. Tapi setidaknya dia sama seperti kita, ingin menghentikan pembantaian ini. Ketika kami tiba di altar utama Aliran Elang Ungu, orang-orang itu sudah mati. Selanjutnya, kami sudah bertemu dengan kalian.
Apakah kalian melihat muka pembunuhnya? Aku melihat sebuah bayangan. Bayangan? Meskipun tidak melihat mukanya dengan jelas, tapi ilmu terbang orang itu sangat hebat. Meskipun menangkap Liang Henshui, dia juga dapat melangkahi tembok halaman dengan cepat. Seni bela dirinya pasti jauh di atas aku. Bukankah itu omong kosong? Apa masih perlu kamu mengatakannya?
Orang itu berhasil melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus. Seni bela dirinya tak hanya di atasmu. Sudah sangat berbeda bagaikan langit dan bumi. Oke? Bukan itu maksudku. Sembilan Gaya Dewa Lotus adalah ilmu seni bela diri Istana Api Chong. Tapi gaya ilmu terbang orang itu pasti bukan berasal dari Istana Api Chong. Malah agak mirip…
Mirip apa? Balai Gunung Pedang Roh. Balai Gunung Pedang Roh? Tapi mana mungkin orang Balai Gunung Pedang Roh melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus? Apakah Paman Lin mengabdi kepada Xue Lie? Jika Lin Zongxing mengabdi kepada Xue Lie, maka dapat dijelaskan kenapa hari itu di perjamuan pernikahan, dia memihak pada Xue Lie
Dan membantunya mengumumkan soal Aliansi dunia seni bela diri. Tapi aku merasa bukan dia. Hari itu Xue Lie mengutus Pasukan Kerajaan untuk membunuhku. Lin Zongxing yang memberiku isyarat untuk menangkapnya menjadi sandera. Sehingga aku punya kesempatan untuk kabur. Jika dia benar-benar mengabdi kepada Xue Lie, kenapa dia melakukan hal itu?
Aku juga tidak percaya Paman Lin yang melakukannya. Ayah kedua bilang Paman Lin adalah pria sejati yang menjunjung keadilan. Chequ. Meskipun kamu tidak melihat mukanya, tapi bagaimana dengan bentuk tubuhnya? Apakah kamu merasa orangnya mungkin adalah Paman Lin? Tidak, tidak, Tidak. Orang itu memiliki postur tubuh yang sehat. Seharusnya hampir seusia denganku. Usianya sebaya denganmu.
Ilmu terbangnya juga begitu tinggi. Di Balai Gunung Pedang Roh, hanya ada satu orang seperti itu. Xia Qingmei. Pangeran. Liang Henshui sudah dikurung di penjara bawah tanah. Memang adalah Pendekar Xia. Ternyata memang hebat. Dua hari kemudian, bawa dia dan He Qiliang ke tempat berburu di belakang gunung. Mereka berdua masih ada manfaatnya bagiku. Baik.
Manisan buah. Kak Tou, apakah kamu baik-baik saja? Aku baik-baik saja. Belakangan ini terjadi begitu banyak hal. Tidak ada waktu untuk bersedih lagi. Lihatlah. Kenapa Fengzi ada di sini? Manisan buah. Kak Tou. Aku pergi lihat dia. Kamu pergi saja. Dia seharusnya tidak ingin melihatku. Warnanya biasa saja. Juga ada lubang di atasnya.
Aku berikan 2 sen saja. Pemilik toko. Anda lihat lebih teliti lagi. Ini adalah tusuk konde yang diberikan ayahku padaku. Ini adalah tusuk konde giok terbagus. Mana mungkin hanya bernilai 2 sen? Nona, jika kamu merasa harganya tidak cocok, kamu pergi saja ke toko lain. Baiklah. 2 sen.
Kami tidak ingin menggadai tusuk konde ini lagi. Xuezhi. Fengzi. Soal Batu Spiritual, Kak Tou sudah memberitahukannya padaku. Terima kasih kamu sudah menyelamatkan aku. Sebenarnya tidak ada gunanya aku menyimpan Batu Spiritual. Jika disimpan, malah akan bertambah satu tanggung jawab. Karena itu dapat menyelamatkan nyawamu, juga termasuk digunakan dengan baik. Melihatmu baik-baik saja sekarang,
Aku benar-benar sangat senang. Oh ya, Xuezhi. Soal Tuan Shangguan, aku sudah mendengarnya. Kamu tidak perlu khawatir. Aku sudah memikirkannya dengan jelas. Daripada tenggelam dalam penderitaan selamanya, lebih baik aku lakukan sesuatu untuk membalaskan dendam Kak Tou. Kamu jangan melakukan hal yang berbahaya. Orang mati tidak dapat hidup kembali. Tapi kamu harus hidup dengan baik.
Aku akan hidup dengan baik. Kamu juga. Fengzi. Apakah kamu dan Pendekar Xia sudah menikah? Baguslah jika begitu. Selama ini Pendekar Xia sangat menyukaimu. Oh ya. Kenapa kamu di sini sendirian? Dia mana Pendekar Xia? Dan, untuk apa kamu pergi ke toko pegadaian? Apakah Balai Gunung Pedang Roh terjadi sesuatu? Sebenarnya aku dan Kakak seperguruan
Sudah meninggalkan Balai Gunung Pedang Roh. Jadi sekarang kalian tinggal di mana? Di tempat yang tidak jauh dari luar kota di depan sana. Seperti ini saja. Lagipula, sekarang aku tidak ada urusan. Aku antar kamu pulang saja. Fengzi. Kamu dan Pendekar Xia tinggal di sini? Iya. Meskipun tempat ini tidak sebagus Balai Gunung Pedang Roh,
Tapi aku sudah sangat puas. Ayo, minum air. Terima kasih. Oh ya, Fengzi. Di mana Pendekar Xia? Kenapa aku tidak melihatnya? Dia sudah lebih dari setengah bulan tidak pulang. Jadi, apakah kamu tahu dia pergi ke mana? Aku tidak tahu. Dia… seharusnya juga terpaksa. Apa maksudmu? Apakah Pendekar Xia terjadi sesuatu? Xuezhi.
Sebenarnya ada satu hal, aku ingin memberitahumu. Kakak, Kakak. Seorang paman suruh aku berikan ini padamu. Paman? [Shangqing ada musibah] Fengzi. Soal Pendekar Xia melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus, aku sudah mengetahuinya. Kamu sudah tahu? Apakah kamu dan Pendekar Xia meninggalkan Balai Gunung Pedang Roh karena hal ini? Ayahku sangat marah karena hal ini.
Mereka bertengkar hebat. Jadi Kakak seperguruan bersumpah tidak akan kembali lagi ke Balai Gunung Pedang Roh. Aku hanya bisa pindah keluar bersamanya. Apakah kamu tahu Pendekar Xia belajar Sembilan Gaya Dewa Lotus dengan siapa? Aku tidak mengetahui hal ini secara terperinci. Tapi aku dengar mereka mengungkitnya saat bertengkar. Sepertinya Kakak seperguruan menyelamatkan biksu pemukul lonceng
Yang mencuri Sembilan Gaya Dewa Lotus waktu itu. Sembilan Gaya Dewa Lotus dipelajari darinya. Ternyata waktu itu Hong Sheng tidak mati. Jadi di mana dia sekarang? Dia sudah dibunuh oleh Kakak seperguruan. Xuezhi. Inilah alasan aku memberitahumu hal ini. Situasi Kakak seperguruan belakangan ini semakin aneh. Aku benar-benar sangat khawatir padanya.
Awalnya aku tidak merasa ada yang aneh. Aku kira dia hanya karena pindah keluar dari Balai Gunung Pedang Roh, seketika impiannya tidak terwujud, juga tidak ada kemajuan dalam melatih seni bela diri, jadi suasana hatinya menjadi buruk, terkadang marah. Tapi selama beberapa saat belakangan ini, kondisinya semakin buruk. Dia sering mencampakkan barang
Dan selalu bilang sakit kepala. Suatu hari, aku benar-benar khawatir, jadi mengikutinya secara diam-diam. Alhasil aku melihat… Pendekar Xia melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus secara diam-diam, tapi tidak dibantu dengan Kitab Hati Lotus. Takutnya dia sudah kerasukan iblis. Xuezhi. Sebelum Kakak seperguruanku melakukan kesalahan besar, bisakah kamu ajari dia Kitab Hati Lotus? Fengzi.
Aku bisa mengajarinya berlatih Kitab Hati Lotus. Tapi takutnya Pendekar Xia sudah melakukan kesalahan besar. Apa maksud perkataanmu? Selama sebulan ini, sudah ada 4 aliran di dunia persilatan yang dimusnahkan secara bergiliran. Dan mereka semua mati karena gaya kesembilan dari Sembilan Gaya Dewa Lotus. Takutnya semua ini adalah kelakuan Pendekar Xia. Kenapa bisa seperti ini?
Kakak seperguruan tidak akan bertindak seperti itu. Kakak seperguruan… Xuezhi. Kamu datang ke Xiangzhou adalah untuk mencarinya, iya kan? Kamu datang untuk membunuhnya, benar kan? Xuezhi. Aku mohon padamu. Jangan bunuh Kakak seperguruanku. – Fengzi. – Aku mohon jangan bunuh Kakak seperguruanku. Kamu berdiri dulu. Aku tidak akan membunuhnya. Aku mohon padamu.
Jika kamu tidak berjanji padaku, aku tidak akan berdiri. Aku berjanji padamu, aku tidak akan membunuhnya. Kamu berdiri dulu. Kamu berdiri dulu. Kamu berdiri dulu. Aku berjanji padaku. Kamu berdiri dulu. Aku berjanji padamu. Tapi Fengzi. Apakah kamu tahu kenapa Pendekar Xia membunuh orang-orang itu? Aku tidak tahu. Aku hanya tahu Kakak seperguruan
Sedang bekerja untuk Pangeran Lu. Tapi apa yang sedang dilakukannya, aku benar-benar tidak tahu. Ternyata memang Xue Lie. Xue Lie. Apa yang ingin kamu lakukan? Lancang sekali. Apakah nama Pangeran Lu bisa dipanggil langsung oleh rakyat biasa seperti kalian? Mereka adalah tamu. Xue Lie. Kamu membantai kami para aliran kecil, tak lain karena kami menentang
Rencana Aliansi dunia seni bela dirimu di Balai Gunung Pedang Roh. Sekarang kamu juga menangkap kami ke sini. Sebenarnya apa tujuanmu? Hanya dua kemungkinan, lepaskan kami semuanya, atau bunuh kami semua. Berikan kejelasan. Bukan tidak bisa jika ingin aku lepaskan kalian. Apakah kamu begitu baik hati? Katakan saja. Apa syaratnya?
Aku selalu menghargai orang yang berlatih seni bela diri. Juga ingin punya kesempatan untuk melihat semua ilmu seni bela diri di dunia ini. Seperti yang kalian lihat, tempat ini adalah tempat berburu pribadiku. Jalan keluarnya ada di kaki gunung. Aku akan memerintahkan orang untuk melepaskan semua rantai kalian. Jika kalian dapat mengalahkan Pejuang berjubah hitamku
Di dalam waktu 30 menit, berhasil kabur ke jalan keluar di kaki gunung, maka aku akan melepaskan kalian. Tak kusangka seni bela diri Perkumpulan Liusha dan Aliran Elang Ungu begitu hebat. Sebelumnya aku terlalu meremehkan mereka. Pangeran. Sudah cukup kan? Tidak perlu dikejar lagi. Baik.
Apakah kalian tahu di saat seperti apa manusia akan merasa sangat putus asa? Yaitu di saat mereka merasa… Ayo. …masih ada harapan. Ayo. Hidupkan apinya. Pangeran, orangnya sudah diledakkan hingga hancur berkeping-keping. Apa yang kamu katakan? Orangnya sudah diledakkan hingga hancur berkeping-keping. Katakan sekali lagi. Orangnya sudah diledakkan hingga hancur berkeping-keping. Apakah kamu sudah mendengarnya?
Meledak hingga hancur berkeping-keping. Tidak peduli seberapa kuatnya seni bela dirimu, meskipun kamu adalah tembok tembaga atau tembok besi, aku juga bisa meledakkanmu. Bagaimana? Apakah kehidupan Fengzi baik-baik saja? Sulit untuk dijelaskan secara singkat. Apa saja yang telah kalian bicarakan? Orang yang akan kita cari adalah Xia Qingmei. Ternyata memang begitu.
Dari membunuh Ketua Perkumpulan Hiu Biru, Tie Xiao hingga mengabdi kepada Pangeran Lu. Membasmi orang yang menentang Pangeran Lu. Tangannya sudah ternodai banyak nyawa manusia. Orang dunia persilatan takut terhadap Sembilan Gaya Dewa Lotus juga semuanya karena dia. Dia melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus secara diam-diam. Bersembunyi di kegelapan. Membunuh orang yang tidak bersalah.
Semua orang malah mengira semua itu dilakukan olehmu. Kamu sudah mewakilinya menanggung banyak tuduhan. Tidak boleh bersabar lagi. Itu tidak gampang. Sekarang dia mengabdi kepada Pangeran Lu. Dan berhasil melatih gaya kesembilan dari Sembilan Gaya Dewa Lotus. Meskipun aku pernah melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus, tapi seni bela diriku juga di bawahnya. Terlebih lagi,
Kita bahkan tidak tahu dia ada di mana dan akan pergi ke mana. Shangqing ada musibah. Aku tidak tahu siapa yang mengirim kabar ini. Aku juga tidak tahu apakah ada penipuan. Tapi mungkin dapat menemukan beberapa petunjuk dari tempat ini. Bagaimana jika ini adalah kabar yang benar? Seperti ini saja.
Kita kembali dulu untuk berkumpul dengan Zhu Sha dan Chequ. Lalu pergi ke Aliran Shangqing. Baik. Pangeran. Pejuang berjubah hitam yang diutus untuk mengawasi Chong Xuezhi sudah kembali semuanya. Apakah ada kabar? Sejak Chong Xuezhi dibawa pergi oleh Lin Changran, keberadaannya sering tidak jelas. Sampai dua hari yang lalu, dia ditemukan di rumah Xia Qingmei.
Selain itu, berdasarkan laporan mata-mata, masih ada seorang pria muda yang ikut dengan mereka. Rupanya sangat mirip dengan Shangguan Tou. Apa yang kamu katakan? Pangeran jangan marah. Mereka hanya bilang mirip. Belum pasti orang itu adalah Shangguan Tou. Apakah Tuan sedang menghiburku? Di dunia ini, ada berapa orang yang akan mirip dengan Shangguan Tou?
Hamba melalaikan tugas. Mohon Pangeran menghukum hamba. Apakah mereka sudah bertemu dengan Xia Qingmei? Chong Xuezhi hanya pernah bertemu dengan Lin Fengzi. Wanita selalu suka gosip. Tampaknya Chongxuezhi sudah mengetahui soal Xia Qingmei melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus dan menyebabkan kesadarannya tidak stabil. Xia Qingmei pergi ke Gunung Yunlai. Apakah ada kabar?
Seharusnya segera ada kabar. Segera utus Pejuang berjubah hitam pergi ke Gunung Yunlai. Jika bertemu Chong Xuezhi dan pria itu, harus dibunuh. Pangeran. Xia Qingmei pergi ke Gunung Yunlai, hal ini adalah rahasia penting. Bahkan Lin Fengzi juga tidak tahu. Bagaimana Chong Xuezhi bisa mengetahuinya? Tuan. Kamu cukup bertindak sesuai dengan perintahku. Baik. Tunggu.
Dan soal Yuwen Muyuan mengambil alih posisi Ketua Istana Api Chong, aku juga sudah seharusnya memenuhi janjiku. Aku juga ingin lihat, setelah melewati pembersihan kali ini, apakah setiap aliran dunia seni bela diri sudah tahu diri. Sebarkan undangan. Bilang Pelindung Ketua istana mengadakan upacara pelantikan. Silakan mereka harus berpartisipasi. Baik. Tiba-tiba kedua pengawal datang kemari.
Apakah ada urusan penting? Ketua balai Lin, Anda masih belum tahu kan? Di dunia persilatan terus-menerus terjadi kasus tragis pemusnahan aliran. Perkumpulan Liusha, Aliran Elang Ungu, telah dibantai semuanya. Aku juga sudah mendengar sekilas tentang hal itu. Sepertinya itu hanyalah pertikaian orang dalam di antara dua aliran kecil. Analisis Ketua balai sangat masuk akal.
Hanya saja, ada satu hal yang aneh. Aliran-aliran itu mati karena Sembilan Gaya Dewa Lotus. Apakah itu benar? Hal itu bukan dilakukan oleh Istana Api Chong. Meskipun Ketua istana kami mewarisi ilmu murni, tapi dalam waktu singkat, dia belum bisa menerobos hingga level tertinggi. Tapi Sembilan Gaya Dewa Lotus pembunuh sudah dilatih hingga gaya kesembilan.
Ketua balai Lin. Orang itu melatih ilmu hebat, tapi malah digunakan untuk mencelakai dunia seni bela diri. Istana Api Chong benar-benar difitnah. Aku mengerti apa yang ingin kalian katakan. Hal ini memang tidak bisa disembunyikan. Kemungkinan besar orang yang kalian katakan itu adalah Xia Qingmei. Jadi Ketua balai Lin mengakui bahwa
Xia Qingmei melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus secara diam-diam? Kami tinggal bersama selama puluhan tahun. Bisa-bisanya aku tidak mengetahui kepribadian aslinya. Sebaliknya malah Pangeran Lu dapat mengetahui ambisinya dengan gampang. Menjadikannya sebagai bawahannya. Aku yang tidak hati-hati dalam mendidik. Aku benar-benar malu menjadi seorang guru. Aku juga adalah orang berdosa di dunia persilatan.
Ketua balai Lin. Takutnya sekarang bukan waktunya untuk menyalahkan diri sendiri. Xia Qingmei sudah berhasil melatih gaya kesembilan dari Sembilan Gaya Dewa Lotus. Dia jelas sudah menjadi kaki tangan Xue Lie. Xue Lie suruh dia membunuh aliran kecil yang tidak bersedia mengabdi. Begitu bertindak, dia langsung memusnahkan semua orang di aliran. Jika diteruskan seperti itu,
Semua orang setia di dunia persilatan cepat atau lambat, akan habis dibunuh olehnya. Meskipun mengabdi kepada Pangeran Lu, tapi tindakan Xia Qingmei terlalu kejam. Kami curiga pelatihan Sembilan Gaya Dewa Lotusnya sudah mencapai tahap kerasukan iblis. Kerasukan iblis? Takutnya sekarang dia melukai beberapa orang lagi. Ketua balai, apakah Anda tidak peduli? Kalian tenang saja.
Xia Qingmei diajari olehku. Aku akan bertanggung jawab atas hal ini. Aku akan berusaha sepenuhnya untuk menghentikan dia. Pelindung Ketua istana. Menurutmu, bagi aku yang tidak pernah melatih seni bela diri, semua peledak ini dapat setara dengan berapa ilmu seni bela diri? Jika aku tidak salah ingat,
Seni bela diri tertinggi di dunia persilatan seharusnya adalah Sembilan Gaya Dewa Lotus. Di hadapan peledak, menurut Pelindung Ketua istana, apakah Sembilan Gaya Dewa Lotus dapat mengalahkannya? Tidak dapat. Jika tidak bisa mengalahkannya, kenapa kalian orang dunia persilatan ingin repot-repot melatih seni bela diri? Orang yang belajar seni bela diri bukan mengutamakan pelatihan jurus,
Tapi melatih kesadaran hati. Pelindung Ketua istana terlalu meninggikan orang sembrono di dunia persilatan. Mereka tak lain adalah hewan yang pemikirannya sederhana. Dari mana istilah kesadaran hati? Pelindung Ketua istana. Kamu jangan terlalu banyak berpikir. Aku tidak bermaksud mengatakanmu. Seberapa tingginya aku menghargaimu, seharusnya kamu sangat jelas. Hamba mengerti. Kamu sudah membantuku selama beberapa saat.
Janjiku terhadapmu juga sudah seharusnya direalisasikan. Kamu akan menduduki posisi Ketua Istana Api Chong. Aku memutuskan untuk mengadakan upacara pelantikan untukmu. Undang setiap aliran untuk berpartisipasi. Agar mereka semua menjadi saksi bersama. Mulai sekarang, tidak peduli Chong Xuezhi mati atau hidup, Ketua Istana Api Chong hanya kamu, Yuwen Muyuan seorang. Mulai sekarang,
Istana Api Chong juga bukan ajaran sesat yang akan digerebek dan disegel oleh pemerintahan. Melainkan adalah ajaran baik yang setia dan sehati dengan pemerintahan dan rakyat. Terima kasih, Pangeran. Aku berencana untuk mengadakan upacara pelantikanmu di Kediaman Pangeran Lu saja. Agar aku bisa melayani semuanya sebagai tuan rumah. Bagaimana? Pangeran melakukan pengaturan seperti itu,
Sepertinya tidak sesederhana hanya demi membiarkanmu mengambil alih posisi Ketua Istana Api Chong kan? Paman Lin. Xuezhi. Ketua balai Lin. Shangguan Tou. Seperti yang dilihat oleh Ketua balai Lin. Aku baik-baik saja. Ketika mendengar kabar kematianmu, aku sempat merasa sangat bersalah. Ketua balai Lin. Anda tidak perlu khawatir. Sebenarnya
Aku masih ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan Anda waktu itu. Penipuan kematian kali ini adalah rencanaku. Aku menyusun strategi untuk menyembunyikan identitasku, adalah agar Xue Lie melonggarkan kewaspadaannya untuk sementara. Agar aku bisa menghindar dari buruannya. Sehingga dapat mencegah rencana selanjutnya. Hari ini mengundang Ketua balai Lin kemari,
Sebenarnya karena ada satu hal yang ingin didiskusikan. Aku sudah tahu masalah Qingmei. Tidak peduli apa yang akan dia lakukan selanjutnya, aku akan berusaha untuk menghentikannya. Meskipun harus mengorbankan nyawaku, aku juga tidak akan ragu. Jika begitu, harus merepotkan Paman Lin. Aku menerima kabar. Xia Qingmei selanjutnya mungkin akan pergi ke Aliran Shangqing. Aku dengar
Pendeta Xingyi dan murid Aliran Shangqing sedang melakukan pelatihan tertutup di Gunung Yunlai. Selanjutnya Xia Qingmei mungkin akan meluncurkan serangan di Gunung Yunlai. Jika dia berhasil, kemungkinan besar Aliran Shangqing akan dibantai. Jadi, apa lagi yang kita tunggu? Kita berangkat sekarang juga. Baik. Sangat santai jika berbicara dengan orang pintar seperti Pelindung Ketua istana.
Sudah beberapa saat sejak diumumkan pembentukan Aliansi dunia seni bela diri. Orang yang tidak tunduk juga sudah disingkirkan satu per satu. Aku merasa sekarang sudah tiba saatnya didirikan. Jadi Pangeran ingin memanfaatkan hal ini untuk mengundang Ketua setiap aliran ke Xiangzhou dan mengumumkan soal Aliansi dunia seni bela diri? Benar. Pangeran. Jika begitu,
Muyuan tidak berani merebut posisi atasan. Karena Pangeran ingin mengumumkan soal Aliansi dunia seni bela diri, maka soal hamba mengambil alih Istana Api Chong, bisa dilaksanakan di hari lain. Jika tidak, takutnya akan merebut target sorotan Pangeran. Pelindung Ketua istana. Aku baru saja menghargai kesetiaanmu. Kenapa? Bingung lagi? Apakah Pangeran ingin aku meniru Lin Zongxing,
Menjadi boneka kendali? Lancang sekali. Aku adalah pangeran kerajaan. Tidak ada alasan untuk mengumpulkan orang dunia seni bela diri. Di hari Pelindung Ketua istana mengabdi, kamu baru bilang menyetujui ambisiku untuk mensejahterakan dunia seni bela diri. Tapi kenapa sekarang perkataanmu berbeda dengan tindakanmu? Apakah seperti inilah kamu membalas penghargaanku terhadapmu? Pangeran jangan marah. Hamba
Akan mematuhi perintah. Pelindung Ketua istana. Bukan aku tidak ingin muncul dan bersembunyi di belakang. Hanya saja, karena sekarang sangat sedikit orang dunia persilatan yang memiliki pandangan jauh seperti kita. Jika aku muncul secara gegabah, karena statusku yang khusus, maka pasti akan menjadi bahan gosip. Jadi aku ingin memanfaatkan hari kebahagiaanmu membangkitkan Istana Api Chong,
Untuk melaksanakan sedikit urusan penting saja. Hamba mengerti. Baik. Jika begitu, silakan Pelindung Ketua istana pergi dulu ke Aliran Huashan. Aliran Huashan? Pertama, Feng Mo sudah mati. Tidak ada pemimpin di Aliran Huashan. Perlu ada seorang pemimpin yang pergi untuk mengarahkan mereka. Kedua, meskipun Xiangzhou kecil, tapi orangnya hebat dan wilayahnya bagus.
Murid Istana Api Chong yang ditahan di Balai Gunung Pedang Roh, sekarang sedang menunggu Pelindung Ketua istana untuk membawa mereka pulang. Hamba terima perintah. Pendekar Xia. Aku tahu Pangeran Lu akan mengutus orang kemari. Tapi tak kusangka orang itu adalah kamu. Karena sudah tahu, maka jangan banyak omong kosong. Aku tanya padamu.
Apakah kamu ingin bergabung dalam Aliansi dunia seni bela diri? Tidak beruntung untuk menikmati berkah. Pendeta tua. Aku sarankan kamu, lebih baik jangan mencari mati sendiri. Tampaknya kamu sudah bertekad untuk mati. Baiklah. Kebetulan tanganku gatal. Jika begitu, aku akan mengantarkan Aliran Shangqing ke dunia akhirat. Qingmei! Guru. Kenapa kamu datang kemari?
Aku sudah tahu semua kelakuanmu. Aku memerintah kamu, segera kembali ke Balai Gunung Pedang Roh bersamaku. Guru. Ini bukan urusanmu. Sebenarnya apakah kamu tahu apa yang telah kamu lakukan? Waktu itu kalian meninggalkan Balai Gunung Pedang Roh, aku kira kalian hanya seketika beradu emosi.
Tak kusangka kamu tersesat ke jalan yang salah hingga mencapai tahap seperti ini. Qingmei. Kamu masih muda. Jangan terus melakukan kesalahan lagi. Guru. Jangan mendekat. Jika kamu masih menganggapku sebagai gurumu, maka kembalilah bersama denganku. Jangan membantu penjahat melakukan kejahatan lagi. Aku mengajarimu peraturan perguruan selama puluhan tahun. Apakah kamu sudah melupakannya semua?
Aku tidak mengerti. Apa salahnya bekerja untuk Pangeran Lu? Apa buruknya menyatukan dunia seni bela diri? Setiap aliran akan menjadi teratur. Tidak akan ada perebutan lagi. Guru. Bukankah ini juga termasuk harapanmu selama ini? Salah. Yang diinginkan dunia seni bela diri adalah semua aliran berjaya. Bukan satu aliran berkuasa.
Terlebih bukan menjadikan Aliansi dunia seni bela diri sebagai kedok, bertindak sesuka hati dan membunuh orang yang tak bersalah. Qingmei. Bertobatlah. Pikirkan Fengzi. Pulanglah bersamaku. Tidak. Tidak. Aku tidak ingin kembali. Ada urusan yang perlu aku lakukan. Setelah menyelesaikan semua urusan, aku bisa berdikari. Pada saat itu, kalian semua harus tunduk padaku.
Kamu tidak tahu membedakan baik dan buruk, tidak membedakan benar dan salah. Meskipun kamu menjadi ketua aliran, bagaimana kamu membuat semua orang tunduk padamu? Lin Zongxing. Kamu tidak berhak untuk mengaturku. Aku sudah berhasil melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus. Aku adalah orang terhebat di dunia ini. Tidak ada orang yang berhak untuk mengendalikanku lagi.
Meskipun kamu berhasil melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus, kamu juga tidak berhak untuk membunuh sesuka hati. Kamu bertindak seperti ini, adalah melanggar peraturan dunia persilatan. Jika kamu bersikeras seperti ini, maka seluruh dunia seni bela diri akan menjadikanmu sebagai musuh. Dunia persilatan ini ditentukan oleh orang terhebat. Akan seperti apa dunia persilatan ini,
Juga diputuskan oleh orang terhebat. Karena aku adalah orang terhebat di dunia, maka setiap orang yang berani menghentikanku, semuanya harus mati. Kamu masih bukan merupakan orang terhebat di dunia. Chong Xuezhi. Setelah mengalahkan aku, kamu baru termasuk orang terhebat di dunia. Kamu masih belum mati? Waktu itu di Pertandingan Kesatria, kamu sudah bukan lawanku.
Apa hak kamu sekarang untuk menantangku? Di Pertandingan Kesatria, aku memang bukan lawanmu. Tapi sekarang sudah berbeda dengan sebelumnya. Kamu mencuri buku rahasiaku dan berlatih paksa secara diam-diam. Membunuh orang yang tidak bersalah dan memfitnah Istana Api Chong. Hari ini aku akan memperhitungkan hutangmu ini hingga jelas. Hari ini
Aku ingin menegakkan keadilan bagi Istana Api Chong. Membuktikan bahwa Sayap Lotus bukanlah ajaran sesat. Yang sesat dan jahat adalah hati manusia, adalah kamu. Baiklah. Kamu maju saja dan cobalah. Tempat ini adalah tempat yang tenang. Aku tidak ingin membunuh orang yang tak bersalah. Bagaimana jika kita bertanding di puncak Gunung Yunlai? Setelah mengalahkanku,
Kamu tidak mempunyai musuh lagi. Kamu baru akan menjadi orang terhebat di dunia. Baik. Aku akan menunggumu. Xia Qingmei. Terima kasih Nona Chong keluar membantu. Budi baik kesatria ini akan selalu diingat oleh Aliran Shangqing. Aku bersedia membantu Nona Chong untuk bertarung. Terima kasih, Pendeta. Tapi pertarungan kali ini adalah dendamku bersamanya.
Jika ada orang yang membantu, meskipun aku menang darinya, takutnya juga termasuk menang secara tidak adil. Zhi. Sayap Lotus kamu belum siap dilatih. Tapi Xia Qingmei sudah berlatih sampai gaya kesembilan. Bertarung langsung dengannya, sepertinya kamu bukan lawannya. Nyawamu akan berbahaya. Meskipun Xia Qingmei sudah berlatih hingga gaya kesembilan dari Sembilan Gaya Dewa Lotus,
Tapi Sayap Lotusku adalah gabungan dari Sembilan Gaya Dewa Lotus dan Kitab Hati Lotus. Merupakan harta andalan Istana Api Chong. Aku rasa aku pasti mempunyai cara untuk menaklukkannya. Baik. Zhi. Jika murid durhaka itu tidak bersedia menyerah, wakili aku bunuh dia. Ayah kedua pernah bilang jika saling membalas dendam, maka dendam tidak akan berakhir.
Jika hari ini aku membunuh Xia Qingmei, takutnya besok akan menimbulkan lebih banyak dendam. Aku tetap berharap dia dapat mengerti sendiri dan berhenti di sini. Zhi. Apakah kamu yakin? Setiap kali kamu seperti ini. Jelas-jelas tahu kamu sendiri tidak yakin, tapi masih ingin memaksakan diri. Sepertinya hanya cara ini yang dapat menghentikannya melakukan pembantaian.
Kamu jangan khawatir. Masih ada aku di sini. Kak Tou, aku mengerti niat baikmu. Tapi kali ini, aku ingin menghadapinya sendiri. Sebelumnya aku pernah menghindar, pernah merasa takut, pernah melakukan banyak keputusan yang salah. Tapi kali ini berbeda. Selama aku sudah mencobanya dengan sepenuh usaha, tidak peduli seperti apa hasilnya, aku tidak akan menyesalinya.
Sayap Lotus adalah buku rahasia Istana Api Chong, adalah hasil jerih payah ayahku seumur hidup. Ayah bahkan mengorbankan nyawanya demi Sayap Lotus. Tapi aku tidak sengaja menghilangkan buku rahasia, membiarkan orang lain mempelajarinya dan mencelakai dunia seni bela diri. Semua hal ini timbul karena kesalahanku. Tetap harus orang yang menimbulkan masalah yang menyelesaikan masalahnya.
Aku rasa, hanya jika aku menyelesaikan perselisihan ini sendiri, baru dapat menghibur roh ayahku di surga. Zhi. Chong Xuezhi. Kamu sudah kalah. Masih belum tahu siapa yang menang dan kalah. Kenapa aku harus mengakui kekalahan? Apakah kamu baru bersedia mengakuinya jika aku membunuhmu? Kamu bisa membunuhku. Tapi aku tidak akan ngaku kalah.
Jika kamu terus terobsesi seperti ini, cepat atau lambat kamu akan dikhianati dan ditinggalkan semua orang. Yang kuat tentu dapat memenangkan hati orang. Kamu berhasil melatih gaya kesembilan dari Sembilan Gaya Dewa Lotus. Kamu pasti mengira kamu adalah orang yang paling hebat kan? Tapi coba kamu tanyakan dirimu sendiri. Selain Fengzi,
Pernahkah kamu memenangkan hati orang lain? Aku tidak membutuhkan orang lain. Selama hidupku ini, aku sudah cukup jika memiliki Fengzi. Takutnya bagimu, harga dirimu yang rapuh dan ambisimu akan kekuasaan itu masih lebih penting jika dibandingkan dengan Fengzi kan?