【FULL】And The Winner Is Love EP37【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] And The Winner Is Love Episode 37 Fengzi. Aku tidak pernah kecewa terhadapmu. Aku juga tidak akan meremehkanmu. Aku hanya sangat mengkhawatirkanmu. Kamu mengenal Shangguan Tou sejak kecil. Aku juga mengenalmu sejak kecil. Di dalam hatiku, kamu seperti bunga peony itu. Berharga dan elegan. Aku selalu ingin berusaha menjaganya.

Aku tidak ingin dia terluka, tidak ingin dia marah. Setiap kata yang aku katakan selama ini adalah tulus dari lubuk hatiku. Fengzi. Aku ingin menjadi kupu-kupu itu. Aku ingin selalu berada di sisi bunga peony, menemanimu, menjagamu. Oke? Di dalam hatiku, acara perjamuan pertunangan kita tidak pernah berakhir. Apakah kamu tidak takut aku membatalkannya lagi?

Takut. Tapi aku percaya dengan setiap keputusanmu. Kak Hongxiu. Xuezhi. Bagaimana perasaanmu? Sudah jauh lebih baik. Kak Hongxiu. Terima kasih setiap hari kamu memetik bunga untukku. Kakak tidak bisa membantu hal lain. Tapi petik bunga, aku masih bisa membantu. Sini. Kakak suapi kamu bubur. Kamu papah aku bangun dan pergi ke sana saja.

Aku ingin bangun untuk berjalan selagi aku masih bisa berjalan. Tidak boleh. Tubuhmu tidak sanggup. Tidak masalah, Kak Hongxiu. Ayo, hati-hati. Hanya boleh jalan-jalan di dalam kamar saja. Kamu seharusnya tidak seperti ini. Aku rasa Tou terbaik akan segera pulang. Ayo, pelan-pelan. Xuezhi. Xuezhi. Adik Xuezhi, sadarlah. [Kediaman Pangeran Lu] Pangeran.

Kenapa tidur di ruang belajar lagi? Tuan. Apa bedanya ruang tidur dan kamar tidur? Tidak lain adalah ruangan yang dingin saja. Pagi-pagi begini, ada urusan apa Tuan datang mencariku? Yuwen Muyuan mohon untuk bertemu di luar kediaman. Sepertinya Tuan menang dalam taruhan? Apakah Pangeran ingin bertemu dengannya? Silakan Tuan wakili aku saja. Baik.

Pelindung Ketua istana. Pangeran tahu kamu datang, jadi khusus menyiapkan teh terbaik untukmu. Sangat menenangkan hati. Aku ingin bertemu dengan Pangeran Lu. Pangeran ada urusan resmi. Jika ada urusan, Pelindung Ketua istana dapat memberitahukannya kepadaku dulu. Daripada nanti terlalu gegabah dan menyinggung Pangeran. Bilang kepada Tuan? Bolehkah aku bertanya?

Apakah sekarang Tuan yang memimpin di Kediaman Pangeran Lu? Pelindung Ketua istana jangan membicarakan lelucon seperti ini. Jika bukan, maka harus merepotkanmu untuk mempersilakan Pangeran Lu keluar. Pelindung Ketua istana ingin bertemu Pangeran Lu, setidaknya harus menjelaskan alasannya kan? Mendiskusikan syarat. Boleh mendiskusikan syarat. Tidak tahu Pelindung Ketua istana ingin menjadikan apa sebagai syarat?

Satu orang, sebuah pedang. Dia benar-benar bilang seperti itu? Dia memang bilang seperti itu. Sepertinya sudah bertekad bulat. Bagaimana ekspresinya? Ekspresinya biasa saja. Tidak dapat menebak apa pun dari ekspresinya. Pelindung Ketua istana tidak cemas, untuk apa aku cemas? Biarkan api terus membakar. Tunggu sudah membakar habis topengnya,

Aku baru pergi berdiskusi dengannya, masih belum telat. Orang sudah masuk permainan. Kapan akan ditemui, tentu sesuai dengan keinginan Pangeran. Adik Xuezhi sudah koma selama 2 hari. Batu Spiritual? Nona Xiu. Aku ingin mengobati luka Zhi. Sepertinya harus meminjam halamanmu. Pangeran. Waktunya sudah cukup. Elang sudah lelah. Baik. Pelindung Ketua istana.

Maaf sudah membiarkanmu menunggu lama. Hormat Pangeran. Cepat duduk. Kamu adalah tamu terhormat dariku. Tidak perlu dibatasi oleh tata krama. Hari ini aku memang ada banyak urusan. Tidak bisa menarik diri. Untung Pelindung Ketua istana bersedia menunggu lama. Pangeran. Kali ini hamba datang karena ada urusan penting yang ingin didiskusikan dengan Pangeran.

Jadi tidak bertele-tele lagi dengan Anda. Baiklah. Aku suka orang yang berbicara secara langsung. Hamba tidak berbakat. Tapi bersedia membantu Pangeran untuk membentuk Aliansi dunia seni bela diri. Pelindung Ketua istana. Sebelumnya ketika kamu menjadi Pelindung Ketua Istana Api Chong, aku pernah mengundangmu. Kamu menolaknya. Kemudian Istana Api Chong disegel. Aku mengundangmu lagi.

Kamu masih menolak. Kenapa sekarang kamu tiba-tiba berubah pikiran? Aku tumbuh di dunia persilatan sejak kecil. Aku kira aku sudah terbiasa melihat perasaan manusia di dunia ini. Tapi setelah melarikan diri kali ini, akhirnya aku bertambah wawasan. Memahami apa yang disebut rasa dingin setelah hilang kekuasaan. Waktu itu aku menolak Pangeran karena seketika bertindak ceroboh.

Kemudian aku kembali dan memikirkannya dengan baik. Aku merasa Pangeran sangat mulia dan tidak ada dendam dengan dunia persilatan. Ingin membentuk Aliansi dunia seni bela diri tentu saja untuk memakmurkan dunia seni bela diri. Pelindung Ketua istana sudah berpikiran terbuka. Karena Pelindung Ketua istana berniat untuk membantu, maka aku tentu harus membalas niat baikmu.

Apakah ada permintaan dari Pelindung Ketua istana? Muyuan punya keinginan pribadi. Aku berharap Pangeran membantuku membangkitkan Istana Api Chong. Istana Api Chong adalah jerih payah dari Pelindung Ketua istana selama bertahun-tahun Punya keinginan pribadi seperti itu, juga sangat normal. Hanya saja, setelah Istana Api Chong bangkit kembali, apa rencana Pelindung Ketua istana?

Mengumpulkan murid kembali untuk membangun bisnis istana dan mengabdi kepada Pangeran. Bagus. Dengan adanya bantuan dari Pelindung Ketua istana, aku pasti akan semakin hebat. Tapi apakah Pelindung Ketua istana punya permintaan lain? Muyuan bertanya secara berani. Aku dengar pejuang negeri asing di bawah pimpinan Pangeran bisa sejenis ilmu yang bernama Jurus Hampa.

Muyuan ingin minta obat penawarnya. Apakah diminta untuk Ketua istana Chong? Benar. Pelindung Ketua istana baru saja bilang dengan yakin bahwa ingin membangkitkan Istana Api Chong. Kenapa tiba-tiba ganti topik ingin meminta obat untuk Ketua istana Chong? Bagaimanapun juga, Aku dan Zhi tumbuh dewasa bersama dari kecil. Tapi kali ini nyawanya terancam.

Dari segi kepentingan umum, dia adalah Ketua istana, aku adalah Pelindung Ketua istana. Aku harus menyelamatkannya. Dari segi kepentingan pribadi, aku ingin melakukan usaha terakhir bagi diriku sendiri. Baik. Pelindung Ketua istana. Ketulusanmu sangat mengagumkan. Tapi Ketua istana Chong dan Shangguan Tou memiliki hubungan sehidup semati. Aku masih ingin bertanya satu hal. Jika kamu berhasil,

Apa yang akan kamu lakukan? Jika gagal, apa lagi yang akan kamu lakukan? Jika berhasil, kami berdua akan mengabdi kepada Pangeran. Jika gagal, aku akan memutuskan semua hubungan. Jika berjumpa lagi di kemudian hari, kami adalah orang asing. Baik. Pelindung Ketua istana sangat terus terang. Aku sangat menyukainya. Aku akan memberikan obat penawarnya. Kenapa?

Pelindung Ketua istana tidak percaya padaku? Tapi obat penawar ini hanya ada satu botol. Jika aku mencobanya terlebih dahulu, maka Ketua istana Chong tidak ada lagi. Terima kasih Pangeran. Pelindung Ketua istana tidak perlu sungkan. Aku ingin Pelindung Ketua istana mengingat satu hal dengan baik. Sekarang satu-satunya orang yang dapat kamu percayai dan andalkan

Hanyalah aku. Hamba mengerti. Ternyata Batu Spiritual ini memang berfungsi. Kondisi pembuluh nadi Zhi sudah tidak selemah dulu. Meskipun masih membutuhkan sedikit waktu agar bisa pulih sepenuhnya, tapi nyawa Zhi sudah tidak berbahaya. Tou terbaik. Apa kamu baik-baik saja? Orang yang menyembuhkan pasien dengan Batu Spiritual, energi dalamnya sendiri juga akan mengalami kerusakan parah.

Tidak dapat pulih dalam waktu singkat. Jadi jangan terburu-buru. Aku baik-baik saja. Hanya sedikit lelah saja. Lebih baik kamu pergi istirahat dulu. Sudah sibuk beberapa hari. Juga begadang untuk mengobati luka Xuezhi. Aneh jika tidak lelah. Jangan sampai saat adik pulih, kamu malah jatuh sakit. Beberapa jam lagi sudah pagi.

Masih ada satu hal yang belum aku lakukan. Aku tahu apa yang ingin kamu lakukan. Kamu baru saja kembali. Lebih baik biarkan aku yang membantumu saja. Tunggu Xuezhi sadar, apakah kamu masih takut tidak bisa memetik bunga langsung untuknya? Aku harus pergi sendiri. Karena aku harap yang dilihat pertama oleh Zhi ketika dia sadar

Adalah niatku. Tuan. Di mana semua murid Istana Api Chong? Sejak Istana Api Chong disegel, semua murid sudah berpencar dan pergi mencari nafkah masing-masing. Kamu harus lebih bekerja keras. Carikan semua yang bisa ditemukan. Bilang saja Yuwen Muyuan memberi perintah, Istana Api Chong akan bangkit kembali. Pangeran. Apakah kamu begitu mempercayai Yuwen Muyuan?

Kapan Yuwen Muyuan mempercayai aku? Kami hanya melakukan transaksi secara terbuka. Hanya sebuah Istana Api Chong saja. Aku masih bisa memberinya. Lantas kenapa Pangeran memberinya obat penawar? Jika menyelamatkan Chong Xuezhi, maka akan bertambah satu bibit masalah lagi. Bagaimana jika cari orang untuk mengikuti Yuwen Muyuan? Kita cari kesempatan untuk membunuh Ketua istana Chong. Tuan.

Kamu mengikutiku begitu lama. Sejak kapan kamu pernah dengar Jurus Hampa ada obat penawarnya? Apakah Pangeran tidak takut dia mengetahui kebenarannya? Chong Xuezhi memang adalah orang yang akan mati. Terlebih lagi, sekarang dia bersama dengan Shangguan Tou. Meskipun memberikannya obat penawar, mereka juga tidak akan percaya dengan gampang, dan langsung memakannya. Begitu memberikan obat penawar,

Simpul hati Yuwen Muyuan termasuk sudah dibuka. Chong Xuezhi mati atau hidup, makan atau tidak, akan menjadi seperti apa setelah makan, semua itu adalah hal yang perlu dihadapi oleh Shangguan Tou. Tidak ada hubungannya dengan kita. Aku hanya perlu menunggu Yuwen Muyuan kembali untuk mengabdi padaku. Strategi Pangeran, sekali mendayung, dua pulau terlampaui. Sungguh hebat.

Karena dia meminta obat, maka aku akan memberinya obat. Karena dia ingin minta mati rasa, maka aku akan bantu dia mati rasa. Zhi. Cepat sadarlah. Pangeran. Pejuang berjubah hitam yang diutus untuk mengawasi setiap aliran, ada penemuan baru. Kakak seperguruan pertama Balai Gunung Pedang Roh, Xia Qingmei sedang melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus secara diam-diam.

Ada hal seperti itu? Memang begitu. Dan ada suatu hal yang sangat kebetulan. Sebelumnya Pangeran bilang ingin mencari kembali murid Istana Api Chong. Tapi Ketua Lin Balai Gunung Pedang Roh sudah melakukannya sebelum kita. Baiklah. Jika begitu, aku sudah seharusnya mencari kesempatan untuk mengunjungi Paman kelima ini. Fengzi. Ayah. Kenapa Ayah datang kemari?

Cepat masuk, cepat masuk. Ayo, duduklah Ayah. Baik. Sedang menyulam ya? Sulamannya bagus juga. Ayah. Ayah datang mencariku seharusnya bukan datang untuk melihat kerajinan tanganku kan? Putriku. Kamu benar-benar memutuskan untuk menikah dengan Qingmei? Ayah. Bukankah selama ini Ayah berharap aku dapat menikah dengan Kakak seperguruan? Kenapa sekarang aku memutuskan untuk menikah,

Tapi Ayah malah jadi ragu? Ayah bukan ragu. Hanya saja, setelah mengalami banyak hal, ayah juga tahu ada banyak hal yang tidak bisa dipaksakan. Terutama masalah percintaan. Ayah juga tidak berharap kamu menikah dengan Qingmei karena ayah. Ayah. Bukan karena Ayah. Aku memutuskan untuk menikah dengan Kakak seperguruan,

Karena aku tahu dia adalah orang yang bisa diandalkan. Lagipula, Ayah juga sudah bilang setelah mengalami banyak hal, ada banyak hal yang tidak bisa dipaksakan. Sebenarnya selama ini aku yang selalu memaksa. Sehingga membuat Shangguan Tou, Kakak seperguruan dan aku, kami bertiga tidak gembira. Kamu bisa berpikir seperti itu, ayah benar-benar sangat senang. Selama ini,

Kakak seperguruan selalu menemaniku. Di saat aku sedih, dia selalu menemaniku. Bahkan ketika aku membatalkan pernikahan di depan semua orang, dia juga tidak pernah menyalahkanku. Aku tidak boleh mengecewakannya lagi. Putriku. Kamu sudah dewasa. Dapat memikirkan kebaikan dari orang lain, dan juga bersedia mempertimbangkan kebaikan orang lain. Itu karena aku tidak ingin mengulangi kesalahan guruku.

Mencintai orang yang salah, sehingga menghancurkan seumur hidupnya. Jangan mengungkit hal itu. Yang sudah berlalu, biarkanlah berlalu. Ayah. Sekarang aku memutuskan untuk menikah dengan Kakak seperguruan. Ke depannya Ayah tidak perlu khawatir lagi. Adik seperguruan, cepat kamu coba dulu. Kue ini baru siap dibuat pelayan dapur. Guru. Qingmei. Mari, mari, mari, duduklah.

Aku baru saja sedang berbicara dengan Fengzi soal pernikahan kalian. Guru jangan khawatir. Seumur hidupku ini, aku akan memperlakukan Fengzi dengan baik. Qingmei. Aku melihatmu tumbuh dewasa dari kecil. Kamu berbakat dan pintar. Perasaanmu terhadap Fengzi, aku sudah melihatnya selama ini. Di dalam hatiku, kamu selalu adalah pilihan terbaik untuk menjadi suami Fengzi. Karena

Kalian berdua saling mencintai, maka harus menghargai percintaan kalian ini. Seumur hidupku, yang paling kupedulikan hanya 2 hal. Pertama adalah Balai Gunung Pedang Roh. Yang kedua adalah Fengzi. Sekarang aku telah mempercayakan Fengzi kepadamu. Ke depannya, Balai Gunung Pedang Roh juga akan diwariskan untukmu. Aku harap kamu jangan mengecewakanku. Guru, jangan khawatir.

Sebagai murid Balai Gunung Pedang Roh, tentu saja aku harus menjadikan reputasi Balai Gunung Pedang Roh sebagai tanggung jawab sendiri. Sebagai calon suami Fengzi, aku tidak akan membiarkannya menderita. Aku pasti akan menyayanginya, dan menjaganya dengan baik. Tidak akan mengecewakan harapan Guru. Anak yang baik. Tapi, sepertinya pernikahan kali ini tidak dapat diadakan secara besar-besaran.

Murid Istana Api Chong bersembunyi di sini. Jika datang banyak tamu, tak dipungkiri akan ketahuan. Jika kabar tersebar, takutnya akan sangat membahayakan kita. Guru. Fengzi setuju untuk menikah denganku, itu sudah menjadi berkah terbesar seumur hidupku. Rumor di dunia persilatan sangat menakutkan. Ditambah lagi dengan peristiwa acara perjamuan pertunangan waktu itu.

Tak dipungkiri akan ada gosip yang tidak enak didengar. Aku tidak ingin Fengzi bertemu dengan mereka lagi. Terlebih lagi, keselamatan murid Istana Api Chong lebih penting daripada tata krama yang tidak nyata itu. Jadi Qingmei memutuskan, kali ini semuanya dilaksanakan secara sederhana saja. Tidak bagi undangan, tidak mengadakan acara perjamuan. Bagaimana pendapat Guru? Baik.

Kamu dapat mempertimbangkan semua hal demi Fengzi dan balai gunung, aku merasa sangat senang. Akan segera menjadi suami Fengzi, tentu saja harus mengutamakan dia. Tapi jika bertindak seperti ini, Fengzi agak disusahkan. Tidak. Selama ayahku bisa menemaniku, dan melihatku menikah, maka aku sudah puas. Bagus, bagus. Senior. Senior. Di sini. Anda ada di sini ya?

Mari, Senior. Aku bawa sedikit kue untuk Anda. Baik. Ayo cobalah. Kue angco. Sudah lama tidak makan kue. Kuemu ini masih ada maksud lain kan? Tidak ada. Kenapa bertanya seperti itu? Apakah kamu akan menikah? Pemberian tamu. Kamu berbohong padaku. Bukankah ini adalah kue angco untuk pernikahan? Iya. Aku akan menikah.

Aku akan menikahi adik seperguruanku. Jika bukan karena ada orang lain yang menghalangi, aku sudah menikahinya sejak awal. Apakah kamu melupakan peringatanku? Apakah kamu melupakan peringatanku? Tidak lupa. Belajar Sembilan Gaya Dewa Lotus harus memutuskan perasaan, tidak ada keinginan. Tapi mana mungkin? Mana mungkin orang tidak ada keinginan? Senior adalah biksu. Kamu tidak boleh menikah.

Jadi kamu mengarang kebohongan agar aku percaya dan menuruti perintahmu. Agar aku menjadi seperti kamu, meninggalkan segalanya demi berlatih ilmu? Kamu sama sekali tidak mengerti apa yang aku katakan. Aku benar-benar tidak salah menilai orang. Kamu benar-benar adalah bangsat. Yang kamu pikirkan hanyalah percintaan pria dan wanita yang kotor. Benar. Aku memang adalah bangsat.

Lantas kamu apa? Demi mencuri buku rahasia, kamu melakukan berbagai kejahatan. Demi terbebaskan dari masalah, kamu membunuh orang yang tidak bersalah. Kamu bahkan tidak layak menjadi bangsat. Kamu hanya peduli apakah aku mewujudkan impianmu untuk melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus. Kamu sama sekali tidak peduli apakah aku akan kerasukan iblis atau tidak.

Mereka menghancurkan seni bela dirimu, itu adalah tindakan yang benar. Karena orang seperti kamu sama sekali tidak pantas untuk melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus. Kamu terlalu egois. Aku egois. Baik. Aku tunjukkan sesuatu padamu. Coba lihat apa ini. Sembilan Gaya Dewa Lotus. Bukankah sudah dihancurkan? Kamu terlalu naif. Buku rahasia sepenting ini.

Mana mungkin dibakar begitu saja? Yang dibakar hanyalah buku yang kupalsukan. Berhenti! Apa yang sedang kamu lakukan? Aku akan membakarnya sekarang. Aku ingin lihat bagaimana kamu menjadi orang terhebat di dunia. Biksu. Aku peringatkan kamu, letakkan buku rahasia itu. Jika tidak, aku akan… Jika tidak, kenapa? Membunuhku? Kamu tidak berani kan? Jika tidak ada aku,

Kamu tidak dapat melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus. Senior. Senior. Senior. [Gunung Dewa Yingzhou] Zhi. Sebenarnya kapan kamu bisa sadar? Bunga-bunga di luar mekar dengan indah. Setiap kali memetik bunga untukmu, aku selalu berpikir aku akan membawamu pergi melihat segala jenis bunga di dunia ini. Tapi kamu masih belum sadar. Seromantis apa pun mekarnya bunga,

Semua itu tidak berhubungan denganku. Istirahatlah dengan baik. Masih pagi jika ingin melihat bunga. Aku ingin tidur lebih lama lagi. Apakah tidak bisa? Zhi. Zhi. Kamu sudah sadar? Kak Tou. Terima kasih kamu sudah menyelamatkanku lagi. Bagus sekali. Akhirnya sudah sadar. Kak Hongxiu. Terima kasih atas perawatanmu. Untuk apa berterima kasih padaku?

Jika ingin berterima kasih, berterima kasihlah kepada Kak Tou kamu. Oh ya, Kak Tou. Kamu cari tabib dewa dari mana? Bahkan bisa menyembuhkan Jurus Hampa. Itu adalah tabib yang datang dari negeri asing. Yang menyembuhkan Jurus Hampa bukanlah tabib dewa, tapi Batu Spiritual dari Sekte Xueyan. Akulah… Fengzi. Asal kamu bersedia memberikan Batu Spiritual padaku,

Aku dapat melakukan semua yang kamu perintahkan. Bisakah kamu memelukku? Yang kedua? Apakah kamu bersedia menikah denganku? Fengzi. Aku tidak pernah membandingkan kamu dengan Zhi. Di dalam hatiku, kalian selamanya tidak sama. Tapi jika, kamu bersedia menyelamatkan Zhi jika aku menikahimu, maka aku bersedia. Aku mengambilnya dari Fengzi. Kak Tou. Terima kasih. Zhi.

Aku sudah menggunakan elang surat untuk memberitahukan Senior Lin tentang kepulihan lukamu. Agar dia tidak terus mengkhawatirkanmu. Kak Tou memikirkannya dengan cermat. Jika Ayah kedua tahu kamu menyelamatkanku lagi, dia pasti akan sangat berterima kasih padamu. Zhi. Semua yang aku lakukan adalah keinginan dalam hatiku. Jika aku tidak melakukan apa-apa, melihatmu pergi begitu saja,

Aku pasti akan merasa tidak tenang selamanya. Kak Tou. Terima kasih. Zhi. Ke depannya jangan bilang terima kasih lagi padaku. Di antara kita jangan pernah muncul dua kata ini lagi. Malam sekali. Siapa? Pelindung Ketua istana. Bagaimana…bagaimana kamu menemukan kami? Masuk dulu, masuk dulu. Pelindung Ketua istana, duduklah. Zhu Sha, tidak perlu. Pelindung Ketua istana.

Kamu jadi kurus. Aku sangat merindukan kalian. Bagaimana kehidupan kalian? Apakah Ketua istana baik-baik saja? Ketua istana sangat baik. Jangan khawatir. Hari ini aku datang karena ada urusan ingin mencari Chequ. Bisakah kamu menghindar dulu? Baik. Duduklah. Pelindung Ketua istana. Minum air dulu, minum air dulu. Chequ. Beberapa saat ini, apakah kehidupanmu baik?

Kami baik-baik saja. Setelah hari itu, Ketua Lin Balai Gunung Pedang Roh menemukan aku dan Zhu Sha. Sekarang kami sudah mengumpulkan sebagian besar murid di Balai Gunung Pedang Roh. Sudah menyusahkan kalian. Tapi Lin Zongxing tidak boleh dipercayai sepenuhnya. Juga tidak boleh tidak percaya. Pokoknya, murid Istana Api Chong harus merepotkan kamu dan Zhu Sha.

Pelindung Ketua istana tidak perlu khawatir. Keterampilan kecapi Zhi ada kemajuan lagi. Setelah mengalami semua hal ini, tiba-tiba aku mengerti bukan hanya keterampilan saja yang diperlukan untuk memainkan alat musik. Yang lebih berpengaruh adalah perasaan di dalam hati pemain alat musik. Kak Tou. Kak Hongxiu bilang padaku jika aku mati, kamu akan mati bersamaku.

Apakah itu benar? Benar. Zhi. Jika kamu sudah tiada, aku juga tidak dapat menemukan tujuan hidupku. Kamu begitu mengkhawatirkan aku. Mana berani aku meninggalkanmu sendirian dan pergi sendiri? Zhi. Aku tanya padamu. Jika aku dijebak dan meninggal lebih awal darimu. Apakah kamu akan membalaskan dendamku? Tentu saja. Sudah kuduga kamu akan menjawab seperti itu. Zhi.

Aku tidak berharap kamu bertindak seperti itu. Aku tidak berharap kamu berkorban demi aku. Karena kamu memiliki misi yang lebih penting yang perlu kamu lakukan. Apakah kamu tahu? Hidup dan matiku bukanlah apa-apa. Meskipun aku mati, dunia seni bela diri ini juga tidak akan berubah. Tapi kamu berbeda. Kamu adalah putri Chong Ye.

Kamu adalah satu-satunya orang di dunia seni bela diri yang menguasai Sayap Lotus. Identitasmu sangat penting. Sekarang Pangeran Lu ingin menjadikan seluruh dunia seni bela diri menjadi miliknya sendiri. Dan misimu adalah menghentikan dia. Tapi hanya dengan mengandalkan kekuatanku sendiri, apa yang bisa aku lakukan? Meskipun aku menjadikan seluruh Istana Api Chong sebagai pendukung,

Tapi aku juga tidak dapat menahan taktik Xue Lie dalam memutarbalikkan kebenaran. Terlebih lagi, sekarang aku tidak mempunyai apa-apa selain kamu. Aku dapat menghentikannya dengan apa? Mengandalkan seluruh dunia seni bela diri. Mengandalkan dunia seni bela diri? Kak Tou. Kamu jangan lupa. Di mata semua orang di dunia seni bela diri,

Aku adalah wanita iblis yang melatih ajaran sesat. Mana mungkin mereka mendukungku? Jika begitu, ubah sikap mereka terhadapmu. Zhi. Jika sekarang hanya mengandalkan kita berdua, kita tidak akan bisa bertarung dengan Pangeran Lu. Pangeran Lu menginginkan seluruh dunia seni bela diri. Jika begitu, kita harus menyatukan seluruh dunia seni bela diri. Yang dilakukannya sekarang adalah

Menyingkirkan semua orang yang menentangnya. Ketika semua orang dalam dunia seni bela diri menentangnya, maka dia akan kalah. Jadi, sekarang kita membutuhkan sebuah rencana yang sempurna. Benar. [Balai Gunung Pedang Roh] Guru. Pangeran Lu datang. Untuk apa dia datang kemari? Suatu kehormatan Pangeran Lu dapat datang kemari. Maafkan hamba tidak pergi menyambut Anda. Paman Kelima.

Kamu sungguh tidak perlu begitu sungkan. Waktu itu di perjamuan keluarga, aku belum sempat ngobrol lama dengan Anda. Aku sangat menyesal. Kali ini aku mengetahui bahwa Pendekar Xia dan adik sepupu akan segera menikah. Jadi aku datang khusus kemari untuk mengucapkan selamat. Jika Paman bersedia menerima, aku juga mempersiapkan beberapa hadiah. Hamba tidak pantas menerimanya.

Kenapa tidak pantas? Sejak kecil aku sudah mendengar cerita Paman berbaur dalam dunia persilatan. Aku selalu menjadikan Anda sebagai panutan. Sekarang juga ada Pendekar Xia yang terkenal di seluruh dunia. Sejak waktu itu Pendekar Xia mendapatkan peringat pertama di Pertandingan Kesatria, aku sudah sangat menghargaimu. Terima kasih Pangeran Lu. Hari ini Anda datang kemari.

Lain kali aku dan adik seperguruan pasti akan berkunjung untuk mengucapkan terima kasih.