【FULL】And The Winner Is Love EP26【INDO SUB】| iQiyi Indonesia

[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] And The Winner Is Love Episode 26 Apakah ada orang yang kamu kenal di Istana Api Chong? Kakekmu… Aku tahu kamu membenci orang Istana Api Chong. Aku harap kamu jangan mencari mereka untuk balas dendam lagi. Mereka semua bukan orang jahat. Tidak akan mempersulit Huashan. Tampaknya

Hubungan kamu dengan Chong Xuezhi tidak biasa. Mereka benar-benar sangat baik padaku. Aku tidak punya keluarga dan tidak punya teman sejak kecil. Sekarang mereka adalah temanku. Aku tidak ingin melihat ka… Tidak ingin melihat kalian bertarung hingga kedua pihak terluka. Sepertinya Tuan besar Penasihat Kerajaan akan menang lagi. Hari ini aku ulang tahun,

Tapi malah membuat Pangeran Lu tidak dapat bersenang-senang, mengalah padaku lagi. Tuan besar Penasihat Kerajaan jangan terlalu rendah hati. Tidak masalah jika hanya kalah satu putaran. Aku sudah hampir kalah dua putaran. Memang Tuan besar Penasihat Kerajaan ahli dalam permainan catur. Pangeran Lu tidak menunjukkan keahlian. Aku merasa malu. Menyembunyikan kebodohan. Hanya menyembunyikan kebodohan saja.

Pangeran akan kalah lagi? Kenapa Ayah tidak mengalah kepada Pangeran? Zheng jangan menyalahkan Penasihat Kerajaan. Permainan catur akan menarik jika bertemu lawan. Aku suruh Tuan besar Penasihat Kerajaan untuk berusaha sepenuhnya. Tidak boleh mengalah padaku karena aku adalah Pangeran. Tou juga sudah datang? Hormat Pangeran. Tidak perlu memberi hormat. Kita adalah satu keluarga. Zheng.

Aku sedikit lapar. Bagaimana jika kamu pergi lihat persiapan makanannya? Baik. Kalian main catur dulu, aku pergi lihat. Hati-hati di jalan. Aku ikut kakak pergi. Baik. Tou. Bagaimana jika kamu tinggal dan temani kami main catur? Baik. Pergilah. Tuan besar Penasihat Kerajaan. Beberapa hari yang lalu dalam rapat kerajaan, Ayahanda menanyakan masalah gaji militer,

Kamu sudah memberikan sebuah masalah untukku. Sekarang kamu memberikan sebuah masalah untukku lagi. Aku harus bagaimana? Pangeran Lu suka bercanda. Aku sedang menyelesaikan kegelisahan Baginda, menyelesaikan kegelisahan Putra Mahkota, dan menyelesaikan kegelisahan Pangeran Lu. Mana berani aku memberikan masalah untuk Pangeran Lu? Tou. Lihatlah. Tuan besar Penasihat Kerajaan hanya berkata tidak akan mempersulit aku.

Tapi faktanya, malah memakan banyak anak catur hitamku. Menurutmu, apakah aku harus mempercayai kata-katanya atau tidak? Hamba bukanlah orang dalam kerajaan, jadi tidak mengerti masalah kerajaan. Terhadap masalah bermain catur, orang yang melihat permainan catur, tidak boleh berbicara. Sepertinya hamba tidak dapat membantu Pangeran. Kita adalah satu keluarga. Katakan saja, tidak bermasalah. Jika begitu, Pangeran,

Anda bisa mencoba untuk meletakkan catur di sini. Langkah catur ini, memang adalah langkah yang bagus. Ada fungsi bangkit dari kekalahan. Selamat kepada Pangeran Lu telah memenangkan babak ini. Semua ini berkat bantuan Tou. Sepertinya dalam teknik permainan catur, Tou lebih ahli dari Penasihat Kerajaan. Ke depannya aku harus banyak belajar dari Tou.

Kenapa Pangeran berkata seperti itu? Pangeran bermain catur dengan ayah, adalah melihat 10 langkah dalam satu langkah. Aku tidak ahli dalam permainan catur. Jadi hanya bisa melihat langkah ini. Tampaknya Tou lah yang termasuk orang yang menyembunyikan keahlian. Hari ini aku sangat senang. Nanti di acara perjamuan, aku harus minum lebih banyak arak

Bersama Penasihat Kerajaan dan Tou. Aku sudah menyiapkan arak untuk Pangeran. Apakah Penasihat Kerajaan benar-benar mempersiapkan arak untukku? Apakah bukan mempersiapkannya untuk kakakku? Penasihat Kerajaan tidak perlu cemas. Aku bercanda. Kamu apaan? Kuberitahukan padamu. Ke depannya jangan bilang bahwa kamu adalah putra Pemimpin sekte terhadap orang luar. Kamu tidak tahu malu,

Tapi Ayah masih tahu malu. Aku rasa ke depannya kamu lebih baik pergi jaga kandang kudamu. Daripada digosipkan oleh orang lain. Harga diri Pemimpin sekte sudah dirusakkan olehmu sejak awal. Tidak tahu siapa yang dikurung seperti anak ayam di kamar gelap ketika berada di Gunung Dewa Yingzhou. Aku peringatkan kamu, Feng She.

Jika kamu berani sembarang bicara, hati-hati aku memotong lidahmu. Aku… Apa yang kamu taburkan padaku? Tanganku meleset, tanganku meleset. Tapi tidak apa-apa. Hanya serbuk kapur khusus saja. Kebetulan dapat membersihkan mata Tuan muda besar. Kamu! Agar kamu dapat melihat siapa aku dengan jelas. Kamu! Aku dengar masalah di dunia persilatan

Jauh lebih menarik dari masalah di dalam istana. Beberapa hari yang lalu kamu membantu Penasihat Kerajaan pergi menyelidiki masalah penyakit demam dingin. Juga memberantas ajaran sesat, Paviliun Xuantian Hongling. Benar-benar sangat mengagumkan. Waktu itu, hanya karena kebetulan Ayah pergi menghadiri Upacara penyembahan langit. Sehingga aku membantu untuk sementara. Tidak termasuk masalah besar.

Apakah di antaranya ada cerita yang ribet? Coba ceritakan padaku. Tidak ada cerita. Hanya beberapa tindakan jahat dari orang licik saja. Sayangnya mengorbankan banyak nyawa rakyat Kabupaten Anping yang tidak bersalah secara sia-sia. Memang adalah orang licik. Sayangnya dalam hal tersebut, aku tidak membantu apa pun. Pangeran Lu menjaga Xiangzhou.

Itu sudah sangat susah dan berjasa. Ayahanda menyerahkan Xiangzhou padaku. Tidak bisa dibandingkan dengan Tou. Mengelola sebuah wilayah, sudah membuatku sangat gelisah. Juga takut mengecewakan harapan Kaisar. Tidak seperti Tou. Hanya membantu untuk sementara, tapi sudah dapat memberantas salah satu aliran besar di dunia persilatan. Jika serius, bukankah akan melakukan hal besar yang luar biasa?

Dia tidak punya kemampuan seperti itu. Jangankan hal besar. Bahkan aku ingin dia tinggal beberapa hari di kediaman saja, dia juga tidak bersedia. Seharian ribut ingin kembali ke Lembah Bulan yang tidak memperebutkan hal duniawi. Putraku ini, sudah sia-sia dilahirkan. Tuan besar Penasihat Kerajaan jangan berkata seperti itu.

Karena Tou dapat kembali untuk merayakan ulang tahun Anda, maka itu membuktikan bahwa di dalam hatinya masih ada Anda. Mungkin kelak akan pulang untuk membantu Anda. Itu juga bukan tidak mungkin. Oh ya. Tou. Aku dengar Istana Api Chong adalah ajaran sesat. Semua orang di dunia persilatan ingin memberantaskannya. Apakah benar ada hal seperti itu?

Sejauh yang aku ketahui, Istana Api Chong ahli dalam menempa senjata. Kerajaan juga mengandalkannya. Bukan ajaran sesat. Itu hanyalah rumor di dunia persilatan saja. Lagi pula, waktu itu 12 jalan Yinzhang terjadi kebanjiran. Ketua Istana Api Chong, Chong Xuezhi pernah menyelamatkan bencana bersamaku dan Pangeran. Seharusnya Pangeran masih mengingat hal itu kan?

Aku memang sangat berkesan terhadap Ketua istana Chong. Oh ya. Aku juga mendengar bahwa Ketua Lembah Bulan dan Ketua Istana Api Chong, sepertinya sangat dekat. Apakah memang ada hal seperti itu? Ini juga adalah rumor dunia persilatan. Ketua istana Chong hanyalah putri dari sang penyelamat hamba. Hamba melindungi Nona Chong beberapa saat

Atas permohonan orang lain. Tidak ada yang lainnya. Ternyata itu rumor juga. Aku kira Keluarga Shangguan akan ada acara berbahagia lagi. Begitu tadi Pangeran mengungkit hal itu, aku juga seketika merasa senang. Tapi sekarang, tetap belum berhasil. Apakah Tuan besar Penasihat Kerajaan pernah mempertimbangkan pernikahan Tou? Sejak kecil, Tou sangat pengertian.

Dia ingin mengambil keputusan sendiri atas semua masalah. Persoalan pernikahan, lebih baik Tou memutuskannya sendiri. Aku hanya berharap dia bisa seperti Zheng dan Pangeran. Saling mencintai. Mendapatkan jodoh yang bagus. Maka aku sudah puas. Karena sudah berkata seperti ini, Tou, coba kamu katakan, sebenarnya kamu suka gadis seperti apa? Agar aku dan Penasihat Kerajaan

Dapat membantumu untuk mencarinya. Tidak ada gadis yang aku sukai. Tidak ada? Tapi aku dengar putri pamanku Lin Zongxing, Lin Fengzi… Aku tidak punya hubungan apapun dengan Nona Lin. Tou. Jangan tidak sopan. Tidak masalah. Satu keluarga, tidak perlu mempermasalahkan kesopanan. Tapi memang seperti yang dikatakan Tou, tidak boleh mempercayai semua rumor di dunia persilatan.

Aku sebagai pangeran, dan juga tinggal jauh di dalam istana, sehingga tidak tahu masalah di luar. Jadi aku sangat penasaran terhadap masalah di dunia persilatan. Maaf Pangeran. Tidak masalah jika sudah dikatakan. Jangan dimasukkan ke dalam hati. Setelah mendengar Tou menceritakan masalah dunia persilatan, aku benar-benar semakin tertarik. Tinggal lama di dalam istana,

Tidak tahu ternyata dunia persilatan begitu menarik. Tapi juga penuh dengan sesuatu yang palsu dan asli. Sama seperti legenda rakyat. Pantas kedua pamanku tidak ingin menjadi Adipati, tapi bersikeras ingin masuk ke dalam dunia persilatan. [Aliran Huashan] Sekarang semua orang menggosipkan Feng She yang muncul secara tiba-tiba. Apakah kamu benar-benar ingin memublikasikan bahwa

Dia adalah putramu yang sudah lama hilang? Memang bukan caranya jika ditunda seperti ini. Kak Cheng, apa maksudmu? Apakah kamu mengira aku membiarkannya tinggal benar-benar demi berkumpul dengan anak? Hubungannya dengan Chong Xuezhi tidak biasa. Ke depannya pasti bermanfaat bagi kita. Apakah kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan?

Kali ini bisa ngobrol dengan Ayah mertua dan Tou, aku benar-benar sangat senang. Tapi waktu sudah sore. Jika aku masih tidak pergi, maka akan bertemu dengan Putra Mahkota. Aku tidak ingin melanggar ketabuan ini. Zheng sudah lama tidak datang ke Ibukota Timur. Kali ini datang untuk merayakan ulang tahun Ayah mertua.

Aku dan Zhi akan tinggal beberapa hari. Tou. Jika ada kesempatan, aku akan meminta arahanmu dalam hal permainan catur. Pangeran terlalu sungkan. Ayah. Tou. Kalian harus berjaga diri. Kakak juga harus berjaga diri. Tou. Menurutmu, kenapa dia menanyakan masalah dunia persilatan padamu? Apakah mungkin karena Pangeran Lu tinggal terlalu lama di kerajaan

Sehingga penasaran terhadap masalah dunia persilatan? Aku sudah lama kerja bersamanya di kerajaan. Aku mengetahui dengan jelas bahwa dia bukanlah orang seperti itu. Dia sedang mengujimu. Mengujiku? Dia belajar catur dengan master catur, Miao Hua sejak kecil. Langkah yang kamu tunjukkan padanya tadi, apakah kamu kira dia tidak tahu? Aku terlalu ceroboh.

Jika aku tidak salah tebak, Pangeran Lu akan mencarimu lagi dalam waktu dekat. Ayah ingin mengingatkanmu satu hal. Saat menghadapi orang kerajaan, meskipun mempunyai hubungan kerabat, kamu tetap harus berhati-hati. Tidak peduli apakah ke depannya kamu menjadi pejabat atau tidak, kamu tetap adalah rakyat Kaisar. Kesetiaan dan keadilan harus diletakkan di depan dari segalanya.

Jangan melupakannya. Aku sudah mengingatnya. Aku benar-benar tidak menyangka hari ini Tuan Shangguan juga ada di sini. Hal yang kukatakan padamu waktu itu, bagaimana pertimbanganmu? Terima kasih atas penghargaan Putra Mahkota. Hanya saja, hamba sudah terbiasa hidup bebas. Jika tiba-tiba menjadi pejabat, takutnya akan menyusahkan Putra Mahkota dan Ayah. Hamba benar-benar tidak berminat. Benar.

Putra Mahkota. Putraku sudah lama tinggal di dunia persilatan. Dia tidak memiliki kemampuan untuk membantu Putra Mahkota. Harap Putra Mahkota memakluminya. Mana mungkin? Yang paling aku kagumi adalah orang seperti Tuan Shangguan. Berpegang teguh pada pendirian sendiri, tidak tergoyah karena reputasi dan keuntungan. Jika dia menyetujuiku dengan gampang, aku malah akan merasa

Aku salah menilai orang. Tapi, Tuan besar Penasihat Kerajaan. Anda adalah Penasihat Kerajaan. Sepertinya perjamuan ulang tahun ini terlalu sederhana. Hamba tahu hari ini Putra Mahkota akan datang, jadi sengaja menolak tamu yang lain dengan sopan. Agar tidak mengganggu kesenangan Putra Mahkota. Tuan besar Penasihat Kerajaan memikirkannya dengan cermat. Apakah Pangeran Lu sudah datang kemari?

Pangeran Lu sudah datang. Pangeran Lu merasa putriku sudah lama tidak bertemu denganku. Jadi khusus membawa putriku untuk bertemu denganku. Aku juga sudah lama tidak bertemu dengan adikku. Apakah dia baik-baik saja? Pangeran Lu baik-baik saja, sangat sehat. Pangeran Lu juga berulang kali mengungkit Kaisar dan Putra Mahkota. Jika begitu, aku sudah bisa tenang. Adikku

Berada jauh di Xiangzhou. Aku juga selalu merindukannya. Terutama kesehatannya. Rasa persaudaraan Putra Mahkota dan Pangeran Lu sangatlah erat. Ini benar-benar adalah berkah bagi negeri. Sekarang dunia dalam kondisi damai, aman dan tenteram. Semua itu karena ada bantuan dari pejabat setia seperti Tuan besar Penasihat Kerajaan. Putra Mahkota terlalu memuji. Menurut hamba,

Semua ini karena kebijaksanaan Kaisar dan ada pemimpin yang mengerti rakyat seperti Anda. Sehingga negeri ini sangat aman dan tenteram. Tuan Shangguan. Selama ini ada satu hal yang tidak kupahami, jadi aku ingin bertanya padamu. Silakan Putra Mahkota katakan saja. Asalkan dunia damai dan makmur, semua pria ingin menjadi pejabat dan menyejahterakan rakyat. Sebaliknya,

Di waktu perang, semua orang malah ingin menghindari dunia, menjadi pendekar yang memberantas kejahatan dan menenangkan rakyat. Tuan Shangguan jelas-jelas lahir di dunia yang damai dan makmur, tapi kamu tidak ingin menjadi pejabat, malah ingin menjadi pendekar yang bebas. Apa alasannya? Tidak peduli menjadi pejabat di kerajaan atau menjadi pendekar di dunia persilatan, sebenarnya

Semua itu bukanlah niat asliku. Hamba tahu kemampuan sendiri. Rumor di dunia persilatan hanyalah ketertarikan orang-orang sementara. Hanya sekedar gosip saja. Orang yang berpengetahuan tidak akan mendidik orang dengan perkataan kosong. Orang bijak tidak akan menunjukkan bahwa dirinya berpengetahuan dengan buku yang disimpannya. Di dunia yang makmur ini, semua orang berlalu-lalang. Datang karena ada keuntungan,

Pergi setelah tidak ada keuntungan lagi. Jarang ada orang seperti Tuan, yang tidak menginginkan apa pun. Seperti pepatah, orang terbilang hebat jika tanpa keinginan. Aku benar-benar semakin penasaran terhadapmu. Putra Mahkota terlalu memuji. Jika aku adalah rakyat biasa, tentu saja aku akan mengejar reputasi dan keuntungan. Tapi aku lahir di keluarga Penasihat Kerajaan. Mungkin karena

Sudah terbiasa melihat semua ini sejak kecil, tentu saja aku tidak merasa penasaran. Jika seperti yang kamu katakan, aku lahir di keluarga kerajaan. Bukankah aku harus lebih tidak memiliki keinginan? Bukan seperti itu. Putra Mahkota menanggung beban seluruh dunia. Jika kamu tidak punya keinginan, sepertinya rakyat di dunia akan menderita. Tou.

Jangan bersikap tidak sopan terhadap Putra Mahkota. Bagus perkataan Tuan Shangguan. Shangguan Tou. Aku akan mengingat peringatanmu hari ini. Aku akan berusaha untuk menyejahterakan rakyat dan mendamaikan dunia. Hamba ingin bersulang dengan Putra Mahkota. Tou. Putra Mahkota mengerti perasaan rakyat, selalu adil dalam urusan pemerintahan. Merupakan pemimpin yang langka di dunia saat ini.

Jarang dia begitu mengagumi kamu. Jika kamu beruntung dapat membantunya, maka itu benar-benar adalah hal yang sangat meningkatkan harga diri keluarga. Putra Mahkota. Hamba tidak kuat minum, pamit dulu. Putra Mahkota. Putraku sudah lama tinggal di dunia persilatan, tidak tahu peraturan. Mohon Putra Mahkota memakluminya. Tidak masalah. Hari ini tidak dikendalikan oleh hukum.

Mari, Tuan besar Penasihat Kerajaan. Kita lanjut minum. Putra Mahkota. Beberapa hari yang lalu, hamba baru mendapatkan seguci arak yang bagus. Aku akan segera mengambilnya. Anda duduk dulu sebentar. Silakan Penasihat Kerajaan. Tou. Kenapa tadi kamu begitu tidak sopan? Jadi Ayah ingin aku seperti apa? Berbicara dan tertawa bersama Putra Mahkota seperti Ayah?

Mengandalkan kekuasaan orang lain? Ayah tidak bermaksud begitu. Tapi perkataanmu tadi terlalu tidak sopan. Jika bukan karena Pangeran Mahkota berbesar hati, dia pasti akan menghukummu. Jadi, Ayah khawatir aku menyinggung calon raja? Benarkah? Tou. ayah Sekarang Ayah sudah menjadi Penasihat Kerajaan. Dipimpin oleh satu orang, tapi membawahi ribuan orang.

Sekarang Ayah juga adalah orang yang disenangi Putra Mahkota. Bahkan kakak juga sudah menjadi Permaisuri Pangeran Lu. Kekuasaan dan kedudukan yang ingin Ayah miliki, semua itu sudah ada. Apa lagi yang Ayah inginkan? Apakah Ayah berharap aku juga sama seperti kalian, menjadi pejabat dan bekerja membanting tulang demi keluarga kerajaan? Kamu! Tou. Tou.

Ayah tidak disengaja. Tou. Ayah. Kamu adalah orang yang egois. Jika waktu itu bukan karena Ayah serakah akan kekuasaan, maka ibuku juga tidak akan dibunuh. Kuberitahukan padamu. Seumur hidupku ini, aku tidak akan menjadi pejabat. Karena aku akan ingat seumur hidup bagaimana ibuku meninggal. Aku kira kamu sudah memaafkan aku.

Tapi kenapa sekarang kamu masih menilaiku seperti itu? Dia adalah ibuku. Bagaimana aku memaafkan dengan gampang? Dengar kata Ayahanda, waktu baru memasuki kerajaan, Tuan besar Penasihat Kerajaan keras kepala, tidak dapat diatur, dan berkata terus terang. Meskipun di hadapan Ayahanda, juga tidak pernah merasa takut. Hari ini setelah melihatnya, Tuan Shangguan sama persis dengan Anda

Sewaktu masih muda. Aku sungguh berharap dia jangan terlalu mirip denganku. Tuan Shangguan. Pangeran Lu bilang Anda ahli dalam catur. Hari ini pergi terburu-buru, belum sempat belajar dengan Anda. Jadi ingin mempersilakan Tuan untuk pergi ke Kediaman Pangeran Lu untuk meminta pengarahan lagi. Tuan Shangguan. Silakan. Tuan muda. Ada surat untuk Anda.

Mohon sampaikan kepada Pangeran Lu. Bilang bahwa Shangguan Tou tiba-tiba ada urusan mendadak. Untuk sementara aku hutang dulu permainan caturnya. Setelah menyelesaikan hal ini, aku akan memohon maaf secara langsung. Pangeran. Sudah datang? Jawab Pangeran. Tiba-tiba Tuan Shangguan menerima sebuah surat. Katanya ada urusan penting. Setelah selesai menangani urusannya,

Dia akan datang untuk bermain catur dengan Pangeran. Dia menyuruh hamba untuk meminta maaf kepada Pangeran. Setelah itu, dia pergi dengan terburu-buru. Urusan penting? Apakah kamu tahu urusan penting seperti apa? Aku hanya melihat Kediaman Penasihat Kerajaan sangat kacau. Membawa keluar lumayan banyak uang dari pintu belakang. Seperti akan dikirim ke suatu tempat.

Baik, aku sudah tahu. Pergilah. Tunggu. Cari orang untuk mengawasi Tuan Shangguan. Jangan membiarkannya bermain menjadi liar di luar. Aku masih menunggunya kembali untuk bermain catur. Baik. Tuan Shangguan. Kamu tidak dapat menentukan apakah kamu ingin atau tidak ingin masuk ke dalam permainan caturku ini. [Istana Api Chong] Zhi. Kali ini aku membawa beberapa uang

Dan pengrajin yang dibawa dari Ibukota Timur. Sudah diserahkan kepada Zhu Sha. Aku harap dapat menyelesaikan urusan mendesakmu. Istana Api Chong tidak pantas menerima barang Tuan Shangguan. Silakan bawa kembali. Kamu jangan khawatir. Kali ini aku mewakili Kediaman Penasihat Kerajaan untuk membantu dunia seni bela diri. Bukan atas kepentingan pribadi. Istana Api Chong

Menempa pedang untuk pemerintahan. Sekarang ada kesulitan. Pemerintah sudah seharusnya keluar untuk membantu. Semua barang ini bukan milik Lembah Bulan. Kamu dapat menerimanya dengan tenang. Kenapa? Kebaikan hati Tuan besar Penasihat Kerajaan disebarkan dari Ibukota Timur sampai ke Istana Api Chong? Zhi. Keadaan darurat. Kita terima dulu barangnya. Nanti baru buat perhitungan lagi dengannya.

Ayah kedua. Kenapa kamu membawanya kemari? Kamu tiba-tiba meminta bantuan kepadaku dengan elang surat. Apakah kamu masih menganggap aku adalah Adipati? Sekarang aku adalah orang santai yang sudah mengundurkan diri dari posisi pejabat. Aku ingin membantumu tapi tidak berdaya. Zhi. Sebaiknya kamu mendengar saran Senior Lin. Lebih penting menyelesaikan masalah. Jangan emosional. Baiklah jika begitu.

Terima kasih Tuan Shangguan dan Tuan besar Penasihat Kerajaan. Aku terima dulu semua barang ini. Tunggu Istana Api Chong melewati musibah kali ini, aku akan mengembalikan semua ini. Baik. Dengar pengaturanmu. Kali ini aku meniru merpati pengirim surat. Tapi bukan untuk melihat kalian bertengkar di hadapanku. Zhi. Masalah di Balai Gunung Pedang Roh,

Tou sudah memberitahuku. Ayah kedua. Masih ada banyak hal di Istana Api Chong yang perlu aku tangani. Saat ini aku tidak punya waktu luang untuk mengilas balik masa lalu. Mengilas balik. Harus mengilas balik. Senior. Zhi. Kali ini selain masalah penempaan pedang, apakah masih ada hal lain yang dapat aku bantu?

Tuan Shangguan sudah banyak membantuku. Jika ditambah lagi, aku takut tidak bisa membayarnya. Sudahlah. Kita jangan banyak membicarakan yang tidak berguna lagi. Putriku. Bagaimanapun juga, aku dan Tou juga termasuk datang dari jauh. Nanti kami akan pulang. Kamu bisa mempersilakan kami makan dulu kan? Senior.

Hari ini aku sudah berjanji untuk bermain catur bersama Pangeran Lu. Sepertinya aku tidak dapat menemani Anda dan Zhi makan. Tidak tahu sejak kapan Tuan Shangguan menjadi teman main catur dengan Pangeran Lu? Hanya memanfaatkan waktu main catur untuk menjenguk kakak. Kali ini menjenguk kakak, dia masih menanyakan kondisimu.

Terima kasih atas perhatian Permaisuri Pangeran Lu. Tapi sejak kecil aku sudah terbiasa jatuh dan berkelahi. Memang suka menghadapi kesulitan. Jangankan pedang panjang. Bahkan jika ada lebih banyak masalah, aku juga tidak akan ngaku kalah. Zhi. Ini adalah kue bunga zaitun manis yang aku bawa dari Ibukota Timur. Aku pikir kamu sudah lama tidak memakannya.

Seharusnya akan sangat merindukan rasa ini. Terimalah. Lihatlah, bocah ini lumayan berniat. Zhi suka makan. Aku juga suka makan. Aku…Aku simpan dulu. Senior. Hari ini, aku pamit dulu. Baik. Tuan Shangguan. Tidak tahu teknik catur kamu dan Pangeran Lu, siapa yang lebih hebat? Pangeran Lu pernah berguru dengan master catur. Aku tentu kalah darinya.

Jika Tuan Shangguan bukan lawannya, maka kamu harus sangat berhati-hati saat menjalankan anak catur. Tidak hanya harus melihat siapa pihak lawan dengan jelas, tapi juga harus melihat seluruh putaran permainan catur. Tuan Shangguan hati-hati di jalan. Aku sudah mengingatnya. Pamit dulu. Pangeran. Tuan Shangguan mohon untuk bertemu. Kali ini kalian mengikuti Tuan Shangguan.

Tidak ketahuan olehnya kan? Pangeran tidak perlu khawatir. Tuan Shangguan berjalan dengan terburu-buru. Sama sekali tidak memperhatikan hamba. Apakah perjalanan Tuan Shangguan kali ini berjalan dengan lancar? Hamba hanya tahu Tuan mengirim uang dan tenaga kerja ke dalam Istana Api Chong. Di dalam istana dijaga dengan ketat. Hamba tidak bisa mengikutinya. Tidak tahu bagaimana hasilnya.

Tapi Tuan pulang dengan tangan kosong. Sepertinya Istana Api Chong telah menerima barang-barang itu. Tuan Shangguan pergi ke Istana Api Chong dengan membawa tenaga kerja dan uang? Siapa orangnya? Apakah kamu sudah melihatnya dengan jelas? Memakai pakaian biasa. Badannya terlihat gagah. Lainnya, hamba tidak dapat melihat apa pun. Baiklah, aku sudah tahu. Nanti

Suruh Tuan Shangguan bertemu denganku di lobi utama. Pergilah. Baik. Menurut Tuan, kali ini Tuan Shangguan bawa tenaga kerja dan uang ke Istana Api Chong, demi masalah apa? Hamba dengar belakangan ini Istana Api Chong menerima sebuah pesanan penempaan pedang yang sangat mendesak. Langkah Ketua istana Chong memang merupakan trik yang luar biasa.

Hanya saja tidak disangka, Tuan Shangguan lebih memilih tidak memenuhi ajakan Pangeran, dan ingin bergegas pergi untuk memberikan bantuan. Maksud Tuan adalah Hubungan Tou dan Istana Api Chong sangatlah erat. Ini… Beda orang, beda pendapat. Hamba tidak berani sembarang bicara. Tapi, Tuan besar Penasihat Kerajaan sangat murah hati. Hamba dengar, saat memuat barang, Putra Mahkota

Masih ada di dalam Kediaman Penasihat Kerajaan. Sayangnya, Pangeran merayakan ulang tahun di waktu yang tidak tepat. Jika waktu itu Anda berada di dalam kediaman, maka Anda dapat bertindak sesuai kondisi. Maka reputasi membantu dunia persilatan, juga dapat dimanfaatkan kelak. Jadi maksud Tuan adalah Istana Api Chong menerima barangnya karena menjaga harga diri kakakku?

Hamba salah berbicara. Hamba tidak pernah mendengar bahwa Putra Mahkota berhubungan dengan orang dunia persilatan. Jika Istana Api Chong ingin menjaga harga diri, tentunya adalah menjaga harga diri Tuan Shangguan. Bangunlah. Terima kasih Pangeran. Tentu saja aku tahu kakakku tidak tertarik terhadap persoalan di dunia persilatan. Menurut Tuan, jika aku pergi memberikan barang,

Apakah Istana Api Chong akan menerimanya? Pelindung Ketua istana Muyuan sepertinya tidak akan. Tapi Ketua istana Chong belum tentu. Lihatlah. Semakin dideskripsikan, semakin tidak jelas. Daripada berspekulasi di belakang, lebih baik tanyakan secara langsung. Pangeran bijaksana. Hanya saja, jika mengundang orang dunia persilatan ke wilayah kekuasaan, takutnya ada orang yang berniat jahat…

Jika dapat mengundang Ketua istana Chong ke Ibukota Timur, maka itu adalah cara terbaik. Tou. Kali ini aku mengundangmu datang kali ini, aku harap kamu tidak keberatan. Aku tidak seperti kakakku yang hanya berpikir ingin menarikmu untuk mengabdi padaku. Apalagi wilayah kekuasaanku hanya Xiangzhou yang kecil. Jika membiarkanmu tinggal di sana, bukankah menyia-nyiakan bakatmu?

Pangeran adalah sosok yang mulia. Hamba hanyalah rakyat biasa. Hamba tidak berani disamakan dengan Pangeran. Tou. Aku ingin tahu, di dalam hatimu, dunia adalah kondisi seperti apa? Awalnya aku berharap dunia ini tidak ada perselisihan dan penindasan lagi. Setiap orang dapat menikmati hidup yang gembira. Dunia ini tampak makmur. Tapi setelah itu perlahan-lahan aku mengerti,

Bagaimana kondisi dunia ini, sebenarnya tidak berhubungan dengan harapanku. Jadi, apa harapanmu saat ini? Tidak ada perebutan dengan dunia. Hidup tenang sesuai dengan takdir. Kamu mengatakannya dengan bagus. Harapanmu saat ini adalah dunia damai dan makmur. Jika aku memberitahumu bahwa aku mempunyai cara untuk membuat dunia damai dan makmur, apakah kamu bersedia

Berkontribusi demi hal itu? Cara seperti apa yang dimaksud Pangeran? Sepertinya aku sudah menang dalam permainan catur putaran ini. Pangeran. Kakak. Zheng sudah datang? Pangeran. Tou baru saja tiba, tapi sudah menemanimu bermain catur selama ini. Tou. Kamu sudah seharusnya menemani kakak ngobrol. Baik. Semuanya sesuai dengan keinginan Zheng. Tou. Kamu temani kakakmu ngobrol.

Permainan catur ini, kita lanjutkan lain kali saja. Baik, Pangeran. Mari. Minum teh. Bagaimana penataan di sini? Penataan di sini sederhana dan elegan. Lumayan mirip dengan Lembah Bulanku. Aku merasa sangat unik. Semua yang ada di sini diatur oleh Pangeran. Sepertinya kalian sangat berjodoh. Kakak. Apakah kamu nyaman tinggal di Xiangzhou?

Apakah ada hal yang tidak sesuai keinginan? Mana mungkin tidak sesuai keinginan? Kenapa Tou merasa seperti itu? Aku hanya berpikir, rumah keluarga kerajaan, pasti ada bagian yang tidak tenang. Aku takut Kakak diabaikan. Ternyata seperti itu. Tapi Tou jangan khawatir. Pangeran sangat baik padaku. Kakak. Sebenarnya Pangeran Lu adalah orang seperti apa? Dia jujur, sederhana,

Rajin. Selain menangani urusan pemerintahan, dia hanya membaca buku dan bermain catur. Dia tidak memiliki kebiasaan buruk seperti bangsawan lainnya. Juga tidak berlagak. Yang paling penting adalah dia berjanji padaku, tidak akan mencari selir dalam seumur hidupnya. Asalkan dia baik padamu, aku sudah bisa tenang. Tou. Apakah kamu mengira bahwa ayah yang menyuruhku

Menikah dengan Pangeran Lu? Sebenarnya ini adalah keinginanku sendiri. Aku sangat senang berada di sisi Pangeran. Jika memang ingin bilang tidak puas, mungkin adalah Xiangzhou terletak di timur laut. Mungkin lebih dingin jika dibandingkan dengan Ibukota Timur. Awal pergi ke sana, aku sedikit tidak terbiasa. Barat daya tidak menguntungkan. Timur laut muncul kejahatan.

Barat daya tidak menguntungkan. Timur laut muncul kejahatan. Kakak. Apakah kamu benar-benar memahami Pangeran Lu? Pangeran memiliki statusnya sendiri, memiliki urusannya sendiri, dan juga kesulitannya sendiri. Aku tidak bisa menjamin dapat memahaminya sepenuhnya. Tapi aku bersedia untuk menghadapi segalanya bersamanya. Pangeran Lu sangat bahagia dapat ditemani oleh Kakak. Jangan hanya mengagumi Pangeran. Coba ceritakan berkahmu.

Bagaimana hubunganmu dengan Nona Chong? Awalnya kali ini ayah merayakan ulang tahunnya yang ke-50, aku ingin bawa Zhi pulang bersama. Siapa sangka terjadi sedikit masalah. Jadi tidak sesuai dengan keinginan. Kenapa? Apa yang terjadi? Masalah ini tidak dapat dijelaskan secara singkat. Tunggu kami masing-masing tenang dulu. Pada saat itu, aku akan menjelaskannya kepada Zhi.

Aku tidak tahu apa yang terjadi di antara kalian. Tapi aku mengerti pikiran gadis. Yang dia inginkan sekarang bukanlah ketenangan, tapi tekad kamu. Tou. Ada sesuatu yang harus dijelaskan. Jika di antara dua orang timbul celah, maka akan sulit untuk memperbaikinya lagi. Tou. Dengarkan nasihat kakak. Meskipun ulang tahun ayah sudah berakhir,

Tapi kamu tetap dapat membawa Nona Chong kemari. Kebetulan kami juga ada di Ibukota Timur. Agar kita satu keluarga dapat bertemu dengannya. Kakak. Zhi adalah orang yang sangat arogan. Sepertinya tidak segampang itu. Tapi Kakak tidak perlu khawatir padamu. Jika kamu kembali ke Xiangzhou, aku akan bawa Zhi pergi melihatmu. Kamu ini

Keras kepala sejak kecil. Sudah begitu dewasa tapi masih tidak membiarkanku tenang. Aku malah merasa sangat bahagia jika dikhawatirkan Kakak. Zheng. Mari. Hati-hati. Mari, Zheng. Minum teh. Baik, terima kasih Pangeran. Zheng. Kamu baru selesai berbicara dengan adikmu. Tapi kenapa terlihat cemberut? Melihat Tou selalu kesepian sendirian, sebagai kakaknya, aku merasa sangat kasihan.

Dia adalah tuan muda Keluarga Shangguan. Apakah takut tidak dapat istri? Tou sangat keras kepala soal pernikahan. Selama ini tidak ada gadis yang disukainya. Tidak gampang ada orang yang disukainya sekarang. Tapi berdasarkan sikapnya itu, aku benar-benar cemas. Tou sudah punya orang yang disukai? Kenapa aku tidak tahu? Nona keluarga mana? Zheng.

Apakah kamu tidak bersedia memberitahukannya kepadaku?