【FULL】And The Winner Is Love EP20【INDO SUB】| iQiyi Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] And The Winner Is Love Episode 20 Ayah. Fengzi, kenapa kamu kemari? Ada apa? Kondisi kesehatanmu tidak baik, kah? Ayah pergi cari tabib. Tidak perlu. Ayah. Hal yang dikatakan sebelumnya, aku sudah selesai pertimbangkan. Hal apa? Yaitu… Aku bersedia menikah dengan kakak seperguruan Xia. Baik. Bagus sekali.
Dengan lambat melihat ke Tenggara, sebuah lagu cinta. Ada seorang wanita, tak bisa dilupakan setelah dilihat. Sehari tidak berjumpa, gila merindukannya. Tou, kamu mengeluh perasaan hati lewat bunyi suara musik Qin. Telah membuat Penatua Lin menertawakanku. Tapi dalam bunyi alat musikmu, sedikit tidak sabar. Dibandingkan dengan ayahnya Zhi, masih kurang sedikit aroma. Keahlianku tidak seberapa,
Bagaimana berani dibandingkan dengan Ketua Chong Ye? Malah Penatua Lin, beberapa hari ini keluar lembah untuk tamasya, apakah ada hasil? Kamu masih berani mengatakannya. Jika bukan untuk menyisihkan tempat untuk kalian, aku malas untuk menyusahkan diriku. Bagaimana? Bagaimana pemulihan tenaga dalammu? Sudah hampir pulih sepenuhnya. Kitab Hati Lotus ini memang misterius. Setelah melatihnya,
Tak hanya tenaga dalam meningkat pesat, dan bahkan pada keseharian juga selalu merasa ada energi nyata yang mengalir tiada henti di dalam tubuh. Ilmu hati ini memang tinggi tak terukur. Aku masih belum sepenuhnya memahaminya. Dulu aku dan sahabatku, bertiga membentuk Kitab Hati Lotus, memang menyembunyikan rahasia yang ada di dalam. Rahasia?
Sayap Lotus bisa menjadi buku rahasia pertama di dunia tentu saja ada alasannya. Kitab Hati Lotus juga tak begitu mudah seperti yang kamu rasakan. Sembilan Gaya Dewa Lotus bersifat Yang. Kitab Hati Lotus bersifat Yin. Kitab Hati ini selain membantu tingkatkan tenaga dalam saat melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus, masih ada fungsi lain.
Tapi aku berharap fungsi ini tak pernah kamu gunakan seumur hidupmu. Fungsi lain? Zhi tidak katakan padamu? Belum pernah mengatakannya. Tapi aku bisa melatih Kitab Hati Lotus berkat Zhi. Budi baik ini, aku pasti akan mengingatnya.. Ini adalah kesempatan jodoh kalian, hargailah dengan baik. Aku mengerti akan hal ini. Hanya saja… Tidak rela.
Sejak awal sudah mengetahui pemikiranmu. Bunyi alat musik Qin begitu buru-buru. Ada yang sedang dipikirkan di dalam hati. Sekarang kesehatanmu sudah membaik, Zhi tentu saja kembali ke Istana Api Chong. Sifat dia yang perhatian, kamu bukannya tidak tahu. Ingin dipertahankan juga tidak bisa. Kebenaran ini aku tentu saja mengerti.
Zhi, dia ada tugasnya sendiri yang harus diselesaikan. Bagaimana mungkin aku menghalanginya? Aku hanya akan melindungi keselamatannya. Tapi, dia besok akan kembali ke Istana Api Chong. Begitu buru-buru? Tampaknya aku datang tidak tepat waktu. Belum tentu. Kebetulan ada satu hal. Penatua Lin, Anda adalah ayah kedua Zhi. Hal ini aku mesti mendapatkan izin dari Anda.
Silakan katakan. Aku berencana beberapa hari ini bawa Zhi kembali bertemu dengan ayahku. Harap Penatua Lin mengizinkannya. Aku tulus terhadap Zhi. Jika kalian berdua sama-sama menyukai, hal ini kamu yang mengaturnya saja. Saling merespon dan saling memahami. Jika kamu sudah melewati langkah ini, jangan menyia-nyiakan perasaan Zhi kami. Terima kasih Penatua Lin. Ayah kedua.
Anda sudah pulang. Beberapa waktu ini, Anda pergi ke mana? Aku… Saatnya makan obat. Kalian berdua berpacaran di sini. Aku, seorang orang tua di sini, sepertinya sangat tidak cocok. Ayah kedua, kedatanganku kali ini ke lembah bulan untuk menemani Anda. Putriku ini sungguh pintar berbicara, dan sudah bisa merawat orang. Sungguh pengertian. Tou,
Kapan undang aku minum arak pernikahan? Ayah kedua, jangan menertawakan Zhi. Ketua lembah. Ketua lembah. Ini adalah surat undangan dari Balai Gunung Pedang Roh. Balai Gunung Pedang Roh? Betul. Lin Fengzi ingin menikah dengan Xia Qingmei. Fengzi akan menikah? Bukan acara pernikahan melainkan acara perjamuan pertunangan. Dan juga undangan ini diberikan kepada Penatua Lin.
Ayah kedua, apakah kamu tidak berencana untuk pergi? Ketua Lin adalah abang Anda. Fengzi adalah keponakan kandung Anda. Acara perjamuan pertunangan keponakan kandung, kenapa Anda tidak pergi? Karena Penatua Lin dan Ketua Lin mereka adalah kerabat Kekaisaran. Kenapa? Ayahmu tidak seperti Adipati, kah? Bukan, bukan, bukan. Kehormatan Ayah kedua lebih dari Adipati Tapi
Tidak pernah dengar Anda mengungkitnya. Hal masa lalu, bicara terlalu banyak tidak ada untungnya. Setelah Kaisar baru bertakhta, aku dan abangku menghapus gelar bangsawan, menjauh dan meninggalkan kerajaan, masing-masing memiliki kehidupan masing-masing. Kenapa? Setiap orang memiliki keinginan yang berbeda. Ada yang berambisi pada kerajaan. Ada yang berambisi pada kebebasan. Ada yang berambisi pada kenikmatan duniawi.
Meskipun aku dan abangku terlahir sebagai kerabat Kekaisaran, tapi jalan menjadi pejabat sangat sulit. Abang lebih berharap berada di dunia persilatan dan aku menghindar dari dunia. Akhirnya mempertahankan hubungan persaudaraan, jalan yang berbeda menuju tujuan yang sama. Jika demikian, Ayah kedua, apakah Anda tidak ingin bertemu dengan abang Anda? Meskipun abang sudah menghapus gelar bangsawan,
Tapi Balai Gunung Pedang Roh tetap daerah dunia persilatan. Jika dunia persilatan juga punya istana, abang juga termasuk pemimpin di suatu tempat. Kali ini mengirim surat undangan untuk mengadakan perjamuan pertunangan putrinya. Jadi peserta yang diundang juga ada yang baik dan buruk. dan juga tidak mengerti niat di balik ini. Aku dengan tidak mudah
Terlepas dari masalah di dunia. Buat apa pergi ke sana untuk terlibat lagi? Lagi pula, di kerajaan ada aturan yang tak tertulis, yaitu kedua kerabat kekaisaran tak boleh saliing bertemu. Betul. Jika demikian, Ketua Lin, dia juga seharusnya tahu aturan ini, kenapa masih mengirim surat undangan kemari? Apakah surat undangan ini
Bukan paman Lin yang mengirimnya? Tidak perlu dipedulikan. Aku tidak akan pergi. Ayah kedua, Anda sekarang juga bukan Adipati. Kalian adalah saudara kandung, bukan sebagai Adipati lagi. Apakah bertemu saja tidak boleh? Kehidupan di dunia fana ini, aku sama sekali tak tertarik. Aku lebih senang berada di lembah bulan menjadi seorang yang tak bernama.
Oh ya, Tou bilang kamu besok akan kembali ke Istana Api Chong. Kita sekeluarga seharusnya kumpul dan makan bersama baru benar. Baik. Kalau begitu aku pergi siapkan. Putri kami semakin saleh. Nona. Ayah. Fengzi. Surat undangan semua telah dikirim? Beberapa hari yang lalu telah dikirim. Oh ya, Ayah.
Aku juga mengirim surat undangan kepada paman Changran. Kenapa? Putri melakukan kesalahan? Tidak ada masalah mengirim surat undangan. Tapi dikhawatirkan dia tidak akan datang. Kenapa? Fengzi, apakah masih ingat apa identitas ayah sebelum mendirikan Balai Gunung Pedang Roh ini? Tentu saja ingat. Anda dan paman dulu adalah Adipati. Meskipun kami berdua sudah menghapus gelar Adipati.
Tapi bagaimanapun juga pernah menjadi Adipati. Bertemu adalah tabu. Jadi, dia tidak akan datang. Tidak akan datang ya? Sudahlah, sudahlah. Sudah dekat hari pernikahan, jangan tidak senang. Mari. Ikut dengan ayah pilih kain.. Kain masih belum dipilih. Kamu lihat. Sepertinya ini. Pelindung Ketua istana, surat undangan dari Balai Gunung Pedang Roh. Balai Gunung Pedang Roh?
Xia Qingmei dan Lin Fengzi akan menikah. Ini untuk Ketua istana. Tapi Ketua istana, dia masih di lembah bulan belum kembali. Apakah Ketua istana ada bilang kapan dia kembali? Tidak. Bagaimana jika aku pergi ke lembah bulan untuk beritahu Ketua istana? Waktunya tidak cukup. Tapi jika tidak pergi, takutnya kurang sopan. Begini,
Pergi siapkan hadiah besar. Kita berdua mewakili Ketua istana untuk hadir. Baik. Zhi sudah menganggap lembah bulan sebagai rumah sendiri. Apakah Tuan Muda Shangguan merasa aku telah mengganggu ketenangan lembah bulan, tempat dewa di dunia manusia yang bagus dijadikan pasar? Kamu bersedia mengganggu berapa lama juga bisa. Aku berharap kamu selamanya mengganggu di sini. Kenapa?
Tidak rela aku meninggalkan tempat ini? Aku tidak rela. Aku juga tidak ingin meninggalkan tempat ini. Tapi bagaimanapun juga aku adalah Ketua Istana Api Chong. Apa yang sedang kamu lakukan? Ini obat yang aku masak untukmu. Masuk dapur selama 3 hari, cuci tangan dan buat sup. Apakah Zhi sedang melakukan persiapan untuk menikah?
Kata siapa aku ingin menikah? Zhi. Pernah aku mengira seumur hidupku tidak pantas memiliki perasaan cinta seperti ini. Aku sengaja memendam perasaan cintaku padamu, bahkan menghindarimu. Ini salahku. Tapi, semenjak kamu datang ke lembah bulan, waktu yang kita habiskan bersama-sama, kamu mengajariku apa itu terus terang, apa itu cinta. Juga kamu yang membuatku mengerti
Yang penting kita saling percaya, masalah apapun tidak akan memisahkan kita. Jadi, sekarang aku bersiap-siap menghadapi hatiku sendiri. Seumur hidup ini aku tak akan menikahi wanita lain selain kamu. Aku berencana setelah kamu kembali ke Istana Api Chong dan menngatur urusan istana dengan baik, aku akan bawa kamu pulang ke Kediaman Penasihat Kerajaan bertemu ayahku.
Dan bilang padanya bahwa aku sudah menemukan satu-satunya orang yang kucintai seumur hidupku. Zhi, apakah kamu bersedia? Aku bersedia. Kamu diam-diam memakai kuali raja obat, apakah dia tahu? Penatua. Tidak apa-apa. Kamu… Tidak apa-apa. Kamu kemarilah. Jangan gegabah. – Kamu kemarilah. – Zhi, kamu pergi dulu. Kamu… Jangan gegabah. Kemari. Penatua. Penatua, Penatua.
Zhi yang tidak mengerti. Aku mewakili dia minta maaf pada Anda. Selamat tinggal. Kamu… Ayah kedua. Kamu makan yang banyak. Kita sekeluarga makan bersama, kenapa sepertinya tidak senang? Manusia ada saatnya sedih, senang, bertemu, berpisah. Bulan ada saatnya mendung, cerah, bulat, tak bulat. Lebih baik mabuk untuk menghilangkan kekhawatiran. Merusak suasana. Tidak ada arak lagi.
Kalian berdua makan dulu, aku pergi ambil arak. Kak Tou, menurutmu paman Lin adalah Adipati. Kalau begitu bukankah Fengzi adalah putri Adipati? Memangnya kenapa jika putri Adipati? Setiap orang tak bisa berkehendak sesuai hati. Berusaha sekuat tenaga hanya sia-sia. Kamu jangan minum terlalu banyak. Merusak tubuh. Zhi. Penatua Lin pernah juga adalah seorang Adipati.
Jika dia tak menghapus gelar Adipati menjadi rakyat jelata, kamu sekarang juga termasuk putri Adipati. Aku tanya padamu. Jika berikan kamu satu kali kesempatan lagi, apakah kamu bersedia menjadi putri Adipati atau terus menjadi Ketua Istana Api Chong? Semua tidak diinginkan. Bagaimana denganmu? Jika kamu, kamu ingin menjadi putra Penasihat Kerajaan atau Ketua lembah bulan?
Aku tidak ada pilihan. Penatua Lin, dia pernah keluar masuk istana, juga pernah masuk ke dalam dunia persilatan. Keberanian ini aku tidak akan ada. Kak Tou, apapun yang kamu lakukan, Zhi akan selalu mendampingimu. Zhi, aku tiba-tiba ada suatu pemikiran. Menurutmu, jika kelak kita memiliki putra putri, anggap sebagai keturunan pemerintahan Kekaisaran,
Atau putra putri dunia persilatan? Apa yang sedang kamu katakan? Begini saja. Jika putri, kita suruh dia di lembah bulan untuk menyulam bunga. Jika putra, suruh dia pergi ke Istana Api Chong untuk membuat besi. Tidak bisa. Ini tidak adil. Ini sangat tidak adil terhadap putra. Kamu pilih kasih. Anak siapa yang ingin membuat besi?
Penatua Lin, Zhi tidak bersedia izinkan anakku pergi ke Istana Api Chong untuk membuat besi, sedang manja,. Kak Tou. Arak ini adalah arak bagus yang kubuat saat datang ke lembah bulan tahun dulu, selalu ditimbun di bawah pohon. Hari ini kita sekeluarga makan bersama, biar kalian coba arak bagus. Baik. Mari. Terima kasih Penatua Lin.
Mari. Terima kasih Ayah kedua. Mari. Mari, bersulang. Sungguh arah bagus. Arak bagus, arak bagus. Arak bagus ini sama seperti ketulusan hati. Semakin lama ditimbun, aromanya semakin kuat.. Dirasakan dengan lebih teliti,. kenangan semakin tak terbatas. Kalian berdua, jika begitu tak bisa melepaskan satu sama lain, kalau begitu untuk sementara jangan berpisah.
Penatua ada cara apa? Pergi ke Balai Gunung Pedang Roh untuk menghadiri acara perjamuan pertunangan. Tapi, Ayah kedua, kamu dulu bilang… Bukan aku yang pergi, melainkan kalian berdua yang pergi. Takutnya kurang cocok. Zhi, dia masih harus kembali ke Istana Api Chong. Aku… Aku juga tidak mendapatkan surat undangan. Setelah kupikirkan, abangku kali ini
Mengundang orang dari berbagai penjuru memang sedikit tidak masuk akal. Kamu pikirkan, soal Sayap Lotus membuat dunia persilatan khawatir. Mereka malah di saat seperti ini mengundang berbagai aliran dunia seni bela diri hanya untuk mengadakan acara perjamuan pertunangan. Apa yang diinginkan, aku tidak mengerti. Tou, Balai Gunung Pedang Roh dekat dengan ibukota Timur.
Kamu yang keluar untuk mempertahankan aturan, sangat cocok. Baiklah. Kalau begitu perjalanan ini biar aku sendiri yang ke sana. Zhi lebih baik kembali ke Istana Api Chong dulu. Jka terjadi bahaya dalam perjalanan ini… Istana Api Chong ada Yuan. Soal Zhi kembali, bisa ditunda dulu. Jika ada niat lain di balik hal ini, takutnya
Hanya Zhi yang bisa memaksa supaya racunnya keluar. Maksud Penatua Lin adalah ingin Zhi menjadi umpan? Bukan, bukan. Bagaimana mungkin aku pakai putriku sebagai umpan? Jadi apa maksud Penatua? Hal Sayap Lotus sehari tak diselesaikan, Zhi aku sehari tidak akan tenang. Kali ini Balai Gunung Pedang Roh melakukan acara begitu besar,
Bahkan aku, Lin Changran juga menerima surat undangan. Berbagai aliran dunia seni bela diri pasti sudah mengetahuinya. Berharap mendapatkan keberhasilan, harus memanfaatkan kekacauan Kita harus memenuhi keinginan orang lain mendekati mereka, mengenal tipuan mereka. Ayah kedua, maksud Anda adalah… Kamu adalah Master Jiang. Apakah kali ini bisa memancing ikan besar, semua tergantung kamu.
Bagaimana jika orangnya tidak muncul? Tidak muncul juga tidak masalah. Paling hanya sia-sia pergi ke sana. Meskipun Zhi tak mewakili ayah kedua untuk hadir, dia sebagai Ketua Istana Api Chong menghadiri acara juga masuk akal. Lagi pula karakter abangku tegas dan tak terguncangkan. Tentu saja adalah orang yang tegas dan adil.
Meskipun kali ini tidak mengalihkan ular keluar dari lubangnya, Balai Gunung Pedang Roh juga layak dijalin persahabatan. Dengan kata lain, jika suatu hari Istana Api Chong dalam bahaya, dunia seni bela diri yang begitu besar ini, takutnya hanya ada Balai Gunung Pedang Roh yang bisa kamu andalkan. Aku bersedia ke sana. Bagaimana denganmu?
Jika Zhi sudah setuju. Kalau begitu perjalanan ini, aku akan pergi bersama dengan Zhi. Baik. Perjalanan ini, pertama adalah melempar umpan menarik ikan. Menyelesaikan masalah Sayap Lotus. Kedua adalah demi perdamaian ibukota Timur. Mengucapkan selamat kepada abangku. Ketiga, perjalanan bersama kalian berdua. Jalan kelak, selalu bersama dalam situasi apapun, bersama-sama menghadapi bahaya.
Penatua kurang mengatakan satu hal. Keempat. Demi untuk menikahkan Zhi, bertemu dengan ayahku, menentukan hari pernikahan. Baik. Kamu ini kali ini sudah belajar jadi pintar. Mari. Aku bersulang untuk kalian berdua dulu. Mari. Tou, sekarang Zhi tidak ada di sini, situasi apa yang kamu sembunyikan, silakan katakan saja. Penatua, Anda memang berwawasan luar biasa. Sebenarnya,
Aku sejak kecil tumbuh dewasa di Balai Gunung Pedang Roh. Saat menyelamatkanmu adalah di sekitar Balai Gunung Pedang Roh. Pasti ada alasan di dalamnya. Hal ini sudah lewat bertahun-tahun. Aku juga tak ingin mengungkitnya. Dan juga… Sudahlah. Manusia selalu memiliki masa lalu. Kamu tak ingin mengatakannya, aku juga tak akan memaksamu.
Tapi jika hal ini berhubungan dengan Zhi, aku mesti ingatkan satu kata padamu. Yang paling dalam dan dangkal adalah air sungai jernih. Yang paling dekat dan jauh adalah suami istri. Terkadang bisa dijelaskan dengan satu kalimat atau mungkin memiliki rahasia lain. Kedua kekasih paling tabu saling mencurigai. Hal yang sungguh menyakitkan orang adalah
Tidak bisa menutupinya lagi. Daripada menunggu untuk mengaku, lebih baik perlakukan dengan jujur. Memiliki hati dan pikiran yang sama, baru bisa langgeng. Penatua Lin tenang saja. Meskipun hatiku punya dendam, tapi perjalanan ini aku tetap akan pergi bersama Zhi ke Balai Gunung Pedang Roh. Jalan di depan tidak jelas,
Aku tak akan biarkan dia sendiri menghadapi bahaya. Kamu selalu tepat janji. Aku tentu saja tenang. Semua benda memiliki awal dan akhir. Semua hal memiliki awal dan akhir. Mengetahui awal dan akhir baru bisa melihat dengan jelas. Terima kasih Penatua. Aku lihat pemikiranmu semakin lama semakin liar. Aku sungguh minta maaf, Penatua.
Aku sungguh tak bisa melepaskannya. Selama satu bulan ini, emosimu selalu tidak tenang. Kungfumu bahkan sama sekali tak ada perkembangan. Kamu ada waktu. Aku tidak ada waktu dihabiskan denganmu di sini. Penatua, kamu berikan aku sedikit waktu lagi. Setelah aku selesai mengadakan acara perjamuan pertunangan, aku pasti akan lanjut latihan. Apa? Acara perjamuan pertunangan?
Apakah kamu akan menikah? Iya. Aku dan adik seperguruanku, Lin Fengzi. Kalau begitu kamu pergi saja. Aku tak akan mengajarimu Sembilan Gaya Dewa Lotus lagi. Penatua, apa maksud Anda? Orang yang berlatih kungfu harus memutuskan perasaan dan keinginan, apalagi perasaan cinta. Kamu kira kungfu apa yang kamu pelajari?
Sembilan Gaya Dewa Lotus adalah kungfu terhebat di dunia. Jika mencapai puncak akan bisa mengendalikan dan membasmi segalanya. Tapi apa yang paling tabu dalam berlatih kungfu? Adalah ada gangguan pemikiran di hati. Kamu sekarang seluruh otak sedang memikirkan hal perasaan cinta pria dan wanita yang kotor. Menurutku, kungfu ini kamu tidak bisa berhasil melatihnya.
Kenapa aku tidak bisa berhasil melatihnya? Apakah setelah aku menikah sudah tak bisa berhasil melatih lagi, atau aku bertindak seperti ini, kamu selamanya tak ada kesempatan lagi, jadi kamu baru memaksaku untuk berlatih? Dulu aku mendidikmu berlatih Sembilan Gaya Dewa Lotus karena kamu sepenuh hati dan memiliki tekad berlatih kungfu. Berharap
Kamu bisa berhasil dan menyatukan dunia persilatan, mewujudkan impianku yang belum tercapai. Sekarang tampaknya aku salah menilai orang. Dulu aku di Istana Api Chong adalah orang yang terobsesi pada kungfu. Aku selalu mengacu pada Sembilan Gaya Dewa Lotus. Pada akhirnya dikeluarkan dari Istana Api Chong. Demi Sembilan Gaya Dewa Lotus, aku bahkan menjadi seorang biksu.
Kamu kira berlatih kungfu yang diandalkan adalah bakat? Yang diandalkan adalah kegilaan yang tak mementingkan segalanya. Seperti kamu ini, pengikut yang berhenti di pertengahan jalan, bagaimana kamu bisa berhasil melatih Sembilan Gaya Dewa Lotus? Aku harus menikah. Aku berlatih Sembilan Gaya Dewa Lotus adalah demi untuk memenangkan perhatian Fengzi. Dibanding berlatih kungfu hebat,
Lebih penting bersama dengan Fengzi. Dulu Chong Ye terlalu terobsesi berlatih kungfu, sehingga dia memiliki akhir seperti itu. Dan yang aku kejar adalah kemampuan yang tak bisa dikalahkan. Bukan orang gila yang demi berlatih kungfu dan meninggalkan semuanya. Xia Qingmei, apakah kamu sudah memikirkannya dengan baik? Apakah kamu sungguh ingin seumur hidup hanya bersedia menjadi
Orang yang terjebak dalam cinta? Kamu yang merasa lebih rendah satu tingkat di Balai Gunung Pedang Roh, apakah masih belum cukup merasakannya? Yang penting bisa bersama dengan Fengzi, tidak mempertimbangkan kepentingan umum, juga lebih baik daripada kerasukan iblis. Xia Qingmei. [Balai Gunung Pedang Roh] Guru. Guru. Hari ini di luar kedatangan banyak orang. Tentu saja.
Balai Gunung Pedang Roh sekarang adalah aliran dunia seni bela diri pertama. Dan juga hari ini adalah acara perjamuan pertunangan putri Ketua balai.. Tentu saja penuh dengan tamu dan teman. Tapi orang yang kemari, aku sama sekali tidak kenal. Ini adalah dunia persilatan. Banyak hal yang tak bisa dilakukan sesuai kehendak hati.
Teman yang ada di hadapan juga belum tentu adalah teman sesungguhnya. Fengzi, hari ini adalah hari paling bahagia seorang wanita. Kamu jangan gugup. Aku tidak gugup. Sejujurnya, Guru. Aku sejak kecil tumbuh dewasa bersama kakak seperguruan. Selama bertahun-tahun, aku sudah kenal. Kamu masih seorang gadis, masih belum mengerti. Seorang wanita sebelum menikah dan sesudah menikah
Sama sekali berbeda. Bagaimana Guru mengetahuinya? Sudahlah. Kamu tunggu di sini. Guru keluar dulu. Selamat. Terima kasih, terima kasih. Master Ciren, silakan lewat sini. Pendeta Xingyi, lama tidak berjumpa, lama tidak berjumpa. – Nanti harus minum yang banyak. – Selamat, selamat. Selamat, selamat. Selamat. Ketua Qiu, Ketua Qiu. Lama tidak berjumpa, lama tidak berjumpa.
– Ketua Lin. – Silakan duduk, silakan duduk. Selamat Ketua Lin. Ketua Feng. Selamat Ketua Lin. Kali ini putri dan murid kesayangan menikah, ini adalah kebahagiaan ganda. Aku mengucapkan selamat kepada mereka, kaya dan terhormat, lebih awal mendapatkan keturunan. Terima kasih atas niat baik Ketua Feng. [Balai Gunung Pedang Roh] Selamat, selamat. Ini.
[Balai Gunung Pedang Roh] Silakan masuk. 1, 2, 3, 4. Kak Tou, kenapa? Tidak ada apa-apa. Ayo. Ketua Chong. Selamat datang, selamat datang. Pendekar Xia. Selamat. Shangguan Tou? Hari ini adalah acara perjamuan pertunanganku dengan Fengzi. Kamu yakin tidak salah tempat? Selamat, selamat. Justru karena acara perjamuan pertunangan kalian,
Aku kemari untuk ucapkan selamat kepada Penatua Lin. Kamu datang dengan identitas apa? Ketua lembah bulan atau mantan kakak seperguruan? Aku mewakili Penatua Lin Changran untuk menghadiri acara perjamuan pertunangan Pendekar Xia dan Nona Lin. Selamat, selamat. Silakan masuk. Ketua Chong, Guru menyiapkan kamar istirahat untuk kalian. Silakan istirahat di dalam. Selamat, selamat. Kak Tou,
Minum teh. Kak Tou, kenapa Pendekar Xia memanggilmu kakak seperguruan? Ada apa ini? Karena aku pernah berguru di Balai Gunung Pedang Roh. Lin Zongxing, Penatua Lin adalah mantan guruku. Dulu tidak mendengar kamu mengatakannya. Kalau begitu… Kenapa kamu meninggalkan tempat ini? Karena terjadi beberapa hal yang tak menyenangkan. Pantas saja saat pertandingan kesatria
Kamu sengaja dikalahkan Xia Qingmei. Jika tidak, dia juga tidak mungkin menjadi pemenang pertama. Baiklah, kalian obrol dulu. Biarawati senior. Guru. Lama tidak berjumpa. Lama tidak berjumpa, lama tidak berjumpa. Iya. Guru. Bagaimana? Ketua Istana Api Chong. Chong Xuezhi kemari. Yang datang bersama dia masih ada Shangguan Tou. Shangguan Tou? Buat apa dia kemari?
Katanya dia mewakili Penatua Lin Changran datang untuk mengucapkan selamat. Murid juga tidak tahu kenapa bersama Ketua Chong. Tapi mereka berdua datang berpasangan, tampaknya mungkin adalah… Aku mengerti. Kamu atur seperti biasanya. Kak Cheng. Shuang. Sedang apa kamu di sini? Aku melihat Chong Xuezhi dan Shangguan Tou kemari. Aku kebetulan mencarimu mengenai hal ini.
Mereka berdua sangat dekat. Shangguan Tou adalah Ketua lembah bulan, dan juga anak Penasihat Kerajaan. Ada kerajaan yang mendukungnya. Kamu khawatir Shangguan Tou menghalangimu melawan Istana Api Chong? Setahun yang lalu jika bukan dia, aku sudah membunuh Chong Xuezhi. Sekarang, Chong Xuezhi sudah melatih Sayap Lotus hingga tingkat kelima. Jika dibahas mengenai kekuatan,
Takutnya sudah di atas aku. Jika Shangguan Tou juga berpihak padanya, rencana balas dendamku kapan baru bisa berhasil? Apakah kamu ada cara untuk memisahkan mereka berdua? Ini… Aku akan cari kesempatan. Selamat, selamat. Apakah belakangan ini baik-baik saja? Baik-baik saja. Silakan. Baik. Kalau begitu kalian silakan bersenang-senang dulu. Malam masih ada acara perjamuan pertunangan. Baik.
Xuezhi. Paman Lin. Ayo. Silakan. Sudah datang. Selamat Paman Lin. Zhi dengar Fengzi dan pendekar Xia hari ini menikah, khusus kemari untuk ucapkan selamat. Dengar? Kenapa? Apakah kamu tak menerima surat undangan? Saat aku mendapatkan informasi, sedang berada di lembah bulan mengunjungi ayah kedua. Jadi kamu membawa Shangguan Tou kemari? Zhi,
Ketua Chong Ye adalah teman lamaku. Perasaanku terhadap Istana Api Chong sangat dalam. Sebagai penatua, aku harus mengingatkanmu. Kamu dan Shangguan Tou saling mengenal tidak lama. Mungkin kamu tak terlalu mengerti karakternya sebenarnya. Kamu jangan tergoda oleh penampilan luarnya. Paman Lin, aku dan Tuan Shangguan saling kenal tak lama,
Tapi kami saling mengenal sudah setahun lebih. Aku memahami Shangguan Tou. Dia berkarakter integritas dan kesatria dan juga berkali-kali menyelamatkan nyawaku. Tuan Shangguan apaan? Zhi, kamu harus ingat, kamu adalah Ketua Istana Api Chong. Dan dia hanyalah seorang pria cabul yang ucapannya berbeda dengan pemikirannya. Aku tidak berharap kamu bersama dengannya. Paman Lin. Zhi. Maaf.
Aku berbicara terlalu serius. Hatimu polos dan juga terlibat dengan dunia tak mendalam. Aku khawatir kamu ditipu dia. Guru. Fengzi. Duduk. Ada apa, Guru? Shangguan Tou datang. Kakak Tou datang? Dia ada di mana? Aku pergi bertemu dengannya. Kamu jangan buru-buru. Dia bukan datang sendirian. Jadi dia datang dengan siapa? Chong Xuezhi. Kebetulan.
Aku pergi bertemu dengan mereka berdua. Saat mereka berdua datang, bercanda dan tertawa, hubungannya tidak seperti biasanya. Kelihatannya sungguh seperti kekasih. Tidak mungkin. Kamu sungguh masih seorang anak. Chong Xuezi, dia adalah wanita iblis. Jika dia ingin menggoda Shangguan Tou, bukankah ini sangat gampang? Dikhawatirkan seperti ini terus,
Shangguan Tou cepat lambat akan jatuh di tangan Chong Xuezi. Kalau begitu kita lebih seharusnya pergi bertemu dengan mereka. Fengzi, guru menanyakan satu hal padamu. Kamu harus katakan perasaanmu yang sebenarnya pada Guru. Apa dalam hatimu masih tak melepaskan Shangguan Tou? Aku… Kamu ini. Kekuranganmu yang paling besar adalah terlalu mencintainya.
Jika sungguh tak bisa melepaskannya, kalau begitu berjuanglah untuk itu. Tapi Guru, aku dan kakak seperguruan… Acara perjamuan pertunangan kami sudah… Aku… Yang penting masih belum menikah, semua masih sempat. Fengzi, wanita seumur hidup ini hanya ada satu kesempatan untuk memilih. Jika dilewatkan kemudian menyesal, ini sungguh tidak sempat lagi.